cover
Contact Name
Anirwan
Contact Email
jurnalintelekmadani@gmail.com
Phone
+6285218159999
Journal Mail Official
papsjournals@gmail.com
Editorial Address
Jl. Malengkeri, Kompleks Gerhana Alauddin, Blok D No. 18 Mangasa Tamalate Makassar
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals (PAPS Journals)
ISSN : -     EISSN : 28307070     DOI : https://doi.org/10.51577/papsjournals.v1i2
Core Subject : Health,
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals (PAPS Journals) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia dengan scope: Farmacologi, Farmakokinetik, Komunitas dan Farmasi Klinik, Kimia Farmasi, Tekhnologi Farmasi, Microbiology dan Bioteknologi Farmasi, Farmasi Herbal. Artikel-artikel yang dimuat dalam Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals (PAPS Journals) merupakan artikel hasil penelitian. Artikel yang akan diterbitkan oleh PAPS Journals akan direview oleh editor internal dan eksternal. Keputusan diterima atau tidaknya suatu artikel ilmiah dalam jurnal ini merupakan hak Redaksi.
Articles 56 Documents
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN RESEP DAN INFORMASI OBAT OLEH APOTEKER DI APOTEK KOTA AMBON Mouw, Susan; Malik, Abdul; Mansur, Mansur; Mahmudah, Rifa’atul; Padjalangi A, Andi Muh Yagkin
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 3 No. 2: Desember, 2024, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v3i2.682

Abstract

Pelayanan resep dan informasi obat merupakan salah satu kegiatan pelayanan kefarmasian yang dilakukan oleh apoteker guna meningkatkan pelayanan Kesehatan serta kegiatan dasar yang wajib diilakukan oleh apoteker saat berhadapan dengan pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan pelayanan resep dan informasi obat di apotek kota ambon, mengidentifikasi kendala-kendala yang di hadapi dalam pelaksanaan resep dan informasi obat di apotek dan bagaimana Upaya- upaya yang dilakukan untuk mengatasi pelaksanaan pelayanan resep dan informasi obat serta pengaruh pelayanan resep dan informasi obat terhadap kepuasan pelanggan di apotek. Desain ini adalah kuantitatif daskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja apoteker dalam pelayanan resep dan informasi obat secara umum telah memenuhi ekspetasi pasien dengan Tingkat kepuasann cukup tinggi yaitu 15 (46,9) pasieen setuju dan 17 (53,1%) sangat setuju. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukan bahwa kinerja apoteker dalam pelayanan resep dan informasi obat memenuhi ekspetasi peneliti yang juga mencerminkkan tinggkat kepuasan yang tinggi.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DALAM PENCEGAHAN SEDIAAN OBAT EXPIRED DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN PASANGKAYU Fadhilah, Nur; Jangga, Jangga; Anjani, Qonita Kurnia
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 3 No. 2: Desember, 2024, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v3i2.683

Abstract

Pengendalian bertujuan untuk memastikan pencapaian tujuan yang telah direncanakan. Pengendalian bukan hanya untuk mendeteksi kesalahan, tetapi juga untuk mencegah dan memperbaikinya jika terjadi. Proses pengujian dilakukan sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan kegiatan, hingga hasil akhir tercapai. Dengan adanya kontrol, diharapkan unit kontrol dapat digunakan secara efisien, dan kegiatan manajerial yang efektif dalam perusahaan dikenal sebagai pengendalian internal. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui pengendalian jumlah pemesanan optimum obat, meminimalkan obat Expayer Date, dan mengetahui buffer stock dan reorder point (ROP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian/pengawasan persediaan obat melalui stock opname, kartu stok, buku defekta dan laporan bulanan dengan jumlah pemesanan optimum obat AMLODIPIN yaitu 16.490 strip obat setiap kali pesan, dilakukan pemesanan kembali ketika stok obat sudah mencapai 8.747 strip agar bisa meminimalkan obat expired, Buffer stock atau safety stock pada obat AMLODIPIN yaitu 5.879 strip, dan Reorder Point (ROP) obat AMLODIPN yaitu 8.747 pada instalasi farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu.
EVALUASI EFEKTIVITAS PERENCANAAN DAN PENGADAAN KEBUTUHAN OBAT PUBLIK SERTA KETERSEDIAAN OBAT DINAS KESEHATAN KABUPATEN POSO TAHUN 2025 Pakinde, Ayisti; Latu, Saparuddin; Mansur, Mansur; Mahmudah, Rifa’atul; Yagkin Padjalangi, Andi Muh; Marzuki, Asnah
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 3 No. 2: Desember, 2024, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v3i2.684

Abstract

Pengelolaan obat yang baik sangat penting untuk menjamin kualitas pelayanan kesehatan. Di Kabupaten Poso, Dinas Kesehatan bertanggung jawab atas pengelolaan obat sesuai kebijakan Kementerian Kesehatan RI. Namun, perencanaan kebutuhan obat di Puskesmas sering tidak sesuai dengan kebutuhan sebenarnya, sehingga diperlukan penelitian dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode perencanaan kebutuhan obat yang diterapkan di Puskesmas dan mengidentifikasi permasalahan terkait perencanaan obat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam, triangulasi, dan focus group discussion (FGD), serta data sekunder dari Bidang Kefarmasian dan pihak terkait lainnya. Informan utama adalah pelaksana farmasi Puskesmas, dengan triangulasi dilakukan pada Kepala Puskesmas dan Kepala Bidang Kefarmasian. Data dianalisis menggunakan metode content analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perencanaan dan pengadaan obat telah mempertimbangkan beberapa faktor, masih terdapat ketidaksesuaian antara pengadaan dan kebutuhan obat. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya pembaruan data yang akurat serta koordinasi yang lemah antara Puskesmas dan Dinas Kesehatan kabupaten, yang menghambat ketersediaan obat secara optimal. Faktor-faktor lain yang memengaruhi termasuk kebijakan Dimas Kesehatan kabupaten, pembatasan anggaran, pemahaman tentang pengobatan rasional, serta pengawasan terhadap pengadaan dan penggunaan obat. Kesimpulan penelitian ini menyarankan untuk meningkatkan akurasi data, komunikasi yang lebih baik antara Puskesmas dan Dinas Kesehatan kabupaten, serta penguatan kebijakan berbasis data akurat dan pengembangan pemahaman pengobatan rasional guna mendukung ketersediaan obat yang optimal dan rasional di Puskesmas Kabupaten Poso.
EVALUASI DAN EFEKTIVITAS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP DI APOTEK RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM LA MADDUKKELLENG Trisnadeni, Sri; Yuliana, Besse; Mahmudah, Rifa’atul
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 3 No. 2: Desember, 2024, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v3i2.685

Abstract

FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK-KIMIA, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, DAN POTENSI STIMULASI KOLAGEN DARI CLAY MASK BERBAHAN EKSTRAK SARANG BURUNG WALET (Collocalia fuciphaga) SECARA IN VITRO Ishak, Pertiwi; Abasa, Sustrin; Wangka, Sudirman
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 4 No. 1: Juni, 2025, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v4i1.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi clay mask berbahan dasar bentonit dengan penambahan ekstrak sarang burung walet (Collocalia fuciphaga) sebagai agen anti-aging alami. Ekstrak diperoleh melalui metode ekstraksi air menggunakan sonikasi dan distandardisasi menggunakan spektrofotometri dan ELISA untuk memastikan keberadaan senyawa bioaktif seperti EGF dan asam sialat. Formulasi clay mask dievaluasi berdasarkan karakteristik fisik, stabilitas selama penyimpanan pada berbagai suhu, aktivitas antioksidan (metode DPPH dan ABTS), serta keamanan dan efektivitas biologis melalui uji sitotoksisitas (MTT), stimulasi produksi kolagen dan elastin (ELISA), dan uji iritasi alternatif (HET-CAM). Hasil menunjukkan bahwa formulasi stabil secara fisik dan kimia, tidak toksik terhadap sel fibroblas, memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, serta mampu meningkatkan produksi kolagen dan elastin secara signifikan. Formulasi ini juga terbukti tidak menimbulkan iritasi. Dengan demikian, clay mask ekstrak sarang burung walet memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk kosmetik anti-aging berbasis bahan alam yang aman dan efektif.
POTENSI EKSTRAK ETANOL BUAH KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI BAHAN AKTIF SEDIAAN GEL TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES PADA TIKUS PUTIH JANTAN Sadsyam, Sriyanty; Awaluddin, Nurhikma; Suharniayanti, Suharniayanti
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 4 No. 1: Juni, 2025, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v4i1.692

Abstract

Ekstrak Buah Kelor (Moringa oleifera L.) memiliki senyawa alkaloid, flavonoid, tannin, fenol, yang dapat menyembuhkan luka diabetes pada tikus putih Jantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa ekstrak etanol buah kelor (Moringa oleifera L.) dapat dijadikan sediaan gel yang stabil secara fisika dan kimia dan untuk mengetahui pada konsentrasi efektif ektrak etanol buah kelor (Moringa oleifera L.) dapat menyembuhkan luka diabetes pada tikus putih Jantan. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratorium. Ekstrak buah kelor dimaserasi dengan pelarut etanol 96%, lalu hasil diekstraksi diambil 5%,10% dan 15% untuk dibuat menjadi sediaan gel penyembuh luka diabetes dengan variasi konsentrasi F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Selanjutnya dilakukan pengujian pada luka diabetes pada tikus putih jantan. Hasil formulasi sediaan gel ekstrak buah kelor (Moringa oleifera L.) menunjukkan stabil pada pengujian organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat dan daya sebar. Hasil uji terhadap luka diabetes menunjukkan bahwa F1 memiliki persentase penurunan diameter luka 100% pada hari ke-19, sedangkan untuk F2 dan F3 memiliki persentase penurunan diameter luka 100% pada hari ke-18 dan hari ke-17. Hasil analisis statistik One Way ANOVA, menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) persentase penurunan diameter luka diabetes pada tikus putih jantan dan konsentrasi efektif F3 (15%). Moringa fruit extract (Moringa oleifera L.) has alkaloid, flavonoid, tannin, and phenol compounds that can heal diabetic wounds in male white rats. This study aims to determine that moringa fruit ethanol extract (Moringa oleifera L.) can be used as a physically and chemically stable gel preparation and to determine the concentration of moringa fruit ethanol extract (Moringa oleifera L.) that is effective in healing diabetic wounds in male white rats. This research method was conducted experimentally in the laboratory. Moringa fruit extract was macerated using 96% ethanol solvent, then the extraction results were taken 5%, 10%, 15% to be used as a gel preparation as a diabetic wound healing gel with variations in concentration, namely F1 (5%). F2 (10%), and F3 (15%). Furthermore, testing was carried out on diabetic wounds in male white rats. The results of the formulation of moringa fruit extract gel preparation (Moringa oleifera L.) showed stable in organoleptical testing, homogeneity, pH, viscosity, adhesion and spreadability. The test results on diabetic wounds showed that F1 had a percentage decrease in wound diameter of 100% on day 19, while for F2 and F3 had a percentage decrease in wound diameter of 100% on day 18 and day 17. The results of One Way ANOVA statistical analysis, showed a significant difference (p<0.05) in the percentage of diabetic wound diameter reduction in male white rats and the effective concentration of F3 (15%).
MODEL INTEGRATIF PELAYANAN FARMASI UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN DAN RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT DI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER Wahab, Andyka; Sri Mulyawati L, Endang; Naningsi, Ayu
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 4 No. 1: Juni, 2025, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v4i1.703

Abstract

Pelayanan farmasi di fasilitas kesehatan primer di Indonesia umumnya masih bersifat administratif dan belum terintegrasi secara optimal dalam proses pelayanan klinik. Kondisi ini berdampak pada rendahnya tingkat keselamatan pasien dan masih banyaknya praktik penggunaan obat yang tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model integratif pelayanan farmasi guna meningkatkan keselamatan pasien dan rasionalitas penggunaan obat. Penelitian ini menggunakan desain mixed methods dalam tiga fase: eksplorasi melalui wawancara mendalam, observasi, dan diskusi kelompok terfokus; pengembangan model dengan metode Delphi bersama para pakar; serta evaluasi implementasi model secara kuantitatif dengan pendekatan pre-post test. Indikator evaluasi mencakup rasionalitas resep obat (mengacu pada indikator WHO), kejadian medication error, dan tingkat pemahaman serta kepuasan pasien terhadap edukasi obat. Model Integratif Farmasi Primer (MIFP) yang dikembangkan meliputi enam komponen utama: asesmen awal, kolaborasi interprofesi, dispensing dan edukasi pasien, monitoring terapi, evaluasi hasil penggunaan obat, dan umpan balik ke tim medis. Implementasi model selama tiga bulan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan obat yang rasional, penurunan kejadian medication error hingga 45,8%, serta peningkatan pemahaman dan kepuasan pasien. MIFP terbukti efektif dalam meningkatkan mutu pelayanan farmasi di Puskesmas serta memberikan dampak positif terhadap keselamatan pasien dan rasionalitas penggunaan obat. Model ini layak direkomendasikan sebagai pedoman pelayanan farmasi klinik di tingkat layanan kesehatan primer.
PENGARUH IMPLEMENTASI MANAJEMEN KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH DADI M, Mansyur; Yuliana, Besse; Mahmudah, Rifa’atul; Marzuki, Asnah
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 3 No. 2: Desember, 2024, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v3i2.718

Abstract

Kemenkes RI menyatakan kualitas pelayanan kesehatan merupakan segala hal yang meliputi kinerja yang menunjukkan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan terhadap Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit Khusus Daerah DADI. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit Khusus Daerah DADI. Jenis penelitian ini menggunakan survei analitik deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mengambil obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Khusus Daerah DADI Makassar Tahun 2023 dengan rata-rata pasien yaitu sebanyak 322 orang pasien kunjungan pengambilan sampel dengan metode Accidental sampling sedangkan sampel berjumlah 76 orang. Analisa data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji chi-square diketahui bahwa kepuasan pasien berpengaruh terhadap Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan dan Empati p = 0,001, artinya ada pengaruh Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan dan Empati terhadap kepuasan pasien. Dari hasil analisis multivariat diketahui variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah variabel Kehandalan dengan nilai OR 83.966. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah variabel Kehandalan bernilai lebih dominan, artinya variabel Kehandalan paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Khusus Daerah DADI Makassar. Bagi petugas Instalasi Farmasi diharapkan untuk selalu memberikan pelayanan yang baik kepada pasien dan agar dapat menambah wawasan dan kompetensi dengan mengikuti pelatihan baik pelatihan internal maupun eksternal.
PENGARUH SISTEM PENGADAAN DAN KEBIJAKAN INTERNAL TERHADAP KETERSEDIAAN OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SYEKH YUSUF KABUPATEN GOWA Basir, Basir; Yuliana, Besse; M, Mansur
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 3 No. 2: Desember, 2024, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v3i2.719

Abstract

Ketersediaan obat yang memadai dan berkualitas di rumah sakit menjadi aspek krusial dalam menunjang pelayanan kesehatan yang optimal. Obat- obatan yang tersedia dengan baik akan memastikan pasien mendapatkan perawatan yang sesuai dan dapat mengurangi angka morbiditas serta mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem pengadaan dan kebijakan internal dalam mendukung ketersediaan obat di rumah sakit, dengan fokus pada Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengadaan melalui e-katalog meningkatkan efisiensi hingga 75%, Kebijakan internal, seperti perencanaan kebutuhan berbasis historis (90% implementasi), penyusunan buffer stock (70% implementasi), dan monitoring distribusi (75% implementasi). Kekosongan stok sebanyak 148 jenis obat berdampak signifikan terhadap kualitas pelayanan, yang juga menjadi penyebab utama ketidakpuasan pasien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara sistem pengadaan dan kebijakan internal, yang didukung oleh inovasi teknologi serta kolaborasi dengan pemerintah daerah, dapat meningkatkan manajemen pengadaan obat dan memberikan dampak positif terhadap pelayanan kesehatan rumah sakit.
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN KRIM TABIR SURYA EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) SEBAGAI PERAWATAN WAJAH Adriana, Andi Nur Ilmi; Aris, Muhammad; KA, Syarifuddin; Suryati, Yuyun
Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals Vol. 3 No. 2: Desember, 2024, PAPS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/papsjournals.v3i2.634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik dan nilai SPF sediaan krim tabir surya ekstrak Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) yang dibuat telah memenuhi persyaratan stabilitas fisik dan nilai standar SPF krim. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium. Penelitian ini terdiri dari empat formula dengan variasi konsentrasi ekstrak Daun Jeruk Nipis sebagai zat aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula sediaan krim tabir surya ekstrak Daun Jeruk Nipis memenuhi persyaratan karakteristik fisik dan stabilitas fisik sediaan krim yang baik. Setelah dilakukan uji SPF (Sun Protector Factor) disimpulkan bahwa krim tabir surya ekstrak Daun Jeruk Nipis memenuhi nilai standar SPF krim yang baik. Nilai untuk F1 dengan konsentrasi ekstrak 3% yaitu 6,3261 termasuk dalam kategori proteksi sedang dan F2 dengan konsentrasi ekstrak 6% yaitu 71,9893 termasuk dalam kategori proteksi ultra