cover
Contact Name
Herman Wijaya
Contact Email
alinea.jurnal@gmail.com
Phone
+6281937075937
Journal Mail Official
alinea.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Basuki Rahmat-Praya Lombok Tengah
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094204     DOI : https://doi.org/10.58218/alinea/
Core Subject : Religion, Education,
ALINEA: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Bale Literasi dengan e-ISSN: 2809-4204. Saat ini, ALENIA menjadi wadah bagi peneliti, dosen dan pemerhati bahasa untuk mempublikasikan hasil penelitiannya pada bidang bahasa dan sastra (lokal dan asing), serta pembelajaran bahasa dan sastra. Artikel yang dimuat adalah hasil penelitian, konsep teori dan pemikiran yang menawarkan nilai kebaharuan. ALENIA terbit tiga kali setahun yaitu bulan April, Agustus, dan Desember
Articles 296 Documents
Representasi Maskulinitas Tokoh Utama Dalam Novel Love Bites Karya Edith PS Yovantus Abut, Eduardus; Claresta Daman, Yohana
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1213

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya fenomena maskulinitas, budaya patriarki, dan gender dalam masyarakat. Bentuk maskulinitas dan faktor penyebab maskulinitas pada tokoh utama dalam Novel Love Bites Karya Edi th PS dengan menggunakan teori maskulinitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk maskulinitas tokoh utama dalam Novel Love Bites. Mendeskripsikan faktor penyebab maskulinitas pada tokoh utama dalam Novel Love Bites. Data dalam penelitian kualitatif deskriptif ini berupa kata, frasa, kalimat, atau paragraf. Sumber data dalam penelitian ini adalah Novel Love Bites Karya Edith PS. Pengumpulan melalui baca-catat dan dianalisisnelalui tahapan reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk-bentuk maskulinitas tokoh utama seperti kekuasaan, keberanian, kepahlawanan, dan kepemimpinan. Selain itu, faktor penyebab maskulinitas pada tokoh utama dalam Novel Love Bites karya Edith PS yang meliputi faktor budaya, faktor sosial, dan faktor pribadi. Kekuasaan dan faktor pribadi menjadi yang dominan.
Peningkatan Keterampilan Membaca Dengan Metode Eja Pada TK AL Husnah Wadriyiah Pancor Kopong Dewi Fitriani Usman
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca anak usia dini melalui penerapan metode Eja di TK Al Husnah Wadriyiah Pancor Kopong. Keterampilan membaca merupakan fondasi penting dalam pengembangan literasi anak sejak usia dini, namun berdasarkan observasi awal, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, mengeja, dan membaca kata sederhana. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelompok B, usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Eja dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa secara signifikan. Pada siklus I, tingkat ketuntasan siswa hanya mencapai 56%, dengan rata-rata nilai 67. Beberapa kendala yang ditemukan antara lain kesulitan fonologis pada huruf tertentu, kurangnya fokus siswa, dan pendekatan pembelajaran yang belum menyentuh aspek individual secara maksimal. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, melalui pembelajaran kelompok kecil, penggunaan media visual yang menarik, dan bimbingan individual, tingkat ketuntasan meningkat menjadi 92%, dengan rata-rata nilai 82. Selain peningkatan skor, siswa juga menunjukkan perkembangan dalam aspek afektif, seperti meningkatnya minat, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif dalam kegiatan membaca. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Eja bukan hanya efektif secara kognitif, tetapi juga mampu menumbuhkan motivasi dan keterlibatan emosional anak dalam proses belajar membaca. Dengan demikian, metode Eja direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran membaca yang adaptif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Kohesi Gramatikal Dan Leksikal Pada Iklan Audiovisual Deterjen Ramadhani, Lulu; Sabardilla, Atiqa
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kohesi gramatikal dan kohesi leksikal yang terkandung dalam iklan deterjen serta mengetahui gaya bahasa yang digunakan dalam iklan deterjen dan makna yang terkandung dalam iklan deterjen yang diteliti. Penelitian ini menggunakan metode agih yang didukung dengan metode pada referensial. Subjek penelitian ini adalah iklan deterjen yang tayang melalui media massa seperti televise dan youtube. Data yang digunakan merupakan transkrip iklan deterjen. Sumber data berasal dari iklan deterjen audiovisual yang terdapat dalam media massa seperti televisi dan youtube. Data didapatkan dengan metode simak catat, dan dianalisis menggunakan metode agih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan audiovisual deterjen yang dianalisis mengandung kohesi gramatikal meliputi 5 referensi, 18 konjungsi dan 10 elipsis. Kohesi leksikal meliputi 12 repitisi, 2 antonimi, 14 sinonimi, 3 hiponimi dan 5 kolokasi. Gaya bahasa yang digunakan dalam setiap iklan audiovisual deterjen yaitu bahasa denotatif yang bersifat persuasif atau membujuk. Secara keseluruhan setiap iklan audiovisual yang dikaji memiliki makna membujuk pendengar atau penonton untuk membeli barang yang diiklannya.
Exploring The History And Popularity Of Dhia’an Farah’s Work: Dikta & Hukum Ananda, Olivia Sukma
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.869

Abstract

Sastra berperan sebagai ekspresi manusia dalam bentuk pengalaman, pikiran, perasaan, gagasan, nafsu dan keyakinan, dalam bentuk gambar konkret yang membangkitkan daya tarik alat bahasa. Dalam perkembangan ilmu teknologi yang diikuti dengan perkembangan sastra, istilah sastra digital sangat akrab dengan penulis sejak tahun 2000-an. Sastra digital dimanfaatkan oleh para sastrawan dari kalangan manapun untuk membagikan hasil tulisannya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi komputer dan internet. Tak sedikit karya sastra digital yang awalnya berasal dari suatu peron tertentu yang kemudian mengalami perkembangan dan meraih kepopuleran. Era sastra digital ini melahirkan penulis-penulis populer yang banyak diminati oleh para generasi milenial. Misalnya pada karya berupa Semesta Alternatif milik Dhia’an Farah yang berasal dari platform Twitter, kemudian mengalami alih wahana menjadi sebuah novel, hingga diangkat ke dalam bentuk film. Artikel yang disusun dengan metode kepustakaan ini hendak membahas riwayat perkembangan dan kepopuleran dari karya sastra berjudul Dikta & Hukum yang menjadi salah satu hasil daripada sastra digital era modern.
Resistensi Perempuan Terhadap Ketidaksetaraan Gender Dalam Film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” Harini, Yostiani Noor Asmi; Zannah, Putri Naufal Nurotul
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.932

Abstract

This article offers a critical examination of Eka Kurniawan’s novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (Vengeance Is Mine, All Others Pay Cash) through the lens of feminist literary criticism, with a particular emphasis on the theme of female resistance against systemic gender inequality. The film adaptation brings to the forefront the multifaceted forms of patriarchal oppression endured by women in Indonesian society, encapsulated through the experiences of its central female character, Iteung. Positioned as both a victim and an agent of change, Iteung confronts entrenched violence, objectification, and discrimination with remarkable resilience and defiance. Her narrative arc becomes emblematic of women's capacity to reclaim autonomy and challenge the societal structures that confine them. This study delves into how the film constructs and communicates women's struggles, not merely as isolated acts of defiance, but as part of a broader collective consciousness necessary for dismantling patriarchal norms. It also interrogates how shifts in cultural attitudes towards gender roles contribute to the process of social transformation. In this context, the film transcends its function as a piece of entertainment and emerges as a medium of sociopolitical critique, education, and inspiration—mobilizing awareness and action in the ongoing pursuit of gender justice.
Totalitarianism in Arafat Nur's novel Lampuki from Hannah Arendt's perspective Akbar, Muhammad Imam; Pujianto, Pujianto; Muniroh, Sri
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.976

Abstract

Totalitarianisme menjadi paham yang mengerikan bagi rakyat di mana pemerintah memiliki kontrol penuh atas tiap individu. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap: (1) Bagaimana bentuk totalitarian dalam novel Lampuki karya Arafat Nur berdasarkan perspektif Hannah Arendt; (2) Bagaimana dampak totalitarian dalam novel Lampuki karya Arafat Nur berdasarkan perspektif Hannah Arendt. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif. Sumber data berupa novel Lampuki karya Arafat Nur. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Analisisnya melalui tiga Langkah yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk totalitarian yang ada dalam novel adalah dominasi ideologi absolut, kontrol penuh atas individu, struktur birokrasi yang kuat, dan penggunaan kekerasan dan represi; (2) dampak dari totalitarian terhadap rakyat adalah keraguan terhadap otoritas rezim; perubahan sosial; kekhawatiran publik, kematian warga sipil.
The Role of Indonesian Language Teachers in Era 5.0: Technology-based Learning Innovations and Artificial Intelligence Hasani, Hidayatul
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1251

Abstract

This research aims to identify the role of Indonesian language teachers in the 5.0 era, as well as explain technology-based learning innovations and artificial intelligence (AI) that can be applied in teaching Indonesian language. In addition, this research also aims to provide an overview of strategies that can be used to overcome the challenges that arise in technology-based learning. The method used in this research is a literature study, by analysing various sources related to the application of technology and AI in Indonesian language learning in the digital era. The results show that Indonesian language teachers in the 5.0 era act as facilitators who integrate technology and AI in the learning process. Learning innovations such as automated grammar apps, chatbots, and student data analysis using AI can improve the effectiveness of Indonesian language teaching. However, technical challenges such as limited access to technology and non-technical challenges such as students' adaptation to technology-based learning need to be addressed. To that end, proposed solutions include collaboration between the government, educational institutions, and communities as well as strengthening digital literacy for students and teachers. Personalised and interactive technology-based learning is key in facing these challenges and ensuring the success of Indonesian language learning in the 5.0 era
Leksikon Konsep Ibadah dalam Kacamata Penganut Aliran Kerohanian Sapta Darma di Wilayah Pare, Kediri Estu Nugraha, Nevada Hildatya; Zakiyah, Millatuz
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1293

Abstract

Penggunaan leksikon dalam konsep ibadah tentu memiliki ciri khas dan makna tersendiri sesuai latar belakang sejarah, budaya, dan bahasa. Aliran keronahian Sapta Darma merupakan salah satu aliran termuda di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap leksikon konsep ibadah dalam kacamata penganut aliran kerohanian Sapta Darma. Jenis penelitian tergolong dalam kualitatif dengan menerapkan pendekatan antropologis linguistik guna menelaah fenomena penggunaan bahasa dalam masyarakat yang dipengaruhi unsur budaya. Dasar teori menggunakan semantik oleh Abdul Chaer untuk menganalisis makna dari data yang diperoleh. Data berupa leksikon konsep ibadah, sedangkan sumber data berupa informan penganut dan mantan pengurus aliran kerohanian Sapta Darma di wilayah Pare, Kediri. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah adanya implementasi leksikon yang merujuk pada klasifikasi dalam tiga konsep, yaitu konsep ketuhanan yang berjumlah lima (5) leksikon, konsep peribadatan yang berjumlah delapan belas (18) leksikon, dan konsep interaktivitas yang berjumlah empat (4) leksikon. Kata kunci: leksikon, konsep ibadah, aliran kerohanian Sapta Darma.
Teaching Strategies And Moral Value In “Freedom Writers” By Richard Lagravanese Murniasih, Murniasih
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1297

Abstract

The purpose of the research is to analyze Teaching Strategies and Moral Value in the movie “Freedom Writers” by Richard Lagravanese. This research is descriptive qualitative by content analysis. The data source was taken from scene in the Freedom Writers movie. The object of this research is movie Freedom Writers directed by Richard LaGravenese. The instrument of the research is teaching strategies and moral value. In this research the researcher uses flow model analysis stated by Miles and Huberman to analyze the data, the activities in analyzing data are: (1) Displaying the data related of teaching techniques conducted by researcher and reducing unnecessary data from the movie. (2) Classifying the form of teaching techniques employed by the character in the Movie Freedom Writers. (3) Analyzing and interpreting the kinds of teaching techniques employed by character in the movie Freedom Writers. (4) Drawing conclusion from the data analysis and giving suggestion. The researcher at this stage in data processing is Drawing conclusion from the data analysis and giving suggestion in the form of a thesis. the writer found 16 total of dialogues teaching strategies in “Freedom Writers” movie by Richard Lagravanese which the highest percentages is Sociocultural – interactive strategies which consist of 7 dialogues (41%), Affective Strategy consist of 4 dialogues (24%), Cognitive Strategy consist of 3 (23%) and the last as the lowest is Compensatory Strategy consist of 2 dialogues (12%). the writer also found 17 total of dialogues moral value in “Freedom Writers” movie by Richard Lagravanese which the highest percentages is social moral which consist of 9 dialogues (53%), individual moral of 7 dialogues (41%), the last as the lowest is religion moral consist of 1 dialogue (6%).
Metafora Ontologis Dalam Novel Cala Ibi Karya Nukila Amal Dwi Cahya, Ancha; Maharani Umaya, Nazla; Muhajir, Muhajir
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1330

Abstract

This study aims to describe and analyze the use of ontological metaphors in the novel Cala Ibi by Nukila Amal. Ontological metaphor is a type of conceptual metaphor that describes abstract concepts such as emotions, time, or ideas as concrete entities that can act like human beings. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of literature study, reading and note taking techniques. The main source of data in this research is the novel Cala Ibi itself, while the data are linguistic units (words, phrases, clauses and sentences) that contain ontological metaphors. The collected data are then analyzed and interpreted based on the narrative context in the novel. The results showed that from the 276 pages analyzed, a total of 63 data were found to be ontological metaphors. This finding proves that Cala Ibi not only presents a poetic narrative, but also contains a deep conceptual dimension through the use of metaphors. This study is expected to contribute to the field of literary studies, especially the cognitive semantic approach to contemporary Indonesian literary texts.