Articles
241 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 3 (2022)"
:
241 Documents
clear
Kreativitas, Inovasi, dan Interpreneurship dalam Pedagogi Kritis: Sebuah Telaah Kepustakaan
Affandi, Lalu Hamdian;
Suastra, I Wayan
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2551
Pendidikan tidak bisa dipisahkan dari pemikiran filsafat yang mendasarinya. Salah satu aliran filsafat yang mendapatkan banyak perhatian para pakar akhir-akhir ini adalah pedagogi kritis. Walaupun kajian terkait pedagogi kritis cukup banyak dilakukan pakar, terdapat kesenjangan pengetahuan terkait bagaimana posisi kreatifitas, inovasi, dan interpreneurship dalam pandangan pedagogi kritis. Pertanyaan ini penting dijawab agar peminat dan pengkaji filsafat pendidikan memiliki gambaran tentang bagaimana pedagogi kritis menjawab keraguan tentang tidakkah interpreneurship yang digerakkan oleh kreatifitas dan inovasi tidak membawa pada bentuk-bentuk kapitalisme baru. Untuk menjawab pertanyaan itu, dilakukan telaah kepustakaan dengan memilah, menganalisis, dan mensintesis pemikiran dan hasil penelitian pakar yang sudah dipublikasi dalam bahan-bahan pustaka yang relevan. Kajian ini menyimpulkan bahwa pedagogi kritis memposisikan interpreneurship sebagai bagian dari upaya perubahan kondisi social ekonomi masyarakat. Interpreneurship itu dimotori oleh kreatifitas dan inovasi yang merupakan ekspresi dari kesadaran kritis siswa. Agar misi ekonomi dalam interpreneurship tidak terjebak dalam bentuk-bentuk kapitalisme baru, interpreneurship harus dilandasi oleh nilai dan norma local dengan memperhatikan konteks dan sejarah perkembangan masyarakat.
The Utilization of Student Worksheets on The Subject of Knowing Hindu, Budha, and Islamic Historical Legacy
Purwandari, Elce;
Subakti, Agung;
Hartatik, Hartatik;
Seplyana, Desy;
Jamilah, Jamilah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2554
This study aims to determine the use of Student Worksheets (LKS) as a social media learning medium for material knowing the historical heritage of Hinduism, Buddhism, and Islam in the fifth grade of Bingin Teluk State Elementary School (SDN). The method used in this research is a quantitative method in the form of a survey. The data collection technique was carried out using an online questionnaire in the form of a Google Form which was analyzed quantitatively descriptively. The data source is the fifth-grade students of SDN Bingin Teluk as many as 25 students. The results of the study revealed that students enjoy learning to use Student Worksheets, students regularly open or read Student Worksheets at home, Hindu, Buddhist, and Islamic materials are easy to understand using Student Worksheets, students are not lazy to read Student Worksheets when studying in class, students discuss together with friends. my seat. This research is new because it has never been done before at SDN Bingin Teluk. The contribution of research can provide understanding for other schools that want to use Student Worksheets as a learning medium, provide references for other researchers who want to conduct research related to the use of Student Worksheets as a learning medium that is used by students and teachers.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Problem Posing
Faidah, Silahul;
Nafiah, Nafiah;
Ibrahim, Muslimin;
Akhwani, Akhwani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2573
Penelitian kualitatif ini bertujuan; 1) Mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran problem posing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V UPTD SDN Baengas I Bangkalan, dan 2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V UPTD SDN Baengas I Bangkalan setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran problem posing. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian 20 siswa kelas V UPTD SDN Baengas I Bangkalan tahun pelajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes kemampuan siswa menjawab soal, dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh 1) Model pembelajaran problem posing yang diterapkan selama proses pembelajaran dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V UPTD SDN Baengas I Bangkalan tahun ajaran 2021/2022, and 2) Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari pra siklus sebesar 61 menjadi 80,5 di siklus II sudah memenuhi seluruh kriteria dalam indikator kecuali indikator pemecahan masalah masih menjadi indikator yang sangat perlu ditingkatkan dalam aspek berpikir kritis.
Pengaruh Penggunaan Media Belajar Video Animasi Terhadap Proses Berfikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar
Rochmania, Desty Dwi;
Restian, Arina
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2578
Menurunnya proses belajar siswa dipicu karena lemahnya siswa dalam berpikir kreatif, dengan lemahnya siswa dalam berpikir kreatif menggugah peneliti dalam melakukan inovasi melalui penguatan video animasi dalam merasangsang proses berpikir kreatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video animasi terhadap proses berpikir kreatif siswa.  Penelitian ini menggunakan metode kunatitatif Pre Eksperimen dengan menggunakan desain penelitian One Group Pre test post test Design untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi mampu membuat siswa berfikir kreatif. Karena video animasi merupakan media yang baik untuk digunakan. Sedangkan berdasarkan deskriptif, diperoleh bahwasanya penggunaan video animasi efektif untuk materi Keragaman Rumah adat di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari uji normalitas data yang menyatakan bahwa data tersebut berdistribusi normal jika ð‘¥â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” < ð‘¥ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ dengan nilai 7,7500 < 11,0704 pada hasil pre test dan untuk hasil post test yaitu 10,8333 < 11,0704, setelah melakukan uji normalitas data. Kemudian untuk uji hipotesis juga menyatakan bahwa data tersebut diterima dengan ketentuan ð‘¡â„Žð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘” > ð‘¡ð‘¡ð‘Žð‘ð‘’ð‘™ dengan nilai -4,8340 > 2,0859. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwasannya penggunaan video animasi pada siswa kelas V sekolah dasar dapat meningkatkan proses berpikir keatif siswa. Jadi penerapan video animasi dalam pembelajaran di sekolah dasar sudah baik, valid, dan efektif untuk digunakan karena dapat meningkatkan proses berpikir kreatif siswa.
Urgensi Pendidikan Nilai di Era Globalisasi
Faiz, Aiman;
Kurniawaty, Imas
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2581
Di era global saat ini posisi pendidikan nilai menjadi sebuah hal yang sangat sentral karena posisinya yang sangat dibutuhkan agar mampu memberikan makna setiap subjek materi untuk mengantarkan bangsa Indonesia menuju peradaban Bangsa yang maju. Tujuan artikel ini adalah untuk menyusun konsep pentingnya pendidikan nilai yang perlu diketahui oleh para pendidik dalam menghadapi kondisi kemajuan teknologi secara global. Penelitian ini menggunakan konsep library research untuk urgensi pentingnya pendidikan nilai. Hasil penyusunan secara konseptual menunjukan bahwa menunjukan bahwa pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan pendidikan nilai agar nilai-nilai dan kepribadian bangsa Indonesia tetap utuh dan terjaga. Apabila penanaman nilai dalam pendidikan saat ini tidak dikuatkan maka bukan tidak mungkin Bangsa Indonesia sedikit demi sedikit akan kehilangan jati dirinya dan tidak dapat mempertahankan identitas Bangsanya karena mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing yang mendunia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemajuan teknologi perlu diperkuat oleh pendidikan nilai sebagai filternya sehingga siswa mampu kritis dalam penalaran dan pertimbangan moral dan mampu memilih nilai yang baik dan benar berdasarkan pada landasan, Agama, etika, moral dan norma yang berlaku di Indonesia.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) IPA Berbasis Kontekstual di Sekolah Dasar
Arifibillah, Muhammad;
Lokaria, Eka;
Rosalina, Elya
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2586
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan LKS IPA berbasis kontekstual materi organ gerak hewan dan manusia di kelas V SDIT Rhaudatul Jannah Lubuklinggau, 2) menghasilkan LKS IPA berbasis kontekstual materi organ gerak hewan dan manusia yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (research and Development), yang menggunakan produk berupa LKS yang dikembangkan menggunakan model 4D. Hasil validasi dari ahli bahasa mendapatkan kriteria “valid†dengan skor 58 validasi materi mendapatkan kriteria “sangat valid†dengan skor 99 dan validasi media mendapatkan kriteria “sangat valid†dengan skor 129. Kemudian hasil kepraktisan dari respon guru mendapatkan kriteria “sangat praktis†dengan hasil 86%. Hasil kepraktisan dari respon peserta didik terhadap LKS yang dikembangkan dengan uji coba perorangan (one to one) mendapatkan kriteria sangat praktis dengan hasil 97,7% dan hasil kelompok kecil (small gorup) dengan kriteria sangat praktis dengan hasil 91,8%.
Afiksasi dalam Bahasa Kerinci di Daerah Pulau Tengah dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran
Anasti, Huriyah Padhilah;
Liusti, Siti Ainim
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2587
Salah satu proses morfologis yang amat penting adalah afiksasi. Proses afiksasi amat berbeda-beda dalam berbagai bahasa, salah satunya bahasa Kerinci di daerah Pulau Tengah. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis afiks dan proses pembubuhannya dalam bahasa Kerinci di daerah Pulau Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil yang diperoleh adalah berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada tuturan masyarakat dalam bahasa Kerinci di Pulau Tengah, diperoleh 5 jenis afiks dengan 57 ragam bentuk afiks. Ragam afiks tersebut terdiri dari 12 prefiks, 9 sufiks, 5 infiks, 27 kombinasi afiks, dan 4 simulfiks. Afiks-afiks tersebut mengalami proses pembubuhan pada berbagai bentuk dasar. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahasa Kerinci di daerah Pulau Tengah merupakan bahasa daerah yang mengalami afiksasi yang secara aktif digunakan oleh masyarakat bahasa dalam bertutur yang berlangsung pada bentuk dasar nomina, verba, adjektiva, dan numeralia. Afiksasi juga merupakan kajian yang penting dalam pembelajaran yang dapat dimanfaatkan baik untuk siswa di sekolah maupun untuk mahasiswa di tingkat perkuliahan. Kajian afiksasi memberikan kontribusi terhadap sumber ajar pembelajaran morfologi di tingkat perkuliahan dan pembelajaran bahasa daerah di tingkat persekolahan.
E-Animation Media to Improve The Understanding of Elementary School Science Learning
Zakirman, Zakirman;
Rahayu, Chichi;
Gusta, Wienda
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2595
This research was motivated by the low mastery of student learning in science learning, especially in light-matter because of the lack of use of learning media that is in accordance with the characteristics of the material in Class V elementary school. The purpose of this study was to analyze the effect of using Macromedia flash-based electronic learning media on the material properties of light in improving the learning outcomes of fifth-grade elementary school students. Learning outcomes used as research data are limited to the cognitive domain. The material selected in the research was the properties of light. This type of research was quasi-experimental, where the samples taken in research activities were fifth-grade students at SDN 12 Nan Sabaris. The instrument used was a multiple-choice test. The data analysis technique used a t-test. Based on the results of data analysis obtained t-count with a value of 6.91 and t-table with a value of 2.04. This means that there is a significant difference between student learning outcomes before using animation media and student learning outcomes after using animation media. Thus, it can be concluded that the use of e-animation has an effect on student learning outcomes. The use of e-animation can be a new alternative as a solution to improve the quality of learning and student understanding.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Terintegrasi Ayat-ayat Al-Qur’an pada Subtema Keberagaman Budaya Bangsaku
Suryani, Lilis;
Misnahwati, Musdalifah;
K, Nurdin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2596
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an pada subtema keberagaman budaya bangsaku dan mendapatkan kevalidan dan kepraktisan LKS. Jenis penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analys, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilakukan di MI Datuk Sulaiman Palopo yang beralamat di Jl. DR. Ratulangi No. 16 Balandai. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengobservasi serta mewawancarai guru kelas IV yang dilakukan secara langsung. Sedangkan Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, pedoman wawancara, angket siswa, dan angket uji validasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mixed method sequential expararatory penganalisisan data awal berupa kualitatif kemudian dilanjutkan dengan data kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an. Lembar Kerja Siswa yang dibuat diuji validasi oleh 3 pakar ahli sesuai bidangnya yakni, ahli materi 92,5% (sangat layak), ahli bahasa 75% (layak), ahli keagaman 91,7% (sangat layak). Dengan demikian produk yang dihasilkan telah memenuhi kevalidan dan kepraktisan sehingga Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dikembangkan dapat digunakan.
Analisis Kesulitan Guru Matematika dalam Menerapkan Pembelajaran Daring di Madrasah Ibtidaiyah
Dharmayanti, Ummi Haniefa;
Husin, Husin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2599
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh efek yang timbul dari pandemi covid-19 yaitu sistem pembelajaran yang sebelumnya secara tatap muka berubah secara mendadak menjadi pembelajaran secara daring. Hal itu memicu munculnya berbagai macam kesulitan yang dialami oleh tenaga pendidik atau guru dalam melaksanakan proses pembelajaran daring, khususnya para guru matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan guru matematika dalam pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Sumber data pada penelitian ini adalah guru matematika kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kesulitan yang dialami guru matematika dalam melaksanakan pembelajaran daring, antara lain guru kesulitan dalam menyampaikan materi, sarana dan prasarana kurang memadai, dan guru kesulitan pada saat melaksanakan evaluasi pembelajaran. Akan tetapi, dibalik beberapa kesulitan yang dialami oleh guru matematika, guru tetap berusaha untuk meminimalisir kesulitan-kesulitan tersebut dengan memberikan ruang diskusi untuk peserta didiknya agar menemukan solusi bersama. Selain itu terdapat hikmah yang diperoleh, yaitu guru maupun peserta didik dapat menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran secara daring.