cover
Contact Name
Herman Wijaya
Contact Email
alinea.jurnal@gmail.com
Phone
+6281937075937
Journal Mail Official
alinea.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Basuki Rahmat-Praya Lombok Tengah
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094204     DOI : https://doi.org/10.58218/alinea/
Core Subject : Religion, Education,
ALINEA: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Bale Literasi dengan e-ISSN: 2809-4204. Saat ini, ALENIA menjadi wadah bagi peneliti, dosen dan pemerhati bahasa untuk mempublikasikan hasil penelitiannya pada bidang bahasa dan sastra (lokal dan asing), serta pembelajaran bahasa dan sastra. Artikel yang dimuat adalah hasil penelitian, konsep teori dan pemikiran yang menawarkan nilai kebaharuan. ALENIA terbit tiga kali setahun yaitu bulan April, Agustus, dan Desember
Articles 296 Documents
Analisis Unsur Puitika Pada Kumpulan Cerpen Robohnya Surau Kami Yusfita; Toyyibah, Zurriatin; Nurhidayah; Saharudin
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i1.1412

Abstract

Salah satu keunikan atau kelebihan A. A. Navis adalah cenderung menggunakan bahasa yang satire atau sarkas dengan pemanfaatan unsur puitika di dalam karyanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur puitika dalam kumpulan Cerpen Robohnya Surau Kami karya A. A. Navis dengan menggunakan teori stilistika. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Hasil analisis menampilkan adanya unsur puitika yang terbagi menjadi 4 jenis dalam penggunaanya yaitu diksi, majas, imaji dan rima irama. Diksi ditemukan sebanyak 1.714 data, majas sebanyak 120 data yang terdiri dari majas simile sebanyak 25 data, majas metafora sebanyak 63 data, majas hiperbola sebanyak 13 data, dan majas personifikasi sebanyak 19 data. Imaji terdapat sebanyak 337 data yang terbagi menjadi imaji penglihatan sebanyak 171 data, imaji pendengaran sebanyak 110 data, dan imaji perabaan sebanyak 56 data. Tercatat 124 data yang juga ditemukan dengan kategori rima irama dalam kumpulan cerpen tersebut. Temuan tersebut membuktikan bahwa dibalik penggunaan gaya bahasa satire, A. A. Navis juga begitu lihai dalam menggunakan unsur puitika pada karyanya.
Analisis Penerjemahan Puisi “A Dream Within A Dream” Karya Edgar Allan Poe Pramestina, Adhityas; Baharsyah, Wahyu
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1423

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menelaah keakurasian, keberterimaan dan keterbacaan terjemahan puisi A Dream within A Dream dengan menganalisis teknik penerjemahan yang diterjemahkan pada web poemanalysis dengan menggunakan teknik penerjemahan dari Molina dan Albir yang dikutip dari (Ghufron dkk., 2022) seperti teknik penerjemahan kompensasi, penerjemahan harfiah, modulasi, dan transposisi. menggunakan metode kualitatif deskriptif karena penerjemahan puisi memerlukan pendekatan yang mampu menangkap nuansa bahasa secara mendalam. Hasil dari menganalisis puisi “A Dream Within A Dream” menunjukkan bahwa terdapat beberapa teknik terjemahan yang digunakan, dan yang paling banyak penerjemah gunakan yaitu teknik penerjemahan harfiah, dengan maksud agar terjemahan puisi tersebut tersampaikan tanpa mengubah atau mengurangi kalimat dari Bsu ke Bsa. Sementara itu, beberapa analisis penggunaan teknik penerjemahan lainnya penerjemah mempertimbangkan beberapa aspek agar terjemahan dapat berterima, akurat, dan terbaca oleh pembaca.
Pematuhan Dan Pelanggaran Maksim Kesantunan Berbahasa Dalam Penolakan Pernyataan Cinta Remaja Akhir Universitas Muhammadiyah Sukabumi Gayani Putri, Jelsa Dwi; Ahmad Supendi, Deden; Wahdah Humaira, Hera
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa dalam penolakan pernyataan cinta oleh remaja akhir di lingkungan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman kebahasaan informan secara mendalam. Informan dalam penelitian ini melibatkan laki-laki dan perempuan yang berusia 18, 19, 20, dan 21 tahun yang merupakan mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi berupa transkrip tuturan penolakan cinta yang dikumpulkan secara lisan maupun tulisan. Peneliti berperan sebagai instrumen utama (human instrument). Data dianalisis menggunakan metode padan ekstralingual dengan teknik lanjutan berupa hubung banding menyamakan (HBS), hubung banding membedakan (HBB), dan hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP). Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 21 tuturan penolakan pernyataan cinta yang telah dianalisis berdasarkan pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa berdasarkan teori Leech. Terdapat 12 tuturan pematuhan dan 9 tuturan pelanggaran. Dari 12 tuturan pematuhan, beberapa di antaranya diklasifikasikan ke dalam masing-masing maksim, 5 pematuhan maksim kebijaksanaan, 2 maksim kedermawanan, 1 maksim penghargaan, 2 maksim kesederhanaan, 1 maksim permufakatan, dan 1 maksim kesimpatian. Sedangkan 9 tuturan pelanggaran, di antaranya 1 pelanggaran maksim kebijaksanaan, 3 maksim kedermawanan, 1 maksim penghargaan, 1 maksim permufakatan, dan 3 maksim kesimpatian. Dari temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa remaja akhir di lingkungan FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi mayoritas telah menggunakan tuturan santun dalam menyatakan penolakan cinta.
Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing Berbantuan Media Film Terhadap Keterampilan Menyimak Teks Drama Siswa Kelas XI SMAN 1 Ciemas Tahun Ajaran 2024/2025 Handayani, Ega; Ahmad Supendi, Deden; Firdaus, Asep
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media film terhadap keterampilan menyimak teks drama siswa kelas XI SMAN 1 Ciemas. Permasalahan keterampilan menyimak yang masih rendah pada siswa menjadi fokus utama, karena kemampuan ini sangat penting dalam menginterpretasi isi, memahami makna, serta menangkap nilai-nilai yang terkandung dalam teks drama. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Penelitian melibatkan dua kelompok, yakni kelas eksperimen yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran role playing dengan dukungan media film, dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa pretest dan posttest dalam bentuk soal pilihan ganda untuk mengukur pemahaman siswa terhadap unsur-unsur intrinsik dalam teks drama. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji beda menggunakan Wilcoxon, serta pengujian hipotesis dengan uji Mann-Whitney U. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelas eksperimen. Selain itu, uji Mann-Whitney U mengindikasikan bahwa model role playing berbantuan film memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Temuan ini menguatkan bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif dan didukung visualisasi mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks drama secara optimal.
Bahasa Figuratif dalam Puisi “Love’s Philosophy” karya Percy Bysshe Shelley Husnul Khotimah, Sofi
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1496

Abstract

Puisi sebagai karya sastra memiliki kekuatan ekspresif yang tinggi, terutama dalam penggunaan bahasa figuratifnya yang mampu menyampaikan makna secara mendalam. Salah satu puisi yang menampilkan penggunaan gaya bahasa secara menonjol adalah “Love’s Philosophy” karya Percy Bysshe Shelley. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi tersebut dengan menggabungkan pendekatan stilistika, semiotika, dan simbolisme. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif yang menggunakan metode analisis isi. Data utama berupa teks puisi yang dianalisis untuk mengidentifikasi gaya bahasa (personifikasi, metafora, diksi dan struktur), tanda-tanda linguistik, serta makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa Shelley memperkuat tema cinta dan kesatuan alam dengan menggunakan gaya bahasa yang indah, seperti personifikasi dan metafora. Puisi ini menunjukkan cinta sebagai hukum alam yang universal melalui penggunaan unsur-unsur alam sebagai tanda dan simbol keharmonisan. Makna puisi diperkaya dengan simbol air, angin, dan cahaya matahari. Temuan ini menegaskan bahwa penggabungan stilistika, semiotika, dan simbolisme memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap makna, estetika, dan pesan filosofis dalam puisi “Love’s Philosophy”.
Studi Semantik tentang Sinonim dan Antonim dalam Bahasa Kutai Tenggarong di Kutai Kartanegara: - Hariadi, Hari Nur Indah; Ulwatunnisa, Marwah
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1498

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena sinonim dan antonim dalam Bahasa Kutai Tenggarong di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk sinonim dan antonim serta penggunaan dalam konteks budaya dan sosial masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara penutur asli, dan introspeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinonim dalam Bahasa Kutai Tenggarong terbagi menjadi tiga jenis: (1) sinonim mutlak/absolut, yaitu kata-kata yang maknanya setara dan dapat saling menggantikan tanpa mengubah arti kalimat; (2) sinonim proposional, yaitu kata-kata yang maknanya sama meskipun struktur kalimat berbeda; dan (3) sinonim kontekstual, yaitu kata-kata yang maknanya mirip tetapi penggunaannya tergantung pada situasi tertentu. Sementara itu, antonim terbagi menjadi dua jenis: (1) antonim relasional, yaitu kata-kata yang saling berlawanan tetapi memiliki keterkaitan; dan (2) antonim gradien, yaitu kata-kata yang berlawanan dalam tingkatan atau skala tertentu. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang keragaman semantik dalam bahasa daerah, khususnya Bahasa Kutai Tenggarong, serta mendukung pelestarian bahasa sebagai bagian dari identitas budaya.
Tindak Tutur Ekspresif Dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Karya J.S. Khairen Sukmawati, Eliya; Marliana, Haepa; Nurul Asri, Hulia; Algifaris, Ahmad; Asyhar, Mohammad; Riyanto, Andra Ade
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1507

Abstract

Penelitian ini mengkaji tindak tutur ekspresif dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khaireen sebagai refleksi kondisi sosial-ekonomi masyarakat marginal Indonesia. Bahasa berfungsi sebagai cermin kompleksitas emosi dan kondisi psikologis manusia dalam merespons tekanan sosial-ekonomi. Novel ini relevan dikaji karena menggambarkan perjuangan hidup masyarakat ekonomi bawah melalui tokoh Asrul dan Zeena yang merepresentasikan realitas anak Indonesia berjuang mengubah nasib di tengah keterbatasan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi melalui pendekatan pragmatik. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat dari dialog dan narasi yang mengandung tindak tutur ekspresif. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menafsirkan makna tuturan dalam konteks psikologis dan sosial-ekonomi tokoh. Hasil penelitian menunjukkan 59 data tindak tutur ekspresif terdiri dari: mengkritik (21 data), memuji (26 data), heran (4 data), mengeluh (2 data), meminta maaf (3 data), dan terima kasih (3 data). Dominasi tindak tutur memuji dan mengkritik mencerminkan polaritas emosional tinggi dalam keluarga menghadapi tekanan ekonomi, di mana pujian berfungsi mempertahankan motivasi dan harga diri, sementara kritik menjadi medium pelampiasan frustrasi dan mendorong perubahan positif. Temuan mengonfirmasi bahasa ekspresif dalam karya sastra berfungsi sebagai cermin kondisi psikologis dan sosial masyarakat marginal.
Praanggapan Dalam Film Pendek Tilik: Kajian Pragmatik Asmaya Jutri, Fiony; Anggraini, Fia; Fathurrahman, Fathurrahman; Prihatin Syahroni, Irma
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1525

Abstract

This study aims to examine the presuppositions in the speech of the characters in the short film Tilik by Bagus Martono, directed by Wahyu Agung Prasetyo. This short film is interesting to study because it depicts the daily communication practices of village communities that are full of gossip, social prejudice and stereotypes towards women. Presuppositions are an important part of pragmatic studies that contain shared knowledge between speakers and interlocutors. This study is relevant because presuppositions not only convey implicit meanings, but also reflect the values and social structures inherent in language. This study uses a qualitative descriptive method with a pragmatic approach. The data source is the speech of the characters in the film Tilik, which is obtained through the Listening method with note-taking techniques. This technique is carried out by intensively listening to the film, noting all utterances containing presuppositions and transcribing them. The data are analyzed based on the classification of presuppositions according to Yule's theory (2006), which divides them into six types, namely 1). Existential presuppositions, 2). Factual presuppositions, 3). Non-factual presuppositions, 4). Lexical presuppositions, 5). Structural presupposition, 6). Counterfactual presupposition. Data analysis was conducted through interactive analysis techniques according to Miles and Huberman which include data reduction, data presentation and data verification or conclusions. The results of the study showed that there were 92 presupposition data consisting of existential presuppositions (15 data), factive presuppositions (24 data), lexical presuppositions (1 data), structural presuppositions (42 data), nonfactive presuppositions (8 data), counterfactual presuppositions (2 data). These findings indicate that the presuppositions in the short film Tilik not only build implicit meanings in the dialogue, but also reflect the social values and communication dynamics of the village community.
Analisis Tindak Tutur Langsung Dan Tidak Langsung Pada Kegiatan Pembelajaran Di SDN 3 Curugkembar Septiani, Rita
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud, faktor dan dampak dari peristiwa tindak tutur langsung dan tidak langsung dalam kegiatan pembelajaran di SDN 3 Curugkembar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik simak catat dan voice record. Data dianalisis dengan berdasarkan teori dari Sumarlam, Pamungkas, dan Susanti (2017-2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam interaksi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SDN 3 Curugkembar, jenis tindak tutur yang lebih sering dilakukan oleh guru kelas 1 ketika kegiatan pembelajaran adalah tindak tutur langsung. Dari hasil rekaman yang sudah peneliti dapatkan terkumpul 2 rekaman yang berisi tindak tutur langsung 80%. Faktor penyebab dari terjadinya perisitwa tuturan tersebut adalah perbedaan generasi, gaya berbahasa antara gen alpha dengan gen milenial adalah suatu hal yang menarik untuk dianalisis. Dampak yang didapat oleh siswa adalah mereka lebih mudak memahami jenis tuturan langsung karena penguasaan bahasa dan cara kerja otak merespon kalimat yang mereka dengar dan simak membutuhkan waktu yang cukup lama, jadi sebagai guru beliau memilih untuk lebih banyak menggunakan tindak tutur langsung agar siswa dan siswinya dapat memahami materi yang beliau jelaskan.
Analisis Tuturan Referensi Dalam Novel Hilang Arah Karya Sdavincii Kajian Pragmatik Toyyibah, Zurriatin; Halimatussa’diah, Halimatussa’diah; Mulyahartati, Nike; Qorni, Always; Ade Riyanto, Andra; Asyhar, Mohammad
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i2.1528

Abstract

Salah satu kekhasan penulisan dari Sdavincii yang tidak hanya fokus pada unsur estitis dalam ceritanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur referensi dalam novel Hilang Arah karya Sdavincii dengan menggunakan kajian pragmatik. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tehnik baca dan catat. Hasil analisis menampilkan adanya unsur referensi yang terbagi menjadi 2 jenis dalam penerapannya yaitu referensi eksofora dan referensi endofora. Referensi eksofora ditemukan sebanyak 31 data yang terdiri dari referensi eksofora persona sebanyak 23 data, referensi eksofora demonstratif sebanyak 5 data, dan referensi eksofora komparatif sebanyak 3 data. Referensi endofora terdapat sebanyak 8 data yang terbagi menjad referensi endofora anafora sebanyak 7 data, dan referensi endofora katafora sebanyak 1 data. Temuan hasil analisis tersebut membuktikan bahwa dalam novel Hilang Arah karya Sdavinci terdapat unsur referensi dengan makna yang tersamarkan.