cover
Contact Name
Muqoffi
Contact Email
muqoffimpd@gmail.com
Phone
+6287701022962
Journal Mail Official
allam.iainata2025@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/alallam/Editorial
Location
Kab. sampang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
ISSN : 27237559     EISSN : 25033603     DOI : 10.35127
Jurnal Al-Allam Jurnal Pendidikan merupakan jurnal peer-review double-blind untuk kegiatan penelitian pendidikan dan pengajaran agama Islam. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan sarana diskusi berkelanjutan mengenai isu-isu relevan yang termasuk dalam fokus dan ruang lingkup jurnal yang dapat dikaji secara empiris dalam bidang-bidang berikut: 1. Studi Islam 2. Studi Keagamaan 3. Filsafat Pendidikan Islam 4. Ilmu Pendidikan Islam 5. Psikologi Pendidikan 6. Kurikulum Pendidikan Islam 7. Pengajaran Pendidikan Islam 8. Teknologi Pengajaran 9. Penilaian Pembelajaran Keagamaan.
Articles 92 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Vlog Dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa di MA Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang Jamal, Nur; Syahrullah, Syahrullah
AL -ALLAM Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v6i1.7905

Abstract

Dalam pembelajaran guru tidak cukup hanya menyampaikan pengetahuan saja. Akan tetapi juga harus mampu menciptakan suasana kelas yang penuh perhatian, sehingga proses belajar mengajar akan lebih efektif dan tercapai tujuan yang optimal. Oleh karena itu guru harus mampu menentukan media yang terbaik yang akan digunakan. Ketepatan dalam penggunaan media pembelajaran sangat menentukan terciptanya kondisi yang kondusif dan menyenangkan sehingga memberikan peluang kepada peserta didik memperoleh kemudahan untuk mempelajari bahan pelajaran yang disampaikan guru. Berdasarkan hal tersebut, maka ada dua permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu pertama, bagaimana pengembangan media pembelajaran berbasis Vlog Di MA Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang, kedua, bagaimana kreativitas siswa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Vlog di MA Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun sumber data yang diperoleh adalah melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Informannya adalah kepala sekolah, guru, dan siswa MA Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pengembangan media pembelajaran berbasis vlog ini menggunakan model pengembangan ASSURE yang terdiri dari 6 tahapan, yaitu: analisis karakteristik peserta didik (analyze learner characteristic), menetapkan tujuan pembelajaran (state performance objective), memilih metode, media, dan materi (select media, and materials), pemanfaatan bahan dan media pembelajaran (utilize materials), melibatkan peserta didik dalam proses belajar (requires learner participation), evaluasi dan revisi (evaluate and revize). Kedua, Kreativitas siswa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Vlog adalah salah satunya dapat mengembangkan keterampilan multimedia seperti menulis review materi, mengedit video, dan mengambil gambar atau rekaman suara, yang semuanya memerlukan kreativitas dalam penyampaian pesan, cerita atau materi pembelajaran. Siswa juga dapat menyampaikan materi pembelajaran dengan menyajikan cara-cara yang menarik. Seperti di konsep sambil bermain, tebak-tebakan, konsep pelajaran kepada teman sekelas, bahkan publik luas dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, seperti menggunakan demonstrasi visual, atau contoh kasus.
Efektifitas Manajemen Penerimaan Peserta Didik Sistem Zonasi di SMP Negeri 1 Bangsal Iqbal Nasrulloh, Mohammad; Afif, Moh.
AL -ALLAM Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v6i1.7906

Abstract

Peraturan yang dikeluarkan pemerintah melalui kebijakan penerimaan peserta didik sistem zonasi merupakan suatu terobosan perubahan layanan pendidikan agar tercipta pemerataan pendidikan, terhapusnya labelisasi sekolah favorit dan non favorit serta memberikan kemudahan dan keadilan akses layanan pendidikan. Perkembangan zaman merubah sistem penerimaan peserta didik dilakukan menjadi praktis dan cepat melalui sentuhan teknologi secara online. Sentuhan teknologi itu yang kemudian membuat penerimaan peserta didik menjadi objektif, transparan, akuntabel, non diskriminatif dan berkeadilan. Penelitian ini menggunakan teori pelaksanaan dari George Edward III dan evalusi dari William Dunn yang sama-sama membahas terkait kebijakan publik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian yaitu Kepala Sekolah, Ketua penerimaan peserta didik yang sekaligus Wakil Kepala bidang Kesiswaan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penerimaan peserta didik sistem zonasi ini: 1. Komunikasi yang dilakukan melalui adanya 3 grup WhatsApp pada masing-masing instansi. 2. Sumberdaya yang dibutuhkan adalah fungsionaris sekolah dan tata usaha sebagai panitia dan sebagai fasilitasnya seperti ruangan, alat administrasi dan intenet. 3. Disposisi yang dilakukan adalah pembentukan panitia sepenuhnya hak prepogatif kepala sekolah, dan panitia berkomitmen melaksanakan regulasi yang ada tanpa adanya insentif. 4. Struktur birokrasi yang dilakukan berdasarkan hierarki Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Panitia penerimaan peserta didik sekolah sebagai pelaksana lapangan. Evalusi penerimaan peserta didik sistem zonasi: 1. Efektifitas yaitu pelaksanaan telah memberikan hasil maksimal sesuai tujuan sistem zonasi. 2. Efisiensi yaitu pelaksanaan dilakukan secara praktis, cepat dan ekonomis. 3. Kecukupan yaitu kebijakan sistem zonasi telah memberikan solusi permasalahan penerimaan peserta didik selama ini dan manfaat yang besar bagi masyarakat dengan adanya jalur-jalur yang tersedia. 4. Pemerataan yaitu sistem ini telah memberikan jaminan keadilan dengan adanya persentase pada masing-masing jalur yang tersedia. 5. Ketepatan yaitu kebijakan penerimaan peserta didik telah tepat untuk dilakukan pada saat ini mengingat permasalahan penerimaan peserta didik selama ini yaitu ketidakadilan akses layanan dan ketimpangan pemerataan pendidikan, disisi lain juga target yang dibutuhkan telah terpenuhi sesuai kapasitas daya tampung.
Manajemen Peserta Didik Dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Dan Non Akademik Siswa di SMAS Puteri At-Tanwir Sampang Badruttamam, Badruttamam; Abdullah, Abdullah; Aini, Nur
AL -ALLAM Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v6i1.7907

Abstract

Kesuksesan sebuah pendidikan dapat ditentukan oleh peningkatan prestasi peserta didik. Lembaga Pendidikan yang bermutu adalah lembaga Pendidikan yang mampu mencetak peserta didiknya agar berprestasi secara akademik maupun non akademik. Berdasarkan hal tersebut maka, Skripsi ini membahas tentang Manajemen peserta didik dalam meningkatkan prestasi akademik dan non akademik siswa di SMAS Puteri At-Tanwir Sampang. Ada tiga fokus penelitian yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini yaitu: Pertama, Bagaimana perencanaan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan prestasi akademik dan non akademik siswa di SMAS Puteri At-Tanwir S sampang?. Kedua, Bagaimana pelaksanaan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan prestasi akademik dan non akademik siswa di SMAS Puteri At-Tanwir sampang?. Ketiga: Bagaimana evaluasi manajemen kesiswaan dalam meningkatkan prestasi akademik dan non akademik siswa di SMAS Puteri At-Tanwir sampang?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriftif. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informannya adalah kepala sekolah, tenaga pendidik, kependidikan dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan dapat meningkatkan prestasi akademik dan non akademik siswa dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang diraih siswa baik tingkat kecamatan maupun provinsi. Pertama, perencanaan manajemen kesiswaan yakni mengidentifikasi kebutuhan siswa, kemudian mengadakan rapat untuk membahas tentang program kerja dengan melibatkan kepala sekolah dan semua stackholder, serta mengelompokkan dan memberikan tugas-tugas dan tanggung jawab terhadap masing-masing stackholder. Kedua, pelaksanaan manajemen kesiswaan yakni dengan menyediakan guru dan Pembina yang berkualitas, menyediakan sarana dan prasarana, mengalokasikan biaya, menyediakan layanan konseling, memotivasi siswa dan memberikan pembinaan khusus bagi siswa yang mengikuti lomba, dilakukan pengembangan keterampilan dan kepemimpinan melalui kegiatan LDKS dan OSIS serta pelaksanaan perayaan pada har-hari tertentu, mengadakan kegiatan-kegiatan seperti bazar, market day, diikutsertakan dalam mensukseskan acara wisuda dan diadakan berbagai lomba, menyediakan fasilitas dan layanan-layanan sesuai dengan kebutuhan. Ketiga, evaluasi manajemen kesiswaan yakni mengadakan rapat setelah melaksanakan kegiatan dan melakukan berbagai tes dalam mengevaluasi perkembangan belajar siswa yaitu tes diagnostik, tes formatif dan tes sumatif, kemudian ditindak lanjuti dengan program remidial dan pengayaan.
Implementasi Pembelajran Literasi Finansial terhadap Perilaku Konsumtif Siswa di Sekolah Dasar Negeri Terrak 1 Pamekasan Arifin, Samsul; Kamila Novita, Tsurayya
AL -ALLAM Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v6i1.7908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pembeljaran Literasi finansial (Cha-Ching) pengaruhnya terhadap perilaku konsumtif siswa di SD Negeri Terrak 1 Pamekasan. Program Cha-Ching, yang dikembangkan oleh Prudential Corporation Asia, mengajarkan empat konsep utama: menghasilkan uang, menabung, membelanjakan uang secara bijak, dan mendonasikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan siswa kelas kelas 5 dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara literasi finansial dan perilaku konsumtif siswa. Siswa yang memiliki literasi finansial yang baik cenderung lebih mampu mengelola uang saku mereka dengan bijaksana, lebih cenderung menabung, dan menghindari pembelian impulsif. Selain itu, dukungan dari keluarga dan pengaruh teman sebaya juga memainkan peran penting dalam membentuk perilaku konsumtif siswa. Siswa yang mendapatkan dukungan keuangan dari keluarga cenderung memiliki perilaku konsumtif yang lebih rendah, sementara pengaruh teman sebaya yang konsumtif dapat meningkatkan kecenderungan siswa untuk berperilaku konsumtif.
Manajemen Ekstrakurikuler Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik di SMA Hidayatut Thullab Sampang Faddol, Moh.; Farida, Siti; Mujahid, Mujahid
AL -ALLAM Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v6i1.7910

Abstract

Penelitian ini membahas program esktrakurukuler untuk meningkatakan kompotensi peserta didik di SMA Hidaytut Thullab menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, yaitu: Pertama, Bagaimana Perencanaan Program Ekstrakurikuler dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa di SMA Hidayatut Thullab? Kedua, Bagaimana Pelaksanaan Program Ekstrakurikuler dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa di SMA Hidayatut Thullab? Ketiga, Bagaimana Evaluasi Program Ekstrakurikuler dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa di SMA Hidayatut Thullab? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informannya adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala bidang Kesiswaan, Guru dan Siswa. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, perencanaan program ekstrakurikuler di SMA Hidayatut Thullab ialah dilakukan dengan cara melihat minat serta bakat siswa kemudian menentukan kegiatan, pembina, kapan dan bagaimana mengerjakannya disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum serta sarana dan prasarana lembaga melalui koordinasi Waka Kesiswaan dengan Kepala Sekolah dan musyawarah dengan seluruh Wakil Kepala, guru dan Komite sekolah yang dilaksanakan setiap awal tahun pelajaran.. Kedua, Pelaksanaan program Ekstrakurikuler di SMA Hidayatut Thullab dilakukan oleh tim atau pembina setiap kegiatan yang telah dibentuk dengan mengedepankan prinsip rekrutmen internal atau eksternal untuk mengelola program Ekstrakurikuler yang dibebankan kepada setiap masing-masing pembina. Tempat pelaksanan kegiatan ekstrakurikuler disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan dan sarana yang dimiliki lembaga, seperti di ruang kelas dan halaman sekolah. Ketiga, Evaluasi program ekstrakurikuler dilakukan dengan cara berkoordinasi antara wakil kepala bidang kesiswaan dan pembina program ekstrakurikuler secara berkala dan rapat di akhir semester untuk mengetahui bagaimana perkembangan program dan mengukur sejauh mana pencapaian kompetensi siswa untuk mengambil keputusan langkah selanjutnya dari setiap program ekstrakurikuler apakah dilanjutkan, diperbaiki atau diberhentikan.
Upaya Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo Munib, Munib; Azmi fatoni, Moh.; Hasyim Asy’ari, Moh.
AL -ALLAM Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v6i1.7911

Abstract

Menurut data Kemendikbud RI, jumlah siswa SMK se-Indonesia sampai dengan tahun ajaran 2013/2014 semester ganjil adalah 5.080.629 siswa. Ini menunjukkan bahwa SMK cukup diminati sebagai pilihan pendidikan setelah SMP Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun pengumpulan data dalam penelitian ini iyalah dengan menggunakan teknik observasi terfokus yaitu observasi pada fokus tertentu, wawancara semi struktur yaitu dimulai dengan seperangkat pertanyaan yang telah disusun akan tetapi peneliti memiliki fleksibelitas menambah pertanyaan berdasarkan responden inteview dan dokumentasi resmi ekstrnal yaitu berisi bahan bahan informasi yang dihasilkan oleh suatu lembaga sosial tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi strategi peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo. Berdasarkan temuan penelitian yang dilakukan di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo, dapat disimpulkan bahwa 1. Strategi yang di terapkan SMK Ibrahimy 1 Sukorejo dalam meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan rata rata guru di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo sudah berpendidikan minimal S1 bahkan sudah S2 karena dari sudah aturan pondok pesantren minimal Staf dan guru pendidikannya harus S1,juga dalam tes akademik ketika mendaftarkan diri menjadi guru di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo tidak ada ,hanya ketika nanti guru tersebut diterima akan ada efaluasi selama 1 bulan untuk menentukan apakah guru itu layak atau tidak , adapun penilaiannya dari guru itu layak diterima dari kedisiplinan dan kerajinan, juga dalam meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan cara evaluasi guru dan staf juga meminta bantuan dari pengawas sekolah, akan tetapi tidak direkap, dalam melakukannya secara periodik, juga di jurusan farmasi dan keperawtan sekolah bekerja sama dengan RSUD Situbondo agar menyediakan guru pengajar untuk diperbantukan mengajar disini, namun sekolah sudah berencana untuk memiliki guru tetap dengan cara guru yang ada disekolahkan ,di tahun ini sekolah menyiapkan 1 guru farmasi dan 2 guru keperawatan. 2. Efektivitas strategi dalam meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan SMK Ibrahimy 1 Sukorejo bekerja sama dengan RSUD Situbondo agar menyediakan guru pengajar untuk diperbantukan mengajar, untuk mengasah skil dan pengalaman siswa dan siswi sekolah sudah menyediakan laboratorium dan perpustakaan dan menghimpun bebeapa dunia indusri guna untuk kerja sama untuk PRAKERIN atau PKL 3. Faktor Internal Dalam Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo iyalah sulitnya mencari guru yang linier di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo sehingga diharuskan beberapa mata pelajaran harus dialihkan ke guru yang bukan faknya seperti di mata pelajaran bahasa Indonesia sekolah merasa sulit mencari guru yang sesuai dengan mata pelajarannya,juga pula dari guru dan jumlah rombongan belajar tidak seimbang dilihat dari jumlah siswa yang setiap kelas berisi 50 dan bahkan ada yang sampai lebih terutama di jurusan TKJ
Penggunaan Media Animasi Interaktif Dalam Membantu Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SMK An Nur Omben Jamal, Nur; Baidowi, Achmad
AL -ALLAM Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v5i1.7668

Abstract

In learning, teachers are not enough to just convey knowledge. However, they must also be able to raise the level of students' thinking from previous knowledge to the next level, namely understanding, so that the process of achieving learning objectives is more optimal. Therefore, teachers must be able to determine the best media to be used. Accuracy in the use of learning media greatly determines the creation of conducive and enjoyable conditions so as to provide opportunities for students to be more active in obtaining convenience in learning the subject matter presented by the teacher. This study aims to analyze the use of interactive animation media in helping students' understanding of Islamic Religious Education (PAI). With the rapid development of technology, interactive animation-based learning media are expected to help students' understanding. The focus of this study covers two aspects, namely: First, How is the Use of Interactive Animation Media in Helping Students' Understanding of PAI Subjects at SMK AN NUR OMBEN?. Second, What are the supporting and inhibiting factors for the Use of Interactive Animation Media in Helping Students' Understanding of PAI Subjects at SMK AN NUR OMBEN. This study uses a descriptive qualitative method. The data sources obtained were through interviews, observations and documentation, the informants were the principal of SMK AN NUR OMBEN, Deputy Curriculum, Islamic Religious Education Teachers, and Students of SMK AN NUR OMBEN.
Optimalisasi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMP Negeri 2 Torjun Farida, Siti; Khorofi, Moh; Mutmainnah, Mutmainnah
AL -ALLAM Vol. 6 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Merdeka Belajar Curriculum is an educational policy innovation launched to address post-pandemic learning challenges and to promote the strengthening of students' character and competencies. SMPN 2 Torjun is one of the educational institutions that began implementing this curriculum in the 2023 academic year. This study was conducted to explore how the optimization of planning, implementation, and evaluation of the Merdeka Curriculum contributes to improving the quality of learning at the school. The method used was a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation, while data analysis employed Miles & Huberman’s interactive analysis model with source and technique triangulation. The findings reveal that: (First) the planning of the Merdeka Curriculum at SMPN 2 Torjun was carried out collaboratively by involving the principal, teachers, school committee, and the Department of Education. The category chosen for implementation was Mandiri Berubah (Independent Transition). (Second) the curriculum implementation was effective through student-centered learning strategies and the integration of the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) as a means of character development. (Third) evaluation was conducted regularly through official meetings, principal supervision, and external oversight, with the aim of continuous improvement. Overall, the implementation of the Merdeka Curriculum has had a positive impact on enhancing the quality of learning, both academically and non-academically.
Implementasi Personalized Learning Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) terhadap Peningkatan Kompetensi Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Negeri Terrak 1 Pamekasan Arifin, Samsul; Kamila Novita, Tsurayya
AL -ALLAM Vol. 6 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of Artificial Intelligence (AI)-based personalized learning to enhance the literacy and numeracy competencies of students at SDN Terrak 1 Pamekasan. Facing the challenges of diverse student abilities and the limitations of the classical teaching approach, AI offers a solution through an adaptive learning platform. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, focus group discussions (FGD), and document analysis. The findings indicate that the AI platform significantly increases student motivation, marked by a shift from extrinsic motivation driven by gamification to intrinsic motivation stemming from a sense of mastery. The system successfully personalizes learning paths with precision according to each student's Zone of Proximal Development (ZPD). Consequently, the teacher's role transforms from an information deliverer to a data-informed facilitator who provides targeted interventions. Nevertheless, the implementation faces challenges such as technical infrastructure constraints, initial teacher resistance, and the potential for a digital divide. In conclusion, the success of AI-based personalized learning depends not only on the technology's sophistication but also on the overall readiness of the educational ecosystem, particularly sustainable teacher professional development and equitable policies.
Strategi dan Kepemimpinan Kiai Dalam Meningkatkan Kualitas Dan Kuantitas Santri di Pondok Pesantren Miftahut Thullab Gedangan Faddol, Moh.; Salim, Moh.
AL -ALLAM Vol. 6 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic boarding schools are traditional Islamic educational institutions for studying and practicing Islamic teachings by emphasizing the importance of religious knowledge and morals as guidelines for daily behavior. In Islamic boarding schools there are Kiai as leaders who have an important role in managing Islamic boarding schools, especially coaching in improving the quality and quantity of students. Of course, this is not easy, so there needs to be a strategy that Kiai has to implement to improve the quality and quantity of the students. Based on this, there are three problems that are the focus of discussion in this research, namely First, What is the Kiai’s Strategy for Improving the Quality and Quantity of Santri at the Miftahut Thullab Gedangan Islamic Boarding School? Second, what is the quality of the students at the Miftahut Thullab Gedangan Islamic Boarding School? Third, what is the quantity of students at the Miftahut Thullab Gedangan Islamic Boarding School?. The results of the research conducted show that: First, there are several strategies used by Kyai to improve the quality of santri, namely the strategy for dividing leadership tasks, the strategy for empowering asatid, the strategy for preparing programs for santri and the strategy for involving kiai in every activity. The Kiai’s strategies for increasing the quantity of santri are: Strategy for creating a forum for santri guardians, strategy for distributing santri, strategy for widening the wings of Islamic boarding schools in each village, strategy for social media and print media and collaboration strategy for book and general lessons. Second, there are several qualities of students that researchers found, namely, Intellectual Quality, Spiritual Quality, Quality of Skills and Knowledge obtained in accordance with Community Needs. Third, the strategy carried out by the Gedangan Islamic Boarding School Kiai affects the quantity of students from year to year, initially there were only a few students, after this strategy the quantity of students increased, because every year it increased by 80-90, while the number of students now in 2023 is the same as The researchers’ findings amounted to 695 students.

Page 8 of 10 | Total Record : 92