cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Peningkatan Kapasitas dan Keterampilan Perencanaan Keuangan Berdasar Pedoman Hidup Islami Warga Muhamadiyah (PHIWM) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong Suranto Suranto; Dhany Efita Sari; Inda Fresti Puspitasari; Ijah Mulyani Sitohang; Yani Sukriah Siregar; Firman Maulana; Risma Fadhilah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4325

Abstract

 ABSTRACTIndonesian Migrant Workers (PMI) in Hong Kong, especially those working in the domestic employment sector, have weak financial planning skills. Financial planning skills are key to helping PMIs manage their income, make wise investment decisions, and plan for a more stable future. This community service program aims to improve skills in financial planning for PMI in Hong Kong through mentoring activities. Through this activity, it is hoped that PMI can gain the knowledge and skills needed in financial planning. This program covers various mentoring topics, such as currency exchange risk management, savings and investment culture according to the Islamic Living Guidelines for Muhammadiyah Citizens (PHIWM), as well as retirement planning. This service activity method is carried out with mentoring and financial planning competitions. The service participants were 45 PMI people in Hong Kong. Training and mentoring is carried out offline and online. This activity was proven to increase PMI's knowledge and skills in the field of financial literacy from a pretest average score of 62.50 increasing to a posttest score of 87.00. This training also received a positive response from participants and was felt to provide benefits for improving their financial management in the future. ABSTRAKPekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong, khususnya yang bekerja dalam sektor pekerjaan domestik, memiliki keterampilan perencanaan keuangan yang lemah. Kemampuan dalam perencanaan keuangan adalah kunci untuk membantu PMI mengelola pendapatan mereka, membuat keputusan investasi yang bijak, dan merencanakan masa depan yang lebih stabil. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam perencanaan keuangan bagi PMI di Hong Kong melalui kegiatan pendampingan. Melalui kegiatan ini, diharapkan PMI dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam perencanaan keuangan. Program ini mencakup berbagai topik pendampingan, seperti manajemen risiko kurs mata uang, budaya menabung dan investasi menurut Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), serta perencanaan pensiun. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan pendampingan dan kompetisi perencanaan keuangan. Peserta pengabdian adalah 45 orang PMI di Hongkong. Pelatihan dan pendampingan dilakukan secara luring dan daring. Kegiatan ini terbukti dapat meningkatkan pengatuhuan dan ketrampilan PMI dibidang literasi keuangaan dari nilai rerata pretest 62,50 meningkat menjadi nilai posttest 87,00. Pelatihan ini juga mendapatkan respon positif dari peserta dan dirasakan memberikan manfaat untuk perbaikan pengelolaan keuangan mereka kedepan. 
Pendampingan Guru dalam Menyusun Media 3D dengan Konsep Kartun berbantuan Meta AI Dan Chat GPT untuk Pembelajaran di Sekolah Dasar Cahyo Hasanudin; Ayu Fitrianingsih; Masnuatul Hawa; Sutrimah Sutrimah; Syahrul Udin; Bagas Romadhoni Sugiarto; Natasya Erdina Zilla; Ali Noeruddin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.5090

Abstract

ABSTRACTAssisting teachers in compiling cartoon-based 3D media using Meta AI and ChatGPT was innovative step in improving the learning quality in primary school. This activity aimed to equip teachers withskill in developing interactive learning media based on students' needs. There were 3 main stages in it, namely identifying needs and situation analysis, designing training program, conducting training and mentoring. Results of this activity showed that teachers were able to understand and utilize Meta AI and ChatGPT in creating 3D cartoon illustrations. Moreover, they were able to develop pop-up media using various mechanism, such as V-fold, rotary, and mouth mechanism. Result of evaluation showed that teachers' creativities were improved in compiling interesting and applicative learning media. It could be concluded that the utilization of AI technology and 3D media were potential to improve learning effectivity, motivate the students, and support teachers in delivering learning materials in more innovative ways.Keywords: 3D media, Meta AI, ChatGPT, primary school ABSTRAKPendampingan guru dalam menyusun media 3D berbasis kartun dengan bantuan Meta AI dan ChatGPT merupakan langkah inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali guru dengan keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Metode yang digunakan mencakup tiga tahap utama, meliputi identifikasi kebutuhan dan analisis situasi, perancangan program pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami dan memanfaatkan teknologi Meta AI serta ChatGPT dalam menciptakan ilustrasi kartun 3D. Selain itu, mereka berhasil mengembangkan media pop-up menggunakan berbagai mekanisme, seperti V-fold, rotary, dan mouth mechanism. Evaluasi menunjukkan peningkatan kreativitas guru dalam menyusun media pembelajaran yang menarik dan aplikatif. Simpulan dari kegiatan ini adalah pemanfaatan teknologi AI dan media 3D berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran, memotivasi siswa, serta mendukung guru dalam menyampaikan materi secara lebih inovatif.Kata Kunci: media 3D, kartun, meta AI, Chat GPT, sekolah dasar
Sosialisasi Parenting: Pentingnya Digital Parenting untuk Mendidik Anak di Era Digital Muhammad Ainun Idrus; Andi Ahmad; Hastria Pasalli; Andini Andini; Misraeni Misraeni; Fatimatus Zahra; Witri Witri; Audy Audy; Taufiq Taufiq; Besse Herdiana
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.5083

Abstract

ABSTRACTThis discussion or outreach aims to educate the public about the importance of taking action or implementing rules and monitoring the use of technology. Digital parenting is a way to care for children in the digital or technological era. The method for implementing parenting outreach with the theme "Intergenerational Discussion: The Importance of Digital Parenting for Educating Children in the Digital Era" consists of presentation material (generational division, technological developments, and digital parenting), then followed by a question and answer discussion session. The number of participants who attended this activity was 46 people with a total of 26 people being sampled to fill out a questionnaire related to parenting socialization. The questionnaire contains 9 questions about pareting.Keywords: Parenting Socialization, Digital Parenting, digital era ABSTRAKDiskusi atau sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat pentingnya melakukan pembatasan atau menerapkan aturan serta pengawasan terhadap penggunaan teknologi. Digital parenting merupakan cara untuk mengasuh anak ditengah era digital atau teknologi. Metode pelaksanaan sosialisasi parenting dengan tema “Diskusi Lintas Generasi : Pentingnya Digital Parenting Untuk Mendidik Anak di Era Digital” terdiri atas pemaparan materi (Pembagian generasi, perkembangan teknologi, dan digital parenting), kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 46 orang dengan total 26 orang yang dijadikan sebagai sampel untuk mengisi angket terkait sosialisasi parenting. Angket berisikan 9 pertanyaan seputar pareting.Kata Kunci: Sosialisasi Parenting, Digital Parenting, era digital
Pelatihan Pengamanan Data Probadi di Dunia Cyber bagi Anggota Karang Taruna Septi Fajarwati; Didit Suhartono
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4838

Abstract

ABSTRACTThe personal data security training in the cyber world for members of Karang Taruna “Taruna Jaya 2” in Kutasari Village, Baturraden, aims to raise awareness and enhance the skills of youth in protecting personal data in the digital era. In this activity, 18 participants were provided with material on the importance of personal data protection and guided in practicing security steps, especially for social media accounts. The activity was conducted over one day, on September 1, 2024, and was met with high enthusiasm from the participants. Evaluation was carried out by interviewing several participants to assess the effectiveness of the training. The results indicated that all participants understood the material presented and were able to apply it practically. Through this training, it is hoped that participants will become more aware and better protected from cybercrime threats.ABSTRAKPelatihan pengamanan data pribadi di dunia cyber bagi anggota Karang Taruna “Taruna Jaya 2” Desa Kutasari Baturraden bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan pemuda dalam menjaga keamanan data pribadi di era digital. Dalam kegiatan ini, sebanyak 18 peserta diberikan materi tentang pentingnya pengamanan data pribadi serta dipandu untuk mempraktikkan langkah-langkah perlindungan data, khususnya pada akun media sosial. Kegiatan berlangsung selama satu hari, pada 1 September 2024, dan diikuti dengan antusiasme tinggi oleh para peserta. Evaluasi dilakukan dengan mewawancarai beberapa peserta untuk menilai efektivitas pelatihan. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh peserta memahami materi yang disampaikan dan mampu menerapkannya secara praktis. Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat lebih waspada dan terlindungi dari ancaman kejahatan siber. 
Pendampingan Kelompok UMKM Keripik Tradisonal dalam Upaya Peningkatan Daya Saing Produk Usaha Lokal Erwin Indrioko; Choiru Umatin; Ummiy Fauziyah Laili
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.5011

Abstract

Sukosewu Village has great economic potential in the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) sector, one of which is a group of traditional chips artisans who produce a variety of chips from local raw materials, such as Lompong, Eggplant, Bitter Gourd, Taro, Ontong (Banana heart), Gadung, Cassava, Yam, Eel, Spinach, Kenikir, Mushroom, Green Bean and Gambas and others. However, traditional chip MSMEs in the village face obstacles in developing their businesses such as limited knowledge and skills of group members in business management, product marketing, and attractive and hygienic packaging. This condition makes local chip products still unable to compete with similar products from other regions. This community service aims to provide assistance in the form of product packaging training and e-commerce socialization to traditional chip MSME groups in improving the competitiveness of their local products using the Asset Based Community Development (ABCD) approach. The ABCD method was chosen because it focuses on the potential and strengths that the community already has to be developed, not on the shortcomings that need to be corrected. The mentoring program was implemented through several stages: 1) community asset mapping, 2) group capacity building, 3) marketing strategy development, and 4) ongoing evaluation. The results of the service showed a significant improvement in several aspects: more standardized production capabilities, more attractive product packaging, and expansion of marketing networks, and increased sales turnover. The MSME players also showed increased confidence in managing and developing their businesses. This program proves that an asset-based approach is effective in empowering MSME communities to optimize their potential to increase the competitiveness of local products in the wider market..
Pelatihan bagi Calon Guru SD Menyusun Teks Wacana Artefak bermuatan Literasi Budaya Pola Hidup Sehat Dina Mardiana; Simpun Simpun; Hendrowanto Nibel; Orbit Thomas; Missesa Missesa; Fahrul Razzi; Iwan Fauzi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.5110

Abstract

ABSTRACT The PDPPM program is one of the schemes in community service activities at the Faculty of Teacher Training and Education, the University of Palangka Raya (FKIP UPR). This activity program was carried out by the lecturer team from the faculty to provide training to 36 prospective elementary school teachers in the PGSD Study Program, FKIP UPR on the utilization of local cultural artifacts as cultural literacy of healthy lifestyles in the content of Indonesian language learning materials based on text genres in elementary schools. From the results of the evaluation given to the activities and performance of partners as training participants, improvements were obtained that included: (1) knowledge and skills about healthy lifestyles applied in the results of the analysis of local cultural artifacts, (2) knowledge and skills of healthy lifestyle concepts packaged in a local cultural artifact discourse text centered on the socio-cultural background of students in the class they teach, (3) knowledge and skills in using participatory learning methods by emphasizing independent learning through providing concrete examples of the content of artifact discourse material as cultural literacy of healthy lifestyles, and (4) knowledge and skills in using local sources as material for artifact discourse material based on text genres written to suit the characteristics of the artifacts used. This is indicated by the average class score obtained from the evaluation results of training participants, namely 87.5 with 100% completion and categorized as very good.Keywords:    artifact discourse, cultural literacy, healthy lifestyle, language learning, elementary school  ABSTRAK Program PDPPM merupakan salah satu skim dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya (FKIP UPR). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Dosen dari FKIP UPR guna memberikan pelatihan kepada 36 orang calon guru SD di Prodi PGSD FKIP UPR tentang pemanfataan artefak budaya lokal sebagai literasi budaya pola hidup sehat dalam muatan materi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis genre teks di sekolah dasar. Dari hasil evaluasi yang diberikan terhadap aktivitas dan kinerja mitra sebagai peserta pelatihan diperoleh peningkatan yang mencakupi: (1) pengetahuan dan keterampilan tentang pola hidup sehat yang diaplikasikan dalam hasil analisis artefak budaya lokal, (2) pengetahuan dan keterampilan konsep pola hidup sehat yang dikemas dalam sebuah teks wacana artefak budaya lokal yang berpusat pada latar belakang sosial budaya peserta didik di kelas yang diampunya, (3) pengetahuan dan keterampilan menggunakan metode pembelajaran yang partisipatif dengan menggunakan penekanan pada belajar mandiri melalui pemberian contoh yang kongret dari muatan materi wacana artefak sebagai literasi budaya pola hidup sehat, dan (4) pengetahuan dan keterampilan tentang penggunaan sumber lokal sebagai bahan materi wacana artefak berbasis genre teks yang ditulis menyesuaikan dengan karakteristik artefak yang digunakan. Hal tersebut ditunjukkan dengan perolehan nilai rata-rata kelas dari hasil evaluasi terhadap peserta pelatihan, yaitu 87,5 dengan 100% tuntas dan berkategori sangat baik.Kata Kunci: wacana artefak, literasi budaya, pola hidup sehat, pembelajaran bahasa, sekolah dasar
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka bagi MGMP Bahasa Indonesia Madrasah Aliyah di Kabupaten Demak Evi Chamalah; Aida Azizah; Meilan Arsanti; Leli Nisfi Setiana; Oktarina Puspita Wardani; Turahmat Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4853

Abstract

                                                          ABSTRACTCurriculum changes are a challenge felt by all educational institutions, especially Madrasah Aliyah (MA). The Independent Curriculum gives teachers the freedom to develop teaching tools, both in the form of Learning Implementation Plans (RPP) and teaching modules. However, the complexity of teaching modules, which are sometimes more detailed than lesson plans, often becomes an obstacle for teachers in designing learning tools. This obstacle is especially felt by Indonesian language teachers who are members of the Indonesian Language Subject Teacher Conference (MGMP). Some of the problems that arise include: (1) lack of knowledge regarding the preparation of Indonesian language teaching modules in MA in the context of the Independent Curriculum; (2) Indonesian Language MGMP MA Demak Regency has never participated in mentoring activities related to the preparation of Indonesian Language teaching modules in the Independent Curriculum; (3) the unavailability of Indonesian language teaching modules in MA according to the needs and characteristics of the school. To overcome this problem, several solutions are proposed, namely: (1) organizing mentoring activities regarding the preparation of Indonesian language teaching modules for the Indonesian Language MGMP Independent Curriculum MA Demak Regency; (2) implementation of learning and training activities related to the preparation of Indonesian language teaching modules for the Indonesian Language Independent Curriculum MGMP MA Demak Regency; (3) preparation of Indonesian language teaching modules in the Independent Curriculum MA in accordance with the needs and characteristics of the school.Keywords: mentoring, preparation of teaching modules, independent curriculum                                                           ABSTRAKPerubahan kurikulum menjadi suatu tantangan yang dirasakan oleh seluruh lembaga pendidikan, khususnya Madrasah Aliyah (MA). Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru untuk menyusun perangkat ajar, baik berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) maupun modul ajar. Namun, kompleksitas modul ajar, yang kadang lebih rinci daripada RPP, sering menjadi hambatan bagi guru dalam merancang perangkat pembelajaran. Kendala ini khususnya dirasakan oleh guru Bahasa Indonesia yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia. Beberapa permasalahan yang muncul antara lain: (1) minimnya pengetahuan tentang penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia di MA dalam konteks Kurikulum Merdeka; (2) MGMP Bahasa Indonesia MA Kabupaten Demak belum pernah mengikuti kegiatan pendampingan terkait penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka; (3) belum tersedianya modul ajar Bahasa Indonesia di MA sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, beberapa solusi diajukan, yakni: (1) penyelenggaraan kegiatan pendampingan tentang penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka untuk MGMP Bahasa Indonesia MA Kabupaten Demak; (2) pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan pelatihan terkait penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka untuk MGMP Bahasa Indonesia MA Kabupaten Demak; (3) penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia di MA pada Kurikulum Merdeka yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah.Kata Kunci: pendampingan, penyusunan modul ajar, kurikulum merdeka
Peningkatan Literasi Keuangan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Program Khusus 1 Sindon melalui Kelas Literasi Keuangan berbasis Alam Dhany Efita Sari; Suranto Suranto; Santhyami Santhyami; Ika Candra Sayekti; Tri Nur Wahyudi; Risma Fadhilah; Listi Septiana Avita Putri; Septi Setianingrum; Faritsa Syifa Azizah; Intan Putri Rahmania
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4828

Abstract

ABSTRACT The financial literacy mentorship program, which is focused on outdoor classroom activities at Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Program Khusus (MIM PK) 1 Sindon Boyolali, was initiated in response to elementary school pupils' lack of understanding of financial management. Many youngsters prioritize wants above needs and fail to understand the necessity of financial management at a young age. The program aims to improve kids' financial literacy through hands-on experiences and outdoor learning, while simultaneously raising environmental consciousness. The program employs a variety of tactics, including modeling buying and selling using toy money and veggies, sowing vegetable seeds in recycled plastic bottles, and organizing a Market Day where kids sell their produce. Students are taught the fundamentals of transactions, financial planning, and simple entrepreneurship. University students enrolled in the Accounting Education and Elementary School Teacher Education programs also mentor and assess the learning process. The program's results demonstrate that students' financial literacy improved significantly, with an average rise of 1.5 points between the pre-test and the post-test. Aside from financial literacy, kids learn the value of environmental stewardship through horticultural activities. This program successfully improves students' understanding of financial literacy while establishing environmentally conscious ideals.Keywords: financial literacy, outdoor classroom, green school, muhammadiyah elementary schoolABSTRAK Program pendampingan literasi keuangan berbasis kelas alam di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Program Khusus (MIM PK) 1 Sindon Boyolali dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pengelolaan keuangan. Banyak siswa cenderung lebih fokus pada keinginan dibandingkan kebutuhan, serta belum memahami pentingnya mengelola keuangan sejak dini. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi keuangan siswa melalui pengalaman langsung dan pendekatan berbasis kelas alam, serta menanamkan kesadaran ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan berbagai metode, seperti simulasi jual beli menggunakan uang dan sayuran mainan, penanaman bibit sayuran di galon plastik bekas, serta Market Day yang melibatkan penjualan hasil panen. Siswa diajarkan konsep dasar transaksi, perencanaan keuangan, dan kewirausahaan sederhana. Mahasiswa dari Prodi Pendidikan Akuntansi dan PGSD juga terlibat dalam pendampingan dan evaluasi proses pembelajaran. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan literasi keuangan siswa, dengan rata-rata peningkatan skor dari pretest sebesar 1,5 poin pada posttest. Selain peningkatan literasi keuangan, siswa juga belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui kegiatan bercocok tanam. Program ini berhasil memperkuat pemahaman siswa tentang literasi keuangan sekaligus menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan.Kata kunci: literasi keuangan, sekolah alam, sekolah hijau, madrasah ibtidaiyah muhammadiyah
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah sebagai Persiapan PPG bagi Guru Ekonomi SMA di Muara Enim Riswan Jaenudin; Ikbal Barlian; Dewi Koryati; Firmansyah Firmansyah; Dwi Hasmidyani
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1 (2025): April 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i1.4880

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru Ekonomi SMA di Kabupaten Muara Enim mengenai penulisan dan publikasi artikel ilmiah sebagai persiapan mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Khalayak sasaran dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terisi dari 29 orang guru Ekonomi SMA di Kabupaten Muara Enim. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan penulisan artikel ilmiah ini dengan menggunakan metode pendampingan teknis. Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan pemberian materi mengenai penulisan artikel ilmiah dan publikasi artikel ilmiah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bimbingan dan evaluasi terkait dengan artikel ilmiah yang dibuat oleh masing-masing khalayak sasaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berdampak pada rata-rata peningkatan pengetahuan khalayak sasaran sebesar 0,72 atau terkategori tinggi. Peningkatan pengetahuan ini juga didukung dengan peningkatan keterampilan khalayak sasaran penulisan artikel ilmiah yang dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata untuk produk artikel ilmiah yang dihasilkan oleh khalayak sasaran mencapai persentase 87,14 % yang terkategori sangat baik. Hal ini mengindikasikan bahwa guru Ekonomi SMA di Kabupaten Muara Enim sebagian besar sudah menguasai dan mengaplikasikan aspek-aspek penting dalam penulisan artikel ilmiah, serta keterampilan mereka dalam menyusun artikel ilmiah sudah meningkat dengan cukup efektif dalam rangka sebagai persiapan bagi guru untuk menempuh Program Profesi Guru (PPG).
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis AI Bagi Guru Sejarah di Kabupaten Lahat Syarifuddin Syarifuddin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4801

Abstract

The massive development of digital technology has influenced various areas of human life, including education. AI is a technology that has the potential to provide a new color in the creation of learning media. However, the lack of teacher readiness to optimize the use of AI is still an obstacle, which is why training in creating learning media based on artificial intelligence (AI) was carried out for history teachers in Lahat Regency. This activity aims to help teachers understand and utilize technology in their teaching process. The participants who attended were history teachers in Lahat Regency. This training is carried out in various ways, including lectures, discussions and direct practice sessions. In the training, teachers were introduced to several AI applications, such as Bing Image Creator, Google Bard, and CapCut. During the activity, the teachers showed great enthusiasm. They show a strong desire to learn and practice using this technology. After attending the training, many teachers feel more confident and have new skills in creating interactive and interesting learning media. Evaluations carried out after the training also showed that they were now able to apply the knowledge gained in creating learning media, which was expected to improve the quality of teaching in the classroom.Keywords: Community Service, Training, Learning Media, AIABSTRAKPerkembangan teknologi digital secara masif telah mempengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia termasuk diantaranya pada bidang pendidikan. AI merupakan teknologi yang memiliki potensi untuk memberikan warna baru dalam pembuatan media pembelajaran. Namun kurangnya kesiapan guru untuk mengoptimalisasi penggunaan AI masih menjadi hambatan, oleh karena itulah dilaksanakan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi guru sejarah di Kabupaten Lahat. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu guru-guru dalam memahami dan memanfaatkan teknologi dalam proses pengajaran mereka. Para peserta yang hadir merupakan guru sejarah di Kabupaten Lahat. Pelatihan ini dilakukan dengan cara yang bervariasi, meliputi ceramah, diskusi, dan sesi praktik langsung. Dalam pelatihan, para guru diperkenalkan pada beberapa aplikasi AI, seperti Bing Image Creator, Google Bard, dan CapCut. Selama kegiatan, terlihat sekali antusiasme yang besar dari para guru. Mereka menunjukkan keinginan yang kuat untuk belajar dan berlatih menggunakan teknologi ini. Setelah mengikuti pelatihan, banyak guru yang merasa lebih percaya diri dan memiliki keterampilan baru dalam menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Evaluasi yang dilakukan setelah pelatihan juga menunjukkan bahwa mereka kini sudah bisa menerapkan pengetahuan yang didapat dalam pembuatan media pembelajaran, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran di kelas.Kata Kunci: Pengabdian Kepada Masyarkat,Pelatihan, Media Pembelajaran, AI