cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+62085753740095
Journal Mail Official
nursejournal@stikeskesosi.ac.id
Editorial Address
Jl. Bojong Raya No. 58, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng,, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, 13210
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi
ISSN : 2809834X     EISSN : 28098870     DOI : 10.57213
mewadahi para peneliti-peneliti secara terbuka yang bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 209 Documents
SOSIALISASI HUKUM TENTANG AKIBAT HUKUM DAN UPAYA PENCEGAHAN JUDI ONLINE PADA REMAJA Septian Rizky Dalimunthe; Rizky Iswandi; Akmal Satria Alfin Sitorus; Julia Rahma Putri; Nadilla Rahwa Juwita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 7 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v7i1.217

Abstract

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada siswa dan siswi di SMK Negeri 4 Kota Tanjungbalai. Adapun yang menjadi latar belakang dalam sosialisasi ini adalah pesatnya  perkembangan teknologi  menjadikannya  sebagai  tumpuan  dalam  segala hidup manusia. Dampak  buruk  yang  dihasilkan  oleh perkembangan  teknologi  salah  satunya  ialah  mudahnya  para  remaja  mengakses  perjudian online. Perjudian  telah  dilarang  dalam  agama,  budaya  dan  hukum  pidana. Remaja  yang diharapkan  menjadi  penerus  generasi  bangsa  akan  mengalami  moral  yang  rusak  bila  terus menerus  bermain  judi  online.  Akibat hukum  yang  terjadi  judi online dan upaya pencegahan judi online pada remaja. Adapun  peranan  bimbingan  agama  sangat  amat  penting  bagi  remaja  untuk  mencegah perjudian   online.   Bimbingan   dengan   memberikan   ceramah   keagamaan,   pembentukan remaja   masjid   dan   membuat   program   pengajian  untuk  mencegah maraknya perjudian online yang dilakukan remaja. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan pengetahuan bahayanya judi online pada remaja.
BIMBINGAN SISWA TENTANG SANKSI HUKUM BAGI PELAKU TAWURAN ANTAR REMAJA Suriani Suriani; Agus Salam; Mirza Syapiq; Aan Fauzan; Liza Umami Pasaribu; Darnita Darnita; Rizky Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 7 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v7i1.219

Abstract

Masa reformasi di Indonesia bertujuan untuk mewujudkan demokrasi dan kesejahteraan masyarakat, termasuk generasi muda. Generasi muda menghadapi tantangan sosiologis di tingkat nasional dan global. Mereka adalah masa depan bangsa dan membutuhkan bimbingan, baik secara formal maupun informal. Sekolah, keluarga, dan masyarakat memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Namun, kenyataan saat ini menunjukkan bahwa generasi muda kurang memiliki pemikiran kritis dan rentan terhadap perilaku negatif, seperti tawuran antar pelajar. Tawuran ini memiliki penyebab yang kompleks dan dampak yang serius bagi individu dan masyarakat. Tawuran ini mempengaruhi kondisi keamanan negara, iklim investasi, dan perekonomian negara. Sanksi hukum sangat penting dalam menangani tawuran remaja dan memberikan hukuman yang sesuai kepada para pelaku. Sanksi bertujuan untuk menegakkan keadilan, memperbaiki perilaku, dan mencegah tindakan serupa di masa depan. Penegakan hukum yang konsisten dan adil diperlukan untuk memastikan keadilan dan menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi masyarakat. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatasi masalah tawuran remaja dan memberikan bimbingan dan pendidikan yang tepat kepada generasi muda. Sekolah, keluarga, dan masyarakat harus bekerja sama untuk membentuk karakter generasi penerus dan mencegah perilaku negatif. Hukum juga memainkan peran penting dalam memberikan sanksi yang tepat dan menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi masyarakat.
SOSIALISASI INTERVENSI ANAK YANG LAHIR DAN TUMBUH DENGAN STUNTING : PEMBERIAN MP-ASI PADA ANAK USIA 6-24 BULAN Ivana Devitasari; Lidia Widia; Evy Kasanova
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 8 No. 1 (2025): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v8i01.201

Abstract

Intervensi anak yang lahir dan tumbuh dengan stunting dapat dilakukan recatch-up sebelum usia anak 2 tahun.  Pemberian MP-ASI diwaktu yang tepat  dengan pengolahan MP-ASI yang baik dan benar akan membantu  mengotimalkan tumbuh kembang anak sehingga dapat mengurangi risiko akibat stunting. Pengabdian masyarakat dilakukan pada ibu bayi di Posyandu Melati, peserta dalam pengabdian masyarakat berjumlah 10 orang dengan metode pengabdian masyarakat yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, dan demonstrasi. Seluruh peserta pengabdian masyarakat mengetahui kapan waktu yang tepat memberikan MP-ASI kepada anak dan cara pengolahan MP-ASI dengan benar. Pengabdian masyarakat ini penting dilakukan untuk mengurangi kejadian stunting dengan salah satu cara yang paling penting adalah memberikan nutrisi yang bergizi untuk anak dengan pemberian MP-ASI secara optimal.
EDUKASI PENTINGNYA ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA KONSTRUKSI Ainul Maghfiroh; Mushidah Mushidah; Fitria Setya Ningrum; Adhi Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 8 No. 1 (2025): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v8i1.247

Abstract

Penerapan perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja memberikan manfaat untuk tenaga kerja maupun perusahaansebagaimana di amanatkan dalan peraturan perundangan pemerintah. Penggunaan alat pelindung diri (APD) menjadi salah satu faktor terpenting dalam memenuhi standar operasional (SOP) bekerja di lapangan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah ceramah tanya jawab pada saat kegiatan toolbox meeting yang dilakukan dua kali, kegiatan pertama di ikuti oleh 10 orang dan kegiatan kedua diikuti oleh 13 orang. hasil dari kegiatan ini adalah pekerja penyampaian informasi yang berulang terkait pengetahuan dapat mempengaruhi perilaku dalam pemakaian APD, pekerja melakukan perlindungan terhadap diri sendiri bukan karena paksaan tetapi atas kesadaran akan keselamatan kerja yang nantinya akan merubah perilaku pekerja.
Pengenalan Senam Ergonomis sebagai Terapi Non-Farmakologi untuk Penderita Asam Urat pada Masyarakat Desa Bolon Haikal Afdal Naufal Bintang; Putri Azzahra Namora; Rosalia Dina Carera; Dimas Ria Angga Pribadi; Wita Oktaviana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 8 No. 1 (2025): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v8i1.248

Abstract

Desa Bolon merupakan salah satu desa yang ada di lingkungan Colomadu, Karanganyar.  Desa ini menjadi pilihan kami untuk melalukan penelitian dan pengabdian ormawa tentang asam urat  karena dari hasil observasi kami bersama pihak mitra juga belum mengetahui bagaimana cara pencegahan asam urat dan cara penanganannya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini agar masyarakat di Desa Bolon, Karanganyar dapat mengetahui dan memahami tentang asam urat, memahami senam ergonomis sebagai terapi non-farmakologi, dan dapat memahami bagaimana cara pengendalian penyakit asam urat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan berbagai tahap, diantaranya yaitu; (1) observasi, (2) persiapan, (3) pelaksanaan, (4) evaluasi. Pemeriksaan asam urat dilakukan dengan alat GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid) untuk mengetahui hasil asam urat pada lansia di Desa Bolon, Karanganyar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan pengetahuan masyarakat dengan memberikan edukasi mengenai pengertian, penyebab, pencegahan asam urat dengan metode ceramah serta menggunakan leaflet dan pemberian hadiah. Kegiatan ini berjalan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat Desa Bolon, Karanganyar khususnya dapat memberikan banyak pengetahuan mengenai asam urat.
Pelatihan Perhitungan Pajak Restoran di Kota Lamongan Rina Sulistyowati; Yulis Saidah; Dinasti Aulia Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 3 No. 1 (2020): Januari : Jurnal ABDIMAS KESOSI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v3i1.188

Abstract

Restaurant Tax is one of the Programs from the Directorate General of Taxes which has the objective of being a tax on the consumption of goods and services within the Customs Area which is imposed in stages in each line of production and distribution. VAT is an indirect tax because the payment or collection of the tax is deposited by another party who is not the taxpayer. Tax Servants (Tax Lecturers) have the task of assisting taxpayers (RM. Bebek general and RM. Kaliotic) related to online tax reporting techniques or e-feliing. The result of this PKM training is that tax servants can understand the concept of taxation and how to calculate VAT on consumer products and services. So as to assist tax servants in carrying out assistance to partners in 2020.
Pendampingan Pengisian dan Pelaporan SPT Tahun PPh Wajib Pajak Orang Pribadi dengan Menggunakan E-Filling Umar Yeni Suyanto; Rita Nataliawati; Laelatul Zahro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 3 No. 1 (2020): Januari : Jurnal ABDIMAS KESOSI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v3i1.189

Abstract

In principle, every individual who fulfills his subjective and objective obligations is obliged to register himself as a Taxpayer (WP) based on the "self assessment" system. When someone registers personally, they will get a Taxpayer Identification Number (NPWP), which consists of 15 certain digits that only the WP concerned has. General tax obligations for Individual Taxpayers (WPOP) are calculating Income Tax (PPh) for one year and depositing income tax with a Tax Payment Slip (SSP) if there is an underpayment of income tax and reporting taxes through the Annual Personal Tax Return (SPT). ). Today the Directorate General of Taxes has made it easy for all taxpayers, especially individual taxpayers to submit their SPT via E-Filing, namely electronic SPT submission which can be done online and in real time. Lamongan Accounting Vocational School located on di Jalan Sunan Giri LTC Blok.B No.16, Lamongan has 32 teachers and 675 students. This school has 4 majors namely Computer Network Engineering (TKJ), Office Administration, Banking and Accounting. At this school there are no teachers who can do their own annual SPT reporting using e-filling because they are used to reporting directly to the DGT. Therefore we want to help teach annual tax returns using this e-filling so that they can do their own tax reporting. The method of carrying out this activity is to give lectures on the meaning of taxation and training in filling out tax returns (SPT) via e-filling. The result of this activity is to increase the understanding of Lamongan Accounting Vocational School teachers about the obligation to report taxes and report SPT for individual taxpayers by e-filing.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA PASIEN DENGAN LUKA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS LENDANG NANGKA Maruli Taufandas; Anatun Aupia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 8 No. 1 (2025): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v8i1.253

Abstract

Penderita diabetes militus memiliki harapan untuk kualitas hidup yang baik, hal ini harus didukung oleh sikap dan pengetahuan yang baik. Pengetahuan yang baik akan tercermin pada perilaku hidup bersih dan sehat yang dijalani oleh pasien dalam kehidupan sehari-hari, pada pasien dengan luka diabetes melitus harus menjaga kebersihan luka untuk menghindari terjadinya infeksi. Tujuan PkM ini adalah untuk memberikan informasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada pasien dengan luka diabetes melitus. Edukasi PHBS dilakukan selama satu hari dengan metode ceramah pada saat penyampain materi. Hasil PkM diperoleh p-value 0,000 atau tingkat signifikasi p-value < 0,05, sehingga ada hubungan pengetahuan pasien terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada pasien dengan luka diabetes melitus.
Edukasi Faktor Resiko Penyakit Paru Obstruktif Kronik pada Pasien di RS X Ikhsan Budi; Desi Purwaningsih; Seftiwan Pratami Djasfar; Wilfadri Putra Jonesti; Dara Juliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 8 No. 1 (2025): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v8i1.261

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK merupakan penyakit peradangan yang bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama atau kronik. Banyaknya angka mortalitas yang terjadi di seluruh dunia disebabkan oleh berbagai penyakit yang berbahaya. PPOK menjadi salah satu penyakit yang menjadi penyebab utama banyaknya angka kematian di dunia. Salah satu penyebab utama terjadinya penyakit PPOK adalah terkenanya paparan asap rokok, baik sebagai perokok aktif maupun perokok pasif. Pemberian edukasi tentang bahaya kebiasaan merokok diperlukan agar masyarakat lebih menyadari tentang akibat bahaya yang timbul dari asap rokok yang sering dianggap aman dan tidak memiliki bahaya untuk kesehatan. Kegiatan dilakukan pada bulan Desember 2024 di salah satu RS swasta di Tangerang dengan metode pengisian kuesioner oleh pasien dan dilanjutkan dengan pemberian edukasi mengenai faktor risiko PPOK, Kuesioner yang dibagikan terdiri dari lima bagian yaitu identitas diri pasien perokok, riwayat perokok, lingkungan, riwayat Kesehatan pasien, dan edukasi pasien terkait bahaya merokok. Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian ini secara keseluruhan berjenis kelamin laki-laki, dengan rentang usia 21-72 tahun, dan 66.67% merupakan perokok aktif, sedangkan 33.37% merupakan perokok pasif karena mereka tinggal dan sering bersinggungan dengan para perokok aktif. Asap rokok dari perokok aktif dan pasif menjadi penyebab utama terjadinya PPOK. Dari hasil pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa PPOK sangat beresiko terjadi pada laki-laki, lansia, dan perokok aktif yang bisa menyerang paru-paru dan menyebabkan kematian.
EDUKASI PEMBUATAN EDIBLE FILM BERBAHAN DASAR RUMPUT LAUT SEBAGAI PENGENALAN PENGEMBANGAN PRODUK PESISIR DI SMKN 3 TARAKAN KALIMANTAN UTARA Christine Dyta Nugraeni; Reni Tri Cahyani; Dena Pramita Dewi; Andika Hidayat; Muhammad Athoriq Zikrullah; Gazali Salim; Happy Bunga Nasyirahul Sajidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 8 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Abdimas KESOSI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v8i2.262

Abstract

Kota Tarakan mempunyai potensi budidaya rumput laut yang kian menjanjikan. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan nasional, Tarakan pun siap menjadi pemasok kebutuhan rumput laut untuk negara lain. Daerah pesisir Tarakan mempunyai banyak potensi alamnya, salah satunya adalah mampu dipergunakan untuk budidaya rumput laut, dimana tidak semua pesisir mempunyai kemampuan tersebut. Budidaya rumput laut yang dikembangkan oleh petani rumput laut di wilayah ini adalah jenis Alga Merah. Alga merah memiliki banyak kandungan senyawa fitokimia antara lain alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid dan berpotensi sebagai antioksidan. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMKN 3 Tarakan yang memiliki latar belakang pendidikan dari jurusan TPHPI (Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan) tentang proses pembuatan edible film dari rumput laut yang  merupakan salah satu solusi mengatasi sampah plastik yang semakin meningkat jumlahnya. Metode yang digunakan yaitu 1) Pelatihan pembuatan tepung SRC dari bahan rumput laut 2) Pelatihan pembuatan edible film 3) Pelatihan teknis pengemasan menggunakan edible film 4) Bimbingan berkelanjutan. Selain dapat meningkatkan pengetahun dan keterampilan mitra melalui penerapan IPTEK, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan rumput laut menjadi produk ramah lingkungan guna mengatasi persoalan limbah dan peningkatan nilai jual dari rumput laut di Kota Tarakan.

Page 7 of 21 | Total Record : 209