cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 464 Documents
Kolaborasi Kampanye Rangkoel Care Indonesia dengan Blishful Lipcare tentang Kesehatan Mental Daffa Aprillian; Maya Amalia Oesman Palapah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14168

Abstract

Abstract. According to the Indonesian National Health Research (RISKESDAS, 2013), approximately 9 million people, out of a population of 250 million, are affected by depression. Additionally, about 14 million individuals aged 15 years and older experience temperament disorders such as depression and anxiety. Yayasan Rangkoel Care Indonesia aims to assist the younger generation in raising awareness about mental health by employing a strategy that involves transforming one's mental or emotional unrest into a work of art. In collaboration with Blishful Lipcare, Yayasan Rangkoel Care Indonesia engages in the distribution of artwork through the Self Love campaign. This campaign serves as an encouragement for individuals to prioritize self-love and mental health. The research adopts a constructivist paradigm, utilizing qualitative methods and a case study approach. Data collection techniques include in-depth interviews, observation, and documentation. Key informants include the chairman of Yayasan Rangkoel Care Indonesia and the Marketing Department of Yayasan Rangkoel Care Indonesia, while on the Blishful Lipcare side, the subject is Research and Development. Data analysis employs techniques of data reduction, presentation, and verification. Source triangulation is employed as a method to ensure data validity by comparing and re-examining information across different times and tools in qualitative methods. There are findings that. 1).The collaboration of Rangkoel Care Indonesia together with Blishful Lipcare occurs in the fusion of two vision and mission between institutions, namely profit and non-profit. 2).Yayasan Rangkoel Care Indonesia made a collaboration innovation in the form of a Self Love campaign to Blishful Lipcare legally sending Offering Partnership, until the execution of the Self Love campaign was carried out based on the tasks that had been shared between Yayasan Rangkoel Care Indonesia and Blishful Lipcare and closed by evaluating the campaign by both parties. 3) Vision & mission are in line with having attention to Indonesia's mental health, the popularity of Blishful Lipcare is felt to be able to provide high exposure to the Rangkoel Care Indonesia Foundation, and the beauty field is able to become a medium of art and lifting confidence so that it can lift each other's Brand Image. Abstrak. Prevalensi Masalah Kesehatan Mental Menurut Riset Kesehatan Nasional Indonesia (RISKESDAS,2013), sekitar 9 juta orang menderita depresi, dari populasi 250 juta orang. Sekitar 14 juta orang berusia 15 tahun ke atas menderita gangguan temperament seperti depresi dan kecemasan. Yayasan Rangkoel Care Indonesia hadir berupaya untuk membantu para generasi muda agar meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental dengan strategi yang digunakan adalah berusaha mengkonversi keresahan mental atau emosi seseorang menjadi sebuah karya seni. Dalam hal ini, Yayasan Rangkoel Care Indonesia berkolaborasi dengan Blishful Lipcare sebagai distribusi karya seni dengan kampanye Self Love. Kampanye ini sebagai bentuk dorongan terhadap seseorang agar lebih mencitai dirinya sendiri dan lebih memperhatikan kesehatan mental. Paradigma yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan paradigma konstruktivistik, dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi dipilih sebagai teknik pengumpulan data. Wawancara mendalam dilakukan kepada informan seperti, ketua dari Yayasan Rangkoel Care Indonesia, Marketing Departement Yayasan Rangkoel Care Indonesia sedangkan di pihak Blishful Lipcare terdapat subjek yaitu Research and Development. Reduksi, penyajian dan verifikasi data dipilih sebagai teknik analisi data peneltian. Begitu pula dengan trigulasi sumber, dipilih sebagai cara uji keabsahan data melalui membandingkan dan memeriksa kembali keadaan informasi pada waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif. Tedapat temuan bahwa. 1).Kolaborasi Rangkoel Care Indonesia bersama dengan Blishful Lipcare terjadi pada peleburan dua visi misi antar Lembaga yaitu profit dan non profit. 2).Yayasan Rangkoel Care Indonesia membuat inovasi kerjasama berupa kampanye Self Love kepada Blishful Lipcare secara legal mengirim Offering Partnership, hingga eksekusi kampanye Self Love pun dilakukan berpatok kepada tugas yang sudah dibagikan antara Yayasan Rangkoel Care Indonesia bersama Blishful Lipcare dan ditutup oleh evaluasi kampanye oleh kedua belah pihak. 3) Visi & misi sejalan memiliki atensi terhadap kesehatan mental Indonesia, popularitas Blishful Lipcare dirasa mampu memberikan Exposure tinggi kepada Yayasan Rangkoel Care Indonesia, serta bidang kecantikan mampu menjadi medium seni dan pengangkatan kepercayaan diri sehingga mampu mengangkat Brand Image satu sama lain.
Representasi Konten Feminisme dari Live Action Film Barbie menurut Pandangan Islam Aprilia Nasya Utami; Dedeh Fardiah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14176

Abstract

Abstract. Feminism is a series of social movement, political movement, and ideologies that aim to fight for women’s rights by establishing equality on various aspects such as political, economic, personal, and social aspects of the two sexes. Gender ideology has influenced humans since centuries ago, thus forming a patriarchal cultural structure. Patriarchy is a system of relations between the sexex based on fatherly laws. Islam itself does not recognize feminismandgender with various forms of concepts and their implementation in challenging the values of subordination of women, because Islam does not differentiate a person’s position based on gender nor is there gender bias in Islam. Because of the various social phenomena circulating in society, the media used tochannel this information is film. Film is one part of mass communication media that is often used as a medium to describe social life in society. Barbie movies itself about the life of stereotypical Barbie who lives happily in Barbie land until one day Barbie has an identity crisis. This research aims to analyze the meaning of feminism. This research uses a qualitative approach with Roland Barthes semiotic analysis wich explains how denotative, connotative, and mythical meanings. The result of this study show that the live action Barbie movie shows the values of radicalfeminism, how the main character Barbie managed to overthrow the construction of goverment under patriarchy. Abstrak. Feminisme adalah serangkalian gerakan sosial, gerakan politik, dan ideologi yang bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak wanita dengan menetapkan kesetaraan pada berbagai aspek seperti aspek politik, ekonomi, pribadi dan sosial dari dua jenis kelamin. Ideologi gender telah mempengaruhi manusia sejak berabad-abad yang lalu, sehingga membentuk struktur budaya patriarki. Islam sendiri tidak mengenal feminisme dan gender dengan berbagai bentuk konsep dan implementasinya dalam melakukan gugatan atas nilai-nilai subordinasi kaum perempuan, karena dalam Islam tidak membedakan kedudukan seseorang berdasarkan jenis kelamin juga tidak ada ada bias gender dalam Islam. Karena berbagai fenomena sosial yang beredar di masyarakat, media yang digunakan untuk menyalurkan informasi tersebut adalah film. Film merupakan salah satu bagian dari media media komunikasi massa yang sering digunakan sebagai media untuk menggambarkan kehidupan sosial dalam bermasyarakat. Film barbie sendiri menceritakan tentang kehidupan Barbie stereotip yang hidup bahagia di Barbieland hingga suatu hari Barbie mengalami krisis jati diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna feminisme pada live action film Barbie dan untuk mengetahui pandangan Islam tentang Feminisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes yang menjelaskan bagaimana makna denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil penelitian ini menunjukkan live action film Barbie memperlihatkan nilai-nilai feminisme radikal, bagaimana tokoh utama Barbie yang berhasil meruntuhkan konstruksi pemerintahan dibawah patriarki.
Perilaku Phubbing Mahasiswa: Mempengaruhi Kohesivitas Kelompok? Yasyfi Nazala Aulia; Indri Rachmawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14187

Abstract

Abstract. Students can use gadgets to make daily activities or affairs easier. However, in reality, there are a number of students who use gadgets unwisely, which causes disruption in their daily lives. This behavior is called by experts as phubbing (phone- snubbing) behavior. This phubbing behavior can be found anywhere. One of the phubbing behaviors that can be found in students is when students are gathering or carrying out organizational activities. In organizations, there is group cohesiveness, where this cohesiveness plays a very important role in a group or organization in achieving a goal. The aim of this research is to find out the relationship between group cohesiveness and student phubbing behavior in organizations. The research method in this research uses quantitative methods using the Correlation Analysis Test. Data collection techniques include questionnaires, interviews and literature studies. The results of this research show that there is a relationship between the dimensions of social power, the dimensions of unity in the group, and the dimensions of attractiveness and phubbing behavior. Relationship results are included in the low category. This is because many respondents answered neutrally in the questionnaire about phubbing that was given, the reason being that using gadgets has become a habit in everyday life, they get bored, and they often open gadgets because they are spontaneous when a notification comes in from the gadget. Negative results were obtained, which means that group cohesiveness increases, so phubbing behavior decreases. This phubbing can be a breaking factor in group cohesiveness. Abstrak. Mahasiswa bisa memanfaatkan gadget untuk mempermudah kegiatan atau urusan dalam sehari-hari. Namun pada kenyataannya, ada sejumlah mahasiswa yang menggunakan gadget dengan tidak bijak, yang mengakibatkan gangguan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Perilaku ini disebut oleh para ahli sebagai perilaku phubbing (phone-snubbing). Perilaku phubbing ini bisa ditemukan di mana saja. Salah satu perilaku phubbing yang bisa ditemukan pada mahasiswa yaitu ketika mahasiswa sedang berkumpul atau melakukan kegiatan keorganisasian. Dalam organisasi adanya kohesivitas kelompok yang dimana kohesivitas ini sangat berperan penting dalam kelompok atau organisasi dalam mencapai suatu tujuan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana hubungan kohesivitas kelompok dengan perilaku phubbing mahasiswa di organisasi. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Uji Analisis Korelasional. Teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menujukkan terdapat hubungan antara dimensi kekuatan sosial, dimensi kesatuan dalam kelompok, dan dimensi daya tarik dengan perilaku phubbing. Hasil hubungan termasuk ke dalam kategori rendah. Hal ini dikarenakan banyaknya responden yang menjawab netral pada angket tentang phubbing yang diberikan, alasannya karena penggunaan gadget sudah menjadi suatu kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, bosan, dan seringnya membuka gadget karena bentuk spontan ketika ada notifikasi yang masuk dari gadget. Didapatkan hasil negatif yang artinya kohesivitas kelompok naik maka perilaku phubbing menjadi rendah. Phubbing ini bisa menjadi salah satu faktor pemecah dalam kohesivitas kelompok.
Instagram sebagai Sarana Edukasi Masyarakat di Era Digital Kalyana Anjali Satwahita Wibowo; Tri Nur Aini Noviar
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14223

Abstract

Abstract. The Minister of Health advised the public to pay more attention and maintain their body's health so that their immune system remains strong and they are not easily infected by disease. In fact, there are still many people who don't care about this. This condition is caused by a lack of public knowledge about health. One of the doctors who likes to educate the public through social media is Dr. Andhika Raspati. This doctor has a unique way of educating his followers about health through Instagram video reels. This research uses a qualitative method with a case study approach. This research uses a constructivist paradigm and data collection techniques by means of interviews, observation and literature study. The subject of this interview research is Dr. Andhika Raspati, social media expert and health communication expert to triangulate sources. The results of this research are based on post characteristics, audience characteristics, and duration on Instagram. Key informants feel that Instagram is the right platform to educate the public about health in this digital era. Especially nowadays, people more often use social media to search for things or issues. The features available on Instagram also help key informants make their educational videos more attractive to the audience. The interaction carried out by key informants through the comments feature with the audience is also very helpful in conveying the educational message. The interaction carried out by key informants with the audience can help the message conveyed well and correctly. Abstrak. Menteri kesehatan berpesan agar masyarakat lebih memperhatikan dan menjaga kesehatan tubuh agar imun tubuh tetap kuat dan tidak mudah tertular penyakit. Faktanya, masih banyak masyarakat yang belum peduli dengan hal tersebut. Kondisi ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. Salah satu dokter yang gemar mengedukasi masyarakat melalui media sosial yaitu dr. Andhika Raspati. Dokter ini, memiliki cara yang unik dalam mengedukasi followersnya mengenai kesehatan melalui video-video reels Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan studi pustaka. Subjek penelitian wawancara ini yaitu dr. Andhika Raspati, pakar media sosial, dan pakar komunikasi kesehatan guna melakukan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini berdasarkan dari karakteristik postingan, karakteristik audiens, dan durasi di Instagram, key informan merasa bahwa Instagram merupakan platform yang tepat untuk mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan di era digital ini. Terlebih pada zaman sekarang, masyarakat lebih sering menggunakan media sosial untuk mencari suatu hal atau isu. Fitur yang tersedia di Instagram juga membantu key informan dalam membuat video edukasinya lebih menarik di mata audiens. Interaksi yang dilakukan oleh key informan melalui fitur komentar dengan audiens juga sangat membantu dalam penyampaian pesan edukasi tersebut. Dengan adanya interaksi yang dilakukan oleh key informan dengan audiens dapat membantu pesan yang disampaikan tersampaikan dengan baik dan benar.
Hubungan antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Masyarakat Athiyyah Zahra Avrilli Nadhifa; M. Subur Drajat
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14297

Abstract

Abstract. This research is entitled "The Relationship Between Service Quality and Community Satisfaction". Using the theory described by Tjiptono and Chandra, namely service quality as a form of effort in realizing the needs, desires of buyers, as well as the accuracy of product delivery in order to balance buyer expectations. The quality of service in the company is very concerned. The phenomenon of service at the Bandung City National and Political Unity Agency (BAKESBANGPOL), which has a role in issuing application letters, is interesting to study because there tends to be a negative stigma for BAKESBANGPOL Bandung City. Because there are several service indicators that have not been fully met. This research is important to study in order to determine whether or not there is an influence on the quality of employee services with the satisfaction of people who have experienced services at BAKESBANGPOL Bandung City. The benefit of this research is to find out how the quality of service affects community satisfaction at BAKESBANGPOL Bandung City. The method used in this research is a quantitative method with a correlation study approach and a positivistic paradigm. The population taken by researchers is the people who do licensing at BAKESBANGPOL Bandung City during July-December 2023. And draw a sample to be used as respondents with a random sampling technique which amounted to 85 respondents. The data collection technique used in this research is through a questionnaire in the form of a Google form and conducting additional interviews to complement the data needed by researchers. The results of this study indicate a positive relationship between service quality and customer satisfaction, so that there is no longer a negative stigma against services at BAKESBANGPOL Bandung City. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Hubungan Antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Masyarakat”. Mengunakan teori yang dipaparkan oleh Tjiptono dan Chandra yaitu kualitas pelayanan sebagai bentuk upaya dalam mewujudkan kebutuhan, keinginan pembeli, serta ketepatan penyampaian produk tersebut agar dapat mengimbangi harapan pembeli. Kualitas pelayanan pada perusahaan sangat diperhatikan. Fenomena pelayanan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Kota Bandung, memiliki peran dalam mengeluarkan surat permohonan, menjadi menarik untuk diteliti karena cenderung adanya stigma negatif untuk BAKESBANGPOL Kota Bandung. Karena adanya beberapa indikator pelayanan belum sepenuhnya terpenuhi. Penelitian ini penting untuk diteliti agar dapat mengetahui ada atau tidaknya pengaruh kualitas pelayanan karyawan dengan kepuasan masyarakat yang pernah merasakan pelayanan di BAKESBANGPOL Kota Bandung. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat di BAKESBANGPOL Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi korelasi dan paradigma positivistik. Populasi yang diambil oleh peneliti ialah masyarakat yang melakukan perizinan pada BAKESBANGPOL Kota Bandung selama bulan Juli-Desember 2023. Dan menarik sampel untuk dijadikan responden dengan Teknik random sampling yang berjumlah sebanyak 85 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kuesioner berupa Google form dan melakukan wawancara tambahan untuk melengkapi data yang dibutuhkan peneliti. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif antara kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen, sehingga tidak ada lagi stigma negatif terhadap pelayanan di BAKESBANGPOL Kota Bandung.
Pengaruh Konten Marketing Instagram terhadap Keputusan Pembelian pada Instagram @IphonebySheila Nabilla Maharani Ariawan; Dedeh Fardiah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14303

Abstract

Abstract. Instagram is one of the most popular social media platforms among people. Instagram has the latest features to make it easier for people to interact with each other, apart from that, Instagram is also a platform for promotion. This research aims to find out how much influence Instagram marketing content has on purchasing decisions on the Instagram account @iphonebysheila. The theories used in this research include marketing communications theory and content marketing theory. This research uses quantitative research methods with a positivistic paradigm. This research collects data through questionnaires. The result of this reaserch show that simultaneously Instagram makerting conten indicators, neamely reader codgnition, sharing motivation, persuasion, decision making, and life factors influence purchasing decisions on Instgram @Iphonebysheila. Abstrak. Instagram menjadi salah satu platform media sosial yang paling digemari masyarakat. Instagram memiliki fitur-fitur terkini untuk memudahkn masyarakat untuk saling berinteraksi, selain itu Instafram juga menjadi salah satu platform untuk promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konten marketing instagram terhadap keputusan pembelian pada akun Instagram @iphonebysheila. Teori yang dilakukan pada penelitian ini diantaranya yaitu teori komunikasi pemasaran, dan teori content marketing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan paradigma positivistik. Penelitian ini mengumpulkan data melalui angket atau kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan indikator konten marketing Instagram yaitu reader cognition, sharing motivation, persuasion, decision making, dan life factor berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Instagram @Iphonebysheila.
Strategi Branding dan Pembentukan Kesadaran Merek melalui Konten Visual Media Sosial Instagram Ari Ramadzan; Dody Iskandar
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14333

Abstract

Abstract. Nowadays, the easily accessible nature of the internet is able to reach unlimited audiences. That is why business actors such as coffee shops are starting to use social media to spread information and create awareness of their products or services. One of them is a coffee shop in Bandung City, Cap Dangu. Utilizing visual media content on features on Instagram creates very good impressions and enthusiasm from coffee business people or coffee connoisseurs. Especially at the "Tour De Loa" event, an event showing product casings and visuals about Loa Coffee beans. The aim of this research is to find out and analyze branding strategies and the formation of brand awareness through visual media content at the "Tour De Loa" event on Instagram Coffe Shop Cap Dangu social media. This event was chosen because it was exclusive or was being held for the first time by several coffee activist initiators to be held at Cap Dangu. This event is an urgency for the development of the superiority of West Javanese coffee beans. This research uses a qualitative approach with case studies as the method. Data collection techniques were obtained by interviews, observation and documentation relevant to the research. The research subjects were key informants who were directly involved in the "Tour De Loa" event and Instagram visual media content manager Cap Dangu. The results of the research found that the marketing communication strategy for branding and forming brand awareness through visual content on Cap Dangu's Instagram social media through the Tour De Loa event is through a promotional mix that emphasizes events and experiences gained by consumers as well as public relations and publicity. (Public Relations and Publicity). The visual content focuses on the branding that you want to promote, namely coffee and design. This pattern is visualized in the form of education post and event post content which is aligned with a unified design. Cap Dangu also strengthens its branding with a combination of the color identities of Cap Dangu and Tour De Loa by making the key visual color in the visual content. Abstrak. Dewasa ini, sifat internet yang mudah di akses dapat menjangkau khalayak tanpa batas. Itu sebanya para pelaku usaha seperti kedai kopi mulai memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi dan membentuk kesadaran produk atau jasanya. Salah satunya ialah kedai kopi di Kota Bandung, Cap Dangu. Memanfaatkan konten media visual pada fitur di Instagram memunculkan impresi sangat baik dan antusiasme dari para pebisnis kopi atau pun penikmat kopi. Terutama pada event “Tour De Loa”, event show casing produk dan visual mengenai biji Kopi Loa. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui dan menganalisis strategi branding dan pembentukan kesadaran merek melalui konten media visual pada event “Tour De Loa” dimedia sosial Instagram Coffe Shop Cap Dangu. Event ini dipilih karena eksklusif atau baru pertama kali dicanangkan oleh beberapa inisiator pegiat kopi yang diselenggarakan di Cap Dangu. Event ini menjadi urgensi untuk perkembangan keunggulan biji kopi khas Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai metode. Teknik pengumpulan data didapat dengan wawancara, observasi dan dokumentasi yang relevan dengan penelitian. Subjek penelitian merupakan key informant yang terlibat langsung dalam acara “Tour De Loa” dan pengelola konten media visual Instagram Cap Dangu. Hasil penelitian ditemukan strategi komunikasi pemasaran untuk branding dan membentuk kesadaran merek melalui konten visual media sosial Instagram Cap Dangu lewat event Tour De Loa adalah dengan melalui bauran promosi yang menonjolkan pada acara dan pengalaman (Events and experiences) yang didapat oleh konsumen serta hubungan masyarakat dan publisitas (Public Relation and Publicity). Adapun konten visual dititik beratkan pada branding yang ingin diusung yaitu coffee and design. Pattern tersebut divisualisasikan dalam bentuk konten education post dan event post yang diselaraskan dengan kesatuan desain. Cap Dangu juga memperkuat branding pada dengan perpaduan identitas warna Cap Dangu dan Tour De Loa dengan menjadikan warna key visual pada konten visual.
Gaya Komunikasi Orang Tua dengan Anak yang Didiagnosa Mental Issue Aditha Nurjannah Utami Putri; Kusumalestari, Ratri Rizki
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14342

Abstract

Abstract. Effective communication between parents and children diagnosed with mental issues plays an important role in assisting their healing and recovery process. Openness in communication can create a safe and supportive environment, which will make the child feel accepted and understood. On the other hand, with effective communication, parents can also better understand the challenges faced by their children, strengthen emotional bonds, and increase mutual trust. This study explores and analyzes the communication styles applied by parents to children diagnosed with mental issues. This study aims to understand how parents' communication styles can influence the well-being of children with mental issues, as well as explore communicative strategies that can improve the quality of interactions. This research method uses qualitative with a case study approach. Data collection techniques used through interviews, observation, and documentation. The purpose of this research is to find out the communication used between parents and children diagnosed with mental issues. The results of this study suggest that communication styles that are empathic, open, and supportive are able to create a safer and more trusted environment for children. So that children can be more open and trusting. Conversely, communication styles that are authoritarian, less empathic, or stigmatizing can worsen the child's condition and limit the child's empowerment. Abstrak. Komunikasi yang efektif antara orang tua dengan anak yang didiagnosa mental issue memiliki peran penting dalam mendampingi proses penyembuhan dan pemulihan mereka. Keterbukaan dalam berkomunikasi dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung, yang akan membuat anak merasa diterima dan dipahami. Di sisi lain, dengan komunikasi efektif orang tua juga dapat memahami lebih baik mengenai tantangan yang dihadapi anak, memperkuat ikatan emosional, dan meningkatkan rasa saling percaya. Penelitian ini menggali dan menganalisis gaya komunikasi yang diterapkan oleh orangtua terhadap anak yang didiagnosa mengalami mental issue. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana gaya komunikasi orangtua dapat memengaruhi kesejahteraan anak yang mengalami masalah mental, serta mengeksplorasi strategi komunikatif yang dapat meningkatkan kualitas interaksi. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi yang digunakan antara orang tua dengan anak yang didiagnosa mental issue. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa gaya komunikasi yang bersifat empatik, terbuka, dan mendukung mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terpercaya bagi anak. Sehingga anak dapat lebih terbuka dan pecaya. Sebaliknya, gaya komunikasi yang otoriter, kurang empatik, atau stigmatizing dapat memperburuk kondisi anak dan membatasi pembicaraan terbuka.
Hubungan Media Sosial dengan Community Engagement Anggota Komunitas Sobat Sabtu Nabilah Nur Lathifah; Oji Kurniadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14357

Abstract

Abstract. The world's public life and urban order has changed since the outbreak of Covid-19, one of the significant changes to a healthy lifestyle. Healthy lifestyles are amplified by the presence of social media. One form of communication information technology that is increasingly used is social media Instagram. With the massive number of social media users, it has led to the formation of many sports communities one of which is a running community. The researchers found that the percentage of community members who regularly follow Sobat Sabtu Community activities averaged only 4% of the total membership of 684 people. Therefore, it is important to understand how social media can be used to enhance engagement in the Sobat Sabtu community. This study uses the Participatory Communication Theory Culture Concept theory assumes that the involvement of social media users to express information, create creations and social contributions is consistent with the purpose of the study, namely to know the relationship between social media and community engagement of Members of the Sobat Sabtu Community. By using a quantitative research method with a Correlational approach that connects two variables. The population in this study was an active members of the Sobat Sabtu Community using total sampling, with data collection techniques through observational methods, and questionnaires or lifts. There is a conclusion that there is a significant link between social media and community engagement of members of the Sobat Sabtu community. Social media Instagram has great potential to enhance community engagement in the Members of the Sobat Sabtu Community. By leveraging two-way communication, accessibility, engaging content, and online activity, Members of the Sobat Sabtu Community can encourage active participation and strengthen a sense of solidarity among its members. Through an effective social media strategy, Sobat Sabtu Community can build a stronger, more engaged, and more dynamic community. Abstrak. Kehidupan masyarakat dan tatanan kota di dunia mengalami perubahan setelah wabah Covid-19, salah satu perubahan yang signifikan yaitu pola hidup sehat. Gaya hidup sehat diamplifikasi oleh kehadiran media sosial. Suatu bentuk teknologi informasi komunikasi yang semakin banyak penggunanya yaitu media sosial Instagram. Dengan jumlah pengguna media sosial yang masif, menimbulkan terbentuknya banyak komunitas olahraga salah satunya komunitas lari. Komunitas lari banyak memanfaatkan perkembangan teknologi salah satunya adalah Komunitas Sobat Sabtu. Peneliti melihat bahwa persentase anggota komunitas yang rutin mengikuti kegiatan Komunitas Sobat Sabtu rata-rata hanya 4% dari total anggota yaitu sebanyak 684 orang. Persentase ini menunjukan rendahnya community engagement di Komunitas Sobat Sabtu. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana media sosial dapat digunakan untuk meningkatkan engagement di komunitas Sobat Sabtu. Penelitian ini menggunakan Teori Komunikasi Participatory Culture Concept teori ini mengasumsikan bahwa keterlibatan pengguna media sosial untuk mengepresikan informasi, menciptakan kreasi dan kontribuasi sosial hal ini sesuai dengan tujuan dari penelitian yaitu mengetahui hubungan media sosial dengan community engagement Anggota Komunitas Sobat Sabtu. Dengan menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Korelasional yang menghubungkan dua variabel. Populasi pada penelitian ini adalah anggota aktif Komunitas Sobat Sabtu menggunakan total sampling, dengan teknik pengumpulan data melalui metode observasi, dan kuesioner atau angket. Terdapat kesimpulan yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara Media Sosial dengan Community Engagement Anggota Komunitas Sobat Sabtu. Media sosial Instagram memiliki potensi besar untuk meningkatkan community engagement di komunitas Sobat Sabtu. Dengan memanfaatkan komunikasi dua arah, aksesibilitas, konten yang menarik, dan aktivitas online, Sobat Sabtu dapat mendorong partisipasi aktif dan memperkuat rasa kebersamaan di antara anggotanya. Melalui strategi media sosial yang efektif, Sobat Sabtu dapat membangun komunitas yang lebih kuat, lebih terlibat, dan lebih dinamis.
Strategi Marketing Public Relations Nasi Kebuli Al-Khalid dalam Meningkatkan Brand Image Ryvaldo Fernando; Riza Hernawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.14379

Abstract

Abstract. Due to high competition at this time, entrepreneurs are indirectly required to make optimal and maximum efforts to improve the quality, taste and products produced. These efforts are made to ensure that the business meets expectations, fulfills its goals, and presents a positive image to the public. Marketing Public Relations is an action to establish communication between companies and consumers. Marketing public relations has 3 strategies, namely pull strategy, push strategy, pass strategy. The purpose of this research is to determine the strategies used by the marketing and public relations department of Nasi Kebuli Al-Khalid to improve its brand image. Descriptive methodology with interview data was used in this research. Based on the research results, Nasi Kebuli Al-Khalid's pull strategy is carried out through publications as an effort to convey information to consumers and is carried out online through websites, social media and food ordering service applications. Apart from that, publication is carried out offline using banners or billboards when opening a new restaurant branch. The push strategy is carried out by carrying out promotions by providing discounts on food ordering service applications and offline by considering the image of "affordable prices, good taste and hygienic". Nasi Kebuli Al-Khalid's pass strategy is carried out by providing support for a religious activity (sponsorship) in the form of financial support and food. This support does not seek profit, only provides support voluntarily and this is often done because the image that Nasi Kebuli Al-Khalid wants to display is not only "good taste, affordable price and hygienic" but also the public wants to see that Nasi Kebuli Al-Khalid is an "Islamic" restaurant. Abstrak. Tingginya persaingan pada saat ini, para pengusaha secara tidak langsung dituntut untuk berupaya lebih optimal dan semaksimal mungkin dalam meningkatkan kualitas, rasa, dan produk yang dihasilkan. Marketing Public Relations sebagai salah satu tindakan untuk menjalin komnuikasi antara perusahaan dan konsumen. Marketing public relations memiliki 3 strategi yaitu pull strategy, push strategy, pass strategy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh bagian pemasaran dan humas Nasi Kebuli Al-Khalid untuk meningkatkan citra mereknya. Metodologi deskriptif dengan data wawancara digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, pull strategy Nasi Kebuli Al-Khalid dilakukan dengan publikasi sebagai upaya menyampaikan informasi kepada konsumen dan dilakukan secara online melalui website, media sosial, dan aplikasi layananan pemesanan makanan. Selain itu, publikasi dilakukan secara offline dengan menggunakan umbul-umbul atau baliho pada saat akan melakukan opening di cabang restoran baru. Push strategy dilakukan dengan melakukan promosi dengan pemberian potongan harga di aplikasi layanan pemesanan makanan dan secara offline dengan mempertimbangkan image ”harga terjangkau, rasa yang enak, dan higenis”. Pass strategy Nasi Kebuli Al-Khalid dilakukan dengan memberikan dukungan pada sebuah kegiatan keagaaman (sponsorship) dengan bentuk dukungan keuangan dan makanan. Dukungan tersebut tidak mencari keuntungan hanya memberikan dukungan secara sukarela dan hal tersebut sering dilakukan karena image yang ingin ditampilkan oleh Nasi Kebuli Al-Khalid bukan hanya ”cita rasa yang enak, harga terjangkau, dan higenis” akan tetapi juga ingin dipandang oleh masyarakat bahwa Nasi Kebuli Al-Khalid merupakan restoran ”Islami”.