cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
jipsi199@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Perumahan Lorong Asri , Kab. Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, 7946
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial
Published by CV putra publisher
ISSN : 28292723     EISSN : 28292723     DOI : -
he focus of this JIPSI journal is based on the results of educational research that contributes to the understanding, improvement, development of scientific theories and concepts and their application to education in Indonesia. The scope of education includes educational administration, guidance, counseling, educational technology, primary school teacher education, early childhood teacher education, Islamic religious education, non-formal education, special education, and psychology. Meanwhile, the scope of the study specifically for social issues is to publish the results of studies in the following fields; Anthropology, Sociology, History, Politics, Economics, Education, Culture, Psychology, Management, Arts, Linguistics, and Law
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 443 Documents
Hebb Repetition Effect and Encoding Specificity on Memory Recall Among Undergraduates Grace O. Anderson; Nyitor A. Shenge; Emmanuel E.Uye
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.2172

Abstract

The study tested Hebb Repetition Effect and Encoding Specificity on memory recall among undergraduates. A 3 x 3 experimental design was adopted where 24 participants were exposed to three repetition conditions (3rd, 6th trials, and control group) and three cue conditions (reinstated, extra list, and no cues) experimental conditions. Participants’ memory recall performances were measured following each tested condition. The result reveals that participants exposed to repetition after the 3rd trial (Mean = 183.25) had significantly better memory recall compared to those exposed to the 6th trial (Mean = 162.38), and less with the control group (Mean = 147.00). Furthermore, the result demonstrates reinstated cues (Mean = 165.75) marginally facilitated better memory recall than extra list cues (Mean = 163.50), and less with control group (Mean = 163.38). However, there was no significant interaction effect between Hebb Repetition and Encoding Specificity. The study concludes that Hebb Repetition and Encoding Specificity independently significantly improve memory recall among study participants. The study recommends educators and policy makers to incorporate Hebb repetition and encoding specificity in the design and implementation of instructional materials to improve learners’ performance.
Educational Communication Models for Digital Da'wah: A Framework for Millennial Religious Learning Tubagus Wahyudi; Hambali; Rokimin; Milki Aan; Syarif Hidayatullah; Muhammad Mamduh Nuruddin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.2220

Abstract

Penelitian ini mengkaji fragmentasi antara riset komunikasi dakwah digital dan riset penerimaan teknologi pendidikan, serta mengembangkan kerangka komunikasi pendidikan yang integratif untuk pembelajaran keagamaan generasi milenial. Dengan menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berbasis PRISMA, sebanyak 42 artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2016 dan 2026 diidentifikasi melalui basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar, kemudian dianalisis menggunakan sintesis tematik. Lima konstruk berulang teridentifikasi, yaitu kredibilitas sumber, desain pesan, afordansi saluran, interaktivitas dialogis, dan capaian pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran keagamaan milenial tidak semata-mata didorong oleh paparan konten, melainkan dimediasi oleh kepercayaan parasosial dan interaksi dialogis yang mengubah penerimaan pesan menjadi literasi keagamaan, perubahan sikap, serta partisipasi komunitas digital yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan Model EDICOM (Educational Communication Model for Digital Da'wah) yang mengintegrasikan teori komunikasi klasik dengan teori penerimaan teknologi pendidikan dalam satu struktur yang dapat diuji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah digital yang efektif memerlukan pembinaan interaktivitas dan otentisitas komunikator secara sengaja, bukan sekadar mengandalkan jangkauan atau viralitas, sehingga memberikan kontribusi teoretis yang menjembatani dua kajian yang sebelumnya terpisah, sekaligus menjadi alat diagnostik praktis bagi pendidik dan lembaga keagamaan dalam merancang strategi pembelajaran digital bagi generasi milenial.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Murid Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Di Kelas VIII Christin Geovani Purba; Samuel Juliardi Sinaga; Tutiarny Naibaho
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah murid pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di kelas VIII SMP Swasta HKBP Sidorame Tahun Ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterampilan murid dalam mengomunikasikan ide matematis serta menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 14 murid kelas VIII. Instrumen yang digunakan terdiri atas tes uraian kemampuan komunikasi matematis, tes pemecahan masalah, dan wawancara. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda, kemudian disajikan secara deskriptif berdasarkan indikator yang ditetapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis murid berada pada kategori sedang, dengan 14,29% murid pada kategori tinggi, 57,14% pada kategori sedang, dan 28,57% pada kategori rendah. Pada aspek pemecahan masalah, diperoleh 21,43% murid berada pada kategori tinggi, 64,29% pada kategori sedang, dan 14,28% pada kategori rendah. Murid relatif mampu menyatakan ide matematis dalam bentuk visual maupun tulisan serta menyusun rencana penyelesaian, namun masih kesulitan dalam menafsirkan ide dan memeriksa kembali hasil jawabannya. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah murid tergolong sedang sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih variatif untuk meningkatkan kedua kemampuan tersebut
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Melalui Penggunaan Aplikasi Geogebra Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas X Debora Avrina Lumban Tobing; Rianita Simamora; Ropinus Sidabutar
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Problem Based Learning (Pbl) Melalui Penggunaan Aplikasi Geogebra Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Siantar Ta. 2025/2026. Peneitian ini merupakan peneitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) melalui penggunaan aplikasi GeoGebra memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X SMA Negeri 1 Siantar pada materi Trigonometri. Model pembelajaran ini terbukti lebih efektif karena menempatkan siswa secara aktif dalam memecahkan masalah kontekstual serta memanfaatkan media pembelajaran interaktif yang mendukung visualisasi konsep.Hasil pengolahan data menunjukkan adanya pengaruh yang ditunjukkan melalui persamaan regresi γ = 16,003 + 0,604X dengan nilai b = 0,604. Selanjutnya, hasil uji-t dengan perbandingan thitung > ttabel = 11,010 > 2,042 membuktikan bahwa pengaruh tersebut signifikan. Selain itu, koefisien determinasi menunjukkan bahwa kontribusi model Problem Based Learning (PBL) melalui penggunaan aplikasi GeoGebra terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sebesar 80,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) melalui penggunaan aplikasi GeoGebra layak dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran matematika yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa
Pengaruh Komunikasi Guru dan Minat Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII Grace Debora Siburian; Anton Luvi Siahaan; Tumpal Manahara Siahaan
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan mengenai pengaruh komunikasi guru dan minat belajar siswa terhadap hasil belajar ips siswa kelas VIII UPTD SMP Negeri 5 Pematangsiantar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis data deskriptif kuantitatif. Populasi penelitia yaitu seluruh siswa kelas VIII UPTD SMP Negeri 5 Pematangsiantar dengan jumlah 198 siswa. Sampel penelitian berjumlah 133 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuisioner (angket). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: 1) Tidak terdapat pengaruh dan signifikan antara komunikasi guru terhadap hasil belajar, hasil ini dilihat pada uji t dimana nilai thitung (1,236)< ttabel (1,65657) yag berarti pada variabel tersebut tidak signifikan. 2) Tidak terdapat pengaruh dan signifikan antara minat belajar terhadap hasil belajar, hasil ini dilihat pada uji t dimana nilai thitung (-1,597)< ttabel (1,65657) yang berarti pada variabel tersebut tidak signifikan. 3) Komunikasi guru dan minat belajar siswa secara bersama -sama mempengaruhi hasil belajar siswa, hasil ini dapat dilihat pada uji F dimana nilai Fhitung (3,126)> nilai Ftabel (2,67). Uji koefisien determinasi R Square diketahui sebesar 0,046 yang berarti 4,6% variabel komunikasi guru dan minat belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ips UPTD SMP Negeri 5 Pematangsiantar. Sedangkan 95,4% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Identifikasi Basil Tahan Asam (BTA) Pada Sputum Penderita Tuberkulosis Paru di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematang Siantar Pada Bulan Januari–Juni 2025 Putri Yolanda Clarissa Nadapd; Deswidya S. Hutauruk; Noni Herawati
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1415

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang penyebabnya berasal dari Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyebar dari individu yang telah terinfeksi melalui droplet. Salah satu metode utama untuk mendeteksi keberadaan bakteri tersebut adalah melalui pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA), mengingat bakteri ini mampu bertahan di lingkungan asam. Penelitian berikut bertujuan mengetahui keberadaan BTA pada dahak (sputum) penderita TB di RS Etaham Pematang Siantar. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan total 30 sampel sputum menggunakan teknik pewarnaan Ziehl Neelsen. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 14 sampel dinyatakan +1, sementara 10 sampel dinyatakan +2, dan sebanyak 6 sampel dinyatakan +3. Kesimpulan yang didapat, +1 jauh lebih banyak dibanding +2 maupun +3, dimana +1 dinyatakan hampir setengah dari 30 sampel tersebut dan +2 juga tidak kalah banyaknya. Diharapkan penelitian ini dapat mendorong pasien untuk rutin melakukan kontrol ke fasilitas kesehatan dan menjalani pola hidup bersih serta menggunakan masker guna mencegah penularan
Pengaruh Media Pengajaran Berbasis Word Wall Kepada Hasil Belajar Matematika Murid Atas Materi Unsur Bangun Datar Grup III Novelin Nababan; Natalina Purba; Eva Panggabean
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Pengajaran Berbasis Word Wall Kepada Hasil Belajar Matematika Murid Atas Materi Unsur Bangun Datar Grup Iii Sdn 122377 Rakutta Sembiring. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yakni metode adapun digunakan bagi meneliti suatu populasi serta sampel serta tujuan mengukur variabel tertentu secara objektif. Teknik pengambilan sampel secara umum boleh dibagi menjadi dua metode, yakni non-probability sampling serta probability sampling. sampel tentang kajian ini meliputi seluruh murid grup III SDN 122377 Rakuta Sembiring. media pengajaran berbasis word wall berpengaruh kepada hasil belajar matematika murid atas materi bangun datar di grup III SDN 122377 Rakutta Sembiring. Hal ini ditunjukkan mulai hasil uji hipotesis serta nilai signifikansi (16,379), di mana t hitung (16,379) lebih besar mulaipada t tabel (1,717), sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak serta hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Selain itu, hasil observasi juga menunjukkan kalau murid lebih aktif serta antusias tentang pengajaran ketika menggunakan media word wall dibandingkan serta pengajaran adapun tidak menggunakan media
Hubungan Antara Self-Comparison Terhadap Self Esteem Pada Remaja Perempuan Pengguna Media Sosial Amanda Novita Larasati; Hotpascaman Simbolon
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Self-Comparison Terhadap Self Esteem Pada Remaja Perempuan Pengguna Media Sosial. Berdasarkan hasil penelitian yang melibatkan 330 remaja perempuan berusia 16 hingga 18 tahun, diketahui bahwa WhatsApp, TikTok, dan Instagram merupakan platform media sosial yang paling dominan digunakan oleh responden. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self-comparison dan self-esteem pada remaja perempuan pengguna media sosial.Sebagian besar responden menunjukkan kecenderungan melakukan perbandingan diri di media sosial pada tingkat sedang hingga tinggi. Sementara itu, mayoritas responden memiliki tingkat self-esteem pada kategori sedang, dan hanya sebagian kecil yang berada pada kategori tinggi. Temuan ini diperkuat oleh hasil uji korelasi Pearson yang menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat kuat dan signifikan antara self-comparison dan self-esteem (r = -0,888; p < 0,01). Artinya, semakin tinggi intensitas individu dalam membandingkan diri dengan orang lain di media sosial, semakin rendah tingkat harga diri yang dimiliki
Pengaruh Hardiness Terhadap Career Decision Making Self Efficacy (CDMSE) Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen yang Mengikuti Magang Ruth Meylani Sianturi; Nancy Naomi Aritonang
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Hardiness Terhadap Career Decision Making Self Efficacy (Cdmse) Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Yang Mengikuti Magang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, maka disimpulkan bahwa secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa hardiness berpengaruh signifikan terhadap career decision making self efficacy pada mahasiswa Universitas HKBP Nommensen yang sedang mengikuti magang. Tingginya tingkat hardiness pada mahasiswa tercermin pada ketiga aspek challenge, commitment, dan control yang seluruhnya didominasi kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu melihat tantangan sebagai peluang, fokus terhadap tujuan, dan merasa yakin mampu mengendalikan situasi yang dihadapi.Demikian pula, CDMSE mahasiswa berada pada kategori tinggi di seluruh dimensinya, meliputi pemilihan tujuan, informasi pekerjaan, perencanaan, penilaian diri, dan pemecahan masalah. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki keyakinan yang kuat dalam mengambil keputusan karier. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa hardiness merupakan faktor protektif yang dapat meningkatkan keyakinan diri dalam pengambilan keputusan karier. Dengan demikian, hardiness yang tinggi dapat menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja, membuat keputusan karier yang tepat, dan beradaptasi secara efektif dengan perubahan di masa depan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi efikasi diri mahasiswa dalam mengambil keputusan karier, maka semakin tinggi pula tingkat ketangguhan (hardiness) yang dimilikinya.
The Relationship Between Self-Efficacy And Quarter-Life Crisis In Final-Year Students At HKBP University Nommensen Medan Gloria Septia; Togi Fitri Afriani Ambarita
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i1.1444

Abstract

This study aims to analyze the relationship between self-efficacy and quarter-life crisis among final-year students at HKBP Nommensen University, Medan. This study found a significant negative relationship between self-efficacy and quarter-life crisis among final-year students at HKBP Nommensen University, Medan, with a correlation coefficient of -0.358. This finding indicates that the higher a student's self-confidence in their abilities, the lower the level of crisis experienced when facing the transition to early adulthood. The majority of respondents were in the moderate self-efficacy category, with no significant differences between men and women, indicating that gender is not a major determining factor. Although most students have a relatively high level of self-efficacy, many still experience a significant quarter-life crisis. This is influenced by various external challenges, such as social demands, competitive job market, and economic uncertainty. This situation is exacerbated by the lack of a clear plan for post-graduation for some respondents, leading to identity confusion and anxiety about the future. Students with strong self-efficacy are generally more resilient, skilled at solving problems, and adaptable to change, while those with low self-efficacy are more susceptible to stress and obstacles to personal development. These findings suggest the importance of strengthening self-efficacy through self-development programs, career counseling, and social support to help students navigate the challenges of post-graduation life transitions. Therefore, enhancing self-efficacy can be an effective strategy to mitigate the negative impact of the quarter-life crisis on final-year students.