cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Digitalisasi Pemasaran Produk untuk Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan UMKM Lanting Mini Mana Lagi di Desa Kalirejo Mahrinasari MS; Joko Purnomo; M. Pemie Ricotama Maesa; Nofri Kurnia Putra; Yovita Yuantari Christi Hadi; Tiara Anggina Putri; Diena Izzaty Muslih
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4024

Abstract

One of the challenges faced by MSME players is the need for more knowledge regarding technology. Many MSMEs have little expertise in digital marketing and need to realize the importance of using digital marketing as a means to develop their business. This problem also occurs in Kelanting MSMEs in Adimulyo 2 Hamlet, Kalirejo Village, Pesawaran Regency, with the business name Lanting Mini Mana Lagi. The business has been established since 2020 but still uses traditional marketing without using digital marketing. Marketing digitalization aims to increase MSME income and increase product sales market share. In this community service program, a direct outreach and training approach is used by looking for problems that become obstacles in managing a business and determining solutions. From the results of the activities carried out during the community service program, the logo was changed to rebrand the product, repackaged using a new logo design and added several types of packaging, created several social media (Facebook, Instagram) and also a marketplace account (Shopee) as a platform digital marketing, as well as carrying out evaluation and monitoring to ensure the sustainability of the use of digital marketing.  Salah satu tantangan yang dihadapi pelaku UMKM adalah adanya kesenjangan pengetahuan mengenai teknologi. Banyak UMKM yang hanya mempunyai sedikit keahlian dalam pemasaran digital dan belum menyadari pentingnya penggunaan pemasaran digital sebagai sarana untuk mengembangkan usahanya. Permasalahan tersebut juga terjadi pada UMKM Kelanting di Dusun Adimulyo 2, Desa Kalirejo, Kabupaten Pesawaran dengan nama usaha Lanting Mini Mana Lagi. Usahanya sudah berdiri sejak tahun 2020 namun masih menggunakan pemasaran tradisional tanpa menggunakan pemasaran digital. Digitalisasi pemasaran bertujuan untuk meningkatan pendapatan UMKM dan menambah pangsa pasar pejualan produk. Pada program pengabdian masyarakat ini digunakan pendekatan penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan secara langsung dengan mencari masalah yang menjadi kendala dalam melakukan pengelolaan bisnis serta menentukan solusinya. Dari hasil kegiatan yang dilakukan selama program pengabdian kepada masyarakat, dilakukan perubahan logo untuk rebranding produk, melakukan pengemasan ulang menggunakan desain logo yang baru dan menambah beberapa jenis kemasan, membuat beberapa media sosial (Facebook, Instagram) dan juga akun marketplace (Shopee) sebagai platform pemasaran digital, serta melakukan evaluasi dan monitoring untuk memastikan keberlanjutan penggunaan pemasaran digital.   
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar terintegrasi Karakter pada Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru Sekolah Dasar Muhsinah Annisa; Faqihatuddiniyah Faqihatuddiniyah; Syafira Salsabila; Sri Indriyati Nur Khalisa; Zeni Sarah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3596

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this training is to improve teacher professionalism through the development of character-integrated teaching modules on the implementation of the Merdeka curriculum. This activity participants were teachers of SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin. This community service activity is in the form of training conducted in the form of classical and group and mentoring which is carried out continuously for 3 months of activity implementation. Community service activities in the form of training in developing character-integrated teaching modules on the implementation of the Merdeka Belajar curriculum for elementary school teachers at SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin were carried out on August 28, 2023. Apart from conducting training, the service team also provided assistance for teachers in developing teaching module designs on the implementation of the Merdeka curriculum. The number of teachers involved in this training activity was 30 people. Overall, this activity went smoothly, this was marked by a very positive response from the participants to the material presented. The participants were actively involved in this training process, by asking questions and interacting with the presenters. This positive response reflects the participants' high level of engagement in learning, which in turn can have a positive impact on their understanding of the material presented. Keywords: teaching module, character, independent curriculum implementation ABSTRAKTujuan pelatihan ini adalah meningkatkan profesionalisme guru melalui pengembangan modul ajar terintegrasi karakter pada Impelemtasi kurikulum Merdeka. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh guru di sekolah perwakilan guru-guru SDN Sungai Miai 7 Banjarmasin. Peserta pelatihan diharapkan berjumlah 30 orang.  Program kemitraan masyarakat  ini  berupa pelatihan yang dilakukan dalam bentuk klasikal dan kelompok serta pendampingan yang dilakukan secara berkesinambung selama 3 bulan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Terintegrasi Karakter Pada Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Bagi Guru Sekolah Dasar SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin dilaksanakan tanggal 28 Agustus 2023. Selain melakukan pelatihan, tim pengabdian juga melakukan pendampingan bagi guru dalam mengembangkan perancangan modul ajar pada implementasi kurikulum Merdeka. Jumlah guru yang telibat dalam kegiatan pelatihan ini adalah 30 orang. Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan dengan lancer, hal ni ditandai dengan respon yang sangat positif dari para peserta terhadap materi yang disampaikan. Para peserta secara aktif terlibat dalam proses pelatihan ini, dengan bertanya dan berinteraksi dengan pemateri. Respons positif ini mencerminkan tingkat keterlibatan yang tinggi dari peserta dalam pembelajaran, yang pada gilirannya dapat berdampak positif pada pemahaman mereka tentang materi yang disampaikan.  Kata Kunci: modul ajar, karakter, implementasi kurikulum merdeka
Pelatihan Standardisasi Waktu Salat: Upaya Meningkatkan Pemahaman Masyarakat terkait Waktu Shalat di Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi Rahmadi Rahmadi; Tasnim Rahman Fitra; Husin Bafadhal
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4081

Abstract

ABSTRACTCommunity understanding regarding prayer times is important to address the differences that occur. This service aims to provide an understanding of prayer times theoretically and applicatively as well as calibrate time benchmarks (clocks) in mosques which are indicated to be inaccurate. This activity was carried out through training related to the implementation of the Indonesian Ministry of Religion's standard prayer times in Alam Barajo District, Jambi City. These PkM activities are generally carried out using the Participatory Action Research (PAR) method where parties (stakeholders) are actively involved in the activities. As a result, through this socialization activity, the community's paradigm and responsibility for the importance of standard prayer times has become better, especially in its implementation among the community. Furthermore, it is hoped that standardization of prayer times can be maintained and conflicts related to differences in prayer times will not occur.Keywords: Prayer Times, Training, Standardization of Prayer Times ABSTRAKPemahaman masyarakat terkait dengan waktu salat adalah hal yang penting untuk menyikapi perbedaan yang terjadi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang waktu salat secara teoritis-aplikatif sekaligus mengkalibrasi patokan waktu (jam) pada masjid-masjid yang terindikasi belum presisi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan terkait implementasi waktu salat standar Kemenag RI di Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi. Kegiatan PkM ini secara umum dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dimana pihak-pihak (stakeholders) dilibatkan secara aktif dalam kegiatan. Hasilnya, melalui kegiatan sosialisasi ini paradigma dan tanggung jawab masyarakat terhadap pentingnya waktu salat yang standar menjadi semakin baik, terutama dalam implementasinya di tengah-tengah Masyarakat. Selanjutnya diharapkan standarisasi waktu salat dapat terjaga dan konflik berkaitan dengan perbedaan waktu salat ini tidak terjadi.Kata Kunci: Waktu Salat, Pelatihan, Standarisasi Waktu Salat
Peningkatan Literasi Melalui Pengembangan Website Desa Terintegrasi Perpustakaan Digital di Desa Cangkringmalang Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan Khoirin Maghfiroh; Novanda Dwi Pramana Putra; Miftakhul Arif Saifuddin Islami; Erik Cahya Nugraha; Dewi Farah Adibah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3528

Abstract

ABSTRACTIn the realm of globalization and regional autonomy, the village plays a crucial role in influencing the efficacy of development efforts, ensuring continuous and active involvement with the community., particularly in the provision of public services. A village website or village a site information about village existence cangkringmalang for that can know by the villagers. The goals of village website a introducing the village cangkringmalang and potential it has. Function of website is a means of getting fast informations and easy. Library in this develop to direction digital starting from catalog, journal, and a book. The digital library is a save to place collection library in a digital. Activities in the implementation step include planning, execution, and evaluation. The activity's results were carried out in three stages: planning, which included observation and interviews for initial data collection, implementation, which included the process of creating an administrative service system website integrated with the village digital library, and seminar activities, at last a mentoring programme was carried out at the end of the activity to optimise the village website. The activity concludes with the creation of a village administration service system that is integrated with digital libraries in order to facilitate village devices in population data collection and make it easier for villagers to access village administration information and services, as well as digital libraries.  Keywords: Literacy, Website development, Digital library ABSTRAKDalam era globalisasi dan otonomi daerah, desa memainkan peran penting dalam mempengaruhi keberhasilan upaya pembangunan dan mempertahankan interaksi aktif dengan masyarakat, terutama dalam aspek penyediaan layanan publik. Situs desa atau laman desa merupakan sebuah portal yang memuat berbagai informasi tentang keberadaan desa cangkringmalang agar bisa diketahui oleh penduduk desa tersebut. Tujuan dari pengembangan website desa ini yaitu mengenalkan desa cangkringmalang dan potensi yang dimilikinya. Fungsi dari website yaitu sebagai sarana untuk mendapatkan informasi yang cepat dan mudah. Perpustakaan pada saat ini berkembang ke arah digital mulai dari katalog, jurnal, dan buku. Perpustakaan digital adalah tempat menyimpan koleksi perpustakaan dalam bentuk digital. Tahap pelaksanaan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan yang meliputi observasi dan wawancara untuk pengumpulan data awal, selanjutnya pelaksanaan yang meliputi proses pembuatan website sistem layanan administrasi yang terintegrasi dengan perpustakaan digital desa dan kegiatan seminar, yang selanjutnya di akhir kegiatan dilakukan program pendampingan untuk optimalisasi website desa. Kesimpulan kegiatan adalah terbentuknya sistem layananan adiministrasi desa yang terintegrasi dengan perpustakaan digital sehingga memudahkan perangkat desa dalam pendataan kependudukan dan memudahkan warga desa dalam akses informasi dan layanan administrasi desa serta perpustakaan digital.Kata Kunci: Literasi, Pengembangan website, Perpustakaan digital 
Digitalisasi Marketing untuk Pemberdayaan UMKM sebagai Wujud Kemandirian Ekonomi Pesantren (Studi pada Darku Asyikin-Ponpes Darussa’adah Kyai Haji Asyikin) Mahrinasari MS; Rokhimatun Nikmah; Fitri Melan Handayani; I Putu Purwa; Harmein Harmein; Maria Siregar; Rony Siregar
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4017

Abstract

ABSTRACT"Pondok pesantren," or Islamic boarding schools, are known as places of education that focus on religious studies. With the passage of time, these schools have developed an awareness of economic self-sufficiency. For example, Darussa'adah Kyai Haji Asyikin's Islamic boarding school follows the Salafist system, which involves studying traditional Islamic texts as a fundamental part of its curriculum. Today, this institution has ventured into economic independence by establishing business units. To further develop these businesses, it is crucial to increase awareness and provide knowledge about marketing strategies, especially through the use of digital technology. Efforts to enhance awareness and promote the growth of these businesses should include providing knowledge and understanding of digital marketing strategies. Small and Medium Enterprises (UMKM) require appropriate strategies for the implementation of digital marketing, such as creating attractive promotional designs that highlight the uniqueness and advantages of their products. The research methodology applied in this study involves sharing knowledge through discussions and presentations on optimizing social media accounts and various e-commerce platforms. Additionally, integrating the business address on Google Maps is essential. The presentation on digital marketing aims to stimulate creativity and innovation, ultimately assisting in the advancement of UMKM, particularly those associated with Islamic boarding schools.Keywords: Digitalization, MSMEs, Islamic Boarding School Economic Independence    ABSTRAKPondok pesantren dikenal sebagai tempat pendidikan yang mengkaji mengenai ilmu agama. Seiring berkembangnya zaman, Pondok pesantren telah memiliki kesadaran dalam hal kemandirian ekonomi. Seperti halnya Pondok pesantren Darussa’adah Kyai Haji Asyikin merupakan pondok dengan sistem salafiyah dengan mengkaji kitab kuning sebagai acuan belajarnya, saat ini telah memiliki unit usaha sebagai bentuk kemandirian ekonominya. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran untuk menjadikan usahanya berkembang yaitu perlu adanya pemberian pengetahuan serta pemahaman mengenai strategi pemasaran dengan pemanfaatan teknologi digital. UMKM memerlukan strategi yang tepat dalam pengaplikasiannya terhadap digitalisasi marketing seperti halnya desain promosi yang menarik dan menampilkan keunikan dan keunggulan produk.. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini dngan memberikan pengetahuan melalui diskusi dan pemaparan materi mengenai optimalisasi pada akun media sosial dan berbagai e-commerce serta memasukkan Alamat umkm pada google maps. Pemaparan mengenai digitalisasi marketing diharapkan mampu mengambangkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat membantu memajukan umkm terutama pada pondok pesantren.Kata Kunci: Digitalisasi, UMKM, Kemandirian Ekonomi Pesantren
Pembinaan Belajar Membaca Al-Qur’an dengan Menggunakan Metode Al-Husna Apri Yanti; Abdul Gafur; Endang Switri
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3074

Abstract

ABSTRACTLearning to read the al-Qur'an correctly is crucial, and it's essential to use the right method to achieve this goal effectively. This activity aims to provide guidance to students at TPA Al-Kahfi Sukarami by utilizing the al-husna method, which facilitates easier and proper al-Qur'an reading, emphasizing adherence to tajwid rules. This method, centered on tajwid and reading regulations, helps students overcome reading challenges they may encounter. The results obtained from this coaching demonstrate the effectiveness of the al-husna method as a beneficial solution for TK/TPA students. Implementation involves continuous practice with hijaiyah letters, memorization, and writing exercises, all contributing to strengthening students' memory and enhancing their ability to read the al-Qur'an accurately. The al-husna method stands out for its simplicity, speed, practicality, and systematic approach, making the learning process enjoyable and fostering motivation among students to excel in al-Qur'an reading.  ABSTRAKBelajar membaca Al-Qur'an dengan benar sangatlah penting, dan penting untuk menggunakan metode yang tepat untuk mencapai tujuan ini secara efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada santri di TPA Al-Kahfi Sukarami dengan memanfaatkan metode al-husna yang memfasilitasi pembacaan al-Qur'an lebih mudah dan benar, dengan menekankan ketaatan pada kaidah tajwid. Metode yang berpusat pada tajwid dan peraturan membaca ini membantu siswa mengatasi tantangan membaca yang mungkin mereka hadapi. Hasil yang diperoleh dari pembinaan ini menunjukkan keefektifan metode al-husna sebagai solusi yang bermanfaat bagi siswa TK/TPA. Implementasinya berupa latihan terus menerus huruf hijaiyah, hafalan, dan latihan menulis, semuanya berkontribusi dalam memperkuat daya ingat siswa dan meningkatkan kemampuan membaca al-Qur'an secara akurat. Metode al-husna menonjol karena kesederhanaan, kecepatan, kepraktisan, dan pendekatannya yang sistematis, menjadikan proses pembelajaran menyenangkan dan menumbuhkan motivasi di kalangan siswa untuk unggul dalam membaca al-Qur'an. 
Pemanfaatan Video Animasi dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Attin Warmi; Alpha Galih Adirakasiwi; Nita Hidayati; Lessa Roesdiana
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3670

Abstract

ABSTRACTCommunity service with the theme of utilizing animated videos is motivated by the lack of utilization of media that can be used as support for learning. Animated video is one of the media that should be used by school teachers in learning, especially math learning. Low student interest in learning is partly due to the absence of interesting media in learning activities at school. The purpose of this Abdimas activity is to introduce to students that learning can use media in the form of animated videos which are like watching a movie but the content of the movie is a subject matter. This Abdimas activity was carried out at Sungaibuntu II Elementary School, Pedes District, Karawang Regency on October 9, 2023. The animated videos used in this Abdimas activity are in the form of mathematics materials such as the introduction of flat shapes, arithmetic about gross, tare and netto. The results obtained from this Abdimas activity are that students feel happy to learn with this animated video and all students can understand well, this can be seen when at the end of the video, students can recount the material that has been listened to. Schools feel happy with this activity and as a motivation for teachers to make interesting media for learning both math and other subjects. Keywords: Learning media, animated video  ABSTRAKPengabdian kepada masyarakat dengan pengambilan tema pemanfaatan video animasi ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemanfaatan media yang bisa digunakan sebagai penunjang untuk pembelajaran. Video animasi merupakan salah satu media yang seharusnya bisa digunakan oleh guru sekolah dalam pembelajaran khususnya pembelajaran matematika. Minat belajar siswa yang rendah salah satunya dikarenakan tidak adanya media yang menarik di dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Tujuan dari kegiatan Abdimas ini adalah untuk memperkenalkan kepada siswa bahwa untuk belajar itu bisa menggunakan media berupa video animasi yang mana seperti menonton film tetapi isi dari filmnya tersebut sebuah materi pelajaran. Kegiatan Abdimas ini dilaksanakan di SD Sungaibuntu II Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang pada tanggal 9 Oktober 2023. Video animasi yang digunakan dalam kegiatan Abdimas ini yaitu berupa materi-materi matematika seperti pengenalan bangun datar, aritmatika soaial tentang bruto, tara dan netto. Hasil yang diperoleh dari kegiatan Abdimas ini yaitu siswa merasa senang belajar dengan video animasi ini dan semua siswa bisa paham dengan baik, ini terlihat ketika di akhir video, siswa bisa mencerikatan kembali materi yang telah disimak. Sekolah merasa senang dengan adanya kegiatan ini dan sebagai motivasi untuk para guru untuk membuat media yang menarik untuk pembelajaran baik matematika maupun pelajaran lainnya. Keywords: Media pembelajaran, video animasi 
Inovasi Taman Baca Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Literasi Masyarakat Desa Kedungmalang Nur Afif Wahyudin; Nanda Eka Saputra; Nihlatun Niswah; Afinda Dwi Apriliani; Mohammad Irbabul Lubab; Widi Sis Ardianto; Muthya Octarisa Nur Andini; Rosyadiyyah Fitri; Alif Fataya; Siti Aminah; May Maulidia Hana
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3672

Abstract

ABSTRACTThis service activity aims to increase the literacy of the Kedungmalang Village community through STEAM-based reading park innovation. Partners for this PKM activity are Karang Taruna and IPNU IPPNU Kedungmalang Village. This PKM implementation method includes several stages, namely: socialization stage, training stage, mentoring stage, and evaluation (sustainability) stage. The results of this community partnership empowerment activity show that partners understand the implementation of the STEAM-based reading park program. At the socialization stage, partners actively express opinions and share related to literacy and STEAM. At the education and training stage, partners are given insight into how to implement a STEAM-based reading garden program. Next, the partner assistance stage was carried out in the form of practice in creating a reading garden with the STEAM concept. The evaluation stage is carried out by distributing questionnaires using Google Form to see the success of partners. This PKM provides benefits for partners in increasing the numeracy literacy of the Kedungmalang Village community.Keywords: Empowerment; Reading Park; STEAM; Smart Village.ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat Desa Kedungmalang melalui inovasi taman baca berbasis STEAM. Mitra kegiatan PKM ini adalah Karang Taruna dan IPNU IPPNU Desa Kedungmalang. Metode pelaksanakan PKM ini meliputi beberapa tahap yaitu: tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi (keberlanjutan). Hasil kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat ini menunjukkan bahwa mitra memahami implementasi program taman baca berbasis STEAM. Pada tahap sosialisasi mitra aktif berpendapat dan sharing terkait  literasi dan STEAM. Pada tahap edukasi dan pelatihan mitra diberikan wawasan tentang cara mengimplementasikan program taman baca berbasis STEAM. Selanjutnya dilakukan tahap pendampingan mitra berupa praktik membuat taman baca dengan konsep STEAM. Tahap evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan google form guna melihat keberhasilan mitra. PKM ini memberikan manfaat bagi mitra dalam meningkatkan literasi numerasi masyarakat Desa Kedungmalang Kata Kunci: Pemberdayaan; Taman Baca; STEAM; Smart Village.
Intervensi Augmented Reality: Meningkatkan Pendidikan Agama di Sanggar Belajar Kampung Baru Rochman Hadi Mustofa; Sabar Narimo; Hardika Dwi Hermawan; Muhammad Isnani Kusuma
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4389

Abstract

ABSTRACTThe inadequacy of institutions offering religious education to students at Sanggar Belajar Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia, is an urgent issue. Challenges related to immigration documentation and the absence of a structured curriculum in Community Learning Centers (CLC) contribute to the low level of religious knowledge among students. Although primary school years are crucial for acquiring basic knowledge of Islam and daily worship practices, CLC students face significant difficulties. In response, the Community Engagement for International Partnership (PkM-KI) team introduced Augmented Reality Cards (ARCard) as a new educational tool aimed at helping students learn prayer recitation. The main features of ARCard involve video presentations and three-dimensional objects, enhancing the learning experience. ARCard is specifically designed to offer guidance on prayer recitation and can be accessed via smartphone. The results show student enthusiasm, indicating that learning prayer recitation has become more accessible even without direct parental guidance. These findings underscore ARCard's potential as a significant tool for enhancing student participation in religious education at CLC Kampung Baru. The next recommended step is a comprehensive long-term evaluation of ARCard's impact on improving religious knowledge and learning motivation among students, providing valuable insights for the development of holistic learning programs in the future.Keywords: Augmented Reality, Sanggar Belajar, Community Learning Center, Learning MediaABSTRAKKetidakcukupan lembaga yang menawarkan pendidikan agama kepada siswa di Sanggar Belajar Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia, adalah masalah mendesak. Tantangan terkait dokumentasi imigrasi dan tidak adanya kurikulum terstruktur di Community Learning Center (CLC), yang mengatur pengajaran mata pelajaran Islam, berkontribusi pada rendahnya tingkat pengetahuan agama di kalangan siswa. Meskipun tahun-tahun sekolah dasar adalah periode tepat untuk memperoleh pengetahuan dasar tentang Islam dan praktik ibadah sehari-hari, siswa di CLC menghadapi kesulitan mencolok. Sebagai tanggapan, tim Community Engagement for International Partnership (PkM-KI) memperkenalkan Kartu Augmented Reality (ARCard) sebagai alat pendidikan baru yang bertujuan membantu siswa dalam belajar pembacaan doa. Fitur utama ARCard melibatkan presentasi video dan objek tiga dimensi, meningkatkan pengalaman belajar. ARCard ini dirancang khusus untuk menawarkan panduan tentang pembacaan doa dan dapat diakses melalui smartphone. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme siswa, bahwa belajar pengajian doa menjadi lebih mudah diakses bahkan tanpa bimbingan orang tua. Temuan ini menggarisbawahi potensi ARCard sebagai alat signifikan untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pendidikan agama di CLC Kampung Baru. Langkah selanjutnya yang disarankan adalah evaluasi jangka panjang yang komprehensif mengenai dampak penggunaan ARCard terhadap peningkatan pengetahuan agama dan motivasi belajar di kalangan siswa, memberikan wawasan berharga untuk pengembangan program pembelajaran holistik di masa depan.Kata kunci: Augmented Reality, Sanggar Belajar, Community Learning Center, Media Pembelajaran 
Pendampingan Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan UMKM Kue Kering di Gresik Eka Farida; Taufiq Hidayat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3566

Abstract

MSMEs are business activities that are able to expand employment opportunities for the community and encourage economic growth. The aim of this service is to provide digital marketing assistance to pastry business people to develop their business so that their productivity will increase. Each existing MSME, especially those operating in the dry cake home industry, is faced with various problems. One of the MSMEs that already has a sales market share is the right choice for assistance because many have fundamental problems in the marketing sector. These MSMEs have several problems, namely they don't have a product brand, don't have a logo and product label, and don't do digital marketing. Based on this problem, our target is to help pastry MSMEs in the Gresik area through digital marketing assistance to increase sales of pastry products. The results of the service show that these MSMEs have product brands, logos and marketing accounts on social media and the Tokopedia marketplace.