cover
Contact Name
Ajeng Titah Normawati
Contact Email
ajengtitahn@gmail.com
Phone
+6282134246369
Journal Mail Official
jsikep@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto No.119, Kajangansawan, Sonorejo, Kec. Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 58213
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Studi Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27229289     DOI : https://doi.org/10.31983/j-sikep.v1i1.5644
Core Subject : Health,
Jurnal Studi Keperawatan (J-SiKep) covers all nursing area including basic research in nursing, management nursing, emergency, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing.
Articles 87 Documents
Analysis Of Nursing Care In Schizophrenic Patients With Chronic Low Self-Esteem Through Hortikultural Therapy At Rsj Prof. Dr. Soerodjo Magelang Revi Nur Ristanti
Jurnal Studi Keperawatan Vol 4, No 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v4i2.9904

Abstract

Background : Schizophrenia is a severe mental disorder that is chronic and requires antipsychotic treatment for a long time or even a lifetime (Julacha et al. 2022). One of the nursing problems in Schizophrenic patients encountered is low self-esteem. Low self-esteem is a personal assessment of the results achieved by analyzing how far the behavior meets the ideal self. Long-lasting low self-esteem in the absence of therapeutic intervention can lead to identity chaos and eventually personalization. So it is necessary to make a promotive effort.Purpose : To explain the application of horticultural therapy to improve self-esteem in schizophrenic patients with chronic low self-esteem.Method : Using a case study of the application of horticultural therapy in 3 patients with chronic low self-esteem. The location of the case study was carried out at Wisma Dwarawati RSJ Prof. Dr. Soedjono Magelang. Selection of case study subjects according to inclusion criteria. Data collection was carried out through a therapeutic approach to patients, observation, and measurement of low self-esteem levels using the Rosenberg Self Esteem Scale (RSES) instrument. Implementation was carried out for three meetings for 60 minutes.Discussion : Based on research by Krissanti et al. (2019) revealed that occupational gardening therapy can reduce the level of low self-esteem disorders. Recommendations : Efforts in implementing low self-esteem patients with horticultural therapy can affect the level of self-esteem in patients to fall. So that it can be used as a guideline for health workers to provide implementation of structural activity therapy with horticultural therapy in patients with intense chronic low self-esteem.Keywords : Schizophrenia, Low Self-Esteem, Horticultural Therapy
Korelasi Pengetahuan dan Sikap Ibu Nifas terhadap Implementasi Ambulasi Dini Siswoko, Siswoko; Cipto, Cipto; Normawati, Ajeng Titah
Jurnal Studi Keperawatan Vol 5, No 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.12163

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi, salah satu upaya untuk mengurangi angka kematian ibu adalah dengan perawatan masa nifas. Perawatan ibu nifas dalam 6 – 8 jam pertama bertujuan untuk mencegah perdarahan nifas karena atonia uteri. Berdasarkan pra survey di Puskesmas Kunduran Kabupaten Blora diketahui hasil wawancara kepada 10 ibu post partum didapatkan hanya 4 ibu yang melaksanakan ambulasi dini yaitu mobilisasi dini post partum.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu nifas tentang ambulasi dini dengan pelaksanaan ambulasi dini di Puskesmas Kunduran.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dengan melakukan pendekatan secara cross sectional.  Populasi penelitian ini adalah semua ibu nifas normal 6-8 jam post partum dengan teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh sebanyak 58 orang. Analisa data yang digunakan adalah Chi Square dan Koreksi Yates.Hasil Penelitian: Berdasarkan penelitian diperoleh hasil tingkat pengetahuan ibu nifas tentang ambulasi dini dalam kategori cukup yaitu sebanyak 31 orang (53,5%). Sikap ibu nifas adalah negatif yaitu sebanyak 30 orang (51,72%). Pelaksanaan ambulasi dini kategori kurang yaitu sebanyak 33 orang (56,9%).Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan sikap pada ibu nifas tentang ambulasi dini dengan pelaksanaan ambulasi dini di Puskesmas Kunduran Keyword :  Pengetahuan, Perilaku Kesehatan, Masa Nifas, Ambulasi Dini Post Partum
Pengelolan Kejang Demam Dengan Fokus Studi Hipertermi Nuryanti, Erni; Setyowati, Tutik; Kistimbar, Siti; Siswanto, Joni
Jurnal Studi Keperawatan Vol 5, No 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.11261

Abstract

Latar Belakang : Tubuh manusia dalam menangani proses infeksi akan menyebabkan kenaikan  suhu pada tubuhnya yang disebut sebagai demam. Demam adalah proses alami tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh ketika suhu meningkat melebihi suhu tubuh normal (37,5°C). Demam merupakan suatu keadaan suhu tubuh diatas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Demam adalah salah satu faktor resiko utama penyebab kejang demam. Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang paling sering terjadi pada anak, hal ini dikarenakan anak yang masih berusia dibawah 5 tahun sangat rentan terhadap berbagai penyakit disebabkan sistem kekebalan tubuh belum terbangun secara sempurna. Dampak kejang demam kemungkinan dapat meningkatkan terjadinya epilepsi yang dapat menyebabkan berbagai macam permasalahan berupa kesulitan dalam belajar, gangguan pertumbuhan dan perkembangan, serta kualitas hidup yang kurang pada anak di masa depan.Tujuan penelitian : Untuk memberikan Asuhan Keperawatan Pada Anak Kejang Demam Dengan Fokus Studi Pengelolaan Hipertermi Resiko Kejang Berulang.Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan studi kasus dengan metode deskriptif yaitu memaparkan kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada anak kejang demam.Kesimpulan : Evaluasi yang akan dicapai pada kasus ini yaitu anak tidak terjadi kejang, takikardi menurun dan Suhu tubuh normal.
Hubungan Indeks Masa Tubuh dengan Perubahan Suhu Pasca Operasi Megasari, Anis Laela; Cahyani, Nurfadila; Ashani, Nayla Asri Yusviputri
Jurnal Studi Keperawatan Vol 5, No 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.12178

Abstract

Latar belakang: Pembedahan merupakan tindakan medis invasif yang dilakukan untuk mendiagnosis atau mengobati penyakit, cedera, atau deformitas tubuh. Anestesi diperlukan untuk menghilangkan kesadaran dan nyeri selama pembedahan. Sayangnya, tindakan pembedahan dan anestesi sering menyebabkan perubahan suhu tubuh terutama pada pasca operasi. Tujuan: mengetahui hubungan indeks masa tubuh dengan suhu pada pasien pasca operasi. Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu pasien yang akan menjalani operasi dengan general anestesi dengan penilaian di rumah sakit area Boyolali. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2024. Teknik pengambilan sampling menggunakan purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi. Total responden pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan nilai p value .000. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan IMT dengan perubahan suhu tubuh. Uji perason menunjukkan nilai 0.49, yang artinya ada hubungan positif dengan kekuatan korelasi moderat. Kesimpulan: Berdasarkan hal tersebut maka terbukti ada hubungan positif antara IMT dengan perubahan suhu pasien pasca operasi.Kata kunci: indeks masa tubuh, pasa operasi, pembedahan, suhu
Kajian Karakteristik Penderita Gagal Ginjal Kronis Dalam Terapi Hemodialisis Cipto, Cipto; Siswoko, Siswoko; Normawati, Ajeng Titah; Uripno, Pambayun Sugeng
Jurnal Studi Keperawatan Vol 5, No 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.11279

Abstract

Characteristics that greatly influence a person's lifestyle include chronic kidney failure sufferers undergoing hemodialysis therapy. Patients with chronic kidney failure experience a gradual decline in kidney function which is quite severe. This is caused by various diseases that are progressive and generally cannot be recovered. The aim of this research is to determine the picture of chronic kidney failure undergoing hemodialysis therapy. This research method is descriptive quantitative by explaining the distribution of frequencies and percentages. The sample in this study amounted to 30 people with the criteria being patients suffering from chronic kidney failure who underwent hemodialysis with compensatory awareness. The research was conducted at the Blora District Hospital by researchers in October 2023. The results of the study showed that the majority of kidney failure patients undergoing hemodialysis therapy were women, the age characteristics reached early old age or in the range of 45 to 55 years, the majority had a high school or equivalent education, and the average is a housewife. Most of the responders had undergone hemodialysis for more than two years. Based on these results, it can be a basis or suggestion for developing further studies to analyze the correlation of each characteristic with the phenomenon of symptoms that occur in hemodialysis patients.Keywords: chronic renal failure, hemodialysis, characteristics
Pengaruh Anemia terhadap Kesehatan Mental pada Remaja Gen Z Poltekkes Kemenkes Malang Yuliawati, Dwi; Putri, Valin Novita; Salsabila, Sabrina Choirunisya
Jurnal Studi Keperawatan Vol 5, No 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.12176

Abstract

Anemia merupakan kondisi medis yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah, yang berdampak pada berkurangnya suplai oksigen ke jaringan tubuh. Remaja generasi Z, yang berada pada fase penting perkembangan fisik dan emosional, sangat rentan terhadap dampak negatif dari anemia, baik secara fisik maupun mental. Penelitian menunjukkan bahwa anemia dapat memengaruhi kesehatan mental remaja, termasuk munculnya gejala seperti kelelahan kronis, penurunan konsentrasi, hingga gangguan suasana hati seperti kecemasan dan depresi. Faktor-faktor seperti pola makan yang buruk, tuntutan akademis, serta penggunaan teknologi yang tinggi dapat memperburuk kondisi ini pada remaja Gen Z. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara anemia dan kesehatan mental pada remaja Gen Z, serta menawarkan wawasan mengenai pentingnya intervensi medis dan pendidikan kesehatan yang lebih baik untuk mengurangi dampak negatifnya. Diharapkan, penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini anemia serta pengelolaan kesehatan mental pada remaja.Kata kunci: anemia, kesehatan mental, remaja Gen Z, kecemasan, depresi, pola makan.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Kayu Manis Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri husnah, khotumul
Jurnal Studi Keperawatan Vol 5, No 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.10595

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa anak-anak menuju masa dewasa. Menjelang awal masa muda, akan menjumpai berbagai perubahan yang mencolok baik secara aktual maupun mental. Seorang wanita melepaskan sel telur dari salah satu indung telurnya setiap bulan; jika sel telur ini tidak dibuahi maka akan mengalami perdarahan haid. Pada saat menstruasi, masalah yang dialami oleh hampir sebagian besar wanita adalah rasa tidak nyaman atau rasa nyeri yang hebat. Sebagian besar remaja memilih pengobatan non-farmakologis karena mereka percaya obat dapat mempengaruhi kesuburan dan menyebabkan kecanduan. Aromaterapi merupakan salah satu pengobatan nonfarmakologis untuk dismenorea primer. Salah satu aromaterapi yang dapat digunakan untuk mengatasi dismenorea primer pada remaja putri adalah aromaterapi kayu manis yang didalamnya terkandung cinnamaldehyde (55-57%) dan eugenol (5-8%). Eugenol, yang dapat menghentikan sintesis prostaglandin dan mengurangi peradangan, dan sifat antispasmodik kayu manis dapat meredakan kram perut. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan diketahui pengaruh aromaterapi kayu manis terhadap dismenore pada remaja putri. Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan metode one group pre test post test. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 Juni sampai 13 Juli 2023 dengan jumlah 32 responden di SMP Negeri 15 Palembang. Hasil : didapatkan nilai median dismenore sebelum dilakukan intervensi aromaterapi kayu manis yaitu 4.00 dan sesudah dilakukan intervensi aromaterapi kayu manis yaitu 2.00. Simpulan : terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian aromaterapi kayu manis terhadap dismenore pada remaja putri dengan p-value 0,000 (0,05)
Effectiveness Of Puzzle Game As Distraction Method To Reduce Anxiety Of Hopitalized Children Aged 3-6 Years Old (Case Study At Gondo Suwarno Hospital Semarang) Sutarmi, Sutarmi
Jurnal Studi Keperawatan Vol 5, No 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.10318

Abstract

Hospitalization is often interpreted as a punishment for children, then the child will feel embarrassed, afraid, anxious, thus causing the child to act aggressively, angry, rebellious, often ask questions, not want to eat, not cooperate until he loses control and limited activities which makes treatment difficult. hospitals could be hampered. This study is to provide nursing care for children by applying puzzle play therapy to reduce anxiety in preschool aged children (3-6 years) with hospitalization at RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. The design of this scientific work uses a case study approach based on inclusion and exclusion criteria. Observation of anxiety levels using the Preschool Anxiety Scale Revised (PASR) questionnaire.  The results was focused on the nursing problem raised was to reduce anxiety in pre-school children (3-6 years) with hospitalization. The intervention is based on SIKI and SLKI with EBNP intervention in the form of providing puzzle playing therapy. This puzzle playing therapy lasts for 3 days with a duration of 10-15 minutes in one meeting. Giving EBNP shows a decrease in anxiety so that nursing problems can be resolved. There were 3 respondents aged 3-6 years, female and male, hospitalized. 3 clients experience moderate anxiety, appear fussy, quiet, avoid eye contact, appear tense. After the puzzle therapy intervention was carried out, the three clients experienced mild anxiety, appeared calm, and felt less tense. It can be concluded that puzzle game was effective to reduce anxiety of the hospitalized children from moderate to mild anxiety.Keyword:  anxiety, preschool children, puzzle game, hospitalization
Hubungan Karakteristik Demografi Terhadap Pengetahuan SIBAT Di Bantaran Sungai Bengawan Solo Triyono, Agung; Suhardono, Suhardono; Purnomo, Heru; Muawanah, Muawanah; Mudhofar, Muhamad Nor; Saptaningrum, Epi
Jurnal Studi Keperawatan Vol 5, No 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.11060

Abstract

ABSTRACTBackground: Climate change in Indonesia is strongly influenced by 3 basic climate patterns: monsoon, equatorial and local climate systems which cause dramatic differences in rainfall patterns, tending to give rise to a high potential for various types of hydrometeorological disasters, such as floods, flash floods, droughts, weather extreme, extreme waves. The community-based early warning system for flood disaster preparedness (SIBAT) is one of the means for preventing flood disasters.The aim of this research is to describeThe relationship between the characteristics of sibat cadres and knowledge about community-based early warning system strategies for flood disaster preparedness (sibat) on the banks of the Bengawan Solo River, Blora Regency. Research methods This is a quantitative approachcross sectional  with a total sample of 110 SIBAT cadres selected using the Slovin method. Data was collected using a questionnaire sheet, then analyzed usingChi Square. The research results show that from3 The independent variable is significantly related to the dependent variable, the age variable with pvalue 0.013, gender variable with pvalue 0.071, education level variable with pvalue 0.013. which means that each variable has a strong relationship with the dependent variable, namely with knowledge about the Community-based Disaster Information System on the banks of the Bengawan Solo River.Keywords: SIBAT cadres, disaster preparedness, floods
Gambaran perilaku tentang penanggulangan kejadian penyakit menular di wilayah yang berpotensi kekeringan. Suhardono, Suhardono
Jurnal Studi Keperawatan Vol 5, No 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.12157

Abstract

Latar belakang : Salah satu faktor penyebab kejadian kekeringan adalah faktor meteorologi yakni pengaruh dari iklim. Efek tidak langsung yang ditimbulkan akibat perubahan iklim yang  tidak menentu berhubungan dengan penyakit menular seperti diare, demam berdarah (DBD) dan ISPA yang disebabkan transmisi makanan, air dan kebersihan lingkunagn yang erat kaitannya dengan bencana kekeringan. Faktor -faktor yang berkaitan dengan penyakit diare, DBD dan ISPA terdiri dari lingkungan, higiene individu, ketersediaan air bersih, kebersihan makanan, perilaku membuang kotoran atau tinja, dan ketersediaan jamban. Ada beberapa desa di Kecamatan Cepu, Randublatung, Kunduran, Ngawen, Sambong, Jiken, Banjarejo, Jati, Jepon yang rawan kekeringan sehingga penyakit diare, DBD dan ISPA mudah terjadi dimasyarakat. Tujuan Penelitian: Mendeskripsikan perilaku pencegahan penyakit diare, DBD dan ISPA pada waktu musim kering di Kabupaten Blora. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. dan explanatory research yaitu penelitian yang menjelaskan hasil uji korelasi variabel karakteristik, pengetahuan  masyarakat di wilayah  yang berpotensi kekeringan di Kabupaten Blora dengan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit menular dengan pendekatan cross sectional.. Hasil: Dari 4 veriabel bebas yang berhubungan secara signifikan dengan variabel terikat, semua variabel berpengaruh dengan besarnya kemungkinan pengaruh adalah 0,000, P value 0,05.yang artinya tiap-tiap variable mempunyai pengaruh yang kuat terhadap variable terikat yaitu dengan perilaku tentang penanggulangan kejadian penyakit menular di wilayah yang berpotensi kekeringan. Kata Kunci: penyakit menular, potensi kekeringan, perilaku