cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalsuluh@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsuluh@unisnu.ac.id
Editorial Address
Jl. Taman Siswa, Pekeng Tahunan Jepara
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Suluh: Jurnal Seni Desain Budaya
ISSN : 26153289     EISSN : 26154315     DOI : -
Core Subject : Art,
Jurnal ini berisikan tentang keilmuan yang berada pada rumpun seni budaya. Harapan kami tim redaksi jurnal suluh, semoga penerbitan jurnal ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman untuk berbagai penulisan di bidang seni budaya.
Articles 153 Documents
Workshop Apresiasi Seni Kriya Tradisi Bagi Mahasiswa Arsitektur UTM Johor Bahru Malaysia Sebagai Pendorong Cinta Budaya Lokal Ponimin, Ponimin; Irawanto, Rudi; Guntur, Guntur; Rani, Muhammad Faizal Abdul; Nusantari, Okta Viviana Asmi; Syarahdevi, Balqis Aprillia
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i2.8956

Abstract

Seni kriya di kawasan Asia Tenggara memiliki kekayaan nilai estetika, filosofi, dan teknik yang berakar pada budaya lokal dan sejarah panjang masyarakatnya. Namun demikian, apresiasi terhadap seni kriya tradisional di kalangan generasi muda, terutama mahasiswa arsitektur, masih memerlukan penguatan, agar pemahaman terhadap nilai-nilainya menjadi modal pengetahuan yang terus berkembang. Melalui kegiatan workshop apresiasi seni kriya, mahasiswa Arsitektur Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Johor diperkenalkan pada nilai-nilai filosofis, teknis, dan estetis yang terkandung dalam kriya tradisional, terutama kriya yang dimanfaatkan untuk mendukung arsitektur. Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim dosen Seni dan Desain Universitas Negeri Malang sebagai bagian dari program public lekture di kampus tersebut. Metode pelaksanaan menggunakan ceramah, dengan pendekatan apresiatif partisipatif, yang menekankan pada pembelajaran aktif melalui teori, demonstrasi atau praktik kreatif seni kriya. Peserta diberi wawasan tentang beragam kriya tradisional, memahami makna simbolik dan nilai filosofisnya, serta eksplorasi teknik pembuatannya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari kegiatan workshop apresiasi terhadap kriya tradisional, kemampuan teknis dalam mengolah material, serta munculnya kreativitas untuk mengadaptasi unsur kriya dalam desain arsitektur pada masa mendatang. Melalui program workshop apresiasi seni kriya tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya pemahaman dan modal pengembangannya di tengah arus globalisasi
REPRESENTASI IDENTITAS LOKAL DAN PERLAWANAN BUDAYA DALAM PATUNG MACAN KURUNG JEPARA Wisnu Adisukma
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Seni Desain Budaya
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/cnxczk67

Abstract

Macan Kurung statue is a distinctive cultural artifact from Jepara, which is now becoming increasingly rare. This study aims to reveal a discourse of self-representation and counter-culture, constructed by the socio-cultural conditions of Javanese society during the colonial period. The research employs a qualitative method with an ethnographic approach and cultural semiotic analysis. Data were collected through observation, document studies, and in-depth interviews with heirs and artisans. The results indicate that the Macan Kurung Statue is not merely an aesthetic product but a visual narrative containing an anti-colonial message. Moreover, after R.A. Kartini took a role in making the Tiger Statue which was guided directly by Singowiryo. Through the symbols of a caged and chained tiger, a mighty Garuda bird, and a dragon. It’s founders, Asmo Sawiran and Singowiryo, conveyed criticism ofvcolonialism and an effort to reaffirm the legitimacy of Javanese culture as an adiluhung (sublime and majestic) and dynamic entity amidst the penetration of foreign cultures. These findings contribute significantly to the understanding of the role of folk art as a medium for political expression and a guardian of cultural identity.
EFEKTIVITAS MEDIA PROMOSI MOTION GRAPHIC PADA AKUN INSTAGRAM OREO INDONESIA OFFICIAL Raden Hadapiningrani Kusumohendrarto; Bagus Kusbiantoro
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Seni Desain Budaya
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/1s157y76

Abstract

Motion Graphics merupakan suatu teknik dalam animasi yang menggabungkan berbagai elemen desain grafis di dalamnya seperti tipografi, ilustrasi, fotografi, video dan musik, serta dengan mudahnya akses internet, saat ini penerapan motion graphic semakin marak di berbagai media seperti media sosial karena semakin banyak menawarkan konten komunikasi individual untuk dijadikan media promosi khususnya untuk akun Instagram Oreo Indonesia Official (@oreo_indonesia), metode deskriptif dengan mengambil sampel konten dan membandingkannya untuk menemukan foto atau konten yang lebih efektif. konten video motion graphic, penerapan teori motion graphic, media promosi, periklanan, media sosial yang terutama dibahas dalam pembahasan konten pada akun Instagram Oreo Indonesia Official (@oreo_indonesia), sehingga dapat ditarik kesimpulan mengenai efektivitas konten video motion graphic pada akun instagram Oreo Indonesia Official.
Alih Wahana Mitologi Jepara: Strategi Visual-Naratif Desain Produk Tradisional Sekar Adita; Rahmawan Dwi Prasetya
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Seni Desain Budaya
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/0xwtxv25

Abstract

Globalisasi memicu pergeseran perilaku konsumen yang cenderung meninggalkan nilai tradisional demi kepraktisan produk modern yang bersifat homogen. Kabupaten Jepara menghadapi tantangan besar dalam melestarikan masterpiece ukir Macan Kurung yang mulai kehilangan relevansi fungsinya di mata masyarakat urban akibat minimnya pengembangan desain fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi alih wahana narasi mitologi lokal ke dalam desain produk tiga dimensi yang fungsional menggunakan metode ATUMICS. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-methods, menggabungkan analisis kualitatif melalui dekomposisi morfologi artefak dengan analisis kuantitatif statik melalui rumus Slovin dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit rupa berupa proporsi volume utama dan logika konstruksi tanpa sambungan (seamless) bertindak sebagai jangkar identitas budaya yang krusial bagi persepsi autentisitas konsumen. Strategi ini berhasil mentransformasikan elemen struktur Macan Kurung menjadi produk meja tamu dan lampu dekoratif fungsional. Keberhasilan desain divalidasi melalui data statistik yang menunjukkan korelasi signifikan antara kekuatan narasiterhadap niat beli (       = 0,516), yang kemudian mendasari keputusan teknis untuk mengekspos tekstur material asli pada area taktil produk..
PERJALANAN TARI BESKALAN PUTRI SEBAGAI RITUS KESUBURAN HINGGA HIBURAN MASYARAKAT URBAN DALAM EKSPRESI SENI LUKIS balqis aprillia; Ponimin Ponimin
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Seni Desain Budaya
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/t4txpv30

Abstract

Abstrak   Artikel ini membahas perjalanan Tari Beskalan Putri dari fungsi ritus kesuburan menjadi hiburan masyarakat urban di Kota Malang, yang diwujudkan melalui penciptaan karya seni lukis surealisme. Penelitian ini bertujuan menggali ide, proses, dan hasil visualisasi karya lukis yang menggabungkan elemen tari tradisional dengan alam dan imajinasi surealis untuk melestarikan budaya lokal yang terancam punah. Metode penciptaan menggunakan tahapan Alma M. Hawkins eksplorasi melalui wawancara narasumber dan studi literatur, improvisasi dengan sketsa dan eksperimen elemen rupa, serta pembentukan dengan teknik plakat pada kanvas menghasilkan karya yang merepresentasikan transisi nilai sakral ke hiburan modern secara simbolik   Kata kunci: Tari Beskalan Putri, Ritus kesuburan, Seni lukis surealisme, Pelestarian budaya, Masyarakat urban     Abstract   This article explores the journey of Tari Beskalan Putri from a fertility rite to urban entertainment in Malang City, manifested through the creation of surrealism paintings. The research aims to uncover ideas, processes, and visualizations of paintings combining traditional dance elements with nature and surreal imagination to preserve endangered local culture. Employing Alma M. Hawkins' creation method exploration via interviews and literature review, improvisation through sketches and visual experiments, and formation using plaque technique on canvas the works symbolically represent the transition from sacred values to modern entertainment.   Keywords: Tari Beskalan Putri, Fertility rite, Surrealism painting, Cultural preservation, Urban entertainment
PENDIDIKAN SENI RUPA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MELALUI PEMBELAJARAN SENI MEDIA BARU Denny Wahyu Triawan
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Seni Desain Budaya
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/qgwts571

Abstract

The development of contemporary art demands a paradigm transformation in art education, particularly in integrating information and communication technology (ICT) as a learning medium. New media art emerges as an artistic expression that utilizes digital technology, computers, and communication networks as tools, media, and sources of creative ideas. This article conceptually examines how new media art learning can become an innovative alternative in ICT-based fine arts education in Indonesia. Through a literature review of the historical development of new media art in the West and Indonesia, as well as analysis of recent research (2018–2026) on ICT integration in art education, this article identifies the pedagogical potential of new media art in developing students' creativity, aesthetic appreciation, digital literacy, and 21st-century skills. The findings indicate that implementing new media art in the fine arts education curriculum requires teacher creativity in designing contextual learning methods, cross-disciplinary collaboration, and adequate technological infrastructure support.
ANALISIS NARASI VISUAL IKLAN FLORIDA SO JUICY VERSI KANAL YOUTUBE 2020 raramaiyaa28; Eko Darmawanto; Tristan Alfian; Kukuh Dwi Wijanarko
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Seni Desain Budaya
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/a9hx9978

Abstract

Perkembangan media digital mendorong perusahaan menghadirkan iklan yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik secara visual. Salah satu contohnya adalah iklan Floridina “FLORIDA so JUICY” yang dipublikasikan melalui YouTube pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana narasi visual dalam iklan tersebut merepresentasikan karakter produk dan menyampaikan pesan persuasif kepada audiens. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis narasi visual melalui pengamatan adegan, komposisi visual, warna, ekspresi tokoh, properti, dan alur cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi visual dibangun melalui dominasi visual jeruk segar, warna cerah, gerak dinamis, dan ekspresi tokoh yang menggambarkan kepuasan serta kegembiraan. Unsur-unsur tersebut membentuk representasi kesegaran, kelezatan, dan kealamian produk sekaligus menciptakan kedekatan emosional dengan audiens. Temuan ini menunjukkan bahwa narasi visual berperan penting dalam membangun makna iklan, memperkuat citra merek, dan meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran di media digital. Kata Kunci: Narasi visual, Iklan digital, Floridina, Komunikasi visual, Representasi visual.
Kebudayaan Gunung dan Laut : Analisis Perayaan Tradisional sebagai Sarana Pelestarian Lingkungan ari eko budiyanto Ari; Suhirno; Wahyu Romadhon Ria Prasetya
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Seni Desain Budaya
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/dq3w9b20

Abstract

Keterkaitan antara budaya dan lingkungan adalah studi dalam memahami cara manusia berinteraksi dengan alam. Dalam konteks Masyarakat tradisional, terutama yang tinggal di daerah pegunungan dan pesisir, kebudayaan berperan tidak hanya sebagai identitas sosial, tetapi juga sebagai system pengetahuan ekologis yang mengatur penggunaan dan pelestarian lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis budaya komunitas pegunungan dan pesisir melalui perayaan tradisonal yang berfungsi sebagai Upaya pelestarian lingkungan yang terjadi secara alami, berkelanjutan, dan komunitas. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui metode tinjauan Pustaka, observasi terbatas di area pegunungan dan Pantai , serta wawancara mendalam bersama tokoh adat, pemimpin Masyarakat, dan pelaku tradisional. Temuan studi menunjukkan bahwa perayaan tradisional seperti ruwatan gunung dan Larung sesaji Adalah wujud kearifan lokal yang mengandung nilai-nilai ekologis, spiritual, dan sosial yang saling berhubungan. Di komunitas pegunungan, tradisi ruwatan gunung mencerminkan penghormatan kepada alam sebagai sumber kehidupan, sekaligus berfungsi sebagai mekanisme sosial untuk menjaga keberlanjutan hutan, sumber air, dan lahan pertanian. Di sisi lain, di Masyarakat pesisir, tradisi Larung sesaji menunjukkan kesadaran Bersama akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut, membatasi penangkapan sumber daya perikanan, dan memperkuat solidaritas sosial di antara para nelayan.  Selain itu, nilai-nilai lingkungan yang terdapat dalam perayaan tradisional itu berperan sebagai norma sosial yang diwariskan dari generasi ke generasi melalui praktik budaya, simbol, dan ritus bersama. Norma-norma ini menciptakan etika lingkungan yang mengatur tindakan Masyarakat dalam berhubungan dengan alam dengan bijak dan penuh tanggung jawab. Dengan cara ini, perayaan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai alat sosial-ekologis yang efisiensi dalam mendukung usaha pelestarian lingkungan. Artikel ini menekankan perlunya pengakuan, pelestarian, dan integrasi kebudayaan komunitas pegunungan dan pesisir dalam kebijakan lingkungan kontemporer, serta pengembangan model konservasi yang mengutamakan partisipasi Masyarakat dan kearifan lokal sebagai dasar keberlanjutan lingkungan.
Perancangan Prototype Sistem Administratif di Pondok Pesantren As Sholach Kejoran Berbasis Web Eka Rini Widya Astuti; Amidatus Sholihat Jamil; Senjaya Machfudi Zulkif; Kharisma Nanda Zenmira; Muhamad Arief Muhaimin
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i2.9506

Abstract

Perkembangan teknologi mencakup berbagai aspek, termasuk sistem administratif. Sistem manual yang selama ini diterapkan di Pondok Pesantren Assholach Kejeron menimbulkan kesulitan bagi petugas dalam mengolah data santri dan pembayaran, sehingga sering terjadi kesalahan pelaporan. Penelitian ini bertujuan merancang prototype sistem administratif berbasis web untuk mempermudah pengelolaan data dan efisiensi waktu. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem digital dapat meminimalisir kesalahan dan mempercepat pelayanan kepada santri maupun wali santri.
Kajian Estetika Patung Macan Kurung di Kabupaten Jepara Harmoni Bentuk dan Makna Budaya Fivin Bagus Septiya Pambudi; Suharto Suharto; Zainul Arifin
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i2.9507

Abstract

Patung macan kurung merupakan salah satu bentuk karya seni patung tradisional yang berkembang di Kabupaten Jepara, daerah yang dikenal sebagai pusat seni ukir kayu di Indonesia. Karya ini tidak hanya menampilkan keindahan visual melalui keterampilan teknis perajin, tetapi juga mengandung makna simbolik yang berkaitan dengan nilai-nilai budaya masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji patung macan kurung di Kabupaten Jepara dari perspektif estetika, dengan menitikberatkan pada harmoni antara unsur bentuk dan makna budaya yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan estetika dan budaya. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi visual terhadap karya patung macan kurung, serta analisis terhadap konteks sosial budaya masyarakat Jepara. Hasil kajian menunjukkan bahwa patung macan kurung di Jepara memiliki kekuatan estetis yang terletak pada detail ukiran, proporsi bentuk, serta komposisi visual antara figur macan dan struktur kurungan. Secara simbolik, karya ini merepresentasikan konsep kekuatan yang dikendalikan oleh norma dan nilai budaya, sehingga menciptakan keselarasan antara ekspresi artistik dan pesan filosofis. Dengan demikian, patung macan kurung di Kabupaten Jepara dapat dipahami sebagai karya seni yang tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga memiliki kedalaman makna budaya.