cover
Contact Name
Yuli Andriansyah
Contact Email
yuliandriansyah@uii.ac.id
Phone
+6281325445300
Journal Mail Official
thullab@uii.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM Gedung K.H.A. Wahid Hasyim Kampus Terpadu UII Jl. Kaliurang KM 14.5 Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam
ISSN : 26858924     EISSN : 26858681     DOI : 10.20885/tullab
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies in the Islamic University of Indonesia in 2019 which is published twice a year as a journal which becomes a forum for students to improve their abilities in the fields of Islamic Law, Islamic Education and Islamic Economics into Indonesian, English and Arabic.
Articles 186 Documents
ANALISIS STANDAR KOMPETENSI PENGAWAS MADRASAH DI KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA DERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Utami, Fallya Putri; Rossy Liana Hikma; Hanum Novariza Berliana; Muhammad Zainal Abidin
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss1.art3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi standar kompetensi pengawas madrasah berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, analisis dokumen kebijakan, dan laporan supervisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan standar kompetensi, yang mencakup aspek kepribadian, supervisi akademik, evaluasi pendidikan, penelitian dan pengembangan, serta kompetensi sosial, telah memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan madrasah di DIY. Namun, tantangan seperti kekurangan jumlah pengawas, tingginya beban kerja, dan keterbatasan penguasaan teknologi masih menjadi hambatan utama. Untuk mengatasi kendala tersebut, berbagai inovasi, seperti penggunaan aplikasi Jogja Madrasah Digital, dan kolaborasi melalui kelompok kerja pengawas madrasah (Pokjawas), diterapkan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas supervisi melalui pelatihan berbasis teknologi, peningkatan jumlah pengawas, dan penguatan kebijakan alokasi sumber daya.
MAPPING RESEARCH DEVELOPMENTS AND TRENDS: SUSTAINABLE ECONOMIC LITERACY IN ISLAMIC CONTEXT Mukti, Titania
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss1.art8

Abstract

This study presents a bibliometric analysis of islamic sustainable economic research from scopus indexed scientific publications. Data sources were obtained from searches using the publish or perish application with the keywords “islamic AND sustainable AND economy” total of 205 articles from 2007-2024. Statistical analysis of metadata using the VOS Viewer application. This study analyzes the trend of research development based on the year of publication, journal contribution, journal citation, country, co-authorship, authors, keywords used, and visualization analysis of the research landscape cluster. The results show that the keywords "sustainable development", "islamic finance", and "waqf" can be said to be developing quite well because each year shows an increase in the number of studies relevant to these keywords. The author who produces the most article is M. Kabir Hassan with 7 articles. The most articles were produced in 2022 with total 28 articles. Malaysia is the most contributing country to publish 64 articles. Research clusters consisting of 10 clusters. The direction of future research development that still rarely researched in the role of Islamic microfinance for sustainable economic development, Islamic financial performance to realize a sustainable economy, politics and regulation for an Islamic-based sustainable economy
KEHALALAN SEMBELIHAN NON-MUSLIM: KAJIAN BERDASARKAN AL-QUR’AN DAN HADITS Yusbar, Nidaan Khafiyya Yusbar; Dzulkifli Hadi Imawan
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss1.art5

Abstract

Penelitian ini membahas hukum kehalalan sembelihan non-Muslim dalam perspektif Islam, dengan berfokus pada pandangan Al-Qur'an dan hadits. Kajian ini menjadi penting mengingat globalisasi yang mendorong interaksi antaragama dalam masyarakat multikultural, termasuk dalam aspek konsumsi makanan. Tujuan penelitian adalah menganalisis hukum sembelihan non-Muslim, terutama Ahli Kitab, berdasarkan sumber-sumber utama Islam serta pandangan ulama, guna memberikan panduan praktis bagi umat Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, menganalisis ayat Al-Qur'an dan hadits yang relevan, serta tafsir para ulama. Data sekunder diperoleh dari literatur terkait hukum makanan halal dan pandangan fuqaha. Penelitian juga mencakup interpretasi modern terhadap status Ahli Kitab dan implikasinya dalam konsumsi makanan di era kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembelihan Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) pada prinsipnya halal, dengan syarat penyembelihan dilakukan sesuai ajaran agama mereka yang mengakui keesaan Tuhan. Pandangan ini didukung mayoritas ulama, meskipun terdapat perbedaan dalam interpretasi teknis terkait metode penyembelihan dan status Ahli Kitab di masa kini. Beberapa ulama menolak kehalalan sembelihan akibat penyimpangan ajaran Ahli Kitab  modern. Namun, pendekatan moderat yang merujuk pada surah Al-Maidah ayat 5 tetap mengakui kehalalan sembelihan mereka selama tidak bertentangan dengan prinsip syariat. Penelitian ini merekomendasikan umat Islam untuk memprioritaskan konsumsi daging yang dipastikan kehalalannya, terutama dari sesama Muslim, guna menghindari keraguan. Hasil kajian ini relevan untuk memperkuat pemahaman hukum Islam dalam konteks globalisasi.
TEORI PENGETAHUAN DAN KEBENARAN ILMIAH PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU Nugroho, Haura Salil Jinan Murtadlo Hirtsa
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss1.art6

Abstract

Penelitian ini membahas tentang teori pengetahuan dan kebenaran ilmiah dari perspektif filsafat ilmu. Kebenaran merupakan elemen fundamental dalam kehidupan manusia yang mencakup berbagai makna, termasuk moral, logis, dan metafisik. Melalui filsafat, manusia dapat berpikir secara rasional dan bernalar tinggi untuk menemukan kebenaran yang hakiki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis berbagai teori kebenaran, seperti teori korespondensi, koherensi, pragmatisme, dan performatif. Teori korespondensi menekankan kesesuaian antara pernyataan dan fakta, sedangkan teori koherensi menilai kebenaran berdasarkan konsistensi dengan pernyataan-pernyataan terdahulu. Teori pragmatisme mendasarkan kebenaran pada manfaat praktis dari suatu pernyataan, dan teori performatif menilai kebenaran dari penciptaan realitas oleh pernyataan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji agama sebagai teori kebenaran, dengan berlandaskan pada wahyu dan syariat Allah SWT sebagai sumber kebenaran mutlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap teori kebenaran memiliki pendekatan yang unik dalam menilai kebenaran. Agama, sebagai landasan kebenaran, memberikan jawaban yang absolut terhadap berbagai persoalan manusia, mengarahkan pada kebenaran yang sejati dan tidak dapat disembunyikan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami berbagai perspektif kebenaran dan relevansinya terhadap ilmu pengetahuan serta kehidupan manusia.
MYSTICAL EXPERIENCE IN SUFISM THE STUDY OF UNIQUENESS OF SUFISM IN RELATION TO MYSTICISM Arifka, Angga
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss1.art4

Abstract

This article investigates Sufism and its closeness with the so-called mysticism. Indeed, mysticism is chiefly characterized by mystical experience, referring to, broadly speaking, that of union with the ultimate reality. On this basis, Sufism also evinces mystical experience from which the Sufis elaborate some terminological concepts such as fanā’, wahdat al-wujūd, ittihād, etc. As a qualitative study with a type of library research, this article employs content analysis to provide an in-depth interpretation of the texts analyzed, especially literature relevant to the field of study. The results of the analysis demonstrate twofold. On the one hand, Sufism is arguably Islamic mysticism due to its emphasis on mystical experience about God. On the other hand, Sufism has its own uniqueness since it also pays much attention to moral development and human behavior. In addition, Sufism has great contribution and significance to Islamic civilization in particular and modernity in general, ranging from Islamic psychology, metaphysics, art and literary world to human peace and spiritual crisis.
DAMPAK GAYA HIDUP HEDONISME DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA MAHASISWA MAGISTER ILMU AGAMA ISLAM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Safitri, Chairun Nisa; M. Husnaini
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss1.art2

Abstract

Gaya hidup hedonisme dan perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa telah menjadi isu yang semakin mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir, kehadiran modernisasi dan kemajuan teknologi seiring perkembangan zaman berdampak pada gaya hidup serta perilaku mereka. Mahasiswa cenderung berlomba-lomba mengikuti tren yang mengarah pada gaya hidup hedonis, yang akhirnya menjadi kebiasaan favorit mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gaya hidup hedonisme terhadap perilaku konsumtif pada mahasiswa Magister Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia menganggap bahwa prinsip moral yang menyamakan kebahagiaan dan kebaikan dengan kesenangan merupakan bagian dari tindakan serta tujuan hidup manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi dan menggunakan Studi Pustaka (library research)  serperrtir artirkerl dan buku akadermirs terrkairt yang sersuair derngan Gaya hidup hedonism. Informan Penelitian tiga Mahasiswa Fakultas Ilmu Agama Islam UII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup hedonisme berdampak signifikan pada perilaku konsumtif mahasiswa, yang ditandai dengan peningkatan pengeluaran untuk barang-barang mewah, kegiatan hiburan, dan gaya hidup glamor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan upaya komprehensif dari pihak universitas, orang tua, dan mahasiswa sendiri untuk mengatasi dampak negatif gaya hidup hedonisme dan mempromosikan pola hidup yang lebih seimbang dan bertanggung jawab. Mereka cenderung menghasilkan dampak yang baik, seperti menghindari tindakan negatif.
MEMAHAMI PERAN PEREMPUAN DALAM BIDANG POLITIK: REFLEKSI ATAS PEMIKIRAN SITI MUSDAH MULIA KAMALIA, SHAFA; Mukhsin Achmad
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss1.art10

Abstract

Persoalan mengenai posisi perempuan dalam bidang politik masih menjadi isu yang kompleks, terutama dalam konteks budaya patriarkal yang mendominasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan Siti Musdah Mulia mengenai kesetaraan gender dan peran perempuan dalam politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis pendekatan kepustakaan yang mengandalkan sumber primer berupa buku Kemuliaan Perempuan dalam Islam karya Siti Musdah Mulia dan sumber sekunder dari beberapa artikel terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat peningkatan jumlah perempuan dalam bidang politik, kaum perempuan setidaknya masih menghadapi tantangan berupa stereotip dan norma sosial yang menganggap bahwa politik merupakan bidang yang hanya digeluti oleh laki-laki. Siti Musdah Mulia menegaskan bahwa Islam mendukung partisipasi perempuan dalam bidang politik dan menolak segala bentuk ketidakadilan. Kesimpulannya, bahwa untuk mencapai kesetaraan gender, diperlukan perubahan paradigma dalam masyarakat yang mengakui potensi perempuan dan mendukung keterlibatan mereka dalam pengambilan keputusan politik, sehingga mampu menciptakan kebijakan yang terbuka dan adil.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN SIKAP SOSIAL PESERTA DIDIK PADA ASPEK LINGKUNGAN Robihah, Tazkiyatur; Muhamad Joko Susilo
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss1.art11

Abstract

Kerusakan lingkungan akibat ulah manusia adalah masalah global yang serius dan dapat memiliki dampak negative terhadap ekosistem bumi. Hal ini dapat terjadi terus-menerus dan akan meningkat apabila manusia tidak memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Sekolah di anggap menjadi tempat paling efektif untuk menumbuhkan sikap social pada aspek lingkungan dengan menanamkan ajaran agama Islam yang mengandung nilai-nilai etika dan moral dengan kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru PAI dalam menumbuhkan sikap social peserta didik pada aspek lingkungan di SDN Candirejo dan apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam menumbuhkan sikap tersebut. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif, berbentuk observasi, wawancara, dan dokumen. Penelitian dan analisis menggunakan teori Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru PAI di SDN Candirejo berperan sebagai sumber pengetahuan dan sebagai pembentuk karakter peserta didik dengan beberapa metode seperti keteladanan, pembiasaan, nasihat, motivasi, dan hukuman. Serta beberapa faktor pendukung dan penghamba, faktor pendukung seperta sarana dan prasana yang memadai dan faktor penghambat seperti kurangnya keterlibatan orang tua
PERAN KIYAI SEBAGAI PENDIDIK KARAKTER ISLAMI TERHADAP KEPUASAN HIDUP ALUMNI PONDOK PESANTREN DI INDONESIA KURNIAWAN, HERI; Putri Widia, Amanda
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss1.art13

Abstract

Pondok pesantren di Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Islami generasi muda, dengan kiyai sebagai figur sentral yang bertanggung jawab terhadap pembinaan moral dan spiritual. Namun hubungan antara peran kiyai dalam pendidikan karakter Islami dan kepuasan hidup alumni belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh peran kiyai sebagai pendidik karakter Islami terhadap tingkat kepuasan hidup alumni pondok pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS) dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui kuesioner berbasis skala Likert yang diisi oleh 105 alumni pondok pesantren di Indonesia. Variabel utama meliputi peran kiyai dalam pendidikan karakter Islami dan kepuasan hidup alumni, yang mencakup dimensi kesejahteraan emosional, hubungan sosial, dan pencapaian hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kiyai mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan hidup alumni (β = 0,185; p < 0,001). Temuan ini menekankan pentingnya peran Kiyai sebagai teladan moral yang mampu membentuk nilai-nilai Islami yang berkelanjutan dalam kehidupan alumni. Secara praktis, penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola pondok pesantren untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter Islami guna mendukung kesejahteraan hidup alumni. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah sampel yang terbatas dan penggunaan metode survei, yang dapat mempengaruhi generalisasi temuan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mencakup populasi yang lebih luas dan menggunakan pendekatan campuran untuk eksplorasi yang lebih mendalam
PERAN KEARIFAN LOKAL SEBAGAI MEDIATOR DALAM HUBUNGAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI INDONESIA ani, anisaanisa
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol7.iss2.art2

Abstract

Indonesia, sebagai negara multikultural dengan keragaman agama dan etnis, menghadapi tantangan kompleks dalam menjaga kerukunan umat beragama. Penelitian ini mengeksplorasi peran kearifan lokal sebagai mediator dalam hubungan moderasi beragama terhadap kerukunan umat beragama. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), studi ini melibatkan 100 responden dari berbagai latar belakang keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, moderasi beragama memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kearifan lokal (β = 0,346, p < 0,001), mengindikasikan bahwa sikap moderat dalam beragama mendorong pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Kedua, kearifan lokal berpengaruh positif terhadap kerukunan umat beragama (β = 0,454, p < 0,001), menunjukkan bahwa praktik budaya tradisional berkontribusi pada harmonisasi hubungan antarumat beragama. Ketiga, moderasi beragama memiliki dampak kuat terhadap kerukunan umat beragama (β = 0,847, p < 0,001). Secara khusus, penelitian mengungkap peran mediasi kearifan lokal dalam hubungan moderasi beragama dan kerukunan umat beragama (β = 0,293, p = 0,001). Temuan ini menggarisbawahi bahwa kearifan lokal tidak sekadar menjembatani perbedaan, melainkan memperkuat mekanisme integrasi sosial melalui nilai-nilai toleransi, musyawarah, dan solidaritas.