cover
Contact Name
Mohammad Ischak
Contact Email
m.ischak@trisakti.ac.id
Phone
+62818871266
Journal Mail Official
akal@trisakti.ac.id
Editorial Address
Universitas Trisakti - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Gedung M lantai 11 Jl. Kyai Tapa No. 1, Grogol Jakarta 11440 Indonesia
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : 27471128     DOI : https://doi.org/10.25105/akal
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan lokal merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang menyajikan artikel implementasi IPTEK yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan di masyarakat. Jurnal ini merupakan sarana bagi Dosen, Komunitas, Mahasiswa dan Masyarakat pada umumnya untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali selama setahun pada bulan Agustus dan Febuari. Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan lokal menerima naskah dari berbagai disiplin keilmuan terutama dalam upaya peningkatan kapasitas dan kualitas kehidupan masyarakat di semua bidang kehidupan, seperti : 1. Pemberdayaan Masyarakat, Sosialisasi dan Implementasi Teknologi Tepat Guna Layanan Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, dan Kearifan Lokal 2. Pendampingan kepada UMKM dan sektor ekonomi rakyat lainnya 3. Peningkatan kualitas permukiman 4. Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat untuk Pembangunan Berkelanjutan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
EVALUASI PENYULUHAN MANFAAT CINCAU BAGI KESEHATAN DAN KECANTIKAN PADA MASYARAKAT KELURAHAN CURUG KOTAMADYA BOGOR Muhammad Taufiq Fathaddin; Diah Utami Safitri; Onnie Ridaliani; Harin Widiyatni; Pri Agung Rakhmanto; Zona Nuansa Adha Antariksa; Danar Wijayanto
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.483 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i2.13873

Abstract

Tanaman cincau merupakan tanaman asli Indonesia Berdasarkan jenisnya cincau dibagi menjadi cincau hijau dan cincau hitam. Tanaman cincau hijau tumbuh terutama di pulau Jawa, Sulawesi, Bali, Lombok, hingga Sumbawa. Ada beberapa jenis cincau hijau yaitu spesies Cyclea barbata yang berupa tanaman rambat dan Premna oblongifolia yang berupa pohon. Tanaman cincau hitam tumbuh terutama di pulau Jawa dan Sumatera, Cincau hitam sering disebut janggelan dengan nama spesies Mesona palustris, sedangkan di Cina disebut hsian tsao dengan nama spesies Mesona procumbens Hemsl. Cincau merupakan bahan baku minuman tradisional yang terdapat di beberapa daerah terutama di bagian barat Indonesia. Minuman cincau merupakan salah satu minuman favorit di bulan puasa. Cincau berguna untuk menjaga kesehatan terutama kesehatan pencernaan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bagi kesehatan. Kegiatan penyuluhan dihadiri oleh tim dosen dan mahasiswa serta 15 warga Kelurahan Curug di Kotamadya Bogor. Evaluasi diberikan sebelum penyuluhan (pre-test) dan setelah penyuluhan (post-test). Hasil pre-test menunjukkan sebanyak 33.3% peserta memahami manfaat cincau baik sebagai bahan baku minuman, kesehatan, maupun kecantikan. Hasil post-test menunjukkan bahwa jumlah peserta yang paham adalah sebanyak 86,67% peserta. Sedangkan hasil evaluasi yang dilakukan enam bulan kemudian mnunjukkan jumlah peserta yang paham sebesar 93.33%. Dapat dikatakan bahwa kegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman peserta. Di samping itu peserta tertarik untuk mengetahui lebih jauh hal-hal mengenai cincau setelah kegiatan penyuluhan tersebut.
PENYULUHAN PENGGUNAAN SUMBER DAYA PRODUKSI BERKELANJUTAN PADA USAHA KECIL MENENGAH NAMBO KELAPA NUNGGAL Emelia Sari; Dadan Umar Daihani; Dadang Surjasa; Dedy Sugiarto; Febriana Lestari
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.11 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i2.13876

Abstract

Saat ini, perusahaan manufaktur telah mempertimbangkan sustainability sebagai masalah krusial. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kelangkaan sumber daya yang tidak terbarukan; regulasi yang semakin ketat terkait lingkungan, kesehatan, dan keselamatan; meningkatnya permintaan pelanggan untuk produk ramah lingkungan; dan lain sebagainya. Sustainable Development Goals (SDGs) adalah sasaran pembangunan berkelanjutan yang menjadi salah satu kata kunci penting yang mendasari kerangka pembangunan di seluruh dunia saat ini. Bermula dari kesadaran bahwa bumi dan sumber daya alam yang terdapat masa kini bukan semata milik generasi saat ini akan tetapi perlu dilestarikan dalam rangka memastikan kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan pembangunan untuk generasi masa depan. Target utama SDGs adalah mengentaskan kemiskinan, tapi di Indonesia akan menggunakan tiga indikator terkait dengan dokumen SDGs yakni pembangunan manusia atau human development yang meliputi pendidikan dan kesehatan. Lingkungan dalam skala kecil atau social economic development dan lingkungan yang besar atau environmental development berupa ketersediaan kualitas lingkungan dan sumber daya alam yang baik. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka seluruh komponen masyarakat perlu memahami kontribusi apa yang dapat diberikan. Maka pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh anggota Polyface Nambo sebagai masyarakat industri mengenai konsep sustainability dan memberikan motivasi mengenai apa yang dapat mereka lakukan dalam pencapaian SDGs yang sudah ditetapkan khususnya SDG no 12 yaitu penggunaan sumber daya manufaktur berkelanjutan.
SKOR RISIKO DIABETES MELLITUS BERKORELASI DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA: SKRINING DIABETES MELLITUS TIPE-2 PADA MASYARAKAT Yenny Yenny; Elly Herwana; Raditya Wratsangka
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.753 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i2.13879

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi diabetes mellitus tipe-2 (DM-2) terus meningkat di masyarakat. Informasi yang berkaitan dengan risiko DM-2 dan deteksi dini diperlukan guna menurunkan morbiditas dan mortalitas. Tujuan: menentukan prevalensi prediabetes, DM-2 dan korelasi antara skor risiko DM-2 dengan kadar gula darah puasa dan sewaktu pada masyarakat. Metode: Survei dilakukan pada 200 partisipan bertempat tinggal disekitar sekolah Regina Pacis di wilayah Palmerah-Jakarta Barat pada tanggal 26 Maret 2022. Skor risiko DM-2 ditentukan menggunakan kuesioner. Kategori prediabetes dan DM ditentukan berdasarkan kadar gula darah puasa dan sewaktu. Korelasi Spearman digunakan untuk menentukan korelasi skor risiko diabetes mellitus dengan gula darah puasa dan sewaktu. Batas kemaknaan yang digunakan p<0,05. Hasil: Rerata partisipan berusia 51,4 ± 11,6 tahun, mayoritas berusia >40 tahun yaitu 171 (85,5%) orang, perempuan yaitu 120 (60%) orang, risiko DM-2 tinggi sebesar 105 (52%) orang. Diagnosis berdasarkan gula darah puasa: prediabetes yaitu 43 (44,8%) orang, DM-2 sebesar 17 (17,7%) orang.Diagnosis berdasarkan gula darah sewaktu: prediabetes 26 (25%) orang, DM-2 sebesar 12 (11,5%) orang.Total peserta yang terdeteksi perdiabetes berdasarkan pemeriksaan kadar gula darah puasa dan sewaktu yaitu 69 (34,5%) orang, DM-2 yaitu 29 (14,5%) orang. Ada korelasi bermakna antara skor risiko DM-2 dengan kadar gula darah puasa (r=0,21; p<0,042). Kesimpulan: Prevalensi prediabetes (34,5%), DM-2 (14,5%). Ada korelasi bermakna antara skor risiko DM-2 dengan kadar gula darah puasa. Tindakan protektif preventif melalui edukasi dan deteksi dini perlu dilakukan secara kontiniu guna menurunkan morbiditas dan mortalitas DM-2.
SOSIALISASI MITIGASI BENCANA GEOLOGI KEPADA MASYARAKAT SEKOLAH DASAR ISLAM AY-YUSUFIAH, BANTEN Muhammad Adimas Amri; Sigit Rahmawan; Suherman Dwi Nuryana; Abdurrachman Assegaf; Ramadhan Adhitama; Dyah Ayu Setyorini; Firman Herdiansyah
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.817 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i2.13880

Abstract

Bencana yang terjadi akibat merupakan proses geologi yang melanda permukaan bumi, dapat mengakibatkan efek kerugian yang tidak kecil, dilihat dari lingkungan, aktivitas masyarakat di daerah tersebut, maupun dampak terhadap masyarakat itu sendiri. Saat ini negara kita tercinta, Indonesia sedang beruntun dilanda oleh bencana, mulai dari tanah longsor, banjir, gempa bumi, maupun erupsi gunung api, dan tsunami, bahkan grafiknya terlihat makin meningkat secara tingkat dan frekuensinya. Saat ini penting sekali untuk memikirkan bagaimana mitigasi yang harus dilakukan terhadap bencana geologi yang terjadi, baik sebelum, maupun pada saat terjadi atau sesudah bencana itu terjadi. Untuk itu kita perlu mengenal dan mengetahui proses geologi apa saja yang dapat mengakibatkan bencana geologi. Wilayah memiliki tingkat kewaspadaan yang berbeda terhadap bencana geologi yang terjadi yang tergantung bencana geologi. Mitigasi yang harus dilakukan untuk setiap wilayah pun juga berbeda dalam menghadapi dan menyiapkan terhadap bencana yang datang. Dari hasil PKM agar memberikan sosialisasi bencana geologi mengenai gempa bumi, khususnya yang berpotensi terjadi di Daerah Banten, serta mitigasi apa saja yang dibutuhkan dalam menghadapi bencana ini. Sosialisasi diberikan kepada guru SD Islam Ay-Yusufiah yang berada di Tangerang, Banten
PEMBERDAYAAN PENGUATAN RINTISAN USAHA BAGI CALON WIRAUSAHA MUDA Ellyana Amran; Tulus Tambunan
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.562 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i2.13887

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pada santri mengenai bagaimana merintis sebuah usaha yang berdaya saing tinggi dan menjadi seorang pengusaha tangguh. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring mengingat situasi pandemi saat ini, namun tidak mengurangi semangat dan antusiasme para santri terhadap materi yang diberikan. Sesuai tema kegiatannya, materi yang diberikan pada kegiatan PkM ini adalah kewirausahaan, baik dalam membangun spirit wirausaha, perencanaan, pengelolaan serta pengawasan dalam upaya meningkatkan kinerja usaha dan lain sebagainya. Baik peserta maupun Pengasuh Ponpes Madinah Al-Hijrah sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menilai bahwa pembekalan yang diberikan kepada para guru dan santri sangat bermanfaat untuk melahirkan pengusaha-pengusaha mudah yang tangguh. Waktu nanti yang akan membuktikan. Dalam hal ini pendidikan kewirausahaan saja tidak cukup, dibutuhkan juga faktorfaktor krusial lainnya terutama akses ke teknologi termasuk teknologi digital, modal, dan informasi; kemampuan berinovasi; budaya bisnis yang mendukung; dan iklim usaha yang kondusif.
LITERASI KEUANGAN SYARIAH BAGI UMKM DI MASA PANDEMI Lavlimatria Esya Ahadi; Sri Yani Kusumasturi; Khirstina Curry; Mia Amelia; Ika Kristina
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.805 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i2.13893

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a positive and negative impact on the growth of MSMEs, based on the Katadata Insight Center (KIC), 82.9% of MSMEs felt a negative impact while the positive impact was only a small part, namely 5.9%. MSMEs of Yayasan Insan Palma Sejahtera, located in Palmerah, one of which during the pandemic also felt the impact of this pandemic, including limited capital, access to capital, lack of knowledge of financial institutions, sources of funding, lack of innovation, and borders in marketing products and decreased sales. There are many problems for MSMEs, but the most important thing is the difficulty of obtaining additional capital from financial institutions, this is due to the lack of MSME knowledge of financial institutions or funding sources, as well as the many requirements that have not been met by MSMEs. Based on the problems faced by MSMEs, for this reason, it is necessary to conduct education to increase the knowledge of MSME actors, this can be done in the form of training activities so that they can provide insight to MSME actors regarding the understanding of MSME actors towards Islamic Financial Literacy and Funding Sources for MSMEs that can be used to develop MSME businesses. The results of the training showed that MSME participants who understand and know Islamic financial institutions are 36 percent, while in utilizing their funds, only 50 percent. Based on the results of the training benefit questionnaire for MSME participants related to the level of understanding of the trainees who really understand the material provided strongly agreed by 48 percent and agreed that the remaining 26 percent did not agree.
Cover Vol. 3 No. 2 jurnalkearifan PemberdayaanMasyarakat
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.86 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i2.14307

Abstract

PENYULUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DAN NYERI KEPALA AKIBAT BEKERJA DARI RUMAH Rima Anindita Primandari; Andini Aswar
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v4i1.14385

Abstract

The COVID-19 pandemic has affected various aspects of people's lives. To prevent transmission, one of the policies made is to Work From Home (WFH) which allows workers to work more flexibly and still meet the requirements for physical distancing. However, WFH can also cause a decrease in physical activity in workers and have a negative impact on workers' health. Low back pain (LBP) and headache are complaints that are often felt by workers due to WFH. The purpose of this Community Service activity is to increase public knowledge about low back pain and headaches due to WFH. This activities is carried out online using a zoom meeting in the form of webinar with the lecture method using PPT, questions and answers, and discussions as well as sharing experiences about LBP and headaches. The target participants are 30 people. The participants seemed serious and enthusiastic in participating in the webinar as evidenced by the many questions asked. Although the participants' education was quite good, knowledge about LBP and headaches was still lacking.
MEMULAI BISNIS DENGAN MEMBANGUN TIM KERJA YANG SOLID Juniati Gunawan; Wiwiek Reza; Mochammad Sabur
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v4i1.14504

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun demikian, kondisi UMKM seringkali naik turun karena terpengaruh keadaan, salah satunya yang terjadi saat ini yaitu adanya pandemi COVID-19. Berbagai upaya dilakukan untuk membantu UMKM, termasuk dukungan Pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang melibatkan berbagai unsur kelembagaan, baik lembaga jasa keuangan, masyarakat, lembaga non pemerintah, dan lembaga pendidikan. Peran lembaga pendidikan sangat penting untuk terus-menerus memberikan pendampingan dan pelatihan agar UMKM dapat bertahan dan berkembang. Salah satu Lembaga Pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM) Kewirausahaan BA, merespon situasi ini dengan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan untuk UMKM, bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trisakti. Dalam memberikan sesi materi pengembangan usaha, Tim FEB Usakti menyampaikan materi kerja sama tim yang solid disampaikan dengan mengingatkan pentingnya berkolaborasi untuk mengembangkan usaha yang berkesinambungan. Pelatihan diharapkan dapat memberikan semangat dalam membangun usaha, pemahaman dan pengalaman, serta mempererat silahturahmi antar anggota Lembaga Pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM) Kewirausahaan BA. Dalam jangka panjang, diharapkan para pelaku UMKM ini dapat meningkatkan kerja sama terkait strategi usaha mereka, agar unggul dalam mengatasi persaingan dan mampu membangun kolaborasi yang tangguh untuk meningkatkan kinerja usahanya.
PELATIHAN PEMURNIAN MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN ZEOLITE ALAM TERKATIVASI ASAM BAGI MASYARAKAT WILAYAH TANJUNG GEDONG, JAKARTA BARAT Fadliah Fadliah; Lisa Samura; Subandrio Soemali; Syamidi Patian
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v4i1.14693

Abstract

Used cooking oil is an oil that has been used repeatedly in the process of frying food. Repeated use of cooking oil will cause a decrease in the quality of used cooking oil and if consumed will be harmful to health. The decrease in the quality of used cooking oil due to the formation of more double bonds in the structure of used cooking oil causes the oil to be more easily oxidized. The oxidation experienced by used cooking oil causes the quality of used cooking oil to decrease marked by the increasing value of peroxide number, free fatty acid content, water content and acid number of used cooking oil. One of the efforts that can be done to improve the quality of used cooking oil is to add an adsorbent to the used cooking oil. The added adsorbent serves to adsorb the impurities contained in the used cooking oil. One of the adsorbents that can be used is zeolite, zeolite can be used as an adsorbent because of the wide surface area of ​​zeolite which makes it easier for zeolite to adsorb chemical compounds on its surface. To test the quality of the oil can be done by measuring the peroxide number, free fatty acid content, water content and acid number. In this community service, training activities for refining used cooking oil will be carried out to the people of the Tanjung Gedong area, Tomang, West Jakarta. The link between PkM training in refining used cooking oil using natural zeolite for residents of the Tanjung Gedong area, West Jakarta and PkM flagship usakti, namely in the areas of regional development, ecogreen, and alternative energy. Namely using natural materials such as zeolite which is environmentally friendly to improve the quality of used cooking oil.

Page 6 of 14 | Total Record : 133