cover
Contact Name
Ahmad Khairul Nuzuli
Contact Email
ahmad.nuzuli@gmail.com
Phone
+6282136067131
Journal Mail Official
altifabiiainkerinci@iain.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institus Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Jl. Pelita IV, Sumur Gedang, Pesisir Bukit, Kabupaten Kerinci, Jambi 37112
Location
Kab. kerinci,
Jambi
INDONESIA
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah merupakan Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas) yang pertama kali terbit tahun 2021. Altifani diterbitkan oleh Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. Altifani terbit dua kali dalam setahun yakni bulan Juni dan Desember. Adapun fokus artikel pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Altifani adalah mengenai Ilmu Quran dan Tafsir, Ilmu Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Komputer dan Teknologi, Manajemen Dakwah, Ilmu Perpustakaan, Sejarah Kebudayaan Islam, Psikologi Islam, Konseling Islam, Komunitas Islam, dan Studi-studi keislaman.
Articles 82 Documents
Edukasi Literasi Pendidikan Moral sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang pada Siswa SMA Negeri 3 Medan Marpaung, Rolando; Idahwati, Idahwati; Siagian, Ernita; Zendrato, Asrimen; Emardin, Yakobus
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/altifani.v5i2.6445

Abstract

Perilaku menyimpang pada remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), merupakan permasalahan sosial yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat menghambat perkembangan karakter dan pencapaian tujuan pendidikan. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan adalah melalui penguatan literasi pendidikan moral. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa SMA Negeri 3 Medan terhadap nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial sebagai dasar dalam mencegah perilaku menyimpang. Metode pelaksanaan kegiatan melalui sosialisasi interaktif. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar pendidikan moral, nilai-nilai Pancasila, etika pergaulan remaja, tanggung jawab sosial, etika digital dan penggunaan media sosial secara bijak, serta dampak perilaku menyimpang terhadap diri sendiri dan lingkungan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan peningkatan pemahaman dan sikap moral siswa. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman siswa mengenai pentingnya nilai moral dalam kehidupan sehari-hari, tumbuhnya kesadaran untuk berperilaku sesuai norma, serta sikap lebih kritis dan bertanggung jawab dalam mengambil keputusan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi preventif yang berkelanjutan dalam membentuk karakter siswa dan menekan potensi perilaku menyimpang di lingkungan sekolah.
Edukasi Literasi Manajemen Pemasaran dan Etika Bisnis sebagai Penguatan Karakter Kewirausahaan pada Siswa SMK Swasta 2 Mulia Medan Ginting, Maretta; De Pinto Simanjuntak, Owen; Solita Pasaribu, Eva; Angelia Pasaribu, Dian; H. Manao, Elwinna
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/altifani.v5i2.6454

Abstract

Penguatan karakter kewirausahaan pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing di dunia kerja maupun usaha. Salah satu aspek penting dalam pengembangan kewirausahaan adalah pemahaman mengenai manajemen pemasaran dan etika bisnis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi manajemen pemasaran dan etika bisnis sebagai upaya penguatan karakter kewirausahaan pada siswa SMK Swasta 2 Mulia Medan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan edukatif fan partisipatif. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar manajemen pemasaran, strategi bauran pemasaran, pemasaran digital, serta prinsip-prinsip etika bisnis dalam praktik kewirausahaan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta observasi keaktifan siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep pemasaran dan etika bisnis, serta tumbuhnya sikap positif seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kreativitas dalam berwirausaha. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi kewirausahaan yang aplikatif dan berkelanjutan dalam mendukung pembentukan karakter wirausaha siswa SMK.
Penguatan Literasi Perpajakan sebagai Sarana Pembentukan Karakter Taat Pajak pada Siswa SMK Medan Area Mei Hayani Ginting, Rika; Hasibuan, Renika; Purba, Rosanna; Viola Manurung, Fanny; Habibah, Nazwa
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/altifani.v5i2.6482

Abstract

Literasi perpajakan merupakan aspek penting dalam membangun kesadaran dan kepatuhan pajak sebagai bagian dari tanggung jawab warga negara. Rendahnya pemahaman generasi muda terhadap perpajakan berpotensi memengaruhi tingkat kepatuhan pajak di masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi perpajakan sebagai sarana pembentukan karakter taat pajak pada siswa SMK Medan Area. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan metode edukatif dan partisipatif. Materi yang disampaikan mencakup pengertian pajak, tujuan dan fungsi pajak, implikasi sikap taat pajak dan penanaman nilai karakter pajak. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta observasi sikap dan partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar perpajakan dan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya sikap taat pajak sebagai bagian dari karakter warga negara yang bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk budaya sadar pajak sejak dini dan mendukung upaya peningkatan kepatuhan pajak di masa depan
Workshop Penyajian Data Bentuk Diagram untuk Peningkatan Hasil Penelitian Mahasiswa Megawati Wati; Emelinda Emelinda
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penyajian data yang menarik dalam membuat laporan hasil penelitian pada skripsi merupakan hal yang sangat penting agar mudah dipahami dan menarik minat pembaca. Namun masih banyak mahasiswa yang tidak menyajikannya dalam bentuk diagram dikarenakan kurangnya pemahaman mahasiswa. Untuk itu dosen melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan agar mahasiswa lebih terampil dalam menyajikan data hasil penelitian. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode workshop. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 32 orang mahasiswa STIA Nusantara Sakti Sungai Penuh dan 2 orang dosen sebagai pelatih. Hasil dari kegiatan ini meliputi beberapa komponen, yaitu: 1) Ketercapaian tujuan kegiatan, 2) Ketercapaian materi yang diberikan, dan 3) Antusias peserta. Dilihat dari aspek pertama yaitu ketercapaian tujuan kegiatan pelatihan sudah sangat baik, hal ini dapat dilihat dari pemahaman dan kemampuan peserta dalam mengikuti arahan dari pelatih. Aspek kedua yaitu aspek ketercapaian materi yang diberikan juga sudah tercapai dengan baik, hal ini dapat dilihat selama proses kegiatan pelatihan berlangsung peserta tampak sudah menguasai materi dengan baik, dibuktikan dari jawaban terhadap soal latihan yan dikerjakan. Aspek ketiga yaitu antusias peserta, berdasarkan dari hasil wawancara yang dilakukan secara umum peserta merasa senang dan antusias dengan kegiatan pelatihan yang sudah dilaksanakan. Kata kunci: Diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran, menyajikan data dalam bentuk diagram
Pemberdayaan Tata Kelola Administrasi Digital di Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Wasari Desa Mata Ie, Aceh Barat Daya Ullfa Meilly Yanda; Ulil Azmi
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/altifani.v6i1.6723

Abstract

Administrative management in Al-Qur'an Education Centers (TPQ) is often neglected due to human resource constraints and reliance on manual systems prone to data damage. This community service aims to transform conventional administration into a digital system at TPQ Al-Wasari, Mata Ie Village, Southwest Aceh. Using the Participatory Action Research (PAR) method through technical assistance, this service involved preparation, training on integrated digital systems, and evaluation. The results show that the implementation of registration forms, online attendance, and cloud-based archiving significantly improved operational efficiency and data accuracy. This digitalization not only enhances the professionalism of the institution but also strengthens parents' trust in TPQ management in the Society 5.0 era.
Health Learning Space melalui Dongeng Literasi Gaya Hidup Sehat Dessy Harisanty; Tiara Kusumaningtiyas; Tofan Agung Eka Prasetya; Dyah Puspitasari Srirahayu; Esti Putri Anugrah
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/altifani.v6i1.6846

Abstract

Kesehatan anak-anak merupakan permasalahan serius di Indonesia, termasuk di Kota Surabaya. Rendahnya literasi gaya hidup sehat pada anak usia sekolah dasar mendorong perlunya strategi edukasi yang kreatif, menyenangkan, dan mudah dipahami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai gaya hidup sehat melalui pendekatan Health Learning Space berbasis dongeng. Kegiatan dilaksanakan pada 19 September 2025 di SDN Kertajaya (Puja) Surabaya dengan melibatkan 150 siswa, bermitra dengan Yayasan Semesta Rumah Kita. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui sesi dongeng interaktif yang disampaikan oleh pendongeng profesional. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test pada enam topik literasi kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 70,7 (kategori cukup) menjadi 85,7 (kategori baik), dengan kenaikan sebesar 15,0 poin. Peningkatan tertinggi terjadi pada topik kebersihan tangan dan tubuh (+18 poin), diikuti kebersihan gigi dan mulut (+16 poin). Kegiatan ini menghasilkan Model Health Learning Space Berbasis Dongeng (HLS-D) yang terstruktur, replikatif, dan dapat diterapkan oleh sekolah secara mandiri. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode dongeng interaktif merupakan strategi efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan anak-anak sekolah dasar
Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence Secara Bijak bagi Pelajar di Era Transformasi Digital Zulfa Arsita Aulia; Wulan Puspita Sari; Rossa Rosdiana Savitri; Anton Nasrullah; Mira Marlina; Sarah Caesarani; Harry Qurba
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/altifani.v6i1.6896

Abstract

Perkembangan transformasi digital telah mendorong meningkatnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan, termasuk oleh pelajar sekolah menengah. Namun, pemanfaatan AI yang tidak disertai pemahaman yang tepat dapat menimbulkan berbagai risiko, seperti ketergantungan, penyalahgunaan untuk kepentingan akademik, dan rendahnya kesadaran terhadap keamanan data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai penggunaan AI secara bijak, kritis, etis, dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan di SMA Maflahul Ummah, Kota Cilegon, Provinsi Banten, dengan metode pelatihan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, pendampingan praktik, dan evaluasi. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta dan membahas konsep dasar AI, manfaat AI dalam pembelajaran, etika penggunaan, teknik prompting, serta keamanan data. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa pada seluruh aspek yang diukur, yaitu definisi AI, etika penggunaan, teknik prompting, dan keamanan data. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan penggunaan AI secara bijak dapat memperkuat literasi digital pelajar serta membantu membangun kesadaran akademik yang lebih kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi era transformasi digital.
Nikah Siri: Edukasi Hukum dan Pendampingan Terhadap Perlindungan Hak Perempuan di Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar Nailur Rahmi; Zulkifli Zulkifli; Amri Effendi; Saadatul Maghfira; Dewi Indriani; Jamal Mirdad
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini berkaitan dengan praktik nikah siri yang terjadi di Kecamatana Limakaum Kabupaten Tanah Datar. Bertitik tolak dari masih banyaknya praktik nikah siri yang terjadi,karena rendahnya pemahaman masyarakat tentang urgensi pencatatan nikah dan dampak nikah siri terhadap hak perempuan.Pengabdian ini bertujuan untuk Memberikan edukasi hukum dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencatatan dalam pernikahan dan isbat nikah karena ada unsur maslahah bagi perempuan. Selain itu juga bertujuan untuk memberikan pendampingan bagi pelaku nikah siri yang akan melakukan isbat nikah. Pengabdian ini dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan, pertama, edukasi hukum yang diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari, pelaku nikah siri dan para aparat pemerintah nagari serta keluarga pelaku nikah siri. Edukasi hukum mendatangkan 3 orang narasumber, Ketua Pengadilan Agama, Kepala KUA, dan Dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Masing-masing dengan materi, Dampak Hukum Pernikahan siri, Pencatatan Nikah, dan Isbat Nikah. Kemudian kegiatan kedua memberikan layanan konsultasi terhadap pelaku nikah siri sebanyak 10 pasang. Hasil dari layanan konsultasi dapat memberikan solusi masing-masing terhadap kasus pernikahan siri dan mempersiapkan berkas untuk pengurusan isbat nikah. Pengabdian ini telah mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencatatan nikah dan isbat nikah serta memberikan motivasi untuk menyelesaikan persoalan masing-masing.
Penguatan Karakter Islami Anak Berbasis Orientasi Pendidikan dalam Tafsir Al-Qurṭubī: Implementasi Model Pembelajaran Tilāwah, Tazkiyah, Ta’līm, dan ‘Ibādah di Mdtu Al-Munawarah Pekanbaru Hidayatullah Isma’il; Ilham Abiyusuf; Fadhli Ihsan; Pakhrurrozi Pakhrurrozi; Muhammad Althafullayya; Azra Rahmi; Selfa Ummi
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Contemporary Islamic education faces a dichotomy between cognitive and spiritual intelligence, leading to a character crisis. This study aims to reconstruct an integrative Islamic education paradigm based on al-Qurṭubī’s interpretation of Surah al-Jumu‘ah verses 1–11. This qualitative library research employs tafsīr tahlīlī (analytical) and maudhū‘ī (thematic) approaches, using al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān as the primary source. Data analysis proceeded through three stages: data inventory, thematic grouping into four educational pillars (tilāwah, tazkiyah, ta‘līm, ‘ibādah), and interpretive synthesis of linguistic meanings, asbāb al-nuzūl, and legal istinbāṭ. The findings reveal that al-Qurṭubī views tilāwah as transformative reception of revelation; tazkiyah as purification of the soul from unbelief and sins, serving as a prerequisite for meaningful knowledge; ta‘līm al-kitāb wa al-ḥikmah as the integration of knowledge transfer and value internalization; and ‘ibādah as a practical culmination that tests priority, discipline, and life balance. Al-Qurṭubī’s critique of the parable of the donkey carrying books and the incident of companions leaving the sermon for trade affirms that education without tazkiyah produces empty formalism. In conclusion, al-Qurṭubī’s exegesis offers a holistic educational system unifying cognitive, affective, psychomotor, and social dimensions to address the contemporary moral crisis
Penguatan Literasi Informasi dan Komunikasi Digital di Era AI Bagi Siswa SMA Negeri 7 Medan Hilda Syaf'aini Harefa; Ida Mariani Pasaribu; Evi Enitari Napitupulu; Miftha Khulzannah
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/altifani.v6i1.6983

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) menuntut siswa memiliki kemampuan literasi informasi dan komunikasi digital yang baik untuk menyaring, memahami, dan memanfaatkan informasi secara bijak. Namun, masih ditemukan rendahnya pemahaman siswa terhadap etika digital, keamanan data, serta penggunaan AI secara bertanggung jawab di SMA Negeri 7 Medan. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya berpikir kritis dalam menerima informasi serta memahami peluang dan tantangan penggunaan AI dalam dunia Pendidikan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan edukatif-partisipatif. Materi yang disampaikan antara lain pengenalan literasi informasi digital, etika komunikasi digital, keamanan digital, pemanfaatan AI dalam pendidikan, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi hoaks dan misinformasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 31,6% dari nilai pre-test 55,4% menjadi 87% pada post-test. Peningkatan tertinggi terdapat pada indikator pemanfaatan AI dalam pendidikan sebesar 40%, yang menunjukkan bahwa siswa mulai memahami penggunaan AI secara positif dan produktif dalam mendukung proses pembelajaran. Diharapkan danya pelatihan berkelanjutan agar siswa mampu menggunakan teknologi AI secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.