cover
Contact Name
Robby Gus Mahardika
Contact Email
robby@ubb.ac.id
Phone
+6285769532458
Journal Mail Official
robby@ubb.ac.id
Editorial Address
Gedung Dharma Pendidikan, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung, Kampus Tepadu Universitas Bangka Belitung Balunijuk, Kab. Bangka, Prov. Kep. Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI)
ISSN : 27987426     EISSN : 27985199     DOI : https://doi.org/10.33019/depati
Jurnal Depati merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus dan scope: - Penerapan Teknologi Tepat Guna - Edukasi dan Pendidikan - Teknik dan Kejuruan - Sosial - Bisnis dan Ekonomi - Bahasa, Budaya, dan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI DI SEKTOR MIKRO DAN UMKMDI MEDAN Sinaga, Debora Theresia Wulan; Oktafia, Renny; Nisa, Fauzatul Laily
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v5i1.6066

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peran PT Pegadaian dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi di sektor mikro dan UMKM di Medan. Menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), pengabdian ini mendampingi pihak UMKM dalam mempermudah akses pendanaan melalui produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah. Metode observasi, wawancara, dan dokumentasi menunjukkan bahwa inisiatif ini tidak hanya meningkatkan akses keuangan, tetapi juga memperkuat jaringan sosial dan keterampilan masyarakat, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi ekonomi lokal.
DIGITALISASI PENGELOLAAN ZAKAT: OPTIMALISASI TEKNOLOGI BAGI JAMAAH MASJID DI DESA MARITENGNGAE SUPPA PINRANG Yunus, Mukhtar; Wahyu, A. Rio Makkulau; Anwar, Wirani Aisiyah
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v5i1.6083

Abstract

Optimal zakat management is one of the strategic steps in realizing the welfare of the community through mosque-based community empowerment. This community service activity aims to empower the congregation of the Maritengngae Village Mosque to have a deep understanding of zakat and be able to manage zakat independently. The mosques in Maritengngae Suppa Pinrang Village consist of 5 mosques, namely: Nurul Jihad Barakasanda Mosque, Al Barkah Barakasanda Mosque, Nuruddin Temappa Mosque, Babussalam Cikuale Mosque, and Syuhada 45 Alakkang Mosque. The service was carried out using the Participatory Action Research (PAR) method through the stages of planning, action, observation, and mentoring. By empowering the mosque as a center for zakat management, it is hoped that the role of the mosque will not only be limited to collecting zakat, but also include targeted distribution and mentoring for zakat recipients (mustahik) to improve their standard of living. This program is implemented through a series of activities, such as counseling, training or mentoring, and group discussions, with a focus on increasing the capacity of mosque administrators and the Maritengngae Village community in understanding and managing zakat. In addition, this activity introduces information technology as a tool in managing zakat, for example using the Menara Masjid application, Smart ZISWaf, and Emasjid, so that the process of recording muzakki and mustahik data becomes more efficient, transparent, and accountable. With this approach, mosques are expected to become institutions that are able to empower the people's economy sustainably and support significant social change at the community level.
INOVASI ALAT FILTRASI LIMBAH BATIK: SOLUSI EFEKTIF UNTUK PENGELOLAAN LIMBAH CAIR RAMAH LINGKUNGAN Rahmadi, Deddy; Prasetyani, Elvira; Chaririyah,, Zakiyatul; Putri, Della Hidayana; Abdillah, Nafal Maulana; Najihan, Hizbullah; Camelia, Puspa; Pratiwi, Hanifa Ika Dian; Vanesia, Valentina Aprilia; Khasanah, Aulia Nur; Asiyam, Unzhurna; Hariyani, Febri Dwi; Styo, Anyelir Nurahmaida Nanda
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v5i1.6152

Abstract

Batik is one of the world’s cultural heritages. Batik motifs are widely applied to various products, one of which is wood. Desa Wisata Krebet, located in Pajangan Subdistrict, Bantul Regency, Yogyakarta, is one of the producers of wooden batik in Indonesia. The production of wooden batik generates liquid waste from the dyeing process. However, this waste is not yet adequately treated and is directly discharged into the environment, potentially causing pollution. This community engagement project aimed to treat the liquid waste from wooden batik production to prevent environmental contamination, particularly soil pollution, and to ensure the discharged waste complies with applicable wastewater quality standards. The method utilized was based on the principles of coagulation and filtration. These principles were implemented in a waste treatment system consisting of tanks and filtration pipes. Several experiments were conducted to determine the optimal coagulant formulation. Modifications were also made to the filtration pipes to achieve better results. The findings demonstrated a significant reduction in BOD, COD, and TSS levels in the wastewater before and after treatment.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PAKAN TERNAK BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK DI PETERNAKAN TARET JAYA DESA AIR ANYIR KABUPATEN BANGKA Saparin, Saparin; Rodiawan, Rodiawan; Pratama, Deni
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurusan Teknik Mesin pada tahun 2023 telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di desa Air Anyir kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. Mitra pengabdiannya adalah kelompok ternak Taret Jaya. Kelompok tersebut beternak bebek pedaging dan itik. Dalam membuat pakan, proses pencacahan bahan pakan masih dilakukan secara manual menggunakan golok atau pisau dan juga proses pengadukan untuk mencampur bahan pakan menggunakan cangkul yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk bahan adukan 50-60 kg. Berdasarkan diskusi bersama dengan kelompok ternak Taret Jaya dan pihak desa Air Anyir, Mereka membutuhkan mesin pengaduk bahan pakan. Untuk itu, tim pengabdian dari jurusan Teknik Mesin tahun 2023 telah menyerahkan satu unit mesin pengaduk pakan. Mesin tersebut mampu mengaduk pakan 6 kali lebih cepat dibandingkan dengan mengaduk secara manual. Pengabdian lanjutan pada tahun 2024, berdasarkan hasil diskusi dengan kelompok ternak Taret Jaya dan Sekretaris desa Air Anyir, mereka membutuhkan mesin pencacah sampah organik. Mesin tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mencacah bahan pakan ternak dan juga dapat mencacah bahan organik untuk bahan pembuatan pupuk kompos. Pelaksanaan pengabdian telah dilaksanakan di kelompok ternak Taret jaya. Telah dilakukan serah terima mesin sebanyak satu unit mesin pencacah kepada mitra PkM. Mesin tersebut membantu mitra dalam memproduksi pakan secara mandiri.
PEMANFAATAN MESIN IRAT BAMBU UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU MASYARAKAT DESA PERGAM KECAMATAN AIRGEGAS KABUPATEN BANGKA SELATAN Saparin, Saparin; Wijianti, Eka Sari; Setiawan, Yudi; Rodiawan, Rodiawan; Ariksa, Jeri; Suhdi, Suhdi; Rosa, Firlya; Adib, Adam Zuyyinal
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v5i1.6185

Abstract

Desa Pergam merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung dengan luas wilayah 176,36 km2. Mata pencaharian penduduk antara lain sebagai petani, penambang, wiraswasta, pedagang, buruh bangunan, nelayan, dan ASN. Potensi desa Pergam sangat banyak, salah satunya adalah kerajinan tangan, anyaman berbahan bambu. Berdasarkan diskusi dengan calon mitra pengabdian, ketua PKK Desa Pergam, dan Kepala Desa Pergam didapatkan beberapa permasalahan mitra pengrajin anyaman bambu dalam menjalankan usahanya, antara lain: 1) pemotongan bambu dilakukan dengan gergaji secara manual; 2) pembelahan bambu dilakukan secara konvensional menggunakan golok; 3) mengiratkan bambu dilakukan secara konvensional menggunakan pisau. Diantara tiga permasalahan tersebut, proses yang paling rumit adalah mengirat bambu. Untuk mengiratkan satu ruas bambu berukuran panjang sekitar 80 cm memerlukan waktu 60 menit dan menghasilkan sekitar 50 lembar bahan anyaman. Proses ini tidak efsiensi karena memerlukan waktu yang cukup lama. Berdasarkan uraian diatas, mitra pengabdian mengusulkan pemanfaatan mesin irat bambu untuk meningkatkan produktivitas usaha mereka. Tim pengabdian kepada masyarakat prodi Teknik Mesin telah menyerahkan satu unit mesin irat bambu, yang diserahkan langsung kepada kepala Desa Pergam. Mesin tersebut mampu mengirat bambu berkisar 30 s.d 35 lembar dalam waktu 1 menit. Penggunaan mesin irat bambu lebih efisien dibandingkan dengan cara konvensional sehingga dapat meningkatkan produktivitas produk anyaman bambu.
PROGRAM PENDAMPINGAN PENULISAN ABSTRAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MENULIS KARYA ILMIAH DI SMAN 2 PANGKALPINANG Indriawati, Anisa; Kusmita, Tri; Syafrina, Andina; Puspita, Indah
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v5i1.6219

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana kegiatan pembelajaran akan lebih optimal. Peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Kurikulum ini diterapkan di semua jenjang Pendidikan (PAUD, SD, SMP dan SMA). Kurikulum merdeka memiliki fleksibilitas dalam hal alokasi waktu serta materi pelajaran, namun tetap berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik. Siswa memiliki kebebasan untuk mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan yang dimiliki. Di sisi lain, kurikulum ini juga memberikan kebebasan pada Guru dalam memilih perangkat ajar sehingga dapat disesuaikan dengankebutuhan belajar dan minat siswa. Kemdikbudristek memberikan kebijakan mengenai keleluasaan satuan pendidikan dalam mengimplementasikan kurikulum sesuai dengan tingkat kesiapannya (Nugraha, T S, 2022) SMA Negeri 2 Pangkalpinang telah menerapkan kurikulum merdeka. Penerapan kurikulum merdeka di SMA N 2 Pangkalpinang
SOSIALISASI APLIKASI ASAP CAIR LISA (LIQUID SMOKE AGRIBISNIS) SEBAGAI PESTISIDA ALAMI DAN PENGAWET PANGAN Evahelda, Evahelda; Anggraini, Ria Ayumi; Rupiyana, Rupiyana; Ariani, Debi; Okta, Nabila Ayu; Wirani, Wirani; Nuriyana, Nuriyana; Andriliani, Rasmita; Novianti, Silvia; Hasibuan, Riris Theresia; Andiniyah, Titi
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v5i1.6242

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan agribisnis, termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Desa Balunijuk merupakan salah satu daerah di Kabupaten Bangka yang menggantungkan perekonomiannya pada sektor pertanian, terutama dalam budidaya tanaman cabai. Namun, petani di desa ini sering menghadapi kendala dalam pengendalian hama dan kualitas hasil panen akibat penggunaan pestisida kimia yang berlebihan. Sebagai alternatif ramah lingkungan, asap cair diperkenalkan sebagai solusi dalam sektor pertanian dan pengolahan pangan. Kegiatan sosialisasi yang bertajuk “Sosialisasi Aplikasi Asap Cair LISA (Liquid Smoke Agribisnis) Sebagai Pestisida Alami dan Pengawet Makanan” dilaksanakan di Desa Balunijuk pada 12 Desember 2024. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan pemanfaatan asap cair grade 3 sebagai pestisida alami untuk tanaman cabai dan grade 2 sebagai pengawet makanan, khususnya ikan asap. Metode pelaksanaan melibatkan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung. Peserta diberikan materi mengenai manfaat dan teknik penggunaan asap cair, diikuti dengan demonstrasi aplikatif pada tanaman cabai dan ikan tongkol. Hasil menunjukkan bahwa peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan memahami cara penggunaan asap cair yang aman dan efektif. Ibu-ibu PKK berhasil mempraktikkan penggunaan asap cair sebagai pengawet makanan, meningkatkan daya simpan ikan asap. Sosialisasi ini tidak hanya mengedukasi petani dan masyarakat setempat tentang teknik pertanian berkelanjutan, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan perekonomian desa. Diharapkan bahwa penggunaan teknologi ini dapat terus diperkenalkan dan dikembangkan di daerah lain yang membutuhkan solusi serupa.
PELATIHAN BINA ORANG TUA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI KEPADA ORANG TUA Aziz, Ahmad Abdul; Bahfen, Munifah
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v5i1.6249

Abstract

Parent Guidance Training (BOT) is one of the programs designed by Pos Paud Sahabat Karawang as an effort to answer issues, especially those related to early childhood development (AUD) that are currently occurring in the field (in this case, at Paud Sahabat Karawang school). The theme of the Parent Guidance Training (BOT) was raised based on observations and the need to solve problems of early childhood development and education, both from the context of physical, cognitive, socio-emotional development, educational dynamics, and so on. The speakers who were presented as resource persons in this activity were academics and practitioners in the fields of early childhood education, health and psychology. Based on the results of the analysis, it was concluded that the Parent Guidance Training (BOT) with the theme "Optimal Ways to Learn AUD" was able to improve the knowledge and understanding of training participants regarding effective learning methods or methods to be applied to early childhood. The majority of participants showed a significant difference in their level of understanding and knowledge as shown based on the results of the post-test and interviews given after the training.
Sosialisasi Pembuatan Kertas Dari Limbah Daun Serai Wangi Adisyahputra, Adisyahputra
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v3i2.4501

Abstract

Distilling citronella produces quite a large amount of citronella leaf waste. Each harvest season produces around two tons of wet citronella leaves which are then distilled to produce essential oil, leaving behind waste. Based on this, service was carried out in Jada Bahrin Village through outreach in processing citronella leaf waste into paper. It is hoped that this service can support the priority development of the 2017-2045 National Research Master Plan which focuses on the food-agriculture sector while still referring to the Bangka Belitung University Community Service Strategic Plan for 2021-2025.
UPAYA PENINGKATAN PEMASARAN UMKM DESA KOTA BANGUN PASCA PANDEMI COVID-19 MELALUI METODE PENDEKATAN MEDIA DAN TEKNOLOGI Kemal, Rahmat Azhari; Pernantah, Piki Setri; Hafidz, Abdul; Ningsih, Alif Setya; Oktavia, Dian; Kamila, Elsya Nur; Gustina, Helma Lia; Maimunah, Maimunah; Anisyah, Nur; Afiah, Nurul; Riady, Recky Jedianta; Oktaviani, Voni
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v4i1.4551

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak pada sektor ekonomi, termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Desa Kota Bangun, Kabupaten Kampar, Riau memiliki beberapa UMKM yang dapat menjadi potensi untuk menyokong perekonomian desa. UMKM tersebut diantaranya ialah UMKM tempe, tahu, donat, pengepul lidi sawit, serta Pujasera. Namun karena adanya pandemi Covid-19 semua UMKM tersebut mengalami penurunan jumlah konsumen dikarenakan mengikuti protokol dari pemerintah untuk melakukan social distancing, sehingga terkendala untuk melakukan jual beli secara langsung. Meskipun pandemi Covid-19 sudah mulai berakhir, dampak yang diberikannya terhadap UMKM masih dapat dirasakan hingga saat ini, beberapa UMKM di Desa Kota Bangun yang terkena imbas dari pandemi mengalami penurunan penjualan produk sehingga terjadinya penurunan pendapatan. Selain itu pemilik UMKM juga terlambat dalam mengikuti arus perekonomian modern karena kurangnya pengetahuan mengenai pemasaran secara online dengan media E-marketing. Dengan munculnya masalah tersebut pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemasaran UMKM di Desa Kota Bangun yang dilakukan dengan memberikan pendampingan pembuatan media promosi usaha dan aktivitas promosi di media sosial. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapatkan apresiasi dari UMKM yang menjadi mitra. Mitra sasaran merasakan manfaat berupa penambahan wawasan serta penambahan omzet dan jangkauan pemasaran. Promosi usaha melalui media sosial diharapkan dapat berkelanjutan agar jangkauan pemasaran UMKM tidak hanya di Desa Kota Bangun saja tetapi hingga dikenal di luar desa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan serta perekonomian pemilik UMKM Desa Kota Bangun pasca pandemi Covid-19.

Page 10 of 14 | Total Record : 138