cover
Contact Name
Mutia Azizah Nuriana
Contact Email
mutia.azizah08@gmail.com
Phone
+6281329515000
Journal Mail Official
albasirahstaimas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka VI Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri, Jawa Tengah , Kab. Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Al Basirah
ISSN : 27764702     EISSN : 27985946     DOI : https://doi.org/10.58326/jab
Jurnal Al Basirah adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAIMAS Wonogiri. Jurnal Al Basirah bertujuan untuk menerbitkan artikel di pengabdian masyarakat, tidak terbatas pada hasil penelitian, tetapi studi ilmiah dan kasus-kasus lapangan. Jurnal Al Basirah diterbitkan dua kali setahun untuk volume yang sama. Ini memiliki tujuan untuk menyediakan media bagi akademisi, peneliti, pakar dan pengamat untuk berkomunikasi dalam kerangka pengembangan ilmiah di bidang pengabdian masyarakat. Jurnal Al Basirah mengembangkan isu baru yang berhubungan dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah" : 15 Documents clear
EDU-WASTE MOVEMENT IN MOJOMULYO VILLAGE: DARI SEKOLAH MENUJU LIMO ASAH (LINGKUNGAN MOJOMULYO BEBAS SAMPAH) Pangestu, Aji; Ainiyah, Qurotul; Hasanah, Uswatun
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi sampah menjadi isu sentral karena imbasnya yang multidimensi seperti krisis iklim dan lingkungan, penyebaran penyakit, juga banjir. Karenanya pengabdian ini spesifik bertujuan untuk melakukan pendampingan di Desa Mojomulyo menuju Lingkungan Mojomulyo Bebas Sampah (Limo Asah) sebagai pijakan awal recovery of global waste issues. Pendekatan yang digunakan memakai Asset Based Community Development (ABCD) dengan lima tahapan berupa Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Hasil pengabdian yaitu mendapati dua program: (1) Penyuluhan Lingkungan Bersih Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kab. Pati. Kegiatan terlaksana diikuti oleh warga desa Mojomulyo, dan (2) Pendampingan dan Penerapan Penggunaan Food Container, Tumbler, dan olah guna barang di komunitas pendidikan (MI darul Muqoddas dan SDN Mojomulyo) sebagai bentuk Edu-waste menuju Limo Asah.
PENINGKATKAN PEMAHAMAN FIKIH PEREMPUAN MELALUI KAJIAN KITAB I’ANATUN NISA’ PADA WARGA DESA BANGSRI Adi, Syamsul Hadi
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.244

Abstract

Pembahasan tentang darah haid, istihadah, dan nifas sudah sangat sering. Bahkan dikategorikam pembahasan yang sulit di dalam ilmu fikih. Haid, istihadah, dan nifas merupakan kodrati kaum hawa, sehingga pembahasan ini dibutuhkan oleh perempuan. setiap perempuan wajib mengetahui darah yang keluar apakah darah haid, istihadah, atau nifas, sebab demikian itu menyangkut boleh atau tidaknya ibadah dilaksanakan terkait suci dari najis dan hadas. Oleh karena itu, kajian fikih perempuan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan sekaligus pemahaman akan materi fikih perempuan, baik terkait haid, istihadah, nifas, serta ketentuan dan hukum penerapannya dalam ibadah. Kajian ini dilaksanakan setiap seminggu sekali pada tanggal 15 Juli sampai dengan 27 Agustus dengan sasaran kelompok Jama’ah Yasin Tahlil dan Muslimat dan Fatayat NU yang berada di dusun Nglorog dan Ndulang desa Bangsri kecamatan Jepon kabupaten Blora. Kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahapan, tahap pertama penyampaian materi tentang kajian fikih perempuan, kedua sesi tanya-jawab, dan yang terakhir praktik penghitungan masa haid dan istihadah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme warga dengan diadakannya kajian fikih perempuan, pemahaman warga tentang fikih perempuan semakin meningkat, serta untuk memudahkan warga dalam memahami persoalan fikih perempuan, tim pengabdian bersama mitra menghasilkan ringkasan materi selama kajian yang berupa buku ikhtisar fikih perempuan.
MANAJEMEN KONFLIK DALAM PONDOK PESANTREN: PENDEKATAN ISLAMI UNTUK PENYELESAIAN MASALAH widodo, wahyudi
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.332

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan akhlak santri. Namun, keberagaman latar belakang sosial, budaya, dan tingkat pemahaman agama di pesantren sering kali menjadi pemicu konflik. Konflik dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti perbedaan pendapat antar-santri, ketegangan antara santri dan pengasuh, serta perbedaan kepentingan dalam pengelolaan pesantren. Jika tidak dikelola dengan baik, konflik ini dapat mengganggu harmoni kehidupan pesantren dan menurunkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan Islami dalam manajemen konflik di lingkungan pesantren, dengan menyoroti konsep musyawarah (syura), ishlah (rekonsiliasi), ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam), serta keadilan (‘adl) dalam penyelesaian perselisihan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, melalui observasi langsung serta analisis dokumen terkait kebijakan pengelolaan konflik di pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen konflik berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi solusi efektif dalam menjaga stabilitas dan harmoni pesantren. Pendekatan ini meliputi strategi preventif dengan menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini, strategi kuratif melalui mediasi oleh kyai atau ustaz, serta strategi rekonstruktif yang berfokus pada rehabilitasi hubungan dan evaluasi kebijakan pesantren. Dengan menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam penyelesaian konflik, pesantren dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif, harmonis, dan sesuai dengan tujuan pembinaan karakter santri
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid melalui Pelatihan Peternakan Modern di Desa Carangrejo Kabupaten Ponorogo : Mosque-Based Community Empowerment through Modern Animal Husbandry Training in Carangrejo Village, Ponorogo Regency fauzi, ihsan
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.354

Abstract

Pemberdayaan masyarakat terhadap jamaah masjid memiliki dampak sosial yang besar bagi kesejahteraan. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah tetapi juga memiliki fungsi sosial dalam pembinaan umat. Hal ini penting dilakukan agar kegiatan dan simbol-simbol kegamaan tidak hanya fokus pada hubungan manusia dengan Tuhannya, tetapi juga harus memperhatikan pada hubungan sesama manusia, khususnya kesejahteraan jamaah itu sendiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan jamaah masjid melalui pelatihan peternakan modern agar masyarakat dapat meningkatkan produktifitas dan efektifitas dalam berternak kambing. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memperluas fungsi sosial masjid di Desa Carangrejo. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, dialog, dan praktik lapangan terkait peternakan modern. Jamaah diberi pemahaman terkait perencanaan dan perawatan ternak, pembuatan pakan ternak, sampai bagaimana memasarkan hewan ternak secara modern. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa jamaah masjid di Desa Carangrejo pada dasarnya memiliki potensi peternakan yang dapat dikembangkan secara modern. Sehingga dengan adanya pelatihan ini jamaah mampu menerapkan pengetahuan dalam usaha peternakan yang dikelola secara modern yang akan berdampak pada peningkatan kualitas dan kuantitas hasil peternakan dibandingkan dengan pengelolaan ternak secara tradisional. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa masjid dapat menjadi motor penggerak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan serta menjadikan jamaah menjadi lebih mandiri dan Sejahtera.
Kultivasi Limbah Organik Menjadi Maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Desa Kori Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Fatmawati, Indah; Jhohari, Nur Alfian; Aprilia, Novita
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community empowerment through organic waste management can be one of the solutions in improving the local economy. One of the innovative approaches in organic waste treatment is the cultivation of Black Soldier Fly Maggot (BSF) which has great potential in producing animal feed and other products and has economic value. Seeing the potential that exists in Puhcacing Hamlet, Kori Village, Sawoo District, Ponorogo Regency, as the location for the implementation of the Real Work Lecture (KNN), students and Field Supervisors (DPL) of the Riyadlotul Mujahidin Islamic Institute of KKN conducted Community Service (PKM) in the form of community empowerment through BSF Maggot cultivation as a solution to organic waste management which also aims to increase community income. The method of implementing PKM is carried out by providing training to the community on how to cultivate BSF Maggot using household and agricultural organic waste as a breeding medium. The results of this PKM are expected to improve community welfare through waste reduction, the creation of business opportunities, and the development of derivative products from Maggot BSF that can be used in the livestock and organic fertilizer industries. This program is also expected to introduce sustainable environmentally friendly technology for the local community.
PENGEMBANGAN BISNIS UMKM SECARA DIGITALISASI DI CILINCING Edward, Robert; Ridhwan , Muhammad; Ika Widiastuti; Ode, Samsul
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.424

Abstract

Tujuan utama pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara adalah untuk meningkatkan pengetahuan bagi pelaku UMKM di terkait pentingnya pemanfaatan digital marketing bagi UMKM. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode Seminar dibagi kedalam tigat sesi dimana pada masing-masing sesi diberikan materi yang berbeda-beda. Pada keseluruhan sesi, termasuk sesi tentang pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan Penggunaaan Platform Marketplace, narasumber yang menjadi pemateri berasal dari Dosen Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Hal ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang harus terus berjuang di tengah kondisi ekonomi negara dan dunia yang semakin tidak menentu. Salah satu hasil temuan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian yaitu kurangnya pengetahuan dari pelaku UMKM di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara terkait platform digital. Sehingga, dengan adanya penyampaian informasi kepada peserta Seminar terkait platform e-commerce, diharapkan dapat membantu pelaku UMKM di wilayah RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara untuk dapat melakukan ekspansi pasar dan membangun Bisnis UMKM baru.
Pelatihan kepada Orang Tua tentang Peran Orang Tua dalam Penanganan Anak Korban Bullying Di Wilayah kota Surakarta Agustini, Dewi
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.426

Abstract

Bullying merupakan bentuk kekerasan psikososial yang masih marak terjadi di kalangan anak dan remaja, baik dalam bentuk fisik, verbal, sosial, maupun digital. Anak korban bullying cenderung mengalami gangguan emosi, penurunan harga diri, hingga trauma jangka panjang. Salah satu faktor protektif yang paling penting dalam penanganan kasus ini adalah keterlibatan orang tua secara aktif, empatik, dan sadar emosional. Sayangnya, banyak orang tua belum memiliki pengetahuan, kesadaran, maupun keterampilan dalam menghadapi anak yang menjadi korban bullying. Kegiatan pengabdian masyarakat di Kota Surakarta ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua melalui pelatihan yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik terkait bullying. Metode pelatihan dilakukan secara partisipatif dalam tiga sesi utama: pemaparan materi, diskusi kelompok, dan simulasi role play. Materi pelatihan berbasis teori psikologi perkembangan, keterikatan emosional (attachment), sistem keluarga, serta kecerdasan emosional. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi partisipatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua sebesar 34% dan peningkatan kemampuan komunikasi empatik terhadap anak. Peserta juga menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya membangun kelekatan emosional dan lingkungan rumah yang aman. Pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan keluarga terhadap dampak bullying. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua harus menjadi bagian integral dalam sistem perlindungan anak melalui pelatihan berkelanjutan dan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan komunitas.
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN KETAHANAN PANGAN DI DESA GAYAM,KECAMATAN KENDAL KABUPATEN NGAWI JAWA TIMUR Riska Fitri Laili Amalia, Erna; Farihy, Ahmad; Devita, Kartika; Ghoutsi Islahiyah Nurrohmah , Yanti; Taufiq, Amal
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.434

Abstract

This community empowerment activity by optimizing household yards aims to encourage people to actively manage their yards through cultivating vegetables, fruits, and medicinal plants to strengthen food security and maintain environmental sustainability. The program is implemented with an Asset-Based Community Development (ABCD) approach through five strategic stages: Discover, Dream, Design, Define, and Destiny. This method focuses on the utilization of assets, local potential, such as yard land, community expertise, local plant species, and social networks. The results of the community service show that success includes two aspects: first, at the activity process stage, which is shown by the enthusiasm and active participation of the community during the activity process, and second, after the activity process, with an increased understanding of the existence of assets they have, both physical assets such as home yards, plant seeds and various other tools in agriculture and non-physical assets, namely cooperation, organizations, social networks, and so on. Monitoring and evaluation are carried out to determine the condition of the community before the activity and the condition after the activity that shows a significant improvement.
REVITALISASI PEMBELAJARAN FIKIH MELALUI PELATIHAN PRAKTIS FIKIH JENAZAH DI LINGKUNGAN PESANTREN AR-RASYID Firman Priyanto; Evie Puhan, Junita; Mayukha, Tuti; Ali Mustofa, Triono
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.438

Abstract

Knowledge and skills in managing the deceased are essential components of Islamic teachings and considered a collective obligation (fardhu kifayah). However, fiqh education on funeral rites in Islamic institutions remains largely theoretical and lacks practical application. This study aims to revitalize fiqh learning through practical training on Islamic funeral management at Ar-Rasyid Islamic Boarding School, Wonogiri. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program involved students from junior to senior high school levels. The training consisted of three stages: theoretical material delivery, demonstration, and hands-on practice. The results showed a significant improvement in students' understanding and practical abilities regarding proper Islamic funeral procedures. Beyond technical skills, the training fostered spiritual and social awareness, contributing to the character development of the students. This initiative effectively strengthens the role of the pesantren as a contextual and practical center of Islamic education. Keywords: Revitalizing, Fiqh, Funeral, Practical Training, Islamic Boarding School
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB SANTRI MELALUI METODE MUHADATSAH DI PONDOK PESANTREN KMI AR RASYID Ibnu Rizqulloh; Nafiah Nur Isti Qoma, Ashri; Iqbal Al Fatih, Muhammad Iqbal Al Fatih; Ali Mustofa , Triono
Jurnal Al Basirah Vol. 5 No. 2 (2025): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v5i2.439

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Muhadatsah method and its influence on students’ Arabic language proficiency at KMI Ar-Rasyid Islamic Boarding School in Wonogiri. The research originates from the growing need within Islamic boarding schools to improve the effectiveness of Arabic instruction through a communicative approach that emphasizes active conversational practice. Employing a descriptive qualitative approach through field research, the data were obtained from in-depth interviews, participant observation, and documentation of Muhadatsah activities. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, presentation, and verification. The results indicate that the Muhadatsah method significantly contributes to improving students’ speaking and listening skills, expanding their vocabulary, and fostering self-confidence in communicating in Arabic. The implementation also succeeded in creating an interactive and contextual learning environment, despite challenges such as time limitations, varying language proficiency among students, and the need for consistent supervision. Theoretically, this study reinforces the relevance of communicative approaches in Arabic language education within Islamic boarding schools, while practically providing recommendations for Islamic educational institutions to integrate Muhadatsah activities sustainably within their language curriculum. The findings are expected to serve as a foundation for future studies exploring the effectiveness of the Muhadatsah method in modern Arabic language pedagogy.

Page 1 of 2 | Total Record : 15