cover
Contact Name
Octavia Dwi Wahyuni
Contact Email
octaviaw@fk.untar.ac.id
Phone
+6282122010570
Journal Mail Official
tmj@fk.untar.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Gedung J Lt. 2 Jl. Letjen S.Parman No. 1, Grogol, Jakarta Barat Kode Pos: 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Tarumanagara Medical Journal
ISSN : 26547147     EISSN : 26547155     DOI : https://doi.org/10.24912/tmj
Core Subject : Health, Science,
Tarumangara Medical Journal adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Tarumangara Medical Journal berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli. Konten Tarumanagara Medical Journal meliputi artikel-artikel terkini dalam bidang Biologi Molekuler, Histopatologi, Alergi dan Imunologi, Studi Sel Punca, Gizi, Geriatri, Farmakologi, Herbal, Infeksi dan Penyakit Tropis, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Bedah, Neurologi, Oftalmologi, Otolaringologi, Dermatovenerologi, Psikiatri, Radiologi, Forensik, Rehabilitasi Medik dan Kedokteran Olah Raga.
Articles 395 Documents
Hubungan gangguan tidur dengan nilai mata pelajaran siswa SD X di Sibolga Sumatera Utara Ellen Liviany; Melani Rakhmi Mantu
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7836

Abstract

Tidur adalah salah satu faktor yang sangat penting untuk kesehatan dan kehidupan manusia baik secara fisik maupun mental. Anak-anak merupakan subjek yang paling sering mengalami gangguan tidur karena durasi dan kualitas tidur yang kurang. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada proses berpikir inovatif, proses pengambilan keputusan yang fleksibel, beberapa fungsi kognitif dan kelelahan pada siang hari. Gangguan tidur pada anak dapat berpengaruh terhadap nilai mata pelajarannya. Tujuan studi ini untuk mengetahui hubungan antara gangguan tidur dengan nilai mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Nasional pada siswa usia 8-12 tahun. Jenis studi adalah analitik cross-sectional dan dilakukan di SD X  Sibolga Sumatera Utara pada bulan Januari 2019. Teknik yang digunakan untuk mengambil 192 sampel data adalah consecutive. Data gangguan tidur menggunakan kuesioner Sleep Disturbance Scale for Children (SDSC) dan nilai mata pelajaran dari nilai rapor semester 1 berupa mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), matematika dan bahasa Indonesia. Hasil studi didapatkan 60% siswa memiliki gangguan tidur. Hubungan antara gangguan tidur dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam adalah p-value=0,81, matematika p-value=0,199, bahasa Indonesia p-value=0,413. Kesimpulan dari studi ini adalah tidak terdapat hubungan secara statistik antara gangguan tidur dengan nilai Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), matematika, bahasa Indonesia di SD X usia 8-12 Tahun Sibolga Sumatera Utara.
Hubungan perilaku merokok terhadap stadium osteoartritis (OA) lutut Erwin Dipraja; Paskalis Andrew Gunawan
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7837

Abstract

World Health Organization (WHO) mencatat lebih dari 1.1 milyar orang merokok di dunia pada tahun 2015 Di Indonesia didapatkan 75.2% pada pria dan 2.9% pada wanita yang merokok. Selain merokok, didapatkan juga peningkatan penduduk berusia lanjut sehingga penyakit degeneratif meningkat, salah satunya adalah osteoartritis (OA). Osteoartritis adalah penyakit degeneratif yang terjadi pada persendian yang melibatkan penghancuran kartilago dan tulang yang menyebabkan kesakitan dan kekauan pada sendi yang terkena. Dalam beberapa literatur studi dijelaskan bahwa mengonsumsi rokok dapat membantu mengurangi angka kejadian osteoartritis. Studi ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan stadium osteoartritis lutut. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan mengambil data rekam medis dari tahun 2015 – 2018 di salah satu rumah sakit di Jakarta Barat. Dari hasil studi yang dilakukan pada 21 responden tidak didapatkan hasil bermakna antara perilaku merokok dengan stadium osteoartritis (p-value = 0.396; PR = 0,4; CI95% = 0,067 – 2,372)
Hubungan kadar albumin dengan Hba1c pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Royal Taruma Jakarta Barat periode tahun 2018-2019 Felyn Gaputri; Frans Pangalila
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7838

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin. Penyakit ini dapat mempengaruhi kadar HbA1c serta albumin plasma. Penulis ingin mengetahui hubungan kadar HbA1c terhadap albumin pada pasien terdiagnosis DM tipe 2 di Rumah Sakit Royal Taruma Jakarta Barat. Sudi analitik kategorik dengan desain potong lintang dan pengambilan sampel dilakukan secara non random sampling dilakukan terhadap 84 pasien yang menderita diabetes mellitus tipe 2. Data didapatkan dari rekam medik. Didapatkan adanya hubungan bermakna antara kadar HbA1c dan kadar Albumin (p=0,002) berdasarkan uji Chi-Square.
Hubungan persalinan seksio sesarea dengan hyperbilirubinemia neonatus Hana Adytia; Herwanto Herwanto
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7839

Abstract

Hiperbilirubinemia neonatus merupakan masalah klinis yang umum dihadapi selama periode neonatal. Persalinan seksio sesarea adalah salah satu faktor maternal untuk terbentuknya hiperbilirubinemia. Kejadian hiperbilirubinemia yang diprediksi sebelum melahirkan dapat mencegah komplikasi dan untuk mengenali dengan cepat ikterus pada bayi baru lahir. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persalinan seksio sesarea dengan hiperbilirubinemia neonatus. Studi cohort retrospektif ini dilakukan pada 124 neonatus yang mengalami hiperbilirubinemia di RS Sumber Waras pada tahun 2019. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-random consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Didapatkan 50,8% diantaranya bayi berjenis kelamin laki-laki, 74,2% dilahirkan secara seksio sesarea. Rata-rata pemeriksaan bilirubin dilakukan pada usia lima atau enam hari. Tingkat rata-rata kadar bilirubin total yang didapatkan adalah 14,62;4 mg/dL, dengan rata-rata kadar bilirubin direk adalah 0,64;0,4 mg/dL dan rata-rata kadar bilirubin indirek adalah 13,97;4 mg/dL. Sebanyak 25% bayi memiliki kadar bilirubin total antara 5-12 mg/dL, 70,2% antara 12-20 mg/dL dan 4.8% bayi memiliki kadar bilirubin diatas 20 mg/dL. Tingkat rata-rata kadar bilirubin total pada kelompok seksio searea dan spontan masing-masing adalah 14,39 mg/dL dan 15,3 mg/dL (p value = 0,239). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara persalinan seksio sesarea dengan hiperbilirubinemia neonatus.
Gambaran hasil pemeriksaan Widal dan IgM anti-Salmonella pada pasien klinis demam tifoid di RS Sumber Waras Hans Frewin; Marina Ludong
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7840

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Salmonella typhi (S. typhi). Manusia adalah satu-satunya penjamu alamiah dan merupakan reservoir untuk Salmonella typhi. Studi ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pemeriksaan Widal dan IgM anti-Salmonella pada pasien RS Sumber Waras. Studi ini merupakan studi deskriptif dengan consecutive sampling non probabilty untuk teknik pengambilan 124 sampel responden. Dari analisis data didapatkan 79.8% menggunakan pemeriksaan Widal, 12.1% menggunakan IgM anti-Salmonella dan 8,1 % menggunakan kedua pemeriksaan. Dari pemeriksaan Widal didapatkan 63 (57,8%) pasien dengan titer S.typhi O 1:320, 19 (17,4%) pasien dengan titer S.typhi O 1:160, 5 (4,6%) pasien dengan titer S.typhi O 1:80 dan 22 (20,2%) pasien dengan titer S.typhi O negatif, sedangkan pemeriksaan IgM anti-Salmonella didapatkan 4 (16%) pasien dengan hasil negatif, 2 (8%) pasien pada borderline, 10 (40%) pasien positif lemah dan 9 (36%) pasien positif. Dari 124 responden dengan gambaran klinis demam tifoid ditemukan 22 hasil uji Widal Negatif dan 4 hasil IgM anti-Salmonella Negatif. Pemeriksaan Widal dan IgM anti-Salmonella dapat digunakan sebagai pemeriksaan penunjang pada demam tifoid dengan hasil lebih baik pada IgM anti-Salmonella.
Gambaran kepadatan tungau debu pada ruangan-ruangan Sekolah X Jakarta periode April - Juni 2018 Ignatius Daniel Setyabudi; Chrismerry Song
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7841

Abstract

Tungau debu merupakan salah satu aero allergen yang dapat menyebabkan alergi pada manusia, baik pada dewasa maupun anak-anak. Tungau ini dapat ditemukan di berbagai tempat, baik di dalam maupun di luar ruangan. Studi deskriptif ini dilakukan untuk mengetahui kepadatan tungau debu yang ada pada seluruh ruangan sekolah X di Jakarta. Metode studi adalah cross-sectional, sampel diambil secara non-random sampling (accidental sampling). Besar sampel minimal adalah 138 sampel, dengan menggunakan rumus satu sampel tunggal untuk estimasi proporsi suatu populasi, namun total sampel yang diperoleh hanya 90 yang terdiri dari 25 ruangan SD, 25 Ruangan SMP, dan 40 Ruangan SMA. Sampel debu tiap ruangan diambil dengan menggunakan kuas lalu tungau diisolasi menggunakan corong berlese, selanjutnya diperiksa di bawah mikroskop cahaya. Berat total debu dari ruangan-ruangan di SD adalah 63.1 gram (rata-rata 2.49 gram) terbanyak di ruang kelas 23; di ruangan SMP adalah 104.81 gram (rata-rata 4.19 gram) terbanyak di ruang musik; dan di ruangan SMA adalah 160.1 gram (rata-rata 4.00 gram) terbanyak di perpustakaan. Tungau debu ditemukan pada 44 ruangan yang terdiri dari 6 ruangan di SD dengan total 10 tungau debu; 14 ruangan di SMP dengan total 98 tungau debu; 24 ruangan di SMA dengan total 182 tungau debu. Tungau debu terbanyak ditemukan di perpustakaan SMA (25 tungau). Rata-rata tungau debu per ruangan adalah 3.21 tungau.
Hubungan antara asupan serat dan cairan dengan konstipasi pada pengemudi bus PT GM Jakarta Juli 2018 Irwan Surya Angkasa; Idawati Karjadidjaja
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7842

Abstract

Bertambahnya restoran-restoran cepat saji yang kurang dalam menyediakan menu sayur akan berdampak terhadap kesehatan. Salah satunya adalah konstipasi yang terjadi akibat kurangnya asupan serat dan cairan dalam pola makan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan serat dan cairan dengan prevalensi konstipasi khususnya pada pengemudi. bus. Penelitian analitik potong lintang ini terdiri dari 155 responden yang secara non-random consecutive dari antara pengemudi bus PT GM, Jakarta. Informasi mengenai asupan serat dan cairan dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner frekuensi makanan. Prevalensi konstipasi ditentukan berdasarkan kriteria Roma III. Berdasarkan metode Chi-square, penelitian ini mendapatkan prevalensi konstipasi berhubungan dengan asupan serat (P=0,026) namun tidak berhubungan dengan asupan cairan (P=0,636). Penelitian ini menyarankan pentingnya asupan serat dan cairan dari asupan sehari-hari dalam pencegahan konstipasi.
Gambaran pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan penyakit demam berdarah pada masyarakat Cikole tahun 2019 Juan Yosvara; Zita Atzmardina
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7843

Abstract

Indonesia menduduki posisi keempat se-Asia Tenggara dengan angka kematian terbanyak akibat demam berdarah dengue (DBD) pada tahun 2016. Di kota Sukabumi, angka kejadian DBD mencapai 105,4 per 100.000 penduduk, sedangkan di Kecamatan Cikole didapatkan 90 kasus yang mendapat perawatan di Puskesmas pada tahun 2017. Angka kejadian DBD dapat diturunkan dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat yang baik dalam mencegah penyakit DBD. Tujuan studi ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat Cikole tentang DBD dan cara mencegahnya. Studi ini merupakan studi observasional dengan desain cross sectional. Pemilihan 96 sampel menggunakan metode consecutive sampling dengan responden adalah warga masyarakat Kecamatan Cikole. Pengukuran variabel menggunakan kuesioner yang hasilnya dikategorikan menjadi sangat baik, baik, sedang, cukup, dan buruk. Hasil studi didapatkan 41.7% responden yang berpengetahuan baik tentang DBD, 94.8% responden yang memiliki sikap sangat baik terhadap DBD dan 41.7% responden yang memiliki perilaku baik terhadap pencegahan DBD. Peran masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan dan pemakaian abate serta peran puskesmas untuk mengadakan program edukasi terhadap masyarakat dan mengawasi pertumbuhan jentik nyamuk di wilayahnya.
Hubungan kualitas tidur dengan memori jangka pendek pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2017 Kelvin Pangestu; Alya Dwiana
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7844

Abstract

Tidur memiliki fungsi yang penting salah satunya untuk daya ingat(memori). Masalah kualitas tidur dan daya ingat mempunyai dampak terutama pada mahasiswa dalam menjalankan kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian yang dilakukan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan memori pada mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2017. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analitik cross sectional dengan teknik Simple Ramdom Sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan tes Digit Span untuk menilai daya ingat (memori). Dari 110 responden yang diteliti, Terdapat 76 responden yang memiliki kualitas tidur yang buruk dimana diantaranya sebanyak 61 responden (80,3%) memiliki memori yang buruk dan 15 responden (19,7%) memori yang baik. Terdapat 34 responden yang diketahui memiliki kualitas tidur yang baik, dimana sebanyak 16 responden (47,1%) memiliki memori yang baik dan 18 responden (52,9%) mempunyai memori yang buruk. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat hubungan secara statistik antara kualitas tidur dengan memori pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2017 (p = 0,007).
Gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua tentang faktor risiko terjadinya pneumonia pada balita (0-5 tahun) di RSUD Ciawi tahun 2018 Kintana Muarabagja; Ernawati Ernawati
Tarumanagara Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v2i2.7845

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh berbagai macam patogen. Pneumonia dapat dicetuskan oleh bermacam faktor risiko. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku orangtua tentang faktor risiko pneumonia pada balita di RSUD Ciawi. Studi deskriptif dengan desain potong lintang dilakukan terhadap 101 orangtua yang memiliki balita. Sampel diambil secara consecutive non random sampling. Didapatkan pengetahuan orangtua yang masih kurang tentang pneumonia pada balita sebanyak 52 responden (51,5%) tetapi  57 responden (56,4%) mempunyai sikap yang cukup baik dan 52 responden (51,5%) mempunyai perilaku yang juga sudah cukup baik. Masyarakat disarankan untuk meningkatkan pengetahuan dengan mencari sumber informasi kesehatan di pelayanan kesehatan dan media informasi yang terpercaya serta meningkatkan sikap dan perilaku tentang faktor risiko pneumonia pada balita dengan pemberian ASI eksklusif, dilakukan imunisasi rutin, pemberian makanan bergizi, serta menjauhkan balita dari polusi udara baik di dalam maupun di luar rumah.