cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285726173515
Journal Mail Official
imas@stie-trianandra.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra Jl. Diponegoro No.69, Dusun I, Wirogunan, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57166 ; Email : lppm@stie-trianandra.ac.id
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Student Research
ISSN : 29639859     EISSN : 29639697     DOI : 10.55606
Ilmu Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 544 Documents
MENINGKATAN KECERDASAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI MELALUI METODE STORY TELLING DI RA NURUL ANWAR Abdullah Syafi’i; Septi Gumiandari
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.942

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi untuk menyampaikan maksud atau tujuan dalam hal ini kemajuan bangsa mungkin sangat penting dalam memimpin perkembangan yang lainnya khususnya untuk anak-anak usia dini yang memang masih perlu dilatih. Dalam penelitian ini bertujuan agar mengetahui media story telling ini dapat meningkatkan kecerdasan bahasa khusunya pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan mengumpulkan analisis data dan fakta lapangan dengan mewawancarai narasumber yang melibatkan guru taman kanak-kanak. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwasannya media story telling dapat meningkatkan kecerdasan bahasa pada anak usia dini, namun tidak luput dari kreatifitas guru itu sendiri dalam penyampaian pembelajaran dalam media ini.
EVALUASI MEDIA PEMBELAJARAN Elsa Kaniawati; Meisya Edlina Mardani; Shania Nada Lestari; Ulan Nurmilah; Usep Setiawan
Journal of Student Research Vol. 1 No. 2 (2023): Maret : Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i2.954

Abstract

Evaluasi merupakan bagian penting dalam pengembangan media pembelajaran. Apapun jenis media yang dikembangkan perlu di evaluasi dan di nilai terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan secara luas. Jadi maksud dari pada evaluasi tersebut untuk mengetahui apakah media pembelajaran yang dikembangkan tersebut dapat mecapai tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan. Hal ini dikarena banyak orang yang berpendapat bahwa sekali mereka membuat media pembelajaran maka searatus persen ditangung baik. Oleh karena itu rumusan masalah secara singkat dari pada kajian ini adalah bagaiamana evaluasi media pembelajaran Mengacu pada permasalahn diatas, kajian ini di maksudkan untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi media pembelajaran sebagai saran dan prasana pembelajaran yang berkualitas. Metode deskriptif di definisikan sebagai metode yang digunakan untuk menggambar atau menganalisis sesuatu mengenai situasi atau kejadian yang ada.(Sugiyono,2021) Evaluasi merupakan kegiatan pengumpulan kenyataan mengenai proses pembelajaran secara sistematis untuk menetapkan apakah terjadi perubahan terhadap peserta didik dan sejauh mana perubahan tersebut mempengaruhi kehidupan peserta didik. Adapun dalam proses evaluasi media pembelajaran di ukur dari dua aspek, yaitu Sistem pembelajaran hasil peserta didik di buktikan secara empiris Keberhasilan dan kefektifan proses belajar menunjukan bukti banyaknya sumbangan media atau media program. Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. ditentukanEvaluasi media pembelajaran adalah tahapan yang digunakan dalam proses pembelajaran sebagai bentuk komunikasi baik secara visual maupun audio visual. Dan upaya peningkatan pembelajaran yang efektif. Adapun dalam evaluasi pembelajaran ini memilik beberapa fungsi sebagaimana fungsi ini adalah bentuk peranan media dalam pembelajaran diantara nya yaitu : Selain memiliki fungsi media pembelajaran juga memiliki Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. Prosedur evaluasi media pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan terhadap media pembelajaran berdasarkan tahapan-tahapan yang telah ditentukan dalam evaluasi sumatif dan formatif.
Konseling Kelompok Dengan Teknik Berfokus Pada Solusi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Mts Al-Uswah Kuala Serla Andrianti; Nefi Darmayanti; Mohammad Al-Farabi
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.955

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik berfokus pada solusi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di MTs Al-Uswah Kuala. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-4 MTs Al-Uswah Kuala yang berjumlah 8 orang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) dengan dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah angket tentang motivasi belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, dan observasi. Hasil instrumen angket yang diberikan sebelum dilakukan tindakan sebesar 13% dengan kategori motivasi belajar masih rendah setelah diberikan tindakan pada siklus I hasil yang diperoleh yaitu 63% dan pada siklus ke II terjadi peningkatan menjadi 88%. Jadi hasil peningkatan yang dilakukan dari siklus I ke siklus II sebesar 25%, dengan kriteria berhasil dan sudah mencapai dari target yang teleh ditetapkan yaitu 75%. Artinya bahwa siswa yang diberikan layanan konseling kelompok berfokus solusi mengalami peningkatan motivasi belajar.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Metode Pembelajaran Matematika bagi Siswa Sekolah Dasar PIPIT IRAWATI
Journal of Student Research Vol. 1 No. 2 (2023): Maret : Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i2.956

Abstract

Untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar Matematika di Sekolah Dasar dibutuhkan analisis kebutuhan awal pengembangan pembelajaran Matematika. Tujuan dari penelitian ini bertujuan menciptakan desain pembelajaran yang menyenangkan di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian berupa pengamatan,angket, dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data instrument awal diketahui bahwa motivasi dan hasil belajar Matematika di SD Gugus Pucang Harapan pada pembelajaran Matematika masih rendah. Nilai rata-rata motivasi belajar siswa hanya sebesar 61 dengan tertinggi yaitu 85 dan nilai terendah yaitu 45. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 43,9 dengan katagori rendah sedangkan nilai tertingginya yaitu 85 dan nilai terendahnya yaitu 45. Hasil belajar pada pembelajaran Matematika masih rendah disebabkan oleh banyaknya hapalan rumus, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran, orang tua menggangap Matematika pelajaran penting daripada pelajaran lain sehingga nilai anak harus bagus itu menjadi beban bagi anak, serta anak kurang memahami pembelajaran Matematika karena banyaknya materi yang diberikan. Analisis awal kebutuhan pengembangan metode pembelajaran Matematika dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya sehingga hasil pembelajaran Matematika di Sekolah dasar dapat meningkat.
Implementasi Literasi di Sekolah Dasar Fahrianur Fahrianur; Ria Monica; Kristia Wawan; Misnawati Misnawati; Alifiah Nurachmana; Syarah Veniaty; Ibnu Yustiya Ramadhan
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.958

Abstract

The purpose of writing this article is to provide information related to the concept of literacy that has been implemented in learning activities in schools. How literacy activities are carried out in accordance with the concept that has been understood and whether the concept of literacy is in accordance with the actual concept. Secondly, this article will also contain information about the understanding of the concept of literacy based on the results of the literature review. In addition, this writing will provide the results of studies and analyses, how the implementation of literacy activities in schools, and how the impact is in improving the literacy skills of students, especially in elementary schools. The writing of this article is based on a literature review and observation results by conducting interviews and direct observation of literacy activities carried out, the data obtained from various sources is then analy kozed and discussed descriptively exploratively. From the data obtained, information is obtained that, there are already literacy activities carried out in elementary schools, literacy activities carried out are in accordance with the concept of literacy, but the main concern is that literacy activities carried out are not optimal and not sustainable, so they are less able to build a culture of literacy in schools.
Implementasi dan Problematika Gerakan Literasi di SD Negeri 2 Palangka Diana Putri Wahyu Romadhona; Norliana Norliana; Resnawati Resnawati; Misnawati Misnawati; Alifiah Nurachmana; Nirena Ade Christy; Yulina Mingvianita
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.959

Abstract

The purpose of this paper is to (1) describe the concepts of literacy in elementary schools, (2) describe the implementation of literacy activities in elementary schools, (3) describe the problems of literacy movement in the field in elementary schools. The approach used in this study is a qualitative approach. The method used in this research is literature review and observation. The results showed that literacy activities at SD Negeri 2 Palangka were implemented in three stages, namely the habituation stage, the development stage and the learning stage. However, the implementation of the literacy movement program in schools, especially in SD Negeri 2 Palangka, is not free from various problems. Based on observations, these problems come from 2 factors, that is called internal factors and external factors. The internal factors that cause problems in the literacy movement in SD Negeri 2 Palangka include the readiness of students, infrastructure and availability of funds. Meanwhile, the external factors that cause problems in literacy movement activities in SD Negeri 2 Palangka include community support and government support.
PERAN BUDAYA LITERASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Rokmana Rokmana; Endah Noor Fitri; Dian Fixri Andini; Misnawati Misnawati; Alifiah Nurachmana; Ibnu Yustiya Ramadhan; Syarah Veniaty
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.960

Abstract

This research aims to determine the role of literacy activities, obstacles, and efforts made by schools in increasing elementary school students' interest in reading. This research is a descriptive qualitative research with the research subjects being the principal, teachers and students of grade 5 SD Islam Terpadu Al Ghazali Palangka Raya. Data collection techniques through interviews, observation and documentation. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data display, and conclusions. Based on the data obtained, it shows that: (1) The literacy culture applied in schools plays an important role in students' interest in reading, (2) The lack of infrastructure owned by schools is an obstacle in literacy activities.
Taman Baca dan Belajar “Ransel Buku” Sebagai Aksi Nyata Menumbuhkan Kecintaan Anak Pada Buku dan Kegiatan Literasi Brigita Manik; Wildan Khairul Umam; Fery Irawan; Meyeti Veronica; Misnawati Misnawati; Alifiah Nurachmana; Nirena Ade Christy
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.961

Abstract

This research aimed to describe the real action of the Reading and Learning center “Ransel Buku” Center to increase children's love of books and literacy activities in Petuk Katimpun Village, Jekan Raya District, Central Kalimantan Province so that it can become an inspiration and motivation for readers to actively participate in foster and promote a love of books and literacy activities for the community, especially for children in the surrounding environment. This research was conducted using a descriptive qualitative method. The data collection method in this study was the interview method, namely by conducting a dialogue with the founder of the Reading and Learning center “Ransel Buku” and making direct and indirect observations. From the results of the data obtained, it can be concluded that Reading and Learning center “Ransel Buku” from its inception to today has provided real action in fostering children's love of books and literacy activities. This can be seen from the various activities carried out such as book reading activities, teaching and learning activities, “Ransel Buku” boat, and many others. In addition, the number of reading books available in Reading and Learning “Ransel Buku” ack has reached 8,000 book titles. The Reading and Learning center“Ransel Buku” has won many awards both at the provincial and national levels.
Implementasi Discovery Learning Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Mts Salafiyah Lahar Tlogowungu Pati Pransiska; Mina Syafaati; Lilik Malihatin; Heny Kusmawati
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.964

Abstract

Pendidikan memiliki kedudukan dan peranan yang sangat penting dikarenakan melalui pendidikan mampu membentuk kepribadian dari individu atau peserta didik. Pendidikan yakni salah satu kebutuhan manusia dalam mengembangkan diri sesuai dengan potensi yang pada diri manusia tersebut. Melalui penggunaan model Discovery Learning proses pembelajaran akan berubah yang semulanya guru lebih aktif menjadi peserta didik yang mengendalikan pembelajaran agar peserta didik mandiri. Dalam menggunakan model pembelajaran ini, guru harus menjelaskan tugas yang harus peserta didik laksanakan, tujuan tugas, informasi yang harus di cari, diolah, dibahas pada kelompok masing-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi Discovery Learning terhadap pembelajaran agama Islam di MTs Salafiyah Lahar Tlogowungu Pati. Jenis dalam penelitian yakni menggunakan penelitian kualitatif yang menggunakan beberapa pendekatan yakni pendekatan yuridis, pedagogis dan psikologis. Temuan peneliti menunjukkan bahwa komponen input yang meliputi sejumlah indikator antara lain silabus pembelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar sudah memadai untuk pelaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memenuhi standar kurikulum 2013. Yang kedua adalah elemen proses, yang mengikuti metodologi ilmiah dan memerlukan kegiatan seperti merangsang pengamatan, mengajukan pertanyaan melalui pernyataan masalah, penalaran melalui pengumpulan data, mengasosiasikan melalui pengolahan dan verifikasi data, dan berkomunikasi melalui generalisasi. Pada aspek pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam ini sejalan dengan sintaks model pembelajaran discovery. Komponen ketiga adalah output, yaitu penilaian sikap, pengetahuan, dan kemampuan sesuai dengan pedoman yang dituangkan dalam Permendikbud No. 66 tahun 2013.
STRATEGI PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QUR’AN Millah Mu’allifah; Aufa Fadla A’yunina; Heny Kusmawati; Marzuqi indra maulana
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.965

Abstract

Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus merupakan pondok pesantren yang memiliki konsep dengan memfokuskan terhadap Tahfidzul Qur’an, hal yang menjadi permasalahan di dalam program Tahfidz Al-Qur’an tersebut adalah dalam proses pembelajaran, terlihat dari belum sesuai metode yang digunakan dalam manajemen pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui latar belakang Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, faktor pendukung dan penghambat, serta hasil yang di capai dalam strategi pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif-kualitatif yang digunakan melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini di peroleh kesimpulan bahwa, pondok pesantren MA Ma’ahid Kudus merupakan Boarding School yang berbasis pada program tahfidzul Qur’an. Perencanaan dilakukan dengan empat tahapan seleksi, pengorganisasian dengan menentukan tugas dan mekanisme dalam proses pembelajaran, pelaksanaan ditandai dengan adanyan proses belajar mengajar, pengawasan dengan melakukan pemantauan melihat buku setoran santri dan mengabsen santri, dan Keberhasilan yang diraih Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus dapat dilihat dari hasil prestasi dengan mengikuti perlombaan Tahfidz Al-Qur’an berbagai tingkatan dan kejuaraan.