cover
Contact Name
Jamiludin Usman
Contact Email
jamiludin.usman@iainmadura.ac.id
Phone
+6285336521427
Journal Mail Official
tadris@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah IAIN Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 1907672X     EISSN : 24425494     DOI : http://doi.org/10.19105/tjpi
Core Subject : Religion, Education,
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam is an open-access peer-reviewed journal published by the Tarbiyah Faculty of State Islamic Institute of Madura. Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in form of conceptual ideas, literature reviews, practical writing, or research results from various perspectives.
Articles 329 Documents
PENDIDIKAN MORALITAS ANAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Wardoyo, Sigit Mangun
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.084 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i1.400

Abstract

Isu terkait dengan semakin pudarnya moralitas yang dimiliki masyarakat semakin merebak. Fakta menunjukan bahwa penggunaan narkotika perzinahan, pelacuran, perjudian, pengguguran kandungan, pembunuhan dan tindakan kriminal lainnya sudah menjadi masalah sosial yang semakin jelas dalam kehidupan bermasyarakat. Ajaran Islam mengajarkan sesuatu secara natural, terutama pada usia anak tentang kejujuran, ketakwaan, dan nilai-nilai lainnya sebagai perilaku yang harus dilakukan tanpa kemunafikan. Pentingnya pembangunan spiritualitas pada masa anak adalah membangun fondasi terkait dengan nilai-nilai keberagamaan dan nilai-nilai moralitas. Langkah konkrit untuk melakukan pembangunan spiritualitas dalam diri anak sebagai upaya penanaman moralitas anak dapat dilakukan dengan pendidikan karakter yang baik.
FALSAFAH INSANIYAH DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM Nisak, Hairun
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.293 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i1.401

Abstract

Artikel ini akan membahas hakikat manusia dalam perspektif al-Qur’an. Islam mengakui penciptaan manusia melalui proses atau evolusi, tetapi sangat jauh berbeda dengan teori Darwin. Islam menerima pendapat para sosiolog yang menerangkan manusia sebagai makhluk sosial. Teori nativisme, empirisme, dan konvergensi kurang sejalan dengan ajaran Islam, karena di dalam ketiga teori tersebut meniadakan peran Tuhan. Konsep manusia dalam al-Qur’an menggunakan istilah al-Insân, al-Ins, al-Nâs, Basyâr, Banî Adam, ‘Abd Allâh, dan Khalîfah. Tujuan pendidikan Islam membentuk manusia yang tergali dan terlatih potensi intelektual, spiritul, emosional, sosial, dan fisiknya, sehingga dapat menolong dirinya, masyarakat, bangsa, dan negaranya dengan mengintegrasi pendidikan ‘aqliyyah dan qalbiyyah.
SPIRITUALISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: MENUJU KEBERAGAMAAN INKLUSIF PLURALISTIK Susanto, Edi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.995 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i1.402

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam selama ini  dipengaruhi oleh filosofi behavioristik mekanistik sehingga  melahirkan produk  yang cenderung intelektualistik-atomistik dan kurang menjiwa. Melalui pendekatan filosofis, diajukan konsep spiritualisasi pendidikan agama Islam. Dengan basis filosofis konstruktivisme humanisme teosentris, pembelajaran ini menggunakan strategi dan metode semisal  Paradigma Pedagogik Reflektif (PPR) –yang  lebih mengutamakan aktivitas siswa untuk menemukan  dan memaknai pengalamannya sendiri– dan  strategi project  based learning (PBL), suatu strategi pembelajaran kontekstual yang  memberdayakan siswa dengan memberi kesempatan kepadanya untuk berinteraksi secara  langsung dengan masyarakat di luar sekolah melalui magang  kerja sosial.
PROBLEMATIKA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ISLAM (Pendekatan Manajemen Berbasis Sekolah) Abitolkha, Amir Maliki
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.894 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i1.403

Abstract

Masyarakat muslim memiliki ekspektasi yang sangat besar terhadap keberhasilan dan kemajuan pendidikan Islam. Namun ekspektasi itu belum terealisasi hingga sekarang. Hingga kini masyarakat menangkap citra lembaga pendidikan Islam sebagai lembaga pendidikan “kelas dua”. Untuk itu, masyarakat muslim harus merespon dengan melakukan pembenahan dan perbaikan strategi manajerialnya. Dengan pendekatan MBS, lembaga pendidikan Islam dapat melakukan proses pengambilan keputusan yang berada pada sistem pengelolaan, kepemimpinan, peningkatan mutu dan effective schools. Melalui pendekatan ini, ada tiga kunci kemajuan pendidikan Islam, yaitu epistemologi pendidikan Islam, manajemen pendidikan Islam, dan kesadaran pendidikan.
MEMBONGKAR ANTIKUARIANISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Mawaddah, Rifqiyah
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.106 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i1.404

Abstract

Di antara pelajaran penting dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam adalah mengambil hikmah umat sebelumnya untuk senantiasa dilestarikan dan dikembangkan. Namun, upaya menyerap nilai-nilai positif dari proses pembelajaran tersebut dinilai masih kurang maksimal. Hal ini disebabkan oleh cara berpikir konvensional dalam mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam. Sejarah Kebudayaan Islam hanya sekedar antikuarianisme, yaitu suatu bentuk kisah masa lalu umat Islam yang secara substansial masih belum bisa membuahkan spirit progresivitas untuk kehidupan umat saat ini dan selanjutnya. Maka dari itu diperlukan suatu pendekatan peristiwa sejarah dari pelbagai segi, yakni melalui pendekatan multi dimensional dengan metode interdisipliner.
PENDIDIKAN ISLAM MARHAMAH SEBAGAI BASIS HARMONI PERADABAN Zain, Hefni
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.36 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i2.405

Abstract

Strategi pendidikan Islam masih cenderung dogmatis sertakurang mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatifsehingga melahirkan pemahaman agama yang eksklusif serta lemahdalam memahami kearifan budaya. Akibatnya, pendidikan Islambelum berhasil membangun manusia Islami yang berkarakter. Bahkandi tengah meluasnya anjuran sikap toleran inter dan antar umatberagama, kekerasan bernuansa agama masih saja terjadi. Fenomenatersebut merupakan indikator nyata dari belum efektifnya strategi,model dan fungsi pendidikan Islam yang selama ini dijalankan.Karena itu, mendesak untuk “membumikan” pendidikan Islamberbasis marhamah sebagai perekat baru integrasi umat yang sekianlama tercabik-cabik. Pendidikan Islam berbasis marhamah dapatmenjadi fondasi dan pilar penyangga bagi keberagamaan yang hakikisehingga terwujud harmoni peradaban yang dicita-citakan.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM AL-QUR’AN (Telaah QS. Luqmân dan Relevansinya dengan Dasadarma Pramuka) Arif, Muh.
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.398 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i2.406

Abstract

Nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam QS.Luqman ayat 12-19 secara garis besar mengandung nilai pendidikankarakter: syukur, bijaksana, amal salih, sikap hormat, ramah, sabar,rendah hati, dan pengendalian diri. Sedangkan nilai pendidikankarakter dalam Dasadarma Pramuka meliputi: takwa, kasih sayang,sopan, kesatria, patuh dan suka bermusyawarah, rela menolong,tabah, rajin, hemat, cermat dan bersahaja, disiplin, berani dan setia,bertanggung jawab, dapat dipercaya, suci dalam pikiran, perbuatandan perkataan. Relevansi dari surah Luqman ayat 12-19 denganDasadarma Pramuka adalah keduanya mengandung nilai pendidikankarakter, sikap hormat (sopan) yang dilandasi sifat bijak yangmelandasi interaksi pendidikan yang dilakukan kepada anaknya.
REKONSTRUKSI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF MUHAMMAD ABDUH Husin, Achmad Fuadi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.235 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i2.407

Abstract

Muhammad Abduh adalah tokoh reformis yang sangatdikenal di kalangan mahasiswa dengan corak pemikirannya yangmodernis. Sebagai seorang pembaru dalam pendidikan Islam, adabeberapa masalah yang menurutnya menyimpang danmenjadi penyebab kemunduran umat Islam, di antaranyamasalah kurikulum dan metode mengajar. Pembaruan pemikiranyang dilakukan Abduh bukanlah sebuah penolakan terhadappemikiran-pemikiran terdahulu. Namun, pembaruan yangdilakukannya merupakan usaha merekonstruksi pemikiran yangtelah ada dengan menjauhkan diri dari sifat jumud dan stagnan.Abduh mengombinasikan pemikiran modernisme dengan bentukteori dan penerapan praktik terhadap masyarakat.
PERAN POLITIK KIAI DALAM PENDIDIKAN PESANTREN Rijal, Syamsul
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.044 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i2.408

Abstract

Dalam pesantren, kiai merupakan tokoh sentral yangberperan sebagai decision maker  dan diyakini mempunyai karismatikyang merupakan perwujudan doktrin ulamâ‟ waratsah al-anbiyâ‟.Pengakuan demikian memberi legitimasi bahwa kiai dipandangsebagai sosok yang paling menentukan dalam mengatasi berbagaipersoalan yang dihadapi umat. Namun, demikian, kiai acapdimanfaatkan oleh para politisi sebagai vote getter dalam mendulangsuara. Tulisan ini akan mengkaji peran politik kiai dalam dinamikapendidikan pesantren. Dinyatakan bahwa banyak pesantren yangmengalami degradasi kualitas karena kiainya terlalu sibuk dalamberpolitik, dan pada akhirnya akan ditinggal oleh santrinya.
PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI Siswanto, Siswanto
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.499 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v9i2.409

Abstract

Globalisasi selain membuka peluang bagi Perguruan TinggiAgama Islam Negeri (PTAIN) untuk mengembangkan potensinyajuga merupakan tantangan agar bisa eksis di tengah perubahan. Padaperkembangan selanjutnya, terdapat kecenderungan baru untukmerespon berbagai tuntutan dan tantangan tersebut, antara lainmenyangkut: pertama, tuntutan akan studi keislaman yang mengarahpada pendekatan non-madzhabi, sehingga menghasilkan pemudaransektarianisme. Kedua, menyangkut pergeseran dari studi keislamanyang bersifat normatif ke arah yang lebih historis, sosiologis danempiris. Ketiga, menyangkut orientasi keilmuan yang lebih luas. Makadari itu, PTAIN perlu dikembangkan di atas pilar pengembanganfungsionalitas-etik-akademik, dan pengembangan fungsionalitas-etikteknologik.

Page 11 of 33 | Total Record : 329