cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Analisa Penerapan Aspek Arsitektur Biofilik pada Rancangan Kost "Happy" Makam Haji Mahiorh, Aqilah Widyas; Hidayati, Rini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan urbanisasi di Kota Surakarta memunculkan peningkatan kebutuhan akan hunian yang nyaman dan terjangkau, seperti kost, untuk memenuhi kebutuhan pekerja. Namun, kehidupan perkotaan sering kali memicu stres akibat polusi, tekanan pekerjaan, dan gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penerapan arsitektur biofilik, yang mengintegrasikan elemen alam ke dalam desain bangunan untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan penghuni. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan 14 pola arsitektur biofilik pada desain kost ‘HAPPY’ di Makam Haji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis penerapan arsitektur biofilik pada desain kost. Data dikumpulkan melalui studi gambar rancangan dan literatur, lalu dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi pola pendekatan biofilik pada rancangan. Hasilnya disajikan dalam tabel yang menghubungkan prinsip biofilik dengan desain rancangan. Dari hasil analisis, desain rancangan ini telah mengadopsi 11 pola biofilik, seperti koneksi visual dan non-visual dengan alam, variabilitas aliran udara, serta kehadiran elemen air. Namun, beberapa pola, seperti koneksi dengan sistem alam dan kompleksitas bentuk, belum diterapkan sepenuhnya. Studi ini menegaskan manfaat arsitektur biofilik dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan menenangkan, serta memberikan rekomendasi untuk penyempurnaan desain.
Studi Akustik melalui Optimalisasi Material Pelapis Dinding sebagai Solusi Kebisingan pada Studio Digital Printing Ghani, Muhammad Falih Al; Priyatmono, Alpha Pabela
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan telah lama diidentifikasi sebagai salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup manusia, efek jangka panjang dari paparan kebisingan tinggi yaitu stres, gangguan tidur, dan masalah kesehatan mental (Clark et al., 2020). Perencanaan akustik akan berperan signifikan, sebagai salah satu solusi untuk mereduksi kebisingan. Penelitian ini mengkaji optimalisasi material akustik untuk mereduksi kebisingan pada studio digital printing yang terhubung dengan rumah tinggal. Aktivitas di studio, seperti penggunaan alat cetak dan interaksi pegawai dengan pelanggan, menghasilkan tingkat kebisingan yang dapat mengganggu kenyamanan penghuni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui simulasi komputer menggunakan software I-Simpa. Parameter akustik yang diuji meliputi clarity (C50, C80) dan reverberation time (RT15, RT30), serta variabel tambahan berupa biaya dan durabilitas material. Setelah material diuji, dari hasil simulasi dan skoring menunjukkan bahwa rockwool memiliki performa terbaik sesuai dengan standar ISO 3382 dan normalisasi data. Implementasi material ini dapat secara signifikan meningkatkan kualitas akustik ruang studio tanpa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan desain akustik dalam lingkungan binaan, khususnya untuk aplikasi pada ruang komersial yang berdekatan dengan hunian. Panduan ini juga relevan bagi arsitek, desainer interior, dan pemilik bangunan dalam memilih material akustik yang sesuai dengan kebutuhan ruang.
Evaluasi Layout Ruang Baca Perpustakaan berdasarkan Prinsip Penataan Ruang di DISPERSIP Surakarta Saputra, Arya Bima; Hidayati, Rini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan adalah suatu lembaga pusat informasi yang melayani kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan dalam lingkungan masyarakat. Ruang baca perpustakaan harus memperhatikan tata layout, ukuran furnitur, alur sirkulasi, dan penataan ruang yang sesuai dengan pedoman prinsip penataan ruang perpustakaan. Pada layout ruang baca perpustakaan DISPERSIP, terdapat indikasi masalah layout ruangnya seperti letak ruang baca yang terpisah, penataan rak buku, meja dan kursi terlalu dekat sehingga kurang nyaman, jumlah furnitur yang banyak, serta alur sirkulasi kurang jelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu dengan studi literatur dan komparasi yang dilakukan untuk pengamatan/penilaian dan analisa antara kondisi layout ruang baca perpustakaan dengan pedoman prinsip penataan ruang perpustakaan dan standar ukuran neufert. Hal ini terkait dengan tujuan untuk evaluasi layout ruang baca perpustakaan. Hasil dari penelitian evaluasi penataan layout pada ruang baca perpustakaan DISPERSIP, belum seluruhnya memenuhi standar dan aturan prinsip penataan ruang perpustakaan. Terdapat 4 dari 7 prinsip penataan ruang perpustakaan yang belum sesuai. Hasil ini lebih diharapkan menjadi evaluasi dan pertimbangan dalam penerapan konsep layout serta rekomendasi rancangan ruang baca perpustakaan DISPERSIP menjadi lebih baik dan teratur sesuai prinsip penataan ruang perpustakaan dan standar yang berlaku.
Revitalisasi Gedung SKKT Kebon Baru dengan Konsep Eco Friendly dan Mengadopsi Kebudayaan Betawi Pratama, Adjie Armydiansyah; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung SKKT (Sasana Krida Karang Taruna) Kebon Baru Jakarta Selatan, merupakan gedung pertama kelompok Karang Taruna di wilayah DKI Jakarta, yang tergolong Bangunan Gedung Cagar Budaya, dibangun pada tahun 1960-an pada pemerintahan Gubernur Ali Sadikin. Tujuan penelitian ini sebagai upaya pelestarian dan pengembangan bangunan Gedung SKKT Kebon Baru dengan kondisi bangunan saat ini kurang terawat sehingga perlu dilakukan treatment terhadap bangunan agar dapat dialokasikan sebagai ruang publik yang nyaman, serta mengaktifkan kembali kegiatan Karang Taruna sebagai kelompok penampung aspirasi masyarakat, Metode riset yang digunakan pengambilan adalah metode Penelitian Deskriptif Kualitatif. Penelitian Deskriptif, kesimpulan yang diambil dari hasil riset bahwa fungsi ruang dan tataguna lahan kawasan Gedung SKKT Kebon Baru kurang begitu atraktif dan efektif untuk pelayanan Masyarakat sekitar dan kurangnya program penghijauan di sekitar wilayah Gedung SKKT, sehingga perlu dilakukan pengembangan tata ruang dengan corak budaya Betawi dan tata desain dengan konsep Eco friendly untuk keberlanjutan kawasan sekitar Gedung SKKT Kebon Baru. Untuk hasil riset ini nantinya berupa desain ulang atau revitalisasi bangunan lama demi mewujudkan tujuan dari penelitian.
Identifikasi Kenyamanan Sirkulasi dan Fasilitas Pengguna pada Revitalisasi Gelanggang Olahraga POPKI Junaedi, Rifqi Aditama; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelanggang olahraga atau GOR merupakan komponen penting yang dirancang khusus untuk berbagai macam kegiatan olahraga terutama olahraga yang dilakukan di dalam ruang atau indoor. Di Negara Indonesia telah banyak gelanggang olahraga yang tersebar hampir di setiap kota. Gelanggang olahraga memiliki kesan luas dan sering digunakan sebagai tempat berkegiatan seputar olahraga. Gelanggang olahraga harus memiliki lebih dari sekedar penyediaan wadah olahraga, tetapi gelanggang olahraga seharusnya juga memiliki fasilitas tambahan untuk mendukung kegiatan lain yang berhubungan dengan fungsi utama. Gelanggang olahraga menjadi sangat penting karena memiliki berbagai macam fungsi, sebagai tempat latihan dan pertandingan berbagai jenis olahraga dalam ruangan, seperti bulu tangkis, basket, voli, futsal, senam, dan bela diri ruang sarana pelatihan atlet muda maupun tempat penyelenggaraan berbagai event olahraga, baik skala lokal maupun internasional. Gelanggang Olahraga adalah sebuah perluasan dari skala tertentu yang dapat diasosiasikan dengan satu arena olahraga yang menyediakan fasilitas lainnya yang berguna pada masyarakat. Gelanggang olahraga juga memiliki standarisasi ukuran yang sudah ditetapkan dalam aturan yang berlaku.
Pengaruh Pencahayaan dan Penghawaan Alami terhadap Kenyamanan saat Bekerja Studi Kasus: Ruang Kantor DPUPKP Bantul Aziz, Thoriq; Priyatmono, Alpha Febela
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan yang dirancang dengan baik harus menyediakan kenyamanan bagi pengguna untuk meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian ini mengkaji pengaruh pencahayaan dan penghawaan alami terhadap kenyamanan termal di ruang kantor DPUPKP Bantul. Dengan bukaan di sisi timur, bangunan ini memungkinkan pencahayaan dan penghawaan alami masuk, tetapi perlu dievaluasi efektivitasnya. Metode penelitian meliputi pengukuran lapangan, observasi, dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pencahayaan alami memiliki rata-rata sebesar 145 lux, belum memenuhi standar 300 lux untuk ruang kerja. Suhu rata-rata 29,2°C di area bukaan 50% menunjukkan bahwa meskipun bukaan cukup luas, kenyamanan termal belum optimal. Kecepatan udara rata-rata 0,21 m/s menunjukkan ventilasi silang masih terbatas. Untuk meningkatkan kenyamanan termal dan visual, direkomendasikan penyesuaian desain bukaan, penambahan elemen shading seperti kisi-kisi atau vegetasi, serta penggunaan material reflektif untuk distribusi cahaya yang lebih merata. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam pengembangan desain bangunan tropis yang hemat energi dan mendukung keberlanjutan.
Analisis Efisiensi Ruang Tunggu Poliklinik RSUD Cengkareng Studi Tata Letak, Kenyamanan, Material Putri, Sabrina Maharani; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efisiensi ruang tunggu poliklinik RSUD Cengkareng dalam konteks tata letak, kenyamanan, dan material. Studi ini mengidentifikasi sejauh mana ruang tunggu memenuhi standar desain rumah sakit untuk mendukung pengguna pasien, staf, dan pengunjung. Metode deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak ruang telah memenuhi standar dasar, seperti lebar sirkulasi (2,4 m) dan jarak antar kursi (60 cm). Material seperti keramik, gypsum, dan baja menunjukkan kualitas yang rendah emisi dan aman untuk kesehatan. Namun, ditemukan kekurangan pada ketiadaan area khusus untuk pengguna kursi roda, kurangnya handrail pada dinding, serta alur pergerakan pasien yang belum sepenuhnya efisien. Di zona tengah, pengelolaan udara kurang optimal akibat minimnya ventilasi. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan melalui penyediaan fasilitas ramah disabilitas, optimalisasi sirkulasi udara, dan penyempurnaan tata letak kursi untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Dengan penerapan rekomendasi ini, ruang tunggu diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung kualitas pelayanan kesehatan.
Redesain Fasad Depan Perumahan Al-Kautsar Madiun untuk Meningkatkan Visualitas dan Fungsionalitas Nurrahman, Yahya; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasad depan perumahan merupakan elemen penting dalam menciptakan kesan pertama yang kuat serta mencerminkan identitas kawasan hunian. Perumahan Alkautsar Madiun, sebagai salah satu kawasan perumahan yang berkembang, memiliki fasad yang perlu dioptimalkan untuk meningkatkan visualitas dan fungsionalitas. Laporan ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang ulang fasad depan perumahan Alkautsar agar dapat menciptakan tampilan yang lebih menarik serta memenuhi kebutuhan penghuni akan kenyamanan dan kemudahan akses. Redesain ini mempertimbangkan aspek estetika, pemilihan material, serta pertimbangan lingkungan sekitar untuk menciptakan keseimbangan antara daya tarik visual dan kepraktisan penggunaan ruang. Hasil dari redesain ini diharapkan dapat meningkatkan citra kawasan perumahan, memberikan kenyamanan bagi penghuni, dan memperkuat integrasi antara desain bangunan dengan lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan desain berbasis analisis visual dan fungsional yang mengutamakan kebutuhan penghuni serta aspek keberlanjutan dalam perencanaan perumahan masa depan.
Pendekatan Arsitektur Islam Tropis untuk Penataan Kumuh di Area Sabuk Hijau Waduk Kedung Ombo Bernaldi, Herdiwan; Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk Kedung Ombo terletak di tiga perbatasan kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Sragen, Grobogan, dan Boyolali. Pembangunan Waduk Kedung Ombo mengakibatkan penggusuran penduduk lokal dan perubahan lingkungan yang signifikan. Penggusuran tersebut menciptakan Kawasan kumuh yang dapat menimbulkan bencana dan permasalahan tersebut berdampak juga pada perilaku Masyarakat yang tidak bisa dihindari khususnya di Desa kemusu, Kabupaten Boyolali. Tujuan dari penelitian ini mengetahui sekaligus mengembangkan strategi dalam mengatasi Kawasan kumuh dengan mempertimbangkan aspek sosial. Metode yang telah dilakukan adalah menggunakan Langkah kualitatif deskriptif, mengunjungi ke Lokasi, dan bertanya kepada masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak lingkungan yang signifikan antara Masyarakat dengan Waduk Kedung Ombo yang menimbulkan Kawasan kumuh. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya menjaga lingkungan seperti menciptakan Ruang Terbuka Publik (RTP) berserta Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan konsep Arsitektur Islam Tropis yang konkrit karena berkaitan dengan faktor alam seperti mempertimbangkan iklim dan perilaku masyarakat terkait dengan zona ruang agar menciptakan rasa aman dan nyaman.
Implementasi Konsep Barrier-Free Design pada Renovasi Rumah Tinggal di Banguntapan, Bantul Pramesti, Zahra Anggreina; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tinggal adalah tempat yang harus memenuhi kebutuhan jasmani, rohani, serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya. Bagi penyandang disabilitas, penerapan Barrier-Free Design menjadi penting untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung kemandirian dalam kegiatan sehari-hari di dalam rumah tinggal. Penelitian ini mengkaji rumah tinggal di Banguntapan, Bantul, sebagai objek penelitian. Subjek penelitian berfokus pada lansia pengguna kursi roda serta kemungkinan tamu disabilitas di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan instrumen penelitian berupa evaluasi spesifikasi bukaan, jembatan penghubung, dan tangga pada desain rumah tinggal eksisting terhadap peraturan mengenai standar bangunan bagi penyandang disabilitas. Hasil evaluasi desain eksisting terhadap peraturan berlaku menunjukkan beberapa ketidaksesuaian dengan standar aksesibilitas, seperti lebar pintu, ruang bebas, dan akses vertikal. Rekomendasi yang diberikan meliputi pelebaran pintu, pengaturan pola perabotan, serta penambahan ramp dan lift untuk optimalisasi aksesibilitas dan mobilitas pengguna disabilitas. Solusi ini diharapkan dapat menciptakan rumah tinggal yang lebih inklusif dan dapat diakses dengan nyaman oleh para penyandang disabilitas.