cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Pemberdayaan Karang Taruna HIMUBORA melalui Pupuk Fermentation dan Granulation System Vierina Beta Nurintan; Nita Ernawati; Rizki Dandy Maulana Putra; Fajar Pradana; Entry Widyawati Kusuma
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.839 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i2.545

Abstract

ABSTRACT The problem in Bocek Krajan village is the presence of organic waste like vegetables and fruits leftover that are left to rot without any special treatment. In addition there is livestock manure waste like urine or feces and tofu water waste from the tofu processing industry that is close to the civil residence. That kind of things that cause foul odors and environmental pollution around the Bocek Krajan Village. This encourages training in the manufacture of fermentation and granuation fertilizer by involving HIMUBORA youth organizations to improve the productivity of youth organizations by implementing agrocomplex waste management systems through fermentation and granulation so as to realize sustainable agriculture and overcome environmental problems. The method used in this activity is a training method. The results of this activity are orbanic waste in the form of leftover vegetables and fruit, as well as waste water of tofu, and livestock manure can be used as liquid fertilizer and granules Keywords: Waste, Fermentation, granuationABSTRAK Permasalahan pada Desa Bocek Krajan yaitu adanya limbah organik seperti sisa sayur dan buah yang dibiarkan membusuk tanpa ada perlakuan khusus. Selain itu terdapat limbah kotoran ternak seperti urin atau feses dan limbah air tahu dari industri pengolahan tahu yang dekat dengan tempat tinggal warga. Hal-hal tersebut menimbulkan bau busuk dan pencemaran lingkungan sekitar Desa Bocek Krajan. Hal ini yang mendorong adanya kegiatan pelatihan pembuatan pupuk fermentation dan granuation dengan melibatkan pemuda karang taruna HIMUBORA guna meningkatkan produktifitas karang taruna dengan penerapan sistem pengelolaan limbah agrokompleks melalui fermentation dan granulation sehingga bisa mewujudkan suistainable agriculture serta mengatasi permasalahan lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa metode pelatihan.  Hasil dari kegiatan ini adalah limbah orbanik berupa sisa sayur dan buah, serta limbah air tahu, dan kotoran ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair dan granul. Kata Kunci: Limbah, Fermentation, granuation
Pemanfaatan Pemodelan Rasch dalam Asesmen Pembelajaran bagi MGMP Matematika SMA Kabupatan Bintan Mirta Fera; Febrian Febrian
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.463 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.346

Abstract

ABSTRACTThe practice of assessment carried out by teachers is generally only by collecting learning outcomes which then directly on making decisions about the achievement of learning. It is necessary to gather evidence, interpret the assessment and understand the dimensions of learning. This service activity was carried out to introduce and utilize the Rasch approach as an assessment processing tool. The implementation of the activity was carried out in two stages, namely the introduction and mentoring of the training to use the Rasch Model. From this activity the teachers have experience directly trying to use Rasch on instruments or assessment results.Keywords: Rasch Model, assesment, mathematicsABSTRAKPraktik penilaian yang dilakukan oleh guru umumnya hanya dengan mengumpulkan hasil belajar yang kemudian langsung pada pengambilan keputusan tentang ketercapaian pembelajaran. Diperlukan pengumpulan bukti, interpretasi penilaian dan memahami dimensi pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memperkenalkan sekaligus memanfaatkan pendekatan Rasch sebagai alat bantu pengolahan penilaian. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam dua tahap yaitu pengenalan dan pendampingan latihan pemanfaatan Rasch Model. Dari kegiatan ini guru-guru memiliki pengalaman langsung mencoba penggunaan Rasch pada instrumen ataupun hasil penilaian. Kata kunci: Rasch Model, penilaian, matematika
Sosialisasi Bahasa Inggris Berekuivalen Toefl (Test Of English As A Foreign Language) bagi Guru Yayasan Nara Kreatif Jakarta Timur Rr. Astri Indriana Octavita; Ria Saraswati; Andi Santoso
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.669 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i2.168

Abstract

The purpose achieved in this community service is to provide English language socialization to TOEFL as it can be one of the efforts to improve English mastery skills for teachers. The material in the socialization provided includes basic competence that are very useful to support the ability to communicate both oral and written. The materials are structure of English, reading, and listening. The structure of English language is the basis competence for mastering other basic skills because a good mastery on language structure can significantly improve the ability in other languages. These three basic competence are the basic elements of learning English for both academic and practical purposes. This socialization is expected to help teachers both English  and non-English teachers to motivate themselves and to optimize their potential in English so that they can make a significant  contribution to the school, and even for the development of their own careers.Keywords: TOEFL, English Language, socialization, equivalentABSTRAKTujuan diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi Bahasa Inggris berekualensi TOEFL salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan penguasaan bahasa Inggris bagi guru. Materi dalam sosialisasi yang diberikan mencakup kemampuan dasar yang sangat berguna untuk menunjang kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis. Materi tersebut adalah struktur bahasa Inggris, membaca, dan menyimak. Struktur bahasa Inggris merupakan dasar bagi penguasaan kemampuan dasar yang lain karena dengan penguasaan struktur bahasa yang baik, kemampuan dalam bidang bahasa yang lain secara signifikan dapat ditingkatkan.  Ketiga kemampuan dasar tersebut merupakan elemen dasar dalam pembelajaran bahasa Inggris, baik untuk tujuan akademik maupun untuk tujuan praktis. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat membantu para guru baik guru bahasa Inggris maupun guru non bahasa Inggris untuk memotivasi diri dan mengoptimalkan potensi yang mereka miliki dalam bahasa Inggris sehingga mereka dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi sekolah, dan terlebih lagi bagi pengembangan karier mereka sendiri.Kata Kunc : TOEFL, Bahasa Inggris, Sosialisasi, Berekuivalen
Sosialisasi Pentingnya Matematika dalam Permasalahan Ekonomi di Majelis Tabani -Yayasan Darul Huda Indrie Noor Aini; Kiki Nia Siana; Odang Kusmayadi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.164 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.1695

Abstract

UMKM had very important role in reducing unemployment rate. Therefore, the success of UMKM was able to improve the Indonesian economy because UMKM operational activities could be independent and didn’t bear a large burden due to the crisis. Good fund management is a key factor that can lead to the success or failure of UMKM. The importance of  these socializations can help to boost economic and superior human resources, so that people will be able to increase their population and compete with other countries. The purpose of this community services is to help small business managers in managing profits form sales. This service activity uses and implementation approach method, with details of activities including needs analysis, implementation of socialization and evaluation. The result of the research show that the material presented can be well understood by the surrounding community so that the community can apply the training material in their daily life, the resource persons master the material presented and provide opportunities for the community to provide question and arguments. The community hopes that events like this can be held again in the future and the community is very satisfied to have included it in community service activities.UMKM sangat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran. Oleh karena itu, keberhasilan UMKM mampu meningkatkan perekonomian Indonesia karena kegiatan operasinal UMKM dapat mandiri dan tidak menanggung beban besar akibat krisis tersebut. Pengolahan  dana yang baik merupakan faktor kunci yang dapat menyebabkan keberhasilan atau kegagalan UMKM. Pentingnya sosialisasi ini dapat membantu meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas dibidang ekonomi, sehingga masyarakat mampu meningkatkan UMKM dan bersaing dengan negara lainnya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu pengelola usaha kecil dalam mengelola keuntungan dari penjualan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendekatan pelaksanaan, dengan rincian kegiatan meliputi analisis kebutuhan, pelaksanaan sosialisasi dan evaluasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat di pahami dengan baik dan  bisa diterima oleh masyarakat sekitar sehingga masyarakat dapat menerapkan materi pelatihan dalam kehidupan sehari-harinnya, narasumber menguasai isi materi yang disampaikan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan pertanyaan dan argumentasinya. Masyarakat berharap acara seperti ini bisa diadakan lagi untuk di kemudian hari, dan masyarakat sangat puas sudah mengikut sertakan dalam acara kegiatan pengabdi masyarakat.
Peningkatan Literasi Keuangan melalui Inovasi Si Apik bagi UMK Desa Tanjung Raya Kabupaten Lahat Yuliani Yuliani; Rasyid Hs Umrie; Samadi W Bakar
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.215 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i1.817

Abstract

ABSTRACTFinancial literacy is one of the keys to success for an entrepreneur. The classic problems that arise in Micro and Small Enterprises (MSEs) are the lack and difficulty of accessing capital in financial institutions, obstacles in preparing and recording financial reports, keeping the business growing and developing. This service aims to provide financial knowledge about increasing financial literacy and assisting people who have MSEs to conduct financial records and produce financial reports. This activities was implemented at Village Head’s Office of Suka Merindu, Lahat Regency. The method of delivering material through counseling in the form of education about saving, investment, insurance. The activity continued with assistance in making financial reports with the Android Si Apik technology innovations issued by Bank Indonesia. The number of target audiences is 40 MSEs. The results of this activities is MSEs know the types of savings, investment and the importance of insurance protection. MSEs experienced difficulties when using Si Apik because the recording of single bookkeeping was not yet owned. This activity is expected by the general public and MSEs to be able to manage household finances and business so that financial prosperity is achieved in the future. ABSTRAKLiterasi keuangan merupakan salah satu kunci keberhasilan bagi seorang entrepreneur. Permasalahan klasik yang muncul pada Usaha Mikro dan Kecil (UMK) adalah kurangnya dan kesulitan mengakses modal pada lembaga keuangan, hambatan dalam menyusun dan mencatat laporan keuangan, promosi penjualan dan menjaga agar usaha terus tumbuh dan berkembang. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan keuangan tentang literasi keuangan dan mendampingi masyarakat yang memiliki UMK dalam melakukan pencatatan keuangan hingga menghasilkan laporan keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Suka Merindu Kabupaten Lahat. Metode penyampaian materi melalui penyuluhan berupa edukasi tentang menabung, investasi, asuransi. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan membuat laporan keuangan dengan metode inovasi Si Apik berbasis Android yang dikeluarkan oleh  Bank Indonesia. Jumlah khalayak sasaran adalah 40 UMK. Hasil kegiatan ini adalah UMK mengetahui jenis tabungan, investasi dan pentingnya perlindungan asuransi. UMK mangalami kesulitan saat menggunakan Si Apik karena pencatatan pembukuan tunggal belum dimiliki.  Kegiatan ini diharapkan masyarakat pada umumnya dan UMK mampu mengelola keuangan rumah tangga dan usahanya sehingga tercapai kesejahteraan dalam keuangan di masa mendatang.
Peningkatan Daya Dukung Pemerintahan Desa Melalui Manajemen Sistem Informasi Desa Berbasis Website Dewie Tri Wijayati; Andre Dwijanto Witjaksono; Rosa Prafitri Juniarti; Trias Madanika Kusumaningrum; Ahmad Ajib Ridlwan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.601 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.159

Abstract

Perkembangan teknologi informasi  berdampak pada penyediaan akses informasi yang cepat, tepat dan akurat. Website bagi sebuah desa berguna untuk menampilkan data demografi, potensi, produk dan sumber daya manusia. Data tersebut tidak akan terbaca oleh masyarakat luas jika hanya di tulis di papan infomasi di balai desa. Selain itu, website desa juga mewujudkan transparansi pembangunan desa dan akuntabilitas keuangan di masing-masing desa. Saat ini desa sudah mendapat dana desa yang harus di pertanggungjawabkan kepada publik. Dengan adanya website tersebut masyarakat bisa tahu, program apa yang sedang dan akan di jalankan oleh desa, sekaligus mencantumkan jumlah anggarannya. selain itu fungsi website desa sebagai sarana masyarakat untuk menyampaikan saran, kritik dan aduan yang membangun bagi desa tersebut. Website desa akan menampilkan data riil kemiskinan dan pengangguran. Datanya bahkan lebih maju dari milik BPS karena sudah diverifikasi berdasar kondisi sosiologis desa.
PENELITIAN TINDAKAN KELAS TERHADAP SISWA PAUD BUNDA HAJAR MELALUI KETERAMPILAN MENYIMAK, MEMBACA, BERBICARA DAN MENULIS Tania Intan; Sri Rijati Wardiani; Nurul Hikmayaty
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.681 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i1.158

Abstract

This paper reveals the activity of Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) —Community Service — that we have done on the theme of Increasing the Interest in Reading of the Students of Bunda Hajar Early Childhood Education through the Competences of Listening, Reading, Speaking, and Writing. The aimed public is children in early childhood (4-7 years old) who attend the Bunda Hajar Early Childhood Education, in the village of Sukanegla Jatinangor, in the entourage of Universitas Padjadjaran. The goal of this community service is to increase the reading interest of children in early childhood as an effort to elevate the quality of human resources in the future. In this activity, those who take part are lecturers, students, and the society. The result of this service shows thatthe aimed public has an increasein reading interests and an expansion of knowledge.Keywords: interest, reading, children in early childhoodTulisan ini berisi paparan mengenai kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang telah dilakukan dengan tema Peningkatan Minat Baca Siswa PAUD Bunda Hajar melalui Keterampilan Menyimak, Membaca, Berbicara dan Menulis. Publik yang menjadi sasaran adalah anak-anak berusia dini (4-7 tahun) yang mengikuti pendidikan di PAUD Bunda Hajar yang terletak di Desa Sukanegla Jatinangor, berada di sekitar kampus Universitas Padjadjaran. Tujuan pelaksanaan kegiatan PPM adalah untuk meningkatkan minat baca anak usia dini sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Dalam kegiatan ini, pihak-pihak yang terlibat adalah dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan anak-anak yang menjadi sasaran mengalami peningkatan minat baca dan penambahan pengetahuan.Kata Kunci : minat, membaca, anak usia dini
Penerapan Hypnobreastfeeding pada Ibu Menyusui di Posyandu Anyelir Wilayah Kerja Puskesmas Dempo Palembang Nurul Komariah; Elita Vasra; Kharisma Virgian
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.572 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.1989

Abstract

ABSTRACTOptimal breastfeeding is very important in health development. It is one of the efforts to improve the nutritional status of the community. Various efforts have been made to educate breastfeeding mothers so that they can provide exclusive breastfeeding. The application of Hypnobreastfeeding has never been done. The goal was to increase the empowerment of breastfeeding mothers through hypnobreastfeeding so that mothers believed that they can give breast milk. The implementation of the activity was followed by breastfeeding mothers who were at the Posyandu Anyelir, the Work Area of the Dempo Palembang Health Center. Hypnobreastfeeding was carried out after conducting interviews with mothers regarding biodata and breastfeeding. Mother felt more relaxed, calm and comfortable. Mothers were confident that they will be able to continue breastfeeding their children. This activity could increase the ability, motivation and higher self-confidence of mothers and can increased the participation of mothers in breastfeeding, especially in exclusive breastfeeding and breastfeeding until the child is 2 years old. To the Puskesmas and Posyandu, it is better to increase counseling and provide breastfeeding motivation for mothers through hypnobreastfeeding. Hypnobreastfeeding can be one of the activities in the class for pregnant women and classes for mothers of toddlers Keywords: Hypnobreastfeeding, Breastfeeding Mother, Breast Milk ABSTRAKPemberian ASI yang optimal sangat penting dalam pembangunan kesehatan. Hal itu merupakan Salah-satu upaya untuk meningkatkan status gizi masyarakat Berbagai upaya dilakukan untuk mengedukasi ibu menyusui agar dapat memberikan ASI Eksklusif. Penerapan Hypnobreastfeeding belum pernah dilakukan. Tujuan  yaitu   meningkatkan Pemberdayaan ibu menyusui melalui hypnobreastfeeding sehingga ibu yakin bahwa dia bisa memberikan ASI. Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh ibu menyusui yang berada di Posyandu Anyelir Wilayah Kerja Puskesmas Dempo Palembang. Hypnobreastfeeding dilakukan setelah melakukan wawancara dengan ibu terkait biodata dan menyusui. Ibu merasa lebih relax, tenang serta nyaman. Ibu yakin akan mampu dan dapat terus menyusui anaknya. Kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan, motivasi serta kepercayaan diri yang lebih tinggi pada ibu serta dapat meningkatkan peran serta ibu dalam menyusui khususnya dalam pemberian ASI Eksklusif dan pemberian ASI sampai anak berusia 2 tahun. Kepada Pihak Puskesmas dan Posyandu lebih meningkatkan penyuluhan dan pemberian motivasi menyusui bagi ibu melalui hypnobreastfeeding. Hypnobreastfeeding dapat menjadi salah-satu kegiatan pada kelas ibu hamil dan kelas ibu balita Kata Kunci: Hypnobreastfeeding, Ibu Menyusu, ASI. 
Pelatihan UMKM Menjahit Masker bagi Masyarakat terdampak Pandemi COVID-19 Yusyida Munsa Idah; Wanda Fitrianingsih
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.643 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i1.1384

Abstract

Covid-19 is a virus that first appeared in the city of Wuhan in China. Efforts to break the chain of the spread of Covid-19 were carried out by the government and religious institutions by issuing regulations on social distancing. Social activities are banned and temporarily suspended, the economy is weakening, shopping centers are empty and the informal sector is closed. Many fields have experienced a decline, including the fashion sector, namely clothing sewing services and other forms of fashion business. So that some tailors and other fashion entrepreneurs have decreased their income. Currently, fashion products that are still relevant to the conditions of the Covid-19 pandemic are masks. Cloth masks are alternative masks that can be used that are recommended by WHO for use by people other than medical personnel. So the tailors can take advantage of this opportunity to become an alternative product that can be produced. The problem that occurs with partners is the decline in income due to the Covid-19 pandemic and many tailors do not know information about what types of materials should be used to make masks as recommended by WHO, and the right mask model. The solution to the above problems is an effort to increase income by diversifying products, namely making masks. For this reason, training in making masks is necessary. From this service activity, several things were produced, namely knowledge of the ingredients for making masks, and skills on how to make masks. Covid 19 merupakan virus yang pertama kali muncul di kota Wuhan di Cina. Upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dilakukan pemerintah dan lembaga keagamaan dengan menerbitkan peraturan tentang social distancing. Aktivitas sosial dilarang dan ditunda sementara waktu, melemahnya ekonomi, pusat perbelanjaan sepi pengunjung dan sektor informal ditutup. Banyak bidang mengalami penurunan, termasuk bidang fashion, yaitu jasa menjahit pakaian dan bentuk usaha fashion lainnya. Sehingga beberapa penjahit dan pengusaha fashion lainnya mengalami penurunan pendapatan. Saat ini produk fashion yang masih relevan dengan kondisi pandemi Covid-19 adalah masker. Masker kain adalah masker alternatif yang dapat digunakan yang disarankan oleh WHO untuk digunakan oleh masyarakat selain tenaga medis. Maka para penjahit bisa memanfaatkan peluang ini untuk menjadi produk alternatif yang bisa diproduksi. Permasalahan yang terjadi pada mitra adalah terjadinya penurunan pendapatan akibat terjadinya pandemi covid-19 dan banyak penjahit yang belum tahu informasi tentang jenis bahan apa yang sebaiknya digunakan untuk membuat masker seperti yang disarankan oleh WHO, dan model masker yang tepat. Solusi dari permasalahan di atas adalah upaya menaikkan pendapatan dengan mendiversifikasikan produk yaitu membuat masker. Untuk itu perlu dilakukan pelatihan membuat masker.  Dari kegiatan pengabdian ini dihasilkan beberapa hal yaitu pengetahuan tentang bahan membuat masker, dan ketrampilan cara membuat masker.
Pembinaan Masyarakat Desa Pandesari Malang Melalui Usaha 0lah Limbah Organik Secara Mikrobial Sudarma Dita Wijayanti; Endrika Widyastuti; Dego Yusa Ali; Ali Wafa
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.542 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i2.288

Abstract

ABSTRACTPandesari Village is a village located in the Pujon District, Malang Regency, East Java Province. The agricultural sector with vegetable commodities and dairy farming are business field that dominates the livelihoods of the people in Pandesari Village, so that the potential for organic waste in the form of vegetable waste and cow dung is very high. However, waste management has not been optimal. Based on these problems, a community empowerment system is needed through microbial organic waste processing. The program involved two partners there are Mekarsari VI Farmers Group Gesingan village as the main supplier of agricultural and livestock waste and Pandesari Village Youth Organization as the second partner. The mechanism for the implementation of this service is implemented by adopting a pattern of action research implementation that includes four stages, there are: program planning, program implementation, observation, and reflection. Based on the results, there was an increase in the level of understanding of trainees regarding the principles of making and application of Local Microorganism (LM) in the growing media and organic animal feed. Assistance related to waste management in Pandesari Village has been carried out so that the village can be more independent to manage and process the waste. Labeling and packaging for LM and products from the use of LM, for example in the form of liquid fertilizer, compost, livestock probiotics which are the results of the production of the Village have been carried out but temporarily used for themselves. Keywords : Microbial, Organic, Waste ABSTRAKDesa Pandesari merupakan desa yang terletak di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur. Sektor pertanian dengan komoditas sayuran dan peternakan sapi perah merupakan bidang usaha yang mendominasi mata pencaharian penduduk di Desa Pandesari, sehingga potensi limbah organik berupa sampah sayuran dan kotoran sapi sangat tinggi. Kendati demikian pengolahan limbah belum optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan sebuah sistem pemberdayaan masyarakat melalui usaha olah limbah organik secara mikrobial. Program ini melibatkan dua mitra yaitu Mitra I adalah Kelompok Tani Mekarsari VI Dusun Gesingan sebagai pemasok utama limbah pertanian dan peternakan dan Mitra II adalah Kelompok Karang Taruna Desa Pandesari. Mekanisme pelaksanaan kegiatan pengabdian ini diimplementasikan dengan mengadopsi pola pelaksanaan penelitian tindakan meliputi empat tahap, yaitu: perencanaan program, pelaksanaan program, observasi, dan refleksi. Berdasarkan capaian yang telah dihasilkan, terjadi peningkatan tingkat pemahaman peserta pelatihan  terkait prinsip pembuatan dan aplikasi MOL (Mikroorganisme Lokal) pada media tanam dan pakan ternak organik. Pendampingan terkait manajemen kelola sampah di Desa Pandesari telah dilakukan sehingga desa dapat lebih mandiri untu mengelola dan mengolah sampah. Pembuatan label dan kemasan untuk MOL dan produk hasil penggunaan MOL misalnya berupa pupuk cair, kompos, probiotik ternak yang merupakan hasil produksi Desa telah dilakukan namun sementara digunakan untuk kalangan sendiri. Kata Kunci: Limbah, Mikrobial, Organik

Page 5 of 43 | Total Record : 430