cover
Contact Name
Edy Jamal Tuheteru
Contact Email
ejtuheteru@trisakti.ac.id
Phone
+6285695514944
Journal Mail Official
imej@trisakti.ac.id
Editorial Address
Kyai Tapa Street No.1, Grogol, West Jakarta
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesian Mining and Energy Journal
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 26572451     EISSN : 27236064     DOI : https://doi.org/10.25105/imej.v5i1.13776
IMEJ emphasizes the development of mining technical science and energy conservation technology. Mining technical science includes mining exploration, resource modeling, mine optimization, production optimization, mining economics, resource and reserve conservation, mine support, and post-mining. Energy conservation technology includes the development of renewable energy technology, fossil fuel energy technology, economic valuation of energy projects, life cycle cost, and value-added energy.
Articles 103 Documents
Evaluasi Jumlah Kebutuhan Alat Gali Muat dan Alat Angkut Untuk Mencapai Target Produksi Overburden di PT Nuansacipta Coal Investment Palaran, Kalimantan Timur Alvando Alone, Marcel Samuel; Korra Herdyanti, Mixsindo; Marwanza, Irfan; Putra, Danu; Subandrio
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 6 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v6i2.19267

Abstract

Ketercapaian produksi merupakan salah satu indikator keberhasilan kegiatan operasional penambangan. Pemenuhan indikator ini umumnya disebabkan faktor-faktor operasional peralatan tambang, khususnya pada alat gali dan alat muat. Salah satu faktor ini adalah kesediaan alat tambang, yang didalamnya terdiri dari ketersediaan fisik (PA), ketersediaan mekanis (MA), dan efektif pemakaian (EU). Rendahnya nilai parameter umumnya berdampak pada ketidaktercapaian target produksi. Pada penelitian ini menggunakan metode evaluasi kuantitatif, dimana dilakukan evaluasi pada jumlah kebutuhan alat yang digunakan untuk mencapai target produksi overburden, data yang dibutuhkan pada penelitian, waktu siklus dari alat muat dan angkut. Dilakukan simulasi pada waktu standby alat untuk mengoptimalisasikan hasil produksi dari alat yang digunakan. Perhitungan terhadap produktivitas dan produksi tercapai dilakukan pada skenario sebelum dan setelah peningkatan kinerja. Sebagai indikator keberhasilan, faktor keserasian (MF) juga dihitung pada kedua skenario. Pada akhir studi, dilakukan perhitungan kebutuhan peralatan untuk melihat pengaruh peningkatan kinerja pada kebutuhan peralatan tambang. Setelah dilakukan pengolahan data yang didapat dapat kesimpulan bahwa optimalisasi waktu standby alat tidak cukup untuk mencapai target produksi overburden, dan dibutuhkan satu unit tambahan pada alat angkut.
Studi Penentuan Getaran Peledakan Menggunakan Maximum Instantaneous Charge Per Delay di PT Lotus Sg Lestari Maulana, Yuga; Hartami, Pantjanita Novi; Wijaya, Dicky Farren; Herdyanti, Mixsindo Korra; Putra, Danu
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 6 No. 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v6i2.19269

Abstract

Penentuan PPV prediksi dalam kegiatan peledakan menggunakan jumlah bahan peledak maksimum per peledakan yang menyebabkan jumlah data prediksi PPV yang dihasilkan tidak cukup untuk menentukan persamaan prediksi PPV, sehingga hasil prediksi menjadi kurang kuat. Dengan itu, studi ini dilakukan untuk memperoleh prediksi PPV dengan menggunakan jumlah bahan peledak maksimum per delay yang digunakan pada satu kali peledakan. Hal ini dimaksudkan agar semakin banyak dan optimal data yang dibutuhkan untuk penentuan prediksi PPV. Studi ini mengacu pada teori scale distance dengan menggunakan parameter jarak peledakan dan jumlah bahan peledak maksimum per delay. Hasil studi ini, yaitu PPV prediksi yang didapatkan pada pengukuran di depan freeface cenderung lebih kecil dari pengukuran di belakang freeface. Bisa dikatakan bahwa efek getaran peledakan cenderung lebih kecil kearah depan freeface. Dampak getaran peledakan akan lebih mudah di kontrol apabila lokasi pemukiman warga dari arah depan freeface. Kemudian, nilai prediksi yang didapat dari penelitian menggunakan Maximum Instantaneous Charge per Delay cenderung lebih kecil dari nilai prediksi yang dilakukan pada penelitian sebelumnya menggunakan Maximum Instantaneous Charge per peledakan, sehingga dapat dikatakan penentuan prediksi getaran lebih baik menggunakan nilai Maximum Instantaneous Charge per Delay.
Analisis Efisiensi Pengukuran Volume Saprolit Menggunakan Fotogrametri, Survei, dan Ore Hauling Pada PT. Roda Jaya Sakti PIT Central West 8 Pradana, Bimo Arlingga; Purwiyono, Taat Tri; Maulana, Yuga; Tuheteru, Edy Jamal; Suliestyah
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v7i1.20710

Abstract

PT Roda Jaya Sakti membantu PT Hengjaya Mineralindo menambang nikel melalui metode tambang terbuka. Perhitungan volume material yang dihasilkan dari tambang diperlukan untuk kegiatan pemindahan hasil material ke area ETO. PT Roda Jaya Sakti melakukan ini dengan menggunakan GPS Geodetik dan penghitungan truk atau dengan menimbang material secara langsung. Namun, PT Roda Jaya Sakti saat ini mencoba menggunakan metode fotogrametri untuk menghitung volume material yang ada di ETO. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara metode GPS Geodetik, jumlah truk, dan UAV/drone dalam perhitungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan dalam perhitungan antara metode GPS Geodetik, jumlah truk, dan UAV/drone. Hasil penelitian tersebut adalah sebagai berikut: pengukuran dengan drone atau fotogrametri menghasilkan volume 36.216 m3, hasil survei 36.502,8 m3, hasil truk 37.941 m3, dan volume skala 42.226 m3. Beberapa penyebab pelapukan termasuk kesalahan manusia, area rumah yang berdekatan, konstruksi kubah yang kurang baik, sisa material di dalam rumah, dan proses digitalisasi yang buruk. Ekskavator dan ember ADT dan DT yang menggunakan material basah.
KAJIAN PENGARUH GEOMTERI JALAN ANGKUT UNTUK KETERCAPAIAN TARGET PRODUKSI ALAT ANGKUT PADA PEMINDAHAN OVERBURDEN DI PT MITRA BARITO LUMBUNG ENERGI Sampurna Jaya, Muhamad; Tuheteru, Edy Jamal; Purwiyono, Taat Tri
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 7 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v7i2.20715

Abstract

PT Mitra Barito Lumbung Energi merupakan merupakan salah satu perusahaan kontraktor pertambangan yang berfokus dalam bidang pertambangan batubara. Pada penelitian saat penelitian ini dilakukan di PT Mitra Barito Lumbung Energi Jobsite PT Kalimantan Prima Nusantara yang dimana menggunakan metode penambangan terbuka (open pit mining), dalam kegiatan operasinya menggunakan excavator sebagai alat gali muat dan dump truck sebagai alat angkut.Pada penelitian ini membahas mengenai ketercapaian target produksi overburden. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi nilai produktivitas yang efisiens salah satunya yaitu geometri jalan, dimana alat angkut akan melintasi melalui jalan dari loading point menuju dumping area (disposal). Pada penelitian ini akan mengevaluasi mengenai ketercapaian produktivitas yang efektif terhadap optimalisasi mengenai geometri jalan yang cocok dengan kapabilitas alat. Dengan hasil dari penelitian ini akan mengetahui berapa banyak jumlah ideal dari alat gali dan alat angkut untuk mencapai target produksi dan juga dengan dilakukannya pengoptimalan lebar jalan pada kondisi lurus sebesar 12,11 meter dan lebar jalan kondisi tikungan 10,78 meter serta pengoptimalan grade jalan yang tidak lebih dari 8%. Setelah dilakukan nya simulasi pengoptimalan lebar dan grade jalan didapatkan. Peningkatan waktu edar alat angkut dimana aktual nya sebesa 13,52 menit menjadi 10,12 menit dan di dapat peningkatan produktivitas dari 286,22 BCM/Jam menjadi 408,87 BCM/Jam.
Analisa zona akuifer dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi schlumberger di Desa Langse,Karangsambung,Kebumen,Jawa Tengah Bacas, Aurelly P M; Aryanto, Reza; Purwiyono, Taat Tri; Dahani, Wiwik; Putra, Danu
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v7i1.20720

Abstract

Desa Langse di Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah, mengalami masalah terkait ketersediaan sumber daya air bersih. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan studi untuk menemukan dan menentukan potensi akuifer di daerah tersebut. Metode geolistrik konfigurasi Schlumberger merupakan salah satu teknik yang efektif untuk menentukan karakteristik akuifer melalui pengukuran resistivitas tanah. Metode Wenner–Schlumberger adalah metode dengan sistem aturan spasi yang konstan dengan catatan faktor pengali ’n’ adalah perbandingan jarak antara elektroda C1-P1 atau (C2-P2) dengan P1-P2. Dalam instrumen yang menggunakan empat buah elektroda yang melibatkan injeksi  arus listrik melalui permukaan tanah. Software IP2WIN digunakan untuk menganalisis titik pada lokasi Desa Langse. IP2WIN adalah software yang digunakan untuk analisis data geolistrik dengan konfigurasi Schlumberger dan Wenner. Software ini memungkinkan pengguna untuk memodelkan data resistivitas tanah untuk menentukan struktur bawah permukaan, termasuk karakteristik akuifer. Akuifer adalah lapisan batuan atau tanah yang dapat menyimpan dan mengalirkan air tanah. Berdasarkan kondisi hidrogeologinya, akuifer dapat dikategorikan sebagai akuifer bebas (unconfined aquifer) atau akuifer tertekan (confined aquifer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  terdapat dalam tiga lokasi titik penelitian yaitu titik 4, 9, 10, dengan kedalaman 1-40 meter. Dalam hasil data yang ditemukan ketebalan akuifer yang berpotensi digunakan warga sebagai sarana dalam memenuhi kebutuhan air pada Desa Langse dapat kita tujukan kepada titik  4. Selain itu, persebaran akuifer yang terdapat pada Desa Langse tergolong minim karena karakteristik batuan penyusun yang bervariasi.
Analisis Geokimia Batuan untuk Mengidentifikasi Potensi Pembentukan Air Asam Tambang di PT. Banjarsari Pribumi, Lahat, Sumatera Selatan Simarmata, Yoki omando; Tuheteru, Edy Jamal; Aryanto, Reza; Suliestyah; Fadliah
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v7i1.20722

Abstract

Air asam tambang dapat dihasilkan karena batuan penutup batubara yang mengandung mineral sulfida terekspos oleh udara dan air. Pembentukan air asam di tambang merupakan salah satu masalah lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan batubara. Air asam tambang, juga dikenal sebagai AAT, adalah air yang bersifat asam yang berasal dari oksidasi mineral sulfida yang terpajan atau terdedah (terpapar) di udara dengan kehadiran air. Ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi dan sering ditunjukkan dengan pH yang rendah di bawah 5. Karakterisasi geokimia batuan adalah langkah pertama menuju pemahaman proses pembentukan air asam tambang. Ini terdiri dari uji statik dan uji kinetic yang dapat divalidasi. Sebanyak enam sampel (BP-A, BP-B, BP-C, BP-D, BP-E, dan BP-F) akan dikumpulkan dan diuji di Laboratorium Analisi Batubara dan Mekanika Batuan FTKE Universitas Trisakti. Karakteristik batuan, pH, postnsi pembentukan sulfida, dan geokimia batuan akan dievaluasi selama uji statik sampel; hasilnya akan dikategorikan sebagai PAF jika batuan tersebut berpotensi menghasilkan air asam tambang, dan NAF jika batuan tersebut tidak berpotensi menghasilkan air asam tambang.
EVALUASI JUMLAH BAHAN ISIAN BAHAN PELEDAK TERHADAP GETARAN TANAH DI PT MEARES SOPUTAN MINING MINAHASA UTARA SULAWESI UTARA Wenas, Injilia; Hartami, Pantjanita Novi; Maulana, Yuga
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 7 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v7i2.20741

Abstract

PT Meares Soputan Mining merupakan salah satu perusahan pertambangan yang bergerak dibidang pertambangan emas, dimana dalam kegiatan penambangan dibutuhkan suatu kegiatan peledekana untuk memberai batuan dari induknya, dengan adanya kegiatan peledakan mengeakibatkan efek salah satunya getaran tanah. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pengamatan langsung dilapangan dan data yang dihasilkan akan diolah lebih lanjut dengan menggunakan software viewshot dan blastware. Hasil maksimum jumlah bahan peledak pada PIT Toka dengan jrak 5m mendapatkan hasil 6.561 kg, 10 m 26.288 kg, 15 m 59.208 k, 20 m 105.332, 30m 237.2391, 40 m 422.057. 50 m 654.575.
Analisis Prediksi Getaran Tanah Akibat Terhadap Pemukiman Warga di Pit Susubang PT Hanwha Mining Services Indonesia, Kalimantan Timur WERFETE, JOSSE; Hartami, Pantjanita Novi; Maulana, Yuga; Purwiyono, Taat Tri; Palit, christin
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v7i1.20758

Abstract

Peledakan yang dilakukan di sekitar permukiman dan infrastruktur penting memerlukan penanganan yang hati-hati terhadap airblast, flyrock, getaran tanah, dan gas beracun. PT Hanwha Mining Services Indonesia melakukan peledakan di Pit Susubang yang terletak dekat dengan pemukiman, dengan jarak terdekat sekitar 578 m dari lokasi peledakan.Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengandalkan data numerik yang dihitung dan dianalisis secara sistematis menggunakan statistik. Data dari observasi langsung mencakup nilai getaran, yang kemudian diproses menggunakan perangkat lunak Thor untuk menghitung Peak Particle Velocity (PPV). Proses ini memungkinkan identifikasi tiga jenis gelombang: transversal, longitudinal, dan vertikal, dengan mengumpulkan data menggunakan alat Micromate.nilai kesamaan rata-rata dari PPV prediksi menggunakan persamaan USBM adalah 86% dari data aktual yang terukur di lapangan, sedangkan persamaan Ambraseys menghasilkan nilai rata-rata sebesar 84%. Penentuan nilai isian dilakukan berdasarkan jarak antara 500 m hingga 1000 m. Kedua persamaan tersebut menunjukkan bahwa nilai MIC relatif serupa dalam rentang jarak antara 400 m hingga 650 m.Berdasarkan dari hasil penelitian ini bahwa dengan menggunakan dua persamaan perhitungan PPV prediksi terdapat perbedaan yang cukup jauh, hal ini disebabkan adanya perbedaan pada nilai k dan β yang telah ditentukan. Jumlah bahan peledak yang digunakan untuk meledakan satu lubang, serta jarak pengukuran yang dilakukan dapat mempengaruhi nilai getaran yang diterima oleh alat.
Analisis Prediksi Danau Pascatambang di PT X Said, Ardhia Regita Cahyani; Tuheteru, Edy Jamal; Aryanto, Reza; yulianti, Ririn; Kurniawati, Riskaviana
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v7i1.20779

Abstract

Pada saat sebuah tambang berakhir, mungkin terjadi bukaan besar atau "void". Dalam beberapa kasus, void ini hanya akan menjadi lubang besar yang tidak berguna dan dapat membahayakan lingkungan sekitar. Ada kemungkinan void ini akan berubah menjadi danau pascatambang, atau pit lake, karena ada kemungkinan air akan masuk ke dalamnya. Dengan menggunakan data curah hujan dan evaporasi dari tahun 2013–2022, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengisi penuh lubang. Luas catchment area mempengaruhi pemilihan DTH 18 sebagai sumber pengisian utama dibandingkan dengan DTH lainnya. Dengan volume akumulasi rata-rata tahunan sebesar 21.300.247 m3, waktu yang diperlukan untuk mencapai kapasitas tampungan pit sebesar 243.402.640 m3 adalah 11,43 tahun. Ini menunjukkan bahwa pengisian dengan DTH 18 adalah sumber pengisian utama.
Studi Penggunaan Kapur Tohor dan Tawas Untuk Pengolahan Air Asam Tambang di Settling Pond 8 PT Internasional Prima Coal Susanti, Chiesa Artamevia Diva; Tuheteru, Edy Jamal; Suliestyah; marwanza, irfan
Indonesian Mining and Energy Journal Vol. 7 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/imej.v7i2.20780

Abstract

Permasalahan yang ada pada kegiatan tambang terbuka (open pit mine) salah satunya yaitu air asam tambang (AAT). AAT berasal dari batuan yang mengandung mineral sulfida dan terpapar kondisi atmosfer, yang mengakibatkan pembentukan asam yang mengandung tingkat sulfat yang tinggi sehingga air mempuyai nilai pH, mengandung zat tersuspensi (total suspended solid), besi serta mangan dengan konsentrasi yang tinggi. Kondisi settling pond 8 saat ini memiliki kualitas air dengan pH 3,93 ; TSS 385 mg/l ; Fe 0,03 mg/l ; Mn 5 mg/l. Dari hasil penelitian berdasarkan sampel dari settling pond 8 dibutuhkan kapur tohor untuk penetralan AAT sebanyak 2.820 kg/bulan kapur tohor yang diharapkan dapat meningkatkan pH dari 3,93 menjadi pH 7,57, untuk tawas dibutuhkan 4.230 kg/bulan tawas yang diharapkan dapat menurunkan TSS dari 385 menjadi 175 serta pemberian kapur tohor dan tawas dengan variasi jeda waktu dua hari sekali dapat memelihara kualitas air dan menjaga stabilitas pH dengan baik.

Page 9 of 11 | Total Record : 103