cover
Contact Name
Irwan
Contact Email
hamdiirwan@gmail.com
Phone
+6285222314438
Journal Mail Official
jecco@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Alamat: Jalan Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Padang, Sumatera Barat | Telepon: +62 751 7055671
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Education, Cultural, and Politics
ISSN : -     EISSN : 27986020     DOI : https://doi.org/10.24036/jecco.v2i2.55
Core Subject : Education, Social,
Journal of Education, Cultural and Politics (JECCO) invites scholars, researchers, practitioners, and graduate students to submit their empirical original research papers on Education, Cultural and Politics
Articles 250 Documents
Tradisi Magido Bantu dalam acara pernikahan Suku Batak Mandailing Rahayu, Sri; Dewi, Susi Fitria; Isnarmi, Isnarmi; Farid Luthfi, Zaky
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 2 (2024): Eighth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i2.475

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penyelenggaraan pernikahan adat Batak Mandailing, mengetahui dampak positif tradisi Magido Bantu dan mengetahui manfaat tradisi Magido Bantu bagi masyarakat Batak Mandailing. Jenis Penelitian adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang menegambil lokasi penelitian di Nagari Rabi Jonggor, dengan informan penelitian terdiri dari Tokoh Adat, Niniak Mamak, Pemuda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, Dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, dilakukan dengan membandingkan hasil wawancara, observasi dengan dokumen terkait dengan tradisi Magido Bantu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Magido Bantu dalam upacara pernikahan Nagari Rabi Jonggor suku Batak Mandailing, dilakukan melalui berbagai penyelenggaraan mulai sejak sebelum upacara pernikahan, yaitu musyawarah dan pertemuan dengan ninik mamak, tokoh masyarakat untuk membicarakan penyelenggaraan tradisi Magido Bantu. Oleh karena itu, seluruh rangkaian tradisi ini dilaksanakan atas kesepakatan bersama masyarakat yang terlibat di dalamnya.
Degradasi budaya tolong menolong Pasingkopkon dalam acara Marolek Kampung Fadila, Nurul; Indrawadi, Junaidi; Bakhtiar, Yusnanik; Purnama, Tetti Eka
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 2 (2024): Eighth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i2.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk degradasi budaya tolong menolong pasingkopkon di Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman serta mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya degradasi budaya tolong menolong. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik dan alat pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui ketekunan pengamatan, member check, dan teknik triangulasi meliputi triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Selanjutnya analisis data dilakukan melalui redaksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian dilapangan menunjukkan bahwa tolong menolong pasingkopkon dalam acara marolek kampung di Nagari Padang Mantinggi mengalami degradasi atau penurunan. Adapun bentuk-bentuk degradasi budaya tolong menolong pasingkopkon dalam acara marolek kampung secara umum dibagi menjadi dua yakni pertama tolong menolong pasingkopkon dalam acara marolek kampung bentuk materi meliputi tolongan beras atau kelappa dan STM Siriaon. Kedua tolong menolong pasingkopkon dalam acara marolek kampung bentuk non materi meliputi tolong menolong bantuan tenaga terbagi menjadi memasak gulai kaum bapak, memasak nasi, manyaok ombu-ombu, mencuci peralatan masak kaum ibu dan memarut kelapa atau mencari buah nangka oleh pemuda. Terjadinya degradasi budaya tolong menolong tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adanya sistem penunjukan kerja, ekonomi, modernisasi, dan karakter sosial.
Pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila di sekolah berasrama Saputra, Wahyudi; Ananda, Azwar; Indrawadi, Junaidi; Azizah, Cici Nur
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 2 (2024): Eighth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i2.483

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa Dan Berakhlak Mulia Di Sekolah Berasrama SMA Negeri Unggul Dharmasraya dan untuk mengetahui tantangan yang dihadapi dan solusi yang dilakukan. Dimensi ini memiliki lima indikator yaitu akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak kepada manusia, akhlak kepada alam, akhlak bernegara. Jenis Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Perwujudan indikator tersebut dilaksanakan dengan program seperti berikut, akhlak beragama diwujudkan dengan pelaksanaan salat fardhu berjamaah dan salat dhuha, forum annisa, Takhasus dan Tahfidz Qur’an, dan Membaca Qur’an Sebelum PBM. Akhlak pribadi diwujudkan dengan pelaksanaan program Bina Remaja Islam Cendekia dan membudayakan 6S 1D.Akhlak kepada manusia diwujudkan dengan program pameran festival busana lokal dalam keberagaman. Akhlak kepada alam dilaksanakan dengan Kegiatan peduli lingkungan. Akhlak bernegara dilaksanakan melalui program upacara bendera setiap hari senin dan juga pembelajaran PPKn. Tantangan yang dihadapi berbeda dari setiap indikator dan program atau kegiatan yang dilaksanakan baik itu tantangan dari peserta didik, kemudian dari segi waktu pelaksanaan, atau juga dari guru dan pihak sekolah.
Motivasi Suku Anak Dalam untuk mendapatkan pendidikan Novika Sari, Winda; Montessori, Maria; Ananda, Azwar; Muchtar, Henni
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 2 (2024): Eighth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i2.487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi pendidikan Suku Anak Dalam di Sokola Rimba, mengidentifikasi upaya yang dilakukan dalam meningkatkan motivasi pendidikan Suku Anak Dalam dan mengidentifikasi peran pemerintah daerah dalam meningkatkan motivasi pendidikan Suku Anak Dalam. Penelitian dilakukan di Sokola Rimba Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Metode penelitian adalah metode kualitatif dengan metode etnografi. Informan dalam penelitin ini dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi. Metode analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi pendidikan Suku Anak Dalam di Sokola Rimba cukup baik, melihat sebagian dari anak-anak rimba sudah mulai mau mengikuti pendidikan dan sebagiannya masih enggan mengikuti pendidikan yang disebabkan tradisi dan izin dari orang tua. Upaya yang dilakukan Sokola Rimba dalam meningkatkan motivasi pendidikan Suku Anak Dalam seperti mengkader tenaga pendidik, mendatangi langsung setiap rombongan Suku Anak Dalam, menetap dilapangan dan membawa mainan serta makanan ringan. Peran pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan motivasi pendidikan Suku Anak Dalam, seperti menyediakan sekolah, menyediakan tenaga pendidik, memberikan penyuluhan pendidikan dan memberikan pemberdayaan kehidupan melalui pendidikan.
Upaya peningkatan literasi kewarganegaraan melalui komunitas Taman Baca Rimba Husni, Khalifah Tur; Hasrul, Hasrul; Rafni, Al; Indrawadi, Junaidi
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 2 (2024): Eighth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i2.488

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya pemahaman masyarakat mengenai literasi kewarganegaraan, yaitu jarang membaca buku yang berhubungan dengan budaya, sosial, politik dan negara serta rendahnya kemampuan masyarakat untuk memahami hak dan kewajibannya sebagai warga. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan gambaran literasi kewarganegaraan pada masyarakat Kecamatan IX Koto dan menguraikan bagaimana upaya peningkatan literasi kewarganegaraan melalui komunitas Taman Baca Rimba serta apa saja faktor pendukung dan penghambatnya. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Gambaran literasi kewarganegaraan masyarakat Kecamatan IX Koto, yaitu pemahaman dan sikap masyarakat mengenai kewarganegaraan cukup baik. Upaya yang dilakukan Taman Baca Rimba dalam meningkatkan literasi kewarganegaraan, yaitu menyediakan buku-buku kewarganegaraan, perpustakaan keliling, jelajah giat literasi, camping literasi, calengan mimpi, game yang beredukasi kewarganegaraan dan memperingati hari besar nasional. Faktor pendukung komunitas Taman Baca Rimba dalam meningkatkan literasi kewarganegaraan, yaitu minat peserta dan dukungan dari berbagai pihak. Sedangkan faktor penghambatnya, yaitu jumlah relawan dan fasilitas yang terbatas.
Implementasi pembelajaran berdiferensiasi oleh Guru Penggerak PPKn Ariyani, Reza; Montessori, Maria; Ananda, Azwar; Rafni, Al
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 3 (2024): Ninth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i3.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi, mengidentifikasi kendala dan upaya pembelajaran berdiferensiasi oleh guru penggerak PPKn dikedua sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini sebanyak 21 informan yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kedua sekolah sudah terlaksana dengan optimal walaupun masih belum sempurna dalam prosesnya baik dari segi diferensiasi konten, proses dan produk. Kendala yang ditemui oleh kedua guru penggerak PPKn dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi ialah heterogenitas kelas, keterbatasan waktu, penentuan tingkat penugasan, pertimbangan bobot nilai hasil belajar, dan respond resistensi yang bervariasi. Namun untuk mengatasi kendala yang ditemui guru penggerak PPKn di kedua sekolah melakukan upaya yakni kolaborasi antar guru penggerak, melakukan refleksi secara berkelanjutan, merancang modul berdiferensiasi, memberikan penugasan dan pertimbangan bobot nilai sesuai tingkat kemampuan siswa, dan membangun hubungan positif antar guru siswa secara fleksibel.
Internalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan melalui civic culture di SMA Eka Putri, Wulanda; Indrawadi, Junaidi; Isnarmi, Isnarmi; Suryanef, Suryanef
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 3 (2024): Ninth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i3.492

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan melalui civic culture di SMAN 1 Airpura, dan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dari internalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan melalui civic culture di SMAN 1 Airpura. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun informan dalam penelitian ini ditentukan secara purposive sampling, dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini digunakan dengan triangulasi sumber. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, Kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan proses internalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan melalui civic culture dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang meliputi ekskul kebangsaan, kegiatan peringatan hari besar nasional, kegiatan gotong royong, musyawarah, sosialisasi, debat dan proyek sosial. Selanjutnya faktor pendukung dalam internalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan melalui civic culture yakni adanya kualitas guru yang menunjang proses internalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan melalui civic culture, keikutsertaan siswa, serta sarana dan prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambat civic culture yakni pengaruh dari teknologi yang semakin canggih.
Respon siswa SMK terhadap nilai-nilai moral dalam film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia Putri Sarza, Naziah; Isnarmi, Isnarmi; Montessori, Maria; Fatmariza, Fatmariza
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 3 (2024): Ninth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i3.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana respon siswa terhadap nilai-nilai moral dalam film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan mix method. Teknik pengumpulan data penelitian yaitu wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Responden penelitian berjumlah 29 orang siswa kelas XI Elektronika dan informan penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 10 orang yaitu siswa kelas XI Elektronika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan respon kognitif siswa dapat menemukan nilai-nilai moral yang terdapat dalam film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia dan memahami scene yang berkenaan dengan nilai-nilai yang ditemukan. Adapun nilai-nilai tersebut diantaranya nilai kejujuran, nilai tanggung jawab, nilai kemandirian moral, nilai rendah hati dan nilai keberanian moral. Berdasarkan respon afektif siswa cenderung merasa terharu, sedih, deg-degan, senang dan bangga ketika menyaksikan scene-scene yang berkaitan dengan nilai-nilai moral. Sedangkan berdasarkan respon konatif menunjukkan scene-scene pada film Miracle In Cell No.7 versi Indonesia mampu mempengaruhi siswa dengan mendorong dan memotivasi siswa untuk melakukan tindakan yang sesuai dengan nilai moral yang ditemukan.
Peran pemulung dalam menunjang pendidikan anak Elvira, Lara Engla; Muchtar, Henni; Isnarmi, Isnarmi; Bakhtiar, Yusnanik
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 2 (2024): Eighth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i2.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk peran pemulung dalam menunjang pendidikan anak dan faktor penghambat pemulung dalam menunjang pendidikan anaknya di TPAS Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari Lurah, RT, Pemulung, Anak Pemulung, dan Guru yang mengajar anak pemulung di sekolah. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga peran pemulung dalam menunjang pendidikan anaknya di TPAS Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang. Pertama, sebagai fasilitator, pemulung dalam menjalankan peran sebagai fasilitator memcoba untuk mengusahakan perannya, dengan mencoba memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan anak dalam pendidikannya. Kedua, sebagai motivator, pemulung dalam menjalankan peran sebagai motivator mencoba mengusahakannya, dilakukan dengan cara memberikan dukungan serta apresiasi kepada anak ketika berprestasi disekolah, walaupun dengan hanya memberikan pujian. Ketiga sebagai pengawas, pemulung dalam menunjang pendidikan anaknya sebagai pengawas mencoba mengusahakannya, pemulung masih menyempatkan diri untuk menanyakan aktivitas anak disekolah. Sedangkan faktor penghambat pemulung dalam menunjang pendidikan anak yaitu rendahnya pendidikan orang tua, psikologi keluarga, kemiskinan, dan lingkungan masyarakat.
Hambatan dan upaya anggota legislatif perempuan dalam pelaksanakan tugas di DPRD Kabupaten Sijunjung Aini, Zahratul; Rafni, Al; Suryanef, Suryanef; Fatmariza, Fatmariza
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 2 (2024): Eighth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i2.496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan dan upaya anggota legislatif perempuan dalam melaksanakan tugas di DPRD Kabupaten Sijunjung. seperti belum adanya kebijakan yang bersifat responsif gender, pembagian reses yang tidak merata, kedisiplinan dan kehadiran anggota legislatif perempuan serta pengetahuan dan pemahaman anggota legislatif perempuan yang memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, sedangkan untuk teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ditemukan hambatan anggota legislatif perempuan dalam pelaksanaan tugas yaitu terdapat hambatan internal dan hambatan ekternal seperti belum ada kebijakan baru yang bersifat responsif gender, hambatan pemahaman dan pendidikan anggota legislatif perempuan, Kedisiplinan dan kehadiran, Kerjasama yang kurang seimbang. Selanjutnya juga terdapat beberapa upaya yang dilakukan oleh anggota legislatif perempuan dalam pelaksanaan tugas di DPRD Kabupaten Sijunjung yaitu upaya internal dan upaya ekternal seperti anggota legislatif perempuan berusaha untuk meningkatkan pemahaman dengan mencari pengalaman, meningkatkan serta mengevaluasi diri untuk mengoptimalkan kehadiran dan kedisiplinan, menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik, serta mengevaluasi setiap agenda dan reses agar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.