cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 256 Documents
Pengaruh Penggunaan Limbah Polyethylene Terephthalate (PET) Terhadap Karakteristik Marshall pada Campuran AC-BC Ningrum, Puspa; Basri, Doni Rinaldi; Oki, Jeni
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.243

Abstract

Nowadays, the presence of plastic waste is increasing. This is because the use of plastic as a material for packaging food and drinks has not yet been replaced. This is why researchers are concerned about the accumulation of polyethylene terephthalate (PET) plastic waste at the location of road construction projects which originates from workers' daily consumption of food and drinks. So it is felt necessary to use PET plastic waste as an additional or substitute material for asphalt mixtures that is environmentally friendly and economical, because PET plastic contains polymers that are plastomers. In this research, various levels of PET plastic waste were used: 0%, 4%, 4.5%, 5%, 5.5%, 6%. The research results concluded that the use of 4.5% PET plastic waste in the AC-BC mixture had marshall characteristic values ??that requirements. The optimum asphalt content value is 5.7% with Marshall properties including a stability value of 1,235.1 Kg, a flow value of 3.03 mm, 409.41 Kg/mm of Marshall Qoutient (MQ) value, 15, 62% of VMA, 72.19% of VFA, and 4.34% of VIM.
Efektivitas Sabut Kelapa dan Semen Portland Sebagai Filler Pada Campuran Aspal AC-WC Tisnawan, Rahmat; Ramadhan Husaini, Rizki; Juli Handa, Egi
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.245

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi yang kebutuhannya di Indonesia terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan. Konstruksi jalan merupakan suatu struktur yang menerima beban lalu lintas, sehingga lapisan perkerasan tersebut diharapkan mempunyai struktur perkerasan yang kokoh dan mampu menerima beban pengguna jalan. Biasanya yang digunakan adalah semen atau abu batu, namun pada penelitian ini digunakan bahan alternatif lain seperti limbah abu sabut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan abu sabut sebagai bahan pengisi campuran aspal AC-WC memberikan pengaruh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan 15 sampel dengan menggunakan perbandingan bahan pengisi sabut kelapa yang berbeda yaitu 100%, 75%, 50%, 25% dan 0%. Hasil penelitian menunjukkan nilai stabilitas Marshall yang paling tinggi adalah pada perubahan beban yang terdiri dari 25% abu sabut dan 75% semen yaitu sebesar 1.893,37 kg.
Evaluasi Kuat Tekan Beton Menggunakan UPV Dan Hammer Test Hanif, Ardian; Kurniawandy, Alex; Yusa, Muhamad
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.247

Abstract

Evaluasi kuat tekan beton sangat penting dalam memastikan keandalan dan keamanan struktur bangunan. Berbagai metode, seperti Hammer Test (Rebound Hammer Test) dan Ultrasonic Pulse Velocity (UPV), umumnya digunakan dalam industri konstruksi untuk menilai kekuatan beton. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kuat tekan beton bangunan di Kota Pekanbaru dengan menggunakan metode Hammer Test dan UPV. Kurangnya data spesifik tentang kekuatan beton di wilayah ini memerlukan pemahaman yang lebih dalam tentang kualitas beton dalam konstruksi dalam iklim dan kondisi lingkungan yang unik di Pekanbaru. Metode: Metodologi penelitian berfokus pada evaluasi kekuatan beton Bangunan Gedung di Kota Pekanbaru dengan metode pengujian non-destruktif, termasuk Uji humer test dari bacaan rebound dikonversi ke kuat tekan beton dan uji ultrasonic pulse velocity (UPV) dengan membaca kecepatan gelombang ultrasonik kemudian dikonversi ke kuat tekan beton kemudian membanding hasil pengujian kedua metode tersebut. Hasil: Hasil evaluasi mutu beton menggunakan metode Hammer Test menunjukkan bahwa kuat tekan beton rata-rata adalah fc’ 56 Mpa, sedangkan dengan metode Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) adalah fc’ 32 Mpa.  Meskipun demikian, baik hasil Hammer Test maupun UPV menunjukkan bahwa kekuatan beton secara keseluruhan memenuhi atau bahkan melebihi mutu yang direncanakan, yang sebelumnya ditetapkan pada fc’ 29.05 Mpa,  Berdasarkan perbandingan deviasi antara hasil pengujian NDT dengan mutu rencana menunujkan bahwa UPV mempunyai deviasi yang lebih kecil yakni 10,37% sementara untuk hummer test mempunyai deviasi yang sangat besar hingga mencapai 103,1%. Hasil ini memberikan keyakinan yang kuat bahwa pengujian NDT dengan menggunakan alat UPV memberikan keakuaratan yang cukup tinggi dubandingkan dengan hummer test.
Analisis Pengaruh Penggunaan Fly Ash Batu Bara Dan Abu Batu Sebagai Filler Pada Campuran Laston Lapis Aus (AC-WC) Rinaldi Basri, Doni; Ningrum, Puspa; Adi Poetra, Akram
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.248

Abstract

Coal fly ash has been categorized as factory waste therefore We should reduce factory waste and utilize it wisely optimal. In this research, coal fly ash and ash were used stone as an alternative to filler in AC-WC mixtures. The purpose of this research is to determine the marshall characteristics of the AC-WC layer with using a combination of coal fly ash and rock ash fillers. Research methods used in this research was an experimental method of varying the levels of coal fly ash filler and rock ash combined, namely 0%- 100%, 50%-50%, 60%-40%, 70%-30%, 80%-20%, 90%-10%, and 100%-0%.The specifications used in this research are General Bina Marga Specifications 2018 Revision 2. The optimum asphalt content obtained was 5.9%. Based on the results of Marshall testing variations of coal fly ash and stone ash fillers The best in this research was the variation of 50% coal fly ash and 50% rock ash. This is shown based on the stability value the composition obtains The stability value is 1,976.10 kg and the MQ value is 640.89 kg/mm with The melting value is 3.08 mm so it can be concluded that the quality of the AC-WC is the best In this research there are filler variations of 50% coal fly ash and 50% rock ash.
Desain Kontrol Smart Home Berbasis IoT dan Bluetooth Maharmi, Benriwati; Bijaksono, Candra; Machdalena, Machdalena; Yolnasdi, Yolnasdi
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.249

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat telah memungkinkan integrasi Internet of Things (IoT) dan Bluetooth dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam desain smart home. Smart home dapat memfasilitasi dan memudahkan pekerjaan manusia dengan cara mengotomatisasi berbagai fungsi rumah tangga, sehingga meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Oleh karena itu, penulis bertujuan mendesain kontrol smart home berbasis IoT dan Bluetooth menggunakan modul ESP32 yang memiliki dual-mode untuk koneksi internet melalui Wi-Fi dan komunikasi lokal melalui Bluetooth . Platform Blynk IoT untuk pembuatan antarmuka yang ramah pengguna dan manajemen perangkat, termasuk relai untuk kontrol independen perangkat listrik. Hasil penelitian dari pengujian kontrol smart home yang dibuat menggunakan Bluetooth dan internet menggunakan aplikasi Blynk dengan beban berupa lampu dan beberapa peralatan rumah tangga lainnya diperoleh bahwa pada saat beban di nyalakan (on) dan dimatikan (off), maka perintah dieksekusi hampir tanpa jeda diasumsikan kurang dari 1 detik serta perangkat yang terhubung dengan ESP32 dapat dipantau secara real-time,
Analisis Spasial Curah Hujan berdasarkan Klasifikasi Oldeman di Provinsi Riau Ersyi Darfia, Novreta; Abdaa, Dehas
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.250

Abstract

Hujan merupakan salah satu parameter dasar dalam bidang klimatologi dan hidrologi yang memiliki variasi spasial dan temporal yang kompleks. Informasi yang akurat tentang distribusi curah hujan diperlukan di banyak sektor. Klasifikasi iklim Oldeman adalah salah satu metode klasifikasi iklim yang digunakan untuk mengidentifikasi pola iklim di suatu daerah berdasarkan curah hujan. Oldeman mengelompokkan curah hujan ke dalam tiga kategori yaitu bulan kering yaitu bulan dengan curah hujan kurang dari 100 mm, bulan lembab yaitu bulan dengan curah hujan antara 100 mm hingga 200 mm, dan bulan basah yaitu bulan dengan curah hujan lebih dari 200 mm. Nilai rata-rata hujan bulanan yang ada di Provinsi Riau bervariasi dengan nilai minimum sebesar 70,938 mm dan nilai maksimum adalah 656,302 mm. Hujan bulanan di seluruh stasiun hujan yang ada didominasi oleh bulan lembab yaitu sebesar 58,12%, diikuti bulan basah sebesar 36,11%, dan yang terkecil adalah bulan kering sebesar 5,77%. Bulan kering di Provinsi Riau terdapat pada bulan Februari, Juni, Juli, dan Agustus, sementara pada bulan April, November, dan Desember didominasi oleh bulan basah. Pada bulan Februari dan Juni wilayah yang mengalami bulan kering adalah sebesar 15,38%, bulan kering terbesar pada bulan Juli yaitu 25,64%, serta pada bulan Agustus sebesar 12,82%. Bulan basah mendominasi wilayah di Provinsi Riau yaitu pada bulan April sebesar 71,79%, bulan November sebesar 89,74%, dan bulan Desember sebesar 82,05%.
Evaluasi Alternatif Perbaikan Lereng Menggunakan Metode Elemen Hingga Muhardi, Muhardi; Ridwan, Alfadhella
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.251

Abstract

Stabilitas lereng merupakan suatu kondisi atau keadaan yang stabil terhadap suatu bentuk dan dimensi lereng. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi kasus evaluasi pemilihan alternatif perbaikan lereng yang dimodelkan dengan menggunakan Metode Elemen Hingga yaitu Program Plaxis 2D V.21. Data yang digunakan berupa data dimensi lereng, data properties material, dan data properties perkuatan. Data – data ini kemudian digunakan sebagai data input dalam pemodelan. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan 3 (tiga) pemilihan alternatif perbaikan lereng. 3 (tiga) pemilihan alternatif perbaikan lereng yaitu opsi-1 dengan perkuatan bronjong angkur, opsi-2 dengan perkuatan blok beton, dan opsi-3 dengan perkuatan sheet pile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan pada opsi-1 sebesar 2.403, opsi-2 sebesar 2.136, dan opsi-3 sebesar 1.520. Berdasarkan SNI 8460-2017 tentang Persyaratan Perancangan Geoteknik, nilai faktor keamanan yang disyaratkan untuk analisis kestabilan lereng yaitu minimum 1.5. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan 3 (tiga) opsi perbaikan lereng sesuai dengan persyaratan nilai faktor keamanan oleh SNI 8460-2017.
Analisa Filler Nanomicro Graphene pada Campuran Beton dengan Variasi Faktor Air Semen Shalahuddin, Muhammad; Novan, Andre; Gussyafri, Gussyafri; Fakhri, Fakhri; Amri, Amun
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.252

Abstract

Kebutuhan material modern memerlukan komponen struktural dengan ketahanan dan kekuatan yang lebih baik. Informasi karakteristik beton lanjutan ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi few layer graphene dengan metode high-shear liquid exfoliation pada campuran beton. Preliminary penelitian pada mortal dilakukan dengan variasi graphene 2,5%; 5%; 7,5%; 10%; 12,5% dan 15% sebagai referensi awal dan hipotesa. Selanjutnya dengan referensi awal, dilakukan campuran beton dengan variasi graphene 2.5%, 5%, 7,5% dan 10% dengan spesimen beton ukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm dan pengujian dilakukan setelah usia usia 28 hari. Kuat tekan maksimum terjadi pada penambahan graphene 5%, nilai kuat tekan lebih 36,31% dibandingkan beton tanpa graphene, nanomicro graphene tidak mempengaruhi berat isi beton juga tidak mempengaruhi kepadatan beton serta tidak mempengaruhi slump beton.
Analisa Konsumsi Daya Baterai Pada Mobil Listrik Ermawati, Ermawati; Palaha, Fadhli; Pataran, Pataran; Arya, Engla Harda
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.256

Abstract

Kendaraan listrik sudah diperjualbelikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat banyak sebagai kendaraan pribadi dengan menggunakan baterai sebagai bahan bakar pengganti. Berdasarkan hal tersebut diadakan penelitian mengenai konsumsi energi pada mobil listrik yang memakai baterai sebagai sumber energi yang dapat dipergunakan untuk pengembangan sarana transportasi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Prodi Teknik Elektro STT Pekanbaru dengan tujuan mengetahui rangkaian baterai, arus dan tegangan, serta total konsumsi energi baterai yang digunakan pada mobil listrik yang digerakkan oleh motor Brushless Direct Current (BLDC). Dengan melakukan pengujian pada mobil listrik sehingga didapat data, dengan perhitungan, analisa dan pembahasan yang dilakukan, energi tersimpan pada baterai sebesar 5664 Wh. Konsumsi daya motor BLDC pada mobil listrik kondisi lintasan jalan mendatar sebesar 148,8 W pada keadaan tanpa beban dan 206,4 W pada keadaan berbeban. Kondisi lintasan jalan mendaki konsumsi daya sebesar 600 W pada keadaan tanpa beban dan 667,2 W pada keadaan berbeban. Sehingga dapat disimpulkan kondisi lintasan jalan mendaki yang semakin tinggi dari lintasan membutuhkan konsumsi daya yang lebih besar dari lintasan jalan yang mendatar baik dalam keadaan motor tanpa beban maupun motor berbeban
Analisis Keruntuhan Pada Portal Beton Bertulang Fela, Chrisfela Wulandari; Ridwan; Alex Kurniawandy
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.253

Abstract

Kondisi geologis di Indonesia menyebabkan tingkat kerawanan yang tinggi terhadap gempa bumi hingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan. Untuk mengurangi dampak kerusakan tersebut bangunan dirancang sesuai standar perencanaan tahan gempa. Namun, biasanya bangunan beton bertulang dirancang tanpa mempertimbangkan pengaruh dinding pengisi/dinding bata dan hanya dianggap sebagai keperluan arsitektural. Pada penelitian ini perilaku portal akibat gempa diteliti pada bangunan eksisting yang bisa menjadi prosedur dalam mempertimbangkan pengaruh dinding/dinding bata pada portal yang dibangun kedepannya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis keruntuhan yang terjadi pada portal beton bertulang. Model struktur dibuat menggunakan Software Seismostruct. Model struktur portal yang dianalisis terdiri dari portal terbuka (tanpa dinding) dan portal dengan dinding bata. Struktur portal terdiri dari 3 lantai dan memiliki 2 bentang pada arah x dan y. Drift ratio yang digunakan pada penelitian ini adalah 0.20%, 0.25%, 0.35%, 0.50%, 0.75%, 1%, 1.40%, 1.75%, 2.20%, 2.75%, 3.50%, 4.25%, 5%, 5.75%, 6.5%, dan 7.25%. Portal-portal ini mengalami beberapa siklus pembebanan hingga mengalami kelelehan atau keruntuhan melalui Software Seismostruct. Portal ini dianalisis interaksi dinding pengisi dan struktur beton bertulang dalam menerima beban siklik yang terjadi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis static time-history. Hasil penelitian menunjukkan dinding pengisi batu bata pada struktur portal beton bertulang dapat meningkatkan kapasitas penahan beban secara signifikan. Dinding pengisi berupa batu bata juga dapat meningkatkan kekakuan yang sangat signifikan pada pembebanan arah x dan y, portal dengan dinding bata mengalami peningkatan kekakuan secara berurutan sebesar 1407.23% dan 1331.51% atau 15 kali lipat dan 14 kali lipat besarnya dibandingkan dengan portal terbuka (tanpa dinding).