cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Pemetaan Detil Situasi dengan Gnss Rtk untuk Penyelesaian Permasalahan Banjir Wilayah Permukiman Rizki Astri Apriliani; Yunus Susilo; Aldea Noor Alina; Rudy Santosa; M. Rendy Lauranda
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4252

Abstract

ABSTRACTUrban population density is increasing. Population growth has an impact on demand for land and a reduction in water catchment areas which are usually green conservation areas and are not allowed to become residential areas. RW 08, located in Wonorejo Village, Surabaya City, is developing into a rapid residential area. This condition reduces space for water absorption, causing flooding in the rainy season. The basic problem faced by RW 8, Wonorejo Village, is that it does not yet have a topographic map that describes it in detail to determine the height and low of the road surface. The next problem is the difficulty of implementing the Basic Building Coefficient (KDB) which requires at least 50% of the land to be built. Starting from the problems that exist in the RW 08 area, efforts are needed to prevent flooding from recurring. The first attempt to resolve the flooding problem was carried out by mapping the situation of the RW 08 area to produce a situation map of the land location with contour elevation information which will later be used as a reference for drainage planning in RW 08. Mapping the situation was carried out by delineating land boundaries by drawing on a work map and surveying straight to the field. After that, elevation mapping was carried out by measuring contours using GNSS using the Real Time Kinematic method. Keywords: Settlements, Flood, Topography, GNSS ABSTRAKKepadatan masyarakat perkotaan semakin meningkat. Pertambahan penduduk berdampak pada permintaan akan lahan dan berkurangnya daerah resapan air yang biasanya merupakan kawasan konservasi hijau dan tidak diperkenankan menjadi area pemukiman. RW 08 yang berada di Kelurahan Wonorejo Kota Surabaya berkembang menjadi area tempat tinggal yang pesat.  Kondisi ini mengurangi ruang untuk resapan air, menyebabkan banjir pada musim penghujan. Masalah mendasar yang dihadapi RW 8 Kelurahan Wonorejo belum mempunyai peta topografi yang menggambarkan secara detail guna mengetahui tinggi rendahnya permukaan jalan. Permasalahan selanjutnya yakni kesulitan untuk menerapkan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) yang mengharuskan setidaknya 50% tanah di bangun. Berangkat dari permasalahan yang ada di wilayah RW 08, maka perlu adanya upaya yang mampu mencegah terjadinya pengulangan banjir. Upaya penyelesaian masalah banjir yang pertama kali dilakukandengan melakukan pemetaan situasi kawasan RW 08 untuk menghasilkan peta situasi lokasi lahan dengan keterangan elevasi kontur yang nantinya akan digunakan sebagai acuan perencanaan drainase di RW 08. Pemetaan situasi dilakukan dengan delineasi batas lahan dengan penggambaran pada peta kerja dan peninjauan langsung ke lapangan. Setelahnya pemetaan elevasi dilakukan dengan melakukan pengukuran kontur menggunakan GNSS dengan metode Real Time Kinematic (RTK).Kata Kunci: Permukiman, Banjir, Topografi, GNSS
Permainan Ular Tangga Modifikasi sebagai Media Pembelajaran Alternatif untuk Siswa SDN Gondang 3 Bojonegoro Fruri Stevani; Ayis Crusma Faradani; Ahmad Laizim
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3667

Abstract

ABSTRACTLearning Media is really needed in the learning process. Learning media can be interpreted as all forms of tools in the form of audio, visual or audio-visual which can help or simplify the learning process and can stimulate students to be actively involved in the learning process. The use of media can also reduce students' boredom in the learning process, and can be interesting. students' attention to the learning being carried out. Based on the results of observations at the school, teaching and learning activities at SDN Gondang 3 Bojonegoro still use learning media that available in the school environment such as picture media on the classroom walls and only use the books that have been provided so that sometimes students feel bored with learning that is just like that. By using modified snakes and ladders learning media interspersed with playing or learning while playing, it makes students enthusiastic and enthusiastic, because with the modified snakes and ladders media students can get to know various kinds of learning media, so they can create new learning experiences for learners. Keyword: Modified Snakes and Ladders, Learning Media, Student ABSTRAKMedia pembelajaran sangat dibuthkan dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran dapat diartikan segala bentuk alat bantu baik dalam bentuk audio, visual maupun audio visual yang dapat membantu atau mempermudah proses pembelajaran serta dapat merangsang siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Penggunaan media juga dapat mengurangi rasa bosan siswa pada proses pembelajaran, serta dapat menarik perhatian siswa pada pembelajaran yang sedang dilaksanakan.  Berdasarkan hasil observasi di sekolah kegiatan belajar mengajar di SDN Gondang 3 Bojonegoro ini masih menggunakan media pembelajaran yang ada di lingkungan sekolah seperti media gambar yang ada di dinding kelas dan hanya memanfaatkan buku yang telah disediakan saja sehingga terkadang peserta didik merasa bosan dengan pembelajaran yang begitu-begitu saja. Dengan menggunakan media pembelajaran ular tangga modifikasi dengan diselingi bermain atau belajar sambil bermain membuat peserta didik antusias dan bersemngat, karena dengan adanya media ular tangga yang telah dimodifikasi peserta didik dapat mengenal macam-macam media pembelajaran yang beragam, sehingga dapat menciptakan pengalaman belajar yang baru bagi peserta didik.Kata Kunci: Ular Tangga Modifikasi, Media   Pembelajaran, Siswa
Pemberian Literasi Digital Marketing dan Pendampingan Penjualan Produk UMKM di Lampung melalui Aplikasi Platform Digital, Periklanan dan Konten Marketing Mahrinasari MS; Remy Yudha Saputra; Ayu Gita Permata; Apridalia Apridalia; Haysi Muliyana; Lusia Dewi Sulistiati; M. Fahrudin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4018

Abstract

ABSTRACTThe Community Service Activities carried out are Providing Digital Marketing Literacy and Product Sales Assistance to MSMEs through the Digital Platform Application, Advertising, and Marketing Content with the aim of providing the community, especially MSME business actors, with literacy related to digital marketing and can increase sales of their products using the Digital Platform so that they can open up opportunities to increase customer potential with "suspect" customer level and increase the opportunity for many customers to appear at the "active” customer level because of the ease of ordering on the digital platform used. The Digital Marketing literacy provided can be the basis for MSME players to always innovate in marketing their products.Keywords: MSMEs, Digital Marketing, Digital Platforms, Advertising, Content Marketing ABSTRAKKegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan adalah Pemberian Literasi Digital Marketing dan Pendampingan Penjualan Produk pada UMKM melalui Aplikasi Platform Digital, Periklanan dan Konten Marketing bertujuan agar masyarakat khususnya pelaku usaha UMKM mendapatkan literasi terkait digital marketing dan dapat meningkatkan penjualan produknya menggunakan Platform Digital  sehingga dapat membuka peluang untuk menambah potensi pelanggan dengan level “suspect” dan memperbesar peluang munculnya banyak pelanggan dengan level “active customer” karena kemudahan pemesanan pada platform digital yang digunakan. Literasi Digital Marketing yang diberikan dapat menjadi dasar pelaku UMKM untuk selalu berinovasi dalam pemasaran produknya.Kata Kunci: UMKM, Digital Marketing, Platform Digital, Periklanan, Konten Marketing
Pendampingan Penyusunan Dokumen PSETK Desa Doda Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Sudarto Usuli; Holmes Rolandy Kapuy; Pujiono Pujiono; Ita Mowidu; Gitit I.P Wacana; Ebelhart O. Pandoyu; David S.V.L Bangguna
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.2296

Abstract

ABSTRACTWith the program from the government so that the Village Irrigation Areas in Indonesia compile the Institutional Engineering Socio-Economic Profile (PSETK). Not all of the irrigation areas in Poso Regency are involved in the PSETK program, one of the irrigation areas that received the PSETK program is the irrigation area of Doda village. Based on D.I Doda's search and analysis results, it is known that Doda irrigation has potential land and potential farmer resources that allow for a program to increase productivity of lowland rice farming. The Doda Irrigation only has one P3A. With an active performance of 51% - 75%, this condition shows that the institutions that have been formed have quite an active role in the development and management of agricultural irrigation systems. The administration, which is poorly recorded and organized, has not made a real contribution to the community's economy. Physically, the distribution channels and buildings in D. I Doda are generally structurally damaged but can still function. This happened because of the weak awareness of the farming community to work together to clean weeds which caused the existing condition of the channel and distribution building to be closed, thus disrupting the distribution of water to the rice fields.  ABSTRAKDengan adanya program dari pemerintah agar Daerah Irigasi Desa di Indonesia menyusun Profil Sosial Ekonomi Teknik Kelembagaan (PSETK). Daerah irigasi di Kabupaten Poso tidak semuanya terlibat dalam program PSETK tersebut, salah satu daerah irigasi yang menerima program PSETK adalah daerah irigasi desa Doda. Berdasarkan penyusuran D.I Doda dan hasil analisis diketahui bahwa irigasi Doda memiliki potensi lahan dan sumberdaya petani yang potensial yang memungkinkan untuk program peningkatan produktivitas usaha tani padi sawah. Daerah Irigasi Doda hanya mempunyai satu P3A. Dengan kinerja 51 % - 75% aktif, kondisi ini memperlihatkan kelembagaan yang sudah terbentuk cukup berperan aktif dalam pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi pertanian. Administrasi yang kurang tercatat dan tertata, belum memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi masyarakat. Secara fisik saluran dan bangunan distribusi yang ada di D. I Doda umumnya mengalami kerusakan struktur namun masih dapat berfungsi. Hal ini disebabkan lemahnya kesadaran masyarakat petani bergotong - royong membersihkan gulma yang menyebabkan kondisi eksisting saluran dan bangunan distribusi tertutup sehingga mengganggu distribusi air ke petak sawah. 
Pelatihan Standar Layanan Perbankan bagi Siswa SMK Negeri 10 Surabaya Ellen Theresia Sihotang; Evi Sistiyarini; Nur'aini Rokhmania; Zubaidah Nasution
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3378

Abstract

ABSTRACTOne form of formal education is a Vocational High School (SMK) where the learning process includes theory and practice in order to prepare graduates who are ready to work. In this regard, SMKN 10 has a specialization in banking and requires concepts and practices related to bank services standards. The solution provided by the Hayam Wuruk University (UHW) Perbanas Community Service (PkM) team was to conduct training as an implementation method. Training activities are carried out through preparation, implementation and evaluation stages. As a results, a number of students obtained the concept of customer service standards which included customer and teller services and cash transaction practices in the teller work unit through a web-based bank application.Keywords: Banking, Bank Service Standards, Training, Vocational School.  ABSTRAKSalah satu bentuk pendidikan formal adalah Sekolah Menengah  Kejuruan (SMK) yang proses pembelajaran meliputi teori dan praktik dalam rangka menyiapkan lulusan yang siap bekerja. Berkaitan dengan hal tersebut SMKN 10 memiliki bidang peminatan perbankan dan memerlukan konsep serta praktik yang terkait dengan standar layanan bank. Solusi yang diberikan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas adalah melakukan pelatihan sebagai metode pelaksanaan. Kegiatan pelatihan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasilnya sejumlah siswa memperoleh konsep standar layanan nasabah yang meliputi pelayanan nasabah dan teller serta praktik transaksi tunai pada unit kerja teller melalui aplikasi bank berbasis situs web. Kata Kunci: Pelatihan, Perbankan, SMK, Standar Layanan Bank
Kegiatan Filantropi sebagai Wujud Kepedulian terhadap Sesama di Desa Sumberbrantas, Kota Batu Maretha Ika Prajawati; Basir S.
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3233

Abstract

ABSTRACTThis community service is carried out as a form of social care and social responsibility towards the community. In this case, the charitable activities carried out in the village of Sumberbantas are collected through donations for orphans. Community service activities are carried out in the village of Sumber Brantas, one of the villages that supports the Raden Soerjo Tahura area. The area of Sumber Brantas village is 541,1364 Ha and is located at an altitude of 1,400 to 1,700 above sea level. Sumber Brantas Village is one of the last and continues to grow both economically and developmentally. The method used in this community service is the Participatory Action Research (PAR) method. The purpose of this activity is not only to make charity activities for orphans as a starting point for steps towards maturity and to promote future social values, but also as a form of concern for others, especially orphans who are in trouble. This compensation activity can strengthen Muslim brotherhood and also foster a sense of social awareness and realize participation in religious activities in the community, increase social cohesion, congregation in the community and also grow mosques. If many people need other people and pay attention to other people's needs, then everyone who has needs can have their needs met. Keywords: Orphans, Caring, Sumber Brantas ABSTRAKPengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat. Dalam hal ini, kegiatan amal yang dilakukan di desa Sumberbantas dihimpun melalui santunan anak yatim piatu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di desa Sumber Brantas, salah satu desa yang menjadi penyangga kawasan Tahura Raden Soerjo. Luas desa Sumber Brantas adalah 541.1364 Ha dan terletak pada ketinggian 1.400 hingga 1.700 dpl. Desa Sumber Brantas merupakan salah satu yang terakhir dan terus berkembang baik secara ekonomi maupun pembangunan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan metode Participatory Action Research (PAR). Tujuan kegiatan ini selain menjadikan kegiatan santunan anak yatim piatu sebagai titik tolak langkah menuju kedewasaan dan mengedepankan nilai-nilai sosial masa depan juga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama khususnya anak yatim piatu yang kesulitan.  Kegiatan santunan ini dapat mempererat ukhuwah umat Islam dan juga menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan mewujudkan partisipasi dalam kegiatan keagamaan di masyarakat, meningkatkan kohesi sosial, berjamaah di masyarakat dan juga menumbuhkan masjid. Jika banyak orang membutuhkan orang lain dan memperhatikan kebutuhan orang lain, maka setiap orang yang memiliki kebutuhan dapat terpenuhi kebutuhannya.   Kata kunci: yatim piatu, kepedulian, Sumber Brantas 
Aplikasi Virtual Chemistry Laboratory bagi Calon Guru Kimia di Jayapura Lusia Narsia Amsad; Jukwati Jukwari
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3073

Abstract

ABSTRACTThere is a pattern change that occurred in the world of education as a result of the development of Society 5.0 and the existence of the Covid-19 Pandemic caused changes in chemistry lessons provided by teachers. This makes chemistry teachers not only able to carry out learning offline but teachers must also be able to carry out online learning. Learning in the form of practicum which is often carried out offline also needs to be modified in its implementation so that it can be carried out online. To overcome the difficulties for prospective chemistry teachers to carry out online practicums, training is provided in using the Virtual Chemistry Laboratory application. The stages in this training consist of preparation, implementation and evaluation. The implementation of this training provides positive knowledge about the use of the Virtual Chemistry Laboratory application and a positive influence for prospective chemistry teachers to be able to carry out learning using practical methods more effectively for students.  ABSTRAKAdanya perubahan pola yang terjadi dalam dunia pendidikan sebagai dampak dari berkembangnya Society 5.0 dan adanya Pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya perubahan pada pembelajaran kimia yang diberikan oleh guru. Hal ini membuat guru kimia tidak hanya dapat melaksanakan pembelajaran secara offline saja namun guru juga harus dapat melaksanakan pembelajaran secara online. Pembelajaran dalam bentuk praktikum yang sering dilakukan secara offline juga perlu dimodifikasi dalam pelaksanaannya agar dapat dilaksanakan secara online. Untuk mengatasi kesulitan calon guru kimia dalam melaksanakan praktikum online, diberikan pelatihan penggunaan aplikasi Virtual Chemistry Laboratory. Tahapan dalam pelatihan ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Terselenggaranya pelatihan ini memberikan pengetahuan positif tentang penggunaan aplikasi Virtual Chemistry Laboratory dan memberikan pengaruh positif bagi calon guru kimia untuk dapat melaksanakan pembelajaran dengan metode praktik dengan lebih efektif bagi siswa.
Sosialisasi Kewaspadaan Remaja dalam Menghadapi Bullying pada Media Sosial Sala Salsabila Fidari; Nur Maghfirah Asthetika; Poppy Febriana; Akbar Sulistyo
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3017

Abstract

ABSTRACTSocial media has become a habit for people, especially teenagers. Among them are useful as entertainment tools and also function as diggers and convey information, but not a few also encounter an act of attack in the form of writing or posting on social media which is often referred to as cyberbullying. This can have an impact on a person's psychology, especially teenagers aged 12-17 who spend almost half of their time staring at and playing social media. Therefore it is necessary to hold an community service activity to increase understanding regarding the meaning of social media, the advantages of social media, the disadvantages of social media, the meaning, types, impacts and ways to deal with cyberbullying which are carried out at SMP PGRI 16 Sidoarjo. The results obtained from this community service activity were an increase in understanding and also a change in attitude of 50% which resulted after giving the material and also filling out a questionnaire in the form of a psychological test which contains questions related to actions that trigger cyberbullying. ABSTRAK Media sosial sudah menjadi suatu kebiasaan orang-orang terutama remaja. Diantaranya berguna sebagai alat hiburan dan juga berfungsi sebgai penggali dan penyampai informasi, namun tidak sedikit pula yang menjumpai suatu tindak penyerangan berupa tulisan maupun postingan pada media sosial yang sering disebut dengan cyberbullying. Hal ini dapat berdampak pada psikis seseorang, terutama remaja usia 12-17 yang hampir separuh waktunya dihabiskan untuk menatap dan bermain media sosial. Maka dari itu perlu diadakannya suatu kegiatan abdimas ini guna meningkatkan pemahaman terkait pengertian media sosial, kelebihan media sosial, kekurangan media sosial, pengertian, macam-macam, dampak dan cara mengatasi cyberbullying yang dilaksanakan pada SMP PGRI 16 Sidoarjo. Hasil yang diperoleh dari kegiatan abdimas ini adalah terjadi suatu peningkatan pemahaman dan juga perubahan sikap sebesar 50% yang dihasilkan setelah pemberian materi dan juga pengisian angket berupa psikotes yang berisikan soal-soal terkait tindakan yang memicu cyberbullying.  
Kegiatan Peningkatan Literasi Fintech Peer To Peer Lending Syariah sebagai Permodalan UMKM Sidoarjo Fitri Nur Latifah; Novia Ariyanti; Imam Fauji; Nuris Tiswanah; Lukita Nova Azzara
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3370

Abstract

ABSTRACT Technological developments are very massive in Industrial 4.0 era including in the economic and financial fields. Disruptions in the financial sector include the emergence of fintech with several schemes including sharia peer to peer lending in providing financial services to the community. MSMEs are included in the economic pillars of important economic growth in all countries in the world, and capital issues occupy the most important position in the development of MSMEs themselves. The many obstacles when wanting to apply for funding to MSME banking are often constrained by several document requirements for submission which makes MSMEs unable to access capital from banks (unbankable), so this syaraiah peer to peer lending fintech platform is an alternative capital for MSMEs. However, there were concerns that there was cybercrime in accessing the platform, which made our team tapped to carry out activities to increase peer to peer lending sharia fintech literacy for MSMEs in Sidoarjo. Our activities begin with observing partner needs, program preparation, followed by outreach, training and assistance to MSMEs, ending with program evaluation. Evaluation of this program was carried out by giving a pre-test before training program and conducting a post-test after training program. The results showed a significant increase in Sharia peer to peer lending fintech literacy of around 50%.  Keywords: Literacy; disruptiv, Fintech; Sharia peer to peer lending, MSME Capital ABSTRAK Dalam perkembangan dunia di era industrai 4.0, perkembangan teknologi sangat masif termasuk di bidang ekonomi dan keuangan. Disrupsi di bidang keuangan diantaranya munculnya fintech dengan beberapa skema termasuk peer to peer lending syariah dalam memberikan pelayanan keuangan bagi masyarakat. Bidang usaha UMKM adalah termasuk pilar ekonomi dalam pertumbuhan ekonomi yang penting di semua negara di Dunia, dan permasalahan permodalan menempati posisi paling utama dalam perkembangan UMKM itu sendiri. Banyaknya kendala ketika ingin mengajukan pendanaan ke perbankan UMKM sering terkendala beberapa kebutuhan dokumen untuk pengajuannya yang menjadikan UMKM tidak bisa mengakses permodalan dari penbankan (unbankable), sehingga platform fintech peer to peer lending syaraiah ini merupakan sebuah alternatif permodalan bagi UMKM. Namun ada kendala kekhawatiran adanya cybercrime  didalam mengakses platform tersebut membuat tim kami terketuk untuk membuat kegiatan peningkatan literasi fintech peer to peer lending syariah bagi UMKM di Sidoarjo. Kegiatan kami diawali dengan observasi kebutuhan mitra, persiapan program, dilanjutkan dengan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan kepada UMKM diakhiri dengan evaluasi program. Evaluasi program ini dilakukan dengan memberikan pre-test sebelum kegiatan dan melakukan post-test setelah kegiatan, didapatkan hasil adanya peningkatan signifikan terhadap literasi fintech peer to peer lending Syariah sekitar 50%. Kata Kunci: Literasi, Disruptive; Fintech, Peer to peer Lending syariah Permodalan UMKM
Pengembangan UKMK dapur Jejama Melalui Implementasi Konten Social Media Marketing Mahrinasari MS; Nanda Destyana Suci; Ghina Erza Fortuna; Nadia Ayu Wulandari; Kenny Abel Batara Barus; Tri Agustam; Muharrom Ainul Yaqin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4014

Abstract

The rapid advancement of digital technology has profoundly impacted business operations, particularly for MSMEs. Digital innovations, such as digital media, have introduced new marketing trends, significantly influencing MSMEs' growth. This community service initiative aims to enhance digital marketing literacy among MSMEs and implement social media marketing strategies on platforms like Instagram and TikTok for Dapur Jejama, an MSME specializing in Lampung cuisine. The project utilizes observation, interviews, and literature studies to support its objectives. It encourages Dapur Jejama to adopt effective promotional strategies on digital platforms, particularly leveraging TikTok and Instagram, to enhance their visibility and sales effectiveness across various social media channels. Kemajuan teknologi digital yang pesat telah berdampak signifikan pada dunia bisnis, terutama bagi UMKM. Inovasi teknologi digital, seperti media digital, telah memperkenalkan tren pemasaran baru yang berpengaruh besar terhadap perkembangan UMKM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pemasaran digital bagi UMKM serta mengimplementasikan strategi pemasaran media sosial di platform seperti Instagram dan TikTok untuk UMKM Dapur Jejama, yang mengkhususkan diri dalam kuliner khas Lampung. Proyek ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi literatur untuk mendukung tujuannya. Ini mendorong Dapur Jejama untuk mengadopsi strategi promosi yang efektif di platform digital, terutama dengan memanfaatkan TikTok dan Instagram, guna meningkatkan visibilitas dan efektivitas penjualan mereka melalui berbagai saluran media sosial.