cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 278 Documents
Pengaruh Pergantian dan Uprating Transformator Distribusi 20 KV Terhadap Beban Sekunder Transformator Palaha, Fadhli; Machdalena, Machdalena; Fajrian, Adli; Ermawati, Ermawati
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.397

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh pergantian dan uprating transformator distribusi 20 kV terhadap beban sekunder transformator di PLN ULP Pasir Pengaraian. Uprating dilakukan pada trafo DD 23 dari kapasitas 100 kVA menjadi 200 kVA. Pengukuran meliputi arus, tegangan, efisiensi, rugi daya, serta ketidakseimbangan beban sebelum dan sesudah uprating. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi dari 96% menjadi 97,05%, penurunan rugi daya dari 20,9 W menjadi 18,92 W, serta penurunan unbalance load dari 79% menjadi 14%. Uprating terbukti efektif meningkatkan kinerja sistem distribusi, menurunkan rugi energi, dan memperpanjang umur transformator.
Analisis Kelayakan Finansial Pengendara Nusa Mulya Travel Pekanbaru Taufik, Hendra; Sebayang, Mardani
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.398

Abstract

Penelitian ini menganalisis kelayakan finansial operasional pengendara mobil travel Angkutan Kota Antar Provinsi pada trayek Pekanbaru–Padang untuk PT. Nusa Mulya Travel dengan menggunakan data survei driver dan parameter teknis kendaraan. Metode yang dipakai meliputi perhitungan Payback Period (PBP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), serta analisis Break?Even Point. Data primer terdiri dari 10 responden driver yang mencakup harga kendaraan, pendapatan bersih tahunan, jarak tempuh harian, dan biaya operasional; asumsi umum meliputi umur ekonomis kendaraan delapan tahun dan tingkat diskonto 12% (berdasarkan BI Rate Desember 2025). Hasil utama menunjukkan bahwa tanpa nilai sisa mayoritas unit tidak layak secara finansial: NPV negatif, BCR <1, IRR di bawah tingkat diskonto, dan PBP melebihi masa pakai 8 Tahun. Setelah memasukkan nilai sisa sebesar 50% dari harga kendaraan pada akhir umur ekonomis, beberapa unit menunjukkan perbaikan indikator namun NPV tetap negatif pada tingkat diskonto 12% dan BCR masih di bawah satu untuk sebagian besar unit. Analisis Break?Even Point berdasarkan laba bersih/kilometer mengindikasikan titik impas berada pada jutaan kilometer, jauh melampaui jarak tempuh realistis kendaraan selama masa pakai. Temuan ini mengindikasikan bahwa model bisnis saat ini kurang menguntungkan kecuali terjadi peningkatan arus kas operasional atau pengurangan investasi awal. Rekomendasi meliputi peningkatan pendapatan melalui optimasi tarif dan okupansi, diversifikasi layanan, pengurangan modal awal melalui sewa atau kemitraan, serta perhitungan ulang dengan memasukkan pajak, cicilan kredit, dan skenario okupansi untuk evaluasi kebijakan yang lebih komprehensif.
The Effect of Palm Kernel Shell Ash and Calcium Sulfate Dihydrate on the Properties of Clay Soil for Road Repair Endriani, Debby; Juliana, Nova; Suranto, Suranto
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.400

Abstract

The subgrade around Dusun Paloh 80, Desa Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan, Deli Serdang Regency, is a clay-type soil with fine grains and low stability. Therefore, a soil stabilization method must be used to achieve a more stable soil. The purpose of this study was to determine the value of clay soil swelling and the effect of adding palm shell ash and calcium sulfate dihydrate at percentages of 0%, 4%, 6%, 8%, 10% and 12% on the plasticity index and shrinkage limit. Soil stabilization is the mixing of soil with certain materials to improve its technical properties and meet specific requirements. In this study, clay soil stabilization was achieved using palm shell ash and gypsum. Tests were conducted based on the ASTM method. The largest swelling occurred at 12% in a 14-day soaking at 13.08%, and the smallest at 12% in a 1-day soaking at 0.57%. The correlation between the plasticity index and the swelling limit is that the greater the plasticity index, the greater the swelling; meanwhile, the greater the shrinkage limit, the smaller the swelling.
Kajian Penggunaan Flyash Terhadap Sifat Mekanik Beton Ahmad hamidi; Haniza, Sjelly; Riandi, Daly
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.401

Abstract

Penggunaan beton sebagai material bangunan saat ini masih menjadi salah satu pilihan yang dominan karena ketersediaan yang banyak dari batching plane. Seiring dengan berjalannya waktu beton mulai dikombinasikan dengan material lain untuk meningkatkan mutu dan tak terkecuali dengan menggunakan material waste seperti flyash yang merupakan sisa pembakaran dari batu bara. Flyash yang digunakan berasal dari PLTU Tenayan Raya Kota Pekanbaru yang belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga belum memiliki nilai ekonomis. Penggunaan flyash pada campuran beton diharapkan mampu meningkatkan mutu pada beton sehingga bisa mengurangi keberadaan limbah. Pengujian dilakukan dengan variasi penggunaan flyash sebesar 0%, 10%, 20%, 30% dan 40% dari berat semen dan tanpa pengurangan semen. Flyash yang digunakan dilakukan pengujian saringan lolos No.100 terlebih dahulu, begitu juga dengan agregat dilakukan pengujian properties untuk mendapatkan komposisi setiap material dalam bentuk Job Mix Desain (JMD). Mutu beton yang digunakan direncanakan adalah K-150. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan didapatkan hasil tertinggi variasi penggunaan flyash optimal adalah 10% dengan nilai kekuatan tekan pada usia 28 hari sebesar 170,10 Kg/cm2. Dengan demikian penggunaan flyash pada campuran beton dapat menignkatkan sifat mekanik berupa kuat tekan beton sehingga flyash bisa bernilai ekonomis.
Peningkatan Modernisasi Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB) Indonesia Melalui Sensor Cerdas dan Kecerdasan Buatan (AI) Bertha Herdiana Mahardita; Chilya Kamila; Latifah Nurunnisak; Rizka Nurul Hidayati; Shafa Nur Faizah'; Yuniar Fahmi Lathif
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.404

Abstract

Indonesia memiliki kapasitas energi angin yang sangat besar, dengan perkiraan potensi teknis mencapai 154,6 GW, terutama di daerah timur Indonesia, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan pantai selatan Jawa. Meskipun demikian, penggunaan energi angin masih tergolong rendah, dengan kapasitas terpasang PLTB pada tahun 2024 hanya mencapai sekitar 152–154 MW atau kurang dari 1% dari potensi total yang ada. Sementara itu, kebutuhan energi nasional terus bertambah, seperti yang tercermin dalam konsumsi listrik tahun 2024 yang mencapai 306.219 GWh. Situasi ini menekankan pentingnya sumber energi yang berkelanjutan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan energi dalam jangka panjang. Penelitian ini mengaplikasikan metode studi pustaka untuk menganalisis potensi angin, kebutuhan energi nasional, dan inovasi teknologi dalam pengembangan PLTB. Salah satu inovasi yang dibahas adalah penggunaan sensor jarak jauh seperti LiDAR dan SoDAR untuk pemetaan angin secara langsung, yang selanjutnya diintegrasikan dengan kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi pola angin, mengoptimalkan bilah turbin, serta meningkatkan efisiensi produksi energi. Keberhasilan China dalam menerapkan teknologi AI untuk pengembangan turbin angin memperlihatkan bahwa pemantauan digital dan optimasi otomatis dapat meningkatkan produksi energi sekaligus mengurangi biaya operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi teknologi yang menggunakan sensor jarak jauh dan AI memiliki peluang besar untuk diimplementasikan di Indonesia dalam rangka meningkatkan kapasitas PLTB, mengoptimalkan potensi angin nasional, serta memperkuat ketahanan energi menuju peralihan energi yang berkelanjutan.
Analisis Penggunaan Bata Ringan Pada Gedung Perpustakaan Kabupaten Bireuen Sakura, Royanna; Ramadhana, M. Zulfikar
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.406

Abstract

Kebutuhan akan infrastruktur diiringi dengan semakin beragamnya material pada konstruksi di Indonesia khususnya dalam pekerjaan pemasangan dinding. Material bata ringan atau hebel menjadi salah satu alternatif yang banyak digunakan. Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui perbandingan efisiensi dan efektivitas biaya antara pekerjaan pasangan dinding dari bata merah dan kombinasi bata merah dengan bata ringan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan hasil yang disajikan dalam bentuk tabel untuk mempermudah pembacaan hasil. Penelitian ini mengambil studi kasus pada Proyek Pembangunan perpustakaan Kabupaten Bireuen, dengan fokus pada perhitungan dinding lantai satu menggunakan material bata merah untuk memperkecil anggaran biaya dan menggunakan material bata ringan pada lantai dua dan tiga bertujuan untuk meringankan baban struktur. Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui perbandingan biaya, waktu serta tingkat produktivitas pekerjaan pemasangan dinding bata ringan dan bata merah. Hasil perhitungan menyatakan bahwa total pekerjaan dinding menggunakan bata merah yaitu sebesar Rp500.186.600,00. Dengan durasi pengerjaan selama 84 hari dan menyerap tenaga kerja sebanyak 52 orang, sedangkan menggunakan bata ringan membutuhkan biaya sebesar Rp519.328.200,00 dengan durasi pengerjaan selama 78 hari dan menyerap tenaga kerja sebanyak 52 orang. Penggunaan bata merah masih lebih murah dengan selisih harga diantara keduanya yaitu sebesar Rp19.328.300,00, sedangkan waktu pengerjaan menggunakan kombinasi bata merah dan bata ringan  lebih cepat dengan selisih waktu diantara keduanya yaitu selama 8 hari. Total rekapitulasi Rencana Anggaran Biaya pada Proyek Pembangunan perpustakaan Kabupaten Bireuen menggunakan kombinasi bata merah dan bata ringan yaitu Rp10.027.078,000,00
Analisis Kinerja Campuran Aspal Termodifikasi Berbasis Asbuton Ekstraksi dan Filler Asbuton pada Kadar Modifikasi Optimum Ramdhani, Fitra; Tisnawan, Rahmat; Saputra, Hengki
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.407

Abstract

Kebutuhan aspal di Indonesia terus meningkat setiap tahun seiring dengan cepatnya pembangunan jaringan jalan. Asbuton, atau aspal buton, adalah salah satu sumber aspal alam yang dapat digunakan sebagai pengganti aspal minyak. Namun, karena karakteristiknya yang berbeda dan bagaimana campuran bekerja, masih belum sepenuhnya digunakan sebagai pengganti aspal minyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penggunaan Asbuton murni T5/20 sebagai perubahan pada campuran aspal penetrasi 60/70. Penelitian ini menggunakan kadar filler Asbuton T5/20 yang ideal. Untuk penelitian ini, filler Asbuton T5/20 ditambahkan sebesar 2,01% pada variasi kadar Asbuton murni T5/20 sebesar 0%, 10%, 12%, 14%, 16%, 18%, 20%, dan 30%. Hasil pengujian menggunakan metode Marshall menunjukkan bahwa campuran terbaik mencapai kadar Asbuton murni T5/20 sebesar 10%, yang memenuhi persyaratan spesifikasi umum Bina Marga 2010 Revisi 3. Campuran ini menghasilkan nilai stabilitas sebesar 2616 kg. Hasil menunjukkan bahwa Asbuton T5/20 dapat meningkatkan kinerja campuran aspal secara signifikan ketika digunakan pada kadar yang ideal.
Penambahan Zat Aditif Bestmittel Dengan Dosis 0,5% dan Pengaruhnya Terhadap Kuat Tekan Beton Salsabilla, Salsabilla; Ermiyati, Ermiyati; Gussyafri, Haji; Novan, Andre; Nurdin, Nurdin
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.409

Abstract

Concrete is one of the main construction materials widely used in infrastructure development due to its high compressive strength and good durability. However, achieving optimum compressive strength in concrete requires a relatively long curing time, around 28 days. To overcome this issue, additives such as Bestmittel are used, which function to accelerate the hardening process and increase the compressive strength of concrete at an early age. This study aims to determine the effect of adding 0.5% Bestmittel on the compressive strength of concrete at curing ages of 3, 5, 7, 15, and 28 days. The specimens used were cylindrical with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm, and three samples were prepared for each variation. Based on the test results, the compressive strength of normal concrete at 28 days was 26.31 MPa, while the compressive strength of concrete with Bestmittel at 3, 5, 7, 15, and 28 days was 20.47 MPa, 25.65 MPa, 25.94 MPa, 27.63 MPa, and 32.16 MPa, respectively. At 7 days, concrete with Bestmittel almost reached the strength of normal concrete at 28 days, with a percentage of 98.58%, and at 15 and 28 days it exceeded the strength of normal concrete with percentages of 105.03% and 122.24%, respectively. The results show that the addition of 0.5% Bestmittel is effective in accelerating early-age strength gain, making it highly suitable for use in construction projects that require high strength within a relatively short time.