Articles
4,416 Documents
Kemandirian Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing
Aini, Syarifatul;
Isnaniah, Isnaniah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5252
Latar belakang permasalahan adalah rendahnya kemandirian dan hasil belajar matematika siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kemandirian belajar matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dan untuk mengetahui hasil belajar matematika menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing lebih baik daripada mengikuti pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen dengan rancangan The Static Group Comparison Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar matematika di kelas VII SMP N 3 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe Snowball Throwing sebesar 71,97% dengan kategori kuat, diolah menggunakan uji-t pada taraf nyata , diperoleh harga  yaitu  dan dari perhitungan Software Minitab diperoleh P-Value =  sehingga  ditolak dan  diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing lebih baik daripada hasil belajar matematika yang mengikuti pembelajaran Konvensional di kelas VII SMP N 3 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Tahun 2022/2023.
Persepsi Guru Sekolah Dasar pada Penerapan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran Seni Budaya
Riyadi, Lanang;
Sukmayadi, Yudi
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5323
Penerapan dua kurikulum pada satuan pendidikan mengalami proses pembelajaran yang berbeda dan didasari oleh bedanya capaian pembelajaran masing-masing kurikulum. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap bagian integral persepsi guru SD Negeri 18 Bungo Pasang pada penerapan Kurikulum 2013 & Kurikulum Merdeka dalam permasalahan proses pembelajaran seni budaya. Mendasari hal tersebut dikarenakan penerapan Kurikulum Merdeka saat ini belum sepenuhnya dilaksanakan, baik itu dari segi kesiapan maupun kematangan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode analisis deskriptif dalam penelitian ini, datanya dikumpulkan dengan wawancara, dan studi pustaka untuk melengkapi pernyataan dari hasil wawancara. Hasil penelitian ditemukan bahwa SD 18 Bungo Pasang masih menerapkan dua kurikulum dengan pembagian berdasarkan tingkatan kelas. Terdapat tantangan dan juga hambatan dalam pembelajarannya, diantaranya siswa masih berpatokan pada teori yang terdapat pada buku, sehingga minimnya eksplorasi siswa terhadap lingkungan. Selain itu metode belajar yang dilakukan oleh guru dianggap menjadi beban dan keluhan bagi siswa, seharusnya dengan adanya konsep Merdeka Belajar diharapkan dapat menciptakan belajar yang bahagia. Simpulan penelitian ini terlihat bahwa dua kurikulum tersebut masih berjalan dengan baik hingga saat ini dimana kelebihan dan kekurangan masing-masng kurikulum terlihat saling melengkapi khususnya pada pembelajaran seni budaya.
Analisis, Uji Coba, dan Rekonstruksi Lembar Kerja Peserta Didik pada Materi Sel untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains
Yusni, Diana;
Supriatno, Bambang
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5340
Penerapan kegiatan praktikum biologi di sekolah masih memiliki beberapa kendala yang menghambat pencapaian tujuan pembelajaran. Agar sebuah praktikum dapat terlaksana secara terstruktur dan sistematis, diperlukan petunjuk berupa lembar kerja peserta didik (LKPD) yang mampu mengkonstruksi pengetahuan berdasarkan objek atau fenomena yang terjadi, dan juga melatih keterampilan proses sains yang dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis, melakukan uji coba serta merekonstruksi LKPD praktikum biologi  dari sumber belajar di sekolah. LKPD yang dijadikan sebagai objek penelitian ini berjumlah lima buah sampel. Metode pengumpulan data yang dipilih yakni deskriptif kualitatif melalui prosedur: Analisis, uji Coba, dan Rekonstruksi (ANCOR). Berdasarkan hasil analisis menggunakan instrumen aspek struktur dan aspek konstruksi pengetahuan yang mengacu pada Diagram Vee oleh Novak Gowin (2006), ditemukan fakta bahwa terdapat dua dari lima LKPD memiliki kualitas yang kurang baik dengan persentase 21% - 40%; satu LKPD yang cukup baik yakni kisaran 41% - 60%; dan kualitas dua LKPD lainnya yang baik dengan persentase di atas 61%. Setelahnya, dilakukan uji coba semua LKPD sampel, sehinggga didapatkanlah secara spesifik  komponen-komponen yang harus ditingkatkan. Tahap selanjutnya yakni rekonstruksi untuk mengatasi kekurangan LKPD yang telah ada, yakni salah satunya dengan menekankan unsur keterampilan proses sains. Adapun tahap akhir yakni uji coba LKPD hasil rekonstruksi oleh praktikan lain, untuk membuktikan adanya penerapan keterampilan proses sains yang lebih diperkuat dibandingkan LKPD sebelumnya
Keterampilan 4c (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaborative) Guru Bahasa Indonesia Sma dalam Pembelajaran Abad 21 di Era Industri 4.0
Wulansari, Keken;
Sunarya, Yaya
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5360
Pembelajaran abad 21 menuntut guru untuk memiliki keterampilan yang mampu membekali peserta didik bersaing di era global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaborative) yang dimiliki guru bahasa Indonesia untuk mewujudkan pembelajaran yang sesuai dengan tantangan zaman. Keterampilan tersebut diperlukan untuk menyiapkan peserta didik menjadi sumber daya manusia (SDM) yang mampu beradaptasi dan dapat memanfaatkan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi pustaka dan wawancara kepada guru bahasa Indonesia. Studi pustaka dilakukan dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan seperti buku dan jurnal. Wawancara dilakukan kepada empat orang guru bahasa Indonesia SMA negeri dan swasta. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, analisis, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia sudah memiliki keterampilan 4C sebagai keterampilan yang diperlukan oleh pendidik pada abad 21. Guru juga mengupayakan pembelajaran diintegrasikan dengan nilai-nilai life skill yang diperlukan oleh peserta didik dalam kehidupan nyata.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Projek terhadap Kemampuan Bernalar Kritis
Kaharudin, La Ode;
Wunasari, Aisha;
Nurmayanti, Nurmayanti
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.5368
Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya bernalar kritis pelajar Sekolah Dasar pada pokok bahasan organ gerak hewan dan manusia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh bernalar kritis pelajar yang diajar menggunakan pembelajaran berbasis projek dan metode diskusi. Populasi penelitian ini adalah pelajar kelas V salah satu SD di Sulawesi Tenggara Tahun 2022. Sampel penelitian ini adalah pelajar Kelas Va sebagai kelompok eksperimen yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis projek dan pelajar kelas Vb, diajar dengan metode diskusi. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan program SPSS 21. Metode penelitian berupa tipe quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan bernalar kritis menggunakan pembelajaran berbasis projek dan metode diskusi. Kesimpulan penelitian adalah: terdapat pengaruh yang signifikan bernalar kritis pokok bahasan organ gerak hewan dan manusia antara pelajar yang diajar dengan model pembelajaran berbasis projek dengan pelajar yang diajar dengan metode diskusi dibuktikan dengan adanya pengaruh nilai rata-rata posttest pelajar dan nilai G-gain pada masing-masing indikator bernalar kritis
Pendidikan Moral Pandangan Immanuel Kant
Murtadlo, Muhammad Khasib Amin;
Khobir, Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5371
Seseorang bertindak atau berakhlak diawali dengan kebebasan otonomnya sebagai manusia yang dapat memilih mana tindakan yang diinginkan sebagai bukti bahwa jiwanya masih ada. Namun begitu, manusia pada hakikatnya selalu mendapat ilham dari Tuhan untuk bertindak tanduk mulia karena keberadaannya sebagai khalifah Tuhan di muka bumi, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemikiran dari Immanuel Kant dalam pendidikan moral serta mengetahui implikasi pemikiran immanuel kant dalam diskursus pendidikan moral di Indonesia. Dengan menggunakan Penelitian Studi tokoh merupakan salah satu jenis penelitian kualitatif. Sebagai jenis penelitian kualitatif, studi tokoh juga menggunakan metode sebagaimana lazimnya dalam penelitian kualitatif, yakni wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan perjalanan hidup sang tokoh.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan akhlak mengetahui ujung transendental dan darinyalah termaknai pendidikan moral. Tuhan menjadi ujung transendental pendidikan akhlak sekaligus solusi dari segala keterbatasan manusia. Etik Kant dan pendidikan moral memiliki kesamaan pada konsepsi ideologi moral yang berakar pada prinsip deontologis. Faktor-faktor fundamental yang dapat mempengaruhi sebuah tindakan antara etik Kant dan pendidikan moral juga memiliki kesamaan yakni kebebasan berkehendak, immortalitas jiwa dan keberadaan Tuhan. Yang berbeda dari keduanya adalah pada tatanan dimensi transendental, di mana Kant hanya menerka namun tidak menemukan Dzat tersebut sementara pendidikan moral sedari awal berangkat dari pemaknaan dzat tersebut
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Quizizz terhadap Karakter Mandiri dan Kreatif Siswa
Mahardika, Arida Putri;
Dewi, Ratna Sari;
Legiani, Wika Hardika
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5381
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran E-Learning yaitu Aplikasi Quizizz sebagai upaya meningkatkan karakter mandiri dan karakter kreatif siswa kelas VIII dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Penelitian ini berlokasi di SMP Negeri 1 Sindang Jaya dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, metode penelitian Quasi Experiment dan jenis desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel ditentukan menggunakan Cluster Sampling (Area Sampling) dan disesuaikan dengan rekomendasi guru mata pelajaran PPKn di sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket Pre Test dan Post Test, observasi, dan dokumentasi kepada Kelas Kontrol (8.6) dan Kelas Eksperimen (8.7) sebagai sampel yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Aplikasi Quizizz memberikan pengaruh yang signifikan dengan tingkat pengaruh berdasarkan nilai signifikansi sebesar 0,000≤0,05. Hasil Uji-t Berpasangan yang dilakukan menunjukkan nilai thitung pada hasil Pre Test dan Post Test Kelas Kontrol (8.6), Pre Test dan Post Test Kelas Eksperimen (8.7), dan Post Test pada kedua kelas sampel > ttabel. Maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara variabel X (Aplikasi Quizizz) terhadap variabel Y1 (Karakter Mandiri) dan variabel Y2 (Karakter Kreatif). Dapat ditarik kesimpulan bahwasanya penggunaan Aplikasi Quizizz memberikan pengaruh terhadap Karakter Mandiri dan Karakter Kreatif Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kolaborasi Pendidik Dan Peserta Didik dalam Mewujudkan Digitalisasi dan Penguasaan Teknologi Pada Pembelajaran Abad 21
Nisa, Khairun;
Amanda, Nesya;
Pribadi, Reksa Adya
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5383
Perkembangan teknologi pada pembelajaran abad 21 sangat memengaruhi dunia pendidikan. Banyak kemajuan yang dirasakan pendidik dan peserta didik dengan adanya digitalisasi dalam pembelajaran. Akan tetapi, salah satu dampak negative yang dihasilkan adalah munculnya perilaku individualisme pada berbagai kalangan terutama remaja dan anak-anak, sehingga dibutuhkan salah satu keterampilan abad 21 yaitu kolaborasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kolaborasi pendidik dan peserta didik dalam mewujudkan digitalisasi dan penguasaan teknologi pada pembelajaran abad 21. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penilitian ini adalah guru dan peserta didik kelas tinggi SD YPWKS V Cilegon dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik dan peserta didik saling berkolaborasi dalam pembelajaran digital (e-learning) dan pembelajaran TIK yang sudah diterapkan di sekolah. Namun, kolaborasi dalam digitalisasi pembelajaran masih menjadi tantangan bagi guru karena sarana dan prasarana yang terbatas, peserta didik yang jauh lebih paham dari guru sehingga butuh pengawasan, dan guru yang belum terlalu menguasai isu dan tren teknologi terkini sehingga diberikan pelatihan mengenai peningkatan literasi digital. Implikasi dari penelitian ini adalah guru dan pendidik harus berkolaborasi dalam kegiatan pembelajaran dan dengan kolaborasi dapat mewujudkan digitalisasi dan penguasaan teknologi pada abad 21.
Keefektifan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Pelajaran IPS Sekolah Dasar
Nurhayati, Hermin;
Handayani, Langlang;
Wdiarti, Nuni
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5384
Pembelajaran IPS bagi beberapa siswa sekolah dasar cenderung menjenuhkan dan menjadikan siswa pasif dalam proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai bahan kajian terhadap keefektifan model PjBL untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pelajaran IPS. Metode penelitian ini adalah penelitian literatur review yang berisi uraian tentang teori, temuan, dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan literatur. Data dikumpulkan melalui penelusuran jurnal elektronik, Google Scholar dengan kata kunci “PjBLâ€, “hasil belajar IPSâ€, “konsep IPSâ€, dan “keaktifan siswaâ€. Hasil pencarian diperoleh 43 artikel relevan baik dalam negeri dan luar negeri. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa kajian berupa penerapan PjBL di tingkat sekolah dasar terbukti efektif untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPS dengan saran yaitu (1) mengkolaborasikan model PjBL dengan model pembelajaran inovatif lainnya, seperti Contextual Learning (CTL) dan Problem Based Learning (PBL); (2) mengintegrasikan model PjBL dengan instrumen Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD); (3) mengintegrasikan model PjBL dengan berbagai media ajar inovatif dalam bentuk media visual, dan audio visual. Kesimpulannya bahwa model pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) jika diterapkan pada pembelajaran IPS khususnya di sekolah dasar terbukti efektif mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa
Penggunaan Media Big Book dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Nyaring di Kelas 2 SD
Handayani, Yulia;
Nurasiah, Iis;
Khaleda, Irna
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5399
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi rendahnya kemampuan membaca siswa. Dalam penelitian ini menggunakan media pembelajaran yaitu media big book. Penelitian berikut memiliki tujuan dalam mengetahui penggunaan media big book dalam menigkatkan kemampuan membaca siswa kelas II SD, Temuan permasalahan observasi selama kegiatan pembelajaran di kelas II SD Negeri Padaasih terdapat siswa kesulitan membaca. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan II siklus. Disetiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas II SD Negeri Padaasih sebanyak 49 siswa, dari 27  siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Dari hasil penelitian penggunaan media big book dapat meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa kelas 2 Sekolah Dasar. Peningkatan ini didasarkan dari hasil penelitian yang cukup memuaskan, dari hasil  pengamatan membaca siswa di siklus I yaitu 61%, meningkat menjadi 80,3% pada siklus II. Alhasil penggunaan media big book dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan membaca siswa dan memudahkan siswa memahami isi bacaan.