cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+62085753740095
Journal Mail Official
nursejournal@stikeskesosi.ac.id
Editorial Address
Jl. Bojong Raya No. 58, Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng,, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, 13210
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi
ISSN : 2809834X     EISSN : 28098870     DOI : 10.57213
mewadahi para peneliti-peneliti secara terbuka yang bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
Sosialisasi Pentingnya Aktivitas Fisik Untuk Menjaga Kesehatan Warga di Lingkungan Kampung Insrom Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua febry istyanto; Sophian Aswar; Naim; Sara H Sitinjak; Jeklin Dewi E Sarimole
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.140

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi agenda penting di dunia tidak terkecuali di wilayah Republik Indonesia khususnya di kampung Insrom Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Perlu kita ketahui bahwa peningkatan PTM yang drastis sebenarnya bisa dicegah dengan cara melakukan aktifitas fisik secara rutin dan berkelanjutan. Untuk menyadarkan hal tersebut maka diperlukan kegiatan pengabdian masyrakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di kampung Insrom supaya meminimalisir untuk tidak terkena PTM. Kegiatan dilaksanakan di kampung Insrom. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2022 didapatkan bahwa kesadaran hasil edukasi terkait PTM yang diberikan mampu diterima dengan baik. Kegiatan ini memberikan dampak positif pada masyarakat untuk teratur melakukan aktifitas fisik.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN DAMPAK INFEKSI CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHES (STH) PADA ANAK Zahara Fadilla; Aulia Mutiara Hikmah; Anisyah Octaviyanti; Zulfa Rosa Agustin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.143

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang dan masih menghadapi berbagai masalah kesehatan, yang salah satu diantaranya adalah kecacingan yang ditularkan melalui tanah. Prevalensi kecacingan masih tinggi terutama di daerah beriklim tropis dan subtropis. Hal ini disebabkan telur dan larva cacing dapat berkembang dengan baik di tanah yang basah dan hangat. Penyakit infeksi kecacingan dapat terjadi karena adanya infeksi cacing nematode usus yang termasuk dalam golongan Soil Transmitted Helminths (STH). Anak usia sekolah dasar menjadi kelompok yang rentan terhadap infeksi cacingan, infeksi kecacingan ini akan menjadi serius jika tidak ditangani dan diobati. Angka kejadian kecacingan pada anak sangat erat kaitannya dengan kebersihan pribadi dan sanitasi lingkungan,. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan dampak infeksi kecacingan pada anak sehingga diharapkan dapat mewujudkan peningkatan taraf kesehatan masyarakat. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan sosialisasi langsung secara tatap muka pada warga masyarakat terutama para warga yang memiliki anak usia sekolah. Hasil sosialisasi kepada peserta pengabdian kepada masyarakat menunjukan ada peningkatan pengetahuan peserta mengenai pencegahan dan dampak infeksi kecacingan pada anak.
SOSIALISASI PENTINGNYA AKAN SANITASI LINGKUNGAN KEPADA MASYARAKAT RT 02 RAWA BUAYA CENGKARENG JAKARTA BARAT Yuri Pradika; Seftiwan Pratami Djasfar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.146

Abstract

Sanitasi lingkungan adalah segala upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat melalui melalui pengendalian faktor lingkungan fisik yang dapat menimbulkan dampak merugikan bagi perkembangan fisik, kesehatan dan kelangsungan hidup manusia. Kedudukan sanitasi lingkungan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena berpengaruh terhadap kesehatan seseorang dan masyaakat. Sanitasi lingkungan dapat mencerminkan tata cara hidup dari masyarakat tersebut, untuk mendapatkan kondisi sanitasi lingkungan yang baik sangat bergantung dari tata cara dan perilaku masyarakat di dalam memelihara kualitas sanitasi lingkungannya. Lingkungan yang  sanitasinya  buruk  dapat  menjadi  sumber  berbagai  macam penyakit yang dapat mengganggu kesehatan  manusia. Pada akhirnya jika kesehatan terganggu, maka kesejahteraan juga akan berkurang. Oleh karena itu, penyaji melakukan sosialisasi tentang pentingnya akan sanitasi lingkungan kepada masyarakat RT 02 Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat. Berdasarkan hasil kegiatan sosialisasi ini terjadi peningkatan pengetahuan warga tentang tentang cara menjaga dan pentingnya akan sanitasi lingkungan.
EDUKASI BAKTERI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL BAGI KESEHATAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN RT 02 KELURAHAN RAWA BUAYA Seftiwan Pratami Djasfar; Yuri Pradika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.147

Abstract

Rumah sakit merupakan sumber berbagai macam penyakit baik bagi pasien maupun pengunjung. Infeksi paling umum yang didapat di rumah sakit adalah infeksi nosokomial. Bakteri penyebab infeksi nosokomial adalah Staphylococcus sp., Klebsiella sp., Proteus sp., Serralia sp., dan Pseudomonas aeruginosa. Bakteri patogen tersebut juga menyebabkan infeksi saluran kemih serta pneumonia. Banyak masyarakat yang masih belum menyadari bahwa tubuh bisa sakit bukan hanya karena kontak langsung dengan pasien di Rumah Sakit, tetapi juga bisa karena menghirup udara Rumah Sakit dan memegang peralatan di Rumah Sakit secara tidak sengaja. Kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memberikan edukasi terhadap masyarakat untuk melakukan pencegahan agar tidak terkena penyakit infeksi nosokomial setelah berkunjung dari Rumah Sakit. Tahapan yang dilakukan adalah mempersiapkan materi tentang penyakit infeksi nosokomial, alternatif pencegahan penyakit infeksi, pembagian kuesioner, dan terjun langsung ke lapangan untuk memaparkan penyuluhan mengenai hal ini. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat dari 8% menjadi 72% mengenai infeksi nosokomial.
EDUKASI BAHAYA ANEMIA PADA REMAJA DI LINGKUNGAN RT 02 KELURAHAN RAWA BUAYA Nofri Eka Yuliandi; Seftiwan Pratami Djasfar; Basuki Rachmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.148

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang dihadapi remaja adalah masalah gizi mikronutrien, dimana masalah kesehatan yang muncul adalah anemia. Anemia pada remaja dapat berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran, dan produktifitas. Kondisi anemia secara langsung berkorelasi dengan status gizi atau asupan zat besi yang dikonsumsi. Anemia yang terjadi pada masa remaja dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan fisik dan mental, rentan terhadap infeksi dan menurunnya tingkat konsentrasi sehingga dapat berpengaruh pada prestasi di sekolah. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan edukasi kepada masyarakat mengenai peningkatan pemahaman masyarakat dalam upaya mencegah anemia pada remaja. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan remaja dari 60% menjadi 80% mengenai anemia. Remaja putri yang memiliki pengetahuan baik akan lebih waspada dalam mencegah terjadinya anemia dibandingkan remaja putri yang memiliki pengetahuan buruk.
Sosialisasi Mengetahui Hubungan Kadar Glukosa dan Kadar Trigliserida pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Aulia Mutiara Hikmah; Zahara Fadilla; Anisyah Octaviyanti; Ika Larasati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.149

Abstract

Pola hidup masyarakat yang tidak baik dapat mempengaruhi kesehatan Salah satu penyakit yang disebabkan pola hidup tidak sehat adalah penyakit Diabetes Mellitus (DM) Tipe II. Penyakit DM Tipe II ini dapat mengakibatkan tubuh penderitanya tidak bisa mengatasi kelebihan glukosa. Umumnya, orang yang kelebihan glukosa, kadar kolestrolnya juga akan naik. Pada masyarakat lanjut usia, penyakit tambahan lainnya dapat dimungkinkan dipengaruhi oleh kadar glukosa dan trigliserida yang naik. Oleh karena itu, perlu diadakan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kadar glukosa dan trigliserida pada masyarakat, khususnya lanjut usia agar dapat mengurangi faktor-faktor penyakit penyerta lainnya yang dapat menurunkan kesehatan masyarakat itu. Peserta Pengabdian sebanyak 16 orang, dengan persentase 94% adalah ibu rumah tangga, dan 6% adalah ibu yang masih bekerja. Setelah dilakukan pemaparan materi dan dibagikan kuisioner didapatkan bahwa 94% telah memahami materi yang disampaikan dengan nilai yang tinggi.
MENINGKATKAN ENGLISH AWARENESS DENGAN FUN LISTENING ACTIVITY Dwi Meisyitah Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.150

Abstract

Language awareness is a term that can help students use and learn English better. Language awareness that is owned will help motivate when someone learns a language. However, English as EFL (English as Foreign Language) in Indonesia presents a challenge to students who have minimal exposure to English. This community service aims to promote language awareness by using activities such as the interactive Fun Listening Activity. Respondents in this activity were parents of school students. The evaluation of this activity was considered good and enthusiastic parents could get ideas for a fun way of learning English for their children. After the community service activities were completed in the form of counseling, it can be concluded that respondents who took part in the activities were able to get new and fun ideas while learning English.
SOSIALISASI MENGENAI PENTINGNYA KONSUMSI PROBIOTIK DALAM MENJAGA KESEHATAN PENCERNAAN Alfriana Margareta; Laili Safitri; Fitria Andika Ramadhani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.152

Abstract

Penelitian terkait mikrobiota usus menunjukkan bahwa ketidakseimbangan komunitas mikroba dapat meningkatkan kecenderungan terhadap fenotipe penyakit yang berbeda. Probiotik dapat mengembalikan keseimbangan alami mikroba di usus saat terjadi peradangan usus dan fenotipe penyakit usus. Probiotik merupakan organisme nonpatogen, yaitu ragi dan bakteri yang umumnya ditambahkan ke yogurt atau dikonsumsi sebagai suplemen makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa probiotik membantu meredakan beberapa gejala sindrom iritasi usus besar dan memberikan pengaruh positif pada sistem imun tubuh. Kebanyakan masyarakat pada umumnya, tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung probiotik. Oleh karena itu, perlu diadakan sosialisasi mengenai pentignya konsumsi probiotik dalam menjaga kesehatan pencernaan. Peserta Pengabdian sebanyak 26 orang, dengan jumlah 23 orang adalah ibu rumah tangga, dan 3 orang adalah ibu yang masih bekerja. Hasil evaluasi berdasarkan kuesioner dan diskusi didapatkan bahwa 85 % telah memahami materi yang disampaikan dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pentingnya mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik.
EDUKASI PENINGKATAN KUALITAS AIR DENGAN MEDIA BERBAHAN DASAR SUMBERDAYA PESISIR DI DESA BUNYU SELATAN Christine Dyta Nugraeni; Dena Pramita Dewi; Gazali Salim; Tuty Alawiyah; Miska Sanda Lembang; Kartina; M. Gandri Haryono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Abdimas Kesosi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i1.156

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan manusia baik untuk konsumsi maupun kegiatan sehari-hari. Problematika dalam memperoleh air bersih terdapat di berbagai wilayah dan tersebar makin banyak. Pengetahuan mengenai proses penjernihan air dalam mengatasi kelangkaan air bersih merupakan salah satu yang perlu digiatkan, terlebih penggunaan media yang sederhana dan tersedia di sekitar seperti pasir, sabut kelapa, pasir, dan arang. Tujuan dari pelaksanaan program pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam filtrasi air pada anak-anak di Desa Bunyu Selatan. Teknik penjernihan air menggunakan material yang sederhana yaitu pasir, sabut kelapa, dan arang. Metode pada kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi, tanya jawab dan praktik langsung oleh anak-anak untuk membuat media filter air dengan material yang sederhana yaitu pasir, sabut kelapa, dan arang. Kegiatan ini menghasilkan tercapainya pemahaman para peserta mengenai ciri-ciri air tercemar dan bersih, serta cara pembuatan filter air sederhana. Ketertarikan para peserta terlihat saat praktik langsung pembuatan filter air secara sederhana dengan pasir, sabut kelapa, dan arang. Evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan anak-anak tentang penjernihan air. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman anak-anak di Desa Bunyu Selatan mengenai perancangan alat penjernih air sederhana.
SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH YANG BENAR DI RT 02 DESA TUMBANG LITING Dinda Anindita Salsabilla; Yana Afrina; Rizki Muji Lestari; Ditha Wasthu Prasida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Vol. 6 No. 2 (2023): Juli: Jurnal ABDIMAS KESOSI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/abdimas.v6i2.163

Abstract

Indonesia masih menjadi negara yang memiliki permasalahan dalam pengelolaan sampah. Hal ini tidak hanya diakibatkan oleh tingginya volume sampah yang dihasilkan rumah tangga di Indonesia, namun faktor lain seperti jumlah TPA yang terbatas serta akses menuju TPA yang jauh menyebabkan fenomena masifnya pembakaran sampah terbuka oleh rumah tangga menjadi hal yang biasa. Dampak buruk kegiatan tersebut yaitu asap pembakaran menghasilkan gas beracun yang bersifat karsinogenik. Sebagai upaya pengurangan kegiatan pembakaran sampah maka diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berkaitan dengan kebiasaan masyarakat RT 02 Desa Tumbang Liting dalam mengelola sampah rumah tangga dengan cara dibakar, terutama sampah plastik yang dapat didaur ulang. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan pada bulan November-Desember tahun 2022, menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya membakar sampah dan metode pengelolaan sampah yang tepat. Selain itu, sebagai hasil dari daur ulang sampah botol plastik yang ada di rumah masyarakat RT 02, berhasil diciptakan pot untuk taman toga sebagai produk yang bermanfaat.