cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Potensi Pantai Bohay Sebagai Daya Tarik Wisata Pantai Putra, Kimberley; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Suarmana, I Wayan Restu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.834

Abstract

Pantai Bohay merupakan daya tarik wisata di Desa Bhinor Harmony yang memiliki potensi dan keindahan alam. Saat ini wisata Pantai Bohay belum dikelola dengan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis potensi Pantai Bohay sebagai daya tarik wisata menggunakan teori 4A yaitu (attraction, accessibility, amenity, ancillary). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan analisis teks. Hasil penelitian yaitu di Pantai Bohay mempunyai potensi yaitu atraksi wisata berupa terumbu karang yang masih dikeramatkan oleh warga, lokasi yang strategis, fasilitas menyediakan restaurant dan café, toilet, masjid dan mempuyai fasilitas pendukung yaitu meeting room untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Bohay Beach is a tourist attraction in Bhinor Harmony Village which has potential and natural beauty. Currently, Bohay Beach tourism has not been managed well. The aim of this research is to analyze the potential of Bohay Beach as a tourist attraction using the 4A theory, namely (attraction, accessibility, amenities, ancillary). This study used descriptive qualitative method. Data was collected through interview techniques, observation and text analysis. The results of the research are that Bohay Beach has potential, namely tourist attractions in the form of coral reefs which are still sacred to residents, strategic location, facilities providing restaurants and cafés, toilets, mosques and supporting facilities, namely meeting rooms to meet visitors' needs.
Pengembangan Wisata Kuliner Pasar Sayan Wibawa, Made Bagus Aditya; Amir, Firlie Lanovia; Putra, Dewa Putu Kiskenda Erwanda
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.836

Abstract

Penelitian ini membahas posisi pasar Sayan saat ini dalam teori Tourism Area Life Cycle dan mengidentifikasi strategi pengembangan pasar Sayan sebagai daya tarik wisata kuliner menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola pasar Sayan, dan salah satu warga pasar Sayan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa posisi pasar Sayan saat ini dalam Teori Butler 1980 berada pada Tahap 2, Pengembangan, dan strategi yang diidentifikasi adalah: (1) Strategi untuk meningkatkan promosi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan kerjasama dengan agen Tour & Travel untuk mengembangkan wisata kuliner, (2) Strategi untuk mengantisipasi cuaca yang tidak dapat diprediksi dan melakukan promosi melalui aplikasi digital, (3) Strategi untuk pengemasan makanan, promosi media sosial, dan paket wisata kuliner dengan agen Tour & Travel, (4) Strategi untuk memperkuat saluran distribusi di sektor Tour & Travel untuk mengembangkan wisata kuliner dan pemasaran pasar Sayan. This research discusses the current position of Sayan Market within the Tourism Area Life Cycle theory and identifies development strategies for Sayan Market as a culinary tourism attraction using SWOT analysis. This study employs a quantitative descriptive approach. Data collection was carried out through observations, in-depth interviews with Sayan Market managers, and one of the residents of Sayan Market. The results of this study indicate that the current position of Sayan Market within Butler's 1980 Theory is in Stage 2, Development, and the identified strategies are: (1) Strategy to enhance promotion through the utilization of information technology & collaboration with Tour & Travel agencies to develop culinary tourism, (2) Strategy to anticipate unpredictable weather and conduct promotions via digital applications, (3) Strategy for food packaging, social media promotion, and culinary tourism packages with Tour & Travel agencies, (4) Strategy to strengthen distribution channels in the Tour & Travel sector to develop culinary tourism and marketing of Sayan Market.
Strategi Bauran Pemasaran Ekowisata The Sila’s Agrotourism Bedugul dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Astuti, Putu Cindy Ayudia; Nugraha, I Gede Putra; Paramita, Putu Dian Yuliani
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.837

Abstract

Penelitian ini bersifat konfirmatori yang bertujuan untuk mengetahui strategi – strategi bauran pemasaran yang dilakukan, kendala yang dirasakan oleh manajemen The Sila’s Agrotourism serta untuk mengetahui apakah strategi bauran pemasaran tersebut dapat memberikan dampak dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif dimana pengambilan data – data dan informasi penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam dengan manajemen The Sila’s Agrotourism yaitu Owner dan team marketing. Hasil penelitian dari wawancara mendalam yang telah peneliti lakukan yaitu Strategi bauran pemasaran yang dilakukan oleh team marketing adalah menggunakan bauran pemasaran 7P dan dengan pemasaran lainnya seperti, Periklanan, Kerjasama, door to door, client to client. This research is confirmatory in nature which aims to determine the marketing mix strategies implemented, the constraints experienced by the management of The Sila's Agrotourism and to find out whether the marketing mix strategy can have an impact on increasing tourist visits. This research method uses a qualitative descriptive method where the collection of data and research information is carried out through in-depth interviews with the management of The Sila's Agrotourism, namely the Owner and the marketing team. The results of research from in-depth interviews that researchers have conducted, namely the marketing mix strategy carried out by the marketing team is using the 7P marketing mix and with other marketing such as Advertising, Collaboration, door to door, client to client.
Strategi Pengembangan Destinasi Wisata: Studi Kasus Cristo Rei Di Dili, Timor-Leste Martins, Feliciano Luis Dos Santos; Mahendra, I Wayan Eka; Sari, Retno Juwita
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengqembangan destinasi wisata Cristo Rei di Dili, Timor-Leste, dengan fokus pada identifikasi potensi, analisis faktor pendukung dan penghambat, serta rekomendasi pengembangan berkelanjutan. Metode kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Cristo Rei memiliki daya tarik seperti patung Cristo Rei, pantai berpasir putih, keindahan bawah laut, dan tradisi keagamaan. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, promosi yang kurang efektif, dan rendahnya kesadaran lingkungan masih ada. Analisis SWOT merumuskan strategi yang mencakup peningkatan promosi, pengembangan wisata alam dan budaya, serta kerja sama dengan masyarakat lokal dan pelaku usaha. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur, fasilitas pendukung, dan edukasi lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal sangat penting untuk mengoptimalkan potensi wisata dan memberikan kontribusi positif bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. This research aims to examine the strategy for developing the Cristo Rei tourist destination in Dili, Timor-Leste, with a focus on identifying potential, analyzing supporting and inhibiting factors, as well as recommendations for sustainable development. Qualitative methods are used through observation, interviews and documentation. The results show that Cristo Rei has attractions such as the statue of Cristo Rei, white sandy beaches, underwater beauty, and religious traditions. However, challenges such as limited infrastructure, ineffective promotion and low environmental awareness still exist. The SWOT analysis formulates a strategy that includes increasing promotion, developing natural and cultural tourism, as well as collaborating with local communities and business actors. This research recommends improving infrastructure, supporting facilities and environmental education. Collaboration between the government, business actors and local communities is very important to optimize tourism potential and make a positive contribution to the economy and welfare of local communities.
Mitos Patung Bayi Sakah dalam Pengembangan Eksistensi Wisata Budaya Nareswari, Ni Putu Dharmadita; Semadi, Gusti Ngurah Yoga; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.839

Abstract

Patung Bayi Sakah merupakan patung yang berada di Jalan Raya Sakah, Desa Batuan Kaler, Kabupaten Gianyar. Patung ini memiliki daya tarik wisata berupa mitos. Daya tarik pariwisata berupa mitos ini belum dikembangkan oleh masyarakat Desa Batuan Kaler, sehingga penelitian ini dikaji oleh penulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan dan eksistensi mitos Patung Bayi Sakah dalam masyarakat untuk mendatangkan wisatawan di Desa Batuan Kaler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis data secara lebih dalam dan disajikan dengan narasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini, yaitu, perkembangan mitos Patung Bayi Sakah memiliki banyak versi sehingga dengan banyaknya versi itu tetap mendatangkan wisatawan, dan eksistensi mitos Patung Bayi Sakah ditandai dengan wisatawan yang datang untuk memohon anugerah kerena mitos yang berkembang. Patung ini dinilai sebagai kelahiran (siklus hidup) dan kesuburan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah eksistensi mitos Patung Bayi Sakah dapat melingkupi aspek 3P (Triple Bottom Line), yaitu aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan yang dapat memperkuat eksistensi mitos Patung Bayi Sakah di Desa Batuan Kaler. The Sakah Baby Statue is a statue on Jalan Raya Sakah, Batuan Kaler Village, Gianyar Regency. This statue has a tourist attraction in the form of a myth. This tourist attraction in the form of a myth has not been developed by the people of Batuan Kaler Village, so this research was studied by the author. This research aims to identify the development and existence of the myth of the Sakah Baby Statue in society to attract tourists to Batuan Kaler Village. The method used in this research was a descriptive qualitative method by analyzing the data in more depth and presenting it with narrative. Data was collected through observation, interviews, documentation, and literature study. The results of this research, namely, the development of the myth of the Sakah Baby Statue has many versions so that with many versions it still attracts tourists, and the existence of the Sakah Baby Statue myth is marked by tourists who come to ask for a gift because of the developing myth. This statue is valued as birth (life cycle) and fertility. The conclusion of this research is that the existence of the Sakah Baby Statue myth can encompass the 3P (Triple Bottom Line) aspects, namely economic, socio-cultural and environmental aspects which can strengthen the existence of the Sakah Baby Statue myth in Batuan Kaler Village.
Inovasi Tempe Berbahan Dasar Kacang Almond sebagai Pengganti Kacang Kedelai Putra, Putu Merdana; Koeswiryono, Dika Pranadwipa
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.840

Abstract

Penelitian ini merupakan inovasi olahan tempe dengan bahan dasar kacang almond sebagai bahan utamanya yakni kacang kedelai. Tempe merupakan bahan pangan fungsional pilihan dengan kandungan seluruh zat gizi yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui inovasi tempe berbahan dasar kacang almond sebagai pengganti kacang kedelai dari segi kualitas, daya tahan, minat masyrakat dan biaya yang dikeluarkan.Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan tes organeloptik, daya tahan dan analisis biaya. Tempe almond ini diuji kepada 5 panelis dengan hasil penliaian sebagai berikut: rasa dengan total skor 19 (enak), aroma dengan total skor 19 (segar), tekstur dengan total skor 22 (sangat padat) dan warna dengan total skor 14 (cukup menarik). Dimana tempe almond memiliki keunggulan pada indikator rasa, aroma dan tekstur. Metode yang digunakan dalam menguji daya tahan ini yaitu disimpan pada kulkas / suhu ruang (25oC) yang tidak terpapar langsung sinar matahari yang mana tempe almond tidak mengandung pengawet sehingga daya simpannya cukup singkat berkisar 1-3 hari saja. Adapun biaya yang dikeluarkan biaya satu buah tempe / 100gr menghabiskan biaya sejumlah Rp. 26.500,-. Minat masyarakat terhadap tempe almond dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor: kesadaran akan manfaat kesehatan, kesesuaian dengan diet dan preferensi makanan, dan ketersediaan dan harga. This research is an innovation of processed tempeh with almonds as the main ingredient, namely soybeans. Tempeh is the functional food of choice with all the nutrients needed. The purpose of this study was to determine the innovation of tempeh made from almonds as a substitute for soybeans in terms of quality, durability, public interest and costs incurred. This experimental study was conducted with organoleptic tests, durability and cost analysis. This almond tempeh was tested on 5 panelists with the following results: taste with a total score of 19 (good), aroma with a total score of 19 (fresh), texture with a total score of 22 (very solid) and color with a total score of 14 (quite attractive). Where almond tempeh has advantages in taste, aroma and texture indicators. The method used in testing this durability is stored in a refrigerator / room temperature (25oC) which is not exposed to direct sunlight where almond tempeh does not contain preservatives so that the shelf life is quite short ranging from 1-3 days only. The cost incurred costs one piece of tempeh / 100gr costs a total of Rp. 26,500, -. Public interest in almond tempeh may vary depending on several factors: awareness of health benefits, compatibility with diet and food preferences, and availability and price.
Analisis Penerapan Standar Operasional Prosedur Bar Putra, A.A. Gede Bagus Sedana; Sinaga, Firman; Amir, Firlie Lanovia
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.841

Abstract

Standar Operasional Prosedur pada Bar Mano Beach House Seminyak dalam penerapan Standar Operasional Prosedur masih ada karyawan bar yang tidak melaksanakan dengan maksimal sehingga, menimbulkan berbagai masalah pada berlangsungnya operasional seperti membuat minuman tidak menggunakan alat ukur (jigger). Adanya indikasi permasalahan pada penerapan Standar Operasional Prosedur Bar Mano Beach House Seminyak yang telah menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan Standar Operasional Prosedur pada Deparment bar di restoran tersebut. Metode pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manfaat utama dari penerapan Standar Operasional Prosedur menciptakan keselarasan kerja karyawan bar. Manfaat lain yang bisa dipetik adalah bahwa Standar Operasional Prosedur bisa di jadikan pedoman bagi Deparment bar di Mano Beach House Seminyak untuk melakukan tugas-tugasnya, dan juga sebagai media komonikasi untuk mendukung kelancaran operasional. Pihak restoran disarankan untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan pada Standar Operasional Prosedur mereka. Standard Operating Procedures at Bar Mano Beach House Seminyak in the application of Standard Operating Procedures there are still bar employees who do not carry out optimally so that it causes various problems in the ongoing operations such as making drinks without using a measuring device (jigger). There are indications of problems in the application of Standard Operating Procedures Bar Mano Beach House Seminyak which has become the background of this research. The purpose of this study was to determine the application of Standard Operating Procedures to the Department bar in the restaurant. Data collection methods used in this study were observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis. The results of this study indicate that the main benefit of implementing Standard Operating Procedures is to create work harmony for bar employees. Another benefit that can be learned is that Standard Operating Procedures can be used as guidelines for the Bar Department at Mano Beach House Seminyak to carry out their duties, and also as a communication medium to support smooth operations. The restaurant is advised to continue to make improvements and developments on their Standard Operating Procedures.
Analisa Menu Engineering dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Menu Nilam, Allysa; Wirawan, Putu Eka; Sudiarta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.842

Abstract

Kualitas menu wajib diperhatikan dalam menjalankan sebuah restoran. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas menu adalah dengan menggunakan analisa Menu Engineering. Penelitian ini adalah penelitian analisa Menu Engineering dalam upaya meningkatkan kualitas menu di Aperitif Restaurant and Bar Ubud. Adapun yang melatar belakangi penulis untuk mengangkat judul ini adalah selama melaksanakan training, penulis memperhatikan Aperitif Restaurant and Bar Ubud belum pernah melaksanakan analisa menu engineering dalam upaya meningkatkan kualitas menunya. Oleh karena itu, penulis mengangkat judul ini dengan tujuan mengetahui klasifikasi menu, tingkat popularitas dan profitabilitas serta tindak lanjut yang dapat diterapkan terhadap menu Aperitif Restaurant and Bar Ubud. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang deskriftif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian terhadap Menu Bar (A’la Carte) yang terdiri dari 13 item menunjukkan bahwa terdapat 3 item atau 23,1% (Cured Fish, Tofu, dan Cheese Platter) tergolong Star, 6 item atau 46,2% (Flammekueche, Hokkaido Scallop, Wagyu Burger, Lobster Tortellini, Sensation White, dan Chocolate Bounty) tergolong Plowhorse, terdapat 4 item atau 30,8% (Martino, Venison Wellington, Mushroom Wellington, dan Wagyu Kagoshima) tergolong Puzzle, dan terdapat 0 item atau 0,0% yang tergolong Dog. Dengan Wagyu Burger sebagai menu yang memiliki tingkat popularitas dan profitabilitas tertinggi. Tindak lanjut yang dapat dilakukan terhadap golongan Star adalah makanan perlu dipertahankan dari segi warna, penampilan/platting, tekstur, rasa/taste, dan ingredients. Terhadap golongan plowhorse perlu dipertahankan dan ditingkatkan kembali serta perlu adanya perbaikan standard recipe. Terhadap golongan puzzle perlu ditingkatkan lagi dari segi platting, tekstur, dan taste, mengevaluasi kembali standard recipe serta meningkatkan skill staff kitchen. The quality of the menu must be considered in running a restaurant. One way to improve menu quality is to use Menu Engineering analysis. This research is an analysis of Menu Engineering in an effort to improve the quality of the menu at Aperitif Restaurant and Bar Ubud. The background behind the author to raise this title is that during the training, the author noticed that Aperitif Restaurant and Bar Ubud had never carried out an engineering menu analysis in an effort to improve the quality of the menu. Therefore, the author raised this title with the aim of knowing the classification of the menu, the level of popularity and profitability as well as the follow-up that can be applied to the Aperitif Restaurant and Bar Ubud menu. This research method is a descriptive field research with quantitative and qualitative approaches. The results of the study on the Menu Bar (A'la Carte) which consisted of 13 items showed that there were 3 items or 23.1% (Cured Fish, Tofu, and Cheese Platter) classified as Star, 6 items or 46.2% (Flammekueche, Hokkaido Scallop, Wagyu Burger, Lobster Tortellini, Sensation White, and Chocolate Bounty) are classified as Plowhorse, there are 4 items or 30.8% (Martino, Venison Wellington, Mushroom Wellington, and Wagyu Kagoshima) are classified as Puzzles, and there are 0 items or 0.0 % belonging to Dog. With Wagyu Burger as a menu that has the highest level of popularity and profitability. The follow-up that can be done for the Star class is that food needs to be maintained in terms of color, appearance/platting, texture, taste, and ingredients. The flowhorse group needs to be maintained and improved again and there is a need to improve the standard recipe. The puzzle group needs to be improved in terms of plating, texture, and taste, re-evaluating the standard recipe and improving the skills of the kitchen staff.
Intervensi Penerapan CHSE Terhadap Keputusan Tamu Melakukan Kunjungan Kembali Wijaya, Bryan Masga; Wirawan, Putu Eka; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.843

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh CHSE terhadap keputusan tamu dalam melakukan kunjungan kembali di Volken Coffee Bali. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengunjung Volken Coffee Bali dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Data yang digunakan pada penelitian ini didapatkan melalui kuesioner, selanjutnya data primer diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas dilanjutkan dengan uji asumsi klasik dan hipotesis dibuktikan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Cleanliness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan tamu melakukan kunjungan kembali di Volken Coffee Bali. Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung 2,225 > ttabel (0.05 : 35) = 2,030 (2) Health memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan tamu melakukan kunjungan kembali di Volken Coffee Bali. Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung 2,261 > ttabel (0.05 : 35) = 2,030 (3) Safety memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan tamu melakukan kunjungan kembali di Volken Coffee Bali. Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung 2,369 > ttabel (0.05 : 35) = 2,030 (4) Environmental sustainability memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan tamu melakukan kunjungan kembali di Volken Coffee Bali. Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung 3,398 > ttabel (0.05 : 35) = 2,030. Koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,398. Hal ini menunjukkan bahwa 39,8% keputusan tamu melakukan kunjungan kembali di Volken Coffee Bali dipengaruhi oleh Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability, sedangkan sisanya sebesar 60,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. The purpose of this study was to determine the effects of CHSE on guests' decisions in making return visits at Volken Coffee Bali. The method used in this study is a quantitative research method. Respondents used in this study were visitors to Volken Coffee Bali with a total sample of 80 respondents. The data used in this study were obtained through questionnaires, then the primary data was tested using validity and reliability tests followed by classical assumption tests and hypotheses were proven using multiple linear regression analysis. The results of the study indicate that: (1) Cleanliness has a positive and significant influence on the guest's decision to make a return visit at Volken Coffee Bali. This can be seen from the value of tcount 2.225 > ttable (0.05: 35) = 2.030 (2) Health has a positive and significant influence on the decision of guests to make return visits at Volken Coffee Bali. This can be seen from the value of tcount 2.261 > ttable (0.05: 35) = 2.030 (3) Safety has a positive and significant influence on the decision of guests to make return visits at Volken Coffee Bali. This can be seen from the value of tcount 2.369 > ttable (0.05: 35) = 2.030 (4) Environmental sustainability has a positive and significant influence on the decision of guests to return to Volken Coffee Bali. This can be seen from the tcount value of 3.398 > ttable (0.05: 35) = 2.030. The coefficient of determination shows the R Square value of 0.398. This shows that 39.8% of the guest's decision to make a return visit at Volken Coffee Bali is influenced by Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability, while the remaining 60.2% is influenced by other variables outside of this study.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dewi, Eka Juniasti; Widhyandanta, I Gede Dirga Surya Arya; Yani, Ni Wayan Mega Sari Apri
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.844

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan ksenjangan hasil penelitian terdahulu (research gap) dan permasalahan penelitian (research problem) tentang tingginya data jumlah komplain karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan pada Nandini Jungle Resort & Spa, dengan populasi penelitian yang berjumlah 62 responden. Seluruh data yang diperoleh dari distribusi kuisoner layak digunakan, selanjutnya dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji hipotesis (uji t dan uji f). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Nandini Jungle Resort & Spa. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik gaya kepemimpinan maka semakin meningkat kinerja karyawan pada Nandini Jungle Resort & Spa. Pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Nandini Jungle Resort & Spa. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pelatihan kerja maka semakin meningkat kinerja karyawan pada Nandini Jungle Resort & Spa. Gaya kepemimpinan dan pelatihan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan pada Nandini Jungle Resort & Spa. This research was conducted based on the results of previous research (research gaps) and research problems (research problems) regarding the high number of data on the number of employee complaints. This study aims to examine and analy e the effect of leadership style and job training on employee performance. This research was conducted at Nandini Jungle Resort & Spa, with a research population of 62 respondents. All data obtained from the questionnaire distribution are feasible to use, then analy ed using multiple linear regression, hypothesis testing (t test and f test). The results showed that leadership style had a positive and significant effect on employee performance at Nandini Jungle Resort & Spa. This shows that the better the leadership style, the higher the employee performance at Nandini Jungle Resort & Spa. Job training has a positive and significant effect on employee performance at Nandini Jungle Resort & Spa. This shows that the better the job training, the higher the employee performance at Nandini Jungle Resort & Spa. Leadership style and job training have a significant positive effect on employee performance at Nandini Jungle Resort & Spa.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue