cover
Contact Name
Alde Alanda
Contact Email
alde@pnp.ac.id
Phone
+6281267775707
Journal Mail Official
abdimas@pnp.ac.id
Editorial Address
Kampus Politeknik Negeri Padang, Limau Manis, Padang, Provinsi Sumatera Barat, 25164
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat
ISSN : 2776429X     EISSN : 2776429X     DOI : https://doi.org/10.30630/jppm.v4i2
Sains dan teknologi Teknik Teknologi informasi Sains sosial Economi dan Bisnis Pendidikan Seni dan Budaya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
Sosialisasi Sosialisasi Perbanyakan Jamur Trichoderma Sebagai Pencegah Ganoderma Tanaman Kelapa Sawit Pada Lubang Tanam Sebelum Menanam Kelapa Sawit Sinuraya, Robi Alisyahbana; Nurliana, N; Maisarah, M; Ashari, Reza; Rambe, Surya Achmad; Lubis, Fadhillah Martua; Mendrofa, Moreno Fransaro; Halawa, Albertus
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i1.1220

Abstract

Tanaman kelapa sawit memiliki dampak positif yang signifikan pada perekonomian masyarakat Indonesia, salah satunya terlihat di Masyarakat Desa Kwala Pesilam, yang terletak di Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Meskipun begitu, budidaya kelapa sawit di sana juga dihadapkan pada masalah serius, yakni penyakit ganoderma (busuk pangkal batang) pada tanaman kelapa sawit. Untuk mencegah masalah ini, salah satu langkah preventif yang dapat diterapkan adalah mengintroduksi jamur Trichodema sp ke dalam lubang tanam kelapa sawit. Dalam rangka memberikan pemahaman dan keterampilan kepada Masyarakat Desa Kwala Pesilam dan mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia tentang teknik perbanyakan jamur Trichoderma sp menggunakan padi dan jagung, dilakukan sebuah program pengabdian kepada masyarakat (PKM). Kegiatan ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada Kamis, 11 September 2023, di aula kantor Desa Kwala Pesilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, dengan tujuan agar penyebaran pengetahuan ini dapat membantu mengatasi permasalahan Ganoderma di lahan yang digunakan untuk budidaya kelapa sawit.
A Pemanfaatan Mesin Pencacah Batang Nilam Pada Kelompok Tani Penghasil Minyak Nilam Di Kelurahan Limau Manis Selatan Junaidi, J; Adriansyah, A; Sukma, Rino; Nasirwan, N
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i1.1232

Abstract

Kelurahan Limau Manis Selatan berkembang pesat dibidang pertanian dan industry kecil. Salah satunya tanaman nilam untuk diolah menjadi minyak nilam, ± 10 hektar telah siap panen. Walaupun begitu kapasitas produksi minyak nilam petani masih rendah, disebabkan proses produksi masih secara manual, khususnya pada proses pencacahan batang nilam dengan parang gerakan tangan. Proses manual hanya 100-120 kg hasil cacahan yang dihasilkan, dan minyak nilam yang dihasilkan ± 2,4 – 2,8 kg. Dengan keadaan ini sangat diperlukan mesin pencacah batang nilam agar hasil cacahan minimal 500 kg/jam. Dari hasil pelaksanaan pengabdian didapatkan rancangan mesin berukuran panjang 90 cm x tinggi 70 cm x lebar 45 cm, tutup mesin berdiameter 45 cm, piring pencacah berdiameter 40 cm, pisau pencacah berukuran panjang 15 cm x lebar 7,8 cm dengan sudut kemiringan pisau 300, poros pencacah berukuran diameter 4 cm x panjang 30 cm, dan rangka berukuran panjang 85 cm x tinggi 35 cm x lebar 45 cm, dengan menggunakan bearing 2 buah kiri dan kanan poros mesin. Dari hasil pengujian mesin didapatkan mesin bekerja dengan baik, putaran mesin bisa diatur sesuai dengan yang diinginkan minimal putaran 400 rpm dan maksimal 1400 rpm. Putaran bisa diatur dan dirobah-robah karena menggunakan engine dengan daya 3,5 HP. Kapasitas mesin maksimal ± 460 kg/jam, dan hasil cacahan yang didapatkan pada putaran rendah panjang cacahan rata-rata 3 cm dan putaran tinggi rata-rata 1-2 cm. Secara keseluruhan mesin dapat mencacah dengan baik, bisa untuk batang nilam yang masih basah dan batang nilam yang kering.
Pelatihan Aplikasi Cad Cam ZW3D berlisensi Bagi Siswa SMKS Dhuafa Padang Alfian, Alfian; Junaidi, Junaidi; Rakiman, Rakiman
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i1.1237

Abstract

Artikel ini memuat kegiatan Program pengabdian kepada masyarakat bagi dosen di jurusan Teknik Mesin, dalam rangka memenuhi Tridarma Perguruan Tinggi Politeknik Negeri Padang tahun anggaran 2023. Kegiatan yang dilakukan adalah memberikan Pelatihan Aplikasi Cad Cam ZW3D berlisensi bagi Siswa SMKS Dhuafa Padang, serta beberapa pengajar yang bertugas di sekolah tersebut. Aplikasi ZW3D adalah sebuah alat yang dapat memberikan kemudahan, dalam perancangan gambar teknik dan program G code pada pemesinan computer numerical control (CNC). Alat ini dapat menggambar 2 dimensi, 3 dimensi assembly komponen dan simulasi kerja perkakas bantu. ZW3D juga dapat melanjutkan dari pekerjaan gambar kerja menjadi program G kode pada mesin yang menggunakan NC. Gambar kerja sebuah komponen yang dibuat dengan 2D dan 3D, kemudian ditentukan material serta mesin yang akan digunakan. Menentukan alat potong serta pekerjaan potong yang dilakukan sehingga menghasilkan simulasi pengerjaan dan program G kode yang akan dimasukan ke mesin cnc. Import data g kode ke mesin cnc yang akan digunakan. Permasalahan yang ada pada mitra saat ini adalah masih rendahnya informasi tentang pemakaian aplikasi – aplikasi gambar desain dan kerja yang digunakan di industri pemesinan. Pelatihan Aplikasi Cad Cam ZW3D berlisensi bagi Siswa SMKS Dhuafa Padang, adalah sebagai bentuk transfer informasi dan pengetahuan tentang gambar Teknik dan program g code pada mesin CNC.
Penyempurnaan Kinerja Pengering Kerupuk Pada Usaha “Kerupuk Eli” di Sungai Aur Jorong V Kec.Lubuk Basung Kurniadi, Dedi; Mudia, Halim; Humaira, Humaira; Herman, Lisa Amelia; Alfajri, Fathur Rahman
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i1.1244

Abstract

Pelaksanaan kegaitan pengabdian diawali dengan peninjauan ke lokasi mitra untuk mendapatkan informasi mengenai kendala yang dialami oleh mitra. Dari kendala yang dialami oleh mitra tersebut akan menjadi dasar apa hal yang akan dilakukan pada kegiatan pengabdian. Dalam pengabdian ini memberikan penyempunaan terhadap kinerja pengering kerupuk. Penyempurnaan dilakukan untuk menambahkan sinar UV pada ruang pemanas Oven, selain itu juga disediakan alat pemotong bahan kerupuk dan pencatatan arus kas sederhana. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian berjalan lancer sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu juga sudah dilakukan perhitungan secara terukur mengenai dampak yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian yang sudah dilakukan. Dari penghitungan tersebut didapatkan bahwa mitra memiliki nilai tambahn dengan adanya kegiatan pengabdian ini. Untuk satu kali produksi dengan menggunakan alah yang sudah disediakan melalui kegiatan pengabdian ini didapatkan masih meraih keuntungan lebih kuran Rp100.00 untuk setiap produksi.
Penggunaan Bambu Sebagai Struktur Rumah Tinggal Modern Ramah Gempa Mirani, Zulfira; Sari, Desnila -; Natalia, Monika; Partawijaya, Yan; Atmaja, Jajang
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i1.1263

Abstract

Bamboo material can be applied to structural and decorative elements of modern and minimalist architecture. Use bamboo as structural element, among: 1) as reinforcement structural column, bamboo diameter of 12 cm inserted into the structural column inside iron reinforcement, then cast with concrete. This technique can reduce concrete volume up to 50% than conventional concrete columns, 2) as wall reinforcement, bamboo inserted between the iron reinforcement of the supporting wall, then cast with concrete mortar. This system in addition strengthening walls against the moment forces pressure, can also reduce the volume of concrete. This system can produce walls with a thickness of only 8 cm, much thinner when compared to conventional brick walls 15 cm thick, 3) as reinforcement of concrete slabs, woven bamboo is laid horizontally as a partial replacement for concrete reinforcement iron. This system aims to significantly reduce the amount of iron on the slab, which will reduce construction costs. Science and technology application activities for lecturers of the Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Padag regarding the use of bamboo as earthquake strength for modern residential structure have been carried out at Panti Asuhan Khusus Anak Mentawai, Jl.Purus 4 Padang, on Sunday, August 20, 2023. This activity provides knowledge and adds insight for orphanage children, will finish their education in high school, about alternative materials to replace wood and concrete that are cheaper. So later it is hoped that if they are entrepreneurial or involved in the construction world use of bamboo.
Desain Furniture Teknik Rustic Sari, Desnila; Natalia, Monika; Mirani, Zulfira; Partawijaya, Yan; Atmaja, Jajang
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i2.1264

Abstract

The use of waste can be a surefire alternative to making furniture at less cost. It can be commercial ideas, and profitable business, processing wasted materials into unique furniture, without losing naturalness. The concept of rustic is utilizes natural resources. Rustic style can be interpreted as a style in architectural and interior design the impression of natural and beautiful. In processing finishing it is done imperfectly it must remain in a rough texture. Finishing is done only to protect weather materials and termites. The application of independent community science and technology about rustic technique furniture design has been carried out at Panti Sasuhan Khusus Anak Mentawai, Purus 4 Padang, on Sunday, August 27, 2023. This activity was carried out by socializing about waste materials to how to make rustic technique furniture, by discussion and question and answer. The success of this activity can be seen from the enthusiasm of participants in discussions and questions and answers as well as their interest in trying to make their own later. This activity, it is expected to increase the insight, knowledge and skills of orphanage children to be able to become independent entrepreneurs by utilizing unused natural materials into beautiful furniture that is selling.
Pelatihan Mengelola Hasil Laut Menjadi Produk Kuliner Bagi Masyarakat Pantai FEBRIANTI, FEBRIANTI
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i2.1273

Abstract

Dilakukannya pelatihan ini untuk memberikan pelatihan mengelola hasil laut menjadi produk kuliner yang bernilai tinggi, di artikel ini membahas cara menyukseskan pelatihan ini dengan siapa saja stakeholder yang berkaitan untuk melaksankan pelatihan ini dan bagaiman kegiatan yang harus dilakukan dalam pelatihan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, adapun subjek dari penelitian ini ialah masyarakat pantai, instruktur dan pengelolaan program pelatihan hasil laut. Adapun nara sumber dalam melakukan program ini ialah warga pantai, instuktur yang bertugas dalam melaksankan pelatihan program pengelolaan hasil laut di masyarakat pantai. Adapun penulis mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara dan melakukan kajian literature dan studi pustaka. Adapun dari hail penelitian proses yang dilakukan dalam kegiatan pelatihan pengelolaan hasil laut dengan cara yang pertama menyelidiki mengapa perlunya pelatihan, yang kedua desain kegiatan pelatihan,evaluasi program pelatihan dan apa tujuan di buatnya program pelatihan tersebut. Pelatihan pengelolaan hasil laut memberikan keterampilan kepada masyarkat dari sumber laut yang dapat di manfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
a IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ECOBRICK SISWA TINGKATAN SEKOLAH DASAR DESA WOTANMAS JEDONG Amirulloh, Fahmi; Auwalina, Roudlotul; Yulianah, Laila; Aini, Aisha Nur; Nabilah, Alivioni Aizzatin; Rahmawati, Amanda Dwi; Yuliani, Resta Dwi
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i2.1317

Abstract

Pada dasarnya, kemasan plastik dapat didaur ulang dan dimanfaatkan menjadi sesuatu hal yang bermanfaat. Salah satu upaya dalam penanggulangan sampah yakni melalui pemanfaatan ecobrick. Pengenalan dan pelatihan ecobrick bagi siswa Sekolah Dasar Wotanmas Jedong merupakan bentuk pelatihan pembuatan kerajinan dengan memanfaatkan sampah plastik yang terdapat di lingkungan sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini mengenai penanggulangan sampah plastik yang sulit terurai dan dapat mewujudkan generasi yang sadar akan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat sekaligus sebagai bemtuk implementasi penerapan profil pelajar Pancasila (P5). Proses pelaksanaan program dilakukan selama dua minggu di dua sekolah. Hasilnya para peserta didik mampu dalam membuat kerajinan ecobrick berupa kursi pendek/dingklik dan memahami mengenai pengolahan sampah plastik. Melalui kegiatan ini menjadi upaya menumbuhkan sikap-sikap profil pelajar Pancasila seperti bergotong royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis, kreatif, mandiri, dan berakhlak mulia dapat diterapkan. Pelatihan kegiatan ecobrick ini dapat menjadi sebuah gerakan yang dapat mengurangi limbah sampah plastik menjadi barang nilai guna dan estetika
Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk Mushalla Al Barkah di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang Yandri, Valdi Rizki; Wiharti, Wiwik; Hendri, Zulka; Hendri, Lenny Novi
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i2.1474

Abstract

The Al Barkah prayer room is located in Limau Manis Village, Pauh District, Padang City and still frequently experiences power outages. This condition often causes disturbances to residents when carrying out their worship, so an alternative source of electricity is needed, namely a Solar Power Plant (SPP). The electrical load in this prayer room consists of 8 lamp units. The optimal time for SPP energy convertion is morning until midday, around 08.00 to 12.00. The effect of temperature on the efficiency of the SPP system can be seen from the decrease in power produced even though the intensity of sunlight is still high. This analysis provides a general overview of the performance of SPP without load in one day, showing the importance of monitoring temperature and sunlight intensity to optimize electrical energy output. At noon, around 12:00 to 13:00, the SPP system reaches peak energy conversion. The voltage and current reached their highest values, with power reaching 146.2 W at 12:00 and decreasing slightly to 119.7 W at 13:00 even though the sun's intensity reached its highest peak, namely 1115 W/m². In the afternoon, from 14:00 to 17:00, it shows a significant drop in voltage, current and power. At 14:00, the power produced is still quite high, namely 142.1 W, with a solar intensity of 1009 W/m². However, after 15:00, the power generated decreases drastically, only reaching 36.3 W at 15:00 and decreasing further to 23.5 W at 17:00, with a solar intensity of only 100 W/m².
Penguatan Ekonomi Lokal Pengembangan Branding Produk Unggulan di Kelurahan Baringin Sumema, Sumema; Fitria, Winda; Sari, Windy Dela; Sukatik, Sukatik; Nissa, Wirda
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jppm.v6i2.1490

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di kelurahan Baringin Kecamatan Lubuk Kilangan kota Padang dengan tema penguatan ekonomi lokal pengembangan branding produk unggulan. Kelurahan Baringin memiliki potensi ekonomi lokal yang besar, namun belum dioptimalkan dengan baik. Salah satu faktornya adalah kurangnya branding produk unggulan. Hal ini menyebabkan produk lokal sulit bersaing di pasaran dan nilai jualnya rendah. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan ekonomi lokal melalui pengembangan branding produk unggulan di Kelurahan Baringin. Metode: Melakukan identifikasi produk unggulan. Mengembangkan strategi branding. Melakukan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha. Membantu pemasaran produk unggulan. Target Capaian Luaran: Teridentifikasinya produk unggulan di Kelurahan Baringin. Tersusunnya strategi branding produk unggulan. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam branding. Penjualan produk unggulan di pasar yang lebih luas. Manfaat lainnya adalah meningkatkan pendapatan pelaku usaha dan menciptakan lapangan kerja baru. Sehingga melalui pengembangan branding produk unggulan di Kelurahan Baringin diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengabdian diikuti oleh 12 orang pelaku usaha lokal di kelurahan Baringin dan menghasilkan 9 desain logo produk “branding”. Harapannya logo yang dihasilkan pada kegiatan pendampingan ini dapat digunakan untuk promosi dari produk yang dihasilkan oleh masyarakat kelurahan ini.