Articles
185 Documents
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN OPTIMISME PADA REMAJA DI PENGUNGSIAN KORBAN ERUPSI GUNUNG SINABUNG
Rismawati Munthe;
Fenty Zahara Nasution;
Rodia Afriza
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1424
Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan optimisme pada remaja dipengungsian korban erupsi gunung Sinabung. Subjek penelitian adalah remaja yang berada dipengungsian korban erupsi gunung sinabung yang berjumlah 80 orang. Alat ukur yang digunakan adalah skala Likert yang terdiri dari 46 item konsep diri (α = 0,963 ) dan 42 item optimisme (α = 0,970). Analisis data menggunakan teknik r Product Moment. Berdasarkan analisi data, diperoleh bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu ada hubungan antara konsep diri dengan optimisme pada remaja dipengungsian korban erupsi gunung sinabung. Hal ini dibuktikan dengan nilai atau koefisien hubungan ((rxy = 0,844 dengan p = 0,04 ; p < 0.05).Selanjutnya dilihat dari perhitungan mean hipotetik dan mean empirik serta standart deviasinya diketahui bahwa konsep diri dengan optimisme pada remaja dipengungsian korban erupsi gunung sinabung tergolong rendah dimana nilai rata-rata empirik lebih rendah dari nilai rata-rata hipotetik.
SYNCOPE MANAGEMENT SIMULATION SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERAN KADER SISWA PMR DALAM PENANGANAN SYNCOPE
Nuari, Nian Afrian;
Linda Ishariani
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1445
ABSTRAK Penanganan sinkop bagi siswa yang mengalami pingsan perlu dilakukan penanganan yang akurat dan cepat agar tidak terjadi komplikasi. Hal itu mengharuskan warga sekolah terutama kader PMR harus memberikan penanganan yang cepat dan tepat. Kegiatan ini berbasis metode simulasi untuk meningkatkan kognitif, afektif dan psikomotrik siswa dalam menguasai syncope management. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan optimalisasi peran kader siswa PMR dalam syncope management berbasis metode simulasi di sekolah. Metode pelaksanaan dalam kegaiatan ini dilakukan selama 2 tahap yang melibatkan 30 anggota PMR dan siswa. Kegiatan ini meliputi kegiatan edukasi pelaksanaan syncope dan melakukan simulasi tentang penatalaksanaan syncope di sekolah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif dan psikomotor siswa dalam melakukan penanganan syncope di sekolah. Evaluasi proses dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini peserta tampak mengerti dan memahami tentang materi pertolongan pertama pada pingsan dengan metode Simulasi. Peserta mampu mengetahui pentingnya pertolongan pertama pada pingsan dengan metode Simulasi, serta berusaha untuk memahami dan menerapkan materi tentang pertolongan pertama pada pingsan dengan metode simulasi. Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan secara kontinu agar dapat meningkatkan kemampuan kader PMR dan warga sekolah dalam penanganan syncope. Kata kunci : Simulasi, Siswa, Syncope, Managemen
Pelatihan Pemantauan Status Gizi Anak Sekolah Pada Guru MI/SD Islam Di Ungaran Barat
Indri Mulyasari;
Sugeng Maryanto;
Puji Afiatna
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1487
MI/Elementary School has obligation to monitor nutritional status of their students. This is intended for early screening of nutritional problems to prevent negative impacts that might occur. Implementation of nutritional status monitoring at schools were still found several problems. The teacher has not been able to measure correctly and cannot assess the nutritional status of school aged children. This community service program was consist of lecture activities and short course of nutritional status monitoring of school aged children. The course was conducted in MI Nyatnyono 02 West Ungaran. The participants came from nine school representatives from ten invited schools in West Ungaran. The program aimed to improve teacher’s skills of nutritional status monitoring of their students. During the program, participants showed high enthusiasm. The result of the program is teacher’s skills in measuring weight and height has improve.
SiMONA sebagai Upaya Preventif dan Swamedikasi Penyakit Tidak Menular pada Kader Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM)
Windadari Murni Hartini;
Ismiyati Ismiyati
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v1i1.1498
SiMONA (Sediaan Minuman Obat Keluarga) merupakan model pengolahan tanaman obat menjadi sediaan minuman obat dalam bentuk jamu, serbuk minuman instan maupun sirup yang lebih mudah dan menarik untuk dikonsumsi masyarakat. Pengolahan produk TOGA menjadi produk terapi ini dapat membantu masyarakat menuju kemandirian kesehatan, mengingat kondisi kesehatan masyarakat yang masih perlu mendapat perhatian, khusunya dalam mencegah maupun swamedikasi terhadap penyakit tidak menular yang saat ini semakin meningkat. Permasalahan mitra yang merupakan Kelompok Kader Posbindu PTM Besa Bopongan RT 03 Tamanan, Banguntapan Bantul dan Kelompok Kader Dasawisma RT 01 Banginharjo, Sewon, Bantul adalah masih kurang pengetahuan dan ketrampilan tentang cara pencegahan dan swamedikasi dengan memanfaatkan TOGA. Hasil Program IbM dapat meningkatkan pengetahuan mitra tentang potensi TOGA sebagai pendukung terapi penyakit tidak menular, Mitra mampu mengolah TOGA menjadi produk SiMONA dalam kemasan yang menarik dan mudah untuk dikonsumsi, serta sudah terbentuk perintisan usaha bersama dalam suatu unit bisnis melalui Pos Herbal SiMona.
Pendampingan Ibu Hamil dalam Mengonsumsi Suplementasi Tablet Zat Besi (Fe) sebagai Upaya Preventif Terjadinya Anemia pada Kehamilan di Pustu Kelurahan Boneoge Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala
Irnawati Irnawati;
Misnawati Misnawati;
Ni Ketut Kariani
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1500
Anemia di Indonesia masih merupakan salah satu dari masalah kesehatan utama. Anemia pada ibu hamil disebabkan adanya peningkatan volume darah selama kehamilan untuk pembentukan plasenta, janin, dan cadangan zat besi dalam ASI. Anemia pada ibu hamil akan meningkatkan risiko terjadinya perdarahan, kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR). Pemberian tablet tambah darah setiap hari selama kehamilan dapat menurunkan resiko anemia maternal 70% dan devisiensi 57%, oleh karena itu mengonsumsi suplementasi tablet zat besi (Fe) sangat penting dilakukan oleh ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah (Fe) untuk mencegah terjadinya anemia pada kehamilan. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah ibu hamil di Wilayah Kerja Pustu Kelurahan Boneoge Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Pengabdian masyarakat ini menggunakan kerangka pemecahan masalah yang pelaksanaan kegiatannya meliputi persiapan, sosialisasi, dan pelaksanaan. Hasil yang diperoleh dari 22 responden, sebelum dilakukan pendampingan, pada aspek pengetahuan terdapat 5 (23%) ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik dan 17 (77%) pengetahuan kurang. Pada aspek sikap sebelum dilakukan pendampingan, terdapat 2 (9%) yang setuju dan sebanyak 20 (91%) yang tidak setuju. Setelah dilakukan pendampingan selama enam minggu semua ibu hamil sebanyak 22 (100%) telah memiliki pengetahuan dan sikap yang baik. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap pada ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe. Saran pada ibu hamil agar selalu rutin mengonsumsi table Fe dan teratur memeriksakan kehamilan sehingga jika terjadi komplikasi dapat dideteksi secara dini.
Edukasi Meningkatkan Kesadaran Imunisasi Di Wilayah Pesisir
Mega Octamelia;
Ririn Arianti
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.1510
Data on immunization coverage in Indonesia from the Indonesian Ministry of Health shows a decline since the COVID 2020 pandemic. Compared to 2019, this decrease in immunization coverage occurred at the provincial to district level. Some of the causes of this low coverage of complete basic immunization are the rules of activity restrictions during the COVID 19 pandemic, the lack of knowledge and awareness of parents to immunize their babies, and there is still a sense of anxiety related to the side effects of immunization. The purpose of the activities carried out is to provide education by persuasion so that families can understand the importance of complete immunization for children's health. The targets in the implementation of this community service are cadres and mothers who have babies in Neighborhood Association 10 and Neighborhood Association 11 in the Coastal Area of Pantai Amal Village. The stages of service are divided into 3, namely; preparation stage, implementation stage (pretest, material delivery, discussion and posttest), and final stage. The results of providing education show that the education provided has increased participants' understanding and awareness of immunizing their babies. Suggestions after this service activity are the need for a persuasive approach and the need to develop more appropriate communication media given to mothers according to their needs.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencehagan Stunting Di Desa Sumare Wilayah Kerja Puskesmas Rangas Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju Tahun 2022
Safriadi Darmasnyah;
Yuliana Yuliana;
Musdalifah Musdalifah;
Suaib Suaib;
Manjaeni Muthia;
Sayhril Jadil
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1525
In accordance with what was stated by Schmidt that stunting is a problem of malnutrition with a sufficiently long period so that growth disturbances appear in children who are lower or shorter (dwarf) than the standard age (Schmidt, 2014). The problem of stunting (failure to thrive) is a serious problem in the development of human resources (HR) in Indonesia. This challenge must be handled properly so that Indonesia's future generations can become superior, competitive and quality generations. The existence of the Covid-19 pandemic has made all the focus on handling it. So that health matters that are more essential and have long-term impacts, such as the problem of stunting, tend to be neglected. The high incidence of stunting in Indonesia, as well as in the West Sulawesi region, is important to conduct health education about stunting prevention for parents of toddlers in Sumare Village, Simboro District, Mamuju Regency. After conducting community service regarding stunting prevention health education, it is hoped that the community will know what stunting is and how to prevent it.
Edukasi Penyakit Malaria pada Ibu Hamil
Melicha Kristine Simanjuntak;
Dwi Iryani
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.1559
Malaria is one of the highest causes of death in the world, including Indonesia. Even though in 2020 there has been a decrease incidence of malaria in Indonesia, several regions in Indonesia, especially the eastern part of Indonesia, are still malaria endemic areas. The Ministry of Health hopes that more areas will become malaria elimination and target Indonesia to be free of malaria by 2030. One of the provinces with a high incidence of malaria is West Papua, especially in the Manokwari Regency area. In 2021, of the 7,628 cases of malaria in West Papua, around 56% will occur in Manokwari Regency. Malaria is a disease that can attack anyone, groups that are more vulnerable and have a severe impact on malaria are pregnant women and children. The purpose of this community service is to provide education to increase pregnant women's knowledge about malaria so that they can carry out prevention and early detection of signs of malaria so that treatment can be carried out before it has a worse impact on pregnancy and the condition of the fetus.
Optimalisasi Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pola Makan Sebagai Upaya Pencegahan Terjadinya Kegawatdaruratan Gizi Buruk dan Gizi Kurang pada Anak
Isra Nur Utari Syachnara Potabuga
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.1560
Malnutrition is currently a global problem in the world, including in Indonesia. Malnutrition is a nutritional status based on a weight-for-age index (BB/U) < -3 SD which is the equivalent of a very underweight body weight. One of the problems of malnutrition that is still quite high in Indonesia, especially the problem of stunting and wasting in toddlers. Toddlers are an age group that is vulnerable to nutritional disorders because at this time they need optimal nutrition for their growth and development. According to the World Health Organization (WHO) malnutrition causes 54% of infant and child deaths. The incidence of malnutrition in Indonesia among toddlers in 2018 is still high, namely 17.7% compared to the 2019 target of the National Medium Term Development Plan (RPJMN) of 17%. Getting into the habit of eating nutritious and varied foods is the key to preventing malnutrition and malnutrition. This community service is carried out with the aim of Optimizing Increasing Mother's Knowledge About Diet as an Effort to Prevent Emergencies of Malnutrition and Undernutrition in Children. The expected outputs from this activity are health education, an increase in knowledge, products and implementation for mothers to anticipate emergencies of malnutrition and undernutrition in children. Plans for implementation in March 2022 at the Toddler Teratai Posyandu, using the seminar method, and discussion/question and answer. The media used are LCD, ppt, and Leafalet/Flyer.
Penyuluhan Kepada Remaja Putri Untuk Meningkatan Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah
Muhammad Irwan Setiawan;
Cahyani, Lenny Indah;
Mulya, Fajar Adi;
Safitri, Imilda;
Isnawati Isnawati;
Pinkan, Ladyqia Cintana;
Abdullah, Lintang Khairana;
Mauliana Mauliana;
Fasya, Ni'ma Farida;
Rianti, Noni;
Thaibah, Noor;
Dalimo, Rahmayolanda;
Rifaldi, Rifaldi;
Patria, Sylva;
Puspitasari, Yasmine
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1662
Iron deficiency anemia is a health problem experienced by many adolescent girl. Iron deficiency anemia will affect the learning progress of adolescent girls. Regularly consuming Blood Supplement Tablets (BST) can prevent and control iron deficiency anemia. The low coverage of BST consumption in the South Banjarbaru Public Health Center working area only reached 3.79%. Behavior change is implemented with counseling. Behavior change can be achieved by the intervention of behavioral predisposing factors. The purpose of counseling is to improve the knowledge and attitude of the target adolescent girls. Counseling was conducted online using the WhatsApp group platform and Zoom meeting. The application of the method through discussion with peer counselors, discussion, and question and answer. Participants of the counseling consisted of 30 adolescent girls from RT 003-005 RW 004 Guntung Paikat Subdistrict. Counseling media used PowerPoint slides and e-leaflet. The response of counseling participants was very enthusiastic about participating in the activity. The evaluation results showed a significant increase in knowledge (p-Value = 0,007) and attitude (p-Value = 0,0001) toward the consumption of Blood Supplement Tablets. Health promotion programs are expected to be carried out on a sustainable level to change behavior in consuming blood supplement tablets.