cover
Contact Name
Jamiludin Usman
Contact Email
jamiludin.usman@iainmadura.ac.id
Phone
+6285336521427
Journal Mail Official
tadris@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah IAIN Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 1907672X     EISSN : 24425494     DOI : http://doi.org/10.19105/tjpi
Core Subject : Religion, Education,
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam is an open-access peer-reviewed journal published by the Tarbiyah Faculty of State Islamic Institute of Madura. Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in form of conceptual ideas, literature reviews, practical writing, or research results from various perspectives.
Articles 329 Documents
STUDI DESKRIPTIF TENTANG ALIH STATUS INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) MENJADI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) IMAM BONJOL PADANG Fahmi, Reza; Aswirna, Prima
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.221 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i1.967

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bermula dari keberadaan IAIN Imam Bonjol Padang yang berkeinginan untuk melakukan “metamorfosa” menjadi UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif . Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian mendapati adanya hubungan antara kekuatan - kelemahan dan peluang - tantangan. Peluang perlu diperluas melalui kebijakan yang mendukung alih status. Kelemahan perlu disikapi secara bijaksana untuk tidak terjadinya konflik. Peluang perlu ditingkatkan melalui berbagai kerjasama intra sektoral dengan Kementerian Agama, kerjasama ekstra sektoral dengan pemerintah daerah maupun lembaga donor. Tantangan perlu diubah menjadi pemicu atau motivasi untuk memajukan lembaga ini.   Kata Kunci : Alih Status, IAIN, UIN dan SWOT
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM DENGAN MODEL SISTEM KREDIT SEMESTER DI MADRASAH Muhlis, Achmad
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.544 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i1.968

Abstract

Abstrak: Kebijakan pemerintah dalam pengembangan kurikulum model penyelenggaraan sistem kredit semester merupakan salah satu kebijakan yang harus mendapatkan perhatian khusus dari para praktisi pendidikan baik pada pendidikan tingkat dasar maupun tingkat menengah, karena pemerintah di sini berposisi sebagai penguasa  yang memiliki kewenangan dan otoritas yang sangat urgen dan signifikan dalam menentukan arah atau kebijakan dalam setiap pengembangan kurikulum, termasuk juga model penyelenggaraan sistem kredit semester  di Madrasah. Dalam hal ini, sukses tidaknya penyelenggaraan sistem pendidikan di Indonesia itu bergantung pada orientasi, konsep, prinsip-prinsip dan sasaran yang dicanangkan oleh pemerintah sebagai pemilik wewenang dan otoritas melalui perundang-undangan yang ditetapkan. Kata Kunci: Kebijakan pemerintah, pengembangan kurikulum, sistem kredit semester, madrasah.
CIVIL SOCIETY DAN MULTIKULTURALISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM Usman, Usman
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.248 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i1.970

Abstract

Abstrak: Indonesia merupakan Negara yang kaya akan ragam suku, etnik, budaya dan agama. Negara yang terkenal akan kemajemukannya, di satu sisi merupakan kekayaan dan kebanggaan.  Namun, di sisi lain merupakan Negara yang potensial untuk berkonflik bahkan potensial untuk disintegrasi. Wacana Civil Society dan multi-kulturalisme layak dikedepankan untuk meminimalisir konflik dan disintegrasi bangsa Indonesia ini. Ditambah lagi dengan gerakan transnasional yang belakangan melanda Indonesia. Menghargai Hak Asasi Manusia (HAM), kesetaraan, penghormatan atas keberagamaan yang dianut, menghargai satu sama lain merupakan bagian integral dalam wacana Civil Society dan multikulturalisme yang harus di berikan sejak dini melalui pendidikan. Dalam konteks pendidikan Islam menyelaraskan ruh Islam melalui pendidikan sehingga terciptanya masyarakat madani. Kata kunci: Civil Society, Multikuturalisme, Pendidikan Islam, HAM
INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY Nurdin, Arbain
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.312 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i1.971

Abstract

Abstrak: Pada era teknologi sekarang ini telah menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pendidik khususnya pendidik agama Islam, Pendayagunaan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi keharusan sehingga proses pembelajaran tidak stagnan dan kaku. Pendayagunaan atau inovasi pembelajaran pendidikan agama Islam harus segera dilakukan, terutama dalam metode pembelajaran. Internet sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif metode pembelajaran pendidikan agama Islam, hal ini bisa dalam bentuk e-learning, atau aplikasi-aplikasi yang memudahkan penyampaian materi pembelajaran, sehingga proses pembelajaran semakin menarik dan tidak membosankan. Kata kunci: inovasi, pembelajaran, pendidikan agama Islam, information and communication technology
URGENSI PENDIDIKAN INTEGRATIF-NONDIKOTOMIK DI PERGURUAN TINGGI ISLAM Rijal, Akh. Syaiful
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.186 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i1.972

Abstract

Abstrak: Tulisan ini mengkaji tentang perubahan konsep, institusi/kelembagaan, dan perubahan budaya pendidikan setelah berubah dari IAIN/STAIN menjadi UIN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan konsep pada UIN adalah merealisasikan gagasan tentang integrasi ilmu dan mengakhiri perdebatan wacana dikotomi ilmu. UIN Jakarta menggunakan paradigma integrasi ilmu dialogis dari Ian G. Barbour. UIN Malang memilih pendekatan Imam al-Ghazali dengan metode “takwil” dari ilmu-ilmu sosial. Bentuk realisasi dari konsep integrasi adalah menampung universalitas ilmu dalam Islam yang tidak mengenal dikotomi ilmu. Budaya pendidikan yang dikembangkan disesuaikan dengan budaya universitas, berwawasan riset, publikasi hasil penelitian dan lain-lain. Kata Kunci: Perubahan, konsep, institusi, budaya.
STUDI PROGRAM AKSELERASI PRAKOM DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SANTRI DI PONDOK PESANTREN MAMBAUL ULUM BATA-BATA PANAAN PAMEKASAN Nawawi, Maimun bin
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.083 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1065

Abstract

Masyarakat moderen mempunyai kecenderungan ingin serba cepat, termasuk keinginan menguasai suatu ilmu.  Karena memang dukungan media yang sangat memadai dan strategi yang semakin hari semakin variatif. Langkah kongkritnya dengan melahirkan buku-buku, metode, strategi dan teori serta pendekatan pembelajaran yang serba cepat (akselerasi). Pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-bata Panaan Pelengaan Pamekasan adalah salah satunya, sejak tahun 2011 menyediakan satu proram akseleratif untuk mempermudah dan mempercepat penguasaan keterampilan membaca bagi para santri yang berminat, yang dikenal dengan program Prakom (Pra Komisi).
PENDEKATAN EFEKTIF SUPERVISOR PENDIDIKAN DALAM PELAYANAN ETOS KERJA GURU DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Aminah, Siti
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.784 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i1.1117

Abstract

AbstrakGuru merupakan kunci penting keberhasilan memperbaiki mutu pendidikan dan pembelajaran khususnya di lembaga penddikan Islam. Suatu pengajaran sangat tergantung pada kemampuan mengajar guru, maka kegiatan supervisi menaruh perhatian utama pada peningkatan kemampuan profesional guru, yang pada gilirannya akan meningkatkan mutu proses belajar mengajar dan akhirnya kualitas supervisi akan direfleksikan pada peningkatan hasil belajar murid.Supervisi di lembaga pendidikan Islam yang dilaksanakan oleh kepala sekolah sebagai supervisor internal harus dilaksanakan secara rutin dan terjadwal agar sedini mungkin tidak terjadi penyimpangan yang berkepanjangan dan agar dilakukan perbaikan terus menerus.Terdapat tiga pendekatan supervisor pendidikan yaitu pendekatan direktif, kolaboratif dan non direktif. Sedangkan karakteristik etos kerja guru bermacam-macam yaitu guru professional, konseptor dan supersibuk serta guru lemah.Pendekatan efektif yang harus dilakukan oleh supervisor dalam bertindak adalah harus menggunakan pendekatan yang sesuai dengan situasi dan kondisi dan dengan cara yang sesuai berdasarkan karakteristik etos kerja yang dimiliki masing-masing guru demi mencapai tujuan pendidikan yang direncanakan.
MENCARI FORMAT PENDIDIKAN ANAK YANG IDEAL (Kritik Terhadap Konsep Full-Day School) Halik, Abd.
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1676.663 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1164

Abstract

Pendidikan diharapkan dapat mengembangkan perilaku kreatif, produktif, efisien, dinamis, dan dapat menghasilkan output yang berkualitas. Oleh karena itu, pendidikan harus mampu membuat terobosan-terobosan yang berkualitas pula. Di antara terobosan yang sedang marak disosialisakan saat ini oleh pemerintah adalah program full day education. Konsep full day education atau full day school ternyata dapat menimbulkan dampak negatif pada peserta didik terutama pada perkembangan sosial mereka. Oleh karena itu, pendidikan yang baik bagi anak agar ia menjadi manusia yang seutuhnya adalah harus memperhatikan hal-hal berikut: 1), kesempatan yang penuh untuk bersosialisasi; 2) kemampuan komunikasi anak; 3) motivasi anak untuk melakukan; dan 4) metode belajar yang efektif dengan bimbingan yang tepat bagi anak.Kata Kunci: Pendidikan, sekolah full day.
POTRET IMPLEMENTASI MUATAN LOKAL BAHASA MADURA PADA MADRASAH DI PESANTREN Effendy, Moh. Hafid
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.052 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1165

Abstract

Tulisan ini merupakan gagasan konseptual berdasarkan kajian empiris dari masa ke masa tentang potret bahasa Madura antara harapan dan tantangan khususnya di madrasah yang ada di pesantren. Bahasa Madura sebagai bahasa daerah perlu dibina dan dikembangkan,  terutama dalam hal peranannya sebagai sarana pengembangan kelestarian kebudayaan daerah sebagai pendukung kebudayaan nasional. Potret kondisi bahasa Madura pada madrasah di pesantren menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Madura dalam ranah dunia pendidikan mengalami hambatan, pertumbuhan, dan perkembangan, baik pada perspektif kurikulum, bahan ajar, tenaga pendidik, maupun pembakuan ejaan yang digunakan. Oleh karena itu, bahasa Madura dapat terpotret dalam bingkai problematika, tantangan, dan harapan ke depan guna melestarikan bahasa dalam dunia pendidikan di pesantren. Kata Kunci: Implementasi, Bahasa Madura, Pesantren
REVITALISASI TEKNOLOGI PENDIDIKAN ISLAM Syakur, Abdus
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1676.743 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1166

Abstract

Teknologi dalam Pendidikan Islam dapat dilihat sebagai produk dan sarana. Sebagai produk ia adalah hasil dari penyelenggaraan pendidikan Islam. Sedangkan sebagai sarana ia adalah alat, media yang digunakan dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan Islam. Harus diakui bahwa Teknologi Pendidikan Islam kontemporer, baik sebagai produk maupun sebagai sarana masih sangat jauh tertinggal—untuk tidak mengatakan belum ada sama sekali—dibandingkan dengan pendidikan lainnya. Tulisan ini mencoba melihat sejarah teknologi dalam pendidikan Islam (karenanya tentu berkelindan dengan sejarah pendidikan Islam) guna menemukan akar masalahnya. Pada bagian akhir penulis mencoba menawarkan pra-penyelesaian masalah melalui revitalisasi teknologi pendidikan Islam. Kata kunci: teknologi, pendidikan Islam, adopsi, adaptasi, penemuan.