cover
Contact Name
Fikri Maulana
Contact Email
fikrimaulana@ptiq.ac.id
Phone
+6289699127120
Journal Mail Official
elathfal@ptiq.ac.id
Editorial Address
Jl. Batan No.I, RT.2/RW.2, Lb. Bulus, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12440
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Published by Institut PTIQ Jakarta
ISSN : 20874979     EISSN : 28092015     DOI : https://doi.org/10.56872/elathfal
The focus of El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak publishes articles based on research from researchers, teachers, lecturers, students, and education observers. The articles published in the Journal include the results of the quantitative research, qualitative research, conceptual, theoretical, and a literature review. The series of studies covering integration between Islamic Early Childhood Education, Child Guidance and Counseling, Technology and Early Childhood Learning Media, Best Practice Teaching, Learning Methods, Parenting, Administration, Curriculum, and Human Behavior in Education, such as Educational Behavior issues.
Articles 94 Documents
Tarbiyah Digital: Integrasi Bimbingan Konseling untuk Resiliensi Karakter Anak Meliani, Dhea
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2025): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) menghadapi tantangan disrupsi Society 5.0 yang signifikan, menuntut kompetensi digital sekaligus fondasi karakter yang kuat. Perspektif ini, bagaimanapun, perlu dikritisi karena praktik integrasi pendidikan Islam (Tarbiyah), bimbingan dan konseling (BK), dan teknologi di PIAUD cenderung terfragmentasi; nilai spiritual dan dukungan psikologis seringkali terpisah dari implementasi media digital. Artikel ini bertujuan mengkonstruksi Model Tarbiyah Konseling Digital sebagai kerangka integrasi solutif yang berbasis sintesis literatur akademik rentang 2020-2025. Model Tarbiyah Konseling Digital dirumuskan melalui Kajian Literatur Sistematis dan Analisis Tematik Kritis, dengan menempatkan Resiliensi Psikologis sebagai luaran karakter utama yang harus dicapai. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan Resiliensi yang dapat diwujudkan melalui intervensi Bimbingan Kelompok Islami yang dimediasi oleh Teknologi Inklusif yang berfokus pada Etika Digital dan Literasi Digital Kritis. Implikasi logis dari pergeseran ini adalah Model Tarbiyah konseling digital menawarkan peta jalan operasional yang mengatasi hambatan intrinsik guru terhadap teknologi dan memfasilitasi kepemimpinan digital yang inklusif, menyajikan kontribusi kebaruan yang spesifik dalam sintesis pedagogis PAUD Islam kontemporer.
Pola Asuh Profetik: Intervensi Literasi Etika Digital Pada Anak Usia Dini Rohman, Arief Nur
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2025): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanskap pendidikan Islam anak usia dini kontemporer didominasi oleh isu-isu yang berkaitan dengan perkembangan teknologi digital yang masif. Fenomena ini menjadi isu sentral mengingat data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 98,2% anak usia dini (3-6 tahun) di wilayah perkotaan telah memiliki akses terhadap teknologi digital dengan penurunan efektivitas pola asuh Islami. Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi kerangka teoretis dan operasional pola asuh profetik digital sebagai strategi intervensi literasi etika digital yang solutif-spesifik. Melalui metodologi studi literatur kritis terhadap publikasi akademik dalam rentang tahun 2020-2025. Temuan kunci menunjukkan bahwa pola asuh profetik digital beroperasi melalui tiga pilar utama: (1). Hifz al-Aql (perlindungan kognisi dan tujuan etis), (2). Tazkiyah al-Nafs (pengembangan spiritual internal), dan (3). Digital Mediation (teknik praktis ko-regulasi). Implementasi pola asuh profetik digital direalisasikan melalui program psikoedukasi terstruktur bagi orang tua dan keluarga. Kontribusi ilmiah artikel ini terletak pada penawaran model pola asuh profetik digital yang dapat memperkuat resiliensi spiritual dan etika digital anak usia dini di era disrupsi, mengisi kekosongan strategis dalam penanggulangan krisis akhlak digital kekinian.
Internalisasi Nilai Keislaman sebagai Dasar Pembentukan Karakter Anak Usia Din Amelisa, Pingka
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2025): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internalisasi nilai keislaman pada anak usia dini merupakan fondasi strategis dalam pembentukan karakter yang berkelanjutan. Masa usia dini dipandang sebagai periode emas (golden age) yang menentukan arah perkembangan moral, spiritual, dan sosial anak. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai keislaman sebagai dasar pembentukan karakter anak usia dini dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai keislaman—seperti nilai tauhid, akhlak, ibadah, kejujuran, tanggung jawab, dan kasih sayang—dapat dilakukan secara efektif melalui keteladanan, pembiasaan, pengkondisian lingkungan belajar, serta keterlibatan aktif keluarga dan lembaga pendidikan. Proses internalisasi yang dilakukan secara konsisten dan terintegrasi mampu membentuk karakter religius, sosial, dan emosional anak sejak dini. Dengan demikian, pendidikan Islam pada anak usia dini memiliki peran fundamental dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai dasar pembentukan karakter yang kuat dan adaptif terhadap tantangan perkembangan zaman.
Pengorganisasian Pendidikan Anak Usia Dini di TK Alifa Alam, Mufassirul; Aulia, Ibnu Fawwaz; Alivia, Asyfa
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2025): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter. Penanaman sikap sejak dini meupakan kunci utama untuk membangun bangsa. Pada usia 0-6 tahun otak berkembang sangat cepat hingga 80%. Anak-anak adalah generasi yang akan menentukan nasib bangsa dikemudian hari. Masa ini disebut juga dengan periode emas (golden age). pendidikan TK Alifa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk memperoleh data yang lengkap, maka peneliti menggunakan metode observasi secara langsung. Objek kajian ini adalah peserta didik, guru, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program PAUD di TK Alifa disusun sesuai dengan visi dan misi lembaga dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan pembinaan. Pengelola lembaga pendidikan dan guru dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen sangat menekankan kerjasama berlandaskan keikhlasan, semangat, dan loyalitas yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, TK Alifa menggunakan metode gaya auditori dengan baik seperti anak-anak dianjurkan menghafal beberapa surah pendek dengan mengikuti apa yang dibaca gurunya. Untuk memastikan program-program berjalan sesuai rencana dan terdistribusi dengan baik, setiap bulan diadakan rapat antara pimpinan, guru dan orang tua murid selain menjaga hubungan baik antara lembaga pendidikan dengan oran tua, juga untuk menyatukan visi dan misi bersama dalam memberikan layanan pendidikan kepada anak usia dini.
Penguatan Ketahanan Keluarga sebagai Fondasi Pendekatan Holistik-Integratif di Pendidikan Anak Usia Dini Al Mubarok, Moh Safik
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 02 (2025): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Holistik integratif merupakan pendekatan yang memerlukan kesinambungan dan keselarasan layanan bagi anak usia dini. Kerjasama antar bebagai pihak sangat diperlukan untuk keberhasilan pendekatan holistik integratif dalam lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui gambaran pendekatan holistik dan integratif berbasis penguatan ketahanan keluarga dan hasil penerapannya pada PAUD di Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan ialah deksriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi secara terstuktur. Hasil penelitian yang dilakukan yakni ditemukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pendekatan holistik integratif berbasis penguatan keluarga di KB TK „Aisyiyah Ahmad Dahlan Full Day Kota Yogyakarta dengan hasil yang sesuai standar dari Peraturan Presiden No 60 tahun 2013. Hal ini terlihat dari hasil pengumpulan data yang dilakukan meliputi lima layanan/program pelaksanaan yaitu pendidikan, pengasuhan, gizi, kesehatan dan perlindungan. Dukungan keluarga sebagai penyelenggaran pendidikan anak di rumah dan partisipasi aktif dalam kegiatan di sekolah menjadi faktor pendukung keberhasilan pendekatan holistik integratif pada PAUD.
Penguatan Karakter Religius Anak Usia Dini melalui Pembiasaan Nilai-Nilai Islam di Era Digital Teguh Imam Triono; Susana Aditiya Wangsanata
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 6 No. 01 (2026): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/r7z61e98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan karakter religius anak usia dini melalui pembiasaan nilai-nilai Islam di era digital. Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat memberikan pengaruh signifikan terhadap pola perilaku, interaksi sosial, dan proses pembentukan karakter anak. Di satu sisi, era digital menghadirkan berbagai kemudahan akses informasi dan media pembelajaran, namun di sisi lain juga menimbulkan tantangan berupa menurunnya interaksi sosial, kecenderungan perilaku individualis, serta paparan konten yang kurang sesuai bagi perkembangan anak usia dini. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendidikan yang mampu menanamkan karakter religius sejak dini melalui pembiasaan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis deskriptif terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter religius anak dapat dilakukan melalui pembiasaan ibadah, penerapan akhlak mulia, keteladanan orang tua dan guru, penggunaan media digital yang edukatif, serta pengawasan terhadap penggunaan teknologi pada anak. Pembiasaan yang dilakukan secara konsisten mampu membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, empati, dan kecintaan anak terhadap nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, sinergi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan menjadi faktor penting dalam membangun karakter religius anak usia dini agar mampu menghadapi tantangan era digital secara bijak dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Peranan Masyarakat dalam Membentuk Perilaku Religius Anak Usia Dini: Kajian Perspektif Sosio-Kultural Anisa Rahmadanti
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 6 No. 01 (2026): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/g7qm9989

Abstract

Penelitian ini mengkaji peranan masyarakat dalam membentuk perilaku religius anak usia dini (0–6 tahun) dalam konteks sosio-kultural Indonesia. Menggunakan metode systematic literature review (SLR) berdasarkan panduan PRISMA, penelitian menganalisis 27 artikel relevan yang diterbitkan antara tahun 2015–2024 dari jurnal terindeks Scopus dan basis data akademik terkemuka. Kajian ini berlandaskan teori sistem ekologis Bronfenbrenner dan teori sosiokultural Vygotsky untuk menjelaskan mekanisme interaksi komunitas dalam memengaruhi perkembangan religius anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berperan signifikan melalui tiga jalur utama: (1) pemodelan sosial dan imitasi peran, (2) ritual dan praktik keagamaan kolektif, serta (3) lembaga pendidikan agama berbasis masyarakat seperti Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), majelis taklim, dan pesantren. Penelitian juga mengidentifikasi tiga faktor moderator, yaitu kualitas interaksi masyarakat-anak, mediasi orang tua, dan faktor sosioekonomi. Penelitian ini memperkenalkan konstruk baru “modal religius komunitas” sebagai kerangka kerja integratif untuk memahami kapasitas komunitas dalam menopang perkembangan religius anak. Temuan ini berkontribusi pada literatur pendidikan anak usia dini berbasis komunitas dan memiliki implikasi praktis bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan pemimpin komunitas.
Meningkatkan Kemampuan Dalam Mengenal Konsep Bilangan 1-5 Pada Kelompok A Dengan Menggunakan Media Kancing Berwarna Di TK Islam Alifah Pondok Petir Bojongsari Depok Putri Ayu; Arizka Harisa; Nurul Hikmah
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 6 No. 01 (2026): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/k4dwe782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan konsep angka 1-5 di kalangan anak-anak prasekolah dengan menggunakan media kancing berwarna di kelompok A KB-TK Islam Alifah, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 3 tahap, diantara nya pra siklus, siklus satu, dan siklus dua. Subjek dari penelitian ini adalah 13 anak berusia 4 sampai dengan 5 tahun, yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Hasil dari penelitian  menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemapuan anak untuk mengenali konsep angka 1-5. Pada tahap pra-siklus, nilai hasil pembelajaran anak yang sudah berkembang sesuai harapan yaitu tidak ada (0) dengan persentasi 0%. Sedangkan peserta didik yang mulai berkembang dan belum berkembang yaitu 14 anak dengan persentase 100%. Dengan demikian prasiklus pembelajaran belum berhasil karena persentase anak yang sudah mulai berkembang dan belum berkembang lebih banyak dibandingkan dengan anak yang berkembang sesuai harapan dan juga tidak sesuai dengan target yang ingin dicapai. Pada Siklus I, terdapat 8 anak yang memenuhi kriteria dengan persentase mencapai 69,6%. Di Siklus II, seluruh anak berhasil memenuhi kriteria, dengan persentase yang mencapai 88,3%, melampaui target keberhasilan yang ditetapkan yaitu 75%. Media kancing berwarna terbukti efektif dalam membantu anak memahami konsep yang bersifat abstrak melalui pengalaman langsung. Media tersebut juga mendorong perkembangan motorik halus, daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir kritis dan logis anak-anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan media kancing berwarna secara efektif dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep angka 1-5 di kalangan anak usia dini.
Pengaruh Media Bermain Pasir Kinetik Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Dera Nadila; Nopiana Nopiana; Devi Nawangsasi
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 6 No. 01 (2026): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/qw7en676

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun yang belum berkembang secara optimal, terutama pada aspek menggenggam objek, pergerakan jari jemari, pergerakan pergelangan tangan, serta koordinasi mata dan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media bermain pasir kinetik terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK PKK Bumi Ayu, Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen melalui desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 29 anak kelompok B yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan instrumen penilaian kemampuan motorik halus yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan motorik halus anak meningkat dari 25,86 pada pretest menjadi 59,55 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 33,69 poin. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar <0,001, lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media bermain pasir kinetik berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK PKK Bumi Ayu, Lampung Timur.
Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis terhadap Status Gizi dan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Darul Fukar Siti Hawa Afina
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 6 No. 01 (2026): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/2rsc6q88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Makan Bergizi Gratis terhadap status gizi dan perkembangan kognitif anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Darul Fukar. Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kemampuan kognitif secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik di Taman Kanak-Kanak Darul Fukar, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik sampling yang sesuai dengan karakteristik penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, pengukuran status gizi, dan instrumen penilaian perkembangan kognitif anak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui hubungan serta pengaruh program terhadap variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis berpengaruh positif terhadap status gizi anak usia dini. Anak yang mengikuti program secara rutin menunjukkan peningkatan kondisi gizi yang lebih baik dibandingkan sebelum program dilaksanakan. Selain itu, program tersebut juga memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kognitif anak yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan berpikir, mengingat, memecahkan masalah sederhana, serta konsentrasi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan perkembangan kognitif anak usia dini di lingkungan pendidikan.

Page 9 of 10 | Total Record : 94