cover
Contact Name
Mustakim
Contact Email
karajataengineering@gmail.com
Phone
+6285255853465
Journal Mail Official
jurnalkarajataengineering@umpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 6 Parepare, Sulawesi Selatan
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Karajata Engineering
ISSN : -     EISSN : 27755266     DOI : -
Core Subject : Engineering,
JURNAL KARAJATA ENGINEERING adalah jurnal ilmiah pada bidang Teknik Sipil yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare. Jurnal KARAJATA ENGINEERING berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian pada bidang Teknik Sipil yang mencakup bidang penelitian Struktur, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi, Informatika Teknik Sipil dan bidang lain yang relevan
Articles 100 Documents
ANALISIS HIDROLIKA SUNGAI TALLO MENGGUNAKAN APLIKASI HEC-RAS 6.0 Khafifah, Andi Nurul; Mustari, Wardan; Kasmawati; Gaffar, Farida
Jurnal Karajata Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v3i2.2128

Abstract

Sungai Tallo memiliki Daerah Aliran Sungai atau DAS sekitar 432.21 km². Apabila kapasitas tampungan sungai tidak mampu mengalirkan debit air maka akan terjadi luapan yang menyebabkan genangan pada daerah bantaran banjir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui debit maksimum yang melewati Sungai Tallo di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar dan mengetahui hasil analisis hidrolika alirannya menggunakan aplikasi HEC-RAS 6.0. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan hasil yaitu nilai debit maksimum yang diperoleh sebesar 1861,75 m3/detik pada kala ulang 200 tahun. Analisis hidrolika aliran menggunakan software HEC-RAS 6.0 pada aliran sungai menunjukkan bahwa STA 0 sampai dengan 1000 merupakan jenis aliran subkritis dimana Fr < 1,0.
STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN KAPUR DAN ABU BATU PADA SUBGRADE TUGU TUNAS KELAPA PAREPARE Sufarman; Sulfanita, Andi
Jurnal Karajata Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v3i2.2308

Abstract

Dengan adanya kemajuan teknologi saat ini, proses stabilisasi tanah sudah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kapur dan abu batu sebagai bahan tambah dalam stabilisasi subgrade dan pengaruhnya terhadap nilai kualitas CBR Tugu Tunas Kelapa Kota Parepare. Dari hasil pengujian derajat kepadatan pada tanah asli sebesar 83,97%, kemudian naik sampai 87,35% pada penambahan abu batu 6% dan kapur 6%. Pada tes DCP, tanah asli diperoleh nilai CBR titik 1 sebesar 10,8%, titik 2 sebesar 10,4% dan titik 3 sebesar 8,7%. Pada penambahan kapur dan abu batu 2% diperoleh nilai CBR 13,9%, penambahan 4% diperoleh nilai CBR 14,8% dan penambahan 6% diperoleh nilai CBR 15,3%. Dari penambahan abu batu dan kapur nilai CBR akan semakin meningkat sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
STUDI PENGGUNAAN PLASTIK HDPE (HIGH DENSITY POLYETHYLENE) PADA CAMPURAN ASPAL SEBAGAI BAHAN PENGIKAT KOSTRUKSI JALAN Khadafi, Muammar; Jasman; Fadly, Imam
Jurnal Karajata Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v3i2.2309

Abstract

Penggunaan plastik HDPE sebagai campuran aspal dapat membantu mengurangi biaya produksi yang mahal serta memberikan pengaruh yang baik terhadap sifat-sifat aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan plastik jenis HDPE terhadap campuran aspal sebagai bahan pengikat kontruksi jalan serta efek dari penambahan plastik terhadap nilai marshall. Penelitian dilakukan di Laboratorium Jalan dan Aspal Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare menggunakan metode pengujian marshall. Dari hasil pengujian, kadar plastik HDPE 4% dan 5% telah memenuhi nilai VIM dan FVB, sedangkan untuk kadar HDPE 6% tidak. Kemudian untuk nilai stablitas, VMA, Flow, MQ semuanya memenuhi spesifikasi. Semakin besar penambahan plastik HDPE dapat membuat campuran aspal tidak efektif atau kualitas dari aspal AC-BC semakin menurun.
ANALISIS PEMANFAATAN PLASTIK POLYSTYRENE (PS) SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN ASPAL AC-WC DAN AC-BC DENGAN METODE MARSHALL Permana Putra, Mirsandy; Hendrowidarto; Hamka
Jurnal Karajata Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v3i2.2315

Abstract

Limbah plastik jenis polystyrene sulit terurai secara alami dan dapat menjadi mikroplastik yang mencemari lingkungan. Oleh karena itu perlu dilakukan pemanfaatan limbah plastik salah satunya menjadi campuran untuk perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan plastik polystyrene pada aspal AC-WC dan AC-BC terhadap pengujian marshall berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Hasil penelitian menunjukkan aspal AC-WC dengan penambahan kadar polystyrene 4% dan 5% memiliki nilai stabilitas, VMA, VIM, VFA, flow dan MQ yang memenuhi spesifikasi. Sementara itu untuk aspal AC-BC dengan penambahan kadar polystyrene 4% tidak memenuhi spesifikasi kecuali pada nilai VIM dan penambahan kadar polystyrene 5% tidak memenuhi spesifikasi sama sekali. Pemanfaatan limbah plastik jenis polystyrene pada campuran aspal AC-WC dapat direkomendasikan sebagai bahan tambahan pada perkerasan lentur, sedangkan aspal AC-BC tidak disarankan karena tidak dapat meningkatkan kualitas karakteristik marshall secara keseluruhan.
Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Terhadap Adanya Pusat Perbelanjaan Swalayan Cahaya Ujung Jl. Bau Massepe Kota Parepare Noviana, Rafni Indar; Widarto, Hendro
Jurnal Karajata Engineering Vol. 4 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v4i1.2059

Abstract

Swalayan Cahaya Ujung terletak di Jl. Bau Massepe Kota Parepare dengan adanya pusat perbelanjaan ini peningkatan kemacetan mempengaruhi kinerja ruas jalan yang terdampak. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen lalu lintas yang sesuai pada ruas jalan Bau Massepe pengaruh adanya perbelanjaan Swalayan Cahaya Ujung. Metode yang digunakan analisis data yaitu metode MKJI, pengambilan data diperoleh dengan melakukan survei yang dilaksanakan mulai dari 26 Maret – 1 April 2022 di Jl. Bau Massepe dan Jl. H. Agussalim Kota Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas 1106,4smp/jam derajat kejenuhan pada ruas jalan H.Agussalim sebesar 0,46 dan Jl. Bau Massepese volume lalu lintas 671,85 smp/jam sebesar 0,27 yang menujukkan kondisi pergerakan mulai tidak stabil jika digabungkan. Terdapat 2 pilihan alternatif manajemen rekayasa lalu lintas yang optimal untuk diterapkan yaitu penerapan jalur khusus dan perubahan rute.
EVALUASI EFISIENSI PENGGUNAAN AIR IRIGASI BENDUNG TO’MONTO DESA PONGKO KEC. WALENRANG UTARA KAB. LUWU Nilwan, Muhammad; Rahmawati; Andi Bustan Didi
Jurnal Karajata Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v3i2.2311

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi tingkat efisisiensi pengelolaan air dan kebutuhan air dikabupaten luwu kecamatan walenrang utara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar tingkat efisiensi pada saluran irigasi D.I To’monto dan mengetahui kebutuhan air di daerah irigasi To’monto dengan Software Cropwat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis hidrologi yang menggunakan data curah hujan sebagai objek perhitungan dan Software Cropwat sebagai alat bantu untuk menghitung efisiensi pengelolaan air dan kebutuhan air. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai efisiensi saluran D.I To’Monto pada saluran induk BTM.1 kesaluran sekunder BTM.1.1 efisien karena mencapai 92% dalam menyalurkan air kearea l persawahan, sedangkan pada saluran induk BTM.1 kesaluran induk BTM.2 efisien karena mencapai 93% dalam menyalurkan air keareal persawahan, kemudian pada saluran induk BTM.2 kesaluran induk BTM.3 inefisien karena hanya mencapai 76% dalam menyalurkan air kearea l persawahan. Ini menunjukkan bahwa tingkat efisiensi saluran untuk BTM.1 dan BTM.2 tergolong baik sedangkan untuk BTM.3 tergolong kurang baik dalam menyalurkan air. Dimana efisiensi saluran irigasi untuk saluran induk dan sekunder adalah 90% dan Dari hasil analisis perhitungan menggunakan Software Cropwat didapatkan kebutuhan air di daerah irigasi D.I To’monto adalah 520.2mm/dec dengan total hujan efektif adalah 221.6mm/dec dan Irr.Req adalah 465.6mm/dec, untuk mengairi areal persawahan sebesar 385 Ha.
ANALISIS PENERAPAN WAKTU PADA PEKERJAAN PONDASI PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN SIGUNTU KOTA PALOPO Ridal; Hakzah; Misbahuddin
Jurnal Karajata Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v3i2.2318

Abstract

Keterbatasan waktu dan sumber daya yang sudah dirancang, proyek harus selesai tepat waktu. Banyak dijumpai proyek yang mempunyai performa yang kurang baik dalam penyelesaian pekerjaan tepat waktu. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana mengetahui penerapan waktu pelaksanaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan penerapan waktu pada pekerjaan pondasi proyek jembatan Siguntu. Analisis menggunakan bantuan Sofware Microsoft Project 2019 dengan metode diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penerapan waktu dilaksanakan dengan baik, dimana perencanaan time schedule pada pekerjaan pondasi membutuhkan waktu 11 minggu dan realisasi di lapangan pekerjaan tersebut selesai sesuai perencanaan.
PERBANDINGAN UJI KUAT TEKAN BETON K-200 DAN SUBTITUSI SERBUK TEMPURUNG KELAPA TERHADAP BETON NORMAL Syamsuddin, Muhammad Sandy; Hamsyah; Muhammad Jabir
Jurnal Karajata Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v3i2.2690

Abstract

The strength of concrete is determined by the characteristics of the material it forms and its density. Coconut shell is an organic waste that exists all around us and its use is mostly limited to fuelwood. This is the rationale for utilizing coconut shells as a fine aggregate additive in the manufacture of concrete. This study aims to determine the characteristics of the material and the comparison of the compressive strength of concrete as a substitute for fine aggregate. In this study using experimental methods according to SNI standards by comparing all variations. The results of the compressive strength test at the age of 28 days on normal concrete were 201.07 Kg/cm2, 15% variation of 152.76 Kg/cm2, and 30% variation of 148.27 Kg/cm2, indicating that the addition or replacement of fine aggregate using coconut shell powder in the concrete mixture has decreased and the results of testing the characteristics of the material do not meet the requirements according to the standards so that the research results cannot be used.
PENGARUH UKURAN BUTIR AGREGAT KASAR TERHADAP KAPASITAS KUAT TEKAN DAN NILAI SLUMP BETON POROUS Samsul, Samsul; Mustakim, Mustakim; Kasmaida, Kasmaida
Jurnal Karajata Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v3i2.2713

Abstract

Porous concrete is an innovation and development solution for parking areas, yards and pedestrian areas, as a way to avoid standing water or even flooding. The purpose of this study was to determine the proportion of the optimum coarse aggregate mixture for porous concrete in terms of compressive strength and slump value. The research method used was experimental research conducted at the Laboratory of Structures and Materials, Muhammadiyah Parepare University. The results of this study can indicate that the optimum mixture proportions were obtained at aggregate variations of 0.5-1 cm. The compressive strength with an aggregate size of 0.5-1 cm is 6.13 MPa, an aggregate size of 1-2 cm is 5.47 MPa, while an aggregate size of 2-3 cm is 5.00 MPa. The slump value with an aggregate size of 0.5-1 cm is 196 mm, an aggregate size of 1-2 cm is 192 mm, while an aggregate size of 2-3 cm is 178 mm.
PENGARUH NILAI SLUMP PADA KUAT TEKAN BETON DENGAN CAMPURAN AIR PAYAU Sulfadli; Adnan
Jurnal Karajata Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v3i2.2717

Abstract

Concrete is a combination of constituent materials which consists of hydraulic cement (portland cement), coarse aggregate, fine aggregate, water, and additives. Generally, the use of concrete starts from the bottom construction to the top construction. In use in under construction, concrete will be in a variety of environments, one of which is an aggressive environment such as brackish water. This study aims to determine the ratio of the compressive strength of concrete and the split tensile strength of concrete in a mixture of brackish water and the concrete's compressive strength at various slump values (25–50 mm), 75–100 mm), 150–175 mm), and (> 175 mm). This research method uses an experimental research method at the Civil Engineering Laboratory, Faculty of Engineering, Muhammadiyah Parepare, in June–August 2022. The research results obtained show that the brackish water mixture in concrete results in a 10% decrease in the material's compressive strength compared to normal concrete and split tensile strength. The compressive strength of brackish water-mixed concrete with slump variation (75–100) is an average of 2.67 MPa, which is 10.68% of the normal concrete compressive strength value of 25 MPa. The compressive strength of brackish water mixed concrete with slump variation (75–100) is the result of the highest concrete compressive strength compared to other slump variations, and the compressive strength of brackish water mixed concrete with slump variation (> 175) is the lowest in concrete compressive strength results compared to other slump variations.

Page 6 of 10 | Total Record : 100