cover
Contact Name
Wahyu Wijaya Widiyanto
Contact Email
wahyuwijaya@poltekindonusa.ac.id
Phone
+6285717292915
Journal Mail Official
jhimi@poltekindonusa.ac.id
Editorial Address
Perumahan Griya Bhina Karya A40, Tlogorejo, Bulakan, Sukoharjo Politeknik Indonusa Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Health Information Management Indonesian
ISSN : -     EISSN : 28296435     DOI : https://doi.org/10.46808/jhimi.v1i1
Core Subject : Health,
The field of Health Information Management in question consists of the scope of nursing, public health, pharmacy, Medical Laboratory Technology, recorders and health information, midwifery, health analysts, nutrition, psychology, and other health sciences.
Articles 93 Documents
A DESCRIPTION OF MEDICAL RECORD OFFICER'S EYE FAILURE IN THE FILLING ROOM OF KEDIRI BAPTIST HOSPITAL: GAMBARAN KELELAHAN MATA PETUGAS REKAM MEDIS DI RUANG FIILING RUMAH SAKIT BAPTIS KEDIRI jayanti, Krisnita Dwi Jayanti
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 1 (2023): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i1.80

Abstract

Good and correct lighting can help workers concentrate more at work, and if the lighting in the room is not in accordance with the type of work it can cause eye fatigue for workers. Eye fatigue is a symptom caused by the excessive effort of the visual system that is in less than perfect conditions to obtain sharpness. The purpose of this study is to know the picture lighting intensity in the medical records portion filling and the knowing eyestrain picture medical records clerk in the room-filling Home Sick Baptis Kediri. This study uses a descriptive survey and uses an approach cross-sectional, with a sample of 5 people filing data collection using observations and questionnaires that were filled out by the respondents themselves. The sampling technique is the method of the total population. The results showed that the lighting intensity in the filling room was still below the standard, namely 58 lux, where 3 officers experienced eye fatigue. Conclusion The lighting in the filling room of Baptis Hospital Kediri is still below the standard, namely 58 lux, where the lighting standard is not in accordance with the Decree of the Minister of Health Number 1405/Menkes/SK/XI/2002 regarding the type of routine work. Complaints of Eye Fatigue, as many as 3 people who work in the filling room experience complaints of eye fatigue. Suggestions should be replaced with brighter lights. And do eye relaxation.
Analysis of Electronic Medical Record Information Systems in Outpatient Services Jalan Klinik Kusmahati 2 Sukoharjo Licia, Rizka; Nanda Permatasari; Ummu Zahro, Salsabila; Khoirotunnisa, Aisyah; Ayu Kholifah, Fidiah
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 1 (2022): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v1i1.92

Abstract

The form of advances in information technology in the health sector is Electronic Medical Records (RME). Basically electronic medical records use electronic methods for collecting, storing, processing and accessing patient medical records in health care facilities that have been stored in a multimedia database management system that collects various medical data sources. The purpose of this study was to analyze and implement a medical record information system for outpatient services at the Kusmahati 2 Sukoharjo Clinic. This research uses a descriptive research type that describes the data as a result of research. The subjects of this study were medical record officers, doctors, pharmacy installations and cashiers. While the object of this research is the implementation of the Electronic Medical Record System at the Kusmahati 2 Sukoharjo Clinic. The results of this study indicate that a web-based electronic medical record has been designed for the Kusmahati Dua Sukoharjo Clinic and is ready to be submitted to the owner of the Kusmahati Dua Sukoharjo Clinic for follow-up. Researchers suggest that electronic medical records be implemented in service activities at the Kusmahati Dua Sukoharjo Clinic so that they can be further evaluated and developed.
Analisis Penggunaan User Interface Dan User Experience Pada Aplikasi Rekam Medis Elektronik Susanto, Edy; Wicaksono, Aliansi; Sulistyati, Hanifah
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 1 (2022): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v1i1.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis User Interface (UI) dan User Experience (UX) padaaplikasi Rekam Medis Elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif denganmenggunakan kuisioner sebagai instrumen pengumpulan data. Responden dalam penelitian ini adalah petugasrekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi dengan presentase 86,625% pada unsur Fleksibilitasdan efisiensi penggunaan, 82,875% pada unsur estetika dan desain minimalis, serta 71,75% pada unsur bantupengguna mengenali, mendiagnosis, dan memulihkan dari kesalahan. Dengan demikian, dapat disimpulkanbahwa aplikasi sudah memenuhi kriteria. Pada kriteria Causuality, aplikasi memperoleh nilai presentase sebesar84,15%, menunjukkan bahwa aplikasi ini sangat menarik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aplikasi telahmemenuhi kriteria mendapatkan hasil yang sangat menarik berdasarkan analisis.
Analisis Kualitatif Mutu Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Inap Pada Penyakit Genitourinari dan Reproduksi di Rumah Sakit Tahun 2022 Habibi, Musta'inul; Arta Nur Aviv, Maharani; Anggraini Puspitasari, Olivia
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 1 (2022): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v1i1.136

Abstract

Mutu rekam medis berperan sangat penting dalam mengemban mutu pelayanan medis yang diberikan oleh rumah sakit. Mutu dalam pengisian menjadi tanggungjawab tenaga kesehatan dalam melakukan pencatatan medis. Dalam melakukan peningkatan mutu rekam medis, perlu adanya standar prosedur operasional (SPO) kerja rekam medis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis mutu rekam medis pasien rawat inap Penyakit Genitourinari dan Reproduksi di Rumah Sakit tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dokumen rekam medis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 94 dokumen pasien rawat inap Penyakit Genitourinari dan Reproduksi. Analisis data dilakukan secara univariat yaitu menganalisis tiap variabel dari hasil penelitian. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa persentase mutu dokumen rekam medis di Rumah Sakit . Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kualitatif rekam medis pengisisan tidak konsisten atau tidak lengkap sehingga mutu rekam medis berdasarkan hasil dari analisis kualitatif yang telah dilakukan belum memenuhi standar mutu rekam medis. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu kelengkapan dan kekonsistenan diagnosa tertinggi terdapat pada komponen hal-hal yang menyebabkan ganti rugi sebanyak 92 dokumen dengan persentase 98%, sedangkan ketidaklengkapan atau ketidakkonsistenan terdapat pada komponen cara atau praktik pencatatan sebanyak 94 formulir tidak sesuai dengan presentase 100%. Untuk meningkatkan mutu rekam medis sebaiknya mengikuti pelatihan atau seminar untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terhadap kelengkapan pengisian berkas rekam medik dan melakukan pengecekan kembali berkas rekam medik sebelum dikirimkan ke ruang rekam medis.
Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Pendaftaran Berdasarkan Metode WISN di Rumah Sakit Umum Assalam Gemolong nur adi satriyo pradista; Sinta Novratilova; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.31

Abstract

 Abstrak — Terdapat 8 petugas di bagian pendaftaran RSU Assalam Gemolong. Kegiatan dalam satu shift tidakhanya melayani pendaftaran pasien RJ, RI dan IGD akan tetapi juga mencari dan mengambilkan dokumen rekammedis ke rak filing, setelah itu petugas masih mengantar dokumen rekam medis ke poliklinik dan IGD. Pada harisenin, selasa, kamis dan sabtu banyak pasien yang berobat di RSU Assalam Gemolong, sehingga petugaspendaftaran akan mengalami kesusahan dalam pelayanan pendaftaran pasien. Akibatnya antrian pasien akanmenumpuk karena hanya terdapat 3 loket pendaftaran. Metode yang digunakan adalah metode WISN dengantahapan waktu kerja tersedia, standar beban kerja, standar kelonggaran dan kebutuhan tenaga kerja. Hasilpenelitian menunjukkan waktu kerja tersedia shift pagi pendaftaran RJ, RI dan IGD 117.600 menit, shift siangpendaftaran RJ, RI dan IGD 100.800 menit dan shift malam pendaftaran IGD dan rawat inap 194.700 menit. Unitkerja petugas pendaftaran berjumlah 3 petugas lulusan SMA dan 5 petugas lulusan D3 Rekam Medis. Standarbeban kerja shift pagi pendaftaran RJ dan IGD 10.556,55 menit/tahun dan pendaftaran RI 7.829,56 menit/tahun,shift siang pendaftaran RJ dan IGD 9.048,47 menit/tahun dan pendaftaran RI 6.711,05 menit/tahun dan shift malampendaftaran IGD 17.447,55 menit/tahun dan pendaftaran RI 12.962,71 menit/tahun. Standar kelonggaran shift pagi1,146 , shift siang 1,4 dan shift malam 0,23. Kebutuhan tenaga kerja perlu adanya penambahan tenaga kerjapendaftaran pada shift siang sejumlah 1 petugas dari 3 petugas yang tersedia.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Formulir Asesmen Awal Medis Rawat Inap Penyakit Anemia Berdasarkan Pengetahuan Dan Beban Kerja Petugas Di RSU Asy Syifa Sambi ANDINI; Sri Wulandari; Agustyarum Pradiska Budi
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.50

Abstract

 Abstrak — Kegunaan dari isi rekam medis yang lengkap berguna untuk menjamin efektifikas kelengkapandokumen rekam medis. Hal ini merupakan salah satu cara untuk menjadikan mutu pelayanan tersebut meningkat.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meneliti pada populasi dan sampel tertentu dengan melihat gambaran lengkap atau tidaknya pengisian lembar formulir asesmen awal medis pasien rawat inap. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, analisis formulir, daftar ceklis kelengkapan, wawancara lebih mendalam mengenai pengetahuan dan beban kerja terhadap kelengkapan. Analisis asesmen awal medis sebanyak 136 yang di teliti dengan menggunakan empat variabel yaitu Identifikasi pasien didapatkan kelengkapan 136 (100%) dan tidak lengkap 0 (0%), laporan yang penting yaitu sebanyak 127 (93%) lengkap dan yang tidak lengkap sebesar 9 (7%). Autentifikasi yaitu 133 (98%) lengkap dan yang tidak lengkap sebesar 3 (2%) formulir. Pencatatan yang baik yaitu 100 (74%) lengkap dan yang tidak lengkap sebesar 36 (26%). Pengetahuan dan beban kerja mempengaruhi kelengkapan formular asesmen awal medis.
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Missfile Bagian Penyimpanan Dokumen Rekam Medis di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo Dengan Menggunakan Metode Fishbone Tahun 2021 Amelia Fitriasari; Wahyu Wijaya Widiyanto; Aries Widiyoko
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.51

Abstract

 Abstrak — Catatan pasien merupakan bagian penting dari administrasi rumah sakit. Fungsi rekam medis adalahuntuk memberikan informasi yang akurat dan lengkap tentang riwayat pelayanan medis dan kesehatan di rumahsakit pada masa lalu, sekarang dan yang akan datang. Kejadian missfile yang terjadi di RSAU dr. Siswanto terjadisekitar 40% DRM tidak ditemukan pada rak filing pada tahun 2021, sedangkan data kejadian missfile di tahun2022 sekitar 10%, bahwa dari sampel 100 DRM kejadian tidak ditemukannya dokumen rekam medis di RSAU dr.Siswanto terdapat 10 DRM tidak terletak di rak dan salah penempatan pada rak lain. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengetahui tingkat kejadian missfile dokumen rekam medis di penyimpanan dan apa saja faktorpenyebab terjadinya missfile di bagian penyimpanan dokumen rekam medis di RSAU dr. Siswanto. Metode daripenelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan pedoman wawancara, observasi, dandokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis diagram tulang ikan untuk mengidentifikasipermasalahan dan menganalisis penyebab masalah terjadi menggunakan instrumen 5M. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa prosentase kejadian missfile di RSAU dr. Siswanto pada tahun 2021 terjadi sekitar 40% danpada tahun 2022 terjadi 10%, penyebab utama kejadian missfile yaiu dari faktor man, money, methode, machine,material. Kejadian missfile ditinjau dari aspek man adalah kelalaian seorang petugas, faktor kelelahan, dan faktorketerbatasan SDM. Missfile ditinjau dari aspek money adalah pengadaan rak penyimpanan dokumen rekam medisdan penyediaan tracer. Missfile ditinjau dari aspek methode adalah masih terdapat SOP yang diterapkan. Missfileditinjau dari aspek machine adalah SIMRS yang masih dalam perancangan sistem baru. Missfile ditinjau dari aspekmaterial adalah tidak menerapkan penggunaan tracer, map dokumen rekam medis menggunakan bahan HVS 70gr,dan masih terdapat dokumen rekam medis belum diberikan kode warna.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pasien Terhadap Loyalitas Pasien Pelayanan Pendaftaran Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Asy Syifa Sambi Andina; Agustyarum Pradiska Budi; Resia Perwirani
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.59

Abstract

Abstrak — Banyaknya pemain baru dan ketatnya persaingan rumah sakit, maka setiap rumah sakit akan melakukan pelayanan pendaftaran rawat jalan dengan sebaik mungkin dan berusaha agar loyalitas kepada pasien.  Apabila petugas  loyal kepada pasien maka  salah satu wujud usaha agar  pelayanan pendaftaran rawat jalan fokus kepada konsumen dengan terus berusaha untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan pelanggan. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien. Metode : Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah pasien rawat jalan . Sampel penelitian ini mengambil sampel sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan uji linear berganda. Hasil : Variabel kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien berpengaruh terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikan untuk uji t 0,000 < 0,05. Selanjutnya untuk kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien tidak ada pengaruh antara variabel kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien dengan nilai signifikan uji t sebesar 0,429 > 0,05. Pengujian secara simultan ada pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien dengan tingkat signifikansi 0,000 dengan nilai R square  sebesar 0,383 atau 38,3% yang artinya ada pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien sebesar 38,3% sedangkan sisanya 61,7% variabel – variabel lain yang tidak diteliti.  
Literature Review: Analisis Beban Kerja Petugas Rekam Medis Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 Asmi Rizal Abdillah; Meidiana Asyati Herina Saputri; Bagus Setyadi Nugraha
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.81

Abstract

 Abstrak — Beban kerja adalah banyaknya jenis pekerjaan yang harus diselesaikan oleh tenaga kesehatanprofesional dalam satu tahun di fasilitas pelayanan kesehatan. Pandemi Covid-19 membuat proses pelayanankesehatan yang adadi puskesmas dan rumah sakit juga ikut berubah. Tujuan penelitian ini adalah untukmengidentifikasi faktor- faktor penyebab tingginya beban kerja kerja petugas rekam medis di waktu pandemiCovid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan framework PICO. Sumber datapenelitian adalah artikel dalam jurnal yang erat kaitannya dengan analisis beban kerja petugas rekam medis dirumah sakit dan puskesmas dengan database pencarian artikelnya Google Scholar. Kriteria inklusi padaliterature review ini adalah artikeldalam jurnal yang dipublikasi tahun 2020 – 2022 serta indikator yangdigunakan adalah faktor penyebab. Kriteria eksklusi pada literature review ini adalah artikel dalam jurnal yangtidak lengkap dan tidak bisa diunduh serta bukan merupakan review artikel. Faktor-faktor yang membuat bebankerja tinggi dilihat dari sumber dayamanusia yakni petugas rekam medis yang memiliki pekerjaan rangkap,kedisiplinan yang kurang, dan kurangnya jumlah sumberdaya manusia. Sistem Informasi Manajemen RumahSakit yang penggunaannya belum optimal juga membuat beban kerja menjadi tinggi.
Analisis Uji Coba Desain Tracer Terhadap Kejadian Missfile di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonogiri Kota Kurniasari, septiana Vivi; Sinta Novratilova; Sukmaningsih, Wahyu Ratri
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.89

Abstract

Abstrak — Tujuan penggunaan Tracer sebagai alat bantu adalah untuk membantu pengelolaan dokumen rekammedis yang salah tempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keefektifan tracer design dalammencegah kejadian missfile di RSUD PKU Muhammadiyah Kota Wonogiri. Penelitian ini dilakukan denganmenggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui berbagai teknik,antara lain observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kepala rekam medis dan filing merupakan subjek utamapenelitian ini, sedangkan dokumen rekam medis merupakan objek penelitian utama. Analisis data dilakukanmelalui teknik analisis deskriptif. Bedasarkan hasil penelitian desain tracer yang dipilih terbuat dari bahan plastikpolyester/polypropylene bentuk persegi panjang ukuran 35cm x 12cm dengan slip peminjaman dokumen rekammedis dan desain Standar Prosedur Operasional (SPO) pengggunaan tracer, uji coba desain tracer dan SPOpengggunaan tracer dapat memberikan kemudahan dan membantu petugas dalam pengembalian dokumen rekam medis, angka kejadian missfile setelah uji coba penggunaan tracer mengalami penurunan drastis dari 20% menjadi 0%. Sebaiknya mengadakan evaluasi pada unit rekam medis terhadap pengelolaan rekam medis bagian filing, penggunaan tracer dapat diterapkan secara terus menerus untuk menghindari kejadian missfile dan mengadakan sosialisasi SPO pengggunaan tracer bagi petugas rekam medis.

Page 4 of 10 | Total Record : 93