Articles
5,547 Documents
Gambaran Karakteristik Responden Dan Tingkat Depresi Lansia yang Tinggal di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Bojongbata Pemalang
Novanti, Rohmatika Astrid;
Aryati, Dyah Putri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peningkatan jumlah lansia berdampak terhadap sosial ekonomi baik dalam keluarga, masyarakat, negara, dampak ekonomi dari meningkatnya jumlah lansia adalah peningkatan rasio ketergantungan seorang lanjut usia pada usia produktif terlebih pada lansia dengan tingkat depresi. Mengidentifikasi karakteristik responden dan tingkat depresi lansia. Sampel ini melibatkan 52 lansia yang tinggal di Panti Bojongbata Pemalang. Teknis pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian deskriptif. Alat yang digunakan adalah kuesioner GDS. Karakteristik lansia yang tinggal di panti dengan usia rentan 60-87 tahun dengan hasil rata-rata 71 tahun, jenis kelamin laki-laki 27 (51,9%). Responden yang lama tinggal di panti sebagaian besar 1-5 tahun (59,6%). Kunjungan keluarga responden sebagaian besar tidak dikunjungi 26 (50,0%), didapatkan komunikasi responden dengan keluarga sebagain besar dikunjungi dengan jumlah 25 (48,1%). Lansia yang mengalami depresi ringan 41 (78,8%). Lansia yang tinggal di panti cenderung memperlukan dukungan kelurga seperti komunikasi melalui telepon dan dikunjungi oleh kelurganya, untuk mengurangi tingkat depresi.
Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Buku KIA
Rosmawati, R;
Indrayani, Eni;
Putri, Nadya Alifah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan buku KIA bisa menjadi media yang efektif buat mempertinggi pengetahuan serta sikap penelitian kesehatan ibu dan anak. Info tentang penentu minat dalam membaca buku KIAdiharapkan untuk merancang acara kesehatan ibu dan anak. Penerapan buku KIA akan memengaruhi peningkatan pengetahuan ibu dan keluarga serta anak-anak, untuk beranjak serta memberdayakan warga untuk hidup dalam kesehatan yang baik, untuk menaikkan akses publikterhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan menaikkan sistem pemantauan dan kesehatan informasi. Tujuanya untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap buku KIA. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari skor kuesioner. Responden terdiri dari 20 orang ibu hamil dari TM II dan TM III. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner pre-test dan post-test. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan melalui buku KIA pada 16 responden dengan kategori baik sedangkan 4 partisipan dalam kategori cukup. Penerapan pendidikan kesehatan 100% efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil terhadap buku KIA. Hal itu ditunjukkan pada 20 responden sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan.
Penerapan Game Edukasi Kesehatan Reproduksi (KEPO) dalam Meningkatkan Pengetahuan pada Remaja
Yulianti, Rubyatna Eka;
Rahmadhani, Wulan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap kesehatan reproduksi. Masalah kesehatan reproduksi remaja belum teratasi dengan baik, meskipun telah banyak upaya yang dilakukan baik secara formal maupun informal. Remaja usia 12-15 tahun merupakan masa yang tepat untuk pendidikan kesehatan reproduksi secara dini, sehingga dibutuhkan media yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangannya. “Game Kesehatan Reproduksi (Game KEPO)” dirancang untuk remaja, di dalamnya terdapat permainan yang dapat meningkatkan motivasi kesehatan reproduksi remaja. Game KEPO memberikan kesempatan pada remaja untuk memainkan game yang mendidik secara terusmenerus kemudian mencoba, mencontoh dan mengaplikasikan pada dirinya. Tujuanya untuk mengetahui pengaruh media game terhadap pengetahuan. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh dari skor kuesioner. Responden terdiri dari 6 orang remaja usia 15-19 tahun. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner aplikasi game pre-test dan post-test. Setelah dilakukan edukasi tentang Kesehatan reproduksi Remaja dengan game terdapat peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada semua responden dengan kategori baik. Media edukasi game dapat membantu meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi.
Studi Kasus pada Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi
Daraqthni, Rumaisha;
Aisyah, Risqi Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Infeksi Kehamilan pada ibu hamil khususnya yang terinfeksi hepatitis B dapat menularkan secara vertical ke janin yang dikandungnya saat persalinan maupun segera setelah persalinan. Di Indonesia tercatat sekitar 30.965 ibu hamil reaktif (terinfeksi virus hepatitis B). Risiko yang diperoleh wanita hamil yang terinfeksi HBV antara lain dapat mengalami abostus, persalinan prematur, dan pendarahan. Penularan Hepatitis dari ibu ke anak atau secara vertical memiliki kemungkinan 90% hingga 95%. Pencegahan hepatitis B dapat dilakukan dengan melakukan skrining pada saat pemeriksaan kehamilan pertama.Untuk menurunkan angka transmisi penularan hepatitis B, dianjurkan ibu hamil dengan positif hepatitis B melakukan persalinan dengan metode section caesaria elektif.Terdapat faktor lain risiko pada kehamilan yang menyebabkan persalinan dilakukan melalui Section Caesarea antara lain,umur ibu, penyakit penyerta,umur kehamilan dan riwayat sectio caesarea itu sendiri. Umur kehamilan yang dimaksud kehamilan yang sudah lewat waktu atau >42 minggu (serotinus). Jumlah kematian janin/bayi pada kehamilan >42 minggu 3 kali lebih besar dari kehamilan 40 minggu. Maka dapat diambil kesimpulan dalam studi kasus ini adalah ibu dengan terinfeksi hepatitis B dan ditunjang dari riwayat persalinan section caesarea maka akan lebih baik menggunakan metode persalinan section caesarea kembali. Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan mampu melakukan deteksi dini pada ibu hamil dengan risiko tinggi kehamilan agar tidak terjadi komplikasi dalam kehamilan, persalinan dan nifas.
Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Primigravida
Qodri, Safa Ainanisa;
Isyti'aroh, I
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kehamilan merupakan suatu periode yang bisa menyebabkan krisis situasi dan menimbulkan kecemasan bagi calon ibu khususnya ibu hamil primigravida. Penyebab timbulnya kecemasan ibu hamil primigravida diantaranya berkaitan dengan kekhawatiran mengenai kesejahteraan diri dan janin, keberlangsungan kehamilan dan persalinan. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi relaksasi otot progresif pada ibu hamil primigravida untuk menurunkan kecemasan. Desain karya tulis ilmiah ini berupa studi kasus pada 2 ibu hamil primigravida yang mengalami masalah kecemasan. Instrumen penelitian berupa kuisioner Zung Self Anxiety Scale (ZSAS). Intervensi dengan menerapkan terapi nonfarmakologi teknik relaksasi otot progresif selama 10 menit dalam tiga kali kunjungan. Cara mengevaluasi dengan membandingkan nilai kecemasan sebelum dilakukan terapi relaksasi otot progresif dan setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif selama sepuluh menit dalam tiga kali kunjungan. Hasil menunjukkan sebelum dilakukan relaksasi otot progresif memiliki skor ZSAS 50 dan 52 yang termasuk dalam kategori cemas ringan. Setelah dilakukan relaksasi otot progresif menjadi 40 dan 42 yang termasuk dalam kategori normal. Simpulan dalam studi kasus ini adalah penerapan teknik relaksasi otot progresif dapat menurunkan kecemasan pada ibu hamil primigravida. Saran bagi tenaga kesehatan hendaknya mengajarkan teknik relaksasi otot progresif kepada ibu hamil yang mengalami kecemasan.Kecemasan;
Studi Kasus: Asuhan Kebidanan Pada Ny.N dengan Risiko Usia >35 Tahun dan Presentasi Kaki di Desa Tangkil Tengah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan
Safinatunnajah, S;
Fitriyani, F;
Kristiyanti, Rini
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyebab kehamilan pada usia > 35 tahun diantaranya adalah ketidaksiapan finansal dalam meniti karir, kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan rekroduksi dan kegagalan alat kontrasepsi. Kehamilan dengan usia > 35 tahun dapat berisiko terjadinya kelainan letak, hal ini diduga akibat semakin memburuknya fungsi uterus seiring bertambahnya usia ibu yang menyebabkan uterus menjadi lebih tidak elastis untuk pergerakan janin seiring bertambahnya usia kehamilan. Rancangan Artikel ini menggunakan metode studi kasus asuhan kebidanan dengan subjek ibu hamil dengan usia >35 tahun di Desa Tangkil Tengah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan yang dilakukan asuhan sejak kehamilan sampai persalinan. Hasil studi kasus ini menunjukkan adanya pengaruh hamil di usia lebih dari 35 tahun pada kejadian kelainan letak. Simpulan dari studi kasus ini adalah usia ibu pada saat hamil dapat berpengaruh terhadap kelainan letak dikarenakan semakin memburuknya fungsi uterus seiring bertambahnya usia ibu dan pelayanan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien dan meningkatkan kemampuan dalam melakukan pemeriksaan dan penanganan pasien dalam keadaan fisiologis dan patologis serta meningkatkan pencegahan untuk risiko pada ibu hamil, bersalin dan nifas dengan melakukan pendekatan serta melakukan pendidikan kesehatan secara menyeluruh kepada masyarakat.
Pengaruh Edukasi Personal Hygiene Terhadap Pengetahuan dan Perilaku Penjamah Makanan di PPMI Assalaam Sukoharjo
Putri, Salsabila Nur Azizah Harinda;
Marfuah, Dewi;
Kusudaryati, Dewi Pertiwi Dyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Personal hygiene merupakan perilaku bersih, aman dan sehat penjamah makanan untuk mencegah terjadinya kontaminasi pada makanan mulai dari persiapan bahan makanan sampai penyajian makanan. Salah satu faktor yang mempengaruhi personal hygiene adalah perilaku dan pengetahuan. Tujuan: mengetahui pengaruh edukasi personal hygiene terhadap pengetahuan dan perilaku penjamah makanan. Metode penelitian: menggunakan metode two groups pre-test post-test. Teknik sampling penelitian yaitu sampel jenuh. Sebanyak 30 orang sampel penelitian yang dibagi menjadi 2 kelompok. Data pengetahuan diperoleh dengan kuesioner pengetahuan personal hygiene. Data perilaku diperoleh dengan lembar observasi personal hygiene. Analisa data yang digunakan yaitu menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil: Perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan media leaflet (p=0,001). Perbedaan perilaku sebelum dan sesudah edukasi dengan media leaflet (p=0,009). Perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi tanpa media (p=0,000). Perbedaan perilaku sebelum dan sesudah edukasi tanpa media (p=0,144). Perbedaanpengetahuan sebelum edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,488). Perbedaan perilaku sebelum edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,041). Perbedaan pengetahuan sesudah edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,540). Perbedaan perilaku sesudah edukasi dengan media leaflet dan tanpa media (p=0,685). Perbedaan selisih pengetahuan antara kelompok edukasi media leaflet dan tanpa media (p=0,041). Perbedaan selisih perilaku antara kelompok edukasi media leaflet dan tanpa media (p=0,048). Kesimpulan: ada pengaruh edukasi personal hygiene terhadap pengetahuan dan perilaku penjamah makanan di PPMI Assalaam Sukoharjo.
Studi Deskriptif tentang Penerapan Patient Safety Pada Mahasiswa Kebidanan Di Lahan Praktik
Susiatmi, Sandi Ari;
Ayuanda, Leila Nisya;
Arifiana, Ratna
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Patient safety merupakan suatu program yang dibuat oleh rumah sakit untuk pmemberikan asuhan yang lebih aman, menghindarkan cedera pada pasien selama perawatan medis dan kesalahan selama pengobatan. Pelaporan insiden terkait dengan keselamatan pasien masih cukup tinggi, termasuk isu yang sedang berkembang di Indonesia yaitu terdapat beberapa kasus Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) yang dilakukan oleh mahasiswa kesehatan. Penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan menganalisis sikap mahasiswa kebidanan UMPP tentang penerapan patient safety di lahan praktik. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi kebidanan di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 45 mahasiswa. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner berupa google form yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil dari penelitian ini adalah 80% mahasiswa bidan mempunyai sikap positif terhadap penerapan patient safety di lahan praktik dan 20 % mahasiswa mempunyai sikap negative terhadap penerapan pasien safety di lahan praktik. Sehingga mata kulaih patient safety perlu sekali dikembangkan untuk memantapkan mahasiswa bidan dalam kegiatan praktik di lahan praktik.
Perilaku Konsumsi Suplemen Sebagai Upaya Penanganan Paparan Virus Covid-19
Septiani, S;
Purbowati, P;
Kusumawati, Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tubuh manusia yang memiliki system antibody yang baik dapat melawan virus dan bakteri. Saat terjadi infeksi tubuh memerlukan zat gizi dalam jumlah yang lebih banyak dari normal. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran perilaku konsumsi suplemen di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan jumlah sampel sebanyak 130 orang dan dilakukan secara online yang di laksanakan pada 10-20 November 2021. Pemilihan subjek pada penelitian ini dilakukan secara non random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner googleform dan komputer untuk menganalisis data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Dari hasil penelitian ini menunjukkan konsumsi suplemen sebagai penunjang terbanyak yaitu Vitamin C, Vitamin B12, Zinc dengan masing-masing persentase 62%, 16% dan 5%. Responden mengonsumsi suplemen dengan dasar pengetahuan yang di dapat dari media massa dan rekomendasi dari pusat pelayanan kesehatan setempat untuk meningkatkan sistem imunitas. Rekomendasi tersebut sejalan dengan penelitian sebelumnya bahwa konsumsi suplemen terbukti dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh pada orang yang terpapar virus covid-19.
Analisa Penyebab, Gejala, dan Penanganan Tic Facial Sinistra
Nugroho, Setyo Puji;
Sudaryanto, Wahyu Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Spasme hemifacial (HFS) ditandai dengan kontraksi otot tonik dan klonik dipersarafi oleh nervus fasialis ipsilateral. Dia penting untuk membedakan ini dari penyebab lain kejang wajah, seperti kejang wajah psikogenik, tic wajah, miokimia wajah, blepharospasm, dan diskinesia tardif. Pencitraan resonansi magnetik dan studi angiografi sering menunjukkan kompresi vaskular dari zona keluar akar saraf wajah. Yang penting, yang mendasari lesi yang menempati ruang perlu disingkirkan pada pasien dengan fitur atipikal terkait seperti mati rasa dan kelemahan pada wajah. Botuliinjeksi toksin num ke otot-otot wajah adalah pengobatan yang efektif untuk HFS, dengan sedikit penonaktifan efek samping.