cover
Contact Name
Lukni Maulana
Contact Email
semnas.lppmump@gmail.com
Phone
+6285173303665
Journal Mail Official
semnas.lppmump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto Telp. (0281) 636751, Ext. 231 - 232
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29632145     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan wadah artikel-artikel prosiding seminar nasional hasil-hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DALAM RANGKA PELAKSANAAN GERMAS Isnaeni Rofiqoch; Diah Atmarina Yuliani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.639 KB)

Abstract

Usia Reproduktif merupakan usia dimana manusia mampu bekerja dan menghasilkan sesuatu dengan kreatifitas yang tinggi. Penduduk usia produktif dengan jumlah besar seharusnya mampu memberikan kontribusi pada pembangunan, akan tetapi di indonesia usia-usia reproduktif banyak yang terancam kesehatannya karena terganggu oleh penyakit tidak menular (PTM) dan perilaku yang tidak sehat. Tujuan pelaksanaan IbM adalahmemberikan pendidikan kesehatan tentang faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) dan melakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan program yang telah dilaksanakan. Metode pendekatan yang digunakan pada IbM ini adalah melakukan wawancara untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan serta dilaksanakan evaluasi dengan metode pre tes dan post tes untuk mengetahui aspek pengetahuan dan pemahaman (knowledge). Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan. Rerata peningkatan pengetahuan sebesar 32 % hal ini dapat dihitung dengan jalan membandingkan antara nilai rata rata pre tes sebesar 6,30 dan hasil rata-rata post tes sebesar 8,30. Pelakasanaan edukasi penyakit tidak menular (PTM) dalam rangka pelaksanaan Germas mampu meningkatkan pengetahuan kelompok Aisyiyah Ranting Ledug sehingga ibu-ibu kader ‘Aisyiyah Ledug untuk memiliki keinginan mencegah dan mengurangi faktor penyebab terjadinya penyakit tidak menular (PTM) serta memiliki Itikad untuk menginformasikanpengetahuan tentang Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada Keluarga, Kerabat dan Masyarakat.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU Feida Noorlaila Isti’adah; Cucu Arumsari; Aam Imaddudin; Gian Sugiana Sugara; Agung Nugraha; Dewang Sulitiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.401 KB)

Abstract

Pandemi COVID-19 telah melahirkan tatanan baru yang menuntut banyak penyesuaian. Begitu juga dengan dunia pendidikan, salah satu aspek penting yang tidak bisa ditinggalkan tentunya harus mampu melakukan adaptasi dan penyesuaian. Bimbingan dan konseling sebagai bagian dari dunia pendidikan dibutuhkan untuk dapat melakukan penyesuaian terhadap kemajuan tersebut. Penyesuaian dalam bentuk penyediaan layanan harus dapat dilakukan dalam bentuk yang berbeda dari biasanya. Beberapa permasalahan yang muncul dalam dunia pendidikan khususnya dibidang bimbingan dan konseling diantaranya masih banyaknya guru BK yang memiliki keterbatasan dalam menggunakan teknologi (gagap teknologi), kurangnya minat bk guru dalam membuat dan memanfaatkan teknologi di bk pelayanan, dan kurangnya pelatihan bagi bk guru dalam membuat media pembelajaran di pelayanan BK. Hal ini mendorong penulis untuk menggabungkan ide dalam memecahkan masalah tersebut dalam kegiatan pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan dalam workshop yang terdiri dari 4 kelas sesi materi (1 kelas webinar dan 3 kelas workshop terpilih). Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktek yang dipandu langsung oleh pakar pemateri kegiatan. Hasil dari kegiatan ini terbukti dari antusis guru BK dalam mengikuti kegiatan. Diharapkan para guru BK dapat menjadikan dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana media pembelajaran dalam pelayanan BK sehingga dengan kondisi kebiasaan baru tetap dapat memfasilitasi dan mengoptimalkan potensi siswa.
PERGESERAN MAKNA PADA MOTIF BATIK TULIS BANYUMASAN BAGI MASYARAKAT Farida Luwistiana; Sumiyatun Septianingsih
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.218 KB)

Abstract

Sebagai bagian dari kebudayaan di pulau Jawa dan warisan budaya dari Kerajaan Jawa, Kabupaten Banyumas juga mengembangkan hasil pemikiran dan adat kebiasaan masyarakat dalam unsure-unsur budaya yang kemudian di wujudkan dalam bentuk karya nyata. Hasil budaya tersebut antara lain berupa bangunan, makanan, kesenian, dan motif batik. Untuk hasil budaya yang berupa motif batik yang kemudian di kenal dengan motif batik “Banyumasan”, motif batik Banyumas tersebut beragam, sedikit unik dan berbeda dari daerah lainnya. Kekhasan dari motif batik Banyumasan adalah motifnya banyak terinspirasi dari flora yang terdapat di Banyumas. Lukisan di kain batik lebih berupa sulur-sulur tumbuhan, menurut cerita ini sesuai dengan kondisi Banyumas di masa lalu yang masih merupakan hutan lebat. Kemudian soal warna, Batik Banyumasan cenderung memiliki warna yang lebih gelap dan pekat. Dari pemikiran-pemikiran masyarakat Banyumas mengenai keberadaan diri dan lingkungan sekitar kemudian tercipta beragam motif batik tradisonal atau yang disebut sebagai “Batik Tulis”. Pada motif batik tulis tradisional mempunyai motif atau corak beragam serta warna yang khas, mempunyai falsafah indah mengenai keberadaan mayarakat Banyumas serta adanya keselarasan dengan alam. Penelitian ini untuk mengungkap masalah-masalah pokok yaitu : 1) Latar belakang dari penciptaan batiktulis tradisional di Kabupaten Banyumas, 2)Nilai estetis batik tulis tradisional Banyumasan bagi masyarakat Kabupaten Banyumas, 3)Efek dari perubahan pola pikir masyarakat terhadap eksistensi batik tulis tadisional Banyumasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskritif. Sumber data terdiri atas informan dan aktifitas belajar. Pengambilan data ditempuh dengan tehnik wawancara dan observasi. Teknik cuplikan yang digunakan adalah purposive sampling. Validitas data dilakukan dengan cara trianggulasi data. Analisis data menggunakan analisis interaktif dengan tiga tahapan analisis, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Masih terdapat beberapa teori mengenai asal atau sejarah batik Banyumasan mulai dari batik dengan motif tradisional sampai dengan motif kontemporer, 2) Masyarakat menilaiestetika dari batik tidak hanya dari motifnya tapi juga dari warna dan harga dari sebuah batik, 3) Adanya perubahan pola pikir dan konsumsi masyarakat dari batik motif tradisional ke batik motif modern mendapat tanggapan positif dan negative dari masyarakat.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PERBAIKAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (RUTILAHU) BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI KAWASAN WISATA KABUPATEN PANGANDARAN Yuyun Taufik; Santy Sriharyati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.076 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kawasan Wisata Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini memfokuskan tentang evaluasi pelaksanaan program perbaikan rutilahu di Kabupaten Pangandaran, dimana pada tahun 2019 Kabupaten Pangandaran memperoleh 820 unit rumah yang diperbaiki atau 820 KK yang merupakan Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Populasi penelitian ini, difokuskan kepada penerima bantuan, sampel yang terpilih sebanyak 100 sampel dan stakeholder yang terkait. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dan melakukan wawancara mendalam kepada tim pelaksana kegiatan. Pada tahap pengolahan data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni sangat membantu, jelas sangat efektif untuk penuntasan rumah tidak layak huni, hal ini ditunjukan bahwa skor rata-rata dari evaluasi pelaksanaan perbaikan rumah tidak layak huni sebesar 3,84 yang berarti tinggi/setuju dan pemerintah daerahpun tidak lelah berhenti untuk mengusulkan program ini. Dari penelitian ini, bahwa pentingnya evaluasi pelaksanaan program perbaikan rutilahu di Kabupaten Pangandaran dan menjadi perhatian penting bagi stakeholder terkait dalam menangani permasalahan rumah tidak layak huni serta dapat memberikan rekomendasi terhadap perbaikan kedepannya.
UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANIMELALUI PEMBERDAYAANKELOMPOK TANI JAYA MULYA KELURAHAN KARYAMULYA KECAMATAN KESAMBI KOTA CIREBON Amran Jaenudin; Endang Sutrisno; Dukat Dukat
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.4 KB)

Abstract

Lahan pertanian di Kota Cirebon terus mengalami penuruan akibat alih fungsi lahan ke non pertanian. Saat ini diprakirakan tersisa 175 hektar, namun yang masih berproduksi optimal sekitar 17 hektar saja.Kelompok Tani JayaMulya memiliki luas areal sekitar 5 hektar dengan anggota 15 orang dan Bapak Sayuti sebagai ketua. Komoditas yang biasa dibudidayakan antara lain; padi, jagung, kacang panjang, emes, kangkung, bunga kingkong, selasih, dll. Kelompok tani ini belum berfungsi optimal sebagaimana mestinya, seperti dalam menjalin kebersamaan dalam mendapatkan infomasi teknologi pertanian, merencanakan lahan secara optimal sehingga dengan perencanaan yang matang akan berdampat terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.Tujuan pengabdian masyarakat membantu meningkatkan teknis budidaya tanaman sehingga bisa meningkatkan pendapatan keluarga tani. Selama pendampingan kelompok tani Jaya Mulya semakin memahami fungsi pemberdayaan lahan, sistem budidaya, meningkatkan efisiensi produksi, dengan membangun sistem bertani kolektif. Capaian hasil tanaman meningkat, secara bertahap sehingga mampu memberikan penghasilan yang lebih baik.
UPAYA PENGELOLAAN STRES DI ERA ADAPTASI KEBIASAAN BARU Alfi Noviyana; Nofita Trilestari; Devi Soviana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.162 KB)

Abstract

Ketika wabah Covid-19 nanti mulai mereda, mitra (para ibu anggota ranting Aisyiyah di desa Pamijen) juga akan dituntut sama seperti warga masyarakat lainnya untuk pemulihan kondisi dan keadaan normal seperti sebelumnya. Pengalaman akan kondisi yang tidak nyaman yang dialami mitra selama masa wabah secara bertahap perlu hilangkan, dengan mensosialisasikan dan mengajak mitra untuk mengelelola stres dengan benar dan melaksanakan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi dan pengetahuan tetang upaya mencegah stress dan pola hidup sehat dimasa adaptasi kebiasaan baru. kemudian melatih mitra agar dapat mengaplikasikanya dilingkungan sekitar Pamijen. Adapun manfaat dari kegiatan ini mengurangi angka kejadian pasien positif Covid-19 dan penularan Covid-19 di era new normal sehingga mitra dapat tetap produktif dan sehat serta dapat beradaptasi di masa kebiasaan baru (Era New Normal). Pelaksaan kegiatan ini dilakukan 3 kali , tanggal 25 Juli 2020, 8 Agustus 2020. Kedua kegiatan tersebutmensosialisasikan materi tentang pola hidup sehat dan pengelolaan stress di masa adaptasi kebiasaan baru dan tanggal 13 Agustus 2020 kegiatan evaluasi bagaimana mitra dalam menyebarluaskan informasi yang telah Tim sampaikan. Hasil kegiatan IbM ini tercapai sesuai rencana, dimana mitra konsisten mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dan kesimpulannya kegiatan pengabdian IbM sesuai dengan tujuannya. Adapun saran dari kegiatan masyarakat perlu diberdayakan dan dilibatkan dalam pencegahan penularan Covid-19.
PRAKTIK PENGUKURAN BERAT DAN PANJANG BADAN UNTUK DETEKSI DINI STUNTING BAYI BALITA PADA KADER ‘AISYIYAH RANTING PAMIJEN KABUPATEN BANYUMAS Sawitri Dewi; Purwati Purwati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.999 KB)

Abstract

Upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anakdapat dilaksanakan secara merata apabila sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti Posyandu dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien serta dapat menjangkau semua sasaran yang membutuhkan layanan tumbuh kembang anak, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas. Upaya peningkatan peran dan fungsi posyandu bukan semata-mata tanggungjawab pemerintah saja, namun semua komponen yang ada di masyarakat, termasuk kader. Peran kader dalam penyelenggaraan posyandu sangat besar karena selain sebagai pemberi informasi kesehatan kepada masyarakat juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke posyandu dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini memberikan pengetahuan kader melalui penyuluhan dan ketrampilan pada kader dalam pengelolaan posyandu dan praktik pengukuran berat dan panjang badan balita. Selama pelaksanaan kegiatan ini kader diberikan leaflet dan buku panduan yang dapat dibaca kembali oleh peserta. Kader juga diberikan pemberian pelatihan tentang pendokumentasian hasil pengukuran ke dalam KMS sebagai upaya identifikasi terhadap kejadian stunting pada bayi dan balita. Terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader setelah mengikuti kegiatan ini. Program pengabdian ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya mendukung pemerintah dalam mencegah stunting pada balita di wilayah mitra.
PELATIHAN ANALISIS KUALITAS TES DENGAN ITEMAN BAGI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH MUHAMMADIYAH Darodjat Darodjat
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.989 KB)

Abstract

Pelatihan analisis kualitas tes bagi guru Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Cabang MuhammadiyahKaranglewas bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan analisis butir instrumen menggunakan program Item and Test Analysis (ITEMAN). Program ini merupakan perangkat lunak yang dibuat melalui bahasa pemrograman khusus untuk analisis butir tes. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, praktek, presentasi, dan penugasan. Metode ceramah digunakan untuk memberikan pengayaan tentang penyusunan konstruk instrumen yang memenuhi kaidah tes yang baik dan prosedur menggunakan software tersebut. Metode praktek digunakan agar peserta pelatihan yaitu guru di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Se-Cabang Karanglewas dapat mempraktekkan dengan benar penyusunan konstruk butir soal pilihan ganda dan mampu menganalisis menggunakan program tersebut. Selanjutnya, masing-masing kelompok guru diberikan penugasan untuk menganalisis soal yang telah dibuat oleh guru, setelah itu hasilnya dipresentasikan di depankelas agar para peserta pelatihan bisa saling mendiskusikan hasilnya. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan berjalan dengan baik, jumlah peserta melebihi target yang ditentukan, dari 2 orang per MIM menjadi 4 orang per MIM. Perwakilan dari setiap MIM dapat melakukan analisis butir soal mengggunakan program ITEMAN. Hasil tes buatan guru sebagai sampel dianalisis dengan program ITEMAN masuk dalam kategori tes yang moderat karena indeks reliabilitasnya (alpha) berada di bawah 0,7 dan di atas 0,5 (0,50 < alpha < 0,70).
PENGENDALIAN KADAR KOLESTEROL SEBAGAI UPAYA PENEKANAN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA ANGGOTA AISYIYAH DESA KEBANGGAN KEC SUMBANG Kurnia Ritma Dhanti; Retno Sulistiyowati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.004 KB)

Abstract

Warga Aisyiyah desa Kebanggan kecamatan Sumbang mayoritas bekerja sebagai ibu rumahtangga. Seperti halnya ibu rumah tangga lainnya, kecenderungan untuk hidup hemat terkadang melalaikan resiko bahaya yang bisa mengintai, salah satu contohnya adalah penggunaan minyak goreng secara berulang demi alasan ekonomis. Padahal minyak yang dipanaskan berkali-kali dapat mengalami perubahan struktur menjadi senyawa yang berbahaya. Berdasarkan hasil penelitian dari tim penyuluh, cincau diketahui dapat menurunkan bilangan peroksida, sehingga dapat menurunkan resiko bahaya jelantah. Pada kegiatan ini, dilakukan sosialisasi penggunaan cincau untuk menurunkan resiko bahaya jelantah. Selain pemaparan tersebut, tim penyuluh juga memberikan materi tentang pemanfaatan jelantah sebagai bahan dasar pembuatan lilin. Penyuluhan ini diharapkan warga Aisyiyah desa Kebanggan dapat lebih bijak dalam menggunakan jelantah. Pengurangan pemakaian jelantah secara tidak langsung dapat membantu mengendalikan terjadinya penyakit akibat konsumsi kolesterol berlebih, seperti jantung koroner.
DINAMIKA PSIKOLOGI EFIKASI DIRI AKADEMIK DENGAN SCHOOL WELL BEING Pauji Pauji; Rahma Widyana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.94 KB)

Abstract

Sekolah merupakan sebuah lembaga yang dalam prosesnya memiliki suatu sistem yang bertujuan untuk pendidikan. Lingkungan belajar diharapkan dapat mensejahterakan siswa, sehingga dalam mengikuti proses pembelajaran siswa dapat berkembang secara optimal serta mendapatkan hasil yang terbaik. Keyakinan pribadi yang berhubungan dengan kemampuan akademik mampu membentuk harapan serta hasil yang mengindikasikan adanya kepuasan hidup pada individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan efikasi diri akademik dengan school well-being. Subjek berjumlah 125 siswa di Cilacap, pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan instrument Skala dengan jenis Skala Likert yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan koefisien Cronbach’s Alpha efikasi diri akademik 0,815 dan school well-being 0,892. Analisa data menggunakan analisa korelasi product moment. Hasil membuktikan bahwa terdapat hubungan efikasi diri akademik dengan school well-being, koefisien korelasi 0,693 (p<0,01) semakin tinggi efikasi diri akademik maka semakin tinggi school well-being siswa. Efikasi diri akademik dapat memprediksi school well-being sebesar 52,1% sedangkan sisanya 47,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.