cover
Contact Name
Yuli Andriansyah
Contact Email
yuliandriansyah@uii.ac.id
Phone
+6281325445300
Journal Mail Official
thullab@uii.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM Gedung K.H.A. Wahid Hasyim Kampus Terpadu UII Jl. Kaliurang KM 14.5 Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam
ISSN : 26858924     EISSN : 26858681     DOI : 10.20885/tullab
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies in the Islamic University of Indonesia in 2019 which is published twice a year as a journal which becomes a forum for students to improve their abilities in the fields of Islamic Law, Islamic Education and Islamic Economics into Indonesian, English and Arabic.
Articles 186 Documents
MITIGASI BANJIR ROB DI KOTA PEKALONGAN DALAM PERSPEKTIF FIKIH LINGKUNGAN Abdul Khaliq Napitupulu; Muhammad Miqdam Makfi
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 5 No. 3 (2023): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol5.iss3.art8

Abstract

Kota dan Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu dari wilayah yang berada di pantai utara jawa, dengan keadaan yang langsung berhadapan dengan laut jawa, ancaman banjir rob selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Pekalongan. Pada tahun 2018 wilayah kota pekalongan tersentuh angka 30-40% berubah menjadi lautan, genangan air yang menyebar hingga ke pemukiman warga, bahkan air laut bisa menembus jauh dari bibir pantai yang meluap melalui sungai-sungai di sekitarnya. Mitigasi dan pencegahan rutin menjadi agenda pemerintah kota maupun provinsi, segala cara di upayakan namun hasil selalu kurang maksimal. Peneliti mencoba memberikan solusi bagaiaman mitigasi pencegahan banjir rob di daerah pesisir pantai utara jawa (PANTURA) khususnya kota dan kabupaten Pekalongan dengan konsep-konsep fikih lingkungan, menyatukan berbagai perspektif ideal dengan Islamic Worldview sebagai ide utamanya
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA YOGYAKARTA DALAM BERTRANSAKSI MENGGUNAKAN QRIS Deaz Aurellia Febrilianda; Istiqomah; Rakhmawati
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 5 No. 3 (2023): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol5.iss3.art9

Abstract

Digitalisasi menciptakan kemudahan berbelanja dengan inovasi pembayaran berbentuk digital. Salah satu alat pembayaran digital yang paling sering ditemui di sekitar kampus Yogyakarta adalah QRIS. Keputusan seseorang memilih QRIS sebagai alat pembayaran saat bertransaksi dipengaruhi oleh banyak variabel. Penelitian ini ingin menganalisis variabel persepsi performance atau kinerja, persepsi effort atau usaha, dan persepsi security atau keamanan dalam mempengaruhi minat seseorang dalam menggunakan QRIS saat bertransaksi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa jenjang sarjana (S1) yang berkuliah di kampus Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang ada di Yogyakarta. Sampel yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner online sebanyak 96 mahasiswa yang berasal dari UII, UGM, UNY, UIN SUKA, UAD, USD, dan IIQ An-NurYogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial persepsi kinerja memiliki pengaruh terhadap minat mahasiswa Yogyakarta dalam menggunakan QRIS saat bertransaksi. Namun demikian, persepsi effort atau usaha dan security atau keamanan secara parsial tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa Yogyakarta dalam menggunakan QRIS untuk bertransaksi. Ketiga variabel penjelas mampu menjelaskan variasi variabel minat penggunaan QRIS dalam bertransaksi sebesar 20,1 %
UPAYA STAKEHOLDER SEKOLAH DALAM MENGOPTIMALKAN POTENSI BELAJAR PESERTA DIDIK DI BRAINY BUNCH INTERNATIONAL ISLAMIC MONTESSORI SCHOOL MALAYSIA Utami Qonita Rahmi; Mir’atun Nur Arifah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 5 No. 3 (2023): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol5.iss3.art10

Abstract

Stakeholder sekolah yang aktif dalam setiap lapisan masyarakat sekolah akan berdampak pada mudahnya tujuan pendidikan tercapai sehingga lembaga tersebut dapat berkembang dan semakin maju. Brainy Bunch International Islamic Montessori School Malaysia sebagai lembaga pendidikan Islam internasional memiliki manajemen yang sangat baik dan sistematis. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan lapangan. Informan dalam penelitian ini adalah stakeholder atau para pemangku kebijakan dalam lembaga pendidikan terkait yang meliputi Chief Excecutive Officer, Kepala Sekolah, dan Wakil Kepala Sekolah di Brainy Bunch. Teknik penentuan informan yang digunakan adalah dengan teknik Purposive Sampling. Dalam pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data menggunakan teknik model Mattew B. Miles dan A Michel Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan verivikasi atau penyimpulan data. Dan adapun teknik keabsahan data yaitu Triangulasi data pada teknik analisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya stakeholder sekolah dalam mengoptimalkan potensi peserta didik di Brainy Bunch terupayakan dengan baik sejalan dengan nilai-nilai Islam dan Montessori, yaitu dengan menerapkan kebijakan yang tidak diskriminatif, merancang pembelajaran dengan pendekatan personal, melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, melaksanakan penilaian secara deskriptif pada masing-masing siswa, dan memfasilitasi berbagai aktivitas dalam pengembangan seni. Dengan demikian peserta didik benar-benar dapat maksimal dalam mengoptimalkan potensi belajar dalam setiap dirinya. Dan sebagai hasil dan capaian hal tersebut dapat dilihat bahwa di Brainy Bunch setiap peserta didik memiliki potensi yang beragam dan expert di bidangnya masing-masing
REKONTEKSTUALISASI PEMBELAJARAN KITAB KUNING DALAM MENDORONG PENDIDIKAN ISLAM MODERAT DAN BERWAWASAN GLOKAL: STUDI KASUS DI AQOBAH INTERNATIONAL SCHOOL Muthahari, Ali; Syarif Zaidan , Aden Wijdan
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol6.iss2.art1

Abstract

Globalisasi dan dinamika kompleksitas masyarakat kontemporer menuntut rekontekstualisasi kitab kuning agar sesuai dengan konteks lokal dan global. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pembelajaran kitab kuning berbasis rekontekstualisasi di Aqabah International School (AIS) untuk pendidikan Islam moderat dan glokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa AIS menerapkan model pembelajaran kitab kuning yang inovatif dan adaptif dengan zaman modern. AIS menggabungkan metode tradisional dengan metode modern, menerapkan pendekatan sains dalam kajian fiqih, dan mengintegrasikan perspektif lokal dan global dalam pendidikan. Pendekatan AIS menghasilkan pelajar yang moderat, kritis, dan siap menghadapi berbagai tantangan di era global. Model rekontekstualisasi AIS dapat menjadi contoh bagi pesantren lain dalam mengembangkan pendidikan Islam yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman.
PERAN MASJID SEKITAR KAMPUS SEBAGAI UPAYA MENSINERGIKAN ANTARA MASYARAKAT DENGAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN: STUDI KASUS DI MASJID AL MUKMIN PLOSOREJO Isan; Ibnu As’ad Rosyidin; Nuryanta, Nanang
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol6.iss2.art3

Abstract

Masjid sering kali dianggap sebagai pusat kegiatan keagamaan semata, namun, dalam konteks kampus, peran masjid dapat lebih luas lagi. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran masjid sekitar kampus dalam memfasilitasi sinergi antara masyarakat dan lingkungan pendidikan, dengan memfokuskan pada studi kasus di Masjid Al Mukmin Plosorejo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengurus masjid Al-Mukmin Plosorejo. Temuan menunjukkan bahwa Masjid Al-Mukmin Plosorejo bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pengembangan masyarakat. Peran masjid ini dalam mensinergikan antara masyarakat dan lingkungan pendidikan terbukti melalui berbagai program seperti pelatihan keterampilan, serta pembinaan karakter. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya memahami peran multifungsi masjid dalam konteks pendidikan tinggi dan bagaimana sinergi ini dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pendidikan. Studi ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman tentang peran masjid dalam konteks sosial dan pendidikan serta memberikan dasar untuk kebijakan dan praktik yang lebih inklusif di masa depan.  
PERAN KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN SOFT SKILL MAHASISWA Khasana, Siti; Adawiyah, Siti Afifah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol6.iss2.art6

Abstract

Kampus Mengajar menjadi salah satu program andalan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Adapun tujuan utama Kampus Mengajar yaitu pada peningkatan literasi, numerasi, dan adaptasi teknologi. Selain itu, tujuan utama Kampus Mengajar bagi mahasiswa adalah meningkatkan kemampuan pedagogi. Akan tetapi, pada kenyataannya program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan pedagogi mahasiswa saja, tetapi banyak kemampuan lain yang meningkat dalam diri mahasiswa. Oleh karena itu, dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui keahlian apa saja yang meningkat dalam diri mahasiswa semenjak mengikuti program Kampus Mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif, kemudian subjek penelitian ini yaitu mahasiswa Prodi PAI JSI UII yang telah mengikuti Kampus Mengajar dari angkatan 1 sampai 6. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Adapun untuk hasil yang peneliti dapatkan dalam penelitian ini yakni Kampus Mengajar menjadikan mahasiswa mengalami peningkatan dalam berbagai hal. Mulai dari interpersonal skill, yakni meningkatnya jiwa leadership, problem solving, skill komunikasi, membangun team player, membangun emotional intelligence, melatih kesabaran, menghargai orang lain serta terbuka terhadap feedback, baik dari teman satu kelompok, guru, ataupun DPL. Selain itu, keahlian lain yang meningkat yakni kemampuan manajemen pengelolaan perpustakaan, serta kemampuan merancang program kerja.
FENOMENA PERILAKU CANCEL-CULTURE DI MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH STUDI KASUS UMAY SHAHAB Faisal Ahmad Ferdian Syah; Fastabiq Khoirul Affan; Yusdani
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol6.iss2.art8

Abstract

Fenomena cancel culture di media sosial telah memicu perdebatan yang intens mengenai kebebasan berpendapat dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena cancel culture dari perspektif fiqih siyasah serta bagaimana fiqih siyasah memandang cancel culture dalam konteks kebebasan berpendapat dan keadilan sosial. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan normatif. Data primer dikumpulkan dari konten media sosial terkait kasus Umay Shahab, sementara data sekunder diperoleh dari literatur dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cancel culture dapat merusak reputasi individu dan menimbulkan dampak psikologis yang serius. Dalam perspektif fiqih siyasah, kebebasan berpendapat harus diimbangi dengan tanggung jawab moral dan sosial, serta tidak boleh merugikan orang lain secara tidak adil. Prinsip-prinsip keadilan, maslahah, syura, dan peluang untuk bertobat dalam Islam menyediakan kerangka kerja yang komprehensif untuk memahami dan menilai fenomena cancel culture ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa praktik cancel culture yang berlebihan dapat bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan dalam Islam dan dapat menyebabkan ketidakstabilan sosial yang signifikan.
PERSEPSI TOKOH KEAGAMAAN DI KABUPATEN SLEMAN TENTANG RENCANA PENCATATAN NIKAH SEMUA AGAMA DI KANTOR URUSAN AGAMA Muhammad Malik Nahar; Muhammad Falah Dhiyaulhaq; Krismono
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol6.iss2.art2

Abstract

Artikel ini membahas kontroversi seputar usulan pencatatan perkawinan semua agama di Kantor Urusan Agama (KUA) dan dampaknya terhadap kerukunan antarumat beragama. Pertanyaan utama yang dibahas adalah bagaimana pandangan tokoh agama terhadap kebijakan ini dan implikasinya terhadap kerukunan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami respons, perbedaan pendapat antar tokoh agama di Kabupaten Sleman tentang pencatatan perkawinan semua agama di KUA, serta implikasinya di masa depan. Dalam menjawab pertanyaan tersebut, penelitian menggunakan metode wawancara dengan tokoh agama di Kabupaten Sleman. Hasilnya menunjukkan perbedaan pendapat di antara tokoh agama dengan beberapa mendukung kebijakan ini sebagai langkah menuju inklusivitas dan kesetaraan, sementara yang lain mengkhawatirkan potensi kerumitan administratif dan konflik sosial yang mungkin timbul. Implikasi dari kebijakan ini menekankan pentingnya pendekatan yang inklusif dan sensitif terhadap kebutuhan semua komunitas agama untuk memastikan bahwa kebijakan ini dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama tanpa menimbulkan konflik baru
HIJRAH SALAFI: REKONFIGURASI IDENTITAS KEAGAMAAN DI LINGKUNGAN AKADEMIK PERKOTAAN (STUDI KASUS POGUNG, YOGYAKARTA Muhammad Alfian; Muhammad Malik Nahar; Nabila Mumtazah Priyatna; Krismono
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol6.iss2.art7

Abstract

Hijrah Salafi telah menjadi fenomena yang signifikan di kalangan masyarakat perkotaan Indonesia, termasuk di lingkungan akademik perkotaan. Artikel ini membahas fenomena hijrah Salafi di desa Pogung, Yogyakarta, yang merupakan wilayah perbatasan antara ruang akademik dan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses penerimaan, motivasi, dan rekonfigurasi identitas keagamaan, serta dampaknya terhadap dinamika sosial dan keagamaan di lingkungan Pogung. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, penelitian ini mengungkap bagaimana gerakan Salafi berinteraksi dengan lingkungan akademik yang jamak, bagaimana individu dan kelompok dalam komunitas ini merekonstruksi identitas keagamaannya, serta peran media sosial dan jaringan komunitas dalam penyebaran dakwah Salafi. Temuan menarik interaksi interaksi gerakan Salafi dengan lingkungan akademik yang jamak, sambil mengeksplorasi rekonsiliasi identitas keagamaan baru dengan lingkungan sosial mereka. Melalui analisis media sosial dan jaringan komunitas, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika identitas keagamaan di Indonesia, terutama terkait pengaruh gerakan keagamaan konservatif di perguruan tinggi.
PROBLEMATIKA INTEGRASI ILMU KEISLAMAN DAN KEUMUMAN Virma Surianti, Lizi
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol6.iss2.art5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang berkaitan dengan integrasi ilmu keislaman dan keumuman. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan desain penelitian buku. Dalam Al-Qurán dan Hadits Nabi, diminta buat berpikir, mengamati, serta mempelajari alam semesta. Perihal integrasi ilmu umum dan ilmu agama sitilah “Islamisasi” mengacu pada proses islamisasi atau modifikasi (pemurnian) produk pengetahuan Barat yang telah dikembangkan dan dijadikan acuan dalam diskusi tentang islam. Paling sering digunakan untuk menggambarkan. Pengembangan system Pendidikan Islam untuk memperoleh pengetahuan tentang “Islam yang khas”. Bimbingan Wahyu, sumber ilmu agama Islam, memerlukan interprestasi akal karena keterbatasan akal sebagai sumber ilmu umum. Al-Quran Membimbing Perkembangan Ilmu Pengetahuan. Menyimak banyak bagian Al-Quran ini akan membuat kita semakin yakin bahwa Al-Quran adalah jalan kebenaran yang tanpa keraguan. Kemuliaan dan kesuciannya menggembirakan mereka yang membacanya dan meyakininya.