cover
Contact Name
Greenation Publisher
Contact Email
greenation.info@gmail.com
Phone
+6281188062005
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 853 Documents
Workload, Work Stress, and Employee Performance: the Mediating Role of Core Values from a Human Relations Perspective Jitro Y. Bifel; Rolland E. Fanggidae; Agus A. Nalle; Khalid K. Moenardy; Tomycho Olviana
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan dengan peran mediasi core value dalam konteks industri perbankan. Berlandaskan Human Relation Theory, studi ini menempatkan core value sebagai mekanisme normatif yang menjembatani tuntutan kerja dan perilaku kinerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan perbankan, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap core value dan kinerja karyawan, serta core value berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Selain itu, core value terbukti memediasi secara parsial hubungan antara beban kerja dan kinerja karyawan. Sebaliknya, stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap core value maupun kinerja karyawan, dan tidak dimediasi oleh core value. Temuan ini mengindikasikan bahwa beban kerja yang dipersepsikan sebagai tantangan dapat memperkuat internalisasi nilai organisasi dan mendorong peningkatan kinerja, sementara stres kerja dalam konteks penelitian ini belum berada pada tingkat yang mengganggu performa. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur perilaku organisasi dengan menegaskan peran strategis core value sebagai sumber daya psikologis dan normatif dalam menjelaskan hubungan antara tuntutan kerja dan kinerja. Secara praktis, hasil penelitian menekankan pentingnya perancangan beban kerja yang menantang namun realistis, serta penguatan nilai organisasi sebagai fondasi kinerja berkelanjutan di sektor perbankan.
Pengaruh Profesionalisme dan Lingkungan Kerja dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening terhadap Kinerja Guru pada Sekolah Swasta SMP-SMA Xaverius di Kota Jambi Maria Enggar Kurnia Putri; Pantun Bukit; Ali Akbar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1872

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, menentukan, dan menganalisis pengaruh profesionalisme dan lingkungan kerja terhadap motivasi dan kinerja guru di sekolah SMP–SMA Xaverius di Kota Jambi, serta menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung profesionalisme dan lingkungan kerja melalui motivasi sebagai variabel intervening terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan kuantitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Teknik analisis data meliputi pengujian validitas, pengujian reliabilitas, pengujian asumsi klasik, dan analisis jalur untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji-t dan uji-F. Semua data penelitian diolah menggunakan program SPSS. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh guru di SMP–SMA Xaverius di Kota Jambi, dengan teknik pengambilan sampel jenuh diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi guru. Secara parsial, profesionalisme dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Motivasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru, meskipun kontribusinya relatif kecil. Analisis juga menunjukkan bahwa motivasi bertindak sebagai variabel perantara dalam hubungan antara profesionalisme dan lingkungan kerja dengan kinerja guru. Secara bersamaan, profesionalisme dan lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru.
Kemandirian Belajar Ditinjau dari Self Efficacy pada Siswa Siswi di Smp Global Prima Medan Dhea Fabiola Br. Sinaga; Sri Hartini; Geby Marela Angelica Sinaga; Nanda Putri Elisabet Br. Ginting; Angelinca Novana; Beby Astri Tarigan
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1976

Abstract

Studi ini berfokus untuk mengungkapkan keterikatan antara Self-Efficacy dengan Kemandirian Belajar pada siswa di SMP Global Prima Medan. Metode studi yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik Disproportionate Stratified Random Sampling. Sampel sebanyak 174 siswa dipilih dari populasi sebanyak 331 siswa. Instrumen yang digunakan adalah Self-Efficacy Scale dan Learning Independence Scale, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan teknik metode Corrected Item Total Correlation dengan bantuan program SPSS statistics 23 for Windows, hasil studi menunjukkan adanya keterikatan positif dan signifikan antara self-efficacy dan learning independence dengan nilai korelasi (r) sebesar 0.466 dan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p< 0.05). Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Self-Efficacy siswa, semakin tinggi pula tingkat Kemandirian Belajar mereka. Self-Efficacy memberikan kontribusi sebesar 21.8% terhadap variasi Kemandirian Belajar, sedangkan 78.2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa Self-Efficacy merupakan faktor penting dalam meningkatkan Kemandirian Belajar siswa. Studi ini memberikan implikasi praktis bagi guru, orang tua, dan sekolah dalam mengembangkan program pendidikan yang mendorong kemandirian akademik siswa.