Articles
120 Documents
PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA WANITA USIA SUBUR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP
Fitria Prabandari;
Sumarni Sumarni;
Dyah Puji Astuti
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v3i1.4467
Beberapa tahun ini kesehatan perempuan kurang diperhatikan dibandingkan dengan pelayanan kesehatan ibu hamil dan persalinan. Padahal setiap perempuan memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan selama hidupnya. Pelayanan kesehatan perempuan seharusnya dapat membantu seorang perempuan di setiap aspek kehidupan, kesehatan perempuan tidak hanya dipengaruhi oleh tubuhnya sendiri tetapi juga dipengaruhi oleh social, budaya, dan kondisi ekonomi selama hidupnya. Program kegiatan Posbindu yang seharusnya menjadi wadah perempuan dalam memeriksakan kesehatannya secara rutin ternyata masih kurang dalam pencapaian target. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan layanan pemeriksaan secara rutin pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Larangan yang dilaksanakan pada 25 Februari 2023, diantaranya sebanyak 65 responden mengikuti kegiatan ini. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, lingkar perut, dan pemeriksaan darah sesuai dengan keluhan yang dialami, selanjutnya dilakukan konseling berdasarkan hasil pemeriksaan responden. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatkan kesadaran wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan meningkatkan pula kualitas hidupnya. Kata kunci: Wanita usia subur, pemeriksaan kesehatan.
PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWI TENTANG PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA MAHASISWI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT
Marizki Putri;
Afriza Diyastari;
Wahyunia Indah;
Sarah Zakia Putri;
Tiara Tiara
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v3i1.4464
Mahasiswi memiliki rasa keingintahuan yang besar dan cenderung ingin mengeksprolasi. Sering kali hasrat untuk menjelajahi segala hal namun tidak dibarengi dengan pertimbangan yang matang, sehingga terkadang tindakan tindakannya beresiko tinggi baik bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan disekitarnya. Salah satu masalah yang dihadapi adalah masalah kesehatan reproduksi. Apabila remaja tidak paham dengan kesehatan reproduksi maka akan menimbulkan masalah seperti keputihan. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi media untuk penyebaran informasi terkait Kesehatan reproduksi tentang pencegahan keputihan. Mitra pengabdian masyarakat ini yaitu Mahasiswi Fakultas Hukum. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pemberian penyuluhan tentang pencegahan keputihan.. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diharapkan menjadi salah satu sarana penyampaian informasi kepada remaja,, sehingga dapat di aplikasikan pada kehidupan sehari-harinya.
PEMBINAAN KELUARGA DALAM MENANGANI HIPERTENSI PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN TOTOK PUNGGUNG DI RUMAH SEHAT BUNAYYA
Rika Sri Wahyuni;
Andriani Andriani;
Linda Suryani;
Eva Santi Hutasoit;
Yessi Azwar;
Siska Mulyani
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v3i1.4368
Hipertensi merupakan salah satu penyakit utama di dunia , mengenai hampir 50 juta orang di Amerika Serikat dan hampir I miliar orang di seluruh dunia. Prevalensi hipertensi di Indonesia menurut data Riskesdes 2013 sebesar 25,8%. Prevalensi pada lansia menunjukkan cukup tinggi yait 45,9% pada kelompok usia 55-64 tahun, 57,6% pada kelompok usia 65-74 tahun dan 63,8% pada kelompok usia lebih dari 75 tahun. Penanganan Hipertensi dapat dilakukan dengan 2 car, yaitu sevara farmakologis dan non farmakologis. Secara non farmakologis salah satunya dapat dilakukan dengan totok punggung. Tujuan Pengabdian ini dilakukan adalah untuk mengajarkan keluarga penderita hipertensi untuk dapat melakukan totok punggung pada pasien hipertensi agar dapat menangani hipertensi pada pasien sehingga pasien tidak tegantung pada obat2 yang dapat menimbulkan efek samping yang terkadang membuat pasien tidak disiplin untuk meminumnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ceramah dan praktik langsung pada pasien, menyarankan keluarga untuk rutin setiap hari melakukan totok punggung dan tim pengabdian melakukan kunjungan rumah 2x seminggu selama 2 minggu. Hasil pengabdian ini diperoleh adanya penurunan tekanan darah pada pasien sebelum tindalan totok punggung dan setelah tindakan serta penurunan tekanan darah pada setiap kali kunjungan baik sebelum tindakan maupun setelah tindakan.
EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN LEPTOSPIROSIS
Barkah Waladani;
Agus Istikmal;
Agustina Handayani;
Kasiyanto Kasiyanto;
Marleni Marleni;
Purwaning Rahmawati;
Tri Wahyuningsih
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v3i1.4349
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini dapat menyebar melalui urin atau darah hewan yang terinfeksi. Beberapa hewan yang bisa menjadi perantara penyebaran Leptospirosis adalah tikus, sapi, anjing, dan babi. Edukasi Kesehatan tentang pencegahan leptospirosis dilakukan kepada keluarga pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit sebanyak 20 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan memberikan edukasi mencakup informasi tentang penyebab, gejala, dan cara penularan leptospirosis, serta cara-cara pencegahan yang bisa dilakukan. Hasil kegiatan didapatkan perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, dimana rata-rata nilai pre test sebelum edukasi yaitu 35 dan setelah edukasi 90. Edukasi yang dilakukan efektif meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan leptospirosis. Kegiatan serupa bisa dilakukan dengan target peserta yang banyak, terutama di wilayah yang berpotensi menularkan leptospirosis.
EDUKASI SANTRIWATI SMP AR-ROHMAH "ISLAMIC BOARDING SCHOOL" DALAM MENINGKATKAN GAYA HIDUP SEHAT DI ERA PANDEMI COVID-19
Ririn Harini;
Dyah Sasi Retnaning Gumilar
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v3i1.4456
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Santriwati SMP Ar-Rohmah masih belum pernah mendapat edukasi secara khusus tentang bagaimana menjaga PHBS dalam area pondok, kurang disiplin menjalankan protocol kesehatan di masa pandemi COVID 19, belum mengetahui tujuan melakukan PHBS, membuang sampah tidak pada tempatnya. Tim Pengabdian masyarakat ingin membantu meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam melakukan perilaku PHBS. Mengembangkan beberapa kreativitas para santriwati untuk menjaga kesehatan dan kebersihan di masa pandemi dengan membagikan hand sanitizer, masker, mendemonstrasikan cara cuci tangan dengan benar. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan peningkatan kemitraan dengan sekolah SMP Ar-Rohmah “Islamic Boarding School” Malang, tentang bagaimana mengenalkan pola PHBS dan pencegahan protocol kesehatan dalam mencegah penyebaran COVID 19. Hasil yang dicapai dalam pendekatan yang dilakukan adalah dengan mengetahui cara penggunaan APD dan cara cuci tangan dengan benar, diharapkan mampu menurunkan angka kejadian penularan COVID 19 pada santriwati, ustazah dan civitas akademika dalam lingkungan pondok Ar-Rohmah serta dapat meningkatkan kesehatan pada lingkungan sekitarnya.
PENDAMPINGAN PAUD DALAM PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN APLIKASI SDIDTK
rahmi, sania lailatu;
Evareny, Lisma;
mesalina, Rosa
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v4i1.4866
Permasalahan kesehatan gizi di Indonesia saat ini berupa triple burden of malnutrition yaitu kekurangan gizi, kelebihan berat badan dan kekurangan zat gizi mikro dengan anemia. Permasalahan yang paling krusial dari 3 masalah gizi tersebut adalah balita pendek (stunting). (Dimas Renaldi 2021) (Kementrian Kesehatan RI 2018) Deteksi dini tumbuh kembang balita merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas anak dan merupakaan salah satu program dari kemenkes RI. Presiden RI telah mencanangkan Gerakan Nasional Pemantauan Tumbuh Kembang Anak (Putriningtyas, 2017) Pemerintah telah menetapkan Perpres untuk memperkuat penerapan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting 2018-2024 yang bertujuan untuk menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan serta meningkatkan akses air minum dan sanitaria,(kemeterian kesehatan RI 2021).Tujuan pengabdian adalah Mengoptimalisasikan peran PAUD dalam pemantauan tumbuh kembang balita sebagai upaya preventif stunting melalui pemanfaatan aplikasi SDIDTK. Mitra Pengabdian masyarakat ini adalah Pemerintah Kelurahan Tigo Koto Diate. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dikalukan langsung memberikan pelayanan penilaian status gizi dengan penilaian BB dan PB dan tumbuh kembang dan memasukan hasil pengukuran pada aplikasi Lihat Ceria Besti dengan sasaran murid PAUD, guru PAUD, wali murid, kader. Hasil kegiatan yang didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan pada peserta tentang penilaian tumbuh kembang balita sebesar 90.5%.
OPTIMALISASI KUALITAS ANAK PRA SEKOLAH MELALUI PELATIHAN KPSP DAN SKRINING STUNTING BAGI GURU PAUD
mahalia putri, Nia clarasari;
Retnosari, Ekadewi;
Fatimah, Siti
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v3i2.4790
Peningkatan mutu anak menjadi tugas yang harus diemban secara bersama-sama, melibatkan keluarga, pendidik, orang tua, komunitas, dan pemerintah. Guru Paud sebagai ujung tombak pendidikan diharapkan bisa ikut berkontribusi melakukan skrining atau deteksi dini perkembanga melalui Kuesioner Pre Skrining Perkembangan pada sat menerima siswa baru, sehingga pada saat penerimaan siswa baru bisa tgerjaring siswa dengan postur tubuh pendek atau terindikasi stunting. Angka kejadian Stunting semakin tinggi dan berdampak pada kualitias anak terkhusus anak pra Sekolah sebagai generasi penerus bangsa. Dengan adanya kasus tersebut perlu pentingnya penanganan secara serius bisa melalui Kuisioner Pre Skrining Perkembangan (KPSP) dan Skrining Stunting yang bisa dilakukan oleh tenaga Non Kesehatan khususnya Guru Paud yang bisa mendeteksi penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan anak. Kuisioner Pra-Skrining Perkembangan adalah hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam menciptakan suatu instrumen yang berfungsi untuk menilai perkembangan anak usia 3 hingga 72 bulan. Tujuan dari instrumen ini tidak hanya untuk tenaga kesehatan di Puskesmas dan instansi terkait, tetapi juga untuk pengasuh dan guru pendidikan usia dini (PAUD). Kuisioner Pra-Skrining Perkembangan adalah alat skrining yang diperlukan sesuai dengan regulasi Departemen Kesehatan untuk digunakan di tingkat layanan Kesehatan Primer. Ini berupa daftar pertanyaan yang ditujukan kepada orang tua dan berfungsi sebagai alat awal dalam mendeteksi perkembangan anak usia 3 hingga 72 bulan..Sampel dalam kegiatan pengabmas ini Guru yang mengajar di 20 PAUD. Adapun rancana pelaksanaan kegiatan ini di PAUD desa Ujanmas KecamatanUjanmas kabupaten Muara Enim.
UPAYA MENGHAMBAT PEMBENTUKAN PLAK DENGAN OLESAN MADU PADA ANAK SEKOLAH DASAR
Fitri, Ika -;
Warman, Anses;
Zulfikri, Zulfikri
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v4i1.4944
ABSTRAKPlak termasuk masalah kesehatan gigi dan mulut, yang disebabkan terbentuknya biofilm oleh mikroba mulut. Streptococcus mutans merupakan bakteri yang paling dominan dalam pembentukan plak. Madu menghasilkan hydrogen peroksida yang merupakan antiseptik dan antibakteri yang luar biasa. Kandungan mineral tinggi pada madu mempunyai sifat basa yang dapat berfungsi sebagai desinfektan terhadap rongga mulut. Mengontrol perkembangan bakteri dalam plak merupakan cara yang tepat untuk menghindari penyakit gigi dan mulut. Mengontrol plak dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara mekanis dan kimiawi. Kontrol plak secara mekanis dapat dilakukan dengan penyikatan gigi, secara kimiawi, salah satunya dengan menggunakan bahan alami seperti madu. Tujuan pengolesan madu adalah suatu upaya untuk mempertahankan kebersihan gigi dan mulut, supaya tetap sehat dan untuk mencegah terjadinya pembentukan plak, karies dan penyakit periodontal. Perlu mengadakan pengabdian kepada mitra pengabdian yaitu murid SDN 15 Ampang Gadang Kecamatan Ampek Angkek kabupaten Agam dengan tujuan menambah pengetahuan tentang karies, cara sikat gigi yang baik dan benar serta penggunaan bahan herbal untuk mencegah terjadinya karies gigi. Metode yang digunakan yaitu ceramah, tanya jawab, demostrasi cara menyikat gigi yang baik dan benar serta pelaksanaan pengolesan madu. Adapun hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan mitra mengenai karies gigi, dapat melakukan sikat gigi yang baik dan benar serta manfaat pengolesan madu sebagai bahan alami untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kata kunci : Plak dan Madu.
IMPLEMENTASI PROGAM POSYANDU LANSIA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN LANSIA
Yulianti, Nova;
Safitri, Desta Aini;
Rachel, Tiarlin Lavida
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v3i2.4635
Bertambah usia seseorang akan berdampak pada fungsi fisiologis dan psikologis, dengan demikian akan menyebabkan penurunan organ – organ tubuh sehingga akhirnya akan menimbulkan penyakit yang menyertainya. Pemanfaat pelayanan kesehatan oleh lansia sangat dibutuhkan terutama posyandu lansia yang terdekat dengan masyarakat. Dengan kehadiran lansia dalam kegiatan posyandu diharapkan dapat melakukan deteksi dini penyakit yang menyertai lansia. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mengetahui implementasi program posyandu lansia di Posyandu Lansia Anggrek Rw 02 Kebon Melati, Jakarta Pusat. Metode pelaksanaan dengan melakukan penyuluhan lansia tentang prilaku hidup bersih dan sehat dan pemeriksaan kesehatan diantaranya pemeriksaan antropometri berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh, tekanan darah dan pemeriksaan laboratorium sederhana (kolesterol, asam urat dan gula darah sewaktu). Sasaran kegiatan ini adalah seluruh lansia yang hadir dalam posyandu sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan ini didaptkan Berdasarkan tabel 1 didapatkan jenis kelamin lansia sebagian besar adalah perempuan yaitu 24 orang (80%). Usia lansia didominasi pada usia 60 – 74 tahun adalah 24 orang (80%). Lingkar perut laki – laki ≥ 90 cm rata – rata 3 orang (50%) dan ≤ 89 cm rata-rata 3 orang (50%). Untuk lingkar perut wanita paling banyak pada ≥ 80 cm yaitu 21 (70%). IMT lansia sebagian besar pada klasifikasi normal yaitu 15 orang (50%). Kolesterol lansia rata – rata pada klasifikasi normal yaitu 16 orang (53%). Asam urat lansia didominasi pada klasifikasi normal yaitu 21 orang (70%). Gula darah lansia paling banyak pada klasifikasi Pre DM yaitu 16 orang (53%). Pentingnya prilaku hidup bersih dan sehat seperti mengatur pola makan, kebersihan diri, aktivitas sehari – hari, olahraga bagi lansia dalam mencegah penyakit degeratif pada lansia.
Penguatan Kapasitas Pramu Werdha dalam Melatih Keseimbangan Lansia dengan Sistem Endokrin di Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut usia (PRSLU) Karawang
Sartika, Aprilina;
Wahyuni, Aria;
Patricia, Agnes
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/jsam.v3i2.4769
Memasuki usia tua akan mengalami kondisi kemunduran fisik yang ditandai dengan pendengaran kurang jelas, penglihatan semakin memburuk, penurunan kekuatan otot (gangguan musculoskeletal) dan penurunan system tubuh yang lain seperti sistem endokrin sering terjadi pada lansia yang mengakibatkan sering keletihan,gerakan lambat, dan gerakan tubuh yang tidak proporsional. Akibat perubahan fisik lansia tersebut, mengakibatkan penurunan keseimbangan lansia dan menyebabkan terjadinya risiko jatuh pada lansia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai upaya pencegahan resiko jatuh dengan menjaga keseimbangan pada lansia. Target kegiatan ini adalah Pramu werdha dan lansia di Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Lansia Karawang. Metode pelaksanaan dengan penyuluhan Latihan keseimbangan, sosialisasi dan demontrasi Latihan kesimbangan pada Pramu werdha dan Lansia. Rencana tahapan kegiatan meliputi pertemuan dengan Pramu Werdha,Pekerja Sosial, persiapan alat dan materi, pelaksanaan penyuluhan dan monitoring serta evaluasi. Hasil evaluasi dengan pre dan post-test kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan 80 % tingkat pengetahuan peserta meningkat. Evaluasi hasil kegiatan penguatan kapasitas Pramu werda dalam melatih keseimbangan lansia dengan mampu meningkatkan pengetahuan dan tingkat keseimbangan pada lansia.