cover
Contact Name
Muji Setiyo
Contact Email
muji@unimma.ac.id
Phone
+6285642328333
Journal Mail Official
urecol@ums.ac.id
Editorial Address
Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Prosiding University Research Colloquium
ISSN : 24079189     EISSN : 26210584     DOI : -
University Research Colloquium (URECOL) merupakan forum seminar nasional yang memberikan kesempatan untuk diseminasi, diskusi, dan mendapatkan follow up atas luaran penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,547 Documents
Peluang dan Tantangan Pengintegrasian Environmental Education dalam Materi Ajar Bahasa Inggris Pradana, Agrissto Bintang Aji; Khasanah, Marisatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan lingkukngan hidup atau Environmental Education (EE) merupakan isu yang semakin berkembang baik pada tataran kebijakan maupun praktis. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan yang mengkaji bagaimana mengintegrasikan Environmental Education dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Fokus kajian ini adalah materi ajar SMP kelas VII Semester 1 Kurikulum 2013. Kajian ini terbatas pada sekolah Adiwiyata. Berdasarkan studi literatur, terdapat beberapa kompetensi yang harus dicapai terkait wacana interpersonal, transaksional, serta fungsional. Sedangkan tujuan Environmental Education antara lain meliputi (1) pemahaman masalah lingkungan; (2) sikap manusia terhadap lingkungan; (3) serta partisipasi manusia dalam mengatasi masalah lingkungan. Dalam upaya mengintegrasikan tujuan tersebut dalam kompetensi dasar, materi ajar dapat diadaptasikan ke dalam berbagai situasi serta konteks alam dan lingkungan hidup. Program sekolah dan referensi ajar juga menjadi factor pendukung pengintegrasian konten ini. Adapun tantangan pengimplementasian ini terletak pada bagaimana materi ajar dapat menyaikan konten Environmental Education dengan instruksi Bahasa Inggris namun tetap merujuk pada kompetensi yang telah tercantum pada Kurikulum.
Penguatan Kelembagaan dalam Meningkatkan Rasa Memiliki SDM terhadap AUM di Kecamatan Salam Nugroho, Irham; Qosim, Muhammad Nanang; Subur, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk penguatan kelembagaan dan meningkatkan kualitas SDM di amal usaha Muhammadiyah Kecamatan Salam dengan target khusus yaitu untuk meningkatkan pemahaman SDM terhadap kewajiban kepada lembaga/Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) ditempat mereka bertugas. Pembinaan melalui penguatan kualitas SDM di AUM untuk menciptakan dan membina sumber daya manusia yang bermuhammadiyah dan berkemajuan. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Rural Apraisal (PRA). Metode PRA dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa yang mempunyai atau menghadapi masalah adalah mitra, oleh karena itu keterlibatan mitra secara aktif dalam penentuan pemecahan masalah sangat diperlukan. Tahapan kegiatan diawali persiapan meliputi ijin kegiatan, menyiapkan kelengkapan dan menyusun jadwal pelaksanaan meliputi FGD, penyusunan dokumen monitoring penguatan kelembagaan dan penyusunan laporan. Adapun hasil dari program kemitraan Universitas menunjukkan bahwa; rasa memiliki SDM terhadap AUM di lingkungan PCM Salam dalam kategori cukup hal tersebut ditunjukkan dengan hasil monitoring keaktifan pendidik dan tenaga kependidikan dalam kajian ahad pagi dan kegiatan persyarikatan di lingkungan tempat tinggalnya. Sehingga diperlukan pendamping berkelanjutan untuk mewujudkan SDM yang unggul dan senantiasa meningkatkan rasa memiliki terhadap AUM di lingkungan PCM Salam.
PELATIHAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN MENGGUNAKAN DDST KEPADA GURU PAUD Indrayani, Eni; Novyriana, Eka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Anak balita adalah anak yang telah menginjak usia diatas satu tahun atau lebih sering dikenal dengan pengertian usia anak dibawah lima tahun (Muarsih, 2006). Istilah umum bagi anak usia 1-3 tahun (batita) dan anak prasekolah (3-5 tahun) (sutomo & anggraeni, 2010). Masa tumbuh kembang di usia ini merupakan masa yang berlangsung cepat dan tidak akan pernah terulang karena itu sering disebut golden age atau masa kecemasan. Perkembangan (development) menurut Depkes RI (2010) adalah bertambahnya struktur tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Pemantauan perkembangan perlu dilakukan untuk menentukan apakah normal atau tidak baik dari segi medis maupun statistic (Depkes RI, 2005). Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memantau dan mengukur perkembangan anak adalah DDST, yaitu skrining terhadap kelainan perkembangan anak. PAUD menampung anak usia 3-5 tahun, sehingga guru PAUD perlu mendapatkan pengetahuan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelayanan kebidanan berupa pelatihan kepada guru PAUD sehingga guru PAUD dapat melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak terhadap anak didiknya dengan menggunakan formulir DDST. Metode : Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pre-test, ceramah, diskusi, demonstrasi dan post test. Materi yang diberikan meliputi pengertian tumbuh kembang, faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang, tahap perkembangan pada balita dan DDST. Jumlah peserta sebanyak 72 orang guru PAUD yang ada di Kecamatan Adimulyo di mana mereka belum mengetahui tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Media yang digunakan berupa power point, leaflet dan form DDST. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak dengan menggunakan DDST. Latar Belakang : Anak balita adalah anak yang telah menginjak usia diatas satu tahun atau lebih sering dikenal dengan pengertian usia anak dibawah lima tahun (Muarsih, 2006). Istilah umum bagi anak usia 1-3 tahun (batita) dan anak prasekolah (3-5 tahun) (sutomo & anggraeni, 2010). Masa tumbuh kembang di usia ini merupakan masa yang berlangsung cepat dan tidak akan pernah terulang karena itu sering disebut golden age atau masa kecemasan. Perkembangan (development) menurut Depkes RI (2010) adalah bertambahnya struktur tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Pemantauan perkembangan perlu dilakukan untuk menentukan apakah normal atau tidak baik dari segi medis maupun statistic (Depkes RI, 2005). Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memantau dan mengukur perkembangan anak adalah DDST, yaitu skrining terhadap kelainan perkembangan anak. PAUD menampung anak usia 3-5 tahun, sehingga guru PAUD perlu mendapatkan pengetahuan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelayanan kebidanan berupa pelatihan kepada guru PAUD sehingga guru PAUD dapat melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak terhadap anak didiknya dengan menggunakan formulir DDST. Metode : Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pre-test, ceramah, diskusi, demonstrasi dan post test. Materi yang diberikan meliputi pengertian tumbuh kembang, faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang, tahap perkembangan pada balita dan DDST. Jumlah peserta sebanyak 72 orang guru PAUD yang ada di Kecamatan Adimulyo di mana mereka belum mengetahui tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Media yang digunakan berupa power point, leaflet dan form DDST. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak dengan menggunakan DDST. Latar Belakang : Anak balita adalah anak yang telah menginjak usia diatas satu tahun atau lebih sering dikenal dengan pengertian usia anak dibawah lima tahun (Muarsih, 2006). Istilah umum bagi anak usia 1-3 tahun (batita) dan anak prasekolah (3-5 tahun) (sutomo & anggraeni, 2010). Masa tumbuh kembang di usia ini merupakan masa yang berlangsung cepat dan tidak akan pernah terulang karena itu sering disebut golden age atau masa kecemasan. Perkembangan (development) menurut Depkes RI (2010) adalah bertambahnya struktur tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Pemantauan perkembangan perlu dilakukan untuk menentukan apakah normal atau tidak baik dari segi medis maupun statistic (Depkes RI, 2005). Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memantau dan mengukur perkembangan anak adalah DDST, yaitu skrining terhadap kelainan perkembangan anak. PAUD menampung anak usia 3-5 tahun, sehingga guru PAUD perlu mendapatkan pengetahuan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelayanan kebidanan berupa pelatihan kepada guru PAUD sehingga guru PAUD dapat melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak terhadap anak didiknya dengan menggunakan formulir DDST. Metode : Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pre-test, ceramah, diskusi, demonstrasi dan post test. Materi yang diberikan meliputi pengertian tumbuh kembang, faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang, tahap perkembangan pada balita dan DDST. Jumlah peserta sebanyak 72 orang guru PAUD yang ada di Kecamatan Adimulyo di mana mereka belum mengetahui tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Media yang digunakan berupa power point, leaflet dan form DDST. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak dengan menggunakan DDST.
ASUHAN KEPERAWATAN GESTATIONAL DIABETES MELLITUS DENGAN APLIKASI TEORI SELF CARE OREM. Riyanti, Eka; Setyowati, Setyowati; Afiyanti, Yati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu merupakan cerminan mortalitas ibu pada masa kehamilan, persalinan dan nifas. Fokus penanganan ibu hamil dengan GDM adalah untuk menurunkan angka kesakitan maternal, kesakitan dan kematian perinatal. Asuhan keperawatan yang optimal diberikan pada ibu gestational diabetes militus untuk memandirikan klien dalam merawat diri dan meminimalkan terjadinya komplikasi pada ibu dan janinnya. Komplikasi dapat dicegah dengan mempertahankan keadaan normoglikemia selama kehamilan. Ners spesialis keperawatan maternitas diharapkan mampu memandirikan ibu hamil dengan GDM untuk melakukan perawatan terhadap diri sendiri agar tidak terjadi masalah kesehatan pada ibu dan janinnya. Tujuan umum dari penulisan ini adalah memberikan gambaran pada kasus ibu hamil dengan GDM dengan penerapan teori self care Orem. Metode penelitian Studi kasus. Aplikasi self care Orem (tahap Supportive educative) membuat Ibu GDM mampu melakukan perawatan diri untuk menjaga kesehatan ibu dan janinnya selama kehamilannya. Perawatan diri tersebut meliputi penatalaksanaan nutrisi, pemberian insulin, pemantauan glukosa darah, dan olah raga.
EFEKTIVITAS KANGOROO MOTHER CARE TERHADAP AVERAGE LENGTH OF STAY (AVLOS) PADA BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH Astuti, Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: BBLR, mortalitas, dan morbiditas. Oleh karena itu, perlu dilakukan intervensi terhadap masalah - masalah penyebab kematian bayi untuk mendukung upaya percepatan penurunan AKB di Indonesia. Salah satu upaya untuk mencegah kematian pada bayi yaitu dengan memberikan perawatan pada bayi baru lahir dengan baik. Perawatan pada bayi baru lahir sangat penting terutama pada masa-masa awal kelahirannya, hal ini dikarenakan bayi masih dalam proses beradaptasi dengan lingkungan. Bayi yang tidak mendapatkan perawatan dengan baik, lebih mudah mengalami gangguan atau penyakit. Sebelum mengenal Perawatan Metode Kanguru (PMK), incubator merupakan salah satu cara untuk mengatasi bayi dengan BBLR atau prematur, tetapi penggunaan incubator dinilai menghambat kontak dini bayi-ibu dan pemberian air susu ibu (ASI). Perawatan dengan metode kanguru merupakan cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan bayi yang paling mendasar yaitu kehangatan, air susu ibu, perlindungan dari infeksi, stimulasi, keselamatan dan kasih sayang. Tujuan : Mengetahui Efektivitas Kangoroo Mother Care Terhadap Average Length of Stay Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah Metode : eksperimen semu (quasi experiment), yaitu dengan menggunakan rancangan pre-test dan post-test non-equivalent control group. menggunakan pendekatan longitudinal. Sampel 30 BBLR (15 bayi untuk kelompok Intervensi dan 15 bayi untuk kelompok kontrol) teknik P sampling jenuh atau total sampling . Data di analisa dengan uji statistik Wilcoxon Test. Hasil : Sebagian besar rata-rata lama hari perawatan pada kelompok intervensi yang diberikan Kangaroo Mother Care adalah Kategori Sedang yaitu 11 bayi (68,8%) dengan rata lama hari perawatan 9,1875 hari. Sedangkan pada kelompok kontrol yang tanpa diberikan Kangaroo Mother Care adalah Kategori Lama yaitu 13 bayi (81,3%) dengan rata lama hari perawatan 13 hari. Kesimpulan : Ada perbedaan bermakna lama hari rawat bayi BBLR yang diberikan Kangaroo Mother Care dengan yang tidak diberikan Kangaroo Mother Care dengan p value 0,005 < ? 0,05.
FORMULASI MIKROPARTIKEL SARI BUAH NAGA DENGAN MATRIKS ETIL SELULOSA DAN Setyani, Yerika Nova; Sukmawati, Anita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) mengandung betalain yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat digunakan untuk menangkap radikal bebas. Buah naga merah diformulasikan dalam bentuk mikropartikel, untuk melindungi stabilitas antioksidan. Etil selulosa (EC) digunakan sebagai matriks mikropartikel sari buah naga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi EC terhadap efisiensi enkapsulasi dan aktivitas antioksidan mikropartikel sari buah naga (Hylocereus polyrhizus). Metode emulsifikasi tunggal digunakan untuk pembuatan mikropartikel sari buah naga. Mikropartikel sari buah naga dibuat tiga konsentrasi EC dalam diklorometan yaitu 5%b/v, 10%b/v, 20%b/v. Hasil pengamatan bentuk dan ukuran partikel dari mikropartikel sari buah naga menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Bentuk mikropartikel adalah tidak bulat, berongga, dan tidak rata pada permukaan. Hasil efisiensi enkapsulasi mikropartikel sari buah naga dari konsentrasi EC 5%, 10%, dan 20% berturut-turut adalah 72,37%±0,77, 63,40%±11,58, dan 72,46%±15,21, hasil uji aktivitas antioksidan berturut-turut 35,08%±4,38, 48,86%±1,31, 55,51%±6,88, dan kesetaraan zat aktif dalam 8 mg mikropartikel sari buah naga mengandung sari buah naga berturut-turut 2,89 mg, 2,54 mg, 2,90 mg.
HUBUNGAN USIA, ASUPAN VITAMIN C DAN BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI ANEMIA Kusudaryati, Dewi Pertiwi Dyah; Prananingrum, Ratih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang sangat sedikit sehingga berdampak pada kadar hemoglobin yang rendah. Kadar hemoglobin seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, asupan zat gizi, pola makan, penyakit kronis, dan aktivitas fisik. Asupan zat gizi yang kurang seperti besi, vitamin C, asam folat, vitamin B12, dan protein dapat menghambat pembentukan sel darah merah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, asupan vitamin C dan besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri yang anemia. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Subyek penelitian merupakan remaja anemia sebanyak 18 subyek yang diambil secara concecutive sampling. Kadar hemoglobin diperoleh dari pemeriksaan darah sedangkan asupan vitamin C dan besi diperoleh dari wawancara food recall 24 jam. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan usia dengan kadar hemoglobin (p=0,047). Berdasarkan hasil asupan subyek didapatkan hasil sebagian besar subyek memiliki asupan vitamin C dan besi yang kurang. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan asupan vitamin C dengan kadar hemoglobin (p=0,027) tetapi tidak ada hubungan asupan besi dengan kadar hemoglobin (p=0,787). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan usia dan vitamin C dengan kadar hemoglobin tetapi tidak ada hubungan asupan besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia.
ANALISIS MAKROSKOPIK DAN MIKROSKOPIK HERBA SANGKETAN (Achyranthes aspera) Fanani, Zaenal; Etikasari, Ria; Nugraheni, Tiyas Putri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan obat herbal yang semakin maju mendorong berbagai studi eksplorasi tanaman liar yang dipakai dalam etnomedisin. Tanaman Sangketan (Achyranthes aspera) sudah umum digunakan oleh masyarakat Indonesia, karena memiliki manfaat bagi kesehatan. Tanaman ini mudah tumbuh liar di tempat terbuka seperti perkarangan kosong dan ladang. Identifikasi tanaman obat merupakan bagian penting dalam pengembangan obat herbal, untuk memastikan kebenaran jenis tanaman yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi Sangketan berdasarkan pengenalan makroskopik dan mikroskopik tanaman. Analisis makroskopik pada herba Sangketan dilakukan secara organoleptis dan morfologi, dengan mengamati bentuk batang, daun dan bunga menggunakan kaca pembesar. Analisis mikroskopik dilakukan dengan mengamati fragmen pengenal dari serbuk herba Sangketan, dilihat menggunakan mikroskop cahaya. Hasil pengamatan makroskopik, batang Sangketan jenis batang basah, arah tumbuh tegak dengan percabangan sirung pendek. Daun Sangketan berupa daun tunggal, bentuk jorong, pangkal dan ujung meruncing, tepi daun rata dengan pertulangan menyirip. Bunga Sangketan berupa bunga majemuk, bentuk bulir dengan letak di ujung batang. Gambaran mikroskopik serbuk batang Sangketan menunjukkan adanya fragmen pengenal berupa trikoma berkutil. Pada serbuk daun Sangketan menunjukkan adanya fragmen pengenal berupa trikoma glandular. Sedangkan serbuk bunga Sangketan menunjukkan adanya fragmen pengenal gynoecium dan kristal roset.
PASHMINA berbasis Cabang Muhammadiyah sebagai Sarana Kaderisasi Nasyiatul Aisyiah Pratiwi, Eko Kurniasih; Medias, Fahmi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaderisasi merupakan hal yang sangat urgent bagi eksistemsi sebuah organisasi otonom Muhammadyah. Program ini dilatarbelakangi oleh data keorganisasian dan kaderisasi PDNA Kota Magelang yang masih belum sesuai dengan harapan (indikatornya adalah belum seimbangnya antara jumlah Cabang dan Ranting yang dimiliki oleh NA dibandingkan dengan Muhammadiyah maupun Aisyiah). Program ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan manajerial keorganisasian PDNA Kota Magelang dan meningkatkan kualitas remaja yang berdomisili di Cabang/ranting Muhammadiyah, sekaligus sarana kaderisasi bagi NA. Kegiatan PASHMINA yang telah dilaksanakan adalah pelatihan peningkatan movivasi dan manajemen organisasi bagi PDNA Kota Magelang, koordinasi dengan lembaga pengembangan cabang ranting Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Magelang dan Pelaksanaan PASHMINA bagi remaja outri di wilayah ranting Muhammadiyah/Aisyiah Magersari, Cabang Magelang Selatan. Hasil evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan menunjukkan bahwa Pelatihan motivasi dan manajemen organisasi telah meningkatkan kembali ghirah semangat untuk mengembangkan Nasyiatul Aisyiah kota magelang dengan teknik manajemen organisasi yang lebih baik. Sementara itu koordinasi antara pelaksana, PDNA dan LPCR PDM juga telah membuka kesepahaman tentang urgensi keterlibatan PDM dalam perkembangan dan eksistensi kaderisasi Nasyiatul Aisyiah. Sedangkan pelaksanaan PASHMINA di Ranting magersari telah membuka langah awal pengenalan Nasyiatul Aisyiah, sehingga bias ditindaklanjuti dalam program PASHMINA selanjutnya.
Pentas Seni Luar Biasa sebagai Ajang Motivasi dan Kreasi Siswa Difabel Hidayati, Istania Widayati; Marfu'ah, Nani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas di Indonesia diperkirakan mencapai 11 juta jiwa, namun mereka masih mengalami berbagai diskriminasi dalam pemenuhan haknya, terlihat dari layanan publik yang belum mendukung. Penyadang disabilitas adalah kelompok masyarakat yang sama hanya saja memiliki kebutuhan yang berbeda. Pandangan negatif seperti ini dapat berdampak buruk dan menjadikan tumbuhnya perasaan tidak mampu, putus asa, tidak berharga, tidak percaya diri dan cemas yang justru menghambat penyandang disabilitas untuk mengaktualisasikan diri. Hal ini dialami juga oleh siswa-siswi SLB Ma’arif Muntilan, yang terdiri dari anak tuna rungu, tuna wicara, tuna grahita dan tuna netra. Mereka memiliki rasa percaya diri dan motivasi yang rendah di hadapan masyarakat Berangkat dari permasalahan yang ada, solusi yang ditawarkan adalah melakukan pengabdian masyarakat dengan mengadakan pentas seni luar biasa. Pentas dilaksanakan di car free day Akmil Panca Arga dan Rindam Magelang. Siswa-siswi dilatih beberapa kesenian seperti tari merak, tari kembang setaman, menyanyi, melukis, seni membaca Qur’an serta demo memasak. Pentas seni telah selesai ditampilkan sebanyak 4 kali di khalayak ramai (car free day Akmil Panca Arga dan lapangan Rindam Magelang) dan mendapat respon yang luar biasa dari siswa-siswi difabel serta masyarakat umum.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation)0 Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) B Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Ekonomi dan Bisnis Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pendidikan Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang MIPA dan SOSHUM Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper) Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Sosial, Ekonomi, dan Psikologi Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Humaniora Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Pengabdian Kepada Masyarakat Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Lingkungan dan Kebencanaan Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Agama Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation) More Issue