cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Membangun Kesadaran Akses Pendidikan Tinggi: Sosialisasi Beasiswa KIP Kuliah di Wilayah Balongbendo Sidoarjo SETIAWAN, WINDI; Hatip, Ahmad; Huda, Nuril; Muhajir; Utami, Sri; Haerussaleh
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The improvement of human resources is a form of long-term investment to ensure that the nation has excellent and competent individuals. The government continuously launches various programs so that the community can pursue education up to the university level. One of these programs is the Kartu Indonesia Pintar (KIP) scholarship. The KIP scholarship is provided for those who are underprivileged. However, information about this scholarship is usually obtained relatively only from schools without sufficient socialization in the community. This community service team carried out a socialization program in Balongbendo District, Sidoarjo, because most of the community members in that area were not aware of the existence of the KIP scholarship and the benefits it offers. The Unitomo community service team conducted the socialization in three stages: the planning stage, the implementation stage, and the reflection stage. In the planning stage, the team arranged the schedule for the service activities. In the implementation stage, the team provided socialization regarding the mechanisms and the benefits that students can obtain if they receive the scholarship. Finally, in the reflection stage, the team conducted a Q&A session about the KIP scholarship. The activity was attended by 77 members of the PKK women’s organization in Balongbendo. Many of the participants raised questions, as they felt this scholarship brings significant benefits for underprivileged communities.   Peningkatan sumber daya manusia merupakan bentuk investasi jangka panjang agar negara ini memiliki individu yang unggul dan kompeten. Pemerintah senantiasa meluncurkan berbagai program agar masyarakt dapat memnempuh pendidikan hingga di perguruan tinggi. Salah satunya adalah beasiswa Karti Indonesia Pintar (KIP). Beasiswa KIP adalah beasiswa yang diberikan kepada mereka yang tidak mampu. Namun, informasi ini biasanya relative di dapat dari sekolah tanpa ada sosialisasi di masayarakat. Tim pengabdian masyarakat (abdimas) kali ini melakukan sosialisasi di Wilayah Kecamatan Balongbendo Sidoarjo karena sebagian besar masyarakat di wilyah tersebut tidak mengetahui adanya beasiswa KIP, beserta benefit apa saa yang diperoleh. Tim pengabdian masyarakat Unitomo kali ini melakukan sosialisasi dengan tiga tahap.  Tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap refleksi. Pada tahap perencanaan, tim abdimas mengenai waktu pelaksanaan pemgabdian. Pada tahap pelaksanaan, tim abdimas melakukan sosialisasi mengenai mekanisme, dan keuntungan apa saja yang diperoleh mahasiswa jika mendapatkan beasiswa tersebut. Selanjutnya, pada tahap refleksi, tim abdimas melakukan sesi tanya jawab terhadap beasiswa KIP. Kegiatan tersebut telah diikuti 77 peserta ibu PKK di Wilayah Balongbendo. dan banyak dari anggota PKK yang mengajukan pertanyaan karena merasa beasiswa ini memberikan keuntungan bagi mansyarakat yang tidak mampu.
Penyuluhan Pentingnya Pendidikan untuk Membangun Generasi Masa Depan dan Meningkatkan Kualitas Hidup di Desa Moarah Kecamatan Klampis Ulfa, Siti Maria; Tera Athena; Ana Yuliati; Mariyatul Kiptiyah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i2.5197

Abstract

ABSTRACT This community service activity was conducted in Moarah Village, Klampis District, with the aim of raising public awareness of the importance of education as a key factor in improving the quality of life. Low levels of education in some communities limit their ability to obtain decent employment and access useful information. Through outreach activities, the community service team provided an understanding of the benefits of formal and non-formal education, as well as the role of families in supporting children's learning. Implementation methods included interactive lectures, group discussions, and motivational learning mentoring. The results of the activity showed an increase in public knowledge and awareness of the importance of education, reflected in parents' increased interest in sending their children to school and their active participation in literacy activities. This activity is expected to be the first step towards building a more education-conscious and highly competitive society in the future. Keywords: education, community empowerment, awareness, community service   ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Moarah, Kecamatan Klampis,, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan sebagai kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup. Rendahnya tingkat pendidikan di sebagian masyarakat menyebabkan keterbatasan dalam memperoleh pekerjaan yang layak dan akses terhadap informasi yang bermanfaat. Melalui kegiatan penyuluhan, tim pengabdian kepada masyarakat memberikan pemahaman tentang manfaat pendidikan formal maupun nonformal, serta peran keluarga dalam mendukung proses belajar anak. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan pendampingan motivasi belajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, yang tercermin dari meningkatnya minat orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka dan partisipasi aktif dalam kegiatan literasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun masyarakat yang lebih sadar pendidikan dan berdaya saing tinggi di masa depan Kata kunci: pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesadaran, pengabdian
Inovasi Produk dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Hampers di Desa Sembung Utama, Agung; Wijaya, Tony; Wardana; Ghaffar, Alfian Abdul; Achmadi, Caesar Rosyad
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i2.5211

Abstract

ABSTRACT Sembung Village in Wedi District, Klaten Regency, has strong potential to develop as a center for hampers-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Several existing wedding equipment rental businesses have created an initial market ecosystem for hamper products and souvenirs. However, this potential has not yet been supported by adequate product innovation and digital marketing capabilities. Local MSME actors still face obstacles in designing creative hampers, applying proper packaging techniques, developing branding, and utilizing digital platforms, which limits their competitiveness and keeps them dependent on conventional marketing. This community engagement program aims to enhance the competitiveness of MSMEs in Sembung Village through product innovation training and digital marketing strategies. The methods used include lectures, demonstrations, hands-on practice, and intensive mentoring on hamper design, product photography, storytelling, and promotion through social media and online marketplaces. The evaluation involved pre-tests, post-tests, observation, and participant feedback. The results demonstrate a significant improvement in participants’ understanding of digital marketing, promotional content development, and packaging creativity, with an average increase of over 100 percent. Participants successfully produced new hamper designs, created digital catalogs, and managed online business accounts. This program has proven effective in strengthening creative economy-based MSMEs and expanding their market opportunities through digitalization. Keywords: digital marketing, product innovation, MSMEs, empowerment, Hampers   ABSTRAK Desa Sembung di Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, memiliki potensi kuat untuk berkembang sebagai sentra UMKM hampers karena telah terdapat beberapa usaha sewa perlengkapan dan alat penikahan yang menjadi ekosistem awal tumbuhnya permintaan produk hantaran dan suvenir. Namun, potensi tersebut belum diikuti oleh kemampuan inovasi produk dan pemasaran digital yang memadai. Pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam kreativitas desain hampers, teknik pengemasan, branding, dan pemanfaatan media digital sehingga daya saing produk masih terbatas pada pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya saing UMKM Desa Sembung melalui pelatihan inovasi produk dan strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan mencakup ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif dalam desain hampers, fotografi produk, storytelling, dan pemasaran berbasis media sosial maupun marketplace. Evaluasi dilakukan melalui pre–test, post–test, observasi, dan umpan balik peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai digital marketing, pembuatan konten promosi, dan kreativitas pengemasan dengan rata-rata peningkatan kompetensi di atas 100%. Peserta mampu menghasilkan desain hampers baru, membuat katalog digital, serta membangun akun bisnis daring. Kegiatan ini terbukti efektif mendorong kemandirian UMKM berbasis ekonomi kreatif dan membuka peluang perluasan pasar melalui digitalisasi. Kata kunci: digital marketing, inovasi produk, UMKM, pemberdayaan, Hampers
Pelatihan Penerjemahan Pelatihan Penerjemahan Naskah Wayang Alat Penerjemahan Jawa–Inggris untuk Naskah Wayang: Alat Penerjemahan Jawa–Inggris untuk Naskah Wayang Karini, Zulia; Hermawan, Hellik
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i2.5218

Abstract

Wayang is a Javanese cultural heritage that contains high philosophical and spiritual values, but international access to wayang manuscripts is still limited due to language barriers. Existing translation efforts tend to be literal and pay little attention to cultural context, making it difficult to convey the original meaning fully. This community service activity aims to increase the capacity of students, young men and women from studio communities, and cultural volunteers in translating Javanese-English wayang manuscripts using a technology-based approach. The training method is carried out face-to-face for one day (4 hours) through interactive lectures, group discussions, direct practice using online translation machines (Translate.com, Merlin AI, Lingvanex, Glosbe), and validation of translation results with puppeteers or cultural activists. The material covers the basics of translation, strategies for harmonizing cultural terms, and exercises in compiling a mini glossary.   Wayang merupakan warisan budaya Jawa yang mengandung nilai filosofis dan spiritual tinggi, namun akses internasional terhadap naskah wayang masih terbatas karena kendala bahasa. Upaya penerjemahan yang ada cenderung literal dan kurang memperhatikan konteks budaya, sehingga makna asli sulit tersampaikan secara utuh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa, pemuda/pemudi komunitas sanggar, dan relawan budaya dalam menerjemahkan naskah wayang Jawa–Inggris dengan pendekatan berbasis teknologi. Metode pelatihan dilaksanakan secara tatap muka selama satu hari (4 jam) melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, praktik langsung menggunakan mesin penerjemahan daring (Translate.com, Merlin AI, Lingvanex, Glosbe), serta validasi hasil terjemahan bersama dalang atau pegiat budaya. Materi mencakup dasar-dasar penerjemahan, strategi penyelarasan istilah budaya, hingga latihan menyusun glosarium mini.
Pelibatan Masyarakat dalam Mendukung Geopetroleum Bojonegoro melalui Pendampingan Pengembangan Produk Unggulan dan Storynomics Geosite Desa Khoirotunnisa, Anis Umi; Ima Isnaini Taufiqur Rohmah; Ifa Khoiria Ningrum; Ali Mujahidin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i2.5220

Abstract

ABSTRACT The current community service activity aimed to empower local communities in the Geopetroleum area of Bojonegoro through the development of local superior products and the application of storynomics geosite concepts. The program was carried out through a pentahelix collaboration involving lecturers, students, local government, and community groups. The stages included potential mapping, training on product innovation and digital marketing, and strengthening tourism storytelling. The results showed that community members successfully developed unique geopetroleum-themed batik products and improved their entrepreneurial skills through branding and digital marketing. Youth groups were also able to design and promote educational tourism narratives highlighting local geology, history, and culture. In addition, the establishment of the Geosite Forum among partner villages enhanced institutional collaboration for sustainable development. It can be concluded that the integration of product innovation and storynomics approaches effectively strengthened the community’s economic resilience, environmental awareness, and local identity in supporting sustainable geotourism development. Keywords: community empowerment, storynomics tourism, geopetroleum, pentahelix, sustainable development   ABSTRAK Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di kawasan Geopetroleum Bojonegoro melalui pengembangan produk unggulan lokal dan penerapan konsep storynomics geosite. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan pentahelix collaboration yang melibatkan dosen, mahasiswa, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat. Tahapan kegiatan meliputi pemetaan potensi, pelatihan inovasi produk dan pemasaran digital, serta penguatan narasi wisata edukatif berbasis geologi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat berhasil mengembangkan produk batik khas bertema geopetroleum serta meningkatkan keterampilan kewirausahaan melalui branding dan digital marketing. Kelompok pemuda juga mampu merancang dan mempromosikan narasi wisata edukatif yang mengangkat aspek geologi, sejarah, dan budaya lokal. Selain itu, terbentuknya Forum Geosite Desa Mitra memperkuat kolaborasi kelembagaan antar desa dalam pengelolaan wisata berkelanjutan. Disimpulkan bahwa integrasi inovasi produk dan pendekatan storynomics secara efektif memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, kesadaran lingkungan, serta identitas lokal dalam mendukung pengembangan geowisata berkelanjutan. Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat, storynomics tourism, geopetroleum, pentahelix, pembangunan berkelanjutan
Revitalisasi Kesenian Thengul bagi Penduduk Desa untuk Mendukung Edu-Wisata Geopark Nasional Bojonegoro menuju Unesco Global Geopark Indriani, Ari; Dwi Erna Novianti; Ria Indah Pitaloka
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i2.5221

Abstract

ABSTRACT This activity aimed to revitalize Thengul art as part of community empowerment supporting educational tourism in Bojonegoro National Geopark. The program consisted of three main stages, namely planning, implementation, and evaluation. The activity involved pentahelix collaboration among universities, local government, community, industry (Ademos Indonesia), and cultural institutions. The results showed that the Thengul community improved their artistic and managerial skills, while local batik craftsmen developed product innovation and marketing skills through digital training. The formation of Thengul Muda Bojonegoro also encouraged youth participation in cultural preservation. It can be concluded that Thengul art revitalization effectively integrates cultural preservation and creative economy development to support sustainable tourism and strengthen local identity. Keywords: Thengul art, revitalization, community empowerment, edu-geocultural tourism   ABSTRAK Kegiatan ini bertujuan untuk merevitalisasi kesenian Thengul sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat dalam mendukung wisata edukatif di kawasan Geopark Nasional Bojonegoro. Program dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi pentahelix antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha (Ademos Indonesia), dan lembaga kebudayaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan artistik dan manajerial komunitas Thengul, serta kemampuan inovasi produk dan pemasaran digital bagi pengrajin batik lokal. Terbentuknya komunitas Thengul Muda Bojonegoro turut mendorong peran generasi muda dalam pelestarian budaya lokal. Dapat disimpulkan bahwa revitalisasi kesenian Thengul berhasil mengintegrasikan pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif untuk mendukung pariwisata berkelanjutan serta memperkuat identitas daerah. Kata Kunci: kesenian Thengul, revitalisasi, pemberdayaan masyarakat, edu-geocultural tourism
Pelatihan Pembuatan Bakso Kelinci kepada Ibu-ibu Peternakan di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang Hadiani, Dimas Pratidina Puriastuti; Leondro, Henny; Zakaria, Fahmi Arif; Krisnaningsih, Aju Tjatur Nugroho; Fachturohman, Muchammad; Khoiriyah, Nur
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rabbit meat has a good nutritional content for the body. Rabbit meat can be processed into various food products such as rabbit satay, rabbit meatballs, rabbit nuggets, etc. The use of rabbit meat as the main ingredient for making Rabbit Meatballs is one of the innovations in processing processed livestock products. Processing rabbit meat into rabbit meatballs will add to the selling value of rabbit meat. This service aims to provide training in making rabbit meatballs to farmers as a forum to increase entrepreneurial spirit. The method used was to provide material to farmers and discussions, then continued with the practice of training in making meatballs using rabbit meat. The results of this service were responded to very well and enthusiastically by farmers. Based on this service activity, it can be concluded that the farmers accept well the knowledge given, and are able to practice the theory given to make meatballs to.     Daging kelinci memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Daging kelinci bisa diolah menjadi aneka produk makanan seperti sate kelinci, bakso kelinci, nugget kelinci, dll. Pemanfaatan daging kelinci sebagai bahan utama pembuatan Bakso Kelinci merupakan salah satu inovasi pengolahan produk olahan hasil ternak. Pengolahan daging kelinci menjadi bakso kelinci akan menambah nilai jual daging kelinci. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan bakso kelinci kepada ibu – ibu peternak sebagai wadah untuk meningkatkan semangat berwirausaha. Metode yang digunakan adalah pemberian materi kepada ibu – ibu peternak dan diskusi, kemudian dilanjutkan praktik pelatihan pembuatan bakso menggunakan daging kelinci. Hasil pengabdian ini direspon sangat baik dan antusias oleh ibu – ibu peternak. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa ibu – ibu peternak menerima dengan baik ilmu yang diberikan, dan mampu mempraktikan teori yang diberikan untuk membuat bakso kelinci.
Optimalisasi Ekonomi Peternak Kambing melalui Teknologi Silase, Pakan Konsentrat, dan Pupuk EM4 di Desa Kalipare: Optimalisasi Ekonomi Peternak Kambing melalui Teknologi Silase, Pakan Konsentrat, dan Pupuk EM4 di Desa Kalipare Setyawati, Dyah; Leondro, Henny; Rayid, Almer; Njurumana, Naris; Rahmawati, Brigitta Vera
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalipare Sub-district, Malang Regency, has strong potential in the livestock sector, especially goat farming managed by Anak Lanang Farm. The main challenges include production, business management, and marketing, such as limited quality feed, simple housing systems, and passive marketing without legal business status. This community service program aims to strengthen farmers’ capacity through training in producing silage and fermented feed using local materials, processing goat manure into packaged organic fertilizer, and improving housing management with a urine collection system. In marketing, the program focuses on assisting the issuance of a Business Identification Number (NIB) and applying digital marketing strategies through social media and online marketplaces to expand market reach. The program aligns with Sustainable Development Goals (SDGs 1, 2, and 8), supports higher education Key Performance Indicators (IKU), the Asta Cita agenda, and the National Research Master Plan (RIRN) on food security. Expected outputs include quality feed availability, packaged organic fertilizer, hygienic goat housing with urine storage, business legality, and an online store. The anticipated impacts are increased productivity, higher income, and improved economic independence for farmers based on local potential. Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, memiliki potensi besar dalam sektor peternakan, khususnya kambing, yang dikelola oleh kelompok Anak Lanang Farm. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi aspek produksi, manajemen usaha, dan pemasaran, antara lain keterbatasan pakan berkualitas, manajemen kandang sederhana, serta pemasaran yang masih pasif tanpa legalitas usaha. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas peternak melalui pelatihan pembuatan pakan silase dan fermentasi berbahan lokal, pengolahan limbah feses menjadi pupuk organik kemasan, serta inovasi manajemen perkandangan dengan penampungan urin ternak. Pada aspek pemasaran, solusi difokuskan pada pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan penerapan strategi digital marketing melalui media sosial dan marketplace untuk memperluas akses pasar. Program ini selaras dengan SDGs (1, 2, dan 8), mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, Asta Cita, serta Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) bidang ketahanan pangan. Target luaran berupa tersedianya pakan berkualitas, pupuk organik kemasan, kandang higienis dengan sistem penampungan urin, legalitas usaha, dan toko online. Dampak yang diharapkan adalah peningkatan produktivitas, pendapatan, serta kemandirian ekonomi peternak berbasis potensi lokal.
Upaya Peningkatan Perekonomian Keluarga melalui Pelatihan Pembuatan Buket Bunga di Desa Ngradin Bojonegoro Kuntardina, Ari; Hidayatin, Dina Alafi; Adiputra, Eka; Anom, Latifah; Rohmayanti, Dewi; Amrina, Hafidza Nash'ul
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i2.5190

Abstract

The community empowerment program was implemented in Ngradin Village, Padangan District, Bojonegoro Regency. Program of STIE Cendekia Bojonegoro is aimed at developing the skills of the members of the PKK in handicrafts, specifically the skill of making flower bouquets. The activities are designed to improve family economic conditions. The program implementation goes through the stages of survey, preparation for activities, and finally reporting. Participants who attended the flower bouquet arrangement training were 20 members of the PKK of Ngradin Village. The result of the program is that participants have new skills in flower bouquet arrangement. It is hoped that this ability will have economic value that ultimately becomes an additional income for the members of the PKK of Ngradin Village. Program pemberdayaan masyarakat dilaksanakan di Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Program dari Tim Pengabdian Masyarakat STIE. Cendekia Bojonegoro ditujukan pada pengembangan kemampuan anggota PKK Desa Ngradin dalam kerajinan tangan, yaitu ketrampilan merangkai buket bunga. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Pelaksanaan program melalui tahapan survey, persiapan pelaksanaan kegiatan, dan terakhir pelaporan. Peserta yang mengikuti pelatihan merangkai buket bunga adalah 20 anggota PKK Desa Ngradin. Hasil dari program adalah peserta memiliki kemampuan baru dalam ketrampilan merangkai buket bunga. Diharapkan kemampuan ini memiliki nilai ekonomi yang pada akhirnya menjadi tambahan penghasilan bagi anggota PKK Desa Ngradin.
Pendampingan Penguatan Green Economy melalui Peningkatan Kualitas Karakter Kewirausahaan Pengusaha Kuliner di Foodcourt Universitas Negeri Yogyakarta Riani, Lilia Pacsa; Manik, Yuni Mariani; Mulyani, Endang; Supriyanto; Sumarsih, Sri
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i2.5209

Abstract

ABSTRACT This Community Service (PKM) activity aims to strengthen the implementation of a green economy among culinary entrepreneurs at the Yogyakarta State University (UNY) Food Court by enhancing their green entrepreneurial character. The approach used included counseling, training, participatory discussions, and mentoring, involving 27 tenants from several culinary areas on campus. The main focus of the activity was to build awareness of the importance of environmentally friendly business practices, develop sustainable product innovations, and improve waste management and recycling. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of the concept of green entrepreneurship; 85% of tenants expressed a commitment to reducing single-use plastics and implementing environmentally friendly product innovations. In addition, a collaboration with the campus waste bank and a written commitment to implementing a circular economy were established. This program contributes to UNY's vision as a green campus and serves as a model for implementing a green economy in the culinary MSME sector. Keywords: green economy, green entrepreneurship, culinary MSMEs, circular economy, community service   ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat penerapan green economy di kalangan pengusaha kuliner Foodcourt Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui peningkatan karakter kewirausahaan hijau. Pendekatan yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, diskusi partisipatif, dan pendampingan dengan melibatkan 27 tenant dari beberapa area kuliner kampus. Fokus utama kegiatan adalah membangun kesadaran akan pentingnya praktik bisnis ramah lingkungan, mengembangkan inovasi produk berkelanjutan, serta meningkatkan manajemen limbah dan daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep green entrepreneurship; 85% tenant menyatakan komitmen mengurangi plastik sekali pakai dan menerapkan inovasi produk ramah lingkungan. Selain itu, terbentuk kerja sama dengan bank sampah kampus dan komitmen tertulis penerapan ekonomi sirkular. Program ini berkontribusi terhadap visi UNY sebagai green campus dan menjadi model penerapan green economy di sektor UMKM kuliner. Kata Kunci: green economy, kewirausahaan hijau, UMKM kuliner, ekonomi sirkular, pengabdian masyarakat