cover
Contact Name
Robby Gus Mahardika
Contact Email
robby@ubb.ac.id
Phone
+6285769532458
Journal Mail Official
robby@ubb.ac.id
Editorial Address
Gedung Dharma Pendidikan, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung, Kampus Tepadu Universitas Bangka Belitung Balunijuk, Kab. Bangka, Prov. Kep. Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI)
ISSN : 27987426     EISSN : 27985199     DOI : https://doi.org/10.33019/depati
Jurnal Depati merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus dan scope: - Penerapan Teknologi Tepat Guna - Edukasi dan Pendidikan - Teknik dan Kejuruan - Sosial - Bisnis dan Ekonomi - Bahasa, Budaya, dan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA ALAT PERAGA DI SMP KETAPANG III CIBUBUR Malau, Nya Daniaty
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/1bwf6h10

Abstract

This community service program was designed to enhance the competencies of teachers and students at SMP Ketapang III Cibubur in developing innovative instructional media and teaching aids. The initiative was motivated by the limited utilization of teaching aids in the school's teaching and learning activities, which has adversely affected students’ comprehension of subject matter. The implementation of the program adopted a participatory training approach, involving five teachers and twenty-three selected students. The program comprised three main stages: (1) theoretical briefing on instructional media and the fundamental principles of teaching aid development, (2) practical workshops on constructing teaching aids using simple and readily available materials, and (3) simulation sessions for the application of these media in classroom learning. The training focused on the development of six types of teaching aids: traffic lights, electric generators, water-powered cars, solar-powered cars, magnetic trains, and scribble bots. All stages were deliberately designed to foster and optimize collaboration between teachers and students. Both groups exhibited strong enthusiasm during the demonstration sessions, actively participating and taking turns in observing and operating the teaching aids. Furthermore, they engaged in meaningful discussions by inquiring about the processes involved in constructing the teaching aids and the scientific principles underlying their operation. Based on the results of the satisfaction analysis, it was found that, out of fifteen assessment indicators, the overall satisfaction level was categorized as “very good,” indicating that the partner institution was highly satisfied with the activities conducted by the community service team. This program not only contributed to the improvement of teachers’ pedagogical competencies but also stimulated students’ creativity. In the long term, it is expected to promote the establishment of a collaborative learning culture between teachers and students through the effective use of instructional media.
PEMANFAATAN MESIN PEMBUBUR LIMBAH KULIT JERUKUNTUK MENINGKATAN PRODUKSI PAKAN MAGGOT DI KSM SAHABAT FARM KELURAHAN BUKIT BESAR KECAMATAN GIRIMAYA KOTA PANGKALPINANG Sari Wijianti, Eka; Bidayani, Endang; Inonu, Ismed; Saparin, Saparin
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/k03x1w55

Abstract

Sahabat Farm adalah kelompok swadaya masyarakat (KSM) sebagai pengelola rumah maggot. Namun pengelolaan pakan maggot yang berkualitas dengan biaya terjangkau masih menjadi kendala dalam pengembangan budidaya maggot seperti yang dialami Sahabat Farm Bangka Belitung. KSM mengolah bahan pakan maggot dari limbah kulit jeruk secara manual membutuhkan waktu 60 menit untuk 30 kg limbah kulit jeruk. Kebutuhan pakan maggot 120 kg/hari tidak efektif jika dilakukan pembuburan kulit secara manual. Berdasarkan diskusi langsung dengan KSM Sahabat Farm, mereka membutuhkan mesin yang dapat mencacah kulit jeruk menjadi halus (pembuburan) sebagai pakan maggot. KSM Sahabat Farm mampu menghasilkan 60 kg per hari maggot dengan total 1,8 ton per bulan. 1 kg maggot membutuhkan 2 kg limbah organik. Sehingga, untuk memberi makan 60 kg maggot dibutuhkan 120 kg limbah organik perharinya. Tim pengabdian akan membuat mesin pembubur kulit jeruk dengan kapasitas mencapai 170 kg/jam. Maggot digunakan mitra sebagai pakan ikan, pakan unggas, dan dijual ke konsumen mendapatkan benefit yang menopang ekonomi keluarga. Melalui proposal pengabdian ini, tim pengabdian akan membuat dan menyerahkan mesin pembubur kulit jeruk ke mitra dan melakukan pendampingan penggunaan mesin. dengan mesin tersebut, diharapkan dapat meningkatkan produktiftivas mitra dalam memproduksi maggot
MEKANISASI PEMBUATAN KOMPOS DI DESA PERGAM KECAMATAN AIRGEGAS KABUPATEN BANGKA SELATAN Rodiawan, Rodiawan; Sari Wijianti, Eka; Setiawan, Yudi; Suhdi, Suhdi; Rosa, Firlya; Zuyyinal Adib, Adam; Puriza, Yonggi; Saparin, Saparin
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/7pqcah68

Abstract

Jurusan Teknik Mesin pada tahun 2024 telah melaksanakan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di desa Pergam Kecamatan Airgegas Kabupaten Bangka Selatan. Mitra pengabdian adalah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pergam. Untuk lanjutan pengabdian tahun 2025 berdasarkan hasil wawancara dengan bapak Sukardi (kepala desa pergam) dan Ibu Nenih Sumarni (ketua PKK desa Pergam) adalah tentang pembuatan kompos. Saat ini dibutuhkan alat atau mesin untuk membantu dalam produksi kompos. Kendala saat ini yang dialami mitra yaitu pencacahan bahan-bahan untuk kompos masih dilakukan secara tradisional menggunakan pisau atau parang. Selain itu pengadukan untuk mencampur bahan kompos masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan tenaga yang besar dan waktu yang cukup lama. untuk mencacah bahan kompos bisanya diperlukan waktu berkisar 30 menit sehingga tidak efektif. Tim pengabdian berencana membantu mitra dengan menyiapkan mesin pencacah bahan organik. Mesin yang akan dihibahkan merupakan mesin dari hasil penelitian mahasiswa program studi Teknik Mesin. Mesin tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mencacah bahan-bahan organik untuk bahan pembuatan pupuk kompos. Melalui proposal pengabdian ini, tim pengabdian akan membuat dan menyerahkan mesin pencacah sampah organik ke mitra, melakukan pendampingan penggunaan mesin, dan sosialisasi cara membuat pupuk kompos.
PENYELARASAN LARGE LANGUAGE MODEL SEBAGAIASISTEN PEMBELAJARAN DI SMAN 1 GERUNG Ramadian Ridho Illahi; Suhayat Minardi; Dian Wijaya Kurniawidi; Arif Budianto; Adella Ulyandana Jayatri; Nurul Qomariyah; Lily Syahana Rahim
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/31sdgv53

Abstract

Pembelajaran fisika sering kali menjadi tantangan, terutama karena kompleksitas materi serta metode pengajaran konvensional yang kurang mendukung kebutuhan individu siswa. Guru menghadapi keterbatasan waktu dan sumber daya untuk memberikan perhatian personal kepada setiap siswa, sementara platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang tersedia belum sesuai dengan kurikulum nasional. Pengabdian ini bertujuan mengembangkan aplikasi tutor virtual berbasis AI untuk mendukung pembelajaran fisika yang adaptif dan relevan. Aplikasi ini dirancang untuk menyajikan materi sesuai kurikulum, memberikan penjelasan interaktif, memantau kemajuan siswa, dan menyediakan umpan balik konstruktif. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan sekolah mitra, pengembangan kurikulum digital, implementasi teknologi Large Language Model (LLM), serta uji coba di sekolah mitra. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan kemampuan menyusun solusi berbasis AI, dengan 85% peserta berhasil menciptakan prototipe model kontekstual. Untuk menjamin keberlanjutan, disusun repositori digital terbuka dan klinik virtual sebagai pusat dukungan teknis dan kolaborasi. Inisiatif ini membuktikan bahwa LLM dapat menjadi alat efektif untuk personalisasi pembelajaran sains yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran fisika secara signifikan.
PRAKTIK ECOPRINT DALAM PENGUATAN PEMBERDAYAANPEREMPUAN DENGAN PEMANFAATAN POTENSI LOKAL LINGKUNGAN SEKITAR TEMPAT TINGGAL PADA KELURAHANJERAMBAH GANTUNG Valeriani, Devi; Wibawa, Dian Prihardini; Wulandari, Ayu; Puspita, Indah
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/mf8xwz79

Abstract

Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain ramah lingkungan yang menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga, sehingga berkontribusi pada pelestarian lingkungan serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan dan pendampingan langsung kepada kelompok perempuan desa mengenai teknik dasar ecoprint, pemilihan bahan baku lokal, serta strategi pemasaran produk. Melalui pendekatan partisipatif, program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya ekonomi berbasis lingkungan dan keberlanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan perempuan dalam mengolah bahan alami menjadi produk ecoprint yang memiliki nilai jual. Selain itu, program ini mendorong kemandirian ekonomi perempuan serta memperkuat peran mereka dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal. Dengan demikian, penguatan pemberdayaan perempuan melalui praktik ecoprint dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
PROGRAM GERAKAN PEKARANGAN PRODUKTIF BERBASIS URBAN FARMING Arsyadi, A; Aldila, Herman; Julianti, Erna; Puspita, Indah
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/0eb8dx40

Abstract

The household-scale microgreen urban farming program was implemented in Lubuk Kelik Village, Bangka Regency, as a community empowerment initiative to improve family income and prevent stunting. This program was designed to utilize limited household land through the cultivation of microgreens, which are easy to grow, have a short harvesting period, and provide high nutritional value. The implementation methods included socialization, technical training, cultivation practices, mentoring, and evaluation of outcomes. The results showed an increase in participants’ knowledge and skills in managing microgreens independently. Some participants consumed the harvest to improve family nutrition, while others began marketing the products within their neighborhood, contributing to additional household income. This program has proven to support the availability of affordable nutritious vegetables while also strengthening community awareness of stunting prevention. Therefore, microgreen urban farming has the potential to become an applicable and sustainable model for community empowerment.
EDUKASI PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA : MENINGKATKAN MOTIVASI DAN LITERASI BAHASA INGGRIS SISWA MELALUI APLIKASI TIKTOK Afrillia Anggreni
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/v7g26m38

Abstract

Low motivation tends to make students passive, indifferent, bored, and even frustrated in the learning process. As a result, they cannot maximally achieve their learning goals. This was what students at SMP Negeri 1 Atap Lik Layana Indah Palu experienced, as seen from the large number of students who were not focused when the teacher was teaching in class, lack interest in reading when given independent learning assignments, and appear bored during the learning process. The main factors causing this were a lack of human resources, facilities, and infrastructure, which result in monotonous and uninteresting learning methods or approaches. Therefore, more enjoyable, interactive and innovative activities are needed to create a good learning environment to increase motivation and stimulate students' interest in reading. The activity is the use of creative TikTok content. The applied method in this activity is training in which students are taught to utilize creative TikTok content in the form of reading challenges and English conversations assisted by the TikTok duet feature, as well as introducing short context-based story videos. The results of this activity point out that the students have responded positively. Through this activity, students' motivation, literacy skills, and English proficiency can improve
SOSIALISASI BAHAYA PINJAMAN ONLINE ILEGAL DI DESALOPOK KABUPATEN SUMBAWA Muhammad Rizqi, Reza; Zulfikar Akbar, Arya; Hardiansyah, Rian
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/5abasc75

Abstract

The development of financial technology (fintech) in Indonesia has opened up wider access to credit, but this has been accompanied by the rise of illegal online lending practices that are disturbing and harmful to the community. Rural communities, such as in Lopok Village, Sumbawa Regency, face unique vulnerabilities amid uneven digital penetration and financial literacy gaps, despite provincial statistics showing high literacy rates. In response to this issue, a community service team from the Faculty of Economics and Business, Sumbawa University of Technology (FEB UTS) implemented an outreach program aimed at increasing the understanding and awareness of the Lopok Village community regarding the dangers of illegal online lending. The activity employed participatory education methods, including lectures, discussions, and case studies, with program effectiveness evaluated through pre-test and post-test approaches. The evaluation results showed a significant increase in participants' knowledge across all measured indicators, including the ability to distinguish between legal and illegal online loans, awareness of the risks of personal data misuse, and knowledge of official complaint channels. This activity proves that targeted and contextual socialization is an effective empowerment strategy to protect rural communities from the threat of digital financial crime.