cover
Contact Name
Hunaepi
Contact Email
reflection.litpam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
reflection.litpam@gmail.com
Editorial Address
Mataram, West Nusa Tenggara, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Reflection Journal
ISSN : -     EISSN : 28081501     DOI : https://doi.org/10.36312/rj
Core Subject : Education,
Reflection Journal (ISSN: 2808-1501) is a forum for publishing the results of review and empirical original research papers in the field of education. Reflection Journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) twice a year (bianually) in June and December.
Articles 65 Documents
Profil Keterampilan Proses Sains Mahasiswa Melalui Praktikum Kimia Organik I Huliadi Huliadi
Reflection Journal Vol. 1 No. 2 (2021): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.474 KB) | DOI: 10.36312/rj.v1i2.653

Abstract

Keterampilan proses sains adalah keterampilan dasar yang diperlukan untuk menemukan, mempelajari, menguji, dan membuktikan konsep ilmiah melalui karya ilmiah di laboratorium alam atau buatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keterampilan proses sains mahasiswa program studi pendidikan kimia FSTT UNDIKMA pada praktikum kimia organik I. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah rubrik penilaian Keterampilan proses sains. Keterampilan proses sains yang diukur dibagi menjadi sembilan indikator. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata dari sembilan indikator keterampilan proses sains sebesar 2,1. Skor terendah diperoleh pada keterampilan mendefinisikan variabel secara operasional, mengorganisasikan data penelitian, dan menganalisis data dengan skor masing-masing 1,2, 1,3 dan 1,3. Skor tertinggi diperoleh oleh indikator merancnag percobaan. Berdasarkan temuan peneliti, keterampilan proses ilmiah mahasiswa perlu terus dilatih untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di abad 21.   Improving Student Collaboration Skills Using Science-Based Student Worksheets   Science process skills are the basic skills needed to discover, study, test, and prove scientific concepts through scientific work in natural or artificial laboratories. The purpose of this study was to identify the science process skills of students of the chemistry education study program FSTT UNDIKMA in organic chemistry practicum I. This research is a qualitative research. The research instrument used was the rubric for the assessment of science process skills. The measured science process skills are divided into nine indicators. The results showed that the average value of the nine indicators of science process skills was 2.1. The lowest scores were obtained on the skills of defining variables operationally, organizing research data, and analyzing data with scores of 1.2, 1.3 and 1.3, respectively. The highest score was obtained by the experimental design indicator. Based on the research findings, students' scientific process skills need to be continuously trained to create superior human resources in the 21st century
Pengaruh Core Stability Exercise terhadap Peningkatan Kekuatan Togok dan Keseimbangan Dinamis pada Atlet Sepak Bola PS Sekongkang Alan Hartanto; Maulidin Maulidin; Mahfuz Mahfuz
Reflection Journal Vol. 1 No. 2 (2021): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.23 KB) | DOI: 10.36312/rj.v1i2.658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh core stability exercise terhadap peningkatan kekuatan togok dan keseimbangan dinamis atlet Sepak Bola PS Sekongkang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua atlet sepak bola PS Sekongkang yang berjumlah 23 orang. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sampling jenuh dengan jumlah sampel 23 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen tes back dynamometer untuk mengukur kekuatan togok dan instrumen tes modified bass test untuk mengukur keseimbangan dinamis. Data penelitian dianalisis secara statistik parametrik menggunakan bantuan program komputer SPSS versi 20. Analisis data penelitian diawali dengan dengan melakukan uji prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, dilanjutkan dengan Uji Paired Sampel T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan core stability exercise terhadap peningkatan kekuatan togok dan keseimbangan dinamis atlet sepak bola PS Sekongkang. Hal ini ditunjukkan dari hasil paired sampel t-test kekuatan togok dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dan keseimbangan dinamis dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. The Effect of Core Stability Exercise on Increasing Stag Strength and Dynamic Balance in PS Sekongkang Football Players This study aims to determine the effect of core stability exercise on increasing stake strength and dynamic balance of PS Sekongkang PS Soccer athletes. This research is quantitative research with the type of pre-experimental research with a one-group pretest-posttest design. The population in this study were all 23 PS Sekongkang soccer athletes. The sampling method used in this study is the saturated sampling method with a total sample of 23 people. The research data collection used a back dynamometer test instrument to measure the strength of the sticks and a modified bass test instrument to measure dynamic balance. The research data were analyzed by parametric statistics using the SPSS version 20 computer program. The research data analysis was initiated by conducting a prerequisite test for data analysis using the Shapiro-Wilk normality test, followed by the Paired Sample T-Test. The results showed that there was an effect of core stability exercise on increasing stake strength and dynamic balance of PS Sekongkang soccer athletes. This is shown from the results of the paired sample t-test of stake strength with the value of Sig. (2-tailed) of 0.000 < 0.05 and dynamic balance with Sig. (2-tailed) of 0.000 < 0.05.  
Pengembangan E-Modul Interaktif Menggunakan Adobe Flash Untuk Menumbuhkan Literasi Sains Suryati Suryati; Muhammad Shohibul Ihsan; Huliadi Huliadi
Reflection Journal Vol. 1 No. 2 (2021): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.215 KB) | DOI: 10.36312/rj.v1i2.671

Abstract

Literasi sains Indonesia secara umum sangat rendah sehingga literasi sains sangat penting dilatih dalam kegiatan pembelajaran, karena pada prinsipnya literasi sains merupakan pengetahuan tentang sains dan aplikasinya dalam kehidupan. Solusi dari masalah ini adalah dengan mengembangkan media pembelajaran berupa e-modul interaktif menggunakan adobe flash pada materi reaksi reduksi oksidasi untuk menumbuhkan literasi sains siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan e-modul interaktif yang valid, praktis dan efektif untuk menumbuhkan literasi sains. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan rancangan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Develovment, Implementation dan Evaluation. Hasil pengembangan divalidasi oleh tiga validator ahli materi dan satu ahli media. Data kuantitatif hasil validasi dianalisis dengan rumus persentase kelayakan. Rancangan penelitian pretest-posttest one group design dengan teknis analisis kefektifan menggunakan rumus N-gain. Penelitian dilaksanakan di kelas XI IPA 1 SMAN 1 Batukliang. Berdasarkan angket validasi dengan angket expert appraisal terhadap e-modul interaktif hasil pengembangan diperoleh persentase rata-rata 81.2 % oleh ahli materi (sangat layak) dan 89 % ahli media (sangat layak). Setelah dilakukan pembelajaran menggunakan e-modul interaktif diperoleh rata-rata pre test 58.5 dan nilai rata-rata post test sebesar 76. Peningkatan literasi sains siswa dapat dilihat dari rata-rata nilai N-gain sebesar 0.4 dengan kategori sedang. Disimpulkan bahwa e-modul interaktif layak digunakan sebagai media pembelajaran dan efektif untuk menumbuhkan literasi sains Interactive E-Module Development Using Adobe Flash To Grow Scientific Literacy Indonesian scientific literacy, in general, was very low, so it was very important for science literacy trained in learning activities because in the principle science literacy is the knowledge of science and its application in life. The solution to this problem was to develop learning media in the form of interactive e-module using adobe flash on oxidation-reduction reaction concepts to foster the science literacy of students. The purpose of this study was to get an interactive e-module valid, practical, and effective way to foster science literacy. This study was the research and development with the development model design ADDIE, ie Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results were validated by three validators subject matter expert and a media expert. Quantitative data validation results were analyzed by a formula percentage of eligibility. The study used a pretest-posttest one-group design with a technical analysis of the effectiveness using the N-gain formula. The study was conducted in class XI IPA 1 SMAN 1 Batukliang. Based on the validation questionnaire by expert appraisal questionnaire to interactive e-module developed results obtained the average percentage of 81,2% by subject matter experts (very eligible) and 89% by media experts (very eligible). After learning to use an interactive e-module obtained a pre-test’ average value of 58,5 and an average value of post-test of 76. The increasing scientific literacy of students could be seen from the average value of the N-gain of 0,4 with the moderate category. Then it can be concluded that interactive e-module is eligible for use as learning media and an effective way to foster science literacy.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS ( Think Pair Share) Terhadap Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VI B SDN 19 Cakranegara Aini Sudarsih
Reflection Journal Vol. 1 No. 2 (2021): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.276 KB) | DOI: 10.36312/rj.v1i2.682

Abstract

Prestasi belajar matematika di sekolah  Sekolah Dasar (SD) cenderung lebih rendah dibandingkan dengan Matapelajaran lainnya. Hal ini disebabkan dalam kegiatan pembelajaran matematika guru  masih menggunakan pembelajaran yang berbasis pada guru dan tidak ada inovatif dalam pembelajaran matemtika. Pemilihan model pembelajaran yang bersifat berpusat pada guru menjadi salah satu penyebab rendahnya motivasi dan prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan model Belajar Kooperatif Tipe TPS(Think Pair Share) Terhadap Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar  Matematika Siswa Kelas VI B SDN 19 Cakranegara Semester Genap Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa 26 orang. penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Iinstrumen yang dugunakan dalam penelitoan ini adalah angket motivasi dan lembar tes. Angket digunakan untuk mengumpulkna data motivasi dan lembar tes digunakan untuk mengumpulkan hasil belajar. Adapun teknik analisis data menggunakan teknik analisis data secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar siswa pada matapelajaran matemtika meningkat  setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share.         Application of Cooperative Learning Strategy Type TPS (Think Pair Share) to Increase Motivation and Mathematics Learning Outcomes of Class VI B SDN 19 Cakranegara  Mathematics learning achievement in elementary school (SD) tends to be lower than in other subjects. This is because in mathematics learning activities teachers still use teacher-based learning and there is no innovation in mathematics learning. The choice of a teacher-centered learning model is one of the causes of the low motivation and achievement of students' mathematics learning. This study aims to determine the effectiveness of the application of the TPS (Think Pair Share) Cooperative Learning Model on Increasing Motivation and Mathematics Learning Outcomes for Class VI B SDN 19 Cakranegara Even Semesters for the 2020/2021 Academic Year with a total of 26 students. This research is a classroom action research (CAR). The instruments used in this research are motivation questionnaires and test sheets. Questionnaires were used to collect motivational data and test sheets were used to collect learning outcomes. The data analysis technique uses quantitative and qualitative data analysis techniques. The results showed that students' motivation and learning outcomes in mathematics subjects increased after learning using the Think Pair Share type of cooperative learning model.
Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Tata Nama Senyawa Sederhana dengan Model Think-Pair-Share pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lingsar Siti Asiyah
Reflection Journal Vol. 2 No. 1 (2022): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.262 KB) | DOI: 10.36312/rj.v2i1.846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1)Peningkatan hasil belajar kimia pada pokok bahasan Tata Nama Senyawa Sederhana dengan Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Think-Pair-Share, dan 2) Respon siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif Model Think-Pair-Share. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Analisis data yang digunakan adalah dengan menghitung persentase ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal. Dari hasil analisis data diperoleh: (1)  nilai rata-rata untuk tiap siklus mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 73,87 menjadi 78,39 pada siklus II. Demikian juga halnya dengan ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 67,74% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83,87%. (2) terdapat respon positif siswa terhadap penerapan pembelajaran Kooperatif Model Think-Pair-Share hal itu ditandai dengan hasil dari pengisian angket oleh sebesar 91,61% menjawab ya pada pertanyaan- pertanyaan yang diberikan. Improving the Students’ Chemistry Learning Achievement on Simple Compound  Nomenclature Through Think-Paired- Shared Model at The Tenth Grade Students of SMAN 1 Lingsar  This study aims to determine: 1) Improving chemistry learning outcomes on the subject of Nomenclature of Simple Compounds with the Application of Think-Pair-Share Model Cooperative Learning, and 2) Student responses to the application of Think-Pair-Share Model cooperative learning. This type of research is Classroom Action Research (CAR). Analysis of the data used is to calculate the percentage of individual completeness and classical completeness. From the results of data analysis obtained: (1) the average value for each cycle has increased, namely in the first cycle of 73.87 to 78.39 in the second cycle. Likewise, classical completeness in the first cycle of 67.74% increased in the second cycle to 83.87%. (2) there is a positive response of students to the application of the Think-Pair-Share Cooperative learning model, it is indicated by the results of filling out the questionnaire by 91.61% answering yes to the questions given.  
Pengembangan E-Modul Interaktif Reaksi Redoks Dan Elektrokimia Berbasis Nature Of Science Untuk Penumbuhan Literasi Sains Siswa Suryati Suryati; Surningsih Surningsih; Ratna Azizah Mashami
Reflection Journal Vol. 2 No. 1 (2022): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.31 KB) | DOI: 10.36312/rj.v2i1.847

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mendeskripsikan Validitas E-Modul Interaktif Reaksi Redoks Dan Elektrokimia Berbasis Nature Of Science Untuk Penumbuhan Literasi Sains Siswa. Penelitian Ini Merupakan Penelitian Pengembangan Dengan Model Nieveen  Yaitu  Preliminary Research  (Review Literatur), Prototyping Stage (Merancang Petunjuk Desain), Summative Evaluation (Evaluasi Sumatif), Dan Systematic Reflection And Documentation (Menuliskan Keseluruhan Studi). Validitas Dari E-Modul Interaktif Ditentukan Oleh Hasil Validator Ahli, Praktisi Dan Ujicoba Terbatas Dari Siswa Dengan Analisis Deskriptif Kuantitatif. Berdasarkan Data Yang Telah Diperoleh, Hasil Validasi E-Modul Interaktif Yang Dikembangkan Diperoleh Persentase 82% Dari Validator Ahli Materi, 85% Dari Validator Ahli Desain Produk/Media, 83% Ahli Praktisi Dari Guru, Dan  86,8% Dari Hasil Uji Coba Terbatas Pada 15 Siswa. Jadi Dapat Disimpulkan  Kelayakan  E-Modul Interaktif Berbasisi Nature Of Science Untuk Penumbuhan Literasi Sains Siswa Dengan Kategori Sangat Layak Dan Dapat Digunakan Pada Uji Coba Skala Luas. Development of Nature Of Science-Based Interactive E-Module for Redox and Electrochemical Reactions for the Growth of Students' Science Literacy  This Research Aims To Describe The Validity Of The Nature Of Science-Based Interactive E-Module Of Redox Reaction And Electrochemistry For The Growth Of Students' Scientific Literacy. This research is a development research with a Nieveen model, namely Preliminary Research (Literature Review), Prototyping Stage (Designing Design Instructions), Summative Evaluation (Summative Evaluation), and Systematic Reflection And Documentation (Writing the Whole Study). The Validity Of The Interactive E-Module Is Determined By The Validator Results Of Experts, Practitioners And Limited Trials Of Students With Quantitative Descriptive Analysis. Based on the data that has been obtained, the results of the validation of the developed interactive e-module obtained a percentage of 82% from material expert validators, 85% from product/media design expert validators, 83% expert practitioners from teachers, and 86.8% from limited trial results. At 15 Students. So it can be concluded that the Feasibility of Nature Of Science-Based Interactive E-Module for Growing Students' Science Literacy With Very Appropriate Category And Can Be Used In Wide-Scale Trials.  
Penerapan Model Pembelajaran Gagnon And Collay Berbantuan Games Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Siswa Mardiyanti Mardiyanti; Ida Royani; Taufik Samsuri
Reflection Journal Vol. 2 No. 1 (2022): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.84 KB) | DOI: 10.36312/rj.v2i1.857

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penerapan model pembelajaran Gagnon and Collay berbantuan games dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada materi karakteristik makhluk hidup. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dalam dua siklus. Data motovasi belajar siswa dikumpulkan dengan quisioner dan data hasil belajar dikumpulkan dengan tes. Data yang diperoleh dianalisis mengunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data  menunjukan bahwa pada siklus I rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 62,5% dengan kategori termotivaasi dan meningkat pada siklus II menjadi 75,6% dengan kategori sangat termotivasi. Kondisi tersebut memperlihatkan adanya peningkatan sebesar 13,18%. Sementara data rata-rata prestasi belajar siswa  pada siklus 1 sebesar 74.2% dan meningkat pada siklus II sebesar 80,9% dengan nilai rata-rata peningkatan yaitu 14,9% setelah dilakukan tindakan pada setiap siklusnya. Berdasarkan analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Gagnon and Collay berbantuan games dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas VII pada mata pembelajaran IPA-Biologi SMP Muhammadiyah Mataram. The Application Of The Gagnon And Collay Learning Model Helps Games In Increasing Student Motivation And Learning Achievement  The purpose of this study is to identify the application of the Gagnon and Collay learning model assisted by games in increasing student motivation and learning achievement on material characteristics of living beings. The subject of this study was a grade VII student of Muhammadiyah Mataram Junior High School. The type of research used is Classroom Action Research (PTK) which is carried out in two cycles. Student learning data were collected with questionnaires and learning outcomes data were collected with tests. The data obtained were analyzed using descriptive statistics. Based on the results of data analysis, it shows that in cycle I the average student learning motivation was 62.5% with the category of termivation and increased in cycle II to 75.6% with the category of highly motivated. This condition showed an increase of 13.18%. Meanwhile, the average data on student learning achievement in cycle 1 was 74.2% and increased in cycle II by 80.9% with an average score of 14.9% after actions were taken in each cycle. Based on the analysis of research data, it can be concluded that the application of the Gagnon and Collay learning model assisted by games can increase the motivation and learning achievement of grade VII students in the science-biology learning course of Muhammadiyah Mataram Junior High School.
Evaluasi Pemahaman Konsep Mahasiswa Pendidikan Biologi Pada Materi Ekologi Salsadilla Dara Rinjani; Taufik Samsuri; Yusuf Yusuf
Reflection Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v2i2.683

Abstract

Pemahaman Konsep merupakan kemampuan untuk menjelaskan kembali materi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep mahasiswa pendidikan biologi pada materi ekologi. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 mahasiswa pendidikan biologi yang telah menempuh matakuliah ekologi. Soal pilihan ganda yang disertai dengan alasan digunakan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep mahasiswa pendidikan biologi pada materi ekologi. Selain itu, dilakukan wawancara kepada mahasiswa mengenai aspek terkait pemahaman konsep, seperti cara penerimaan materi, pengalaman belajar, serta sumber belajar mahasiswa, sehingga dapat ditemukan penyebab tidak pahamnya konsep oleh mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep mahasiswa pendidikan biologi pada materi ekologi berada dalam kriteria rendah, dengan nilai rata-rata pemahaman konsep sebesar 47.62 dan nilai standar deviasi sebesar 16.00. Rendahnya pemahaman konsep terdapat pada level kognitif C3 (mengaplikasikan), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Membuat). Rekomendasi yang dapat diberikan berdasarkan temuan penelitian ini adalah meningkatkan metode pengajaran dan pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa dalam memahami konsep-konsep yang sulit dalam materi ekologi. Selain itu, diperlukan juga pendekatan yang lebih interaktif dan aktif dalam proses pembelajaran, serta penggunaan beragam sumber belajar yang relevan untuk membantu meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Evaluation Of The Concept Understanding Of Biology Education Students On Ecological Material Understanding of the concept is the ability to explain the material again in a language that is simple and easy to understand. This research is a descriptive research that aims to describe the concept understanding of biology education students on ecology material. The subjects in this study were 20 biology education students who had taken an ecology course. Multiple choice questions accompanied by reasons are used to describe students' understanding of biology education concepts in ecological material. In addition, interviews were conducted with students regarding aspects related to understanding concepts, such as how to receive material, learning experiences, and student learning resources, so that the causes of students' lack of understanding of concepts could be found. The results showed that the concept understanding of biology education students on ecology material was in the low criteria, with an average conceptual understanding score of 47.62 and a standard deviation value of 16.00. The low understanding of the concept is at the cognitive level C3 (applying), C5 (Evaluating), and C6 (Creating). Recommendations that can be given based on the findings of this study are to improve teaching and learning methods that can help students understand difficult concepts in ecology materials. In addition, a more interactive and active approach is needed in the learning process, as well as the use of a variety of relevant learning resources to help improve students' understanding of concepts.
Validitas Modul Biologi Terapan Berbasis Riset Pada Konsep Pemanfaatan Antosianin Kulit Terong Ungu Sebagai Biosensor Ahmad Aris Arifin; Sucika Armiani; Herdiyana Fitriani; M. Harja Efendi
Reflection Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v2i2.727

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan R&D (Research And Development) yang bertujuan untuk (1) mengembangkan modul berbasis riset untuk mata kuliah Biologi Terapan dan (2) mengevaluasi validitas modul yang telah dikembangkan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Model pengembangan modul yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari empat tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Namun, dalam penelitian ini, penyusunan modul hanya mencakup tahap pengembangan (develop). Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuisioner berupa lembar angket validasi modul. Subyek penelitian terdiri dari tiga orang tim validator ahli dan sepuluh orang mahamahasiswa untuk uji coba terbatas. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh hasil validitas modul oleh tim validator ahli dengan rata-rata 85,41% untuk komponen kelayakan isi dengan kriteria kevalidan baik, 83,33% untuk komponen bahasa dengan kriteria kevalidan baik, dan 84,09% untuk komponen penyajian dengan kriteria kevalidan baik. Rata-rata validitas modul oleh tim validator ahli adalah 84,27% dengan kriteria kevalidan baik. Selain itu, hasil validitas uji coba terbatas oleh sepuluh orang mahamahasiswa menunjukkan persentase sebesar 87,62% dengan kriteria kevalidan baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan dengan judul "Potensi Antosianin Kulit Terong Ungu (Solanum melongena)" layak digunakan pada mata kuliah Biologi Terapan. Validity of Research-Based Applied Biology Module on the Concept of Utilizing Purple Eggplant Peel Anthocyanin as a Biosensor  This research is a type of R&D (Research And Development) development research which aims to (1) develop research-based modules for Applied Biology courses and (2) evaluate the validity of the modules that have been developed. The research approach used is a qualitative descriptive and quantitative approach. The module development model used is the 4D model which consists of four stages, namely define, design, develop, and disseminate. However, in this study, the preparation of the module only includes the development stage (develop). The data collection technique uses a questionnaire method in the form of a module validation questionnaire sheet. The research subjects consisted of three expert validator teams and ten students for limited trials. Based on the data analysis that has been done, the module validity results were obtained by a team of expert validators with an average of 85.41% for the content feasibility component with good validity criteria, 83.33% for the language component with good validity criteria, and 84.09% for presentation component with good validity criteria. The average module validity by the expert validator team is 84.27% with good validity criteria. In addition, the results of the limited trial validity by ten students showed a percentage of 87.62% with good validity criteria. Thus, it can be concluded that the module developed under the title "Anthocyanin Potency of Purple Eggplant (Solanum melongena) Skin" is suitable for use in Applied Biology courses.
Pengembangan Modul Fisika Bermuatan Authentic Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke. Humayrah Humayrah; Zainuddin Zainuddin; Saiyidah Mahtari
Reflection Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v2i2.1090

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya modul fisika yang bermuatan authentic learning dan rendahnya kemampuan pemecahan masalah (KPM) peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelayakan modul bermuatan authentic learning dalam mengajarkan materi elastisitas dan hukum Hooke serta melatihkan KPM berdasarkan validitas, kepraktisan, efektivitas, dan pencapaian kemampuan pemecahan masalah. Penelitian pengembangan dengan model ADDIE ini diuji coba pada 33 orang peserta didik kelas XI PMIA 1 SMAN 3 Banjarmasin. Data penelitian diperoleh melalui lembar validitas modul, lembar validitas tes hasil belajar, lembar validitas RPP, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, tes hasil belajar, dan lembar pengamatan KPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki kelayakan yang sebagai berikut: (1) valid dengan rata-rata skor 3,17; (2) sangat praktis dengan rata-rata 3,61; (3) efektif berdasarkan n-gain skor sebesar 0,59 yang berkategori sedang, dan (4) mencapai KPM yang baik dengan rata-rata skor 3,58. Dapat disimpulkan bahwa modul bermuatan authentic learning pada materi elastisitas dan hukum Hooke untuk melatihkan KPM layak digunakan dalam pembelajaran. Development of Authentic Learning Loaded Physics Modules to Improve Students' Problem Solving Ability on Elasticity and Hooke's Law.  This research was motivated by the unavailability of physics modules containing authentic learning and the low problem-solving ability (KPM) of students. The purpose of this study was to describe the feasibility of authentic learning modules in teaching elasticity and Hooke's law and to train KPM based on validity, practicality, effectiveness, and achievement of problem solving abilities. This development research using the ADDIE model was tested on 33 students of class XI PMIA 1 SMAN 3 Banjarmasin. Research data were obtained through module validity sheets, learning achievement test validity sheets, lesson plan validity sheets, lesson plan implementation observation sheets, learning achievement tests, and KPM observation sheets. The results of the study show that the modules developed have the following eligibility: (1) valid with an average score of 3.17; (2) very practical with an average of 3.61; (3) effective based on an n-gain score of 0.59 which is in the moderate category, and (4) achieves a good KPM with an average score of 3.58. It can be concluded that the module contains authentic learning on elasticity and Hooke's law to train KPM is suitable for use in learning