Articles
330 Documents
MEMBANGUN KEMANDIRIAN MELALUI SENI BERBASIS BUDAYA LOKAL DI SEKOLAH INKLUSI BUKIT BINTANG
Asti Tri Lestari;
Arni Apriani;
Rizka Pajrin Juliasari;
Sinta Hopipah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.918 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis karakter kemandirian siswa dalam pembelajaran tari berbasis budaya lokal. Lokasi Penelitian dilaksanakan di Sekolah Inklusi Bukit Bintang Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknikpengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap kepala sekolah, guru, siswa dan orangtua. Pelaksanaan pembelajaran lebih dari 60% dilaksanakan di luar kelas, dikarenakan alam adalah terapi terbaik bagi anak berkebutuhan khusus. Sehingga kegiatan yang dilakukan dalam pembelajaran seni tari lebih menyesuaikan kondisi alam, dengan stimulus permainan tradisional. Kegiatan pembelajaran dengan selalu mengawali pembiasaan olah tubuh tanpa harus disuruh oleh guru maupun orang tua. Pada pelaksanaan pembelajaran, siswa memilih sendiri permainan tradisional yang mereka sukai, bekerja keras menyiapkan alat bahan untuk membuat properti yang akan dipakai dalam permainan, berusaha mengeksplorasi gerak sesuai permainan yang dipilihnya, serta diakhir pembelajaran, masing-masing siswa mampu menampilkan karyanya sendiri dengan penuh tanggung jawab dan mempresentasikan karyanya dengan percaya diri. Sehingga, melalui stimulus permainan tradisional, siswa terbentuk kemandiriannya.
CONCEPTUAL CHANGE CALON GURU SD TENTANG KONSEP SIKLUS AIR
Subuh Anggoro;
Azmi Fitriati;
Reza Kurniawan;
Hanif Fathurakhman;
Tegar Putri Andriani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (985.056 KB)
Miskonsepsi seringkali dialami peserta didik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis proses conceptual change yang terjadi pada mahasiswa PGSD tentang konsep Siklus Air. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method. Partisipan penelitian ini adalah mahasiswa PGSD yang mengikuti mata kuliah pembelajaran IPA sejumlah 24 orang terdiri dari 7 mahasiswa berlatar belakang SMU IPA dan sisanya Non IPA. Pengumpulan data conceptual change partisipan dilakukan saat pra pembelajaran dan paska pembelajaran. Data yang dikumpulkan berupa konsepsi yang dimiliki partisipan pada konsep Siklus Air. yang diberikan pada pembelajaran remedial. untuk mendapatkan gambaran tentang konsepsi awal, conceptual change dan learning progression partisipan selama pembelajaran dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Data konsepsi secara kualitatif berupa kategori konsepsi, conceptual change dan learning progression. Sedangkan data kuantitatif berupa distribusi frekuensi dan prosentase partisipan berdasarkan kategori tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, melalui penggunaan model PDODE sebagian besar mahasiswa PGSD mengalami conceptual change dari misconception menjadi scientific conception. PDODEdapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran untuk memperbaiki konsepsi peserta didik.
PERAN ORIENTASI KARIER DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER PADA SISWA KELAS XII
Yoaneta Olla;
Sri Muliati Abdullah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.848 KB)
Tugas perkmebangan karier pada usia 15-24 tahun merupakan tahap perkembangan pada level eskplorasi seperti memahami minat, menilai kemampuan diri serta menentukan pilihan karier hingga perencanaan implementasi karier yang dipilih. Keberhasilan karier dimasa depan salah satunya dapat ditandai dari keputusan karier yang diambil. Kesiapan individu dalam membuat keputusan karier yang tepat, sesuai dengan harapan di masa depan berdasarkan tujuan, pemahaman diri dan pertimbangan disebut sebagai orientasi karier. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh orientasi karier dengan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XII. Subjek berjumlah 100 siswa yang ditentukan berdasarkan beberapa kriteria dan menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan alat ukur penelitian Skala Likert yang memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,888 dan 0,858 yang artinya memiliki tingkat reliabel kuat. Data dianalisa menggunakan analisa regresi. Hasil membuktikan pengaruh orientasi karier dengan pengambilan keputusan karier dengan koefisien regresi 0,000 (p<0,01) dan sumbangan efektif orientasi karier sebesar 37,5% sedangkan sisanya 62,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Bagi peneliti selanjutnya sekiranya dapat mengkaji faktor lain agar dapat menjelaskan dinamika psikologi lebih komprehensif dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi informasi bagi siswa kelas XII terkait pentingnya pengambilan keputusan karier yang tepat untuk masa depan.
SOFT SKILL KEWIRAUSAHAAN BERBASIS SYARI’AH PADA SISWA SMAMUHAMMADIYAH TAMBAK KABUPATEN BANYUMAS
Safitri Mukarromah;
Makhrus Makhrus
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (812.016 KB)
Artikel ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pihak mitra tentang konsep dasar kewirausahaan berbasis syari’ah, pentingnya melakukan inovasi, dan kreatifitas dalam kewirausahaan serta memberikan motivasi dan dukungan terhadap pengembangan jiwa wirausaha pada setiap diri peserta.Sedangkan target khusus yang ingin dicapai adalah terbentuknya pola pikir, sikap, dan wadah berwirausaha di pihak mitra yang dikelola secara mandiri. Mitra yang dilibatkan dalan program pelatihan ini adalah para siswa SMA Muhammadiyah Tambak Kabupaten Banyumas terutama kelas XII yang akan menghadapi masakelulusan, dan juga siswa kelas X dan XI yang tergabung dalam kegiatan IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah). Program pelatihan ini menggunakan metode seminar, diskusi, sharing, dan praktik. Proses pelaksanaannya dilakukan dengan memberikan materi kedalam beberapa sesi materi dengan menggunakan metode parsipatoris dialogis. Tahap terakhir adalah evaluasi dari rangkaian kegiatan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa wawasan dan pengetahuan peserta terhadap materi soft skill kewirausahaan berbasis syariah meningkat dengan 90% peserta pelatihan mengatakan bertambah pengetahuan dan wawasan serta pemahamannya setelah mengikuti pelatihan. Sebagian peserta ingin mempraktekkan kewirausahaan sebagai usaha sampingan setelah jam sekolah selesai dan sebagian lagi setelah lulus sekolah. Minat wirausaha siswa terhadap wirausahameningkat dengan 85% peserta ingin menekuni dunia kewirausahaan dan mengoptimalkan kemampuan berwirausaha dengan menjalankan usaha bersama-sama di sekolah. Hal ini menunjukkan pola pikir berwirausaha dari siswa meningkat setelah diberi pelatihan tentang soft skill kewirausahaan berbasis syariah.Pihak mitra menyadari pentingnya pengetahuan dan pemahaman tentang kewirausahaan sehingga sedang dirintis usaha penjualan jajanan dan minuman yang dikelola oleh siswa dengan melibatkan wali siswa sebagai pemasok barang dagangannya. Hal tersebut demi menyiapkan peserta didik dalam menghadapi persaingan dunia kerja setelah lulus sekolah.
STRATEGI MARKETING 4.0 IKAN LELE PASCA PANEN
Nining Latianingsih;
Dewi Winarni Susyanti;
Nunung Martina;
Iis Mariam
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (706.896 KB)
Program Pengabdian kepada masyarakat yaitu Program Penerapan Teknologi Tepat Guna kepada Masyarakat di desa Curug Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor ini melibatkan masyarakat dalam upaya pemberdayaan masyarakat bersama Petani Ikan lele Pandemi covid 19 menjadi penyebab , beragam lini kehidupan mengalami kesulitan, bukan hanya menimbulkan masalah Kesehatan diseluruh dunia tetapi juga masalah perekonomian. Petani ikan lele berusaha untuk mempertahankan usahanya ditengah pandemic covid 19. Petani ikan lele juga kena imbasnya yang mengalmi penurunan pendapatan/omzet hingga mencapi 50% lebih pada saat pandemic covid19 ini, Program PTTG ini dapat membantu untuk meningkatkan kembali pendapatan, terutama setelah pasca panen. PNJ melalui UP2M mencoba untuk memberikan solusi terhadap kendala tersebut melalui pengembangan Pemasaran serta membuat olahan berbahan dasar Ikan Lele. Solusi yang ditawarkan untuk permasalah pasca panen yaitu dalam hal marketing atau pemasaran produk olahan Ikan lele atau diversifikasi produk, melalui Website/Internet marketing 4.0, Pendirian koperasi , dapat mengembangkan usahanya serta memberikan alat penunjang untuk mempermudah dalam kegiatan produksi. Program selajutnya ada yaitu pendampingan agar keberlanjutan dapat berjalan lebih intensif, agar bisa membawa produk mereka ke tingkat nasional. Keberlanjutan Program ini diharapkan masyarakat dapat terus menerapkan program ini sehingga ekonomi masyarakat dapat meningkat dan yang terpenting dapat memberdayakan masyarakat di diwilayah tersebut.
DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
Yuli Sawitri;
Inas Amany Yannaty;
Safeera Indira Widyastika;
Tiara Dwiyanti Harumsih;
Hamnah Fadwa Musyarofah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (778.956 KB)
Artikel ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui dampak penggunaan martphone terhadap perkembangan anak usia dini. Seperti yang kita ketahui, teknologi komunikasi di era ini berkembang sangat pesat. Hampir semua kalangan baik dewasa, pelajar, sampai anak usia dini sudah menggunakannya. Metode penyusunan artikel ini adalah metode kualitatif. Data diperoleh melalui obervasi pada anak usia dini di beberapa Taman Kanak-Kanak area Banyumas. Secara teoritis artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk menambah wawasan ilmu pendidikan anak usia dini kepada masyarakat dalam memahami permasalahan seputar anak dan orang tua. Berdasarkan fakta di lapangan beberapa orang tua memanfaatkan smartphone sebagai salah satu jalan pintas dalam mendampingi anak. Mereka memanfaatkannya untuk menemani anak agar orang tua dapat menjalankan aktivitas dengan tenang, tanpa khawatir anaknya keluyuran, bermain kotor, mengacak – acak rumah, yang akhirnya membuat rewel dan mengganggu orang tua. Orang tua harus lebih berhati – hati dalam mengawasi dan memonitoring kegiatan anak dalam menggunakan smartphone sehari-hari untuk meminimalisir sisi negatif yang ditimbulkan dari penggunaan smartphone tersebut, dan seharusnya smartphone digunakan dan dimanfaatkan untuk hal yang positif. Penggunaan smartphone sebaiknya tidak diberikan pada anak dibawah usia 8 tahun, karena saat usia tersebut anak lebih baik diarahkan kedalam kegiatan yang memiliki aktivitas dilingkungan agar mudah untuk bersosialisasi.
ANALISIS ASAM AMINO DENGAN METODE KCKT DAN AGEN PENDERIVAT NINHIDRIN
Wiranti Sri Rahayu;
Pri Iswati Utami;
Fahmi Haryadin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (422.972 KB)
Asam amino pembangun protein adalah asam amino esensial yang tidak dapat disintesis atau tidak dapatdihasilkan oleh tubuh dan asam amino non esensial yang dapat disintesis oleh tubuh. Salah satu metode yang digunakan untuk analisis asam amino adalah kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT). Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan KCKT dengan fase diam C-18 untuk menganalisis asam amino dengan derivatisasi menggunakan ninhidrin dan kondisi optimum untuk menganalisis asam amino.
LATIHAN PEREGANGAN DINAMIS DAN ISTIRAHAT AKTIF MENURUNKAN BEBAN KERJA DAN MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA PEKERJA DI INDUSTRI GARMEN ADHI FASHION
Syavira Nooryana;
I Putu Gede Adiatmika;
Susy Purnawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (665.066 KB)
Permasalahan ergonomi yang dialami oleh pekerja bagian pengendalian mutu produk dan sablon di industri garmen yaitu pemanfaatan tenaga otot, sikap kerja, dan kondisi waktu kerja yang masih belum sesuai dengan kaidah ergonomi. Pekerja melakukan pekerjaan yang statis dan monoton dalam waktu yang lama selama 6 hari kerja dengan waktu istirahat kerja selama 60 menit perhari. Ditemukan pekerja yang sering melakukan istirahatcurian pada saat melakukan pekerjaannya. Hasil pemeriksaan pada pekerja didapatkan pekerja memiliki kategori beban kerja rendah sampai sedang. Perbaikan ergonomi yang dapat dilakukan salah satunya adalah memberikan suatu latihan dan istirahat aktif yang dapat dilakukan di tempat kerja oleh pekerja di industri garmen. Latihan peregangan dinamis dan istirahat aktif dapat berpengaruh pada otot-otot tubuh secara keseluruhan, mendukung dalam upaya perbaikan sikap kerja dan meminimalkan terjadinya istirahat curian. Penelitian ini menggunakan rancangan sama subjek (Treatment by subject design). Jumlah sampel yaitu 13 responden yang terdiri dari 8 orang pekerja bagian pengendalian mutu produk dan 5 orang pekerja bagian sablon yang memiliki keluhan beban kerja pada kategori yang sama. Periode satu yaitu proses pekerjaan tanpa intervensi dan Periode dua yaitu proses pekerjaan dengan intervensi berupa pemberian latihan peregangan dinamis dan istirahat aktif. Pengumpulan data keluhan beban kerja dengan penghitungan denyut nadi yang mengacu kepada denyut nadi kerja per menit menggunakan metode 10 denyut, sedangkan produktivitas menggunakan perbandingan rerata antara Periode satu dan Periode dua. Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk. Uji efek intervensi menggunakan Paired-Sample T Test dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Latihan peregangan dinamis dan istirahat aktif berpengaruh secara signifikan (p < 0,05). Didapatkanpenurunan beban kerja sebesar 13,20% dan peningkatan produktivitas sebesar 31,25%. Latihan peregangan dinamis dan istirahat aktif berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan beban kerja dan peningkatan produktivitas pada pekerja bagian pengendalian mutu produk dan sablon di industri garmen Adhi Fashion.
EFEKTIVITAS PELATIHAN GROWTH MINDSET PADA SISWA SMA
Fatin RN Wahidah;
Edi Joko Setyadi;
Gisella Arnis
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (467.086 KB)
Tujuan dari program pelatihan ini adalah 1) memberikan pengetahuan tentang mindset pada siswa, 2) memberikan pengetahuan tentang pentingnya belajar dan tujuan hidup pada siswa, 3) memberikan pelatihan growth mindset dan tujuan hidup kepada siswa, dan 4) mengetahui efektifitas pelatihan growth mindset pada siswa SMA. Sebanyak dua puluh siswa SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga kelas XII berpartisipasi dalam kegiatan ini. Materi yang diberikan terdiri dari dua tema, yaitu plastisitas otak dan pentingnya tujuan hidup. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah, tugas membaca, tugas lembar kerja, diskusi, dan tanya jawab. Kesimpulan dari program pelatihan ini adalah 1) pengetahuan tentang mindset pada siswa bertambah, 2)pengetahuan tentang pentingnya belajar dan tujuan hidup pada siswa bertambah, 3) pelatihan growth mindset dan tujuan hidup kepada siswa terlaksana dengan baik, dan 4) pelatihan growth mindset ini efektif untuk meningkatkan growth mindset pada siswa. Terjadi peningkatan tingkat growth mindset pada peserta Peserta pun termotivasi untuk berubah menjadi lebih baik dibanding kondisi saat ini dan mulai merencanakan tujuan hidupnya di masa mendatang agar lebih terarah dan tertata.
FATHER INVOLVEMENT PADA KELUARGA UNTUK MENGHINDARKAN ANAK DARI PERILAKU DISRUPTIVE
Dyah Siti Septiningsih;
Nur’aeni Nur’aeni;
Pambudi Rahardjo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (877.933 KB)
Father involvement/ keterlibatan ayah dalam pengasuhan adalah keikutsertaan positif ayah dalam kegiatan berupa interaksi langsung dengan anak-anaknya, memberikan kehangatan, melakukan pemantauan dan kontrol terhadap aktivitas anak, serta bertanggungjawab terhadap keperluan dan kebutuhan anak. Padakenyataan yang terjadi, ibu lebih memiliki peran aktif dalam pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep co parenting/pengasuhan bersama antara suami dan istri agar anaknya terhindar dari perilaku disruptif. Penelitian menggunakan pendekatan grounded theory, sebab peneliti mengupayakan untuk memahami gejala yang bersifat proses yang memiliki kecenderungan berubah, dan berorientasi pada tujuan serta hasil. Peneliti memilih 2 pasangan suami istri yang memiliki anak berusia 1 – 5 tahun sebagai subjek penelitian, sebab pada pasangan tersebut suaminya terlibat dalam pengasuhan berdampingan dengan istrinya. Peneliti memilih subjek penelitian melalui skrining menggunakan angket tentang keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Peneliti mengumpulkan data menggunakan metode wawancara dan observasi, dan menganalisis datanya melalui pengkodean berupa proses menguraikan data, kemudian menyusun konsep. Kesimpulan atau temuan penelitiannya adalah, keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak diterapkandengan menggunakan dimensi keterlibatan ayah meliputi paternal engagement, paternal accessibility dan paternal responsibility. Masing-masing dimensi tersebut ditunjukkan dengan aktivitas keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Keterlibatan ayah tersebut sangat mendukung istri dalam melakukan pengasuhan sehingga terbentuklah konsep pengasuhan bersama atau co parenting. Pengasuhan bersama tersebut, secara preventif dapat menghindarkan anaknya yang berusia 4 dan 5 tahun dari perilaku negatif. Hal itu karena anak mendapatkan pelayanan psikologis berupa kenyamanan dalam berperilaku positif. Kenyamanan yang diperoleh anak merupakan pre disposisi untuk terhindarnya dari perilaku disruptive. Co Parenting/pengasuhan bersama antara ayah dan ibu menggunakan pendekatan sifat asli dari laki-laki yaitu maskulin dan sifat asli perempuan yaitu feminin.