cover
Contact Name
Tri Mei Khasana
Contact Email
trimeikh@gmail.com
Phone
+6289686000300
Journal Mail Official
medika.respati@respati.ac.id
Editorial Address
Universitas Respati Yogyakarta Kampus 2 Jl. Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 19073887     EISSN : 26851156     DOI : 10.35842/mr.vxxixx.xxx
Core Subject : Health,
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original Article
Articles 340 Documents
MANUSKRIP ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAWAT DALAM MEMENUHI KELENGKAPAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN DI IGD RUMAH SAKIT WILAYAH PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Florensius Andri; Rasjad Indra; Dian Susmarini
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 4 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.448 KB) | DOI: 10.35842/mr.v10i4.103

Abstract

Kelengkapan dokumentasi keperawatan mencerminkan kualitas pelayanan keperawatan di rumah sakit. Kelengkapan dokumentasi keperawatan dipengaruhi oleh faktor individu, faktor psikologis dan faktor organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam memenuhi kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit wilayah Pontianak Kalimantan Barat.Penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 53 responden dengan teknik total sampling. Hasil analisis bivariat diperoleh ada nya pengaruh faktor sikap, imbalan, dan beban kerja terhadap kelengkapan dokumentasi keperawatan. Faktor yang tidak berpengaruh terhadap kelengkapan dokumentasi keperawatan adalah umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, lama kerja, pelatihan, pengetahuan, kepemimpinan, dan fasilitas format. Hasil analisis multivariat dengan menggunakan regresi linier diperoleh faktor beban kerja yang paling berpengaruh terhadap kelengkapan dokumentasi keperawatan.Kesimpulan: faktor yang mempengaruhi kelengkapan dokumentasi keperawatan adalah sikap, imbalan dan beban kerja. Faktor yang paling berpengaruh adalah beban kerja. Kata kunci: Kelengkapan, dokumentasi keperawatan di IGD, faktor-faktor yang mempengaruhi
EFEKTIFITAS KOMBINASI TERAPI AKUPUNTUR DAN REBUSAN TEH HIJAU DALAM MENURUNKAN KADAR GLUKOSA PADA PASIEN DIABETES TIPE 2 Anindini Winda Amalia; Jessi Suryani Setiawan
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.059 KB) | DOI: 10.35842/mr.v15i2.203

Abstract

Background: diabetes mellitus type 2is one of the major health problems in the world. Uncontrolled diabetes mellitus can cause serious complications such as kidney disease, vision problems, cardiovascular disease and leg amputations that contribute to morbidity and mortality in diabetic patients. There are various approaches to treat and prevent diabetes and its secondary complications, one of which is a combination of acupuncture therapy and green tea stew.Objective: to determine the effectiveness of the combination of acupuncture therapy and green tea stew in reducing glucose levels in patients with type 2 diabetes.Methods: The design of this study was quasi-experimental, the sample size was 30 people divided into three groups, 10 people (received acupuncture therapy), 10 people (got green tea stew), and 10 people (acupuncture and green tea combination). The intervention was carried out for 4 weeks, with acupuncture therapy 2 times a week and drinking green tea stew 2 times a day. Analyze data to find out the differences between groups of interventions using the ANOVA test.Results: The results of this study were obtained by ANOVA test at week 2 with p value 0.016 and at week 4 with p value 0.002 (p <0.05), which means there were differences in the amount of glucose in patients with type 2 diabetes mellitus given acupuncture combination and green tea stew with only acupuncture or green tea stew.Conclusion: there is a difference in the amount of glucose in patients with type 2 diabetes mellitus who are given a combination of acupuncture and green tea stew with those who are only given acupuncture or green tea stew.
HUBUNGAN KADAR GULA DARAH DENGAN TINGKAT KOGNITIF PADA PRA LANSIA DI PADUKUHAN DENOKAN MAGUWOHARJO, DEPOK, SLEMAN, DI YOGYAKARTA Novita Ariyani Pohan, Induniasih, Thomas Aquino Erjinyuare Amigo
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2016: Suplemen Medika Respati Vol 11 No 2 April 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6092.788 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.120

Abstract

Latar belakang: Masalah kesehatan yang terjadi pada pra lansia seperti penyakit DM dapat menyebabkan penurunan kognitif, dan penurunan kognitif juga dapat dipengaruhi oleh salah satunya adalah gula darah, gula darah yang tinggi dapat meningkatkan progresifitas penurunan kognitif ringan menjadi berat, sehingga perlu dilakukan upaya promotif dan preventif pada masa pra lansia agar kualitas hidup semakin baik di masa lanjut usia.Tujuan: Mengetahui hubungan kadar gula darah dengan tingkat kognitif pada pra lansia di Padukuhan Denokan Maguwoharjo, Depok, Sleman, DI Yogyakarta.Metode penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik, menggunakan rancangan Cross Sectional yang dilaksanakan di Padukuhan Denokan. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel 78 responden, dianalisis menggunakan uji statistik korelasi Spearman Rank.Hasil penelitian: Sebagian besar pra lansia memiliki kadar gula darah normal dengan persentase sebesar 69.2 %, sedangkan yang paling sedikit pra lansia yang memiliki kadar gula darah tinggi dan juga menderita penyakit diabetes mellitus dengan persentase 11.5 %, dan sebagian besar pra lansia juga menunjukan tingkat kognitif normal persentase 62.8 %, sedangkan yang mengalami gangguan kognitif ringan persentase 35.9 % dan 7 diantaranya menderita penyakit DM, dan paling sedikit pra lansia yang mengalami gangguan kognitif berat dengan persentase 1.3%. Analisa hubungan kadar gula darah dengan tingkat kognitif (p-value 0.015< 0.05), dan analisis keeratan hubungan (r berada diantara 0.2- < 0.4 yaitu 0.275).Kesimpulan: Ada hubungan antara kadar gula darah dengan tingkat kognitif pada pra lansia, dengan keeratan hubungan lemah. Kata kunci: Kadar gula darah, tingkat kognitif, pra lansia.  
HUBUNGAN PERSONAL HIGIENE TERHADAP KEJADIAN TYPOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WERU KABUPATEN SUKOHARJO Mega Sapta Utami; Sukismanto Sukismanto; Elisabeth Deta Lustiyati
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.224 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.431

Abstract

Latar Belakang: Typoid menyerang semua penduduk disemua negara, seperti penyakit menular lainnya, tergantung lokasi, kondisi lingkungan setempat, dan prilaku masyarakat. Kurangnya pemeliharaan kebersihan merupakan penyebab paling sering timbulnya penyakit typoid.Kasus demam typoid di Kabupaten Sukoharjo masih cukup tinggi, dan setiap tahunnya kasus typoid mengalami kenaikan dari tahun 2012 sampai 2014 tercatat sebanyak 17.616 kasus typoid.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan personal hygiene terhadap kejadian typoid di wilayah kerja puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo.Metode: Rancangan penelitian ini adalah analitik observasi, dengan desain case control. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo. Populasi kasus semua penderita tifoid bulan Januari-Juli 2016 berdasarkan rekam medik. Populasi kontrol bukan dari penderita tifoid. Sampel penelitian 35 responden kasus dan 35 responden kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan chi-square (bivariat), dengan α=0,05 dan 95 % confi dent interval.Hasil: Pada analisis bivariat terdapat terdapat hubungan antara mencuci tangan dengan sabun dengan kejadian typoid (OR=4.792, CI=1,741–13,188, p- alue=0,001, x2=9,689), terdapat hubungan antara memperhatikan kebesihan kuku dengan kejadian typoid (OR=4,008, CI=1,428–11,247, p-value=0,001, x2 =7,295), terdapat hubungan antara kebiasakan mencuci bahan makanan mentah yang akan dimakan langsung dengan kejadian typoid (OR=4,333, CI=1,569–11,967, p-value=0,000, x2=8,400). Kesimpulan: Terdapat personal higiene terhadap kejadian typoid di wilayah kerja puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo.
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN OLEH BIDAN TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA Heny Noor Wijayanti; Ian Rossalia Pradita Putri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan 2017: Suplemen Medika Respati Februari 2017 Volume 12
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.693 KB) | DOI: 10.35842/mr.v0i0.143

Abstract

Latar Belakang : Begitu pentingnya memberikan ASI kepada bayi tercermin pada rekomendasi Badan Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO) yang menghimbau agar setiap ibu memberikan ASI eksklusif sampai bayinya berusia enam bulan. Persentase jumlah ibu yang memberikan ASI Eksklusif ternyata masih jauh dari target yang diharapkan, bahkan dalam Riskesdes 2013 hanya 30,2% yang berhasil memberikan ASI Eksklusif selama 0-5 bulan. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan kesehatan oleh bidan terhadap pemberian ASI eksklusif di Wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional kuantitatif dan kualitatif. Dilakukan di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta bulan Juni-Agustus 2016. Populasi dan sampel yaitu ibu menyusui yang memiliki anak usia 6 bulan sebanyak 55 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariabel dan bivariabel dengan uji statistik Fisher's Exact Test. Hasil : Uij korelasi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan kesehatan oleh bidan terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta (p = 0,059). Kesimpulan : Secara statistik tidak ada hubungan pendidikan kesehatan oleh bidan terhadap pemberian ASI eksklusif. Harapannya dengan penelitian ini akan menciptakan solusi-solusi terhadap kendala-kendala yang umumnya terjadi dimasyarakat berguna untuk mendukung/ meningkatkan sosialisasi program ASI Eksklusif sehingga hasil sosialisasi program tersebut lebih optimal. Kata Kunci  : Pendidikan Kesehatan, ASI Eksklusif
RANCANG BANGUN PROTOTIPE 3 DIMENSI ORGAN MANDIBULA MENGGUNAKAN CITRA MEDIS RADIOLOGI Amillia Kartika Sari; Riries Rulaningtyas; Khusnul Ain; Suryani Dyah Astuti; Soegianto Soelistiono; David Buntoro Kamandjaja
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v17i4.762

Abstract

Latar belakang: Tumor pada mandibula dapat menyebabkan kecacatan tulang. hal ini memberikan dampak negatif pada kehidupan sosial penderita. Solusi pada kasus ini adalah operasi rekonstruksi mandibula. Untuk mengoptimalkan operasi tersebut salah satunya dapat digunakan prototipe 3D sebagai perencanaan pra-bedah. Tujuan: Penelitian ini berfokus pada proses pembuatan prototipe 3D yang menggunakan pencitraan dari modalitas CT-Scan. Hasil: Pembuatan prototipe 3D diawali dari akuisisi data citra CT-Scan yang selanjutnya dilakukan proses segmentasi citra dan visualisasi 3 dimensi, pada proses terakhir dilakukan pencetakan 3 dimensi. Prototipe 3D yang telah jadi dilakukan analisa kualitatif melalui pengukuran dimensi panjang di daerah ramus, angulus, dan body of mandible dan dibandingkan dengan hasil pengukuran organ mandibula cadaver. Didapatkan hasil rerata panjang ramus pada mandibula cadaver adalah 33,62±0,34 mm, sedangkan panjang ramus pada mandibula prototipe 3D adalah 32,98±0,44 mm. Nilai rerata pengukuran pada daerah angulus adalah 31,26±0,25 mm pada mandibula cadaver, dan nilai 31,23±0,22 mm pada mandibula protptipe 3D. Dan pengukuran pada daerah body of mandible  mandibula cadaver adalah 32,05±0,98mm, sedangkan apada mandibula prootipe adalah 32,06±1,03 mm, secara keseluruhan akurasi pada prototipe 3D sebesar 99,317%.  Kesimpulan: Penggunaan citra radiologi sebagai data awal untuk membuat prototipe 3 dimensi mandibula dapat dilakukan, pengukuran akurasi prototipe 3D harus dievaluasi untuk masing-masing tahap fabrikasi.
MENURUNKAN MASALAH MENYUSUI DENGAN METODE NLP (NEURO LINGUISTIC PROGRAMMING) Rahayu Widaryanti; Lestariningsih Lestariningsih
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v17i4.784

Abstract

Latar belakang: Menyusui mempunyai banyak manfaat baik bagi bayi maupun ibu, meskipun mempunyai banyak manfaat namun kenyataannya tingkat menyusui secara global belum mencapai durasi yang disarankan. Penyebab kegagalan ASI eksklusif yaitu karena persepsi ASI yang tidak cukup, radang payudara serta ibu terinfeksi Covid-19, ibu bekerja. Tujuan: Untuk memberikan dukungan upaya lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah kecemasan dan ketidakpercayaan diri ibu menyusui adalah menggunakan metode Neuro Linguistic Programming (NLP). Metode : Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre post test design. Populasi Penelitian ini adalah ibu menyusui yang memiliki balita usia 0-12 bulan sejumlah 15 peserta yang berdomisili di Provinsi D.I.Y. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pre-test kemudian pemberian intervensi selanjutnya melakukan post test sesaat dan setelah 3 hari pasca terapi. Hasil: Masalah yang sering muncul adalah Sindroma ASI Kurang (80%), Putting lecet dan sakit saat menyusui 13,33% dan Cemas karena Covid-19 (6,67%). Persepsi tentang banyaknya ASI sebelum dilakukan terapi NLP sebagian besar (80%) klien mengalami syndrome ASI kurang dan setelah dilakukan terapi dengan metode NLP menggunakan teknik submodality dan anchoring dilakukan evaluasi sesaat dan 3 hari pasca terapi sebagian kecil (13.33%) mengatakan ASI belum keluar banyak. Kesimpulan: Metode NLP dengan teknik submodality dan anchoring dapat menurunkan masalah menyusui.
PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG BIJI NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) DAN TEPUNG DAUN CINCAU HIJAU (CYCLEA BARBARA L. MIERS) TERHADAP KADAR PROTEIN, KADAR LEMAK DAN KADAR ENERGI PADA COOKIES RENDAH KALORI SEBAGAI ALTERNATIF SNACK BAGI REMAJA Desy Rianita Tarigan; Farissa Fatimah; Angelina Swaninda Nareswara
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v17i4.848

Abstract

Latar belakang: Cookies adalah makanan selingan yang digemari remaja. Cookies umumnya terbuat dari tepung terigu, gula dan telur yang tinggi akan energi, lemak dan rendah protein. Pengembangan produk cookies rendah kalori, rendah lemak dan tinggi protein, serta pemanfaatkan bahan buangan menjadi tepung biji Nangka dan tepung daun cincau hijau, dapat dijadikan alternatif snack sehat bagi remaja. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung biji Nangka dan tepung daun cincau hijau pada pembuatan Cookies terhadap kadar protein, kadar lemak dan kadar energi. Metode : Penelitian ini menggunakan true eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Cookies disubstitusikan dengan tepung biji Nangka dan tepung daun cincau hijau dengan formulasi tepung terigu:tepung biji nangka:tepung daun cincau hijau, yaitu cookies A kontrol (100%:0%:0%), cookies B (50%:30%:20%), cookies C (50%:35%:15%), cookies D (50%:40%:10%). Uji kadar protein dengan metode kjeldhal, kadar lemak dengan metode Soxhlet dan uji kadar energi dengan metode bomb calorimeter di Laboratorium Chem-mix Pratama, Yogyakarta. Pembuatan produk di Laboratorium Dietetic & Kuliner Universitas Respati Yogyakarta. Data kadar protein, kadar lemak dan kadar energi dianalisis statistitik menggunakan One Way Anova dilanjutkan dengan uji LSD sebagai Post Hoc Test. Hasil: Cookies subtitusi tepung biji Nangka dan tepung daun cincau hijau dengan kadar protein dan lemak tertinggi pada cookies B p=0,00 (P<0,05 ). cookies dengan kandungan energi tertinggi ada pada cookies A dan cookies dengan kandungan energi terendah ada pada cookies D p=0,013 (P<0,05).  Kesimpulan: Ada pengaruh substitusi tepung biji Nangka dan tepung daun cincau hijau pada pembuatan Cookies terhadap kadar protein, kadar lemak dan kadar energi.
PENERAPAN HOT SALT-POT COMPRESS TREATMENT TERHADAP SEKRESI LOKHEA RUBRA PADA IBU NIFAS Dewi Mayangsari; Wahyu Dwi Windarti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v17i4.788

Abstract

Latar belakang: Rahim pada masa postpartum yang akan kembali ke keadaan normal. Proses kembalinya rahim ini ditandai dengan terjadinya proses involusi uterus yang ditandai dengan keluarnya ekskresi cairan rahim berwarna merah muda disebut dengan lokhea. Pengeluaran lokhea dapat dibagi menjadi tiga tahapan yaitu lokhea rubra, lokhea serosa dan lokhea alba. Lokhea rubra merupakan lokhea berwarna merah yang terdiri dari sel desidua, verniks caseosa, rambut lanugo, sisa meconium dan sisa darah, muncul pada hari pertama hingga ketiga pada masa postpartum. Jumlah rata-rata pengeluaran lokhea pada ibu nifas yaitu sebanyak 240 hingga 270 ml. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh hot salt-pot compress treatment terhadap sekresi lokhea rubra pada ibu nifas. pangan. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pre experiment, menggunakan desain penelitian posttest testvdesign. Populasi adalah seluruh ibu nifas yang periksa di PMB Wahyu Semarang sebesar 23 ibu nifas pada bulan Agustus 2020, sampel penelitian berjumlah 22. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Hasil: Ada pengaruh hot salt-pot compress treatment terhadap sekresi lokhea rubra pada ibu nifas di PMB Wahyu hari ke-2 dan nilai signifikan sebesar 0,001 < α (0,05) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan: Penerapan Hot salt-pot compress treatment mempengaruhi sekresi lokhea rubra pada ibu nifas di PMB Wahyu. 
EFEKTIFITAS KONSUMSI TEH BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH SISTOLIK PENDERITA HIPERTENSI Rizqi Oktafiani Putri; Dani Prastiwi; Santoso Tri Nugroho
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v17i4.778

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang sering dijumpai. Kasus hipertensi terbesar di Puskesmas Kedungwuni II berada di Kelurahan Pekajangan. Menurut berbagai penelitian, teh bunga rosella merupakan salah satu terapi herbal yang efektif menurunkan tekanan darah sistolik karena kandungan flavonoidnya, bunga rosella sendiri mudah ditemukan dan murah. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian teh bunga rosella terhadap tekanan darah sistolik penderita hipertensi. Metode : Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen pre and post test with control group. Jumlah sampel ada 24 responden dengan teknik purposive sampling. Variabel penelitian terdapat variabel bebas teh bunga rosella dan variabel terikat tekanan darah sistolik. Intervensi diberikan teh bunga rosella dengan tiga kelompok yaitu dengan dosis 1 gr, 5 gr, dan 10 gr dalam 250 ml air panas setelah mengkonsumsi obat antihipertensi. Terdapat satu kelompok kontrol yang hanya diberikan obat antihipertensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Paired t test. Hasil: Penurunan tekanan darah sistolik dengan hasil kelompok dosis 10 gr mengalami penurunan paling banyak yaitu 25 mmHg (p value = 0,000) Kesimpulan: Ada pengaruh konsumsi teh bunga rosella terhadap tekanan darah sistolik, semakin besar dosis semakin efektif menurunkan tekanan darah sistolik.