cover
Contact Name
lalu masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Panji Tilar Negara No.99, Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Bina Ilmiah
Published by LPSDI Bina Patria
ISSN : 19783787     EISSN : 26153505     DOI : 10.33758
Media Bina Ilmiah, ISSN 1978-3787 (print) | 2615-3505 (online), diterbitkan 12 (Dua Belas) nomor dalam setahun (Januari-Desember) oleh BINA PATRIA. Jurnal ini merupakan sarana komunikasi dan penyebarluasan informasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan, kajian serta pemikiran dalam bidang multidsiplin ilmu secara berkala.Redaksi menerima tulisan atau artikel ilmiah bidang Sosial. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa merubah maknanya. Media Bina Ilmiah adalah jurnal nasional terakreditasi SINTA 4.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,064 Documents
MODEL PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI OBYEK WISATA KEBUN AYU LOMBOK BARAT I Ketut Bagiastra; Uwi Martayadi; Dra.Siluh Putu Damayanti
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.747

Abstract

Desa wisata Kebon Ayu yang terletak di Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat memiliki berbagai macam jenis wisata. Banyaknya wisatawan yang datang ke desa wisata Kebon Ayu sangat baik untuk meningkatkan perekonomian warga setempat, tetapi justru timbul masalah baru yaitu sampah. Mitra dalam program pengabdian ini adalah pengelola desa wisata Kebon Ayu. Hasil observasi awal yang dilakukan tim pengabdian STP Mataram menunjukkan bahwa penataan desa wisata Kebon Ayu sudah bagus, fasilitas yang disiapkan juga bagus, ada tempat duduk yang luas, cocok untuk liburan keluarga. Ditambah lagi pemandangan alam, festival budaya dan kuliner. Akan tetapi, adanya sampah yang ditinggalkan pengunjung membuat rasa tidak nyaman dan bau yang tidak sedap. Tujuan dari adanya kegiatan PKM ini adalah mengembangkan kemandirian pengelola desa wisata Kebon Ayu agar bisa mengolah sampah menjadi barang atau produk bernilai ekonomis. Solusi yang ditawarkan tim pengabdian STP Mataram adalah sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan dalam mengimplementasikan program bank sampah. Target luaran yang akan dicapai dalam PKM ini adalah publikasi di jurnal nasional terakreditasi sinta dan peningkatan skill mitra dalam mengolah sampah. Adapun tahapan rencana kegiatan yang diusulkan adalah sebagai berikut: Pertama, persiapan (menganalisis situasi melalui observasi awal). Kedua, bertemu (silaturahmi) dengan pengelola desa wisata Kebon Ayu. Ketiga, sosialisasi dan pelatihan pengolahan sampah. Keempat, pengadaan bank sampah untuk membantu mengatasi permasalahan sampah. Kelima, evaluasi untuk mengukur keberhasilan program yang telah dilakukan
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ABSENSI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE PROTOTIPE DI PT TELKOM BANDUNG Rusmana, Rusmana; Johni S Pasaribu
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.748

Abstract

Karena PT Telkom Bandung merupakan perusahaan Tbk Persero yang lebih dikenal dalam mengetahui dan menganalisis desain yang dibuat menggunakan prototype, maka perusahaan tersebut memerlukan Sistem Informasi Absensi Berbasis Website yang bertujuan untuk memudahkan karyawan dalam mengakses absensi khususnya yang sedang bertugas. meliput berita di lapangan. Metode prototype digunakan pada sistem informasi absensi berbasis website ini. Dengan menggunakan metode ini akan dibuat prototipe sistem sehingga pengembang dan pengguna dapat berinteraksi dengan proses pengembangan sistem. Dashboard, data pegawai, posisi, shift, lokasi, pemindaian kode QR, dan data kehadiran merupakan beberapa fitur yang ada pada sistem informasi pegawai. Di Pt. Telkom Bandung, sistem informasi ini diharapkan dapat mengurangi ketidakhadiran pegawai
DINAMIKA PENGELOLAAN SARHUNTA OLEH MASYARAKAT DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA LOMBOK TENGAH-INDONESIA Rizal Kurniansah; Masrun; Jumhur Hakim
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.749

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterampilan masyarakat dalam mengelola sarhunta di KEK Mandalika sebelum dan sesudah sarhunta dikembangkan. Kedua, untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi yang diperoleh sebelum dan sesudah sarhunta dikembangkan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, keterampilan masyarakat sebelum mendapatkan bantuan program sarhunta dari pemerintah, masyarakat tidak memiliki keterampilan sama sekali dalam mengelola tempat tinggal (sarhunta). Namun setelah mendapatkan bantuan, masyarakat memiliki keterampilan tersebut karena telah mendapatkan beberapa pelatihan dari stakeholder terkait. Meskipun begitu, keterampilan yang dimiliki masyarakat sebenarnya belum maksimal, karena mereka belum mampu mengelola sarhunta mereka sesuai dengan standar penginapan pada umumnya. Selain itu, masyarakat masih kesulitan dalam memasarkan sarhunta mereka karena minimnya pengetahuan tentang pemasaran, dan harus bersaing dengan berbagai tempat penginapan lain yang sudah berkembang dengan baik. Sehingga mereka cenderung hanya menunggu tamu yang datang ke tempat mereka masing-masing. Selanjutnya, dampak sosial dan ekonomi yang didapatkan oleh masyarakat sebelum dan sesudah sarhunta dibangun antara lain meningkatnya pendapatan masyarakat, terciptanya lapangan pekerjaan bagi anggota keluarga, ekosistem ekonomi lokal di sekitar sarhunta terus berkembang, budaya lokal semakin dikenal oleh wisatawan, adanya pengembangan dan pelatihan keterampilan, meningkatnya integrasi sosial antara wisatawan dan masyarakat lokal.
STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM UPAYA PEMANFAATAN KAIN TENUN SASAK SEBAGAI BRANDING IMAGE DI DESA SADE Lalu Putrwandi Karjaya; Nune Ganggas Eka Arowana; Muhammad Fahier Fabian; Suliza Nurbayani Karniala; Zikry Aulia Ghifary Fajar
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 9: April 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i9.750

Abstract

The development of tourism in Indonesia has led to the emergence of various types of tourism, one of which is tourism based on the customs and culture of a region. One of the traditional tourist areas that can be found in Indonesia is the Dese Sade traditional cultural tourist village which is located on the island of Lombok. The Dese Sade traditional cultural tourism offers various types of commodities and one of them is the typical Dese Sade sasak woven cloth commodity. This commodity is quite popular among local and international communities, so it has the potential to be used as a branding image for the Dese Sade traditional cultural tourist village itself.Empowerment of the typical Dese Sade sasak woven cloth commodity has considerable potential as a branding image in the area. In this era of modernization, many people are interested in the traditional cultures of a region which can then be used as souvenirs or souvenirs when they visit and have the opportunity to learn more about the customs and culture that exist in an area. Therefore, Dese Sade traditional cultural tourism offers these commodities as a way of promotion in branding their own traditional and cultural village tourism.In writing this research, the author tried to examine in more depth the empowerment of the typical Dese Sade sasak woven cloth as a commodity in terms of branding the area's image. The author uses the theory/concept of branding image to find out more deeply about the empowerment efforts carried out by the village government (traditional leaders) in utilizing the typical Dese Sade sasak woven cloth commodity. Then the method used in this writing is descriptive qualitative to provide a clear picture of the efforts made by the village government in branding its traditional tourism villages in a specific and structured manner
PARTISIPSI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA BUKIT LEDDU LOMBOK BARAT Lalu Mohamad Iswadi Athar
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.751

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pengembangan destinasi Pariwisata Bukit Leddu Lombok Barat merupakan keniscayaan dalam sebuah destinasi parwisata sangat penting baik dalam menjaga dan melestarikan sehingga menjadikan sebuah destinasi pariwisata yang ada tetap lestari dan bekelanjutan. Bukit Leddu Terletak di Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat dalam RIPPARDA Kabupaten Lombok Barat Bab IV tentang Pembangunan Destinasi Kepariwisataan Daerah Bagian kesatu Umum Pasal 6 Pembangunan Destinasi Pariwisata Daerah meliputi : a. Pembangunan daya Tarik wisata, b. Pembanguan aksesibilitas pariwisata, pembangunan prasarana umum, fasilitas umum dan fasilitas pariwisata, c. Pemberdayaan masyarakat lokal, dan d. pengembangan investasi di bidang pariwisata (Perda Bupati Lombok Barat no 6, 2016) Maka ini penting menjadi rujukan karena sudah ada dalam RIPPARDA 2016-2025 dalam pembangunan Destinasi Kepariwisataan Daerah. Dari perda yang dimaksud ditas, selain pada pembangun daya tarik, maka pentingnya Pemberdayaan masyarakat lokal karena dalam pembangunan sebuah destinasi partisipasi masyarakat sangat diperlukan dan ini sudah jelas tertuang di dalam Perda Bupati Lombok Barat tahun 2016. Urgensi penelitian ini yaitu Dengan Meningkatnya partisiapsi masyarakat Bukit Leddu akan meningkatkan kualitas layanan dan kunjungan wisatawan ke Bukit Leddu, hal ini memberikan efek positif terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Peningkatan PAD Desa dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat.
SOSIALISASI HYGIENE DAN SANITASI PENYAJIAN KULINER DI DESA WISATA BUWUN SEJATI LOMBOK BARAT Uwi Martayadi; M. Azizurohman
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.752

Abstract

Desa wisata Buwun Sejati terletak di kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Peningkatan jumlah usaha kuliner yang signifikan merupakan salah satu dampak yang ditimbulkan dari banyaknya pengunjung di desa wisata Buwun Sejati. Akan tetapi, perilaku dan kebiasaan pedagang yang kurang memperhatikan aspek personal hygiene menjadi salah satu problematika yang perlu mendapat perhatian. Rendahnya tingkat pendidikan, social, dan ekonomi para pedagang mengakibatkan terbatasnya tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku yang mendasari personal hygiene. Jika hal ini tidak segera diantisipasi maka menimbulkan resiko keamanan makanan. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha mensosialisasikan dan memberikan pengetahuan terkait dengan hygiene dan sanitasi pada para pedagang kuliner di desa Buwun Sejati. Tujuan dari adanya kegiatan PKM ini adalah mengadakan kegiatan sosialisasi hygiene dan sanitasi bagi pedagang kuliner agar pengolahan dan penyajian makanan dapat terjaga kualitasnya. Target luaran yang akan dicapai dalam PKM ini adalah publikasi di jurnal nasional terakreditasi sinta dan peningkatan skill mitra dalam mengolah dan menyajikan makanan yang higienis. Adapun tahapan rencana kegiatan yang diusulkan adalah sebagai berikut: Pertama, persiapan (menganalisis situasi melalui observasi awal). Kedua, bertemu (silaturahmi) dengan pengelola desa wisata Buwun Sejati. Ketiga, sosialisasi hygiene dan sanitasi bagi pedagang kuliner. Keempat, diskusi kendala dan mencari solusi bersama. Kelima, evaluasi untuk mengukur keberhasilan program yang telah dilakukan.
PENGARUH RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP LOYALITAS PENGGUNA JASA KURSUS ONLINE “Studi tentang Loyalitas Pengguna Kursus Online pada Nuraz Institute, Tarakan” Deni Marsha
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.753

Abstract

The purpose of this study is to analyze and determine the effect of relationship marketing on user loyalty for online course at the Nuraz Institute, Tarakan. The method used in this research is quantitative with an explanatory approach. The population in the study included all users of the online course at the Nuraz Institute with a saturated sample of 33 respondents. The data analysis technique used is the regression analysis which aims to determine the effect of the relationship marketing variable toward the user loyalty. The results showed that there was an influence of relationship marketing towards user loyalty for online course at the Nuraz Institute. The relatioship marketing has a very strong influence towards customer loyalty. Marketing and user loyalty in the business world play an important role to running a business, especially in the service provider business.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM MENURUT KH.AHMAD DAHLAN DAN KH.MAS MANSUR Zul Fadhli Al Alim; Mutohharun Jinan; Ari Anshori
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.754

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap pemikiran KH.Ahmad dan KH.Mas Mansur dalam memandang nilai-nilai pendidikan Islam. Hasil dari pemikiran kedua tokoh tersebut membuat organisasi Muhammadiyah bisa berkembang pesat dan maju terutama karena nilai-nilai pendidikan islam modern yang dikembangkannya. Nilai Pendidikan Islam sangat penting dalam mendidik pribadi-pribadi yang sesuai dengan pedoman hidup di dalam Al-Qur’an dan Hadits. Pengembangan pembelajaran pendidikan agama di sekolah sangat diperlukan mengingat pendidikan agama diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan terkait krisis akhlak dan moral peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk :1) Mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam menurut KH.Ahmad Dahlan.2) Mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam. 3) mendeskripsikan persamaan dan perbedaan konsep nilai pendidikan Islam menurut KH.Ahmad Dahlan dan KH.Mas Mansur. penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif deskriptif karena data yang diperoleh berupa tulisan,kata-kata,gambar,foto dengan jenis studi pustaka (library reseacch) dengan cara menghimpun,mengkaji dan menelaah data,dokumen atau karya berkaitan dengan objek penelitian. Hasil Penelitian konsep yang dibangun mengenai tentang pendidikan islam menurut KH.Ahmad Dahlan adalah tentang kesempurnaan budi pekerti yang lahir dalam diri manusia itu sendiri. Nilai pendidikan islam diantaranya nilai tentang budi pekerti (akhlak), nilai tentang sosial dan nilai kemasyarakatan. Dalam implementasi pengalaman nilai pendidikan, hal pokok yang perlu dijalankan adalah dengan metode pemberian keteladananan sebagai pembelajaran uswah hasanah pada manusia. Sedangkan menurut KH.Mas Mansur konsep nilai pendidikan adalah bagaimana manusia itu tidak boleh angkuh ketika sudah mendapatkan ilmu dan bisa mengendalikan hawa nafsu. Nilai-nilai pendidikan Islam yang perlu dipelajari adalah tentang pendidikan sosial keagamaan dan pendidikan akhlah. Nilai-nilai pendidikan Islam yang diterapkan KH.Mas Mansur dengan melakukan melakukan gerakan ta’awun (tolong-menolong) dengan memperhatikan anak yatim dan orang-orang miskin,membuat balai kesehatan dan membentuk persatuan juru rawat Muhammadiyah.
ANALISIS MITIGASI BENCANA BANJIR DI KOTA TANGERANG SELATAN Muhamad Taslim; Ahmad Jamil Pasaribu; Azhari Aziz Samudra
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.755

Abstract

Safe and disaster-resistant residential areas are an urgent need to reduce disaster risk. The role of the government, especially the South Tangerang City Regional Disaster Management Agency (BPBD), is very important in increasing community preparedness in a comprehensive and targeted manner. In this research, we used a qualitative method by utilizing the study literature scheme as a secondary and primary data source obtained from Scopus, Google Scholar, books, performance reports and annual final reports. Our research results show that South Tangerang City has adopted various measures to reduce disaster risk, especially through disaster risk reduction information. The government has implemented mitigation efforts, such as disaster simulations and disseminating mitigation messages through mass media and social media. Apart from that, the government is also making other persuasive efforts to change people's mindsets in realizing a culture of safety, including through habituation and increasing preparedness in disaster prevention. In this context, residential areas that dominate the spatial layout and have different facilities are the main focus. Risk zoning can be done to divide residential areas into zones with different levels of disaster risk, thereby enabling appropriate spatial planning. Early warning infrastructure also needs to be installed to provide residents with information about impending disasters and allow sufficient time to take necessary actions. Clear and well-identified evacuation routes should be provided, while green open spaces can act as "protection zones" and gathering places during evacuation. Apart from that, disaster-resistant buildings need to be considered in planning this residential area. An effective drainage system is also important to reduce the risk of flooding. Public education and awareness about disaster risks as well as regular preparedness training need to be carried out. The government needs to monitor and evaluate the mitigation measures implemented to ensure their effectiveness. Overall, this research underlines the important role of the government and BPBD South Tangerang City in reducing disaster risk in residential areas. By combining comprehensive mitigation measures and involving active community participation, it is hoped that a safety culture can be created that can increase preparedness in facing disasters
BUDAYA MEGEDONG-GEDONGAN SEBAGAI IMPLEMENTASI ETNOPEDAGOGI PADA BIMBINGAN KLINIK KEBIDANAN DALAM SUBSTANSI STIMULASI TUMBUH KEMBANG ANAK MATA KULIAH KEBIDANAN KOMUNITAS DI TPMB NI KETUT NURIASIH TAHUN 2023 Sinta Javani; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.756

Abstract

Pembelajaran berbasis budaya lokal dapat dijelaskan sebagai budaya yang diintegrasikan sebagai alat bagi proses belajar untuk memotivasi siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan. Studi ini memberikan gambaran upaya etnopedagogi dalam bimbingan klinik kebidanan dalam substansi stumulasi tumbuh kembang anak mata kuliah kebidanan komunitas di TPMB Ni Ketut Nuriasih Tahun 2023. Pendekatan penelitianini adalah metode kualitatif, denganjenis fenomenologi. Menurut Sugiyono (2021), data penelitian kualitatif adalah data yang berbentuk kata, kalimat, narasi, gerak tubuh,ekspresi wajah, bagan, gambar dan foto. Data ini dapat terbagi menjadi dua macam yakni data kualitatif empiris dan data kualitatif bermakna. Dalam penelitian ini, adalah data kualitatif bermakna, sebab peneliti mengambarkan esensi dibalik eksistensi, data dibalik fakta yang tampak. Dengan mengambil bentuk naratif-deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun lokasi penelitian adalah di TPMB Ni Ketut Nuriasih. Hasil penelitian ini adalah etnopedagogi secara konsep terus berkembang dan secara praktisnya mulai nyaman diterapkan diberbagai tanan pendidikan termasuk pada tanan pembingan klinik maupun kebidanan komunitas. Tujuan etnopedagogi sebagai pembelajaran yang menyenangkan serta definisi etnopedagogi yakni pendidikan dari masyarakat, untuk masyarakat,dan oleh masyarakat diimplemtasi sebagai lesson learnt guna melakukan pendekatan dalam mengedukasi dan mendampingi pasien pada pendekatan pembelajaran kebidanan kemunitas yang erat dengan keberadaan profsi bidan di tengah-tengah masyarakat. Kontribusi positif, dirasakan oleh preceptor atau mentor dalam memberikan bimbingan dan begitu juga oleh peserta didik dalam konteks hasil belajar maupun pendidikan karakter peserta didik yang bermuara pada pentingnya kedudukan kearifan lokal dalam asuhan kebidanan sebagai pendekatan untuk mengkomunikasikan asuhan kebidana di komunitas yang berbasis bukti namun tetap menempatkan klien atau masyarakat sebagi subyek bukan obyek pelayanan kebidanan

Page 57 of 107 | Total Record : 1064