cover
Contact Name
Andi Anshari Bausad
Contact Email
abausad@gmail.com
Phone
+6282339932942
Journal Mail Official
abausad@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pemuda No 59A Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Gelora: Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram
ISSN : 23554355     EISSN : 28072227     DOI : 10.33394/gjpok
Journal of Sports and Health Education IKIP Mataram published by the Sports and Health Education Study Program and managed by the Faculty of Sports and Public Health (FIKKM) Mandalika University of Education (UNDIKMA), contains scientific articles in the form of research results and literature studies in Indonesian and English . Published twice a year in March and September, covering the study of science and teaching in the field of sports and health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Search results for , issue "vol. 11 no. 1 (2024): maret" : 14 Documents clear
TINGKAT KEMAMPUAN MOTORIK KASAR SISWA SDN 1 SEMBUNG KECAMATAN NARMADA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Saleh, Miftahus; Mujriah, Mujriah; Dewi, Putu Citra Permana
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.11754

Abstract

Pencapaian motorik kasar sangat diperlukan anak agar mampu berlari, menendang, melempar, melompat dan sebagainya dengan baik dan benar. Gempuran smartphone membuat anak-anak zaman sekarang jarang melakukan kegiatan untuk meningkatkan motorik kasanya. Berdasarkan pengamatan peneliti di Sekolah Dasar Negeri 1 Sembung Kecamatan Narmada, sepulang sekolahnya anak-anak lebih cenderung menghabiskan waktu berjam-jam duduk didepan televisi dan bermain gadget dibandingkan melakukan aktivitas permainan seperti bermain sepakbola, lompat tali, atau aktivitas jasmani lainnya. Akibat dari itu semua mereka menjadi malas bergerak dan secara tidak sadar aktivitas yang dilakukan oleh para siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Sembung Kecamatan Narmada tersebut akan berpengaruh terhadap kemampuan motorik kasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan motorik kasar siswa kelas V SD Negeri 1 Sembung Kecamatan Narmada Tahun Pelajaran 2022/2023. Instrumen penelitian dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes Shuttle-run 4 x 10 meter, tes lempar tangkap bola jarak 1 meter dengan tembok, tes Stork Stand Positional Balance, tes lari cepat 30 meter. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif presentase. Jadi dari hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar peserta didik kelas V di SD Negeri 1 Sembung, Kecamatan Narmada, Tahun Pelajaran 2022/2023 diperoleh hasil yang bervariasi. Dari 24 siswa, sebanyak 1 orang (4,17%) mempunyai kemampuan motorik baik sekali, 9 orang (37,50%) mempunyai kemampuan motorik baik, 6 orang (25,00%) mempunyai kemampuan motorik sedang, 7 orang (29,17%) mempunyai kemampuan motorik kurang, 1 orang (4,17%) mempunyai kemampuan motorik kasar kurang sekali
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PRECISION LONG JUMP TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK Supardi, Supardi; Yusuf, P. Muhammad; Mahardika, Galang Pakarti
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.11757

Abstract

Dalam pendidikan jasmani proses yang dirancang dan disusun secara sistematik dapat meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan ketrampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif serta kecerdasan emosi. Pendidikan jasmani pada materi lompat jauh yang di terapkan di SMPN 1 Seteluk belum sepenuhnya maksimal karena masih ada rasa takut dan kurangnya percaya diri, maka perlu adanya penerapan model pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan penerapan model pembelajaran precision long jump siswa kelas VIII.C SMPN 1Seteluk Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah Penelitian Tidakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII,C yang berjumlah 34 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara Observasi dan tes. Analitis data dalam penelitian ini adalaah analisis deskriptif presentase. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 72,72 dan siklus II sebesar 84,59. Hal ini di perkuat lagi dengan observasi siswa yang mengalami peningkatan ke aktifan siswa secara siknifikan dan respon siswa terhadap pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dengan penerapan model pembelajaran precision long jump  dengan persentase siklus I 41,17% dan siklus II 94,11% kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang baik terhadap pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dengan penerapan model pembelajaran precision long jump
TINGKAT KECEMASAN DAN MINAT DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PJOK MATERI SENAM LANTAI DI SDN SATAP MANTAR Putra, Roni; Subakti, Subakti; Lahinda, Jori
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.11758

Abstract

Proses pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai komponen yang satu sama lain saling berinteraksi, dimana guru harus memanfaatkan komponen tersebut dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan yang ingin direncanakan. Pembelajaran dalam materi senam lantai dapat dipengaruhi oleh tingkat kecemasan dan minat peserta didik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kecemasan dan minat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran PJOK materi senam lantai di SDN satap Mantar Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Subjek dalam penelitian ini IV dan V berjumlah 30 siswa. Teknik pemgambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket atau kuesioner. Data dianalisi menggunakan statistik deskriptif dengan hasil data persentase. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah tingkat kecemasan dalam kategori sangat tinggi 0 siswa (0%), kategori tinggi 8 siswa (27%), sedang 15 siswa (50%), rendah 6 siswa (20%), dan sangat rendah 1 siswa (3%). Minat siswa yang berkategori sangat tinggi sebanyak 1 siswa (3%), tinggi 5 siswa (17%), sedang 14 siswa (47%), rendah 9 siswa (30%), dan sangat rendah 1 siswa (3%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat kecemasan siswa termasuk dalam kategori sedang
EKSTRAKURIKULER KEPRAMUKAAN DI SMK ISLAM AL-MUSLIMUN NW KEBON KONGOK: PERAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM PEMBENTUKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Egikana, Bq Nurmalia; Yundarwati, Susi; Hasanuddin, M Iqbal
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.12770

Abstract

Salah satu lembaga pendidikan yang berusaha menerapkan 6 dimensi profil pelajar pancasila adalah SMK Islam Al-Muslimun NW Kebon Kongok namun sampai saat ini belum menunjukkan hasil yang maksimal, terbukti dengan adanya bulliying antar pelajar, bolos sekolah di jam pelajaran, dan acuh tak acuh terhadap peraturan sekolah. Oleh karenanya sangat penting untuk sekolah dalam merencanakan cara–cara dalam pembentukan profil pelajar pancasila. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peran guru pendidikan jasmani dalam pembentukan profil pelajar pancasila yang ditinjau melalui kegiatan ekstrakulikuler kepramukaan di SMK Islam Al–Muslimun NW Kebon Kongok. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan metode survei, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan angket dengan hasil uji validitas sebesar 0,443 dan reliabilitas sebesar 0,860 sehingga instrument dikatakan reliabel dan dapat digunakan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa anggota ekstrakulikuler kepramukaan. Sampel penelitian ini yaitu 20 orang yang terdiri dari siswa anggota ekstrakulikuler kepramukaan. Teknik analisis menggunakan analisis deskripsi dengan persentase. Hasil penelitian diketahui peran guru pendidikan jasmani dalam pembentukan profil pelajar pancasila yang ditinjau melalui kegiatan ekstrakulikuler kepramukaan di SMK Islam Al–Muslimun NW Kebon Kongok diperoleh dari analisis data secara keseluruhan dengan perolehan sangat setuju sebesar 50%, setuju sebesar 37%, netral sebesar 9%, tidak setuju sebesar 3%, dan sangat tidak setuju sebesar 1%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DALAM PEMBELAJARAN PENJAS UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA PESERTA DIDIK SISWA KELAS X SMA NW KOPANG LOMBOK TENGAH TAHUN 2023 Hidayati, Nurul; Salabi, Muhammad; Palgunaldi, I Komang Adi
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.12813

Abstract

Kerjasama merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap individu siswa mampu sebagai manusia dalam kehidupannya. Berdasarkan hasil observasi awal mengenai kerjasama siswa di SMA NW Kopang Lombok Tengah terlihat sangat rendah yaitu 25,75% siswa masih kurang akan hal kerjasama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam pembelajaran penjas memberikan pengaruh terhadap kerjasama siswa dalam pembelajaran penjas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan instrumen lembar observasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA NW Kopang Lombok Tengah, dengan subjek penelitian yang diambil adalah siswa kelas X yang berjumlah 20 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam pembelajaran permainan penjas memberikan pengaruh terhadap kerjasama siswa dalam pembelajaran penjas pada siswa kelas X di SMA NW Kopang Lombok Tengah. Hasil analisis keterampilan bermain menunjukkan terjadinya kenaikan persentase dari observasi awal (25,75%) sampai tes siklus II tindakan II (84%). Tes kerjasama menunjukkan peningkatan persentase dari observasi awal (25,75%) sampai ke tes siklus II tindakan II (84%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam pembelajaran penjas dapat meningkatkan kerjasama siswa kelas X SMA NW Kopang Lombok Tengah
Penerapan Metode Pembelajaran PAKEM Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Senam Lantai Roll Depan Siswa Sekolah Menengah Atas Leuwol, Jodi Ramadhan; Muhaimin, Ali
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.20518

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa penerapan metode Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM) dapat meningkatkan hasil belajar senam lantai materi roll depan pada siswa kelas X SMA 3 Mataram tahun pelajaran 2022/2023. Permasalahan utama penelitian adalah rendahnya keberanian, pemahaman teknik, dan ketuntasan belajar siswa pada materi roll depan akibat pembelajaran yang masih monoton, dominan ceramah, dan kurang memberi ruang praktik bertahap. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas X yang terdiri atas siswa laki-laki dan perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, tes kognitif, penilaian afektif, penilaian psikomotor, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana melalui rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan progresif dari kondisi awal ke siklus II. Pada kondisi awal, ketuntasan belajar berada pada 0% dengan rata-rata sekitar 61; pada siklus I meningkat menjadi 30% dengan rata-rata sekitar 70-71; dan pada siklus II meningkat menjadi 82% dengan rata-rata sekitar 82. Ketuntasan aspek afektif, kognitif, dan psikomotor juga meningkat setelah guru memperbaiki pengelolaan kelompok, demonstrasi teknik, umpan balik, dan kesempatan praktik. Temuan ini menegaskan bahwa PAKEM layak digunakan sebagai strategi pembelajaran senam lantai karena mampu mengurangi kecemasan gerak, meningkatkan partisipasi, serta memperkuat penguasaan teknik roll depan secara lebih bermakna. Dengan demikian, hipotesis tindakan diterima karena PAKEM tidak hanya memperbaiki capaian nilai, tetapi juga memperbaiki proses pembelajaran melalui interaksi, kreativitas tugas, efektivitas umpan balik, dan suasana kelas yang lebih menyenangkan bagi siswa. Kata Kunci: PAKEM; pendidikan jasmani; roll depan; senam lantai; hasil belajar.
Persepsi Pemain Futsal Terhadap Pemanfaatan Sport Massage Sebelum Bertanding Abdurrahman, Abdurrahman; Zainuddin, Fadli
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.20519

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi pemain Futsal Sepang FC Dara Kunci terhadap pemanfaatan sport massage sebelum bertanding. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya tuntutan fisik dan psikologis permainan futsal serta kebiasaan pemain memanfaatkan sport massage sebagai strategi pendukung kesiapan pra-pertandingan. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah 25 pemain Futsal Sepang FC Dara Kunci, sedangkan sampel berjumlah 13 pemain yang dipilih dengan purposive total sampling karena memiliki pengalaman memanfaatkan sport massage sebelum bertanding. Instrumen penelitian berupa angket tertutup 30 butir dengan pilihan jawaban ya dan tidak. Uji instrumen menunjukkan reliabilitas sangat tinggi dengan alpha sebesar 0,982. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase dengan kategori sangat manfaat, manfaat, kurang manfaat, dan tidak manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84,62% responden berada pada kategori sangat manfaat dan 15,38% berada pada kategori manfaat. Tidak ada responden pada kategori kurang manfaat atau tidak manfaat. Pada tingkat indikator, seluruh responden menyatakan sport massage dibutuhkan dan efektif sebelum bertanding, membantu memperlancar peredaran darah, mengurangi ketegangan otot, serta mengatasi rasa capek. Sebanyak 92,3% responden menilai sport massage membantu memberikan ketenangan dan mengurangi ketegangan mental, sedangkan 69,2% menilai sport massage memberi sumbangan terhadap mental bertanding dan penampilan di lapangan. Dengan demikian, hipotesis/premis utama terjawab bahwa pemain memiliki persepsi positif terhadap pemanfaatan sport massage sebelum bertanding. Sport massage dipahami sebagai strategi suportif untuk kenyamanan, relaksasi, dan kesiapan subjektif, bukan sebagai satu-satunya penentu performa pertandingan. Kata Kunci: Sport massage, futsal, persepsi, sebelum bertanding, kesiapan atlet.
Pengaruh Latihan Pecing Pad Dan Latihan Lambungan Teman Terhadap Ketepatan Servis Punggung Sepak Takraw Jatmika, Erfan; Primayanti, Intan
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.20520

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa terdapat perbedaan pengaruh latihan pecing pad dan latihan lambungan teman, perbedaan pengaruh panjang tungkai, serta interaksi keduanya terhadap ketepatan servis punggung atlet sepak takraw PSTI Undikma. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen faktorial 2 x 2 dengan pendekatan pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 24 atlet putra usia remaja yang dibagi ke dalam empat kelompok: pecing pad dengan tungkai panjang, lambungan teman dengan tungkai panjang, pecing pad dengan tungkai pendek, dan lambungan teman dengan tungkai pendek. Perlakuan diberikan selama 6 minggu dengan 18 pertemuan. Instrumen penelitian meliputi pengukuran panjang tungkai dan tes ketepatan servis punggung sebanyak 20 kesempatan servis. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, homogenitas Levene, ANAVA dua jalur, dan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan bahwa latihan lambungan teman memberikan pengaruh lebih tinggi dibandingkan latihan pecing pad terhadap ketepatan servis punggung (F = 5,850; p = 0,025). Atlet bertungkai panjang memiliki ketepatan servis lebih baik dibandingkan atlet bertungkai pendek (F = 167,632; p = 0,000). Terdapat interaksi signifikan antara model latihan dan panjang tungkai terhadap ketepatan servis punggung (F = 65,769; p = 0,000). Kelompok lambungan teman dengan tungkai panjang mencapai skor posttest tertinggi, sedangkan pada kelompok tungkai pendek latihan pecing pad lebih menguntungkan daripada lambungan teman. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas latihan servis punggung tidak hanya ditentukan oleh variasi tugas, tetapi juga oleh kesesuaian latihan dengan karakteristik antropometri atlet. Kata Kunci: : Lambungan teman; pecing pad; panjang tungkai; servis punggung; sepak takraw.
Pengaruh Latihan Give and Go Terhadap Akurasi Passing dan Kecepatan Dribbling Pemain Sepak Bola Hartadi, Juan; Yundarwati, Susi; Muhsan, Muhsan
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.20521

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan give and go berpengaruh terhadap peningkatan akurasi passing dan kecepatan dribbling pemain sepak bola Narmada Football Academy. Latar belakang penelitian berangkat dari temuan awal bahwa pemain KU 14-15 tahun masih sering melakukan passing yang tidak tepat sasaran, terlalu kuat atau terlalu lemah, serta dribbling yang kurang cepat dan kurang terkontrol ketika menghadapi tekanan permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain pretest-posttest pada 16 pemain yang dipilih melalui studi populasi. Perlakuan berupa latihan give and go dilaksanakan selama enam minggu dengan 18 kali pertemuan. Akurasi passing diukur melalui tes mengoper bola rendah ke gawang kecil, sedangkan kecepatan dribbling diukur melalui tes menggiring bola melewati rintangan dengan pencatatan waktu tercepat. Analisis data menggunakan uji-t sampel berpasangan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor passing meningkat dari 5,50 menjadi 7,06, sedangkan waktu dribbling menurun dari 21,13 detik menjadi 19,84 detik. Nilai t-hitung akurasi passing sebesar 8,571 dan t-hitung kecepatan dribbling sebesar 6,787, keduanya lebih besar daripada t-tabel 1,753. Temuan ini menegaskan bahwa latihan give and go efektif sebagai bentuk latihan teknik-taktis yang mengintegrasikan operan, pergerakan tanpa bola, umpan balik satu sentuhan, kontrol arah, dan kecepatan membawa bola. Novelty penelitian ini terletak pada penempatan give and go sebagai model latihan sederhana, kontekstual, dan aplikatif bagi akademi sepak bola usia remaja untuk meningkatkan dua keterampilan inti secara simultan. Kata Kunci: Akurasi passing, give and go, kecepatan dribbling, latihan sepak bola, pemain muda
Efektivitas Latihan Pointing Dengan Penghalang Pada Atlet Petanque Pemula Rojali, Ali; Jamaludin, Jamaludin
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.20524

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan pointing menggunakan penghalang dan latihan pointing tanpa penghalang pada jarak 8-meter terhadap peningkatan kemampuan pointing atlet petanque pemula SMKN 1 Masbagik, serta membandingkan kecenderungan efektivitas kedua bentuk latihan tersebut. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu two-group pretest-posttest dengan durasi intervensi enam minggu. Subjek penelitian berjumlah 10 atlet pemula yang dibagi ke dalam dua kelompok secara ordinal pairing berdasarkan skor awal. Kelompok pertama menjalani latihan pointing menggunakan penghalang setinggi 1 meter yang ditempatkan 1-meter sebelum target, sedangkan kelompok kedua menjalani latihan pointing tanpa penghalang. Instrumen pengukuran menggunakan tes pointing 15 lemparan pada jarak 8-meter dengan skor maksimum 75 poin. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, uji t berpasangan untuk perubahan dalam kelompok, dan uji t independen pada skor gain untuk membandingkan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model latihan sama-sama meningkatkan kemampuan pointing secara signifikan. Pada kelompok penghalang, rerata skor meningkat dari 12,20 menjadi 18,80 (t = 7,12; p = 0,002; dz = 3,18). Pada kelompok tanpa penghalang, rerata skor meningkat dari 8,80 menjadi 15,00 (t = 7,21; p = 0,002; dz = 3,22). Secara deskriptif, peningkatan rerata kelompok penghalang (6,60 poin) sedikit lebih tinggi dibanding kelompok tanpa penghalang (6,20 poin), tetapi perbedaan skor gain antarkelompok tidak signifikan (t = 0,32; p = 0,760). Temuan ini menunjukkan bahwa manipulasi penghalang berpotensi memberi keuntungan praktis dalam membentuk lintasan lemparan dan kontrol titik landing, namun belum menghasilkan keunggulan statistik yang kuat pada sampel kecil. Penelitian ini menegaskan bahwa latihan pointing yang terstruktur, berulang, dan spesifik terhadap tugas merupakan strategi efektif untuk meningkatkan akurasi atlet petanque pemula. Kata Kunci: petanque; pointing; latihan dengan penghalang; akurasi; atlet pemula.

Page 1 of 2 | Total Record : 14