cover
Contact Name
Nurasia Natsir
Contact Email
jurnal@apji.org
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
official@journal-stiayappimakassar.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar Jl. Sumba no 46, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Concept: Journal of Social Humanities and Education
ISSN : 29635071     EISSN : 29635527     DOI : 10.55606
Concept: Journal of Social Humanities and Education E-ISSN: 2963-5527 (Online) / P-ISSN: 2963-5071 (print) published by Yappi Makassar School of Administrative Sciences. Publishing this journal aims to improve the quality of science, as well as channel interest in sharing and disseminating knowledge to academics, students, practitioners and observers of science. Editors accept research articles related to Social Sciences, Humanities and Education This journal is published 1 year 4 times (March, June, September and December)
Articles 267 Documents
Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Optimisme Pada Remaja Di Jorong Tanjung Medan Kabupaten Pasaman Fasnia Septa Utama; Budi Santosa; Iswantir M; Fadhilla Yusri
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 1 (2023): March : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i1.246

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara konsep diri dengan optimisme pada remaja atau tidak. Penelitian ini dilatar belakangi pengamatan yang peneliti lakukan pada remaja di Jorong Tanjung Medan Kabupaten Pasaman, remaja cenderung kurang memiliki penilaian yang baik terhadap dirinya lebih cenderung mengandalkan keberuntungan dari pada usaha nya sendiri dalam mencapai sesuatu hal yang mereka inginkan serta lebih pasrah menerima apa yang terjadi pada dirinya baik yang positif maupun yang negatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 orang remaja yang ada di jorong tanjung medan karena populasi kurang dari 100 orang maka sampel penelitiannya diambil semua yaitu 27 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasi. Penelitian dapat mencari, menjelaskan sesuatu hubungan, memperkirakan dan menguji berdasarkan teori yang ada. Penelitian korelasi bertujuan mengungkapkan hubungan korelatif antara variabel Instrument yang digunakan berupa skala likert. Sedangkan uji persyaratan analisis menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji korelasi rank spearman rho dan uji hipotesis menggunakan dalam SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep diri dengan optimisme memiliki hubungan sebesar 0,729 = 72% yang dikategorikan dalam hubungan kuat/tinggi, semakin bagus konsep diri seseorang maka akan semakin bagus pula optimismenya. Jadi dapat disimpulkan bahwa konsep diri dengan optimisme memiliki hubungan yang kuat/tinggi, semakin tinggi konsep diri maka semakin tinggi pula optimisme.
Pemanfataan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Di Sd Anak Saleh Kota Malang Fierda Nursitasari Amaliya; Achmad Taufiq; I Made Suardana
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 1 (2023): March : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i1.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar, peran dan fungsi pemanfaatan perpustakaan, serta faktor pendukung dan penghambat pemanfaatan perpustakaan di SD Anak Saleh Kota Malang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pustakawan, guru kelas I-VI, dan siswa kelas I-VI. Hasil analisis menyimpulkan bahwa pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar sudah berjalan dengan baik. Secara khusus Perpustakaan Sekolah telah memenuhi tiga aspek fungsi perpustakaan yaitu Perpustakaan sebagai tempat pendidikan, informasi dan rekreasi. Pemanfaatan perpustakaan sekolah yang maksimal didukung oleh fasilitas yang tersedia dengan baik, minat baca siswa yang tinggi dan sumber bacaan yang beragam. Berdasarkan hasil penelitian ini pihak sekolah disarankan untuk membentuk tim perpustakaan dan bagi pustakawan khususnya memperbanyak koleksi buku yang sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa.
Implementasi Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa Pada Tema 1 Subtema 3 Kelas III Sd Negeri 1 Waluyorejo Shofi Nur Azizah; Nurhidayati; Titi Anjarini
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 1 (2023): March : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui implementasi model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa pada tema 1 subtema 3  Kelas III SD N  1 Waluyorejo, (2) mengetahui peningkatan kemampuan berfikir kreatif siswa yang menggunakan model Problem Based Learning pada tema 1 subtema 3 kelas III SD Negeri 1 Waluyorejo. Model penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ditandai dengan adanya suatu tindakan. Tindakan ini tidak hanya dilakukan sekali, akan tetapi tindakan ini dilakukan berulang-ulang sampai tujuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini tercapai. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut: (1) implementasi model pembelajaran Problem Based Learning meliputi; mengidentifikasi masalah, membimbing penyelidikan, mengembangkan hasil penyelidikan, mengevaluasi proses pemecahan masalah, generalisasi atau kesimpulan dapat diterapkan ke siswa pada materi tema 1 subtema 3 kelas III di SD Negeri 1 Waluyorejo, (2) untuk hasil kemampuan berfikir kreatif siswa pada pembelajaran tematik dengan mengimplementasikan model Problem Based Learning mampu meningkatkan berfikir kreatif siswa dengan hasil pada pra siklus rata-rata persentase ketuntasan tes kemampuan berfikir kreatif  siswa sebesar 32 % dengan kategori sangat kurang. Kemudian pada siklus I rata-rata persentase ketuntasan tes kemampuan berfikir kratif siswa meningkat mencapai 52% dengan kategori kurang, sedangkan rata-rata ketuntasan tes kemampuan berfikir kreatif  siswa pada siklus II yang diperoleh meningkat menjadi 88,75 % dengan kategori sangat baik. Sehingga implementasi  model Problem Based Learning menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa di SD Negeri 1 Waluyorejo.
Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Peserta Didik Melalui Model Problem Based Instruction (Pbi) Pada Tema 2 Subtema 1 Kelas V Sd Negeri 1 Waluyorejo Rismatul Amaliyah; Nurhidayati; Titi Anjarini
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 1 (2023): March : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i1.249

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas V di SD Negeri 1 Waluyorejo menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis peserta didik masih rendah dalam pembelajaran tematik. Oleh sebab itu, perlu dibutuhkan alternatif medel pembalajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir ktitis peserta didik dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemempuan berfikir kritis pada pelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siswa kelas V SD. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 19 orang siswa. Pengumpulan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem based instruction (PBI) pada siswa kelas V hasil peneliitian menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kritis dapat meningkat dari siklus ke siklus. Pada pra siklus 15,8%, siklus I 52,65%, siklus II 89,45 sehingga dikategori "sangat kritis". Sehingga penerapan model Problem Based Instruction bisa menjadi alternatif dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik di sekolah dasar.
Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Bullying Di Sekolah Valentina Pinky Kristinawati; Edi Pranoto
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 1 (2023): March : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i1.250

Abstract

Schools should be a comfortable and safe place for students who are educated in them, but do not rule out that there are several incidents or cases that could endanger the safety of the students themselves, namely bullying at school. Bullying itself can be interpreted as a form of oppression or violence that is carried out intentionally by one person or group of people who are stronger or more powerful towards other people, with the aim of hurting and doing it continuously. Thus it is necessary to conduct research on this matter related to legal protection. This study uses a normative juridical method, which is a method based on legal material that examines theories, concepts, legal principles, and laws and regulations related to the theme of this research. The objectives to be achieved by the author in this study are: 1). Responding to forms of bullying in schools 2). Legal protection for victims of bullying at school. The results of this study produce data that forms of bullying can be categorized into three, namely physical bullying, verbal, and cyberbullying. Meanwhile, legal protection that can be carried out for victims is preventive and repressive with the help of several parties to prevent or overcome bullying in schools.
Ego Integrity Pada Lansia Di Korong Punco Ruyung Nagari Batu Kalang, Kec. Padang Sago, Kab. Padang Pariaman Ilvy Rahmi Auliya; Afrinaldi Afrinaldi; Zulfani Sesmiarni; Linda Yarni
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 1 (2023): March : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i1.251

Abstract

Latar Belakang penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang di temui dilokasi penelitian yaitu lansia yang tinggal sendiri dirumah, hidup mandiri tanpa bantuan keluarga. Lansia juga merasa terisolasi dari lingkungan sosial karena lansia sulit menyesuikan diri dengan cara berfikir dan gaya-gaya baru dari generasi yang lebih muda. Tujuannnya untuk mengetahui Ego Integrity pada lansia di Korong Punco Ruyung, Nagari Batu Kalang Kecamata Padang Sago. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif kualitatif kerena permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini berupa kata-kata baik tertulis maupun lisan, tidak berkenaan dengan angka-angka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menguraikan dan menggambarkan bagaimana Ego Integrity pada lansia di Korong Punco Ruyung. Penelitian ini penulis lakukan pada lansia yang tinggal di Korong Punco Ruyung. Informan dalam penelitian ini adalah Lansia yang tinggal sendiri dirumah jauh dari orang tua dan Keluarga serta orang terdekat dari lansia, dengan jumlah informan kunci 7 orang dan informan pendukung 4 orang. Penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara. Sedangkan di dalam pembahasannya di gunakan metode deskriptif yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi di lapangan secara sistematis. Dari Hasil penelitian yang penulis lakukan tentang bagaiamana Ego Integrity pada lansia yang hidup sendiri di Korong Punco Ruyung menunjukan sebagian dari lansia memiliki Ego Integrity yaitu lansia mampu menerima siklus kehidupan yang akan menyebab kepuasan terhadap hidup. hal ini terlihat dari bagaiaman lansia menerima keadaan saat ini dan di masa lalu. Sedangakan ada beberapa lansia di anatara nya mengalami Despair yaitu kesulitan dalam untuk mengintegritaskan masa lalu dan menerimanya sehingga menyesali hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan. Dilihat dari ada sebagian lansia mampu beradaptasi dengan lingkungan dan penyesuaian diri, spiritual, bebas dari perasaan takut akan kematian, integritas emosi, kepuasan hidup, menerima keadaan keluarga di masa lalu dan dimasa sekarang.
Upaya Membina Perilaku Peserta Didik Melalui Pembelajaran PAI di SMP Ikhlasiyah Palembang Siti Zailiah
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i2.271

Abstract

This article discusses Efforts to Foster Student Behavior Through PAI Learning at SMP Ikhlasiyah Palembang. This type of research is qualitative with a descriptive approach, data collection methods through observation, interviews and documentation. Data analysis techniques, namely starting from data collection, data presentation and drawing conclusions on the data obtained. While the technique of checking the validity of the data is through triangulation which consists of triangulation of time, sources and methods. From the results of the discussion that the efforts made by the school in fostering student behavior through PAI learning activities have been carried out well, the activities carried out include learning activities in PAI lessons and other activities namely reading the Koran, reading asmaul husna, praying dzuhur together, Commemoration of Islamic Holidays (PHBI), and Friday alms. All of these activities are routinely carried out in schools with the aim of fostering and instilling good character in students at SMP Ikhlasiyah Palembang.
Modal Sosial Pedagang Buah di Pasar Pagi Cik Puan Kota Pekanbaru Ermayanti Ermayanti; Achmad Hidir
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i2.276

Abstract

This research was conducted on fruit traders at Ms. Puan’s Morning Market, Pekanbaru citywith the aim of knowing how the social capital of fruit traders at Ms. Puan’s Morning Market, Pekanbaru city.This research was conducted on fruit traders at the Ms. Puan morning market in Pekanbaru City with the aim of knowing how the social capital of fruit traders is.this study uses a descriptive qualitative research method. Research subjects in this study amounted to 5 (five) informants. The technique of determining informants, namely by using purposive sampling technique is to take subjects by specifying special characteristics with the aim of research that is expected to be able to answer research problems. In collecting data researchers used observation techniques, interviews, and documentation. The theory is the theory of social capital put forward by Jhon Field which consists of social networks, beliefs, and norms. The results of this study are that social capital is very important in running a business and the smooth running of fruit business at Ms. Puan morning market pekanbaru city, such as a network that can help or facilitate the smooth running of their business. Trust that makkes it easier for them to sell fruit, with social capital such as a network of trust and norms, fruit sellers can maintain fruit and make their business easier because managing a business is carried out jointly and sense of trust is established. Social norms that are intertwined becomen a benchmark and make them more focused
Ancaman Industrialisasi Dalam Masyarakat Risiko Nauval Karyo Bisyafar; Nabil Reza Maulana; Satria Mahardika Tri Purnama
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i2.278

Abstract

Dimasa yang serba modern ini Perubahan terjadi dalam kehidupan bermasyarakat di seluruh penjuru yang ada di dunia ini merupakan suatu kondisi yang sangatlah normal, dampak serta pengaruh yang terjadi tersebut menyebar dengan cepat ke belahan lain dunia ini, hal tersebut juga bagian dari berkembangnya komunikasi yang kian modern. Munculnya banyak inovasi penemuan baru yang ada di bidang teknologi, terjadinya proses perubahan yang cepat atau biasa dinamakan dengan revolusi, modernisasi dan yang terjadi kedepanya dalam suatu daerah, memungkinkan kita secara cepat dan efisien dapat mengetahui berbagai informasi yang kita butuhkan. Kemajuan tersebut tentunya juga tidak luput dari peran kemajuan dalam bidang perindustrian yang menghasilkan teknologi tersebut. Berbagai kemajuan yang terjadi menyangkup berbagai aspek itu dinamakan modernisasi. Modernisasi yang muncul di bidang industri dinamakan industrialisasi. Tentu banyak efek positif yang dapat diambil dari proses industrialisasi itu. Namun, dilain sisi tentu juga menyebabkan dampak negatif ataupun meningkatnya risiko yang muncul didalam masyarakat. Risiko yang muncul didalam lingkungan masyarakat merupakan konsekuensi yang harus diterima oleh masyarakat sekitar baik yang terlibat maupun tidak sebagai bentuk dari dampak dari adanya industri. Pada kasus ini teori masyarakat risiko digunakan sebagai acuan yang digunakan didalam eb sebagai bentuk dari pencegahan dari dampak yang mungkin saja timbul. Sebab dalam suatu kegiatan atau aktivitas tentu ada yang namanya risiko walau sekecil apapun pasti terkandung unsur risiko didalamnya. Mengapa risiko sangat penting untuk diminimalisir sebab risiko merupakan suatu bentuk ketidakpastian yang muncul didalam suatu hal dan memiliki unsur bahaya didalamnya. Oleh karena itu risiko sangatlah penting untuk diminimalisir karena bahaya yang memungkinkan datang dimana saja, kapan saja dan kepada siapa saja.
The Correlation Between Students’ Critical Thinking and Students’ Reading Ability at the Tenth Grade of PPTQ Muallimin Pakan Sinayan Dini Maisarah; Hilma Pami Putri; Reflinda Reflinda; Merry Prima Dewi
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i2.279

Abstract

The research was conducted since there were many problems in reading ability which were correlated with students critical thinking. Some students who had critical thinking but their reading ability was low. It can be proved by the teacher given as test reading some students with critical thinking are able to understand a reading text well, but some students who do not think critically do not understand the reading text. Some students had good reading ability but critical thinking was low. It can be proved when students are given a reading test, there are some students who are able to read the reading text well, but their critical thinking is low so they can not do the exercises well. The design of this research was correlational research. The researcher was use the quantitative approach. The population of this research was all at the tenth grade of PPTQ Muallimin Pakan Sinayan which consist of 113. The sample was 23 students taken by class X IPA Pi. The research was carried out in May 2022. The instruments of this research were questionnaire and test for measuring students critical thinking and students reading ability at the tenth grade. To find out that the students critical thinking and students reading ability correlate or not, the researcher used the Pearson Product Moment Correlation Coefficient. There were two finding of this research. The first finding was a positive and significant correlation between students critical thinking and students reading ability at the tenth grade in PPTQ Muallimin Pakan Sinayan. It means that Ha was accepted and Ho was rejected. Second finding was a enough direction correlation between students’ critical thinking and students’ reading ability at the tenth grade of PPTQ Muallimin Pakan Sinayan. The researcher found that the coefficient of correlation between students critical thinking and students reading ability at the tenth grade of PPTQ Muallimin Pakan Sinayan was 0.603. In conclusion, this research was done for finding the correlation between students critical thinking and students reading ability at the tenth grade in PPTQ Muallimin Pakan Sinayan.

Page 6 of 27 | Total Record : 267